Review Oppo Find X9 Ultra: Teratas, Terkencang, Terlengka p Kameranya

Ringkasan Tinjauan

Peringkat Pakar

8.5/10
Desain
 
8.5
/10
Layar
 
8.5
/10
Sistem operasi
 
8.5
/10
Kamera
 
9.5
/10
Kinerja
 
9.0
/10
Baterai
 
8.0
/10

Pros

  • Bodi tangguh dengan desain ala kamera Hasselblad
  • Kinerja dan aspek lain sangat tinggi
  • Rangkaian kamera lengkap, foto dan video mumpuni
  • Banyak fitur AI baru dan berguna

Cons

  • Harga mahal
  • Daya tahan baterai tak selama versi Pro
  • Masa dukungan OS tertinggal dari kompetitor

Persaingan di ranah HP flagship belakangan semakin sengit. Beberapa tahun lalu, segmen teratas hanya diisi oleh segelintir pabrikan yang menguasai pasar seperti Samsung. Keadaannya sekarang sudah berubah seiring dengan makin beraninya brand lain asal China untuk merangsek masuk.

Salah satu brand tersebut adalah Oppo yang pada Mei lalu meresmikan kehadiran Find X9 Ultra. Perangkat ini adalah “raja terakhir” atau final boss dari Oppo yang semua parameternya mentok kanan tanpa kompromi.

Sebenarnya produk top-of-the-line dari pabrikan lain pun begitu, tapi Oppo Find X9 Ultra menawarkan beberapa hal yang tak ditemukan di ponsel lain, sesama flagship sekalipun. Simak ulasannya oleh 91mobiles Indonesia di bawah.

Kesimpulan awal

Snapdragon 8 Elite Gen 5? Baterai besar? Ah, semua itu pasti ada di HP flagship teratas pada 2026. Aspek umum seperti kinerja mereka pun bisa dibilang sebelas dua belas karena mengandalkan hardware dan teknologi yang lebih kurang serupa. Kelebihan Oppo Find X9 Ultra bukan di situ (meskipun performanya juga sangat tinggi), tapi di rangkaian kameranya yang lengkap dan sulit ditandingi. Sejumlah fitur lainnya seperti AI dan kemampuan video juga layak diacungi jempol.

Unboxing Find X9 Ultra: Lebih besar, lebih mewah

Berbeda dari Find X9 Pro sebelumnya yang memiliki kotak kemasan rectangular konvensional, Oppo mengemas Find X9 Ultra di dalam boks persegi berukuran lebih besar. Kesannya juga lebih mewah dengan desain minimalis berlatar hitam. Di bagian depan hanya ada tulisan nama produk serta logo Oppo dan Hasselblad berukuran kecil.

Review Oppo Find X9 Ultra: Si "Raja Terakhir" Berkamera Terlengkap
Oppo Find X9 Ultra dan kotak kemasannya.

Seperti biasa, Oppo menggandeng pabrikan kenamaan asal Swedia, Hasselblad, untuk mengembangkan kamera di Find X9 Ultra. Kerja sama kedua pihak kali ini terkesan istimewa dan lebih tampak dari segi desain, seperti yang akan dibahas di segmen selanjutnya.

Isi boksnya sendiri sebenarnya biasa saja. Memang aksesori yang disertakan tergolong lengkap, tapi tak ada yang benar-benar menonjol. Selain soft case yang berwarna senada dengan unit ponsel, pembeli Oppo Find X9 Ultra akan mendapatkan kabel USB-A ke USB-C, charger 100 watt, dan SIM card ejector tool.

Menggenggam Oppo Find X9 Ultra, HP "Raja Mobile Imaging" Berkamera Hasselblad
Rangkaian aksesori pelengkap di dalam kemasan Oppo Find X9 Ultra.

