Ringkasan Tinjauan
Peringkat Pakar
Pada awal tahun ini, Oppo mengisi segmen ponsel kelas menengah dengan menelurkan Reno 15 series di Indonesia. Tepat enam bulan kemudian, pabrikan ponsel ini kembali mengeluarkan seri penerusnya pada Juli 2026, yakni Oppo Reno 16 series.
Seri Reno sendiri dikenal atas kemampuan fotografinya yang mumpuni serta desain bodi yang menawan, dan hal ini kembali tercermin pada Oppo Reno 16F.
Kendati merupakan varian yang lebih murah dari Reno 16 dan Reno 16 Pro, smartphone ini menyuguhkan kemampuan fotografi yang cukup matang. Apalagi, Reno 16F kini hadir dengan kamera telefoto yang andal dalam pemotretan jarak jauh.
Dalam kesempatan kali ini, tim 91Mobiles Indonesia akan menjelaskan pengalaman kami saat memakai Reno 16F selama beberapa waktu. Simak review selengkapnya berikut ini.
Table of Contents
Kesimpulan awal
Reno 16F hadir dengan desain 3D yang cantik sekaligus tahan terhadap air. Performanya cukup, meskipun bukan yang terbaik untuk gaming. Kemampuan fotografinya kini makin lengkap dengan kehadiran kamera telefoto untuk memotret jarak jauh, berikut kamera depan ekstra lebar dengan tingkat zoom 0,6x dan kemampuan autofokus.
Desain Oppo Reno 16F: Terlihat cantik dengan desain 3D
Oppo Reno 16F memang merupakan varian paling rendah dibandingkan Reno 16 dan Reno 16 Pro. Akan tetapi, desain belakang bodinya tetap berhasil membuat kami terpana.
Perangkat ini menggunakan inovasi desain pertama di industri, yakni 3D Pop Planet Design. Desain tersebut menggunakan teknologi HoloVerse 3D yang menciptakan efek visual yang seolah “mengambang” di atas permukaan kaca, sehingga dapat bergerak ke kiri dan ke kanan saat dilihat dari sudut pandang yang berbeda.
Bodi belakangnya dirancang dengan konsep One-piece Elegant Design, sehingga modul kameranya menyatu secara mulus dengan punggung bodi.
Modul kamera Reno 16F kini sedikit agak berbeda. LED Flash miliknya tidak lagi berbentuk cincin, dan lokasinya dipindahkan ke sisi kanan bawah sementara dua kamera lainnya masih terletak di sisi kiri. Alhasil, kamera belakang Reno 16F tidak lagi memberikan kesan “mirip iPhone” seperti Reno 15F dengan kamera boba-nya.
Ponsel ini mengusung rangka dan layar yang datar sehingga memudahkan pengguna menggenggam ponsel dalam waktu lama tanpa khawatir tergelincir. Meski tidak melengkung (curved), Reno 16F tetap memberikan pengalaman hand-feel yang nyaman sekaligus tidak terasa bulky. Ini wajar, mengingat ketebalannya yang hanya mencapai 8,4 mm.
Tidak hanya tampil cantik, bodi belakang HP ini juga punya ketahanan sangat tinggi dengan sertifikasi IP69K Water and Dust Resistance. Rating ini merupakan tingkat perlindungan tertinggi yang bisa didapatkan sebuah smartphone, membuatnya tahan debu, kotoran, tumpahan air, hingga semprotan air bertekanan tinggi dan bersuhu ekstrem.
Kali ini Oppo Reno 16 series dibekali dengan tombol AI Snap Key di samping kiri bodi. Tombol ini dirancang untuk memudahkan pengguna dalam mengakses sejumlah fungsi utama, misalnya merekam memo suara, mengambil tangkapan layar (screenshot), atau menyimpan ide secara instan.

