Review Poco M7 5G: Ponsel Murah dengan Fitur Dasar yang Solid

Ringkasan Tinjauan

Peringkat Pakar

7.8/10
Desain
 
7.5
/10
Layar
 
8.0
/10
Sistem operasi
 
7.0
/10
Kamera
 
7.3
/10
Kinerja
 
8.0
/10
Baterai
 
8.0
/10

Pros

  • Pengalaman multimedia yang menyenangkan
  • Performa gesit
  • Kamera cukup oke di siang hari
  • Baterai tahan lama

Cons

  • Fotografi malam hari kurang memadai
  • Banyak aplikasi prainstal

Poco M7 5G adalah salah satu smartphone termurah di tahun 2025 yang berada di bawah naungan Poco M series . Meluncur setelah Poco M7 Pro, perangkat ini menawarkan kinerja gesit dengan Snapdragon 4 Gen 2, kamera 50 MP, dan baterai 5.160 mAh. Poco menyasar segmen harga murah, cocok untuk mereka yang ingin upgrade dari ponsel keluaran lama. Namun, apakah Poco M7 5G ini sudah sesuai dengan harganya? Mari kita cari tahu.

Table of Contents

Kesimpulan awal

Poco M7 5G adalah opsi smartphone yang cocok untuk yang sedang mencari ponsel murah di kisaran Rp 2 jutaan. Perangkat ini hadir dengan performa yang kencang untuk menunjang hiburan dan produktivitas, baterai yang tahan lama, kamera mumpuni, serta dukungan pembaruan OS yang panjang. Meski menawarkan fitur lengkap, ponsel ini punya kekurangan di bagian banyaknya aplikasi prainstal dan fotografi minim cahaya yang kurang bagus.

Desain dan layar

Poco M7 5G punya desain yang simpel namun elegan, memiliki bodi belakang dual-tone dengan finishing glossy pada bagian atas dan tekstur matte di bagian bawahnya, tidak mudah dihinggapi noda sidik jari. Terlepas memiliki bodi berbahan plastik, bagian belakangnya terasa seperti kaca sehingga memberikan kesan premium. Sementara, di sisi depan terdapat layar besar berukuran 6,88 inci.

Ponsel ini terasa besar di tangan, membuat kami agak kesulitan saat menggenggamnya. Namun, Poco telah merancang agar bobot bodinya merata, membuatnya seimbang kendati punya bodi yang panjang. Karena bobotnya yang masih terasa berat, pengguna yang terbiasa dengan ponsel ringan mungkin perlu waktu untuk membiasakan diri.

Modul kameranya ditempatkan di dalam lingkaran besar di bodi belakang, sebuah pilihan desain yang mungkin tidak disukai semua orang. Tombol daya dan pengatur volume berada di sisi kanan, sedangkan port audio jek 3,5 mm ada di sisi atas. Di bagian bawah, terdapat speaker tunggal dan port USB-C.

Perangkat ini didukung dengan panel layar IPS LCD 6,88 inci dengan resolusi HD Plus (1.640 x 720 piksel), refresh rate 120 Hz, dan kecerahan 600 nit. Warna yang ditampilkan panel ini terlihat agak pudar di mode standar jika Anda terbiasa dengan ponsel premium berlayar AMOLED. Namun jika disetel ke mode layar Vivid, warnanya menjadi lebih cerah dan memukau. Speaker tunggal miliknya mampu mengeluarkan suara jernih dengan volume yang kencang. Namun, tentu akan lebih baik jika menggunakan stereo speaker.

Tingkat pencahayaan layarnya cukup terang untuk penggunaan di dalam ruangan, namun agak kurang cerah saat di bawah terik matahari. Hal yang lumrah untuk ponsel di kelas harga terjangkau. Di luar itu, pengalaman multimedia yang ditawarkan cukup mengesankan, terlebih dengan layar berukuran besar. Untuk fitur biometriks, Poco M7 5G disematkan dengan sensor sidik jari di bagian samping. Fitur pemindaian wajah juga ada.

Kamera

Poco M7 5G memiliki kamera ganda 50 MP yang dipadankan dengan kamera selfie 8 MP. Di siang hari, kamera ini mapmu menghasilkan foto memukau dengan kontras, ketajaman, dan reproduksi warna yang baik, kendati beberapa foto kurang memperlihatkan warna yang cerah. Dynamic range pada kamera ponsel ini cukup memuaskan, dan kamera 50 MP miliknya sanggup menjaga detail dengan baik.

