Melalui strategi produk terbaru untuk 2026, Xiaomi memilih menghadirkan lini Redmi Note secara bertahap dengan fokus pada setiap perangkat agar memiliki kualitas yang lebih matang. Sebagai pembuka, Redmi Note 15 5G resmi meluncur dengan banderol mulai Rp 3,3 juta, sementara varian Pro akan hadir menyusul. Dibanding generasi sebelumnya, ponsel ini membawa sejumlah peningkatan signifikan di berbagai sektor.
Namun, dengan persaingan yang semakin ketat di segmen harga Rp 3 jutaan, apakah Redmi Note 15 5G mampu menawarkan nilai yang cukup kuat untuk mengungguli para rivalnya? Berikut ulasan lengkap kami.
Redmi Note 15 5G menawarkan paket yang menarik berkat layar lengkung berkualitas tinggi, kamera utama yang mumpuni di kondisi cahaya ideal, desain ramping dan tangguh, serta dukungan pembaruan software jangka panjang. Meski demikian, bagi pengguna yang mencari performa komputasi terbaik di kelas harganya, masih tersedia beberapa alternatif yang menawarkan kemampuan lebih bertenaga.
Table of Contents
Saat pertama kali menggenggam Redmi Note 15, impresi awal yang langsung terasa adalah betapa nyamannya ponsel ini di tangan. Mengandalkan rangka tengah berbahan polikarbonat dengan sudut melengkung, aspek ergonomis Note 15 mengingatkan kami pada jajaran ponsel berlayar lengkung lain seperti Poco X7 dan Moto G96. Selain itu, modul kamera belakang yang diposisikan di tengah dan agak menonjol secara tidak langsung berfungsi sebagai sandaran jari telunjuk, sehingga membantu kestabilan saat dioperasikan dengan satu tangan.
Sektor visual Redmi Note 15 membawa lompatan besar dibanding pendahulunya, terutama berkat transisi dari layar datar ke panel lengkung 3D curved display. Layar berukuran 6,77 inci ini menggunakan panel AMOLED dengan resolusi FHD+ (2392 × 1080 piksel), refresh rate 120Hz, cakupan warna 12-bit DCI-P3, PWM dimming 3.840Hz, serta tingkat kecerahan puncak mencapai 3.200 nits (800 nits untuk kecerahan tipikal).
Untuk urusan audio, Note 15 dibekali speaker stereo ganda yang didukung teknologi Dolby Atmos. Jika disandingkan dengan ponsel harian kami sebelumnya, keluaran suara Redmi Note 15 5G terdengar jauh lebih lantang dan jernih. Namun, performa layar di bawah terik matahari langsung masih sedikit tertinggal dari rivalnya tersebut. Walau tingkat kecerahan Note 15 sudah cukup memadai untuk penggunaan luar ruangan, layar pesaingnya di harga yang sama dengan kecerahan 1.300 nits terasa sedikit lebih unggul dalam hal keterbacaan.
Meskipun performa Redmi Note 15 mengalami peningkatan dibanding generasi sebelumnya, chipset Qualcomm Snapdragon 6 Gen 3 (4nm) yang diusungnya belum mampu menandingi performa murni dari para kompetitor terkuat di kelas harganya. Dapur pacu tersebut dipadukan dengan penyimpanan berteknologi UFS 2.2 serta RAM LPDDR4X, dengan opsi konfigurasi memori 8+128GB dan 8+256GB.
Satu hal yang agak mengganggu bagi kami adalah inkonsistensi refresh rate pada beberapa aplikasi. Meski kami sudah mengunci pengaturan layar di angka “120Hz”, sejumlah aplikasi populer seperti Spotify, JioHotstar, Slack, Gmail, hingga aplikasi wallpaper justru berjalan mentok di 60Hz. Selain itu, antarmuka ponsel akan terasa sedikit melambat jika Anda membiarkan banyak aplikasi berjalan di latar belakang selama berhari-hari. Oleh karena itu, kami menyarankan pengguna untuk rajin membersihkan recent apps atau melakukan restart berkala agar performa tetap mulus.
Karakter serupa juga kami temukan saat menguji game Call of Duty: Mobile (CODM). Walau sanggup menjalankan game hingga 90 FPS pada setelan grafis terendah, frame rate sesekali merosot ketika pertempuran sedang intens atau saat banyak musuh muncul di layar. Di sektor ini, beberapa kompetitor di kelas harga yang sama menawarkan performa gaming yang lebih stabil.
Demi mendongkrak kemampuan fotografi dan videografi, Redmi menyematkan sensor kamera utama baru pada Note 15. Ponsel ini mengandalkan sensor Samsung HM9 beresolusi 50 MP (1/1,67 inci) yang sudah dilengkapi fitur OIS, aperture f/1,7, serta kemampuan 3x in-sensor zoom. Kamera utama tersebut ditemani oleh lensa ultrawide 8 MP di bagian belakang, serta kamera depan 20 MP untuk kebutuhan selfie.
