
Sebelumnya, Xiaomi diketahui telah meningkatkan harga jajaran tablet mereka. Kini Honor pun bakal melakukan hal yang sama. Pengumuman kenaikan harga tablet Honor datang langsung dari pihak perusahaan sebagai akibat dari terus melonjaknya biaya chip memori dan penyimpanan.
Dikutip dari laman Weibo via GizmoChina, General Manager divisi tablet dan IoT Honor menyampaikan bahwa perusahaan sudah tidak mampu lagi menanggung kenaikan harga memori. Ia bahkan menyarankan konsumen untuk segera membeli tablet sebelum harga baru resmi diberlakukan.
Honor tidak lagi dapat menanggung kenaikan biaya, imbas dari harga RAM dan storage yang melonjak drastis
Adapun kenaikan harga ini berkaitan dengan tren yang lebih luas di industri teknologi. Sejak September 2025, harga pasar untuk DRAM dan NAND flash tercatat melonjak dari 300 persen, menurut laporan firma riset independen.
Para analis menilai kenaikan ini dipicu oleh lonjakan permintaan dari pusat data berbasis AI, yang menyebabkan pasokan chip dialihkan dari perangkat elektronik konsumen seperti tablet dan smartphone.
Sebelum Honor, Xiaomi sudah lebih dulu merespons situasi ini dengan menaikkan beberapa harga tabletnya. Misalnya pada Xiaomi Pad 8, naik harga dari 2.199 yuan (Rp 5,2 jutaan) menjadi 2.299 yuan (Rp 5,4 jutaan). Xiaomi Pad 8 Pro juga naik harga dari 2.799 yuan (Rp 6,6 jutaan) menjadi 2.899 yuan (Rp 6,8 jutaan). Adapun pada Redmi Pad 2 series, semua lininya turut mengalami kenaikan 200 yuan (Rp 475 ribuan). Model termurah Redmi Pad 2 kini dibanderol 1.199 yuan (Rp 2,8 jutaan).
Honor pun kabarnya bakal melakukan penyesuaian harga yang serupa untuk lini tabletnya. Para pakar industri menilai bahwa merk-merk lain juga akan ikut meningkatkan harga, atau mengambil langkah alternatif seperti menurunkan spesifikasi atau membagi beban kenaikan biaya ke seluruh rantai pemasok.
Dampak kenaikan harga tak hanya berdampak pada tablet dan smartphone. Komponen PC yang sangat bergantung pada RAM dan penyimpanan juga diduga ikut mengalami kenaikan harga. Harga-harga beragam komponen tersebut kemungkinan mulai terlihat naik pada tahun depan.
Saat ini harga komponen memori sudah tergolong tinggi. Jika Samsung, salah satu pemain besar di industri ini benar-benar berhenti berjualan di sebagian pasar, pasokan stok chip bisa berkurang. Alhasil, harga bisa melambung semakin tinggi lagi karena barangnya jadi semakin langka.
Saat ini pihak Honor pun menyarankan masyarakat untuk segera membeli tablet sebelum tahun baru, agar masih bisa mendapatkan perangkat dengan harga murah sebelum mengalami kenaikan harga.










