Samsung Galaxy S24 review: Kompak Bertenaga Dilengkapi Fitur AI

Ringkasan Tinjauan

Peringkat Pakar

8.0/10
Desain
 
8.5
/10
Layar
 
8.0
/10
Sistem operasi
 
8.0
/10
Kamera
 
8.3
/10
Kinerja
 
8.0
/10
Baterai
 
8.0
/10

Pros

  • Kompak, mewah dan ringan
  • Layar mengesankan
  • Performa yang cepat didukung Fitur AI yang berguna
  • Pengaturan kamera yang lengkap

Cons

  • Daya tahan baterai harusnya bisa lebih baik
  • Tidak adanya kepala charger dalam paket penjualan

Dalam kategori ponsel Android kelas premium, jajaran seri Samsung Galaxy S selalu berada di urutan daftar teratas sebagai ponsel yang direkomendasikan untuk dimiliki. Tentu dengan sejumlah ubahan dan spesifikasi yang dihadirkan, smartphone seri ini memang sangat mengesankan. Nah, tahun ini dengan hadirnya seri Galaxy S24, Samsung meningkatkan performa HP ini dengan mengintegrasikan AI ke dalamnya. Anda bisa menyimak review Samsung Galaxy S24 Ultra yang sudah kami terbitkan sebelumnya.

Di sini kita akan membahas smartphone paling terjangkau dalam jajaran Galaxy S terbaru, Samsung Galaxy S24, dan kami akan memberitahu Anda mengapa ponsel ini harus menjadi pilihan utama Anda jika Anda mencari ponsel premium yang kuat dan ringkas.

Table of Contents

Keputusan

Samsung Galaxy S24 tampaknya menjadi ponsel yang harus dimiliki oleh siapa saja yang sedang mencari smartphone ringkas dan bertenaga dengan sejumlah fitur pintar. Ponsel premium ini juga sudah menawarkan layar yang berkesan hidup, pengaturan kamera canggih, kinerja yang andal dan beberapa fitur AI yang tersedia secara gratis setidaknya hingga akhir tahun 2025 untuk meningkatkan produktivitas Anda.

Desain dan layar

Bagi siapa pun yang rindu akan smartphone dengan ukuran layar 6,1 inci, maka desain Samsung Galaxy S24 ini akan menjadi angin segar. Pasalnya, smartphone ini masih hadir mempertahankan desain yang ringkas, tipis dan ringan, mirip seri sebelumnya. Yang membedakan ialah Samsung sudah menghadirkan ergonomi yang lebih baik dengan tepi bodi datar, bukan melengkung. Akibatnya, perangkat ini sangat pas di tangan sehingga saya tidak perlu menggunakan casing.

Tidak diragukan lagi, ponsel ini menghadirkan nuansa yang mewah di genggaman tangan. Apalagi rangka smartphone ini sudah menggunakan aluminium, dengan bodi depan dan belakang dibungkus panel Corning Gorilla Glass, yang memberikan kesan konstruksi yang kuat. Kamera belakang juga sudah disejajarkan secara vertikal dalam tiga cincin terpisah, yang menonjol keluar, yang menyebabkan perangkat tidak bisa rata saat ditaruh di tempat di permukaan yang rata. Sementara itu, tombol daya dan volume juga sudah disejajarkan di bagian kanan ponsel sehingga mudah diakses.

Tidak adil rasanya jika kita tidak membahas mengenai in display fingerprint scanner dalam layar Galaxy S24. Pemindai ini kini diposisikan dengan baik, dimana ibu jari Anda biasanya akan bertempat sambil memegang perangkat, dan ubahan ini tidak ditemukan di ponsel lainnya. Menariknya, hanya dengan sentuhan kecil sudah dapat membuka kunci perangkat dengan aman dalam sekejap.