Desain Oppo Find X9 Ultra: Unik dengan tampilan ala kamera medium format

Sejak pandangan pertama, Oppo Find X9 Ultra varian warna Tundra Umber di tangan 91mobiles Indonesia sudah menarik perhatian dengan desain uniknya. Punggung perangkat berukuran 163,2 x 77,0 x 8,7 mm dengan bobot 235 gram ini berlapis material vegan leather berwarna hitam.

Bagian yang bertekstur serupa kulit dan terasa halus di tangan itu tidak menutupi seluruh sisi punggung, melainkan dibatasi di bagian pinggir dan terbelah oleh frame logam berkelir abu-abu gelap atau gunmetal di sepertiga bagian bawah. Walhasil, tampilan Find X9 Ultra jadi mirip kamera dengan “handgrip”. Apalagi, di salah satu sisinya bertengger logo “Hasselblad”.

Kemiripan tersebut memang disengaja. Oppo merancang Find X9 Ultra berdasarkan penampilan kamera medium format Hasselblad X2D 100C Earth Exporer Edition yang berbalut bodi magnesium alloy. Selain Tundra Umber, tersedia varian warna lain bernama Canyon Orange dengan tampilan berpola gelombang serupa tebing ngarai Grand Canyon.

Sayangnya, soft case yang disertakan dalam kemasan hanya berwarna polos saja dan tidak tembus pandang sehingga menutupi desain menarik Find X9 Ultra ketika dipasang. Namun, ini persoalan minor saja karena pengguna bisa tetap membeli casing lain secara terpisah untuk melindungi perangkat.

Desainnya sendiri mirip dengan model Find X8 Ultra terdahulu, dengan modul kamera bundar berukuran besar yang memuat lensa-lensa kamera belakang, tapi lampu LED flash ditempatkan di luarnya, di pojok kanan atas. Ini membuat Find X9 Ultra terlihat berbeda dari model yang diposisikan persis di bawahnya, Find X9 Pro, yang memiliki modul kamera persegi.

Menggenggam Oppo Find X9 Ultra, HP "Raja Mobile Imaging" Berkamera Hasselblad
Oppo Find X9 Ultra warna Tundra Umber dan Canyon Orange.

Selain tombol daya dan pengatur volume, Oppo menyematkan dua tombol lain di frame yang berbentuk flat. Pertama, ada tombol Snap Key di sisi kanan yang bisa digunakan sebagai shortcut untuk menjalankan beberapa fungsi, seperti aplikasi Mind Space, flashlight, hingga mode Do Not Disturb.

Tombol kedua terletak di sisi kanan dan diposisikan agar tepat berada di bawah jari telunjuk ketika ponsel digunakan untuk memotret dalam orientasi horizontal. Sebab, fungsi utama tombol bernama Quick Button ini memang terkait kamera, yaitu sebagai shortcut untuk membuka aplikasinya serta memotret atau merekam video.

Quick Button yang bersifat kapasitif juga bisa digunakan untuk mengambil gambar di bawah air dalam mode underwater yang mematikan fungsi touchscreen layar. Find X9 Ultra memang bisa digunakan di kolam karena sudah memiliki sertifikasi IP69. Fungsi lainnya adalah melakukan zoom in/out dengan cara menyapukan ke jari dan ke kanan.

Menggenggam Oppo Find X9 Ultra, HP "Raja Mobile Imaging" Berkamera Hasselblad
Layar Oppo Find X9 Ultra.

Terkait layar, Oppo menggunakan panel display LTPO AMOLED 6,82 inci (3.168 x 1.440 piksel) dengan permukaan flat, refresh rate 144 Hz, tingkat kecerahan 1.800 nits (HBM), dan lapisan kaca pelindung Gorilla Glass Victus 2. Tampilannya terlihat jernih dan cerah di berbagai situasi, termasuk di bawah pancaran sinar matahari langsung. Sensor sidik jari in-display berjenis ultrasonic di sisi bawah mampu bekerja dengan gesit dan bisa senantiasa mengenali sidik jari meskipun layar dalam keadaan basah.

