Qualcomm resmi merilis Snapdragon 8 Gen 5, versi non-Elite yang lebih murah namun tetap menawarkan kinerja tinggi.
Chip ini dibangun dengan fabrikasi 3 nm TSMC, serta memiliki clock speed CPU mencapai 3,8 GHz.
Kinerja CPU Snapdragon 8 Gen 5 diklaim mengalami peningkatan 36 persen dibandingkan Snapdragon 8 Gen 3.
Qualcomm selaku salah satu pabrikan semikonduktor terbesar di dunia telah mengumumkan chipset terbarunya di kelas sub-flagship, yaitu Snapdragon 8 Gen 5. Ini adalah versi lebih ringan dari Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang meluncur pada September lalu.
Chip ini diposisikan sebagai penerus dari Snapdragon 8 Gen 3, bukan pesaing Elite atau 8s Gen 4. Dikutip dari Android Authority, Snapdragon 8 Gen 5 ini dibangun pada fabrikasi 3nm TSMC. Performanya dinilai lebih tinggi dibandingkan Snapdragon 8s Gen 4 namun masih di bawah Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Chip ini menggunakan CPU Oryon custom terbaru dengan akselerasi matriks untuk AI, mengusung konfigurasi 2x prime core berkekuatan 3,8 GHz dan 6x performance core dengan kecepatan 3,32 GHz.
Clock speed tersebut lebih rendah dari Elite yang secepat 4,6 GHz. Teknologi dasar CPU memang menyerupai varian Elite, namun Snapdragon 8 Elite Gen 5 memiliki konfigurasi yang lebih tinggi.
Snapdragon 8 Gen 5 diklaim mengalami peningkatan performa 36 persen dan efisiensi daya 42 persen dibandingkan Snapdragon 8 Gen 3.
Chip versi non-Elite tersebut juga menggunakan arsitektur GPU “sliced” (unit pemrosesan grafis) yang sama seperti Elite, namun dengan jumlah slice yang berbeda (2 slice GPU untuk 8 Gen 5 dan 3 slice untuk 8 Elite Gen 5).
GPU Adreno 840 pada chip ini mengalami peningkatan kinerja grafis 11 persen, sekaligus 28 persen lebih hemat daya ketimbang 8 Gen 3.
Meski sama-sama memakai sliced GPU seperti versi Elite, varian ini namun tidak memiliki Adreno High-Performance Memory (HPM), teknologi yang dapat meningkatkan pengalaman gaming lebih baik secara keseluruhan. Cip non-Elite ini namun masih dibekali Frame Motion Engine 3.0 untuk pengalaman gaming yang lebih mulus.
Menyoal kecerdasan buatan (AI), chip non-Elite ini membawakan peningkatan NPU 46 persen untuk tugas-tugas AI, serta mendukung pemrosesan AI secara on-device dan input multimodal.
Pada aspek kameranya, terdapat ISP Qualcomm Spectra 20-bit yang mendukung high dynamic range. Cip Qualcomm ini mengusung modem Snapdragon X80 yang sama dengan versi Elite, mendukung 5G mmWave dengan kecepatan tinggi dan efisiensi yang lebih baik.
Dengan hadirnya Snapdragon 8 Gen 5, masyarakat diberikan opsi ponsel berkinerja tinggi dengan harga yang lebih terjangkau. Performanya yang jauh lebih cepat dari 8 Gen 3 menjadikannya ideal untuk gaming berat tanpa mengeluarkan biaya mahal.
Adapun ponsel perdana yang disebut akan mengadopsi Snapdragon 8 Gen 5 adalah OnePlus Ace 6T atau OnePlus 15R. Sejumlah brand lain juga kabarnya segera menyusul, seperti iQoo, Motorola, dan juga Vivo.