
Bagi Anda yang punya budget terbatas namun menginginkan HP berkualitas, jangan khawatir. Pasalnya, saat ini sudah banyak ponsel yang layak dibeli di harga Rp 3 jutaan. Dua pilihan yang bisa dijadikan pertimbangan adalah Realme C85 Pro dan Infinix GT 30, ponsel mid-range yang membawakan keunikannya masing-masing.
Pada Realme C85 Pro, Anda ditawarkan ketahanan bodi yang tiada duanya di kelas harga menengah, tetap hidup dan menyala meski menghadapi situasi ekstrem seperti terendam di air. Lalu, Infinix GT 30 bakal cocok bagi mereka yang ingin merasakan tombol bahu L dan R tanpa perlu membeli flagship. Mana yang sebaiknya Anda pilih? Simak pada perbandingan keduanya di bawah ini.
Table of Contents
Dari segi harga, Realme C85 Pro dibanderol dengan sangat murah yakni mulai dari Rp 3 juta pas untuk varian RAM 8 GB/ 128 GB. Ponsel tahan banting ini juga ditawarkan dalam varian memori satunya lagi yaitu RAM 8 GB/ 256 GB yang dipatok dengan harga Rp 3,3 juta. Ini menjadikannya HP termurah di dunia yang sudah tersertifikasi IP69 Pro.
Pesaingnya di rentang harga yang sama, Infinix GT 30, dibanderol sedikit lebih mahal untuk satu-satunya opsi RAM 8 GB/ 256 yakni Rp 3,5 juta. Kendati tidak semurah pesaingnya, HP Infinix tersebut dilengkapi fitur GT Shoulder Triggers yang jarang dijumpai di kelasnya. Dapur pacu ponsel ini juga lebih optimal untuk aktivitas gaming.
| Varian | Realme C85 Pro | Infinix GT 30 |
| RAM 8 GB/ 128 GB | Rp 2.999.000 | – |
| RAM 8 GB/ 256 GB | Rp 3.299.000 | Rp 3.499.000 |
Perihal kinerjanya, Realme C85 series ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 685 (6 nm) yang mengusung 8-core CPU dengan kecepatan clock speed hingga 2,8 GHz berikut GPU Adreno 610. Karena ini merupakan chipset 4G, Realme C85 Pro memang belum mendukung generasi jaringan seluler kelima.
Penggunaan Snapdragon 685 ini memang menjadikan Realme C85 Pro kurang layak untuk dijadikan sarana gaming. Sebab, chipset tersebut lebih umum dijumpai pada HP entry-level (seharga Rp 1 jutaan). Bahkan, Snapdragon 685 pun masih belum sekuat Helio G99 dari segi pengalaman gaming.
Secara kontras, hardware Infinix GT 30 memang dirancang untuk memberikan pengalaman gaming optimal di kelas harganya, hadir dengan MediaTek Dimensity 7400 (4 nm) yang menyuguhkan clock speed hingga 2,6 GHz.
Dari segi frekuensi memang lebih rendah dari Snapdragon 685. Namun, Dimensity 7300 jelas merupakan chipset yang superior lantaran mendukung core performa Cortex A78 yang lebih modern, ketimbang Cortex A73 pada Snapdragon 685. Lalu, karena dimanufaktur pada litografi 4 nm, efisiensinya pun lebih baik.
Di AnTuTu v10, Dimensity 7300 mampu menorehkan skor 2x lipat lebih tinggi dibandingkan Snapdragon 685. Itu berarti, Infinix GT 30 akan meraih frame rate lebih tinggi saat memainkan game di pengaturan grafis yang sama. Atau, perangkat ini mampu mempertahankan frame rate yang sama, namun pada grafis lebih tinggi.
Tingginya performa Dimensity 7300 di Infinix GT 30 juga membuatnya sanggup memainkan judul berat seperti Genshin Impact dan Wuthering Waves dengan cukup playable, tak seperti Realme C85 Pro yang bakal memberikan stuttering parah.
Terlepas itu, kinerja Realme C85 Pro sebenarnya masih memadai untuk melakukan kegiatan ringan seperti navigasi antarmuka, bermain game ringan seperti Mobile Legends Bang Bang, atau sekadar berselancar di dunia maya.
| Spesifikasi | Realme C85 Pro | Infinix GT 30 |
| Chipset | Snapdragon 685 (6 nm) | Dimensity 7400 (4 nm) |
| CPU dan GPU | 8-core CPU (4x Cortex A73 2,8 GHz + 4x Cortex A53 1,9 GHz), GPU Adreno 610 | 8-core CPU (4x Cortex A78 2,6 GHz + 4x Cortex A55 2 GHz), GPU Mali-G615 MP2 |
| Konektivitas | 4G LTE | 5G |
| AnTuTu v10 | 350 ribuan poin | 727.195 poin |
Dua ponsel mid-range ini punya keunikan masing-masing dalam hal desain. Pada Realme C85 Pro, fitur yang ditonjolkan adalah ketahanannya yang luar biasa. Ini adalah HP termurah yang sudah tersertifikasi IP69 Pro, yakni gabungan dari deretan sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K.