Redmi Note 15 kini ditenagai baterai berkapasitas 5.520 mAh, alias meningkat 410 mAh dari pendahulunya. Walau kapasitas tersebut tergolong besar, beberapa kompetitor di kelasnya bahkan sudah mengadopsi baterai hingga 7.000 mAh. Redmi mengklaim baterai ini sanggup bertahan hingga 38 jam dalam sekali pengisian daya, serta mampu menjaga kesehatan baterai tetap di angka 85 persen setelah melewati 1.600 siklus pengisian.
Setelah kami gunakan sebagai ponsel harian selama kurang lebih dua pekan, daya tahan baterai perangkat ini terasa cukup memuaskan untuk skenario penggunaan kasual hingga moderat. Pada mayoritas siklus pemakaian, ponsel ini sanggup bertahan hingga lebih dari 26 jam, yang berarti lebih dari cukup untuk menemani aktivitas seharian penuh.
Untuk melihat rincian performa baterai Redmi Note 15, Anda dapat merujuk pada gambar di bawah yang menampilkan total waktu penggunaan, konsumsi daya aplikasi, serta screen-on time. Selama pengujian, kami mengaktifkan koneksi WiFi dan 5G secara bergantian, lengkap dengan fitur lokasi dan Bluetooth yang terus menyala. Sementara untuk pengisian daya, charger bawaan 45 W dalam paket penjualan mampu mengisi daya dari 20 hingga 100 persen dalam waktu sekitar 57 menit.
Redmi Note 15 menjalankan antarmuka HyperOS 2 berbasis Android 15. Walau belum mengadopsi versi Android paling mutakhir saat peluncurannya, sistem operasi ini menyajikan performa yang tergolong stabil dan andal untuk kebutuhan harian. Navigasi menu terasa mulus berkat animasi transisi yang rapi. Hanya saja, opsi kustomisasi bawaannya terasa agak terbatas jika Anda tidak menggunakan tema dari toko aplikasi resmi Xiaomi. Kami juga menyayangkan absennya fitur kustomisasi warna aksen sistem serta ikon homescreen, meski aspek lockscreen kini menawarkan lebih banyak pilihan desain jam yang menarik.
Satu aspek yang layak diacungi jempol adalah komitmen pembaruan software jangka panjang yang ditawarkan. Redmi Note 15 dijanjikan akan menerima empat kali pembaruan OS Android serta jaminan pembaruan keamanan hingga enam tahun, memastikan perangkat ini tetap relevan hingga era Android 19 mendatang.
| Ponsel Pintar | Dukungan Perangkat Lunak |
| Xiaomi Redmi Note 15 | 4 Tahun Pembaruan OS + 6 Tahun Pembaruan Keamanan |
| Motorola Edge 60 Fusion | 3 Tahun Pembaruan OS + 4 Tahun Pembaruan Keamanan |
Hadir dengan harga mulai dari Rp 3,3 jutaan, Redmi Note 15 5G membawa peningkatan menyeluruh yang signifikan dibandingkan dengan pendahulunya. Langkah ini seolah menandai kembalinya fokus Xiaomi dalam menyajikan aspek-aspek fundamental yang matang, mulai dari sektor desain, kualitas layar, kemampuan kamera, hingga daya tahan baterai.
Layar lengkung AMOLED yang diusungnya menjadi salah satu daya tarik utama, sekaligus menjadi salah satu panel visual terbaik yang kami uji di kelas harga ini belakangan ini. Di sisi lain, kamera utama 50 MP miliknya mampu menyajikan foto yang tajam dengan warna yang matang, jaminan pembaruan software yang sangat panjang, serta bobot ringan 178 gram yang membuatnya sangat nyaman dioperasikan dengan satu tangan.
Namun, fokus peningkatan pada sektor-sektor tersebut tampaknya harus dibayar dengan performa komputasi yang cenderung biasa saja. Chipset Snapdragon 6 Gen 3 memang sudah lebih dari cukup untuk menangani aktivitas harian, namun para gamer kelas berat mungkin akan merasa kurang puas karena performanya belum seefisien beberapa kompetitor di kelasnya. Sektor manajemen daya baterai pun dirasa masih memerlukan sedikit optimalisasi agar bisa bertahan lebih lama.
Bagi Anda yang mengutamakan performa gaming murni, opsi lain seperti Infinix GT 30 Pro mungkin lebih menarik untuk dilirik dengan anggaran sekitar Rp 3 jutaan. Sebaliknya, Redmi Note 15 merupakan pilihan yang sangat ideal bagi pengguna yang mendambakan ponsel berdesain ramping dan ringan, layar lengkung yang memanjakan mata, serta kamera utama yang andal untuk mengabadikan momen sehari-hari.
Skor Editor: 8/10
Kelebihan
Kekurangan