Untuk pertama kalinya dalam sejarah, sub-brand Xiaomi, Poco, menggelar acara launching produknya di Bali, Indonesia untuk pasar global pada Rabu, 26 November kemarin. Dua ponsel yang diumumkan adalah Poco F8 Pro dan Poco F8 Ultra, menawarkan kinerja papan atas di kelas flagship.
Keduanya hadir dengan berbagai peningkatan fitur dan spesifikasi ketimbang sebelumnya agar bisa menunjang aktivitas berat dengan nyaman. Poco F8 Ultra bahkan berhasil menjadi salah satu perangkat dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang rilis di Indonesia.
Saat ini Poco F8 series memang baru tersedia di pasar global, namun tidak ada salahnya menyimak perbedaan varian Pro dan Ultra sembari menunggu ketersediaannya di Indonesia.
Table of Contents
Poco F8 Pro vs Poco F8 Ultra: Harga dan RAM

Dari namanya sudah terlihat bahwa Poco F8 Pro mengusung harga lebih terjangkau dari Ultra. Di pasar global, varian ini ditawarkan dalam dua varian memori yaitu RAM 12 GB/ 256 GB dan RAM 12 GB/ 512 GB, harganya mulai dari 579 dolar AS alias Rp 9,6 jutaan.
Sedangkan untuk varian Ultra, perangkat ini tersedia dalam opsi RAM 12 GB/ 256 GB dan RAM 16 GB/ 512 GB dengan harga mulai dari 729 dolar AS (Rp 12,1 jutaan).
Diketahui bahwa harga global untuk Poco F8 series ini mengalami kenaikan dibandingkan pendahulunya. Pada Maret lalu, Poco F7 Pro dibanderol mulai dari 499 dolar AS alias Rp 8,3 juta, sementara Poco F7 Ultra dipatok dengan harga rilis 649 dolar AS atau sekitar Rp 10,8 juta.
Artinya, Poco F8 series di pasar global mengalami peningkatan harga sekitar 50 hingga 100 dolar AS dibandingkan pendahulunya. Belum diketahui pasti apakah harga rilis di Indonesia bakal ikut naik atau tidak, namun pihak Poco menyebutkan bahwa Poco F8 series bakal mempertahankan harga yang kompetitif di Tanah Air.
| Varian | Poco F8 Pro | Poco F8 Ultra |
| RAM 12 GB/ 256 GB | 579 dolar AS (Rp 9,6 jutaan) | 729 dolar AS (Rp 12,1 jutaan) |
| RAM 12 GB/ 512 GB | 629 dolar AS (Rp 10,4 juta) | – |
| RAM 16 GB/ 512 GB | – | 799 dolar AS (Rp 13,3 jutaan) |
Poco F8 Pro vs Poco F8 Ultra: Chipset

Meskipun merupakan varian yang lebih rendah, Poco F8 Pro tetap disuguhkan dapur pacu mumpuni. Versi ini disokong oleh Snapdragon 8 Elite yang merupakan chip flagship andalan Qualcomm generasi tahun lalu.
Sedangkan, Poco F8 Ultra “kebagian” menggunakan chip flagship generasi teranyar yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Ponsel ini pun disinyalir bakal menjadi salah satu HP perdana di Indonesia yang mengadopsi chip itu.
Untuk mendongkrak performa gaming agar tetap tinggi dalam waktu lama, Poco F8 Pro dilengkapi dengan sistem pendingin LiquidCool, 3D Triple-layer, dan IceLoop. Ini akan mencegah ponsel dari overheat sehingga kinerjanya tetap stabil pada sesi bermain panjang. Lalu, ada pula performance tuning bawaan Poco yang disebut WildBoost Optimization guna mengurangi kemungkinan frame drop.
Dikutip dari situs Qualcomm, Snapdragon 8 Elite Gen 5 disebut memiliki peningkatan performa CPU 20 persen dibandingkan sebelumnya. Kemampuan grafis meningkat 23 persen, dan kemampuan AI-nya naik 37 persen dari Snapdragon 8 Elite pada Poco F8 Pro.
Adapun pengujian benchmark kedua chipset menunjukkan bahwa Snapdragon 8 Elite Gen 5 menorehkan skor AnTuTu v10 lebih tinggi dari Snapdragon 8 Elite. Perbedaan skornya mencapai 40 persen, sebagaimana dihimpun dari GizmoChina.
| Spesifikasi | Poco F8 Pro | Poco F8 Ultra |
| Chipset | Snapdragon 8 Elite (3 nm) | Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3 nm) |
| CPU dan GPU | 8-core CPU (2x Oryon V2 Phoenix L 4,32 GHz + 6x Oryon V2 Phoenix M 3,53 GHz), GPU Adreno 830 | 8-core CPU (2x Oryon V3 Phoenix L 4,6 GHz + 6x Oryon V3 Phoenix M 3,63 GHz), GPU Adreno 840 |
| Skor AnTuTu v10 | 2,74 jutaan poin | 3,87 jutaan poin (naik 40 persen) |
| Geekbench 6 (single-core) | 3.122 poin | 3.621 poin (naik 17 persen) |
| Geekbench 6 (multi-core) | 9.507 poin | 11.190 poin (naik 17 persen) |
Poco F8 Pro vs Poco F8 Ultra: Layar dan desain