Selanjutnya, Samsung Galaxy S24 memakai layar Dynamic AMOLED 2x yang didukung resolusi FHD+, dukungan HDR10+, dan kecepatan refresh 120Hz adaptif, sama seperti pendahulunya. Namun kini panelnya lebih besar, berukuran 6,2 inci dibanding seri sebelumnya yang hanya 6,1 inci. Selain itu, bezel juga dibuat lebih ramping dan ada kecerahan layar hingga 2600nits. Ini menjadi peningkatan yang cukup banyak dibanding Galaxy S23 (review) yang hanya 1750nits. Terlepas dari visibilitas luar ruangan yang lebih baik, untuk menonton video ternyata layar terbaru ini tidak memberikan perbedaan berarti dibanding sebelumnya.

Kualitas gambar yang ditampilkan terbilang sempurna dengan rasio kontras tinggi, hitam yang pekat dan warna-warna cerah yang jelas, bahkan jika dilihat dari sudut tertentu. Memang, layar ini tidak dilengkapi lapisan anti reflektif seperti pada S24 Ultra, tetapi sudah ada teknologi Samsung New Vision Booster yang akan menjaga akurasi warna bahkan di bawah sinar matahari yang paling terang. Smartphone ini juga sudah dilengkapi speaker stereo yang bisa menghasilkan Audio dengan suara yang tajam dan keras.

Kamera

Pengaturan kamera dalam Galaxy S24 sebetulnya masih sama seperti pendahulunya. Perangkat ini sudah memiliki tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50MP, lensa ultrawide 12MP dan kamera telephoto 10MP 3x. Nah, di depan, ponsel ini dilengkapi dengan kamera 12MP untuk selfie atau panggilan video. Namun, perusahaan ini sudah menambahkan beberapa fitur baru dan algoritma pencitraan yang lebih baik. Meski saya tidak memiliki S23 untuk memeriksa seberapa perbedaan dan peningkatan kamera dalam S24, nyatanya kualitas foto dari S24 sangat baik dan sudah mencapai standar ponsel premium saat ini.

Warna yang dihasilkan kamera memang tampak lebih cerah dan sudah ditingkatkan, tetapi tidak terlalu menyimpang dari warna asli. Foto terlihat tajam dan hidup, dengan banyak detail di seluruh scenario pencahayaan. Meskipun foto ultra-wide yang dihasilkan tidak sedetail kamera utama, hasilnya masih terlihat kaya warna dan menarik. Selain itu, tidak ada perubahan warna saat beralih dari kamera utama ke kamera telephoto 3x, baik itu untuk foto close-up atau portrait, hasilnya terlihat mengesankan dalam kondisi pencahayaan yang pas. Namun, kualitas kamera ini mulai memburuk saat menggunakan fitur digital zoom dan mencapai mode 30x zoom.

Namun demikian, mirip Galaxy S24, ponsel Galaxy S24 biasa ini juga sudah mendukung ultra HDR, yang meningkatkan warna, rasio kontras dan kecerahan dengan baik. Selain itu, smartphone menunjukan masalah lens flare kian minimal di seri ini. Sementara itu bicara mengenai fitur-fitur baru, Galaxy S24 saat ini sudah mendukung mode Expert RAW, perekaman video 8K 30fps, studio untuk pengeditan video dan alat pengeditan video atau foto yang bertenaga AI di aplikasi Galeri.

Performa dan software

Setelah mencoba chipset Snapdragon tahun lalu, kali ini Samsung kembali menggunakan chipset buatan sendiri yakni Exynos dalam mesin S24 dan S24 plus. Kedua perangkat ini ditenagai oleh chipset Exynos 2400, yang diklaim setara Snapdragon 8 Gen 3. Untuk perangkat S24 sudah mendapat tambahan RAM 8GB dan memori penyimpanan hingga 512GB yang tidak dapat diperluas lagi. Performanya patut dipuji untuk perangkat sekelas ini. Smartphone ini dapat dengan cepat menjalankan multitasking seperti browsing, main media sosial atau streaming. Perangkat ini bahkan dapat mengelola game tanpa susah payah. Sayangnya karena layarnya kecil, pengalaman bermain game terasa tidak mengesankan.