Kamera Oppo Find X9 Ultra: Terlengkap dengan “teleconverter built-in”

Inilah aspek yang menjadi keunggulan utama Find X9 Ultra dibandingkan dengan para rivalnya di papan atas. Kalau dibandingkan dengan Find X8 Ultra sebelumnya yang hanya dirilis di China, Find X9 Ultra memiliki jumlah kamera serupa, yakni 4 kamera belakang dan 1 kamera depan. Namun, Oppo merombak semua kamera tersebut.

Perubahan pertama ada di kamera utama yang kini bersensor Sony Lytia 901. Ukurannya bukan lagi 1 inci, melainkan 1/1,12 inci, tapi masih tetap sangat mumpuni dan resolusinya naik menjadi 200 MP. Oppo meyematkan lensa ekuivalen 23 mm (f/1.5, OIS) di kamera ini. Kamera telefoto pertama juga memiliki resolusi 200 MP, tapi dengan sensor berbeda (Omnivision OV52A), dipasangkan dengan lensa 70 mm (f/2.2, OIS, zoom optis 3x).

Menggenggam Oppo Find X9 Ultra, HP "Raja Mobile Imaging" Berkamera Hasselblad
Oppo Find X9 Ultra memiliki empat kamera belakang dan satu kamera depan.

Kamera ultrawide sekarang menggunakan sensor Sony Lytia 600 50 MP berukuran 1/1.95 inci yang sering digunakan di kamera utama ponsel mid-range keluaran beberapa tahun lalu. Lensanya lebih lebar dengan focal length ekuivalen 14 mm (FoV 123 derajat, f/2.0, AF). Resolusi kamera depan dengan sensor Isocell JN5 ikut naik menjadi 50 MP (f/2.4, 21 mm, AF).

Belum cukup, Oppo menambahkan kamera telefoto kedua dengan sensor Isocell JNL 50 MP berukuran fisik 1/2,75 inci, dipasangkan dengan lensa berjangkauan focal length 230 mm (f/3.5,OIS). Lensa dari kamera telefoto kedua ini memiliki struktur periskop khusus yang membuatnya tetap ringkas di punggung ponsel meskipun menawarkan zoom optis 10x dibanding kamera utama.

Lensa telefoto kedua inilah yang membedakan Find X9 Ultra dari ponsel-ponsel flagship modern lainnya pada 2026. Angka zoom optis 10x tak bisa ditemukan di perangkat lain. Produk sebelumnya sekalipun, Oppo Find X9 Pro, memerlukan lensa tambahan teleconverter Hasselblad untuk mencapai tingkat zoom optis yang sama. Mungkin itu sebabnya pula Oppo mengatakan bahwa Find X9 Ultra seolah memiliki “teleconverter built-in”.

HP flagship lain sebenarnya ada yang dibekali dua kamera telefoto pula, seperti Samsung Galaxy S26 Ultra, namun tingkat zoom optiknya hanya setengah di angka 5x. Samsung sempat menyematkan kamera telefoto 10x di flagship terdahulu, tapi kemudian memangkas angkanya mulai dari Galaxy S24 Ultra. Ada juga Huawei Pura 80 Ultra, (zoom 9,4x), namun konsepnya berbeda karena menggunakan lensa switchable dengan satu sensor yang sama.

Oppo Find X9 Ultra pun menjadi HP dengan kamera paling lengkap yang menawarkan cakupan focal length terluas, yakni 14-230 mm (ekuivalen full-frame), tanpa memerlukan aksesori tambahan seperti lensa teleconverter. HP ini siap untuk menangkap aneka macam objek dari beragam jarak, besar atau kecil, dekat maupun jauh.

Contoh hasil foto kamera Oppo Find X9 Ultra

Kamera lengkap dengan spesifikasi teknis yang mentereng tentu tak ada artinya kalau kualitas gambar yang dihasilkan payah. The proof is in the pudding. Untungnya, Oppo Find X9 Ultra sama sekali tidak mengecewakan dalam hal ini. Tetapi, sebelum melihat hasil-hasil foto jepretannya, mari kita cermati lebih dulu kapabilitas zoom Find X9 Ultra yang mengesankan.