Lini Poco F8 series kini menonjolkan desain yang lebih elegan dari pendahulunya. Modul kamera keduanya kini melebar hingga memenuhi keseluruhan bagian atas belakang ponsel, konsep desain yang kerap dimiliki seri Poco. Ini berbeda dari pendahulunya yang punya modul kamera bundar di pojok kiri atas.
Dari segi layout, Poco F8 Pro dan Ultra tampak mirip. Keduanya namun mengunggulkan varian warna dengan ciri khas yang berbeda. Misalnya pada Poco F8 Pro, memiliki varian Titanium Silver yang membuatnya terasa premium ketika digenggam. Sedangkan, Poco F8 Ultra tersedia dalam opsi warna Denim Blue yang menggunakan tekstur “kain jeans”, memberikan kesan yang unik saat digenggam.

Perihal dimensinya, Poco F8 Pro akan lebih cocok untuk yang menginginkan ponsel berbodi compact. Dengan ukuran layar 6,59 inci, versi ini akan terasa pas di genggaman, terutama untuk pengoperasian dengan satu tangan. Lain halnya dengan Ultra yang punya ukuran menyerupai Galaxy S25 Ultra, yaitu 6,9 inci. Meski membuatnya bongsor, pengalaman genggam bakal tetap sama karena keduanya punya tingkat ketebalan yang mirip, berkisar di 8 mm.
Kualitas layar pada Poco F8 Ultra juga akan lebih optimal untuk gaming, karena mengusung chip VisionBoost D8 untuk meningkatkan frame rate hingga 120 FPS di resolusi 1,5K, sekaligus memiliki AI Super Resolution dan Game HDR.
| Spesifikasi | Poco F8 Pro | Poco F8 Ultra |
| Layar | AMOLED 6,59 inci (1.156 x 2.510 piksel), refresh rate 120 Hz, kecerahan maksimal 3.500 nit | AMOLED 6,9 inci (1.200 x 2.608 piksel), refresh rate 120 Hz, kecerahan maksimal 3.500 nit |
| Dimensi | 157,5 x 75,3 x 8 mm, bobot 199 gram | 163,3 x 77,8 x 7,9-8,3 mm, bobot 218-220 gram |
| Ketahanan | Gorilla Glass 7i (depan), aluminium (frame), kaca (belakang), IP68 | Poco Shield Glass (depan), aluminium alloy (frame), fiber-reinforced glass atau silicone polymer (belakang) |
| Varian warna | Titanium Silver, Blue, Black | Black, Denim Blue |
Poco F8 Pro vs Poco F8 Ultra: Kamera
Baik Poco F8 Pro maupun Ultra dilengkapi tiga kamera di belakang. Kamera utamanya mengusung resolusi 50 MP yang disertai PDAF dan OIS, tepatnya Light Fusion 950 untuk Ultra dan Light Fusion 800 untuk Pro.
Sedangkan untuk kamera keduanya, Poco F8 Pro dilengkapi 50 MP telefoto f/2,2 yang mendukung tingkatan zoom optis 2,5x sementara Ultra hadir dengan 50 MP periskop telefoto yang mendukung zoom optis 5x.
Perbedaan baru terasa saat membandingkan kamera ketiganya. Poco F8 Pro “hanya” mengusung ultrawide 8 MP dengan FoV 120 derajat, sedangkan Poco F8 Ultra memiliki kamera ultrawide 50 MP yang lebih besar, kendati bidang pandangnya berkurang menjadi 102 derajat.