AI Snap Key juga memiliki kesinambungan dengan fitur AI Mind Space, di mana semua konten yang ditangkap atau disimpan melalui tombol ini akan dikelola di satu tempat.
Menyoal layarnya, Reno 16F hadir dengan bezel cukup tipis di sekeliling bodi, kendati tidak sepenuhnya simetris karena bezel bagian bawah masih terlihat sedikit lebih tebal dibandingkan dengan yang lainnya. Namun, untuk seukuran HP dengan layar flat, rasio bodi-ke-layarnya masih tergolong oke.
Meski merupakan varian terendah, ukuran layar Reno 16F justru yang paling besar yakni 6,57 inci. Ini kontras dengan Reno 16 dan Reno 16 Pro yang memiliki layar 6,32 inci.
Panel yang digunakan tentu sudah AMOLED dengan resolusi Full HD Plus (1.080 x 2.372 piksel). Layar ini juga sudah mendukung refresh rate 120 Hz dan HDR. Saat memutar video yang kompatibel di YouTube, opsi HDR memang terbuka dan dapat dipilih.
Kamera Oppo Reno 16F: Kini ada telefoto
Karena ini merupakan Oppo Reno series, tentu urusan fotografi tak luput menjadi perhatian utama. Oppo Reno 16F kini dibekali dengan kemampuan memotret dan merekam video yang meningkat ketimbang pendahulunya.
Kamera utamanya memiliki resolusi 50 MP dengan aperture f/1,8 dan focal length 26 mm, turut disertai autofokus dan OIS (Optical Image Stabilization).
Sebagai pendampingnya, terdapat kamera baru berupa 50 MP telefoto yang punya aperture f/2,8, autofokus, OIS, dan dukungan pembesaran optis hingga tingkatan 3,5x. Kamera telefoto ini absen pada generasi sebelumnya, menjadikan Reno 16F salah satu opsi terjangkau yang bisa dijadikan “HP konser“.
Tidak ketinggalan, tersedia juga kamera ultrawide 8 MP yang turut mendukung fitur autofokus serta mampu memotret pada bidang pandang (FoV/ Field of View) seluas 116 derajat.
Konfigurasi triple camera ini sudah lebih cukup untuk membuat kami terpukau akan hasil fotonya. Baik pada kondisi pencahayaan sulit maupun malam hari, perangkat ini tetap bisa diandalkan sebagai sarana kreasi konten.
Masing-masing kamera belakangnya (main camera, telefoto, dan ultrawide) juga mampu menghasilkan foto dengan kualitas yang cukup konsisten.
Bahkan untuk objek dengan tekstur rumit seperti rerumputan, ketiganya sama-sama sanggup menangkap detail yang baik dan enak dipandang.
Kamera telefoto di perangkat ini mampu menangkap foto jarak jauh dengan pembesaran optis 3,5x. Artinya, hasil foto dengan jarak pembesaran sebesar itu memiliki detail yang nyaris sama bagusnya dengan mode Auto (lossless). Untuk zoom yang lebih dari 3,5x, penurunan kualitas akan mulai terasa.
Kendati demikian, kami berhasil menangkap gambar dengan zoom 7x (170 mm) dan hasilnya masih cukup memadai. Detail dedaunan dan tanaman masih terlihat jelas, namun wajah-wajah subjek agak mulai terlihat samar. Kehadiran kamera telefoto di Oppo Reno 16F jelas menjadi game changer bagi mereka yang ingin berkunjung ke kebun binatang atau mengunjungi konser.
Yang cukup unik adalah kamera depannya yang sanggup melakukan zoom out hingga 0,6x selayaknya kamera belakang. Ya, kamera depan Reno 16F memang memiliki resolusi 50 MP dengan fungsi ultrawide yang sanggup memotret pada FoV 100 derajat.
Saat kami mencoba memotret dengan zoom 0,6x, kami langsung bisa menebak alasan mengapa Oppo menyematkan fitur ini. Sebab, yang semula t-shirt kami hanya terlihat setengah, zoom 0,6x membuat outfit kami terlihat nyaris sepenuhnya. Fitur ini sangat berguna bagi audiens yang senang memamerkan “OOTD” (outfit of the day).
Menariknya lagi, kami sama sekali tidak dapat membedakan kualitas gambar dari zoom 1x dan 0,6x. Hasil dari kedua tingkat zoom ini sama-sama menampilkan dynamic range yang luas kendati subjek membelakangi sumber cahaya. Autofokus (AF) yang hadir pada kamera depan juga turut membantu menjaga tampilan subjek agar tetap detail.

Salah satu fitur kamera terbaru yang ditonjolkan Oppo Reno 16 series adalah AI PopOut 2.0, yang membuat pengguna dapat menggabungkan dua foto dengan latar belakang berbeda tampak seperti “menyatu”.
Untuk menggunakannya, Anda cukup mengambil gambar dengan subjek utama yang masuk frame secara utuh dengan latar belakang menarik. Lalu, pilih gambar kedua dan/atau ketiga yang menunjukkan pemandangan.
Anda kemudian cukup tap pada subjek yang ingin “dipotong” lalu pilih opsi “Pop Out”. Setelahnya, gambar subjek akan terlihat lebih besar dan bisa masuk ke frame foto kedua.
Perekaman video di perangkat ini juga tergolong nyaman karena dibekali fitur stabilisasi. Oppo Reno 16F bisa merekam video hingga resolusi 4K/ 30 fps atau 1080p/ 60 fps.
Untuk melakukan panning atau perekaman sambil berjalan, video yang dihasilkan masih sangat stabil, kendati masih menampilkan efek “jitter” walau jarang. Akan tetapi, hasil video masih terasa cukup goyang ketika merekam sambil berlari. Hal ini masih tergolong wajar untuk seukuran HP mid-range.
Secara garis besar, kamera pada Reno 16F hanya menyisakan sedikit ruang untuk bertumbuh. Nyaris tidak ada yang dapat dikeluhkan dari hasil fotonya. Lalu, di saat banyak vendor memangkas spesifikasi di tengah-tengah krisis kelangkaan RAM, Oppo malah berhasil menambahkan fitur kamera yang cukup dicari banyak orang: kamera telefoto.
Performa Oppo Reno 16F: Bisa main game dengan mulus

