
Pabrikan ponsel asal China, Honor, resmi memperkenalkan purwarupa robot humanoid pertamanya dalam rangkaian pameran Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Minggu (1/3/2026). Hal ini menandai ekspansi strategis perusahaan ke dalam segmen robotika konsumen dan embodied artificial intelligence (AI).
Berdasarkan keterangan tertulis resmi yang diterima 91Mobiles Indonesia, robot humanoid ini dirancang untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam bentuk fisik yang mampu berinteraksi dengan lingkungan manusia.
Honor menetapkan tiga area fungsional untuk perangkat robotika tersebut yakni asistensi belanja, inspeksi tempat kerja, dan pendamping suportif (companionship).
Chief Executive Office Honor, James Li, menyatakan bahwa pengembangan ini merupakan bagian dari strategi “Augmented Human Intelligence” perusahaan. Keunggulan yang ditawarkan bersumber pada pemanfaatan data wawasan pengguna (user insight) yang telah dibangun ekosistem smartphone dan perangkat terkoneksi lainnya.
Demonstrasi di panggung
Tim 91Mobiles Indonesia berkesempatan untuk menyaksikan langsung bagaimana aksi robot humanoid ini di atas panggung MWC 2026. Robot tersebut melakukan gerakan menari, berpose, dan berinteraksi secara fisik dengan James Li untuk menunjukkan fleksibilitas dan kemampuan motoriknya.
Bahkan, menariknya, robot ini sanggup melakukan backflip (salto ke belakang) dengan gerakan yang mulus dan presisi bak seorang stuntman di industri perfilman.
Meski sudah dipamerkan secara fisik, Honor namun belum mengungkapkan spesifikasi teknis mendalam, harga retail, maupun tanggal pasti robot ini akan tersedia secara komersial untuk publik.
Kemunculan perangkat ini sekaligus menjadi ajang penambahan daftar perangkat elektronik China yang merambah ke robotika humanoid, menyusul jejak Xiaomi dengan robot “CyberOne” dan produsen mobil listrik Xpeng.
Namun, James Li menyebutkan bahwa Honor memiliki keunggulan dibandingkan perusahaan robotika tradisional lantaran punya pemahaman perilaku pengguna yang mendalam. Li mengklaim bahwa robot ini nantinya bakal mampu mengenali pengguna dan memberikan bantuan yang dipersonalisasi sejak interaksi pertama kali.
Selain robot humanoid, Honor juga memperkenalkan konsep perangkat baru yang disebut sebagai “Robot Phone”. Perangkat ini merupakan penggabungan antara ponsel pintar dengan teknologi gerak robotik tingkat lanjut.
Berbeda dengan HP biasa, ponsel ini dilengkapi dengan kamera yang terpadang di lengan robotik (motorized robotic arm) yang dapat mencuat dari bodi belakang ponsel, guna melakukan pelacakan objek secara otomatis dan mempertahankan fokus secara real-time saat memotret sambil bergerak.










