Riset: Pasaran HP Lipat Menurun, Samsung Terdesak Merek-merek Lain

Sorotan
  • Lembaga riset Counterpoint mencatat pengiriman ponsel lipat global mengalami penurunan pada kuartal-III 2024.
  • Penurunan terjadi antara lain karena kinerja penjualan seri Z6 dari Samsung yang kurang menggembirakan.
  • Samsung masih memimpin di segmen ini, namun pangsanya berkurang lantaran menghadapi persaingan dari brand lain.



Setelah mencatat pertumbuhan selama enam kuartal secara berturut-turut, angka pengiriman ponsel global untuk pertama kalinya mengalami penurunan year-on-year sebesar 1 persen pada kuartal-III 2024.

Hal tersebut diungkapkan oleh firma riset pasar Counterpoint dalam laporan Global Foldable Smartphone Market Tracker terbarunya. Counterpoint mencatat bahwa penurunan ini merupakan yang pertama terjadi di kuartal-III sepanjang sejarah segmen ponsel lipat.

Menurut Counterpoint, penurunan shipment HP lipat global antara lain disebabkan oleh kinerja penjualan seri Galaxy Z6 dari Samsung yang kurang menggembirakan dibandingkan generasi sebelumnya.

“Galaxy Z Fold 6 menunjukkan kinerja yang sedang, sementara Galazy Z Flip 6 yang bermodel clamshell kesulitan menyamai penjualan dari pendahulunya,” tutur Counterpoint dalam laporan di situsnya.

Samsung tetap memimpin pasaran HP foldable pada kuartal-III 2024 dengan market share 56 persen. Namun, angka pengapalan unitnya turun sebesar 21 persen YoY karena Samsung mulai terjepit oleh model-model HP foldable dari para pabrikan lain.

Riset: Pasaran HP Lipat Menurun, Samsung Terdesak Merek-merek Lain
Perbandingan pengapalan HP lipat global berdasarkan market share merek, antara kuartal-III 2023 dan kuartal-III 2024, menurut firma riset Counterpoint.

Di Amerika Utara, Samsung berhadapan dengan Moto dengan produk HP flip Razr yang dihargai di bawah kisaran 1.000 dollar AS. Di Eropa Barat, ada Honor dengan foldable tipe buku (fold) Magiv V yang tipis dan atraktif.

Counterpoint mencatat, Honor dan Motorola adalah brand dengan pertumbuhan paling pesat di pasaran ponsel lipat, berkat produk-produk flagship dari kedua pabrikan yang diluncurkan pada bulan Juni dan Juli.

Satu brand lain yang mencatat pertumbuhan besar adalah Xiaomi dengan peningkatan angka pengiriman YoY mencapai 185 persen. Kenaikan tersebut didorong oleh HP lipat model clamshell pertamanya, Mix Flip, berikut debut di pasaran lain di luar China.

Pangsa pasar Xiaomi pun naik menjadi 6 persen pada kuartal-III 2024, tertinggi semenjak merek China tersebut mulai memasuki market foldable pada kuartal-I 2021.

Analis senior Counterpoint, Jene Park, mengatakan bahwa pasar HP lipat global sedang mengalami masa transisi dari segmen niche menuju mainstream. Konsumen terutama tertarik dengan HP lipat tipe buku, tapi harganya yang masih relatif tinggi tetap menjadi penghalang adopsi oleh masyarakat secara lebih meluas.

“Kalau para pabrikan serius mempertimbangkan untuk meningkatkan aspek aksesibilitas harga, berikut dengan pengembangan keandalan teknologi lebih lanjut dan peningkatan persepsi konsumen, fase ini bisa dilalui,” ujar Park.

iconicon
Oik telah bekerja untuk sejumlah media ternama di Indonesia. Karirnya diawali dengan menulis review hardware komputer untuk Majalah Chip dan JagatReview. Dia kemudian menjadi jurnalis di Kompas.com selama lebih dari satu dekade, meliput produk-produk dan tren terkni di dunia teknologi, sebelum bergabung dengan 91Mobiles Indonesia sebagai Associate Editor.