
Realme resmi mengumumkan teknologi pengolahan gambar terbaru dalam bentuk hasil pengembangan mandiri yang dinamakan LumaColor Image. Teknologi ini dipastikan bakal memulai debut globalnya melalui lini perangkat terbaru mereka, Realme 16 series 5G.
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Realme juga sekaligus meresmikan pendirian LumaColor Image Lab. Fasilitas riset bersangkutan merupakan hasil kolaborasi dengan lembaga sertifikasi internasional, TUV Rheinland, untuk menguji serta mengkalibrasi performa visual pada perangkat smartphone.
Table of Contents
Berfokus pada fotografi portrait

Melalui LumaColor Image, Realme mengklaim bahwa pihaknya berfokus pada peningkatan kualitas fotografi portrait. berbeda dengan metode pemrosesan gambar tradisional yang kerap memisahkan pengaturan cahaya dan warna, teknologi ini berupaya memadukan keduanya secara terintegrasi.
Adapun sejumlah pembaruan teknis yang dihadirkan oleh LumaColor Image mencakup optimasi warna kulit, optical depth-of-field fusion blur untuk menciptakan efek bokeh agar subjek tampak lebih menonjol, serta rekonstruksi cahaya dan bayangan untuk memberikan kesan dimensi yang lebih kuat.
Kolaborasi dengan TUV Rheinland

Pembangunan LumaColor Image Lab bertujuan untuk memastikan konsistensi warna di berbagai kondisi pencahayaan dunia nyata. Laboratorium ini mereplikasi beragam skenario lingkungan, mulai dari pencahayaan redup di dalam ruangan hingga kondisi cahaya campuran.
Chase Xu, Vice President Realme, menyebutkan bahwa langkah ini adalah bagian dari investasi perusahaan pada aspek tuning perangkat lunak guna melengkapi kemampuan hardware yang ada pada seri terbaru mereka.
Meski telah memamerkan teknologi kameranya, Realme sendiri belum mengungkapkan detail spesifikasi teknis, harga, maupun tanggal peluncuran resmi untuk pasar Indonesia. Informasi lanjut terkait Realme 16 series 5G baru akan diumumkan pada acara peluncuran yang akan digelar dalam waktu dekat.