Memotret dengan Oppo Find X9 Ultra, Sebagus Apa Hasil Fotonya?
Tampilan aplikasi kamera Oppo Find X9 Ultra.

Aplikasi kamera Oppo Find X9 Ultra secara default menampilkan tingkat zoom sebagai berikut:

  • 0,6 x = kamera ultrawide
  • 1x = kamera utama
  • 2x = kamera utama (in-sensor zoom)
  • 3x = kamera telefoto 1 (in-sensor zoom)
  • 6x = kamera telefoto 1 (in-sensor zoom)
  • 10x = kamera telefoto 2

Meskipun secara teknis lebih canggih, tiga kamera belakang Find X9 Ultra (ultrawide, main, telefoto 3x) mungkin bisa disamakan dengan Find X9 Pro dalam hal bidang pandang dan kualitas tangkapan gambar. Saat digunakan dengan mode foto default, hasil gambarnya terlihat cemerlang dengan warna-warna yang punchy dan kontras tinggi, baik dengan kamera ultrawide, kamera utama, maupun telefoto 3x.

Sedikit kekurangannya mungkin ada pada post-processing HDR yang agak berlebihan sehingga gambar bisa terlihat terlalu artificial, overprocessed dan cenderung flat meskipun scene aslinya berkontras tinggi seperti dengan sumber cahaya di belakang subjek. Entah mengapa, gejala tersebut lebih banyak tampak di kamera ultrawide ketimbang di kamera-kamera lain.

Untungnya, Find X9 Ultra menyediakan mode “Master”, serupa dengan mode “Pro” di aplikasi kamera ponsel lain pada umumnya. Dalam mode ini, hasil tangkapan gambar disajikan ada adanya, tanpa post processing berlebihan sehingga tampak lebih natural. Local contrast ikut berkurang sehingga detail halus agak kurang tampak, tapi kendala itu bisa diatasi dengan mudah lewat editing.

Kamera utama dengan sensor Lytia 901 tentunya membuahkan hasil terbaik. Namun, jarak fokus minimalnya agak jauh. Apabila objek yang dibidik terlalu dekat dengan kamera utama, maka ponsel akan otomatis beralih ke kamera ultrawide yang bisa mengunci fokus dari jarak lebih dekat.

Ingin lebih dekat lagi? Anda bisa menggunakan kamera telefoto 3x. Jarak fokus minimalnya (MFD, minimum focusing distance) hanya 15 cm. Dipadukan dengan focal length 70 mm atau 139 mm (in-sensor zoom 6x), kamera ini pun bisa memotret dari jarak sangat dekat sehingga juga disebut sebagai “telemacro”. Kapabilitas serupa sebenarnya terdapat juga di kamera telefoto Find X9 Pro sebelumnya, yang sama-sama beresolusi 200 MP.

Kamera telefoto 3x ini juga cocok digunakan untuk foto portrait. Hasilnya cukup memukau ketika digunakan dengan mode Portrait di aplikasi kamera Oppo Find X9 Ultra. Apabila ingin framing lebih ketat atau jangkauan lebih jauh, tingkat zoom bisa dinaikkan lebih tinggi, misalnya hingga 6x sehingga menghasilkan focal length 139 mm yang masih termasuk dalam range ideal untuk portrait. Hasil gambarnya memang tidak sebagus focal length native 70 mm pada tingkat zoom 3x karena lebih buram. Namun, detail yang ditangkap tetap cukup tinggi ketika gambar diperbesar hingga 100 persen (actual pixel).

Ketika tingkat zoom menyentuh 10x, kamera telefoto kedua di Find X9 Ultra akan mengambil alih. Inilah kamera yang menjadi daya tarik utama ponsel tersebut lantaran jangkauannya tak dimiliki ponsel flagship modern lain. Dengan angka f/3.5, aperture-nya tidak bisa dibilang lebar. Sensornya pun yang paling kecil, sehingga kualitas gambarnya agak jomplang dibandingkan dengan tiga kamera belakang lainnya.

