IQoo Z9 5G menjadi ponsel ketiga yang diluncurkan iQoo pada tahun 2024 setelah iQoo 12 dan iQoo Neo 9 Pro . Sama seperti dua ponsel lainnya, iQOO Z9 5G adalah ponsel yang menawarkan kinerja andal dengan chip MediaTek Dimensity 7200. Dengan harga di kisaran 4 jutaan, iQoo Z9 5G akan menghadapi persaingan ketat dari ponsel gahar lain seperti Realme Narzo 70 Pro, Poco X6, dan Redmi Note 13. lalu, apakah iQoo Z9 5G menawarkan cukup banyak hal untuk layak disebut sebagai ponsel terbaik di harga 4 jutaan? Mari kita lihat.
Table of Contents
iQOO Z9 5G dengan mudah menjadi salah satu ponsel dengan kinerja terbaik harga di bawah 4 jutaan saat ini berkat terpasangnya chipset Dimensity 7200. Selain itu, Anda juga mendapatkan tampilan layar yang cerah dan menarik serta daya tahan baterai yang dapat diandalkan untuk penggunaan sehari-hari. faktor-faktor tersebut menjadikan ponsel ini sebagai perangkat serba bisa yang solid di segmen ini. Namun sayang, sistem kameranya kurang fleksibel dan iQoo hanya menjanjikan pembaruan perangkat lunak selama dua tahun saja.
IQoo Z9 5G pada dasarnya memiliki desain yang tidak menyimpang terlalu jauh dari pendahulunya mirip seperti iQoo Z7 5G. Ponsel ini menawarkan rangka datar dengan tepi berlekuk. Panel belakangnya juga datar, dengan finishing matte dan desain pola seperti polesan cat. Perangkat ini masih merupakan ponsel yang solid dengan berat 188 gram, yang membuatnya lebih berat dari iQoo Z7 (173 gram). Secara tampilan luar, harus diakui desain iQoo Z9 5G tidak terlalu menonjol di segmen ini, berbeda dengan desain seperti Realme 12+. Realme Narzo 70 Pro, dan Redmi Note 13.
Masuk ke bagian layar, iQoo Z9 5G memiliki layar AMOLED 6,67 inci 2.400 x 1.080 dengan refresh rate 120Hz. Layar ini dapat menghasilkan kecerahan maksimal 1800 nits yang termasuk tinggi di segmen harga ini dan sudah bersertifikat SGS untuk Eye Care Display. Layarnya dilindungi oleh kaca DragonTail-Star2 Plus. Cukuplah untuk mengatakan bahwa layarnya cerah di bawah sinar matahari langsung dan menawarkan sudut pandang yang baik juga. Tampilannya juga tajam saat menonton video streaming di platform seperti Netflix.
Kamera utama iQoo Z9 5G sangat bagus. Kamera ini menggunakan sensor Sony IMX882 50MP dengan dukungan OIS. Tentu sangat bagus melihat sensor ini dihadirkan di segmen kelas menengah ini. Dengan spesifikasi tersebut, kamera ini dapat menangkap bidikan siang hari yang mengesankan dengan dynamic range dan reproduksi warna yang baik. Terdapat juga kamera sekunder 2MP yang digunakan untuk bidikan portrait. Hasil portrait yang diambil selama pengujian menghasilkan gambar yang cukup bagus, baik dalam zoom 1x dan 2x. Sayangnya, ponsel ini tidak dilengkapi kamera ultra wide.
Pada perbandingan di bawah ini, perhatikan bahwa Redmi Note 13 menghasilkan latar belakang yang terlalu cerah, sementara iQoo Z9 5G menghasilkan gambar yang lebih seimbang.
Pada perbandingan di bawah ini, Anda juga dapat melihat bahwa bunga tampak lebih tajam pada foto yang diambil oleh Redmi Note 13 berkat sensor utama 108MP. Namun, warnanya lebih akurat pada gambar yang diambil pada iQOO Z9 5G.
Kamera utama bekerja dengan baik dalam kondisi minim cahaya dengan menggunakan mode Night. Walaupun demikian Anda tidak bisa mengharapkan kecerahan dan kejernihan tingkat tinggi dalam mode ini. Pemotretan dalam kondisi cahaya minim menunjukkan akurasi warna yang baik dan noise minimal, cukup bagus untuk harganya, menurut saya. Kejernihannya sebagian besar cukup baik berkat dukungan OIS.
Kamera depan 16MP menghasilkan ketajaman dan akurasi warna kulit yang bagus. Kamera ini juga bekerja dengan baik dengan tingkat eksposur, memastikan latar belakang tidak terlalu terang dalam kondisi luar ruangan yang cerah.
