
Kabar baik untuk mereka yang tengah menanti-nanti kehadiran Poco X8 Pro series. Pasalnya, Poco mulai mengungkap detail awal perihal seri terbaru tersebut, yang diprediksi akan rilis secara global dalam waktu dekat.
Melalui unggahan di media sosial resminya di X/Twitter, Poco mengonfirmasi bahwa lini perangkat ini bakal ditenagai chipset terbaru dari MediaTek, tepatnya Dimensity 8500 Ultra untuk Poco X8 Pro dan Dimensity 9500s untuk Poco X8 Pro Max.
Dalam teaser tersebut, Poco menyebut bahwa Poco X8 Pro series akan menjadi salah satu perangkat perdana yang menggunakan chipset MediaTek tersebut ke pasar global.
Sejumlah bocoran menyebutkan bahwa Poco X8 Pro series merupakan versi global dari Redmi Turbo 5 series yang baru saja diperkenalkan di China. Xiaomi memang kerap merilis perangkat Redmi dengan nama berbeda untuk pasar global melalui merk Poco.
A new flagship era begins. 🚀
— POCO (@POCOGlobal) March 4, 2026
MediaTek’s latest flagship chipset is here — and the POCO X Pro Series will be the first to bring it to the world.
Stay tuned! pic.twitter.com/xaS5rETP67
Table of Contents
Berdasarkan rumor, Poco X8 Pro konon akan menggunakan layar OLED TCL M10 6,59 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate 120 Hz. Layar tersebut disebut bakal mendukung kecerahan HBM hingga 2.000 nit.
Chip Dimensity 8500 Ultra miliknya diduga bakal disandingkan dengan RAM LPDDR5x Ultra dan storage UFS 4.1, kendati konfigurasi memorinya belum diketahui. Menyoal kamera, di belakangnya hadir dengan sensor 50 MP Sony IMX882 (plus OIS) dan 8 MP ultrawide, berikut kamera 20 MP OV20B untuk selfie.
Kapasitas baterainya diprediksi mencapai 6.500 mAh dengan fast charging 100 watt dan pengisian terbalik 27 watt. Poco X8 Pro kabarnya akan menjalankan antarmuka HyperOS 3 berbasis Android 16 sedari awal rilis.
Sementara untuk Poco X8 Pro Max, perangkat yang ditenagai Dimensity 9500s ini diprediksi memiliki layar besar OLED TCL M10 6,83 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate 120 Hz, PWM Dimming 3.840 Hz, dan kecerahan 2.000 nit. Jenis memori yang digunakan tampaknya adalah RAM LPDDR5x Ultra dan storage UFS 4.1.
Sisi fotografinya mengandalkan kamera belakang 50 MP Light Hunter 600 dengan ultrawide 8 MP, serta mengusung kamera selfie 20 MP OV20B. Baterainya diduga akan lebih besar ketimbang Pro, yakni 8.500 mAh. Namun, pengisian dayanya diperkirakan tetap sama yaitu 100 watt via kabel dan reverse wired charging 27 watt.
MediaTek Dimesnity 8500 merupakan chipset kelas md-range atas hingga premium yang punya performa tinggi dengan efisiensi daya memadai. Chip ini dibangun pada fabrikasi 4 nm dengan arsitektur “all-big-core” dengan clock speed mencapai 3,4 GHz. Untuk grafisnya, Dimensity 8500 menggunakan GPU Mali-G720 MC8 yang diklaim 25 persen lebih gesit ketimbang pendahulunya.
Sementara itu, Dimensity 9500s merupakan chipset di kelas harga lebih tinggi dari Dimensity 8500, namun kelasnya masih berada di bawah Dimensity 9500.
Cip yang diproduksi menggunakan proses 3 nm ini juga turut menggunakan arsitektur “all-big-core” dengan konfigurasi CPU 1x Cortex X925 (3,73 GHz), 3x Cortex X4, dan 4x Cortex A720.
Menyoal pengolahan grafisnya, tersedia GPU Immortalis-G925 yang mendukung teknologi ray-tracing untuk meningkatkan kualitas visual pada game berat.
Dengan penggunaan Dimensity 8500 dan 9500s pada Poco X8 Pro dan X8 Pro Max, keduanya diprediksi bakal punya performa mendekati flagship namun dengan harga yang lebih terjangkau, setidaknya jika dibandingkan dengan Poco F series.