
Samsung belakangan ini telah meluncurkan Galaxy S25 series di pasar global, termasuk di Indonesia. Seri beranggotakan Galaxy S25, S25 Plus, dan S25 Ultra tersebut menghadirkan kemampuan fotografi yang mumpuni serta sederet fitur Galaxy AI yang menyenangkan.
Di antara tiga ponsel ini, Galaxy S25 Plus merupakan pilihan yang pas bagi mereka yang tidak terlalu memerlukan spesifikasi setinggi Ultra namun masih ingin merasakan layar yang besar. Ponsel ini memiliki harga rilis yang sebanding dengan Vivo X200 Pro. Mana di antara keduanya yang lebih baik? Simak pada perbandingan berikut ini.
Table of Contents
Galaxy S25 Plus di pasar Indonesia tersedia dalam dua varian memori, yakni RAM 12 GB/256 GB dan RAM 12 GB/512 GB. Besaran RAM flagship satu ini memang masih mentok di kapasitas 12 GB, di saat mayoritas flagship lain sudah mencapai 16 GB.
Vivo hanya membawa masuk satu varian X200 Pro ke Tanah Air, yakni RAM 16 GB/512 GB. Dengan kapasitas penyimpanan dan RAM lebih besar, Vivo X200 Pro mengusung harga rilis yang sama seperti Galaxy S25 Plus. Berikut ini tabel perbandingan harganya.
| Varian | Galaxy S25 Plus | Vivo X200 Pro |
| RAM 12 GB/256 GB | Rp 17.999.000 | – |
| RAM 12 GB/512 GB | Rp 19.999.000 | – |
| RAM 16 GB/512 GB | – | Rp 17.999.000 |
Kendati Galaxy S25 Plus menawarkan pengalaman fotografi yang memadai, HP ini tidak begitu menekankan sisi kamera pada desainnya. Samsung memberlakukan bahasa desain yang sudah terbentuk dari tahun 2023 sejak Galaxy S23 Plus dirilis, yakni bodi belakang yang rapi tanpa penampakan modul kamera. Masing-masing sensor menempel pada permukaan bodi secara individu.
Sementara, dengan hanya sekali pandang, kita langsung tahu bahwa Vivo X200 Pro akan memiliki kemampuan kamera mutakhir. Sisi belakangnya menampilkan modul kamera bundar berukuran besar dengan susunan kamera 4 x 4. Di tengah modul kamera ini ada logo Zeiss sebagai penanda kolaborasi terhadap racikan hasil kamera.
Apabila membandingkan dimensi bodi keduanya, Samsung Galaxy S25 Plus akan menang dari segi kerampingan. Mulai dari bobot, tinggi, lebar, dan ketebalan ponsel jauh lebih ringkas dibandingkan Vivo X200 Pro. Ukuran layar Vivo X200 Pro sedikit lebih luas, namun layar Galaxy S25 Plus punya resolusi lebih tinggi.
| Spesifikasi | Galaxy S25 Plus | Vivo X200 Pro |
| Layar | 6,7 inci (1.440 x 3.120 piksel) Dynamic AMOLED 2X, refresh rate 120 Hz, kecerahan maksimal 2.600 nit | 6,78 inci (1.260 x 2.800 piksel), LTPO AMOLED, refresh rate 120 Hz, kecerahan maksimal 4.500 nit |
| Ketahanan bodi | Bingkai aluminium, Gorilla Armor 2, IP68 | Bingkai aluminium alloy, kaca atau serat kaca (bodi belakang), IP68 + IP69 |
| Dimensi bodi | 158,4 x 75,8 x 7,3 mm, 190 gram | 162,4 x 76 x 8,2 mm, 223 gram |
| Varian warna | Navy, Iceblue, Mint, dan Silver Shadow | Titanium Grey dan Black |
Galaxy S25 Plus tidak lagi menggunakan chip dari Exynos seperti tahun lalu, melainkan Snapdragon 8 Elite yang merupakan salah satu SoC flagship paling kencang di tahun 2025. Di sisi lain, Vivo X200 Pro MediaTek Dimensity 9400. Keduanya memiliki kinerja yang lebih kurang sebanding.