Dengan adanya keempat sertifikasi ini, Realme C85 Pro diklaim tahan terhadap air panas hingga 100 derajat Celsius, serta tidak akan rusak setelah direndam di air dengan kedalaman 6 meter selama 30 menit. Ponsel ini juga akan tetap bertahan setelah terkena air suhu ekstrem hingga -20 derajat hingga 40 derajat Celsius serta mampu menahan semprotan air bertekanan tinggi.
Beralih ke Infinix GT 30, HP ini juga dilengkapi dengan bodi yang tangguh kendati tidak sekuat pesaingnya itu. Bagian belakang bodi ponsel ini terbilang unik karena dihiasi pernak-pernik bernuansa futuristik dengan tema yang dinamakan “Cyber Mecha Body”. Bukan itu saja, hadir juga fitur Mechanical Light Waves yang dapat menyala ketika muncul notifikasi, saat charging, atau mendengarkan musik. Notifikasi LED serupa juga dimiliki Realme C85 Pro, namun hanya dalam bentuk ring-light yang lebih kecil.
Dari segi ketahanannya, Infinix GT 30 dilindungi dengan proteksi layar Corning Gorilla Glass 7i yang membuatnya tak rentan baret atau retak ketika tergores atau terbentur. Meski kalah jauh dari Realme C85 Pro dari segi ketahanan terhadap air, Infinix GT 30 setidaknya mengusung IP66, sehingga bisa mengurangi risiko rusak saat terkena debu dan percikan air.
Selain desain bodi khas gaming dan lampu LED penanda notifikasi di punggung, hal unik lain dari Infinix GT 30 terletak pada ketersediaan GT Shoulder Gaming, yakni tombol bahu “L dan R” yang bisa diprogram sesuka hati untuk meluncurkan perintah di dalam game. Tombol bahu ini juga memiliki latensi rendah sehingga bisa memberikan respons dengan cepat. Bahkan, turut mendukung pula input sentuhan long-press combo untuk sejumlah judul permainan.
Dari segi layar, Realme C85 Pro hadir dengan bezel tipis serta panel AMOLED 6,8 inci beresolusi Full HD Plus (1.080 x 2.344 piksel), mendukung refresh rate 120 Hz dan kecerahan maksimal hingga 4.000 nit.
Spesifikasi layar tersebut masih kalah dibandingkan Infinix GT 30 yang dibekali layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi lebih tinggi, 1.224 x 2.720 piksel. Layar tersebut juga lebih mulus lantaran mengusung refresh rate 144 Hz, kendati ini hanya berlaku untuk skenario pemakaian yang terbatas.
| Spesifikasi | Realme C85 Pro | Infinix GT 30 |
| Layar | AMOLED 6,78 inci (1.080 x 2.344 piksel), refresh rate 120 Hz, kecerahan maksimal 4.000 nit | AMOLED 6,78 inci (1.224 x 2.720 piksel), refresh rate 144 Hz, kecerahan maksimal 4.500 nit |
| Dimensi bodi | 164,4 x 78 x 8,1 mm, bobot 205 gram | 163,7 x 75,8 x 8 mm, bobot 187 gram |
| Ketahanan | IP66, IP68, IP69, IP69K (IP69 Pro), MIL-STD-810H | IP66, Corning Gorilla Glass 7i |
| Varian warna | Parrot Purple dan Peacock Green | Cyber Blue, Pulse Green, Shadow Ash, dan Blade White |
Seperti varian “reguler”, Realme C85 Pro juga ditunjang dengan kamera tunggal 50 MP f/1,8 di belakang, tentunya sudah mengusung autofokus. Ini sungguh kontras dengan kamera belakang Infinix GT 30 yang ada dua, mencakup 64 MP f/1,8 dan 8 MP ultrawide yang mengusung autofokus.
Fitur perekaman video Infinix GT 30 juga lebih unggul karena mendukung resolusi hingga 4K di 30 FPS, tidak seperti Realme C85 Pro yang mentok di 1080p 30 FPS.
Pada aspek pemotretan selfie, Realme C85 Pro mendukung kamera 8 MP f/2,0 dengan dukungan perekaman 1080p di 30 FPS. Sementara, Infinix GT 30 dibekali kamera depan 13 MP f/2,2 yang bisa merekam video di 4K 30 FPS.