Kamera “teleconverter built-in” ini masih bisa menghasilkan foto-foto yang terlihat cukup bagus di kondisi cahaya ideal. Saat low-light, image quality menurun cukup signifikan, terutama apabila melakukan zoom digital (di atas 10x). Namun, apabila tak hasil akhirnya tak di blow-up lebih jauh, sebenarnya kualitasnya masih dapat diterima, apalagi sekadar untuk upload ke media sosial.

Secara keseluruhan, optical zoom kamera telefoto kedua sebesar 10x (230 mm) membantu mempertahankan kualitas gambar di pembesaran digital sangat tinggi sehingga tampak lebih bagus dibandingkan rata-rata ponsel lain yang tingkat zoom optisnya berakhir di angka sekitar 5x. Gambar dengan pembesaran ekstrem seperti dengan tingkat zoom 120x memang masih amburadul, tapi rasa-rasanya hal tersebut jarang dilakukan karena memang minim kegunaan.

Fitur kamera lainnya dari Oppo Find X9 Ultra yang layak dicoba adalah mode panoramic khusus bernama Xpan, mengambil nama dari kamera panorama bikinan Hasselblad. Selain mengambil gambar dengan format memanjang sehingga cocok untuk landscape, pengguna juga dapat menerapkan aneka filter retro untuk menambah daya tarik.

Kemampuan video Oppo Find X9 Ultra

Selain foto, Oppo rupanya tak luput memperhatikan aspek perekaman video dari Find X9 Ultra. Kesemua kameranya -termasuk kamera depan- bisa merekam dengan resolusi hingga 4K/ 60 fps dan menerapkan profil gamma Log (O-Log2). Khusus kamera utama dan kedua kamera telefoto (3x dan 10x), terdapat opsi merekam video 4K/ 120 fps dan 8K/ 30 fps.

Seluruh fitur video di Oppo Find X9 Ultra bisa diakses di mode “Pro Video” seperti biasa. Uniknya, mode ini sekarang bukan hanya mampu menerapkan LUT (Look Up Table) untuk preview video Log di mana hasilnya tetap “mentah” (tampak flat, karena memang hanya untuk preview), melainkan juga bisa langsung menerapkan LUT sehingga rekamannya langsung “matang” dan terlihat sesuai dengan preview LUT tadi.


Opsi penerapan LUT langsung ke akhir tadi bisa dipilih lewat opsi “Apply to final video” ketika memilih LUT untuk preview. Konsekuensinya, video hasil rekaman tidak akan sefleksibel footage mentah untuk disunting dalam aplikasi editing, karena sudah tak flat lagi. Namun, kemampuan tersebut mungkin bisa berguna untuk memangkas workflow apabila sudah yakin dengan LUT dan pengolahan gambar yang dipilih.

Apabila ingin melakukan editing video Log, pengguna Find X9 Ultra juga tak perlu mencari aplikasi terpisah karena fasilitasnya sudah disediakan di galeri ponsel. Cukup import videonya dengan tombol edit bergambar pensil, kemudian sunting sesuka hati. Pengguna juga bisa menambah LUT yang tersedia dengan cara mengimpornya. Berdasarkan pengalaman 91mobiles Indonesia, Oppo menyediakan paket berisi sejumlah LUT untuk Find X9 Ultra (O-Log2) di situsnya yang bisa diunduh.

Tentu saja, aneka macam opsi pengaturan seperti kontras, highlights, white balance, black point, hingga noise reduction juga tersedia di aplikasi editing bawaan atau mode Pro Video. Mode ini bahkan turut menyediakan tool monitoring profesional seperti histogram waveform dan audio level sehingga Find X9 Ultra pun mampu diajak berkreasi konten dengan serius.

