
Ketahanan bodi masih menjadi salah satu hal yang membuat sebagian orang ragu untuk beralih ke ponsel layar lipat (foldable). Banyak yang khawatir layar ponsel lipat bakal mengalami kerusakan kendati belum dipakai dalam kurun waktu yang lama. Selain itu, risiko engsel yang aus atau rusak akibat benturan saat pemakaian sehari-hari pun dianggap cukup tinggi.
Bagaimana dengan Galaxy Z Fold 8 Ultra? Perangkat terbaru dari lini ponsel lipat Samsung ini tidak hanya dikenal dengan desainnya yang tipis, tetapi juga dengan keandalan dan ketahanan bodinya.
Sebagai pemain lama sejak tahun 2019, Samsung sudah tidak lagi berada di fase eksperimen dalam merancang bodi ponsel lipat yang kuat dan tahan lama. Galaxy Z Fold 8 Ultra dirancang sebagai kulminasi riset dan pengembangan selama 8 generasi agar menjadi HP lipat yang bisa diandalkan dalam jangka waktu panjang.
Head of MX Business Samsung Electronics Indonesia, Yadi Prayitno, turut menjelaskan bahwa Galaxy Z Fold 8 Ultra dirancang untuk memberikan pengalaman penggunaan yang lebih luas, baik untuk produktivitas maupun hiburan.
“Kami ingin pengguna tidak lagi dibatasi oleh ukuran saku. Pada Galaxy Z Fold 8 Ultra, foldable Ultra pertama kami, layar utama 8 inci berfungsi sebagai kantor, bioskop, sekaligus studio mini, sementara kamera utama 200 MP dan perekaman video 8K siap mengubah setiap momen menjadi karya,” ujar Yadi.
Table of Contents
Satu tantangan terbesar dalam merancang HP lipat ramping adalah menjaga bodinya agar tidak rentan rusak akibat tekanan atau dibuka-tutup terus-menerus. Pada Galaxy Z Fold 8 Ultra, Samsung membenamkan lapisan ganda Flex Titanium tepat di bawah panel layar utama.
Material titanium tersebut berfungsi sebagai peredam guncangan struktural yang melindungi komponen internal layar dari benturan yang tidak disengaja. Selain memperkuat panel display, lapisan Flex Titanium ini juga dapat menahan tegangan ketika layar dilipat berulang kali sehingga permukaannya menjadi lebih rata sekaligus menyamarkan crease.
Untuk memperkuat ketahanan frame alias rangka luar, HP lipat ini juga menyematkan material Armor Aluminium generasi baru serta engsel Armor FlexHinge yang didesain lebih ramping serta mengurangi gesekan. Hasilnya, proses buka-tutup HP terasa lebih mulus.
Layar cover display di bagian luar dilapisi kaca pelindung Corning Gorilla Glass Ceramic 3. Sementara itu, bagian punggungnya dilindungi oleh Gorilla Glass Victus 2. Keseluruhan bodi Galaxy Z Fold 8 Ultra juga sudah tersertifikasi IP48 sehingga tahan terhadap air.
Ketangguhan Galaxy Z Fold 8 Ultra tidak semata-mata mengandalkan material yang kokoh. Perangkat foldable ini telah melewati lebih dari 100 pengujian ketahanan (reliability validation test) di laboratorium internal Samsung.
Pengujian tersebut meliputi beragam kondisi yang dapat ditemui pengguna selama pemakaian sehari-hari, misalnya tes buka-tutup layar secara berulang pada suhu lingkungan yang berbeda-beda, simulasi jatuh dari berbagai sudut, pengujian tekanan pada engsel saat layar berada di posisi Flex Mode (setengah terbuka), serta uji ketahanan terhadap debu dan partikel berukuran mikro.
Melalui serangkaian tes tersebut, Samsung memastikan bahwa setiap komponen Galaxy Z Fold 8 Ultra tetap berfungsi dengan baik kendati sudah digunakan berulang kali dalam jangka waktu panjang.
Ketahanan Galaxy Z Fold 8 Ultra yang memadai juga tidak luput dari pengalaman panjang Samsung dalam mengembangkan HP lipat selama bertahun-tahun. Samsung adalah salah satu pionir perangkat foldable yang membawa teknologi ini ke pasar komersial melalui Galaxy Fold generasi pertama pada 2019.
Sejak saat itu, Samsung terus menyempurnakan desain dan teknologi HP lipatnya. Misalnya saja, dari segi ukuran bodi, Galaxy Fold generasi pertama memiliki bobot 276 gram dengan ketebalan 17,1 mm. Setelah 8 generasi pengembangan, Galaxy Z Fold 8 Ultra berhasil memangkas dimensi tersebut menjadi setipis 8,9 mm saat terlipat dengan bobot 215 gram.
Dibandingkan dengan produsen lain yang relatif baru memasuki pasar HP lipat, rekam jejak Samsung yang lebih panjang membuat perangkatnya lebih dapat diandalkan dari segi ketahanan bodi dan pemakaian jangka panjang.
Untuk memudahkan konsumen beralih ke perangkat lipat generasi terbaru ini, Samsung menghadirkan penawaran khusus bertajuk Galaxy Upgrade Festival. Head of Online Business Samsung Electronics Indonesia, Selvia Gofar, menjelaskan kemudahan program ini bagi konsumen.
“Smartphone kini menjadi pusat produktivitas dan kehidupan harian masyarakat. Lewat Galaxy Upgrade Festival, kami mempermudah konsumen beralih ke ekosistem Samsung Galaxy melalui program tukar tambah (trade-in) hingga Rp 15 jutaan serta benefit eksklusif hingga 31 Oktober,” terang Selvia.
Melalui program trade-in tersebut, konsumen berkesempatan mendapatkan Galaxy Z Fold 8 Ultra mulai dari Rp 15 jutaan saja. Penawaran ini turut menyertakan akumulasi benefit hingga Rp 7,3 juta, extra cashback, serta kemudahan cicilan mulai dari Rp 600 ribuan per bulan melalui pembelian di Samsung.com dan gerai Samsung Experience Store, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra hadir di Indonesia dalam pilihan warna Violet Shadow, Cream, dan Graphite, serta warna eksklusif Green Shadow yang bisa didapatkan melalui situs resmi Samsung. Berikut ini daftar harga selengkapnya.