Perangkat seri Reno dari Oppo selama ini dikenal sebagai jajaran smartphone kelas menengah yang mengedepankan aspek desain menarik sekaligus kamera mumpuni. Reno 15 Series yang diluncurkan di Indonesia pada Januari 2026 melanjutkan tradisi itu.
Model teratas dari lini tersebut adalah Reno 15 Pro Max yang diposisikan lebih tinggi dibandingkan dengan model “Pro” di generasi terdahulu. Selain desain baru yang tampil lebih menarik dibandingkan sebelumnya, Reno 15 Pro Max kini juga dibekali kemampuan fotografi yang lebih mumpuni.
Table of Contents
Kesimpulan awal
Melalui Reno 15 Pro Max, Oppo menghadirkan ponsel premium dengan rangkaian kamera belakang mumpuni dan kamera depan bersudut pandang lebar. Hasil fotonya cemerlang, ditunjang dengan perekaman video beresolusi tinggi. Kinerjanya juga bisa diandalkan, dengan sedikit catatan soal konsistensi.
Desain Oppo Reno 15 Pro Max: Lebih sederhana, tapi mewah
Oppo untuk pertama kalinya memboyong model “Pro Max” dari lini ponsel Reno ke Indonesia. Meskipun perdana, hal tersebut sebenarnya tidak mengherankan karena Oppo sendiri baru memperkenalkan varian Pro Max tahun ini.
Jajaran Reno 15 Series sendiri berubah dibandingkan sebelumnya, dengan total anggota sebanyak 4 model, yakni Reno 15F, Reno 15, Reno 15 Pro, dan Reno 15 Pro Max. Reno 15 Pro Max dengan panel AMOLED 6,78 inci (2.772 x 1.272 piksel, 120 Hz, 1.800 nits) mungkin lebih tepat dipandang sebagai penerus Reno 14 Pro (6,83 inci) dari segi ukuran layarnya.
Reno 15 Pro yang diposisikan di bawah model Pro Max memiliki ukuran layar jauh lebih kecil dengan diagonal hanya 6,32 inci, sehingga akan terlihat agak aneh apabila dirilis di Indonesia sebagai pendamping Oppo Reno 15 yang layarnya berukuran lebih besar di angka 6,59 inci.
Aksesori pelengkap dalam kotak kemasan Oppo Reno 15 Pro Max.
Terlepas dari urusan layar dan penamaan, Reno 15 Pro Max sendiri tetap mempertahankan aspek ketahanan tinggi terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP68/IP69. Perubahan lain yang menarik adalah digunakannya Gorilla Glass Victus 2 untuk melindungi bagian depan.
Oppo sedikit mengubah desain Reno 15 Pro Max dibandingkan dengan generasi sebelumnya, terutama pada modul kamera yang kini memisahkan LED flash dari kamera ketiga (ultrawide). Dua kamera lainnya disusun secara sejajar di tepi kiri modul yang berbentuk persegi dengan sudut-sudut membulat.
Close up modul kamera Reno 15 Pro Max.
Dua model lainnya dari lini Reno 15 Series mengadopsi desain yang serupa. Bedanya, model Pro Max tampil lebih sederhana karena tidak memiliki pola Aurora Design di bagian punggung, tetapi tetap menarik dengan dua warna Dusk Brown dan Aura Gold.
Kesan yang ditimbulkan adalah understated, tapi mewah. Pendekatan tersebut berbeda dibandingan Reno 14 Pro keluaran tahun lalu yang ikut menerapkan pola desain -ketika itu bernama Iridescent Mermaid- seperti di model non-Pro dan F.
Kamera Oppo Reno 15 Pro Max: Kualitas tinggi, selfie lebar
Bukan Reno series dari Oppo namanya kalau tidak mengetengahkan kamera mumpuni dan inovasi fotografi. Reno 15 pun tak mengecewakan dalam hal ini karena mengusung sejumlah pembaruan yang signifikan.
Kamera utamanya kini memiliki sensor besar berukuran 1/1,56 inci, dengan resolusi setinggi 200 MP (24 mm, f/1.8, OIS). Kamera ultrawide 50 MP (f/2.0, FoV 116 derajat, AF), dan kamera telephoto 50 MP (f/2.8, zoom optis 3,5x, OIS).
Rangkaian kamera tersebut sebenarnya sudah lengkap dan sanggup memenuhi beragam kebutuhan dan jenis objek yang ingin diabadikan, mulai dari pemandangan hingga artis di panggung konser musik.
Namun, Oppo masih memberikan tambahan menarik berupa kamera depan 50 MP dengan lensa bersudut pandang lebar (f/2.0, FoV 100 derajat), yang turut dilengkapi dengan kemampuan autofocus (AF).
Tangkapan gambar dari ketiga kamera belakang bisa dibilang sama bagusnya dan sulit dibedakan. Meskipun tanpa resep warna racikan Hasselblad seperti di kamera seri Find X dari Oppo, baik kamera utama, ultrawide, maupun telephoto di Reno 15 Pro Max mampu menghasilkan foto-foto berkualitas tinggi yang sedap dipandang.
