
Hanya berselang beberapa hari setelah gelaran acara Galaxy Unpacked 2026 di San Fransisco, dunia maya sudah diramaikan dengan hasil pengujian performa nyata dari lini flagship terbaru Samsung, yakni Galaxy S26 series.
Perdebatan klasik perihal siapa yang lebih kencang di antara chipset Snapdragon dan Exynos pun kembali memanas, namun kali ini dengan hasil temuan yang tak disangka-sangka.
Berdasarkan data terbaru dari Geekbench 6, chipset Exynos 2600 pada Galaxy S26 Plus mulai menunjukkan kehebatannya. Exynos 2600 menjadi chip pertama besutan Samsung yang dibangun pada proses fabrikasi 2 nm Gate-All-Around (GAA). Ini kontras dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 pada varian Ultra yang masih mengandalkan node 3 nm milik TSMC.
Table of Contents
S26 Ultra Snapdragon vs Exynos #s26ultra pic.twitter.com/2N8LumWvu3— Tomi (@GadgetsBoy) February 25, 2026
Dalam pengujian CPU yang dibagikan oleh user X/Twitter bernama @GadgetsBoy dan @lafaiel (via GizmoChina), Galaxy S26 Ultra yang diotaki Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy berhasil menorehkan skor single-core 3.670 hingga 3.724 poin. Sedangkan untuk multi-core, skornya menyentuh angka 10.981 hingga 11.237 poin. Angka ini menunjukkan optimasi yang cukup agresif dari sisi Qualcomm untuk varian Ultra.
8 Elite Gen 5 vs Exynos 2600 pic.twitter.com/lgk2oJTkw3
— INIYSA (@lafaiel) February 26, 2026
Di kubu sebelah, ada Galaxy S26 Plus yang dibekali Exynos 2600 dengan skor yang hampir menyamai Ultra. Varian ini mencatatkan skor single-core 3.105 hingga 3.197 poin dan multi-core sebesar 10.444 hingga 11.012 poin. Secara perbandingan, Snapdragon 8 Elite Gen 5 masih lebih unggul sekitar 10 hingga 18 persen dalam beban kerja single-thread. Dalam pemakaian seharian, perbedaan ini biasanya terasa pada kecepatan membuka aplikasi atau respons navigasi ringan.
Menariknya, performa pada GPU Xclipse 960 di Exynos 2600 mengungkapkan sebuah penemuan yang mengejutkan. Dalam pengujian OpenCL, Exynos 2600 ternyata berhasil mencetak skor 24.240 poin, sedikit melampaui Snapdragon yang berada di angka 24.152 poin.
Walau selisihnya sangat tipis, hasil skor tersebut menunjukkan bahwa Samsung berhasil menyempitkan “gap” kinerja gaming antara dirinya dan pesaing utamanya. Selama bertahun-tahun, Exynos kerap dianggap tertinggal dari sisi performa grafis dan stabilitas suhu saat bermain game berat ketimbang varian Snapdragon. Jika skor performa GPU Exynos ini konsisten dalam jangka panjang, Samsung tampaknya berhasil menutup celah persepsi negatif terhadap chipset besutannya sendiri.
Untuk Anda yang sudah tidak sabar meminang penerus dari Galaxy S25 series ini, Samsung Electronics Indonesia (SEIN) telah membuka sesi pre-order mulai tanggal 26 Februari hingga 17 Maret 2026.
Galaxy S26 Plus dibanderol Rp 19.499.000 untuk RAM 12 GB/ 256 GB, dan Rp 22.499.000 untuk varian RAM 12 GB/ 512 GB. Sementara itu, Galaxy S26 Ultra dipatok dengan harga Rp 24.499.000 untuk RAM 12 GB/ 256 GB, Rp 27.499.000 untuk RAM 12 GB/ 512 GB, dan Rp 31.999.000 untuk RAM 16 GB/ 1 TB.