Seperti yang diulas diawal, iQOO Z9 5G menjadi salah satu ponsel paling kuat di segmen harga 4 jutaan. Hal ini disebabkan karena ponsel sudah ditenagai chipset MediaTek Dimesnity 7200 4nm yang dipasangkan dengan RAM 8GB. Ponsel ini sanggup menghasilkan skor benchmark yang solid, mengalahkan para pesaingnya. Di AnTuTu, iQOO Z9 5G mencatat skor 728.534, lebih tinggi dari Redmi Note 13 bertenaga Dimenity 6080 (453.839) dan Realme Narzo 70 Pro bertenaga Dimensity 7050 (611.860). Demikian pula di Geekbench, ponsel ini mencetak skor 1190 dan 2680 dalam single-core dan multi-core.
Cukuplah untuk mengatakan bahwa iQOO Z9 5G dapat dengan mudah melewati beban kerja sehari-hari seperti menjelajahi media sosial, memeriksa email kantor, dan berpindah-pindah aplikasi. Selain itu, iQOO Z9 bisa menjadi ponsel yang sangat bagus untuk bermain game karena memberikan skor GFXBench yang mengesankan. Ponsel ini dapat menjalankan Call of Duty Mobile pada grafis Very High, yang sulit dilakukan oleh ponsel lain dalam kisaran harga ini. untungnya, Dimensity 7200 merupakan chipset yang efisien sehingga baterai hanya berkurang 6 persen setelah sesi bermain game selama 30 menit.
Untuk OS, Anda mendapatkan Android 14 dengan antarmuka Funtouch OS 14 di atasnya. Selain rangkaian aplikasi Google dan Vivo yang biasa, Anda mendapatkan beberapa aplikasi pihak ketiga seperti Netflix, Snapchat, Candy Crush, Agoda, dan Truecaller yang sudah terpasang. Jadi, Anda mendapatkan cukup banyak aplikasi pra-instal saat memulai perangkat, tetapi aplikasi-aplikasi tersebut dapat dihapus jika Anda tidak menggunakannya.
IQoo menjanjikan pembaruan perangkat lunak selama dua tahun untuk iQoo Z9 5G, yang tentunya mengecewakan. Ini berarti ponsel hanya akan mendapat update hingga Android 16 saja. Padahal, ponsel seperti Realme Narzo 70 Pro, misalnya, menawarkan pembaruan perangkat lunak utama selama 3 tahun.
IQoo Z9 5G memberikan daya tahan baterai yang baik pada penggunaan sedang hingga berat. Sudah terpasang baterai 5.000 mAh yang mampu bertahan sekitar 15 jam dan 40 menit dalam pengujian baterai PC Mark kami. Tentu ini lebih baik daripada yang diberikan Redmi Note 13 tetapi sedikit lebih rendah dari Realme Narzo 70 Pro.
Menggunakan pengisi daya 44W yang disertakan dalam paket penjualan, iQOO Z9 5G membutuhkan waktu sekitar 67 menit untuk mengisi daya dari nol hingga 100 persen. Dalam kisaran harga ini, Realme 12+ dan Narzo 70 Pro (keduanya pada dasarnya sama) menawarkan kecepatan pengisian daya yang lebih cepat (sekitar 45 menit dengan kecepatan pengisian daya 67W).
Berkat chipset MediaTek Dimensity 7200, iQoo Z9 5G menjadi ponsel tercepat di segmen 4 jutaan pada Maret 2024. Ponsel ini bekerja dengan lancar selama penggunaan sehari-hari dan juga dapat menjalankan game tanpa banyak jeda. Selain itu, iQoo Z9 5G memiliki tampilan layar yang cerah dan menarik, serta daya tahan baterai yang baik yang dikombinasikan dengan dukungan pengisian daya cepat.
Meskipun iQoo Z9 5G mendapatkan kamera utama 50MP yang dapat diandalkan, ponsel ini harusnya bisa lebih baik jika memiliki sensor ultra-wide. Selain itu, ponsel ini kemungkinan besar hanya akan mendapatkan dua pembaruan perangkat lunak utama, yang sangat disayangkan mengingat beberapa pesaing di segmen ini seperti Realme Narzo 70 Pro akan mendapatkan setidaknya tiga pembaruan besar. Terakhir, desain ponsel ini tidak cukup menonjol di segmen ini. Jika aspek-aspek ini mengganggu Anda, Anda dapat melewatkan iQoo Z9 5G. Namun, jika Anda mencari ponsel Android yang kuat dengan harga terjangkau, tidak ada yang lebih baik dari iQoo Z9 5G.