Ketika berhadapan dengan situasi low-light pun, seperti di dalam ruangan atau malam hari, Reno 15 Pro Max tak mengalami masalah berarti. Penguncian fokus agak melambat untuk kamera telephoto dan ultrawide, tapi hasil gambar keduanya tetap bagus asal situasi tidak terlalu gelap. Kamera utama tentunya membuahkan jepretan terbaik dengan warna-warna yang tetap cerah.
Satu hal yang menarik adalah sudut pandang yang sangat lebar dari kamera depan. Perspektifnya mirip-mirip dengan kamera ultrawide di kebanyakan ponsel. Ditambah dengan kemampuan autofokus, front camera dari Reno 15 Pro Max sangat berguna ketika menjepret foto selfie yang memperlihatkan pemandangan luas di latar belakang, atau foto grup bersama teman.
Ingin foto di bawah air? Reno 15 Pro Max juga bisa memfasilitasinya dengan tambahan sebuah mode underwater khusus yang akan mematikan input touchscreen layar supaya tak terjadi salah sentuh. Tombol volume dan daya digunakan untuk mengambil gambar.
Untuk video, semua kamera Reno 15 Pro Max -termasuk kamera depan- bisa merekam hingga 4K/ 60 fps. Pengguna juga bisa menyalakan fitur electronic stabilization Ultra Steady dengan mempertahankan perekaman resolusi tinggi itu, kecuali untuk kamera depan yang akan beralih ke 1080p/30 fps apabila stabilisasi tambahan diaktifkan.
Secara keseluruhan, rangkaian kamera Reno 15 Pro Max lengkap dan mumpuni, bahkan bisa bersaing dengan sebagian ponsel kelas flagship yang beredar di pasaran. Smartphone ini sanggup memenuhi aneka kebutuhan memotret dalam berbagai situasi. Kekurangannya adalah tidak ada mode pro untuk video, hanya untuk foto saja.
Kinerja Oppo Reno 15 Pro Max: Kencang, tapi rawan turun
Ketika pertama kali diluncurkan pertengahan tahun lalu, Reno 14 Pro menjadi smartphone pertama di Indonesia yang ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8450. Chip yang sama kembali digunakan di Reno 15 Pro Max, begitu pun dengan RAM LPDDR5X dan storage UFS 3.1 dalam konfigurasi tunggal 12 GB/512 GB.
Ponsel ini pun bisa dibilang masih mirip pendahulunya dalam aspek kinerja. Kesamaan tersebut bukan hal buruk karena Reno 15 Pro Max memiliki performa yang relatif tinggi untuk kelasnya, dengan skor AnTuTu menembus kisaran 2 juta poin. Performanya di benchmark tercermin ketika bermain game.
Tampilan layar yang memperlihatkan spesifikasi dan menu Oppo AI di dalam menu Settings Reno 15 Pro Max.
Judul-judul game kompetitif yang dijajal oleh 91mobiles Indonesia dapat dijalankan dengan lancar. Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) mampu mencapai setting frame rate “Ultra”, begitu pula dengan Delta Force yang bisa meraih 120 fps.
Genshin Impact, yang termasuk game kelas berat, bisa pula “mentok kanan” dengan setelan grafis “highest” dan target frame rate 60 fps.Counter frame rate bawaan Oppo menunjukkan tingkat fps benar-benar berada di 60 fps untuk Genshin Impact, serta 120 fps untuk MLBB dan Delta Force.
Namun, ada satu catatan. Reno 15 Pro Max ternyata rawan kepanasan apabila dipaksa menjalankan game di setting tertinggi dalam waktu lama. Di Genshin Impact, gejala penurunan kinerja akibat throttling karena suhu mulai terasa selewat menit ke-30. Apabila dibiarkan, angka frame rate bisa menurun dari 60 fps ke 45 fps.
Gejala serupa ikut terjadi di MLBB. Frame rate memang konsisten di 120 fps ketika sedang farming santai, tapi bisa anjlok ke kisaran 90 fps saat terjadi war yang ramai dengan efek visual, terutama di late game sewaktu kedua tim bertempur di base.
Pengujian dengan aplikasi Burnout dan 3DMark Wildlife Extreme Stress Test (looping benchmark) menunjukkan bahwa memang terjadi penurunan kinerja yang signifikan seiring dengan peningkatan temperatur.
Untuk menjaga konsistensi kinerja di dalam game, pengguna Oppo Reno 15 Pro Max bisa memakai solusi pendingin tambahan atau setidaknya bermain di tempat yang tidak panas. Melepas casing juga bisa membantu.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa terdapat throttling yang cukup dalam di suhu tinggi.