Kinerja Oppo Find X9 Ultra: Sudah pasti tinggi dan serba lancar

Kinerja ponsel flagship sebenarnya tak perlu dibahas terlalu mendalam karena semuanya nyaris seragam. Misalnya, ponsel teratas pada 2026 sudah pasti menggunakan chip flagship dari Qualcomm, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5, dipadukan dengan RAM LPDDR5x dan storage UFS 4.1.

Kombinasi itu pula yang digunakan oleh Find X9 Ultra. Oppo menawarkan dua opsi memori di Indonesia, yakni 12 GB/ 512 GB yang dibanderol Rp 27.999.000 dan 16 GB/ 1 TB seharga Rp 31.999.000. Perangkat di tangan 91mobiles Indonesia adalah versi 12 GB/ 512 GB.

Ponsel ini secara tidak mengherankan mampu menjalankan aneka judul game populer dengan lancar tanpa hambatan apapun, seperti yang tercermin pada skor benchmark AnTuTu v11 yang menembus kisaran 4 juta poin. Find X9 Ultra pun termasuk salah satu ponsel terkencang yang ada di Indonesia sekarang. 

Memang terdapat penurunan kinerja ketika diuji throttling, namun tidak terasa di penggunaan sehari-hari. Find X9 Ultra juga bukan ponsel gaming dengan cooling ekstra yang memprioritaskan performa konsisten dalam jangka waktu lama, sehingga kekurangan tersebut bisa dimaklumi.

Ketika dipakai bermain Mobile Legends: Bang Bang, game MOBA populer yang termasuk kelas ringan, Find X9 Ultra mampu menjalankannya dengan setting grafis tertinggi dan frame rate “Ultra”. Game senantiasa sangat mulus dan responsif di kecepatan 120 fps dalam semua situasi tanpa kecuali, entah sedang farming santai ataupun melakukan dorongan terakhir dengan segala upaya di late game.

Game Delta Force bisa dibilang setali tiga uang. Pengguna bisa memilih antara setting grafis “Ultimate” di 90 fps atau “HD” di 120 fps. Frame rate 120 fps hampir selalu bisa dicapai pada setting HD, dan kalaupun mengalami penurunan biasanya tak jauh-jauh dari angka tersebut.

Demikian juga dengan Genshin Impact. Setting grafis default yang menjadi rekomendasi sebenarnya “High” dengan target frame rate 30 fps. Namun, pengguna Find X9 Ultra bisa memaksanya berjalan di setelan maksimal dengan frame rate 60 fps yang konsisten. Memang ada risiko penurunan kinerja akibat suhu apabila sudah bermain cukup lama, tapi cukup turunkan saja setelan grafis setingkat untuk mengembalikan performanya.

Sebagai catatan kecil, 91mobiles Indonesia menguji judul-judul game di atas dengan profil kinerja default, yakni Balanced, yang ternyata sudah memberikan tenaga lebih dari cukup untuk bermain dengan sangat lancar tanpa harus beralih ke mode “Pro Gamer” yang lebih panas dan boros baterai.

Fitur AI baru dan berguna di Find X9 Ultra

Selayaknya HP flagship modern, Find X9 Ultra dibekali dengan fitur-fitur kecerdasan buatan (AI) terbaru dan terlengkap dari pabrikannya. Pengguna bisa menjumpai nama-nama khas Oppo seperti Mind Space yang terintegrasi secara seamless dengan sistem operasi Color OS 16 dan mampu bekerja lintas aplikasi, hingga tool editing seperti Reflection Remover dan AI Portrait Glow.

Review Oppo Find X9 Ultra: Si "Raja Terakhir" Berkamera Terlengkap
Sistem operasi Color OS 16 di Oppo Find X9 Ultra.

