
Samsung merupakan salah satu brand yang paling menguasai pasar HP lipat hingga saat ini. Bahkan, perusahaan asal Korea Selatan ini menjadi yang pertama memperkenalkan HP lipat secara komersil pada tahun 2019, yakni saat Samsung Galaxy Fold diluncurkan.
Bukan hanya menawarkan seri Fold yang dapat dibuka menjadi tablet, Samsung juga punya seri Flip yang dapat dilipat secara vertikal agar bentuknya semakin kecil dan mudah dimasukkan ke kantong.
Di antara kedua seri tersebut, Flip adalah opsi dengan harga lebih terjangkau. Cukup wajar, mengingat ukuran layarnya yang lebih kecil serta menawarkan spesifikasi lebih rendah dari Fold.
Kendati lebih murah, seri Galaxy Z Flip series tetap masuk dalam kategori flagship. Di Indonesia, Galaxy Z Flip 6 dibanderol dengan harga mulai dari Rp17.499.000 (varian RAM 12 GB/256 GB).
Setahun sebelumnya, Samsung Galaxy Z Flip5 juga memiliki harga rilis Rp16 juta untuk versi memori RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB. Jadi, calon pembeli memang perlu merogoh kocek cukup dalam untuk dapat membawanya pulang.
Belum ada satu pun HP flip Samsung yang dibanderol dengan harga lebih terjangkau, setidaknya hingga tahun 2025. Sebab, kini beredar kabar bahwa Samsung akan meluncurkan ponsel lipat “flip” di kelas menengah tahun depan.
Table of Contents
Samsung diduga akan meluncurkan Galaxy Z Flip FE tahun depan
Berdasarkan rumor dari blogger Korea bernama “Lanzuk“, Samsung dikabarkan bakal merilis Galaxy Z Flip FE pada tahun 2025.
Varian “FE” besar kemungkinan mengacu pada “Fan Edition”, yakni varian dari model flagship yang dibuat dengan harga lebih murah. Ponsel dengan nama “Fan Edition” biasanya memiliki spesifikasi yang dipangkas namun tetap mempertahankan fitur-fitur yang dirasa penting.

Umumnya, varian “FE” dari model flagship hadir dengan kualitas kamera yang tidak berkurang jauh, serta memiliki layar dan kinerja yang memadai. Pengurangan yang terjadi umumnya adalah pada sisi komponen material bodi.
Dengan istilah “Fan Edition”, Samsung dapat membawakan pengalaman flagship kepada audiens dengan anggaran dana yang lebih rendah.
Oleh karena itu, lumrah mengasumsikan bahwa “Galaxy Z Flip FE” yang dirumorkan ini bakal memiliki harga yang lebih terjangkau dari seri flagship. Berdasarkan bocoran, belum diketahui apakah ini akan menjadi varian “FE” dari Galaxy Z Flip 6 atau dari Flip 7. Namun, tampaknya HP ini akan rilis bersamaan dengan Galaxy Z Fold 7.
Samsung berencana memperkenalkan HP lipat ke lebih banyak konsumen
Sebagaimana dihimpun 91mobiles Indonesia dari Android Police, pihak Samsung menyatakan adanya pertimbangan untuk “menurunkan hambatan masuk” untuk ponsel lipat. “Ini dilakukan agar lebih banyak pelanggan dapat benar-benar merasakan HP lipat,” ujar @jukanlosreve di X/Twitter.
Berdasarkan pernyataan tersebut, ditambah dengan adanya bocoran tadi, semakin memperkuat dugaan bahwa Galaxy Z Flip FE memang akan rilis tahun depan. Namun, belum ada informasi lain terkait harganya, tapi diduga kuat akan lebih murah dari seri Flip6 maupun Flip7.
Siapa saja yang akan menjadi pesaing Galaxy Z Flip FE?
Nyatanya Samsung Galaxy Z Flip FE tidak akan menjadi ponsel pertama yang memiliki harga terjangkau. Di tahun 2023, Tecno telah meluncurkan Phantom V Flip di Indonesia dengan harga rilis Rp8,9 juta. Besar kemungkinan, Galaxy Z Flip FE juga akan memiliki banderol harga yang tidak berbeda jauh.
Infinix Zero Flip juga baru saja meluncur pada Oktober 2024 dengan harga rilis 645 dolar AS atau sekitar Rp9 juta, kendati belum diketahui pasti apakah akan dibawa masuk Indonesia atau tidak.
Pada persaigan global, Galaxy Z Flip FE juga akan berhadapan dengan Motorola Razr (2024) yang dibanderol dengan harga 700 dolar AS (sekitar Rp11 juta). Dari kubu ZTE, tersedia ponsel flip bernama Nubia Flip 5G di harga 559 dolar AS (sekitar Rp9,3 juta).
Galaxy S25 Slim dan HP lipat tiga juga dirumorkan akan rilis tahun depan
Dari sumber yang sama, Samsung juga dikabarkan bakal meluncurkan Galaxy S25 Slim sebagai varian yang memiliki desain tipis. Adapun informasi lain menyebutkan kalau Samsung tengah mempersiapkan HP lipat tiga untuk menyaingi Huawei Mate XT yang lebih dulu meluncur ke pasaran.
Samsung tampaknya sedang disibukkan dengan proyek-proyek ponsel lipat. Ini terjadi di tengah-tengah isu produksi Exynos 2500 yang diduga tidak jadi dipakai pada seri Galaxy S25 maupun S25 FE.
Kita peru menunggu lebih lama hingga Samsung memberikan pengumuman resmi terkait rumor-rumor ini. Jika benar Galaxy Z Flip FE akan rilis, bisa jadi brand-brand lain juga ikut tergerak mengeluarkan HP lipat flip dengan harga terjangkau.










