Oppo Reno10 Pro 5G, merupakan varian tengah dalam seri Reno10. Handset ini hadir dengan kemampuan kamera yang serupa dan desain yang sama menariknya dengan flagship Reno 10 Pro Plus, tetapi varian tengah ini hadir dengan baterai yang lebih kecil dari saudaranya dan tidak ada speaker stereo.
Meskipun demikian, para penggemar ponsel kamera mungkin akan menganggap Oppo Reno10 Pro 5G sebagai salah satu ponsel kamera terbaik di segmennya. Berikut adalah ulasan saya tentang oppo Reno10 Pro 5G setelah menggunakannya selama lebih dari seminggu:
Table of Contents
Oppo Reno10 Pro 5G mungkin bukan perangkat yang paling lengkap di segmennya, tetapi masih merupakan pilihan yang layak dipertimbangkan, terutama di pasar offline. Ponsel ini menawarkan desain yang sangat baik, layar yang indah, kamera yang mumpuni, dan daya tahan baterai yang luar biasa, menjadikannya pilihan yang menarik bagi sebagian orang.
Smartphone Oppo Reno-series selalu dikenal dengan pilihan desainnya yang menarik, tidak terkecuali Reno10 Pro 5G. Ponsel ini menampilkan desain melengkung 3D yang memancarkan tampilan dan nuansa premium. Di bagian belakang, smartphone ini memiliki modul kamera berbentuk oval besar dengan sentuhan dual-tone, yang kemungkinan besar akan menarik perhatian orang lain di sekitar Anda. Bagian atas modul memiliki bahan logam dengan sentuhan akhir matte, sedangkan bagian bawahnya memiliki bahan kaca hitam. Walaupun menciptakan kontras visual yang memikat, namun modul ini terlihat menonjol keluar dari bingkai, yang mungkin mengganggu bagi sebagian pengguna.
Jika Anda ingin menggunakan perangkat tanpa casing, Anda akan kesulitan menjaga kebersihan ponsel karena bagian belakang kaca mengkilapnya, yang merupakan magnet bagi sidik jari dan noda. Meski begitu, ponsel ini dilengkapi dengan casing TPU transparan berkualitas baik. Perangkat ini tipis dan ringan serta dilengkapi bingkai plastik dengan tepi melengkung yang membuat nyaman dan mudah digenggam dan digunakan. Reno10 Pro memiliki ketebalan hanya 7,89mm dan berat 185 gram.
Elemen desain lainnya termasuk pemindai sidik jari dalam layar, yang saya harap pemindai ini bisa sedikit lebih tinggi di atas layar dan bisa sedikit lebih cepat, dan ada juga port USB Type-C di sisi bawah. Tombol volume dan tombol daya berada di bagian kanan belakang ponsel.Oppo Reno10 Pro 5G dilengkapi dengan konfigurasi tiga kamera belakang, yang menampilkan kamera utama dengan sensor Sony IMX890 OIS 50MP dan kamera ultra-wide 8 MP dengan field of view (FoV) 112 derajat yang sama dengan smartphone unggulan Reno10 Pro Plus. Namun, kamera potrait telefoto telah diturunkan ke sensor 32MP dari 64MP dan hanya memberikan 2x optical zoom, bukan 3x. Secara keseluruhan, kamera-kamera ini memberikan hasil yang memuaskan.
Kamera potrait telefoto 32MP bekerja secara efektif pada subjek manusia dan non-manusia, menghasilkan sejumlah gambar yang menyenangkan dengan efek bokeh yang indah selama matahari bersinar. Deteksi tepi secara keseluruhan tampak bagus, tetapi apabila diperbesar ke level maksimum, beberapa masalah menjadi terlihat. Terdapat efek ghosting yang aneh, di mana subjek seolah terpisah dari latar belakang, yang tentunya tidak terlihat bagus. Kamera ini juga sudah mendukung 2x optical zoom, sehingga Anda dapat melakukan zoom in tanpa kehilangan detailnya; namun demikian, post-processing cenderung membuat warna menjadi terlalu jenuh.