Di luar game, Oppo Reno 15 Pro Max yang menjalankan sistem operasi ColorOS 16 berbasis Android 16 juga menawarkan sejumlah fitur menarik berbasis kecerdasan buatan. Fitur-fitur yang ada terangkum dalam menu “Oppo AI” di Settings sehingga bisa diketahui dengan mudah.
Selain kemampuan transkripsi, terjemahan, dan penulisan yang juga banyak tersedia di ponsel lain, Reno 15 Pro Max dibekali sejumlah fitur AI yang berguna untuk meningkatkan kualitas foto jepretan pengguna. Fitur-fitur ini bisa diakses lewat tombol “AI Editor” ketika membuka foto di galeri.
Salah satunya yang paling menarik adalah AI Portrait Glow yang bisa memperbaiki pencahayaan di wajah subjek dalam foto potrait. Hasilnya, wajah tampak lebih cerah dengan exposure lebih seimbang dengan cahaya ambient.
Beberapa fitur editing gambar berbasis AI di Oppo Reno 15 Pro Max: AI Recompose (kiri), AI Portrait Glow (tengah), dan AI Perfect Shot.
Selain itu, ada AI Recompose untuk melakukan cropping gambar agar memperoleh komposisi yang lebih ketat dan menarik. Ada juga AI Perfect Shot yang bisa mengubah ekspresi wajah subjek manusia dalam foto dengan wajah orang yang sama dari foto lain. Gunanya adalah memperoleh ekspresi wajah yang lebih cocok, misalnya apabila subjek dipotret dalam keadaan mata berkedip.
Baterai Oppo Reno 15 Pro Max: Meningkat tipis
Soal penampungan daya, kapasitas baterai Reno 15 Pro Max meningkat tipis dibandingkan dengan pendahulunya, dari 6.200 mAh menjadi 6.500 mAh.
Pengujian dengan PC Mark membuahkan ketahanan selama sekitar 12 jam yang tergolong rata-rata untuk ponsel mid-range pada 2026. Sudah mencukupi untuk meladeni aneka aktivitas harian penggunanya.
Hasil benchmark AnTuTu v.11 (kiri), Geekbench 6 (tengah), dan PC Mark Work 3.0 battery life di Oppo Reno 15 Pro Max.
Oppo mempertahankan kecepatan fast charging SuperVOOC sebesar 80 watt, berikut kemampuan wireless fast charging 50 watt dan reverse wired charging.
Ketika diuji dengan charger (80 watt) dan kabel USB bawaan, Reno 15 Pro Max sanggup mengisi daya sebesar 30 persen dalam waktu 15 menit. Memasuki menit ke-45, kapasitas yang terisi mencapai 83 persen. Pengisian baterai dari nol hingga 100 persen memakan waktu 55 menit.
Kesimpulan
Oppo Reno 14 Pro tahun lalu sudah sangat mumpuni sehingga Reno 15 Pro Max memiliki tugas berat sebagai penerus. Ditambah lagi, harganya naik dengan selisih cukup signifikan, sekitar Rp 2 juta dibandingkan dengan ponsel terdahulu itu.
Untungnya, Oppo menerapkan sejumlah peningkatan yang berguna, seperti kamera depan bersudut pandang lebar -ditambah autofokus- untuk selfie yang lebih wide, serta kamera utama 200 MP dengan ukuran fisik yang juga besar (1/,56 inci).
Sayang, beberapa aspek lainnya relatif tak berubah, seperti chipset, dan baterai yang kenaikannya tidak terlalu signifikan. Aspek performa pun menjadi sedikit batu ganjalan untuk Reno 15 Pro Max di kelas harganya yang mencapai Rp 12.999.000.
Di segmen itu, mau tak mau Reno 15 Pro Max bersaing dengan ponsel-ponsel yang performanya cukup “mengerikan”, macam iQoo 15 dan Poco F8 Ultra. Reno 15 Pro Max pun terlihat kurang menarik untuk pengguna yang mengutamakan kinerja, seperti mobile gamer.
Satu aspek yang bisa membuatnya stand out di antara pesaing adalah rangkaian kamera mumpuni, ditambah kamera depan lebar dengan autofokus. Fitur itu pula yang agaknya bisa menjadi alasan utama konsumen meminang Reno 15 Pro Max.
Smartphone ini siap meladeni kebutuhan pengambilan gambar di berbagai tempat dan situasi, jauh ataupun dekat, gelap maupun terang, di tempat kering hingga di dalam air. Soal apakah banderolnya sepadan dengan yang didapatkan, tentu kembali ke masing-masing orang.
Rating editor: 8/10
Kelebihan: + Bodi tangguh yang tahan air + Rangkaian kamera belakang lengkap dan berkualitas + Kamera depan lebar ditambah autofokus + Perekaman video hingga 4K/ 60 fps dengan stabilisasi
Kekurangan: – Dapur pacu tak berubah dibanding pendahulu – Rawan mengalami throttling kinerja akibat panas – Kapasitas baterai hanya meningkat tipis