Kamera selfie di ponsel ini dapat menangkap gambar dengan warna-warna yang akurat, namun sayangnya terasa kurang detail. Perangkat ini juga kurang baik saat mengambil foto di malam hari, dengan hasil foto yang mengandung noise, terlihat lebih soft, dan kehilangan sejumlah detail meski sudah memakai mode malam.

Performa dan software

Poco M7 5G disokong oleh Snapdragon 4 Gen 2, dipadankan dengan RAM LPDDR4X 8 GB dan penyimpanan UFS 2.2 berkapasitas 128 GB. Jika membutuhkan lebih banyak ruang, bisa menggunakan slot MicroSD untuk memperluas penyimpanan.

Untuk tugas sehari-hari seperti menjelajahi media sosial, mengambil foto, dan berkirim pesan di WhatsApp, Poco M7 5G terasa sungguh lancar. Memang ada sedikit lag yang terasa saat membuka aplikasi dan galeri, namun tidak terlalu parah dan masih bisa dimaklumi. Anda mungkin bakal menyadari beberapa stutter saat melakukan multi-tasking atau saat ada beberapa aplikasi yang aktif di latar belakang, namun ini wajar mengingat harganya yang murah.

Smartphone ini juga dapat menangani gaming secara kasual, namun sebaiknya jangan mengharapkan performa super mulus. Pada pengaturan grafis rendah, COD Mobile bisa dimainkan pada 50 FPS. Namun untuk BGMI (PUBG Mobile versi India) yang membutuhkan hardware lebih kuat, hanya meraih 28 FPS di kualitas grafis HD.

Dari dalam pabrikannya, Poco M7 5G langsung menjalankan antarmuka HyperOS berbasis Android 14. Antarmukanya terasa cukup penuh karena banyak aplikasi bawaan prainstal. Untungnya, sebagian besar aplikasi ini dapat dihapus dengan mudah. Walau begitu, sebenarnya cukup disayangkan Poco M7 5G masih menggunakan Android 14, padahal Android 15 sudah tersedia. Hal ini secara tidak langsung mempersingkat waktu dukungan pembaruan OS utama hingga 1 tahun, meski kondisi ini memang lumrah di segmen ponsel kelas menengah ke bawah.

Secara keseluruhan, antarmuka HyperOS tetap terasa mulus dan mudah digunakan. Sejumlah fitur yang menarik antara lain Game Turbo, dapat mengoptimalkan kinerja saat bermain game, serta Reading Mode yang dapat memungkinkan pengguna mengubah tampilan layar menjadi hitam putih, warna minimalis, atau filter bergaya kertas buku. Ini adalah fitur yang akan disukai para pembaca.

Baterai dan pengisian daya

Poco M7 5G dilengkapi baterai 5.160 mAh sekaligus pengisian daya 18 watt via kabel. Poco turut menyertakan charger 33 watt dalam boks penjualan. Pada penggunaan sedang, smartphone ini dapat bertahan hingga seharian penuh, menyajikan sekitar 6 jam durasi SoT (screen-on time) untuk pemakaian browsing, gaming ringan, dan multimedia.

Akan tetapi, penggunaan data jaringan 5G secara konstan bakal mengurangi baterai lebih cepat. Pengisian dayanya dapat mengisi baterai dari 20 ke 100 persen dalam waktu 1,5 jam, cukup cepat untuk di kelas harganya. Perlu dicatat bahwa ponsel ini terasa cukup hangat saat dicas.

Kesimpulan

Poco M7 5G rilis secara global di India dengan harga 9.999 rupee (Rp 1,8 jutaan) untuk varian RAM 6 GB/ 128 GB dan 10.999 rupee (Rp 2,05 jutaan) untuk konfigurasi RAM 8 GB/ 128 GB. Perangkat ini berhasil menyajikan elemen-elemen penting seperti layar mulus 120 Hz, daya tahan baterai yang baik, hasil foto memadai di kondisi terang, serta dukungan perangkat lunak yang solid. Salah satu pesaingnya di harga yang sama adalah Tecno Spark 30C.

Keduanya memiliki kinerja dan daya tahan baterai yang mirip, namun Spark 30C sedikit lebih unggul dalam hal fotografi di kondisi cahaya rendah. Akan tetapi Spark 30C tidak disertakan dengan charger di dalam kemasan.

Untuk pengguna yang mencari smartphone terjangkau dengan layar berkualitas dan daya tahan panjang, Poco M7 5G layak dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan terbaik di kelas harganya.

Rating editor: 7,6 / 10

Alasan membeli:

Alasan tidak membeli:

POCO M7 Harga
Rp. 2.749.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua
Home Reviews