Ada beberapa tambahan baru yang menarik dan berguna. Misalnya, Mind Pilot di mana pengguna bisa memberikan prompt ke tiga model AI (LLM) sekaligus, yakni Gemini, Perplexity, dan GPT. Respon ketiga AI tersebut terhadap satu prompt atau instruksi bisa langsung dilihat di tempat yang sama tanpa perlu berpindah-pindah sehingga praktis.

Fitur AI lain yang layak mendapat sorotan adalah kemampuan kamera lebih canggih dari aplikasi Translate, yakni menerjemahkan menu restoran dari satu bahasa ke bahasa lain. Bukan hanya sekadar menerjemahkan, Translate kini akan menampilkan antarmuka khusus bernama AI menu yang tampilannya mirip aplikasi pemesanan menu di restoran pada umumnya.

Tampilan itu sebenarnya AI generated. Istimewanya, selain menunjukkan gambar makanan -juga dibuat oleh AI- sebagai ilustrasi, antarmuka menu restoran di aplikasi Translate turut menampilkan berbagai hal lain seperti prediksi komposisi makanan yang bersangkutan berikut harganya setelah dikonversi ke mata uang lokal.

Pengguna pun bisa memperoleh gambaran mengenai bentuk makanan yang bersangkutan, serta komposisinya apabila ingin menghindari bahan tertentu seperti yang bersifat alergen. Ini tentu berguna dalam situasi seperti ketika mengunjungi restoran di negara lain yang tidak menampilkan gambar makanan atau keterangan bahan dalam Bahasa Inggris.

Setelah mengetahui apa yang ingin dipesan, pengguna bisa memilih porsi sesuai keinginan, persis aplikasi pemesanan di restoran. Translate kemudian akan menampilkan instruksi order dalam bentuk teks di layar sesuai bahasa tujuan penerjemahan, untuk ditunjukkan ke waiter agar bisa dipesan. Teks itu bisa juga diperdengarkan dalam bentuk audio.

Aplikasi Translate dan AI menu mendukung penerjemahan beragam bahasa secara dua arah. Selain Bahasa Indonesia dan Inggris, bahasa di sejumlah negara Asia dan Eropa seperti Thailand, Vietnam, China, Arab, Hindi, Polandia, Perancis, Spanyol, Italia, Jerman, hingga Rusia serta Portugis juga didukung.

Sistem operasi Colos OS 16 yang dijalankan oleh Find X9 Ultra dibangun dari basis Android 16. Oppo menyediakan jaminan update versi Android hingga 5 generasi dan patch sekuriti selama 6 tahun yang agak tertinggal dari pesaingnya di segmen harga yang sama.

Baterai Oppo Find X9 Ultra: Memadai dan gesit

Oppo menanamkan baterai berkapasitas 7.050 mAh di Find X9 Ultra. Angka tersebut lebih kecil dibandingkan baterai 7.500 mAh milik HP yang diposisikan persis di bawahnya, Oppo Find X9 Pro.

Daya tahan versi Ultra pun tak selama “adiknya” itu, tapi sudah termasuk memadai di kisaran 17 jam menurut benchmark PC Mark Work 3.0 battery life.

Review Oppo Find X9 Ultra: Si "Raja Terakhir" Berkamera Terlengkap
Hasil bencmark AnTuTu v11, Geekbench 6, dan PCMark Work 3.0 battery life dari Oppo Find X9 Ultra.


Sebagai perbandingan, Oppo Find X9 Pro meraih waktu 26 jam di pengujian yang sama. Aspek ini agaknya merupakan tradeoff yang mesti dibayar untuk mendapat kinerja lebih tinggi, layar lebih lebar, dan kamera lebih lengkap di versi Ultra.

Oppo Find X9 Ultra dibekali fitur fast charging 100 watt yang lebih tinggi dibandingkan Find X9 Pro (80 watt). Saat diuji dengan charger dan kabel bawaan, Find X9 Ultra mampu mengisi daya dengan gesit. 

Hanya perlu waktu sekitar 10 menit untuk menaikkan kapasitas baterai dari 20 persen menjadi 40 persen. Ketika 30 menit berlalu, angkanya naik menjadi hampir 80 persen. Kapasitas 100 persen dicapai dalam waktu sekitar 50 menit.

