Samsung Umumkan Exynos 2600, Chip 2 Nm Pertama Calon Otak Galaxy S26

Sorotan



Setelah lebih dulu mengumbar teaser pada awal Desember 2025, Samsung pekan ini akhirnya meresmikan kehadiran chipset terbarunya, Exynos 2600. Salah satu terobosannya adalah Exynos 2600 merupakan SoC smartphone pertama di dunia yang diproduksi dengan proses fabrikasi 2 nm GAA (Gate-All-Around).

Menurut Samsung, proses 2 nm tercanggih itu menghasilkan peningkatan performa, efisiensi, sekaligus manajemen suhu yang sebelumnya menjadi kelemahan Exynos dibandingkan chip kompetitor buatan Qualcomm, MediaTek, dan Apple.

Untuk manajemen suhu, Samsung menerapkan teknologi Heat Path Block (HPB) untuk meningkatkan transfer panas yang diklaim dapat mengurangi resistensi thermal sebesar 16 persen sehingga membantu menjaga konsistensi kinerja chip saat menjalankan tugas berat.

Exynos 2600 sendiri dilengkapi 10 inti CPU berarsitektur Arm v9.3 terbaru, dengan core C1-Ultra dan C1-Pro. Dengan kata lain, berbeda dari generasi terdahulu, di Exynos 2600 Samsung mengadopsi all-big-core tanpa inti CPU hemat daya.

Seperti dilaporkan oleh Android Authority, kesepuluh core CPU di Exynos 2600 terdiri dari 1x Prime Core C1-Ultra berkecepatan 3,8 GHz, 3x core C-Pro berkecepatan 3,25 GHz, dan 6x core C1-Pro berkecepatan 2,75 GHz.

Samsung mengeklaim konfigurasi tersebut mampu menghasilkan kinerja CPU hingga 39 persen lebih tinggi dibandingkan Exynos 2500 sebelumnya. Sementara, dukungan instruksi Arm SME2 menjanjikan performa lebih tinggi untuk pengolahan fitur-fitur AI on-device.



Untuk pengolah grafisnya, Exynos 2600 dibekali GPU Xclipse 960 yang menurut Samsung memiliki kinerja komputasi dua kali lebih tinggi dari generasi terdahulu dan performa ray tracing hingga 50 persen lebih ngebut.

Teknologi Exynos Neural Super Sampling (ENSS) juga melakukan debutnya di sini. Fungsinya adalah untuk menjalankan upscaling dan frame generation dengan memanfaatkan AI untuk mendongrak frame rate dalam game tanpa menguras terlalu banyak daya.

Soal prosesor AI, Samsung meningkatkan kemampuan NPU di Exynos 2600 sehingga disebut bisa menghasilkan performa AI hingga 113 persen lebih kencang dibanding flagship sebelumnya. Prosesor gambar (ISP)-nya juga mendukung kamera hingga 320 MP serta perekaman video hingga 8K/ 30 fps atau 4K/ 120 fps dengan HDR, berikut dukungan codec APV Samsung.

Fitur lainnya dari Exynos 2600 termasuk dukungan memori LPDDR5X, storage UFS 4.1, playback HDR10 Plus, dan layar 4K dengan refresh rate hingga 120 Hz. Konektivitas wireless agaknya ditangani oleh chip terpisah ktimbang modem yang diintegrasikan ke dalam chipset.

Samsung belum mengumumkan perangkat mana saja yang akan ditenagai oleh Exynos 2600. Namun, diduga kuat bahwa chip ini bakal menjadi otak jajaran smarthone berikutnya dari pabrikan asal Korea Selatan tersebut, yakni Galaxy S26 Series.

Home Berita Peluncuran