
Persaingan smartwatch di Tanah Air tampaknya bakal segera diramaikan pendatang baru dari Samsung. Indikasinya, sebuah perangkat yang diyakini sebagai Samsung Galaxy Watch 9 telah mengantongi sertifikat dari Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunkasi dan Digital (Kemkomdigi).
Berdasarkan pemantauan 91Mobiles Indonesia dari laman sertifikasi Postel, Senin (15/6/2026), sertifikat bernomor 122900/DJID/2026 untuk perangkat SM-L340 telah didaftarkan oleh PT Samsung Telecommunication Indonesia, terbit pada tanggal 15 Juni 2026, sebagaimana terlihat di tautan ini.

Adapun kemunculan Galaxy Watch 9 di Postel ini sejalan dengan temuan di berbagai lembaga sertifikasi internasional lainnya. Selain SM-L340, nomor model lain seperti SM-L3550 (diduga Galaxy Watch 9 untuk wilayah pemasaran lain) dan SM-L7150 (Galaxy Watch 2 Ultra) juga telah muncul di platform sertifikasi SMIIT dan 3C di China, serta BIS di India.
Bocoran spesifikasi Galaxy Watch 9 masih tergolong minim di jagat maya. Namun, Samsung sudah memberikan sinyal bahwa lini jam pintar terbarunya ini bakal menjadi health companion yang ditenagai AI. Melalui pembaruan aplikasi Samsung Health, perangkat ini diduga bakal memiliki fitur Energy Score yang merangkum lima pilar utama yakni tidur, aktivitas, nutrisi, ketenangan (mindfullness), dan vitalitas, sebagaimana dihimpun dari Android Police.
Selain itu, prediksi menyebutkan bakal ada fitur Daily Cardio Load untuk memantau ketegangan kardiovaskular serta Fitness Index untuk menganalisis kekuatan dan kelemahan fisik penggunanya.
Soal bodinya, Galaxy Watch 9 diprediksi akan hadir dalam dua varian ukuran yakni 40 mm dengan kapasitas baterai 382 mAh (sebelumnya 325 mAh) dan varian 44 mm dengan baterai 435 mAh. Perangkat ini kemungkinan bakal diotaki chipset Exynos terbaru dengan efisiensi daya lebih baik.
Galaxy Watch 9, bersamaan dengan Watch Ultra 2, tampaknya bakal resmi diperkenalkan secara resmi dalam ajang Galaxy Unpacked yang konon akan digelar di London pada 22 Juli 2026 mendatang.