Tanpa ultrawide, Realme C85 Pro tidak terlalu fleksibel untuk dijadikan sarana fotografi. Kamera tersebut memang dinilai “wajib” untuk HP di harga Rp 3 jutaan, karena bisa memberikan nilai tambah untuk melakukan pemotretan dengan sudut pandang lebar.
Sementara, kamera ultrawide Infinix GT 30 sudah mendukung autofokus, fitur langka di kelas harganya. Itu artinya kamera ultrawide ini juga dapat berfungsi sebagai kamera makro.
| Spesifikasi | Realme C85 Pro | Infinix GT 30 |
| Kamera belakang | 50 MP f/1,8 28 mm, PDAF | 64 MP f/1,8 23 mm 1/1,73 inci, PDAF + 8 MP f/2,2 FoV 111 derajat, autofokus |
| Kamera depan | 50 MP f/2,0 26 mm | 13 MP f/2,2 25 mm |
Dapur pacu Realme C85 Pro boleh jadi kalah saing dibandingkan Infinix GT 30. Namun dari sisi baterai, Realme C85 Pro jauh lebih unggul dengan kapasitas jumbo 7.000 mAh berbasiskan teknologi Si/C (silikon-karbon). Ini membuatnya sanggup bertahan lebih lama dibandingkan Infinix GT 30 dengan baterai 5.500 mAh.
Dengan baterai hanya 50 persen pun, Realme C85 Pro diklaim mampu menunjang aktivitas sehari-hari penggunanya yang terdiri dari pemutaran video 1 jam, mendengarkan musik 3 jam, dan stand by 2 jam.
Sementara dengan daya penuh alias 100 persen, perangkat ini diklaim bisa bertahan pada aktivitas navigasi selama 11 jam, chatting selama 11 jam, dan menonton video hingga 19 jam.
| Spesifikasi | Realme C85 Pro | Infinix GT 30 |
| Baterai | Si/C 7.000 mAh | 5.500 mAh |
| Charging | 45 watt via kabel, reverse wired, bypass charging | 45 watt via kabel, 10 watt reverse wired, bypass charging |
Kendati rilis di akhir tahun 2025, Realme C85 Pro rupanya masih disematkan dengan antarmuka Realme UI 6.0 berbasis Android 15, bukan Android 16. Meski begitu, perangkat ini punya tampilan antarmuka transparan modern ala iOS 26. Sejumlah fitur kecerdasan buatan (AI) juga tersedia, seperti Google Gemini AI, Circle to Search, AI Smart Loop, AI Performance Boost, dan AI Smart Loop.
Beragam fitur AI juga digunakan untuk meningkatkan pengalaman fotografi dan penyuntingan foto, seperti AI Edit Genie, AI Eraser, AI Unblur, AI Ultra Clarity, dan Livephoto. Sayangnya, Realme tidak menyebutkan masa dukungan update OS perangkat ini.
Untuk Infinix GT 30, perangkat ini juga sama-sama rilis dengan versi Android 15, kendati dengan antarmuka berbeda yaitu XOS 15. Ponsel mid-range ini dijanjikan masa pembaruan OS 2 tahun dan patch keamanan 3 tahun, alias hingga Android 17.
Terdapat lebih dari 25 fitur AI yang disematkan pada Infinix GT 30, yakni mencakup Screen Q&A, AI Erase, penerjemahan real-time dua arah, AI Privacy Masking, dan masih banyak lagi.
| Spesifikasi | Realme C85 Pro | Infinix GT 30 |
| Sistem operasi | XOS 15 berbasis Android 15 | Realme UI 6.0 berbasis Android 15 |
| Masa dukungan update | Tidak disebutkan | 2 generasi Android, 3 tahun patch keamanan |
Meski punya harga yang setara, keduanya memang diperuntukkan pada dua skenario pemakaian berbeda yang sangat berbeda. Dengan bodi Realme C85 Pro yang tahan kondisi ekstrem, ponsel ini cocok bagi mereka yang sering bepergian ke daerah alam yang dikelilingi perairan atau suhu tinggi.
Namun karena memiliki chipset yang kurang memadai di kelasnya, Realme C85 Pro kurang cocok digunakan untuk sarana gaming. Dalam hal ini, lebih baik memilih Infinix GT 30 yang dirancang dengan fitur-fitur khusus gaming, dengan desainnya yang khas, tombol bahu sebagai kontrol tambahan, dan dapur pacu bertenaga. Supaya semakin yakin menentukan pilihan sebelum membeli, Anda bisa mengacu pada poin-poin pertimbangan berikut ini.
Pilih Realme C85 Pro kalau…
Pilih Infinix GT 30 kalau…