
Xiaomi tampaknya akan memperkenalkan dua smartphone baru di Indonesia, yaitu Redmi Note 15 Pro dan Redmi Note 15 Pro Plus. Indikasi ini terlihat dari kemunculan dua produk baru dari Xiaomi di laman sertifikasi Postel Ditjen SDPPI Kemenkomdigi.
Dua ponsel ini memiliki kode perangkat 25080RABDG dan 2510ERA8BG, dengan sertifikat keduanya yang terbit pada 15 Oktober 2025. Dua sertifikat ini masing-masing memiliki nomor sertifikat 115074/DJID/2025 dan 115073/DJID/2025, diajukan oleh nama pemohon PT Xiaomi Technology Indonesia, sebagaimana terlihat di tautan ini.
Beberapa waktu lalu sebelum penemuan ini, dua smartphone Xiaomi tersebut juga terlihat di laman sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian. Keduanya terdaftar sebagai perangkat yang mendukung jaringan seluler 5G, serta memiliki nilai TKDN sebesar 38,20 persen, terlihat di tautan ini.
Tidak hanya di dua laman sertifikasi di Indonesia, Redmi Note 15 Pro 5G juga sempat muncul di situs sertifikasi TDRA milik Uni Emirat Arab. Sertifikat ponsel bersangkutan terbit pada 15 Oktober 2025 dengan tanggal kadaluwarsa 14 Oktober 2028.
Diketahui, Redmi Note 15 Pro dan Redmi Note 15 Pro Plus sudah lebih dulu rilis di China pada Agustus 2025 kemarin. Dengan kemunculan berbagai sertifikat keduanya, Xiaomi diduga tengah bersiap-siap merilisnya ke pasar global, termasuk Indonesia, dalam waktu dekat.
Table of Contents
Spesifikasi Redmi Note 15 Pro series (China)
Penemuan sertifikasi Postel dan TKDN sayangnya tidak mengungkap informasi teknis terkait dua smartphone. Namun, tak ada salahnya mengacu pada spesifikasi keduanya yang rilis di China, kendati tidak menutup kemungkinan ada sebagian yang bakal berbeda di versi global. Berikut ini spesifikasi keduanya, dikutip dari GSM Arena.
- Chipset: Redmi Note 15 Pro ditenagai Dimensity 7400 Ultra sedangkan varian Pro Plus menggunakan Snapdragon 7s Gen 4. Malahan, Redmi Note 15 Pro Plus disebut-sebut sebagai ponsel pertama yang menggunakannya.
- Khusus varian Pro Plus, perangkat ini dilengkapi dengan vapour chamber seluas 5.200 mm persegi, serta menjadi ponsel Redmi perdana yang dibekali opsi fitur komunikasi via satelit.
- RAM dan penyimpanan: Redmi Note 15 Pro tersedia dalam varian RAM 8 GB/ 256 GB, RAM 12 GB/ 256 GB, dan RAM 16 GB/ 512 GB. Sementara itu, varian Pro Plus hadir dalam varian RAM 12 GB/ 256 GB, RAM 12 GB/ 512 GB, dan RAM 16 GB/ 512 GB.
- Layar: Keduanya memiliki layar datar dan bingkai rata, tidak melengkung seperti sebelumnya. Dua smartphone ini kompak dibekali panel AMOLED 6,83 inci 1,5K dengan refresh rate 120 Hz.
- Kamera belakang: Varian Pro hadir dengan kamera utama 50 MP Sony LYT-600, sementara Pro Plus punya kamera 50 MP Light Fusion 800 yang disertai OIS. Versi Pro biasa hanya dibekali pendamping ultrawide 8 MP dan depth 2 MP, sedangkan Pro Plus disertai kamera telefoto 50 MP (2,5x optical zoom) dan ultrawide 8 MP.
- Kamera depan: Untuk menunjang selfie dan video call, Redmi Note 15 Pro disuguhkan dengan kamera 20 MP, kontras dengan Pro Plus yang resolusinya sebesar 32 MP.
- Baterai dan pengisian daya: Xiaomi kompak menyematkan baterai 7.000 mAh untuk dua ponsel tersebut. Bedanya, varian Pro punya pengisian daya 45 watt sementara Pro Plus punya fitur charging 90 watt. Keduanya sama-sama dibekali reverse charging 22,5 watt.
- Software: Baik Redmi Note 15 Pro maupun Pro Plus menjalankan sistem antarmuka HyperOS 2 berbasis Android 15 dari pabrikannya.
- Bodi: Seri Redmi Note 15 Pro sudah tersertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K, serta terlindungi dengan proteksi Dragon Crystal Glass yang diklaim tahan jatuh dari ketinggian 2 meter.
Harga dan ketersediaan
Di China, Redmi Note 15 Pro dijual dengan harga mulai dari 1.499 yuan China atau sekitar Rp 3,5 jutaan, sementara Redmi Note 15 Pro Plus dijual dengan harga mulai dari 1.999 yuan China atau Rp 4,6 jutaan. Keduanya pertama kali diumumkan di negara asalnya pada 21 Agustus 2025 lalu.
Belum ada konfirmasi kapan Redmi Note 15 Pro series diluncurkan di pasar global. Namun, penemuan sertifikasi TKDN, Postel, dan TDRA mengisyaratkan bahwa keduanya bakal rilis di Indonesia dan Uni Emirat Arab dalam waktu dekat.