Tidak lagi menggunakan chipset Snapdragon 6 Gen 1 seperti sebelumnya, Reno 16F kini disokong oleh MediaTek Dimensity 7300 Energy yang lebih kencang. Chip dengan fabrikasi 4 nm TSMC ini terdiri atas 4x Cortex-A78 (2,5 GHz), 4x Cortex-A55 (2,0 GHz), dan GPU Mali-G615 MC2.
Perangkat yang kami terima kebetulan memiliki RAM LPDDR4X dengan kapasitas 8 GB serta penyimpanan internal 256 GB dengan teknologi UFS 3.1. Ada pula fitur ekspansi RAM (+8 GB) yang langsung aktif sejak awal.
Kinerjanya cenderung gesit meskipun bukan yang terbaik di harganya. Dengan Dimensity 7300 Energy, Oppo Reno 16F berhasil menorehkan skor AnTuTu v11 di angka 900 ribuan poin, nyaman digunakan untuk memainkan berbagai judul game populer kekinian.

Saat memainkan Mobile Legends Bang Bang dengan semua setting grafis mentok kanan, perangkat ini mampu meraih frame rate stabil dan konsisten di angka 90 FPS. Satu-satunya lagging yang terlihat adalah pada animasi karakter saat memilih hero menjelang awal permainan.
Permainan berikutnya yang diujikan adalah PUBG Mobile. Reno 16F dapat menjalankan permainan di pengaturan grafis HDR dan frame rate Ultra. Pengguna juga dapat mengaktifkan gyroscope untuk membidik lawan via motion aiming dengan responsivitas yang sangat baik.

Selama 17 menit bermain, perangkat ini tidak pernah menyentuh frame rate di bawah 30 FPS, yang menurut kami masih cukup mulus untuk dianggap “lancar”. Setidaknya, kami disuguhkan dengan grafis menawan tanpa khawatir akan isu stutter yang dapat mengganggu permainan. Menjelang akhir match, bodi belakang cukup terasa hangat, tapi masih bisa ditoleransi.
Tidak ketinggalan, kami tentunya telah menguji Genshin Impact di perangkat ini. Permainan open-world yang sangat menuntut performa tinggi tersebut rupanya masih bisa berjalan mulus di setting grafis tertinggi yaitu “Highest – 60 FPS”.

Sebagai ponsel yang tidak berorientasi pada performa, tentu frame rate sesungguhnya tidak menyentuh angka 60 FPS. Akan tetapi, kami masih merasakan pengalaman yang enjoyable dengan frame rate 30-34 FPS. Satu-satunya kendala yang kami rasakan adalah rendering visual yang kadang mengalami keterlambatan. Namun, setidaknya HP ini tidak ngelag parah saat sedang bertempur dengan beberapa lawan sekaligus.
Selain memberikan pengalaman gaming yang cukup lancar, Oppo Reno 16F juga dibekali sistem operasi intuitif yang kaya fitur. Perangkat ini berjalan pada antarmuka ColorOS 16 berbasis Android 16 secara out-of-the-box, turut dikemas dengan fitur kecerdasan buatan (AI) yang berguna.