Dari segi kamera, hal yang paling dapat menjadi “deciding factor” adalah kemampuan fotografi jarak jauhnya. Kamera telefoto Poco F8 Pro sanggup melakukan zoom optis di tingkatan 2,5x dan lossless zoom 5x. Sementara, telefoto periskop Ultra mendukung pembesaran optis 5x, in-sensor zoom 10x, dan AI UltraZoom 20x.
Adapun di sisi depan, Poco F8 Ultra lagi-lagi lebih unggul dengan kamera selfie 32 MP yang bisa merekam video 1080p di 60 FPS dan 4K di 30 FPS. Kamera depan Poco F8 Pro “hanya” 20 MP yang perekamannya mentok di 1080p 60 FPS (tidak mendukung 4K).
| Spesifikasi | Poco F8 Pro | Poco F8 Ultra |
| Kamera belakang | 50 MP Light Fusion 800 + 50 MP telefoto + 8 MP ultrawide | 50 MP Light Fusion 950 + 50 MP periskop telefoto + 50 MP ultrawide |
| Kamera depan | 20 MP | 32 MP |
Poco F8 Pro vs Poco F8 Ultra: Baterai dan charging
Pihak Poco tidak menjelaskan jenis teknologi baterai yang digunakan pada Poco F8 Pro dan Ultra. Namun, mengingat keduanya hadir dengan kapasitas 6.000-an mAh pada ketebalan bodi di rentang 8 mm, diduga kuat keduanya memakai baterai silikon-karbon.
Teknologi tersebut punya tingkat kepadatan energi lebih tinggi ketimbang lithium-ion konvensional. Ini membuatnya sanggup meraih kapasitas besar sambil mempertahankan profile bodi yang slim.
Perbedaan kapasitas kedua varian sebenarnya tidak terlalu besar, yakni 6.210 mAh pada Pro dan 6.500 mAh pada Ultra. Keduanya bahkan kompak mengusung fast charging 100 watt via kabel, tergolong salah satu yang paling unggul di industri flagship. Keduanya disebut hanya memerlukan sekitar 37-38 menit untuk perangkat terisi penuh.
Baik Poco F8 Pro maupun Ultra kompak dilengkapi dengan pengisian terbalik 22,5 watt, sehingga dapat dijadikan power bank via kabel di kondisi darurat. Bedanya, Poco F8 Ultra disematkan fitur wireless charging 50 watt (50 persen dalam 31 menit), sedangkan Poco F8 Pro tidak.
Meski baterai Poco F8 Ultra lebih besar, kemungkinan ponsel ini akan mengusung ketahanan yang tidak beda jauh dengan Pro. Pasalnya, konsumsi dayanya pun lebih boros karena mengusung layar lebih besar.
| Spesifikasi | Poco F8 Pro | Poco F8 Ultra |
| Baterai | 6.210 mAh | 6.500 mAh |
| Pengisian | 100 watt via kabel, 22,5 watt pengisian terbalik | 100 watt via kabel, 22,5 watt pengisian terbalik, 50 watt nirkabel |
Dari perbandingan di atas, terlihat bahwa keduanya tidak memiliki perbedaan yang terlalu besar. Penggunaan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 tentu menempatkan Ultra di posisi lebih tinggi, namun performa Poco F8 Pro (dengan Snapdragon 8 Elite) masih lebih dari cukup untuk menunjang seluruh aktivitas berat tanpa kendala.
Pada aspek fotografi pun keduanya sama-sama diberikan kamera telefoto untuk pemotretan jarak jauh. Namun, varian Ultra akan lebih unggul dengan tingkatan zoom lebih jauh. Agar Anda bisa lebih yakin dalam menjatuhkan pilihan, poin-poin perbandingan berikut ini bisa dijadikan acuan.
Pilih Poco F8 Pro kalau…
- Ingin menghemat budget (Poco F8 Pro dijual lebih murah dari Ultra).
- Membutuhkan bodi ponsel compact yang tidak terlalu besar.
Pilih Poco F8 Ultra kalau…
- Ingin merasakan performa lebih tinggi dengan generasi chipset terbaru (Snapdragon 8 Elite Gen 5 ketimbang Snapdragon 8 Elite).
- Membutuhkan fitur pengisian nirkabel.
- Menyukai layar lebih besar (6,9 inci) untuk meningkatkan pengalaman konsumsi konten.
- Menginginkan desain bodi unik dengan tekstur kain jeans (varian Denim Blue)
- Memerlukan kemampuan fotografi jarak jauh yang lebih unggul.
- Rela mengeluarkan budget sekitar Rp 3 juta lebih banyak untuk meminang varian Ultra.