Berdasarkan pengujian yang kami lakukan, Vivo X200 Pro berhasil meraih skor benchmark AnTuTu v10 lebih unggul ketimbang Galaxy S25 Plus. Akan tetapi, hasil skor Geekbench Galaxy S25 Plus justru lebih tinggi.
Di luar dari perbandingan skor benchmark, kedua ponsel ini sama-sama lancar dalam menjalankan aktivitas berat seperti mengedit video atau bermain game, meskipun kemungkinan bakal meraih besaran frame rate sedikit berbeda.
| Spesifikasi | Galaxy S25 Plus | Vivo X200 Pro |
| Chipset | Snapdragon 8 Elite | Dimensity 9400 |
| GPU | Adreno 830 | Immortalis G925 |
| AnTuTu | 2.298.707 poin | 2.518.928 poin |
| Geekbench single-core | 3.008 poin | 2.685 poin |
| Geekbench multi-core | 9.730 poin | 7.741 poin |
Kedua smartphone ini kompak dibekali kamera utama beresolusi 50 MP. Namun, kamera pendampingnya benar-benar berbeda. Vivo X200 Pro hadir dengan kamera periskop telefoto dengan resolusi lebih besar, sementara Galaxy S25 Plus hanya menghadirkan kamera telefoto yang cenderung lebih konvensional.
Kamera ultra wide di Vivo X200 Pro juga punya resolusi lebih besar, serta mengusung fitur autofokus ketimbang fixed focus seperti Galaxy S25 Plus. Di bagian depan, lagi-lagi Vivo X200 Pro lebih unggul lantaran punya kamera selfie pada fungsi ultra wide. Resolusinya pun lagi-lagi lebih besar.
Namun kualitas foto tentu tidak hanya bergantung pada resolusinya. Pada pengujian yang kami lakukan, Vivo X200 Pro mampu menawarkan detail yang baik bahkan pada tingkat pembesaran yang jauh. Dengan telefoto periskop, Vivo X200 Pro juga dapat menghasilkan foto bulan dengan detail dan pencahayaan yang memukau.
Kelebihan kamera Galaxy S25 Plus terletak pada kecenderungannya menghasilkan foto dengan warna mendekati nyata. Pemotretan malam harinya terasa agak kurang detail dan cerah, namun warnanya lebih menyerupai aslinya ketimbang versi Vivo X200 “reguler”.
Untuk fitur videografi, kedua smartphone hadir dengan dukungan resolusi 8K. Akan tetapi, Samsung membekali Galaxy S25 Plus dengan dua fitur baru yaitu Audio Eraser yang bisa menghapus audio tidak diinginkan, serta mode LOG yang dapat menangkap lebih banyak detail pada format RAW serta mempermudah proses grading warna saat editing.
Walau tidak punya dua fitur ini, Vivo X200 Pro tetap memiliki sejumlah fitur uniknya tersendiri. HP ini difasilitasi dengan Vivo V3 Plus Imaging Chip yang dapat meningkatkan kualitas gambar. Ponsel ini juga memiliki Stage Mode (Mode Panggung) yang dapat mengoptimalkan hasil kamera saat memotret dan merekam konser.
| Specs | Galaxy S25 Plus | Galaxy S24 Ultra |
| Kamera belakang | 50MP wide-angle, 10 MP telefoto dengan OIS (pembesaran optis 3x, zoom digital hingga 30x), 12 MP ultra-wide | 50 MP wide-angle, 200 MP periskop telefoto dengan OIS (zoom optis 3,7x, zoom digital hingga 100x), 50 MP ultra-wide dengan autofokus |
| Front camera | 12 MP | 32 MP |
Samsung membekali Galaxy S25 Plus dengan baterai berkapasitas 4.900 mAh. Kurang 100 mAh dari mayoritas ponsel Android lain yang punya baterai 5.000 mAh. Sementara itu, Vivo X200 Pro berhasil lebih unggul dengan kapasitas baterai 6.000 mAh.
