Serunya Menjajal Foto AI dengan Realme 15 Series, Seperti Ini Hasilnya

Realme akan segera meluncurkan lini ponsel Number Series terbarunya yang terdiri dari dua model, yaitu Realme 15 5G dan Realme 15 Pro 5G. Duo ponsel tersebut dipastikan akan segera meluncur di Indonesia pada 8 Oktober mendatang.

Sebelum itu, 91mobiles Indonesia berkesempatan mengenggam Realme 15 5G dan 15 Pro 5G dalam acara preview yang digelar di Jakarta. Penampilan kedua perangkat selengkapnya dapat dilihat melalui rangkaian foto dalam artikel di tautan berikut.

Nah, dalam kesempatan yang sama, 91Mobiles Indonesia turut menjajal kemampuan fotografi AI yang disuguhkan oleh Realme 15 Pro 5G. Ponsel ini ternyata memiliki sejumlah fitur menarik yang belum pernah ada sebelumnya. Silakan simak penjelasannya dalam ulasan singkat di bawah.


AI Night Out Phone


Realme 15 Series memiliki slogan “AI Night Out Phone” yang mengacu pada kemampuannya merekam foto jernih dalam kondisi low-light sehingga cocok utnuk dibawah hang-out kapanpun, termasuk ketika malam hari.

Untuk menambah keseruan, Realme turut menyematkan sejumlah fitur menarik. Beberapa di antaranya berbasis kecerdasan buatan, seperti AI Edit Genie yang memungkinkan pengguna memodifikasi foto dengan bantuan AI hanya lewat perintah suara.

Misalnya, cukup ucapkan “ganti warna outfit jadi biru gelap” atau “ubah latar belakang jadi di dalam rumah”, untuk menginstruksikan editing sesuai kehendak pada AI. AI Edit Genie dapat diakses pada fungsi editing di Gallery. 

Serunya Menjajal Foto AI dengan Realme 15 Series, Seperti Ini Hasilnya
Antarmuka fitur MagicGLow 2.0 (kiri), AI Party Mode (tngah) dan AI Edit Genie di Realme 15 Pro 5G.

Kecerdasan buatan juga digunakan untuk menambah efek visual pada AI Party Mode yang dapat diakses di aplikasi kamera. Dengan fitur ini, kilau sumber cahaya (point lights) dapat diubah menjadi starburst atau berbentuk hati (hearts), cocok untuk suasana malam yang diramaikan lampu di latar belakang. 

Selain itu, Realme 15 Series juga memiliki fitur MagicGlow 2.0 lewat penambahan LED flash dengan tone warna berbeda di bagian punggung. Gunanya adalah menerangi subyek manusia untuk foto portrait di situasi gelap sehingga tampil menarik dengan pencahayaan yang memukau.

Contoh foto hasil MagicGlow 2.0


Pertama-tama 91Mobiles Indonesia mencoba MagicGlow 2.0 karena fitur ini straightforward dan mudah digunakan. Cukup buka aplikasi kamera dan mengaktifkannya saja, Realme 15 Pro 5G pun akan langsung menyalakan kedua lampu LED flash di punggung secara continuous dan menerapkan efek visual.

Ada dua preset yang menggunakan lampu LED, yaitu Deja Vu dan Retro. Deja Vu menghasilkan tone gambar yang hangat, sementara Retro cenderung dingin. Hasilnya cukup memukau karena kedua flash memberikan fill light yang memadai ke subyek dari jarak dekat. 
Serunya Menjajal Foto AI dengan Realme 15 Series, Seperti Ini Hasilnya
Contoh hasil foto AI Magic Glow dengan preset Deja Vu (kiri) dan Retro.
Pendaran dari efek visual yang diterapkan membantu membuat hasil foto tampak lebih natural, terkesan halus dan tidak terlalu harsh seperti direct flash dari kamera, sementara LED membuat lighting subyek mejadi netral tanpa terlalu terpengaruh cahaya ambient.

MagicGlow 2.0 pun cocok digunakan untuk memotret subyek di lingkungan yang pencahayaannya sulit, seperti didominasi oleh lampu berwarna tertentu. Meskipun lingkungan sekitar berwarna merah, misalnya, skin tone subyek akan tetap tampil natural berkat pencahayaan dari LED flash.

Contoh foto AI Party Mode


Beralih ke AI Party Mode, fitur ini sebenarnya menambahkan efek visual saja yang bisa diperoleh dengan kamera DSLR/ Mirrorless, misalnya starburst yang sebenarnya merupakan efek dari bilah aperture lensa. Demikian pula efek hearts yang bisa didapatkan dengan memegang cutout bergambar hati di depan lensa.

Serunya Menjajal Foto AI dengan Realme 15 Series, Seperti Ini Hasilnya
Contoh hasil foto AI Party Mode dengan efek Starburst.
Serunya Menjajal Foto AI dengan Realme 15 Series, Seperti Ini Hasilnya
Contoh hasil foto AI Party Mode dengan efek Hearts (kanan) dan Starburst.
Namun, dengan AI Party Mode, kedua efek tadi jadi jauh lebih mudah untuk didapatkan. Cukup dengan bermodal ponsel tanpa alat khusus apapun, pengguna pun bisa mengubah sumber cahaya atau lampu di latar belakang (point lights) menjadi berbentuk bintang atau hati.

Contoh foto AI Edit Genie


AI Edit Genie sedikit lebih complicated. Ponsel membutuhkan internet untuk menerapkannya, dan kecepatan pemrosesan pun bergantung pada kualitas koneksi Anda. Cara kerjanya sebenarnya sama dengan editor AI lain, yakni mengandalkan prompt untuk mengeksekusi perintah pengguna.

Bedanya, AI Edit Genie menambahkan voice recognition sehingga pengguna cukup menyampaikan perintah dengan berucap. Namun, ponsel mesti mengenali suara dan menerjemahkannya menjadi prompt terlebih dahulu. 

Serunya Menjajal Foto AI dengan Realme 15 Series, Seperti Ini Hasilnya
Contoh hasil penyuntingan AI Edit Genie untuk mengganti background.

Proses ini agak memakan waktu sehingga mungkin lebih praktis untuk langsung menuliskan perintah saja seperti biasa. Setelah prompt disampaikan, baik lewat voice command ataupun tulisan, AI Edit Genie akan mulai mengeksekusi perintah. 

Pengguna bisa meminta bermacam hal. 91Mobiles mencoba mengganti background, mengubah warna outfit, dan menambah aksesori ke subyek foto. Semuanya bisa dilakukan, hanya saja hasilnya bisa bervariasi dan belum tentu sesuai dengan keinginan. Apabila belum cocok, pengguna bisa mengulangi perintah serupa yang bakal membuahkan hasil berbeda.

Tertarik? Peluncuran Realme 15 Series 5G di Indonesia akan digelar pada Rabu, 8 Oktober 2025 yang dapat disimak melalui live streaming di kanal YouTube resmi Realme Indonesia pukul 16:00 WIB melalui link ini.

Realme turut menggelar acara bertajuk “HypeSpace Market di Chillax Sudirman, Jakarta, pada 8-12 Oktober 2025, di mana pengunjung dapat melepas penat dengan melakukan night out bersama teman-teman.

iconicon
Oik telah bekerja untuk sejumlah media ternama di Indonesia. Karirnya diawali dengan menulis review hardware komputer untuk Majalah Chip dan JagatReview. Dia kemudian menjadi jurnalis di Kompas.com selama lebih dari satu dekade, meliput produk-produk dan tren terkni di dunia teknologi, sebelum bergabung dengan 91Mobiles Indonesia sebagai Associate Editor.