
Table of Contents
Berbeda dari sebelum-sebelumnya, pada Snapdragon 8 Elite, Qualcomm tidak menggunakan core CPU Kryo, melainkan inti custom designed Oryon seperti yang dipakai di jajaran chip laptop ARM Snapdragon X. Namun, menurut Qualcomm, core CPU Oryon di Snapdragon 8 Elite merupakan generasi kedua dan konfigurasinya dirancang khusus untuk penerapan di ponsel.
Susunan inti CPU kini tidak lagi terdiri atas konfirurasi empat-tingkat berisi core besar, sedang, dan kecil, melainkan disederhanakan menjadi desain dua-tingkat yang terdiri dari dua Prime core dan enam Performance core.
Frekuensi kerjanya pun jauh meningkat. Kedua Prime core mampu mencapai 4,32 GHz atau lebih tinggi sekitar 1 GHz dibandingkan pendahulunya. Dibandingkan SoC sebelumnya, Snapdragon 8 Elite disebubt memiliki kinerja single-core dan multi-core hingga 45 persen lebih kencang.
Satu hal yang menjadi pertanyaaan adalah soal suhu dan konsumsi daya dari kedelapan core CPU berkinerja tinggi tersebut. Namun, dengan teknologi fabrikasi 3 nm yang digunakan untuk memproduksi Snapdragon 8 Elite, Qualcomm berani mengeklaim bahwa chip itu lebih efisien daya sebesar 45 persen.
Aspek pengolah grafis Snapdragon 8 Elite ditingkatkan dengan GPU Adreno yang kini memiliki dedicated memory 12 MB sehingga mengurangi kebutuhan transfer data bolak-balik dari memori utama, sekaligus meningkatkan performa dan mengurangi konsumsi dayanya.
Satu klaim peningkatan yang signifikan adalah dari aspek kinerja ray-tracing, di mana GPU Adreno baru diklaim 35 persen lebih kencang. Snapdragon 8 Elite turut mendukung aneka teknologi gaming yang umum ditemukan di industri konsol game.
Misalnya, dukungan Nanite Unreal Engine 5 untuk meningkatkan detil geometri. Sementara, engine Chaos Physics Unreal mampu dijalankan hingga 60 persen lebih kencang.
Bukan pengumuman chip baru namanya kalau tidak disertai oleh peningkatan kemampuan pengolahan kecerdasan buatan alias AI. Dalam hal ini, NPU Hexagon di Snapdragon 8 Elite memiliki kapasitas input token lebih besar, mencapai 70 token per detik.
Dua prosesor Scalar dan Vector ikut ditambahkan sehingga jumlah masing-masingnya kini menjadi enam dan delapan. Dipadu dengan throughput memori yang lebih besar, kinerja NPU Snapdragon 8 Elite diklaim 45 persen lebih tinggi dibandingkan pedahulunya, tergantung tipe workload yang dijalankan.
Image Signal Processor (ISP) Snapdragon 8 Elite terkoneksi lebih erat dengan NPU. Bersama dengan pemrosean direct RAW, hal tersebut memungkinkan aneka peningkatan gambar berbasis AI di resolusi video hingga 4K/ 60 fps. Snapdragon 8 Elite juga mampu melakukan object removal alias penghapusan obyek yang tidak diinginkan dari video.
Adapun dukungan kamera kini mencapai resolusi sensor 320 MP dengan throughput yang meningkat 35 persen menjadi 4,3 GP/s sehingga meminimalisasi shutter lag. ISP kini mendukung setup 3 kamera 48 MP dan bisa membaca video 4K/ 30 fps dari ketiga sensor secara bersamaan.
Aspek networking tak luput mendapat peningkatan. Selain kecepatan 5G mencapai 10 Gbps downlink dan 3,5 Gbps uplink dengan six-band carrier agregation, modem Snapdragon X80 di Snapdragon 8 Elite turut mendukung dukungan satelit NB-NTN. Ponsel flagship next-gen pun tidak perlu menggunakan modem satelit terpisah.
Koneksi lainnya termasuk WiFi 7, Bluetooth 6.0, dan dukungan UWB terintegrasi untuk pertama kalinya. Ada juga klaim pengurangan konsumsi daya networking hingga 40 persen. Selain itu, Snapdragon 8 Elite turut dibekali aneka fitur audio terkini dari Qualcomm, termasuk codec aptX Adaptive dan teknologi XPAN.
Perbandingan spesifikasi selengkapnya antara Snapdragon 8 Elite dan Snapdragon 8 Gen 3 dapat dilihat dalam tabel di bawah.
| Snapdragon 8 Elite | Snapdragon 8 Gen 3 | |
| CPU | 2x 4.32GHz (Oryon) | 1x 3.3GHz (Cortex-X4) |
| GPU | Adreno, dengan dukungan ray-tracing | Adreno, dengan dukungan ray-tracing |
| Dukungan RAM | LPDDR5X | LPDDR5X |
| DSP | Hexagon Mixed precision INT8/INT16 Dukungan INT4 support | Hexagon Mixed precision INT8/INT16 Dukungan INT4 support |
| Dukungan kamera |
|
|
| Perekaman video | 8K @ 60fps (HDR) 4K UHD @ 120fps | 8K @ 30fps (HDR) 4K UHD @ 120fps |
| Pengisian daya | Quick Charge 5 | Quick Charge 5 |
| Modem 4G/ 5G | X80 LTE/5G (integrated) 10.000 Mbps downlink 3.500Mbps uplink Dukungan NB-NTN (satelit) | X75 LTE/5G (integrated) 10.000 Mbps downlink 3.500Mbps uplink |
| Konektivitas jaringan lainnya | Bluetooth 6.0 Wi-Fi 7, Wi-Fi 6/6E (802.11ax), Wi-Fi 5 (802.11ac), 802.11a/b/g/n | Bluetooth 5.4 Wi-Fi 7, Wi-Fi 6/6E (802.11ax), Wi-Fi 5 (802.11ac), 802.11a/b/g/n |