Terdapat tombol Snap Key di sisi kiri bodi yang bisa digunakan untuk mengakses berbagai fungsi, misalnya untuk berpindah ke mode getar atau mode silent, mengaktifkan Do Not Disturb, membuka aplikasi kamera, menyalakan senter, merekam suara, menggunakan fitur translation, mengambil screenshot, dan terakhir adalah untuk mengakses fitur AI Mind Space.
Nah, untuk fitur AI Mind Space, tombol Snap Key ini langsung menjadi tombol serbaguna yang dapat menyulap HP Anda menjadi asisten pribadi virtual. Anda bisa menekan sekali untuk menangkap gambar atau menekan dan tahan untuk mulai merekam memo suara. Hasil tangkapan layar dan rekaman suara yang diambil pakai cara ini akan langsung tersimpan sebagai “Memory” di satu tempat bernama Mind Space.
Menariknya lagi, setelah berhasil menyimpan tangkapan layar dan rekaman suara, Mind Space bakal otomatis menganalisis dan membuatkan ringkasan dari konten tersebut. Anda pun dapat memilih untuk bertanya tentang memori tertentu pada kolom chat virtual bernama AI Mind Pilot, dan fitur ini akan menjawab pertanyaan Anda menggunakan knowledge yang “diambil” dari memori tersebut.
Tidak berhenti di situ, AI Mind Pilot memungkinkan Anda menggunakan tiga penyedia asisten virtual sekaligus, yakni Gemini, Perplexity, dan Gemini. Anda akan langsung disodorkan jawaban dari tiga layanan tersebut secara bersamaan.
Baterai Oppo Reno 16F: Tahan lama
Agar dapat bermain game pada durasi panjang tanpa terganggu oleh notifikasi baterai rendah, Oppo Reno 16F dibekali dengan kapasitas jumbo 7.000 mAh.
Teknologi baterai yang digunakan adalah silikon-karbon dengan tingkat kepadatan energi tinggi, sehingga dapat mencapai kapasitas besar tanpa membuat bodi “kembung”. Alhasil, HP berbaterai 7.000 mAh ini hanya punya ketebalan 8,4 mm.
Sepanjang kami menggunakan perangkat ini, Reno 16F sanggup bertahan lebih dari sehari setelah pemakaian sedang ke berat. Saat dipakai menonton YouTube selama 1 jam, baterai HP ini hanya berkurang 7 persen.
Ketika bermain game Brookhaven di Roblox dengan pengaturan grafis tinggi selama 1 jam, baterai Oppo Reno 16F hanya terkuras sebanyak 15 persen.

Karena baterainya yang sangat besar, tentu dibutuhkan daya charging yang cepat agar tidak memakan banyak waktu. Untuk itu, Oppo menyematkan teknologi 80W SuperVOOC Flash Charge yang diklaim dapat mengisi penuh baterai dalam waktu 62 menit.
Pada pengujian yang kami lakukan, pengisian selama 30 menit mampu mengisi baterai dari 4-38 persen. Sementara, total waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai hingga penuh adalah 1 jam 18 menit.
Kesimpulan
Oppo Reno varian “F” yang rilis kali ini mendapatkan pembaruan yang cukup matang di sisi fotografi. Aspek performa juga mendapatkan peningkatan dengan chipset yang berbeda.
Selebihnya, Oppo Reno 16F masih menyajikan pengalaman serupa dengan pendahulunya, namun ini bukan berarti hal buruk. Seperti Reno 15F, ponsel ini kembali menawarkan kamera selfie 50 MP dengan bidang pandang lebar sehingga cocok untuk wefie (selfie group) atau sekadar ingin memperlihatkan outfit dengan lebih luas.
Tak hanya itu, meski masih memakai kamera utama 50 MP yang sama dengan pendahulunya, hasil foto Reno 16F terbilang lebih dari cukup, bahkan pada kondisi malam hari sekalipun.
Yang layak dianggap “bintang utama” pada rangkaian kamera di punggungnya adalah kamera telefoto yang sanggup melakukan pembesaran lossless jarak jauh. Dengan telefoto, Oppo Reno 16F menjadi varian “F” pertama yang layak digunakan untuk memotret panggung konser dari kejauhan.
Akan tetapi, di harganya yang mencapai Rp 8 juta, dia memiliki sejumlah pesaing yang sulit. Salah satunya adalah iQoo 15R yang hadir dengan Snapdragon 8 Gen 5, baterai besar 7.600 mAh, dan layar 144 Hz. Ada juga Poco F8 Pro yang mengusung chipset Snapdragon 8 Elite dengan performa jauh lebih kuat, serta layar beresolusi 2K yang lebih tajam.
Namun, ada beberapa hal yang dimiliki Reno 16F yang tidak dimiliki dua rivalnya tersebut, yakni kamera selfie ultralebar, kamera telefoto, dan fitur AI Snap Key serta AI Mind Space yang intuitif.
Perangkat ini mampu diandalkan bagi mereka yang mencari HP fotografi untuk memotret jarak jauh, sekaligus menggandrungi desain bodi 3D yang unik. Oppo Reon 16F rilis di Indonesia pada 3 Juli 2026 dengan harga mulai dari Rp 8,7 juta untuk varian memori 8 GB/ 256 GB.
Rating editor: 7,7/10
Kelebihan:
- Desain bodi yang cantik dan tangguh terhadap air.
- Kamera lengkap dengan telefoto.
- Fitur Snap Key, Mind Space, dan Mind Pilot yang praktis.
- Kamera selfie ultrawide dengan autofokus.
Kekurangan:
- Performa sekadar cukup, namun bukan pilihan terbaik untuk gaming.
- Masih menggunakan RAM LPDDR4X, bukan LPDDR5X seperti sejumlah rivalnya.