Adapun Samsung Galaxy S24 mendapat pengujian AnTuTu, Geekbench dan Benchmark dengan baik, Nilai ponsel ini berada di dekat S24 Ultra. Coba lihat:

Dari sisi software, Samsung Galaxy S24 berjalan menggunakan OneUI 6.1 berbasis Android 14 yang serba baru. Memang sekilas sebagian besar UI masih sama dengan OneUI sebelumnya, dengan sejumlah aplikasi bawaan dari Google, Microsoft dan Samsung. Namun, ada beberapa hal baru termasuk pengaturan cepat dengan desain baru, aplikasi cuaca yang lebih jelas, hingga peningkatan performa yang membuat ponsel ini kian ramah pengguna. Perusahaan juga sudah memperpanjang dukungan software yang awalnya hanya lima tahun kini menjadi tujuh tahun. Hal ini selaras dengan yang dilakukan Google Pixel terbaru. Artinya, Samsung Galaxy S24 masih bisa digunakan dan masih relevan hingga tahun 2031.

Selain itu, smartphone ini sudah terintegrasi dengan beberapa fitur AI, termasuk Live Translate, Circle to search, chat assist, transcript assist dan masih banyak lagu. Anda dapat membaca lebih detail fitur ini pada review S24 Ultra kami. Intinya alat AI ini hadir untuk meningkatkan produktivitas, membuat komunikasi yang lancar, dan menambah kesenangan saat ada momen. Fitur ini sayangnya akan berbayar pada 2026 mendatang.

Baterai dan pengisiannya

Samsung Galaxy S24 memiliki baterai 4000mAh, dengan pengisian cepat memakai kabel 25W dan nirkabel 14W. Walaupun demikian, pengisian daya ini tampak lebih lambat dibanding para pesaingnya di kelas ponsel premium. Namun, ternyata tidak terlalu lambat seperti yang dibayangkan, pasalnya ponsel Samsung terbaru ini sudah menggunakan layar yang lebih ringkas. Dalam pengujian, perangkat ini hanya membutuhkan waktu 1 jam lebih untuk mencapai pengisian dari 0 ke 100 persen. Sayangnya, Samsung tidak menyertakan paket pengisian daya dalam box penjualan ponsel ini. Smartphone ini hanya dibekali kabel pengisi daya Tipe-C.

Setelah terisi penuh, Samsung Galaxy S24 bisa digunakan secara nyaman sepanjang hari dalam penggunaan umum. Untuk penggunaan lebih berat seperti untuk navigasi, merekam video resolusi tinggi, mungkin akan membuat Anda untuk mengisi ponsel Samsung di sore hari. Pada tes baterai PCMark, ponsel ini mendapat nilai 14 jam 43 menit. Seharusnya dengan desain yang kompak, ponsel ini bisa mendapatkan baterai yang lebih tahan lama digunakan.

Keputusan akhir

Varian dasar Samsung Galaxy S24 dengan penyimpanan 256GB dipasarkan dengan harga 13,2 juta rupiah, sedangkan untuk varian 512GB di indonesia dilepas di harga 15,3 juta rupiah . Selain iPhone 15, perangkat ini akan menjadi lawan berat dari OnePlus 12 (review) dan Vivo X100 (review). Namun, saingan sesungguhnya ponsel ini ialah Google Pixel 8 (review). Meskipun terbatas, Pixel 8 juga menawarkan beberapa fitur pengeditan foto dan video AI, dan tidak seperti Samsung, Google belum mengumumkan rencana berbayar dari AI ini.

Namun demikian, Smartphone Samsung muncul sebagai smartphone yang lebih baik secara keseluruhan. Samsung Galaxy S24 menghadirkan pengalaman visual yang lebih tajam, kamera yang teruji dan desain mewah tanpa mengorbankan fungsionalitas. Meskipun daya baterai ponsel ini tidak mengesankan, Samsung Galaxy S24 layak ada di daftar teratas ponsel pesaing di kelas ponsel premium.

Editor’s rating: 8/10

Alasan Untuk Membeli

Alasan Tidak Membeli

Samsung Galaxy S24 5G Harga
Rp. 10.985.000
Pergi Ke Toko
Rp. 10.999.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua
Home Reviews