Berbicara tentang kemampuan post-processing Oppo Reno10 Pro 5G, tampaknya sedikit lambat. Perangkat ini membutuhkan waktu beberapa detik untuk memproses gambar, yang menyebabkan perbedaan antara apa yang Anda lihat di viewfinder dan hasil akhir. Masalah lain yang saya temui pada kamera smartphone ini adalah jeda saat berpindah dari kamera utama ke telefoto 2x. Perangkat ini dapat memotret gambar hingga 30x dengan zoom digital, tetapi hasil pada tingkat zoom tinggi bisa jadi tidak jelas.
Reno10 Pro 5G memiliki fitur kamera selfie 32MP yang menangkap gambar dengan tingkat detail wajah dan pencahayaan yang memuaskan, terutama dalam kondisi luar ruangan yang cerah. Kamera ini juga berhasil menghasilkan warna kulit yang sangat akurat. Ketika sampai pada mode portrait kamera depan, hasilnya terlihat mengesankan; namun, seperti kamera belakang, kamera ini menunjukkan beberapa kekurangan dengan deteksi tepi.
Di bagian dapur pacu Oppo Reno10 Pro 5G terdapat SoC Snapdragon 778G dari Qualcomm. Chipset berkemampuan 5G ini juga dapat ditemukan di beberapa smartphone kelas menengah lainnya, termasuk poco X5 Pro, iQoo Z6 Pro, dan samsung Galaxy M52. Performa Reno Pro 5G bukanlah yang paling cepat, tetapi secara efektif menjalankan pekerjaan yang diperlukan.
Handset ini dapat menangani tugas-tugas yang berat, termasuk multi-tasking dan game yang membutuhkan grafis tinggi seperti BGMI (PUBG Mobile versi India). Namun, saya berharap ponsel ini memiliki manajemen termal yang lebih baik. Meskipun memiliki sistem pendingin ultra-konduktif, perangkat ini menjadi sedikit hangat, terutama di sekitar modul kamera belakang, hanya dalam waktu setengah jam bermain game. Untungnya, ponsel ini tidak tersendat-sendat atau mengalami kelambatan yang mencolok.
Di sisi perangkat lunak, Oppo Reno10 Pro 5G menjalankan ColorOS 13.1 berbasis Android 13. Tidak perlu dikatakan, ada beberapa aplikasi yang sudah diinstal sebelumnya, tetapi skin ColorOS cukup intuitif dan menawarkan beberapa fitur yang bagus. Ini termasuk tampilan Smart Always-On, yang memungkinkan Anda untuk memeriksa notifikasi penting tanpa membangunkan layar, IR Remote Control, Multi-screen Connect, dan akun HeyTap untuk pemasangan tanpa hambatan dengan earbuds Oppo. Selain itu, ada opsi untuk mempersonalisasi UI dan beberapa fitur OxygenOS seperti O-Relax, O-Haptics, dan Omoji.
Oppo Reno10 Pro sudah berkemampuan konektivitas 5G. Berikut ini adalah tes kecepatan yang dilakukan menggunakan jaringan Airtel 5G Plus di Faridabad, Haryana:Oppo Reno10 Pro 5G dibanderol dengan harga Rp 5,1 juta. Namun, jika Anda mencari smartphone dengan fitur yang lebih baik dengan harga yang sama, di pasaran terdaapt beberapa opsi menarik untuk dipertimbangkan, meskipun tidak memiliki lensa telefoto. Anda bisa melirik smartphone Samsung Galaxy A54 5G dan Vivo V27 Pro. Kedua model ini memiliki layar AMOLED yang indah dengan kecepatan refresh 120Hz, mirip dengan Reno10 Pro 5G. Selain itu, kedua ponsel menawarkan pengalaman audio yang lebih baik dengan output speaker stereo. Smartphone vivo juga hadir dengan desain yang dapat berubah warna yang menarik dan chipset yang lebih hemat daya.
Namun, perlu dicatat bahwa samsung Galaxy M34 5G dan vivo V27 Pro tidak memiliki kemampuan pengisian daya cepat yang Anda dapatkan dengan smartphone oppo Reno10 Pro 5G. Selain itu, perangkat oppo menawarkan lensa telefoto khusus, yang membedakannya dari beberapa pesaingnya. Hal ini membuat Reno10 Pro 5G menjadi pilihan yang menarik untuk dipertimbangkan di pasar ponsel kelas menengah.