Pada fitur pengisian daya, Vivo X200 Pro kembali memenangkan perbandingan ini dengan fast charging 90 watt dan wireless charging 30 watt. Kontras dengan pesaingnya yang punya pengisian daya 45 watt (via kabel) dan 15 watt (nirkabel).
| Spesifikasi | Galaxy S25 Plus | Vivo X200 Pro |
| Baterai | 4.900 mAh | 6.000 mAh |
| Pengisian daya | 45 watt (via kabel), 15 watt (nirkabel) | 90 watt (via kabel), 30 watt (nirkabel) |
Mesti diakui bahwa Samsung merupakan salah satu merk ponsel dengan fitur kecerdasan buatan (AI) terbaik. Pada Galaxy S25 series, Samsung turut menyertakan fitur baru seperti Audio Eraser, Gemini Live yang lebih cerdas, AI Select untuk membuatkan GIF dari video, Circle to Search yang ditingkatkan, dan masih banyak lagi.
Galaxy S25 Plus juga memiliki fitur AI generative yang lebih akurat dibandingkan rata-rata flagship lainnya.
Walau tidak selengkap dan sebagus pesaingnya Vivo X200 Pro juga menghadirkan sederet fitur AI untuk menunjang produktivitas, misalnya AI Note Assist, AI Transcript Assist, dan pencarian gambar di galeri berbasiskan AI. HP Vivo ini juga difasilitasi dengan fitur Circle to Search dan Gemini sebagai virtual assistant.
Soal kelengkapan sensor dan fitur tambahan, Galaxy S25 Plus dilengkapi sensor UWB (Ultra Wideband) yang dapat melacak benda hilang (dengan tambahan aksesoris). Lalu, HP Samsung satu ini juga memiliki Samsung DeX yang “menyulap” ponsel menjadi PC saat terhubung ke layar dan keyboard.
| Spesifikasi | Galaxy S25 Plus | Vivo X200 Pro |
| Versi OS | Android 15, One UI 7 | Android 15, Funtouch 15 |
| Masa dukungan update versi Android | 7 tahun | 4 tahun |
| Fitur-fitur AI | Audio Eraser, Gemini Live, Circle to Search yang ditingkatkan, Now Brief, Now Bar, AI Select, dll. | AI Note Assist, AI Transcript Assist, pencarian gambar di galeri berbasiskan AI, Gemini, Circle to Search |
Dilihat dari perbandingan di atas, Vivo X200 Pro tampak lebih unggul dari aspek kamera. Ponsel ini menghadirkan periskop telefoto dengan harga yang sama seperti Galaxy S25 Plus. Sedangkan jika ingin merasakan periskop telefoto dari Samsung, mesti memilih varian Ultra yang mengusung harga lebih tinggi.
Besaran RAM dan penyimpanan internal yang akan Anda rasakan juga lebih besar jika memilih Vivo X200 Pro, kendati dengan harga yang sama seperti Galaxy S25 Plus. Kapasitas baterai dan pengisian daya pada Vivo X200 Pro juga lebih unggul. Sedari dulu, Samsung memang cenderung menawarkan fast charging dengan daya yang tak terlalu besar, diduga untuk mempertahankan kesehatan baterai.
Sementara itu, Galaxy S25 Plus memiliki keunggulan dari sisi software, terutama dalam hal fitur-fitur kecerdasan buatan yang lengkap dan berguna. Samsung juga menjamin pembaruan versi Android dan patch sekuriti yang sangat lama untuk Galaxy S25 Series, yakni mencapai 7 tahun.
Jika Anda memerlukan HP all-rounder dengan memori besar, kamera periskop telefoto, serta pengisian daya ngebut, Vivo X200 Pro adalah pilihan yang lebih baik. Sebaliknya, jika memerlukan HP yang piawai dalam fitur AI, punya masa durasi update OS yang panjang, serta bodi lebih ramping dan ringan, Galaxy S25 Plus lebih layak direkomendasikan.