
Samsung sepertinya akan segera mengumumkan kehadiran ponsel kelas menengahnya, Galaxy A37, di Indonesia. Indikasinya muncul dari penemuan listing bernomor model SM-A376B pada basis data Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Berdasarkan pantauan 91Mobiles Indonesia, Rabu (25/2/2026), perangkat dengan nomor model SM-A376B telah terdaftar dengan nomor sertifikat 118996/DJID/2026 per tanggal 24 Februari 2026, sebagaimana terlihat di tautan ini. Dalam kolom nama pemasaran, nama “Galaxy A37 5G” jelas tertera. Karena sudah lolos uji Postel, ponsel ini artinya telah memenuhi persyaratan teknis terkait frekuensi radio yang berlaku di Indonesia, sehingga diprediksi akan rilis dalam waktu dekat.
Sekitar seminggu lalu, Galaxy A37 dan Galaxy A57 juga telah dinyatakan lolos uji sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Keduanya kompak memiliki nilai TKDN sebanyak 39,60 persen. Tidak menutup kemungkinan sebentar lagi Galaxy A57 akan menyusul masuk ke laman sertifikasi Postel.
Bocoran spesifikasi Galaxy A37
Saat ini baik Galaxy A37 maupun Galaxy A57 memang belum diumumkan untuk wilayah pemasaran mana pun, sehingga spesifikasi resminya belum terungkap. Berikut ini adalah bocoran spesifikasi Galaxy A37 yang dirangkum dari laman Phone Arena.
- Chipset: Perangkat ini konon bakal hadir dalam varian Snapdragon 6 Gen 4 atau Exynos 1430, tergantung wilayah pemasaran. Kemungkinan versi yang rilis di Tanah Air bakal memakai Snapdragon 6 Gen 4. Sebab, Galaxy A36 yang merupakan pendahulunya menggunakan Snapdragon 6 Gen 3 di Indonesia.
- RAM dan penyimpanan: Galaxy A37 disebutkan punya RAM 8 GB dengan opsi storage 128 GB dan 256 GB, tanpa slot MicroSD.
- Layar: Ponsel ini kabarnya memiliki panel Super AMOLED 6,7 inci beresolusi Full HD Plus dengan refresh rate 120 Hz, diprediksi meraih kecerahan maksimal hingga 1.700 nit (mode outdoor, 20 persen APL).
- Kamera: Galaxy A37 disebut memiliki rangkaian triple camera 50 MP, 8 MP ultrawide, dan 5 MP makro atau depth sensor. Di sisi depan, ada kamera 12 MP untuk penggunaan selfie dan video call.
- Baterai dan pengisian daya: Kabarnya ponsel ini dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh dengan pengisian daya 45 watt, tidak ada fitur wireless charging yang disematkan.
- Software: Smartphone ini disinyalir berjalan pada antarmuka One UI 8.5 berbasis Android 16 langsung dari kotak, diperkirakan mendukung jaminan pembaruan generasi OS hingga 6 tahun. Fitur-fitur AI yang kemungkinan hadir adalah AI Select, Object Eraser, Edit Suggestions, Custom Filters di Gallery, dan Read Aloud di Samsung Internet.
- Bodi: Galaxy A37 tampaknya akan mengusung frame berbahan plastik dengan desain flat dan “Key Island” untuk tombol power dan volume. Di depan dan belakangnya konon terdapat lapisan pelindung Gorilla Glass Victus Plus agar tidak mudah baret dan retak.
Saat perilisan awal, Galaxy A37 diperkirakan punya banderol harga mulai dari 349-379 dolar AS (Rp 4,9-5,4 jutaan) untuk RAM 6 GB/ 128 GB, hingga 399-429 dolar AS (Rp 5,7-6,2 jutaan) untuk RAM 8 GB/ 256 GB. Ini masih perkiraan harga awal dan bisa saja berubah saat Samsung mengumumkan harga rilis resmi di Indonesia.
Tahun lalu, Galaxy A36 dan A56 pertama kali diperkenalkan secara global pada awal Maret 2025. Galaxy A36 lalu mulai dipasarkan secara resmi di Indonesia pada 28 Maret 2025 setelah masa pre-order 2-26 Maret 2025.
Kala itu Galaxy A36 dijual dengan harga rilis mulai dari Rp 5,2 juta untuk versi terendah (RAM 8 GB/ 128 GB) hingga RP 6,2 juta untuk model tertinggi (RAM 12 GB/ 256 GB).