Seperti Find X9 Pro, Find X9 Ultra juga mendukung fast wireless charging dengan daya 50 watt dan reverse wireless charging 10 watt. 

Kesimpulan

Dari uraian 91mobiles Indonesia, dapat disimpulkan bahwa Find X9 Ultra yang ikut menandai debut seri “Ultra” di Tanah Air memang layak menyandang gelar HP teratas dan terbaik dari Oppo saat ini. Find X9 Ultra memang final boss dari pabrikannya, perangkat yang terkuat dan nyaris tanpa kompromi.

Segala yang diharapkan dari ponsel flagship bisa diperoleh di sini, mulai dari desain premium membalut bodi tangguh, kinerja sangat tinggi, daya tahan baterai yang relatif lama, hingga berbagai fitur menarik seperti tombol Snap Key dan Quick Button serta rangkaian aplikasi AI.

Namun, hal-hal di atas sebenarnya bisa diperoleh juga di para kontemporernya sesama HP teratas. Satu aspek yang membuat Oppo Find X9 Ultra menjadi perangkat standout adalah kameranya yang paling lengkap.

Dengan jangkauan focal length native ekuivalen 14-230 mm, ponsel ini siap digunakan untuk menjepret barbagai macam jenis obyek mulai dari pemandangan, arsitektur, portrait, hingga benda di kejauhan ataupun jarak sangat dekat dengan kemampuan macro. Kualitas gambarnya pun termasuk yang terbaik sekarang.



Belum lagi kemampuan videonya yang sangat lengkap dan fleksibel, dengan fasilitas pengolahan LOG dan impor LUT langsung dari galeri. Pendek kata, dengan Oppo Find X9 Ultra di saku, Anda akan selalu siap untuk memotret dan merekam apapun tanpa perlu repot menenteng dan memasang aksesori tambahan seperti lensa teleconverter.

Oppo sebenarnya juga menyediakan teleconverter Hasselblad untuk Find X9 Ultra, tapi aksesori ini agaknya tak terlalu diperlukan. Beda halnya dengan Find X9 Pro dulu yang memang perlu lensa tambahan untuk mencapai jangkauan optical zoom sebanding.

Keputusan Oppo mempertahankan focal length kamera utama di angka 23 mm -bukan 35 mm seperti di salah satu rivalnya besarnya, Vivo X300 Ultra– membuat Find X9 Ultra menjadi approachable, lebih mudah untuk kebanyakan pengguna ponsel yang sudah biasa memakai kamera utama dengan jangkauan itu. Jadi, kamera Find X9 Ultra bukan hanya menarik untuk user serius atau penggemar genre tertentu seperti street photography, melainkan memiliki appeal luas.

Kekurangannya mungkin ada di segi harga. Dengan banderol Rp 28 juta untuk versi 12 GB/ 512 GB dan Rp 32 juta untuk varian 16 GB/ 1 TB, Find X9 Ultra memang bukan untuk semua orang. Apabila bersedia menebus harganya yang sudah menyamai motor skutik besar itu, yakinlah bahwa Anda memiliki HP dengan kamera terlengkap saat ini yang bisa diandalkan dalam segala situasi.

Rating editor: 8.5/10

Kelebihan:
+ Bodi tangguh dengan desain unik ala kamera Hasselblad
+ Kinerja sangat tinggi dan aspek-aspek lain selayaknya flagship
+ Rangkaian kamera lengkap dengan kemampuan foto dan video mumpuni
+ Fitur-fitur AI baru yang menarik dan berguna

Kekurangan:
– Harga mahal
– Daya tahan baterai tak selama versi Pro
– Masa dukungan update OS tertinggal dari kompetitor

OPPO Find X9 Ultra Harga
Rp. 27.399.000
Pergi Ke Toko
Rp. 27.999.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua