Gaming | Indonesia Blog https://www.91mobiles.com/id/hub Tue, 09 Jun 2026 09:48:07 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.5.3 Microsoft Ungkap Xbox Series X25 Limited Edition Edisi Ulang Tahun https://www.91mobiles.com/id/hub/microsoft-ungkap-xbox-series-x25-limited-edition-edisi-ulang-tahun/ https://www.91mobiles.com/id/hub/microsoft-ungkap-xbox-series-x25-limited-edition-edisi-ulang-tahun/#respond Tue, 09 Jun 2026 09:48:07 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=22388 Microsoft telah resmi mengumumkan jajaran perangkat edisi terbatas untuk merayakan ulang tahun lini konsol Xbox ke-25. Perangkat yang diumumkan mencakup konsol Xbox Series X25 Limited Edition dan Xbox Wireless Controller X25 Special Edition.Koleksi tersebut mengusung tema nostalgia dengan desain transparan berwarna hijau yang dijuluki “translucent OG Green”. Desain tersebut terinspirasi dari wujud konsol Xbox orisinal […]

The post Microsoft Ungkap Xbox Series X25 Limited Edition Edisi Ulang Tahun first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Dalam rangka perayaan ulang tahun Xbox ke-25, Microsoft mengumumkan dua perangkat edisi terbatas yaitu Xbox Series X25 dan Xbox Wireless Controller X25. 
  • Keduanya tampil dengan warna transparan warna hijau yang terinspirasi dari konsol Xbox generasi pertama.
  • Dua perangkat ini akan mulai dijual di sejumlah wilayah pada November 2026. Waktu pre-order dan harga rilisnya belum diumumkan.

Microsoft telah resmi mengumumkan jajaran perangkat edisi terbatas untuk merayakan ulang tahun lini konsol Xbox ke-25. Perangkat yang diumumkan mencakup konsol Xbox Series X25 Limited Edition dan Xbox Wireless Controller X25 Special Edition.

Koleksi tersebut mengusung tema nostalgia dengan desain transparan berwarna hijau yang dijuluki “translucent OG Green”. Desain tersebut terinspirasi dari wujud konsol Xbox orisinal yang pertama kali diperkenalkan oleh Bill Gates dan The Rock pada 15 November 2001 silam.

Spesifikasi dan desain Xbox Series X25

Penampilan Xbox Series X25 Limited Edition.
Penampilan Xbox Series X25 Limited Edition.

Dari segi teknis, Xbox Series X25 Limited Edition ini tetap mengusung spesifikasi yang sama dengan model standar, sama-sama didukung dengan penyimpanan SSD 1 TB. Perbedaan utamanya justru terletak pada sisi estetika. 

Selain bodi yang berwarna transparan hijau, logo ikonik “X” pada sisi depan konsol kini dapat menyala dalam warna hijau saat perangkat dinyalakan. 

Microsoft juga menyematkan logo khusus Xbox 25th Anniversary di sisi depan serta menjanjikan sejumlah kejutan tersembunyi di seluruh bagian bodi sebagai bentuk apresiasi kepada komunitas. 

Tampilan dari Xbox Wireless Controller X25 Special Edition, sama-sama tampil dalam warna hijau transparan.
Tampilan dari Xbox Wireless Controller X25 Special Edition, sama-sama tampil dalam warna hijau transparan.

Menemani konsolnya, Microsoft juga menghadirkan Xbox Wireless Controller X25 Special Edition, turut menggunakan material transparan hijau di bagian depan. 

Detail menarik lainnya pada kontroler ini adalah penggunaan warna orisinal pada tombol ABXY. Adapun tombol bumper miliknya dibuat sebagai penghormatan pada tombol hitam-putih dari kontroler Xbox generasi pertama bernama “The Duke”. 

Sisi belakang kontroler dan penutup baterai dibuat sepenuhnya transparan, sehingga memperlihatkan logo Xbox klasik di dalamnya. 

Kolaborasi khusus untuk perayaan 25 tahun

Selain menawarkan sesuatu yang unik dalam bentuk hardware, Microsoft juga merayakan momen ulang tahun ke-25 ini dengan berbagai agenda global.

Salah satunya adalah Xbox Fanfest Tour yang merupakan acara tatap muka di kota-kota besar seperti Cologne, London, Mexico City, Seattle, Sydney, Tokyo, dan Toronto. 

Microsoft juga menyediakan wallpaper spesial bertema ulang tahun ke-25 ang dapat diunduh secara gratis oleh pengguna, sekaligus bekerja sama dengan beberapa merk makanan dan minuman untuk menghadirkan kemasan khusus bertema game populer. 

Misalnya, brand Fanta menampilkan karakter dari game Halo, Call of Duty, World of Warcraft, Forza Horizon 6, dan Diablo IV. Sedangkan, Trolli menghadirkan hadiah bertema Forza Horizon 6, World of Warcraft, dan Diablo IV. 

Terakhir ada merk pretzel Flipz yang menghadirkan paket kustom untuk varian rasa White Fudge dan Milk Chocolate bertema Forza Horizon 6, Grounded 2, dan World of Warcraft. 

Kapan Xbox Series X25 dirilis?

Konsol Xbox Series X25 begitu pun dengan kontrolernya akan dijual dalam satu paket bundel edisi terbatas mulai November 2026 di sejumlah pasar tertentu. sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari GSM Arena. Bagi pengguna yang sudah memiliki konsolnya, kontroler X25 Special Edition juga akan tersedia secara terpisah. 

Walau sudah diumumkan, pihak Microsoft hingga kini belum mengungkapkan rincian harga maupun tanggal pasti pembukaan sesi pre-order. Kita tunggu saja informasi resmi selanjutnya dari retailer resmi Xbox. 

Untuk diketahui, Xbox Series S maupun Series X edisi biasa hingga kini tidak dijual secara resmi oleh Microsoft di Indonesia. Namun, konsolnya cukup mudah ditemukan di Indonesia melalui distributor non-resmi dan juga marketplace.

The post Microsoft Ungkap Xbox Series X25 Limited Edition Edisi Ulang Tahun first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/microsoft-ungkap-xbox-series-x25-limited-edition-edisi-ulang-tahun/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/06/JV5YPy9qRb-150x150.jpg150150
Earbuds iQoo TWS 5i Janjikan Latensi Rendah untuk Gaming https://www.91mobiles.com/id/hub/earbuds-iqoo-tws-5i-janjikan-latensi-rendah-untuk-gaming/ https://www.91mobiles.com/id/hub/earbuds-iqoo-tws-5i-janjikan-latensi-rendah-untuk-gaming/#respond Sun, 24 May 2026 02:31:27 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=21904 Sedang mencari TWS yang cocok untuk gaming? Penantian Anda kini berakhir, karena iQoo sudah resmi meluncurkan perangkat audio nirkabel terbarunya, iQoo TWS 5i, dengan sejumlah fitur yang dioptimalkan khusus untuk keperluan bermain game. TWS tersebut resmi menyapa pasar China di segmen harga budget. Karena khusus untuk gamer, iQoo TWS 5i pun dibekali dengan daya tahan baterai yang panjang. Perangkat audio […]

The post Earbuds iQoo TWS 5i Janjikan Latensi Rendah untuk Gaming first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • iQoo TWS 5i resmi diumumkan di pasar China, TWS murah dengan fitur-fitur khusus gaming
  • Perangkat ini dirancang untuk mengurangi delay suara dengan latensi rendah yang diklaim mencapai 42 milidetik. 
  • Di China, iQoo TWS 5i dibanderol dengan harga sangat terjangkau yaitu Rp 260 ribuan.

Sedang mencari TWS yang cocok untuk gaming? Penantian Anda kini berakhir, karena iQoo sudah resmi meluncurkan perangkat audio nirkabel terbarunya, iQoo TWS 5i, dengan sejumlah fitur yang dioptimalkan khusus untuk keperluan bermain game

TWS tersebut resmi menyapa pasar China di segmen harga budget. Karena khusus untuk gamer, iQoo TWS 5i pun dibekali dengan daya tahan baterai yang panjang. Perangkat audio ini juga sekaligus menjadi penerus dari TWS 3i yang lebih dulu rilis pada dua tahun lalu di China. 

Fitur audio “Monster Sound” dan latensi rendah

iQoo TWS 5i

iQoo TWS 5i dibekali dengan driver berukuran 10 mm. Untuk sektor audionya, iQoo menyertakan teknologi pemrosesan suara internal yang disebut “Monster Sound“. Fitur ini dirancang khusus untuk menyesuaikan keluaran audio berdasarkan jenis game yang sedang dimainkan oleh pengguna. 

Selain itu, TWS ini sudah mendukung fitur Spatial Audio dengan berbagai mode suara yang bisa disesuaikan untuk kebutuhan bermain game, menonton film, hingga mendengarkan musik. 

Bagi para pemain game kompetitif, iQoo mengklaim bahwa TWS 5i tersebut mampu mencapai tingkat latensi rendah hingga 42 milidetik melalui konektivitas Bluetooth 5.4. Spesifikasi tersebut diklaim dapat meminimalisir keterlambatan suara (audio delay) pada game bertempo cepat seperti genre shooter atau racing

Desain ringan dan baterai yang awet

Secara fisik, iQoo TWS 5i mengusung desain yang cukup ringan dengan bobot masing-masing earbud hanya sekitar 4,2 gram. Desain ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi pengguna dalam sesi permainan panjang maupun pemakaian ringan sehari-hari. 

Meski ringan, baterai TWS ini tergolong sangat awet. iQoo TWS 5i diklaim sanggup bertahan hingga 11,5 jam untuk pemutaran musik dalam sekali charging. Jika digabungkan dengan charging case, total masa penggunaan TWS ini bisa mencapai 50 jam. Sementara untuk durasi panggilan telepon (talk time), perangkat ini mampu bertahan sekitar 7 jam.

iQoo juga menyematkan fitur AI Call Noise Reduction untuk meredam kebisingan sekitar saat melakukan panggilan telepon. Agar tidak mudah rusak saat terkena air keringat, TWS 5i ini juga sudah mengantongi sertifikasi rating IP54. Fitur Dual-Device Connection juga turut hadir untuk mendukung koneksi ke dua perangkat sekaligus secara bersamaan. 

Namun, terlepas dari semua fitur tersebut, iQoo sayangnya mengabsenkan fitur peredam bising aktif (Active Noise Cancellation/ ANC) pada perangkat ini. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga harga tetap terjangkau dan fokus pada fitur-fitur dasar yang paling dibutuhkan pengguna harian dan gamer kasual. 

Harga dan ketersediaan

Saat ini iQoo TWS 5i baru diumumkan untuk wilayah pemasaran China dengan banderol harga 119 yuan atau sekitar Rp 260 ribuan, sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari GizmoChina. Perangkat ini pun sudah mulai tersedia untuk dibeli di pasar domestik China. 

Pihak iQoo belum memberikan informasi resmi terkait rencananya untuk memboyong TWS ini ke pasar global, termasuk Indonesia. Jika rilis di Tanah Air, tampaknya iQoo TWS 5i bakal sesuai dengan segmen pasar kawula muda yang sangat gemar bermain game di ponsel, seperti Mobile Legends atau Roblox.

The post Earbuds iQoo TWS 5i Janjikan Latensi Rendah untuk Gaming first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/earbuds-iqoo-tws-5i-janjikan-latensi-rendah-untuk-gaming/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/05/0hywz22q-150x150.jpg150150
Steam Controller Segera Rilis, Ini Harga Resminya https://www.91mobiles.com/id/hub/steam-controller-segera-rilis-ini-harga-resminya/ https://www.91mobiles.com/id/hub/steam-controller-segera-rilis-ini-harga-resminya/#respond Tue, 28 Apr 2026 13:13:24 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=21178 Setelah sempat diperkenalkan pada November lalu, Valve akhirnya resmi mengumumkan harga dan tanggal peluncuran untuk aksesoris pengendali game terbarunya, yakni Steam Controller. Perangkat ini dipastikan mulai dapat dipesan pada 4 Mei 2026, pukul 10 pagi Pacific Time (00.00 WIB pada 5 Mei) melalui toko resmi Steam. Valve membanderol Steam Controller dengan harga 99 dolar AS atau sekitar […]

The post Steam Controller Segera Rilis, Ini Harga Resminya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Harga Steam Controller di pasar global sudah diumumkan, dibanderol 99 dolar AS alias Rp 1,7 jutaan. 
  • Harganya sedikit lebih mahal dari Xbox Wireless dan Sony DualSense, namun Steam Controller punya fitur dua haptic trackpad yang tidak dimiliki rivalnya. 
  • Penjualan Steam Controller akan dimulai pada 5 Mei mendatang.

Setelah sempat diperkenalkan pada November lalu, Valve akhirnya resmi mengumumkan harga dan tanggal peluncuran untuk aksesoris pengendali game terbarunya, yakni Steam Controller. 

Perangkat ini dipastikan mulai dapat dipesan pada 4 Mei 2026, pukul 10 pagi Pacific Time (00.00 WIB pada 5 Mei) melalui toko resmi Steam. Valve membanderol Steam Controller dengan harga 99 dolar AS atau sekitar Rp 1,7 jutaan. 

Meskipun harganya berada di atas kontroler standar seperti Xbox Wireless atau Sony DualSense (65 dan 74 dolar AS), Steam Controller tetap unggul lantaran punya fitur-fitur unik yang tidak dimiliki kompetitornya. 

Fitur dan spesifikasi Steam Controller

  • Salah satu daya tarik utama dari aksesoris ini adalah kehadiran dua trackpad haptik yang dirancang untuk menyimulasikan kontrol mouse pada PC.
  • Perangkat ini juga didukung dengan stik jempol magnetik TMR (Tunnel Magnetoresistance), empat tombol belakang, serta fitur Grip Sense untuk kontrol gyroscopic.
  • Dengan TMR, kontrol akan terasa lebih presisi serta tidak rentan terkena drifting, awet untuk pemakaian jangka panjang. Lalu, fitur Grip Sense bekerja dengan cara mendeteksi apakah pengguna sedang memegang controller atau tidak. Hanya dengan cara digenggam, gamepad besutan Valve ini dapat otomatis mengaktifkan gyro untuk membidik musuh.
  • Untuk memberikan pengalaman bermain yang lebih immersive, Valve menyematkan empat motor haptic yang mampu menghasilkan getaran high-definition rumble
  • Dari sisi dayanya, kontroler ini dibekali baterai berkapasitas 8,39 WHr yang diklaim mampu bertahan selama lebih dari 35 jam dalam sekali pengisian daya. 
  • Dalam paket penjualannya, konsumen akan mendapatkan sebuah Steam Controller Puck, yakni aksesoris berbentuk cakram yang berfungsi sebagai penyambung nirkabel plug-and-play yang minim latensi. Alat ini juga dapat dijadikan charger magnetis tanpa kabel. 
  • Selain melalui Puck, pengguna tetap bisa menghubungkan kontroler melalui konektivitas Bluetooth maupun kabel USB (wired). 

Ekosistem dan kompatibilitas

Steam Controller dirancang secara spesifik untuk dapat bekerja di dalam ekosistem Steam. Gamepad tersebut kompatibel dengan berbagai perangkat, mulai dari PC (Windows, Mac, Linux), Steam Machine, hingga Steam Deck baik dalam mode handheld maupun saat terpasang ke dock

Selain itu, kontroler ini juga dapat digunakan pada tablet dan smartphone melalui aplikasi Steam Link (untuk Android dan iOS). Valve juga memastikan perangkat ini dapat dideteksi oleh kamera pada Steam Frame (headset VR milik Valve) sehingga pengguna dapat memainkan game non-VR di layar virtual. 

Namun perlu dicatat, Steam Controller hanya bekerja secara optimal melalui klien Steam. Jika dipakai pada launcher seperti Epic Game Store, perangkat ini hanya akan terdeteksi sebagai susunan mouse dan keyboard komposit (gabungan input).

Pengguna mesti menambahkan game dari platform lain (seperti Overwatch, Valorant, atau Fortnite) ke dalam library Steam terlebih dahulu agar bisa menggunakan kontroler ini dengan sempurna. 

Harga Steam Controller

Di pasar global, Steam Controller sudah dipastikan dapat dibeli mulai pada 5 Mei 2026 mendatang. Sebagaimana dihimpun dari Engadget, perangkat ini dijual di berbagai wilayah dengan banderol berbeda-beda, yakni sebagai berikut. 

NegaraHarga
Amerika Serikat99 dolar AS (Rp 1,7 jutaan)
Kanada149 dolar Kanada (Rp 1,8 jutaan)
Eropa99 euro (Rp 1,9 jutaan)
Inggris85 poundsterling (Rp 1,9 jutaan)
Australia149 dolar Australia (Rp 1,8 jutaan)
Polandia419 zloty Polandia (Rp 1,9 jutaan)

Hadirnya Steam Controller bulan depan menandai langkah awal Steam dalam melengkapi portofolio perangkat di tahun 2026. Valve juga kabarnya akan meluncurkan Steam Machine dan Steam Frame di tahun yang sama, namun hingga kini harga dan tanggal rilis spesifiknya belum diumumkan. 

The post Steam Controller Segera Rilis, Ini Harga Resminya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/steam-controller-segera-rilis-ini-harga-resminya/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/11/1762973615_f32de91a43a351c831d1fad012ce22fad0889470-150x150.webp150150
Andalkan RedMagic, Nubia Dorong Pasar Gaming di Indonesia https://www.91mobiles.com/id/hub/andalkan-redmagic-nubia-dorong-pasar-gaming-di-indonesia/ https://www.91mobiles.com/id/hub/andalkan-redmagic-nubia-dorong-pasar-gaming-di-indonesia/#respond Fri, 30 Jan 2026 03:01:26 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=18561 Nubia mengawali 2026 di Indonesia dengan merilis HP gaming flagship RedMagic 11 ProRedMagic 11 Pro yang ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Dalam acara New Year Gathering yang digelar di Jakarta (29/1/2026), pabrikan tersebut menegaskan komitmennya memasuki pasar gaming Indonesia lewat lini ponsel RedMagic.Zhuang Yongke, Country Manager ZTE Indonesia Mobile Devices selaku pemilik brand […]

The post Andalkan RedMagic, Nubia Dorong Pasar Gaming di Indonesia first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Nubia menegaskan komitmen terhadap dunia gaming di Indonesia dengan menggandeng sejumlah pihak.
  • Brand yang bernaung di bawah ZTE ini juga menjanjikan produk baru untuk mendorong pengalaman gaming lebih jauh.



Nubia mengawali 2026 di Indonesia dengan merilis HP gaming flagship RedMagic 11 ProRedMagic 11 Pro yang ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Dalam acara New Year Gathering yang digelar di Jakarta (29/1/2026), pabrikan tersebut menegaskan komitmennya memasuki pasar gaming Indonesia lewat lini ponsel RedMagic.

Zhuang Yongke, Country Manager ZTE Indonesia Mobile Devices selaku pemilik brand Nubia RedMagic, mengatakan bahwa Nubia membangun strategi gaming menyeluruh, di mana produk, kemitraan, dan insight komunitas bersatu untuk menghadirkan performa yang benar-benar terasa saat bermain.

“Pertumbuhan RedMagic menunjukkan bahwa gamer bisa merasakan ketika sebuah brand benar-benar memahami kebutuhan mereka. Hal ini memperkuat komitmen jangka panjang kami di dunia gaming,” ujar Yongke dalam keterangan tertulis yang diterima oleh 91Mobiles Indonesia.

Mengenai kiprah RedMagic, disebutkan bahwa RedMagic 11 Pro mencatat kenaikan penjualan sebesar 628 persen dibandingkan seri sebelumnya pada hari pertama pre-order berdassarkan data internal perusahaan.



Sebagai bagian dari pendekatan berbasis ekosistem, Nubia menjalin kolaborasi dengan para pemain kunci di industri gaming. Kolabirasi tersebut mencakup antara lain Geek Fam untuk memperkuat keterkaitan Nubia dengan e-sports profesional.

Nubia juga menggandeng publisher seperti Garena untuk memastikan performa perangkat berdasarkan kebutuhan nyata, serta operator seluler Smartfren dan Axis untuk memperlas jangkauan dan pengalaman gaming yang lebih stabil.

Ke depan, Nubia menjanjikan akan merilis smartphone gaming baru yang dirancang untuk mendorong batas pengalaman gaming mobile lebih jauh. Detilnya masih dirahasiakan, tapi perangkat dimaksud bakal mencerminkan pendekatan terbaru Nubia dalam hal performa, desain, dan pemahaman terhadap kebutuhan gamer.

“Perangkat ini dirancang bagi gamer yang meenuntut lebih, dan akan semakin memperkuat peran Nubia dalam Pro-Level Gaming Era,” tutup Yongke. 

The post Andalkan RedMagic, Nubia Dorong Pasar Gaming di Indonesia first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/andalkan-redmagic-nubia-dorong-pasar-gaming-di-indonesia/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/01/IMG-20260130-WA0005-e1769748007421-150x150.jpg150150
Modder Ini Sukses Gabungkan PS5, Xbox Series X, dan Switch 2 Jadi Satu Konsol https://www.91mobiles.com/id/hub/modder-ini-sukses-gabungkan-ps5-xbox-series-x-dan-switch-2-jadi-satu-konsol/ https://www.91mobiles.com/id/hub/modder-ini-sukses-gabungkan-ps5-xbox-series-x-dan-switch-2-jadi-satu-konsol/#respond Wed, 28 Jan 2026 07:08:56 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=18522 Belakangan ini muncul sebuah fenomena yang berpotensi mengakhiri perang konsol gaming yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Ya, seorang YouTuber bernama Xiao Ningzi (XNZ) berhasil membuat sebuah konsol “super” yang menggabungkan tiga konsol ke dalam satu sistem, terdiri atas PlayStation 5, Xbox Series X, dan Nintendo Switch 2. Uniknya lagi, nama dari perangkat ini merupakan gabungan dari masing-masing […]

The post Modder Ini Sukses Gabungkan PS5, Xbox Series X, dan Switch 2 Jadi Satu Konsol first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Seorang YouTuber berhasil menggabungkan PlayStation 5, Xbox Series X, dan Nintendo Switch 2 menjadi satu perangkat utuh.
  • Pemain hanya perlu menekan tombol besar di atas untuk berganti-ganti konsol.
  • Proses pembuatannya adalah dengan memodifikasi hardware asli dan menyusunnya kembali ke satu perangkat. Sehingga, game masing-masing konsol dapat dimainkan secara native, bukan emulator atau streaming.

Belakangan ini muncul sebuah fenomena yang berpotensi mengakhiri perang konsol gaming yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Ya, seorang YouTuber bernama Xiao Ningzi (XNZ) berhasil membuat sebuah konsol “super” yang menggabungkan tiga konsol ke dalam satu sistem, terdiri atas PlayStation 5, Xbox Series X, dan Nintendo Switch 2. 

Uniknya lagi, nama dari perangkat ini merupakan gabungan dari masing-masing konsol, yakni Ningtendo PXbox 5. Bukan sekadar konsep atau pun render AI, alat ini benar-benar terlihat berfungsi untuk menjalankan game dari masing-masing konsol, sebagaimana terlihat pada cuplikan video di bawah.

Apa itu Ningtendo PXbox 5?

  • Perangkat gabungan dari Nintendo Switch 2, PS5, dan Xbox Series X ini tentu saja bukan produk resmi dari Nintendo, Sony, atau Microsoft, melainkan konsol custom hasil buah tangan sang YouTuber. 
  • Di dalam casing-nya terdapat board asli yang diambil dari PS5, Xbox Series X, dan Switch 2, memungkinkan pengguna berpindah antar konsol hanya dengan menekan satu tombol besar di bagian atas
  • Menariknya lagi, YouTuber XNZ ini menyertakan lampu LED di bagian depan yang bisa berubah warna berdasarkan konsol mana yang sedang aktif, misalnya lampu merah untuk Switch 2, lampu hijau untuk Xbox Series X, dan lampu biru untuk PS5.
  • Karena menggunakan full hardware asli dari masing-masing unit konsol, game tetap berjalan secara native ketimbang emulator atau cloud. Sehingga, sama sekali tidak melanggar batas performa masing-masing konsol. 
Penggabungan komponen masih memungkinkan Switch 2 digunakan secara portabel, bisa dicabut-pasang selayaknya docking.
Penggabungan komponen masih memungkinkan Switch 2 digunakan secara portabel, bisa dicabut-pasang selayaknya docking.
  • Perangkat ini dapat berfungsi lantaran sang YouTuber menyusun semua komponen asli pada PS5 dan Xbox Series X di dalam satu kabinet. Sedangkan untuk Switch 2, tampaknya hanya kapabilitas docking saja yang dipasangkan. Sebab, unit konsolnya sendiri dapat dipasang dan dicabut seperti biasa. 
  • Dengan tiga konsol digabung jadi satu, sistem perkabelan pun akan lebih simpel dan tidak “ruwet”. Bayangkan saja jika tiga konsol tercolok ke TV bersamaan, maka akan ada tiga kabel listrik, tiga kabel HDMI ke TV, tiga posisi colokan, dan sebagainya. Bahkan pengguna bisa saja memerlukan HDMI switch jika jumlah port di TV terbatas.
  • Dengan perangkat Ningtendo PXbox 5 ini, hanya dibutuhkan satu kabel listrik dan satu kabel HDMI ke TV saja, sehingga lebih rapi dan praktis. 

Kehadiran tiga konsol yang digabung menjadi satu ini namun menimbulkan pertanyaan: seberapa perlu pengguna memiliki tiga konsol gaming sekaligus? Sejauh ini, nyaris tidak ada game Xbox Series X/S yang tidak tersedia di PC.

Bahkan Sony yang semula penganut garis keras soal game eksklusif pun perlahan mulai menyediakan port untuk PC, seperti God of War, The Last of Us, Horizon Zero Dawn, dan Uncharted 4. Dengan demikian, tampaknya sebuah PC gaming dan satu konsol Nintendo Switch 2 sudah bisa menjadi setup ideal untuk bisa memainkan seluruh game

Namun, meski PC dapat memainkan semua port dari game Xbox dan PlayStation, ada beberapa keuntungan yang hanya bisa dirasakan lewat konsol. Misalnya saja, konsol gaming seperti Xbox Series X/S dan PlayStation 5 selalu kebagian game lebih dulu dibandingkan PC, seperti GTA VI yang dijadwalkan rilis pada November 2025 untuk konsol, dan diprediksi baru akan hadir di PC pada 2-3 tahun setelahnya. 

Bukan itu saja, bermain game di konsol juga biasanya akan lebih mulus dan lancar dibandingkan port PC yang terkadang tidak optimized. Pemain pun tidak perlu berurusan dengan pengaturan grafis, update driver GPU, dan bisa memanfaatkan fitur quick resume serta rest mode yang tidak ada di PC. 

Lantas bagaimana caranya mendapatkan perangkat Ningtendo PXbox 5 ini dan berapa harganya? Sayangnya, ini bukan produk yang dijual di toko atau dibuat secara massal, melainkan hanya proyek modifikasi pribadi oleh YouTuber XNZ. 

Namun apabila dihitung kasar secara material, Anda perlu setidaknya mengeluarkan biaya untuk membeli masing-masing konsol seperti PS5, Xbox Series X, dan Switch 2, ditambah biaya casing kustom dan komponen-komponen lain (seperti 3D printing, kipas pendingin, board switching, dan lain-lain). 

Di Indonesia, PS5 dan Switch 2 masing-masing dijual di kisaran Rp 8 juta sementara Xbox Series X ada di kisaran Rp 9-10 jutaan. Dengan kata lain, biaya untuk menggabungkan tiga konsol ini bisa melampaui Rp 25 juta.

The post Modder Ini Sukses Gabungkan PS5, Xbox Series X, dan Switch 2 Jadi Satu Konsol first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/modder-ini-sukses-gabungkan-ps5-xbox-series-x-dan-switch-2-jadi-satu-konsol/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/01/oXzfps6vND-150x150.jpg150150
Red Magic 11 Pro Rilis di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya https://www.91mobiles.com/id/hub/red-magic-11-pro-rilis-di-indonesia-ini-spesifikasi-dan-harganya/ https://www.91mobiles.com/id/hub/red-magic-11-pro-rilis-di-indonesia-ini-spesifikasi-dan-harganya/#respond Thu, 08 Jan 2026 08:23:24 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=17915 ZTE resmi meluncurkan seri ponsel gaming terbarunya di Indonesia, yakni Red Magic 11 Pro. Smartphone ini merupakan hasil “rebranding” dari Red Magic 11 Pro Plus yang rilis di China, sempat menduduki peringkat pertama dengan skor AnTuTu tertinggi sepanjang 2025. Red Magic 11 Pro adalah HP gaming pertama di dunia dengan AquaCore Cooling System, teknologi pendingin smartphone produksi massal yang memanfaatkan […]

The post Red Magic 11 Pro Rilis di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Red Magic 11 Pro resmi dirilis di Indonesia, dibekali Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan chip tambahan RedCore R4. 
  • Ponsel ini memiliki skor AnTuTu 4.398.000 poin, serta merupakan HP pertama di dunia yang dibekali teknologi AquaCore Cooling System.
  • Red Magic 11 Pro sudah dapat dipesan secara pre-order di Indonesia mulai 8 Januari 2026 dengan harga promo Rp 17.999.000, turun dari harga normal Rp 19.999.000.

ZTE resmi meluncurkan seri ponsel gaming terbarunya di Indonesia, yakni Red Magic 11 Pro. Smartphone ini merupakan hasil “rebranding” dari Red Magic 11 Pro Plus yang rilis di China, sempat menduduki peringkat pertama dengan skor AnTuTu tertinggi sepanjang 2025. 

Red Magic 11 Pro adalah HP gaming pertama di dunia dengan AquaCore Cooling System, teknologi pendingin smartphone produksi massal yang memanfaatkan cairan pendingin fluorinated mengalir untuk menjaga suhu tetap stabil. 

Perangkat ini berhasil menorehkan skor AnTuTu v11 sebesar 4.398.000 poin, ditenagai dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan chip gaming khusus RedCore R4 untuk mendongkrak performa. 

“Melalui Red Magic 11 Pro, kami berfokus menjawab tantangan terbesar dalam mobile gaming yaitu menjaga performa tetap stabil selama sesi bermain panjang dan intens,” ujar Zhuang Yongke selaku Country Manager Nubia Indonesia pada keterangan tertulis yang diterima 91Mobiles Indonesia

Spesifikasi Red Magic 11 Pro

  • Chipset: Red Magic 11 Pro diotaki dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dibekali 8-core CPU, terdiri atas 2x Oryon V3 Phoenix L (4,6 GHz) dan 6x Oryion V4 Phoenix M (3,62 GHz) berikut GPU Adreno 840. 
  • Tersedia juga chip tambahan RedCore R4 yang dapat mengoptimalkan performa dalam game, mendukung efek visual in-game yang dapat disesuaikan, grafis 2K super-resolution berbasis Qualcomm, serta meningkatkan manajemen daya.
  • Seluruh sistem ini diperkuat oleh mesin Energy Cube 3.0 yang secara dinamis mengatur CPU, GPU, memori, sistem pendingin, dan respons sentuhan secara real-time. Fitur ini diklaim dapat meningkatkan performa hingga 40 persen, mengurangi konsumsi daya 12 persen, serta mendukung frame rate lebih stabil di adegan kompleks. 
  • Sistem pendingin: Agar suhu tetap stabil saat bermain, ponsel ini dilengkapi vapor chamber seluas 13.116 mm persegi serta kipas turbo fan aktif tahan air dengan kecepatan mencapai 24 ribu RPM. AquaCore Cooling System miliknya memakai cairan pendingin fluorinated yang mengalir untuk menarik panas dari CPU dan baterai.
  • RAM dan penyimpanan: Perangkat ini hadir dengan RAM 16 GB LPDDR5T dan storage 512 GB UFS 4.1 Pro
  • Layar: Red Magic 11 Pro hadir dengan panel BOE X10 AMOLED 6,85 inci beresolusi 2.688 x 1.216 piksel dengan refresh rate 144 Hz, kecerahan maksimal 1.800 nit, gamut warna 100 persen DCI-P3, dan rasio bodi-ke-layar 95,3 persen. Bezel di sekeliling layarnya hanya setipis 0,7 mm, sekaligus mengusung sertifikasi SGS dan TUV Rheinland untuk kenyamanan mata. 
  • Layar ini turut mendukung teknologi PWM Dimming 2.592 Hz, touch sampling rate 360 Hz, touch response instan 3.000 Hz, chip sentuh Synaptics 3910v, dan Wet-hand Mode. Dengan fitur-fitur ini, layar tetap responsif dan akurat pada segala kondisi, termasuk saat terkena jari tangan yang basah. 
Red Magic 11 Pro
Red Magic 11 Pro
  • Kamera: Meski tidak berfokus pada fotografi, kamera ponsel ini tetap fungsional untuk kebutuhan sehari-hari. Di belakangnya terdapat kamera utama 50 MP plus OIS, ultrawide 50 MP, dan auxiliary 2 MP. Menariknya, bagian layar ponsel sama sekali tidak menampilkan kamera depan. Ini karena kamera selfie 16 MP miliknya mengusung desain under-display.
  • Baterai dan pengisian daya: Red Magic 11 Pro difasilitasi baterai berkapasitas 7.500 mAh yang dibekali fast charging 80 watt via kabel dan wireless charging
  • Software: Perangkat gaming ini berjalan pada antarmuka Red Magic OS 11 berbasis Android 16 sedari awal peluncurannya, mendukung masa pembaruan OS utama hingga 3 tahun.
  • Tersedia asisten kecerdasan buatan (AI) dari Red Magic yang bernama MORA, dapat menampilkan live wallpaper interaktif, alarm yang dipersonalisasi, dan animasi charging. Integrasi dengan Google Gemini juga disematkan untuk menghadirkan fitur AI chat, terjemahan saat panggilan suara, dan input AI untuk produktivitas dan komunikasi. 
  • Fitur-fitur lain: Red Magic 11 Pro dibekali speaker stereo dengan bass mendalam, motor getar linear X-Axis, tombol bahu 520 Hz yang turut mendukung mode portrait, port audio jek 3,5 mm, serta Game Space sebagai pusat kontrol performa. Tampilan bodinya juga ditunjang dengan fitur RGB di bagian frame, kipas, shoulder trigger, dan logo. 
  • Bodi: Perangkat yang dikhususkan untuk gaming kelas profesional ini dibangun dengan rangka aviation aluminium dan kaca di belakang. Sertifikasi IPX8 juga turut hadir guna mengurangi risiko kerusakan saat terendam di air.

Harga dan ketersediaan

harga red magic 11 pro

Di Indonesia, Red Magic 11 Pro tersedia dalam warna eksklusif Subzero, menampilkan desain panel belakang yang rata sepenuhnya tanpa tonjolan kamera. 

Perangkat ini dibanderol dengan harga resmi (SRP) Rp 19.999.000, namun turun harga menjadi Rp 17.999.000 selama periode pre-order mulai 8 Januari 2026.

Selama masa pre-order tersebut, pengguna juga ditawarkan kesempatan mendapatkan Special Gift Box berisi Red Magic Gamepad dalam jumlah terbatas. Saat ini Red Magic 11 Pro tersedia secara eksklusif di Nubia Flagship Store pada kanal penjualan Blibli.

The post Red Magic 11 Pro Rilis di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/red-magic-11-pro-rilis-di-indonesia-ini-spesifikasi-dan-harganya/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/01/RedMagic-11-Pro-2-150x150.jpg150150
Lenovo Luncurkan Konsol Handheld Legion Go 2 Versi Steam OS https://www.91mobiles.com/id/hub/lenovo-luncurkan-konsol-handheld-legion-go-2-versi-steam-os/ https://www.91mobiles.com/id/hub/lenovo-luncurkan-konsol-handheld-legion-go-2-versi-steam-os/#respond Thu, 08 Jan 2026 01:00:44 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=17895 Lenovo akhirnya merilis Legion Go 2 versi SteamOS di ajang CES 2026, menjawab kritik utama terhadap versi sebelumnya yang menggunakan Windows 11.Sebelumnya Legion Go 2 versi Windows sudah rilis pada September 2025, namun dinilai kurang optimal dari segi pengalaman pengguna maupun performa.Dari spesifikasinya, perangkat ini tidak banyak mengalami perubahan dari versi Windows. Legion Go 2 […]

The post Lenovo Luncurkan Konsol Handheld Legion Go 2 Versi Steam OS first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Lenovo Legion Go 2 versi SteamOS resmi diluncurkan, dianggap lebih optimal dari segi performa dan antarmuka dibandingkan versi Windows 11.
  • Spesifikasi hardware tidak berubah dari sebelumnya, menggunakan AMD Ryzen Z2 Extreme, RAM hingga 32 GB, storage SSD hingga 2 TB, dan layar OLED PureSight 8,8 inci.
  • Harganya naik 100 dolar AS (Rp 1,6 jutaan) ketimbang versi Windows 11, yakni 1.199 dolar AS (Rp 20 juta). 

Lenovo akhirnya merilis Legion Go 2 versi SteamOS di ajang CES 2026, menjawab kritik utama terhadap versi sebelumnya yang menggunakan Windows 11.

Sebelumnya Legion Go 2 versi Windows sudah rilis pada September 2025, namun dinilai kurang optimal dari segi pengalaman pengguna maupun performa.

Dari spesifikasinya, perangkat ini tidak banyak mengalami perubahan dari versi Windows. Legion Go 2 versi SteamOS masih mempertahankan prosesor AMD Ryzen Z2 Extreme, RAM hingga 32 GB, SSD hingga 2 TB, dan layar OLED PureSight 8,8 inci yang sama.

Legion Go 2 kini lebih optimal dan gesit

Masalah terbesar pada Legion Go 2 sebelumnya adalah Windows 11 yang tidak ramah kontroler. Meskipun Microsoft telah menghadirkan Xbox Full Screen Experience, pengalamannya masih dinilai kurang praktis dibandingkan SteamOS, sebagaimana dikutip dari IGN Nordic

Dengan SteamOS, pengguna langsung dihadapkan dengan antarmuka yang siap pakai memakai kontroler. Pengguna tidak perlu lagi membuka desktop Windows sama sekali, sehingga fokusnya lebih diarahkan ke gaming ketimbang sistem operasi. 

Fitur-fitur Steam seperti Steam Library, Cloud Save, Stream Chat, Game Recording, serta Suspend dan Resume juga turut disematkan. 

Lenovo menyebutkan bahwa SteamOS 2 di Legion Go 2 sudah dioptimalkan khusus agar memaksimalkan kinerja Ryzen Z2 Extreme, mirip pendekatan yang dilakukan pada Legion Go S pada Juni 2025. 

SteamOS memang secara umum sanggup memberikan frame rate lebih tinggi dibandingkan Windows, terlebih untuk konsol handheld. Ini karena SteamOS tidak terbebani proses latar belakang sebanyak Windows. 

Karena SteamOS berbasis Linux, sistem operasi ini menggunakan lapisan kompatibilitas bernama Proton untuk dapat menjalankan game Windows. Meski begitu, Proton kini sudah sangat matang sehingga banyak game bisa berjalan lebih lancar dibandingkan Windows secara native

Jadi, Legion Go 2 versi SteamOS diharapkan bisa memberikan pengalaman gaming lebih lancar, baik itu dari segi frame rate maupun pengalaman antarmuka. 

Harga Lenovo Legion Go 2 versi SteamOS

Legion Go 2 versi SteamOS akan dibanderol mulai 1.199 dolar AS (Rp 20 juta), lebih mahal dibandingkan versi Windows 11 dengan harga rilis 1.099 dolar AS (Rp 18,4 jutaan).

Kenaikan harga ini agak dipertanyakan. Sebab, SteamOS sendiri adalah software yang bersifat open-source sehingga Lenovo tidak perlu membayar lisensi OS. Bisa jadi harganya naik sebagai imbas dari kenaikan harga RAM dan storage.

Dengan rilisnya perangkat tersebut, alhasil pengguna kini memiliki tiga opsi handheld SteamOS, yakni Steam Deck, Legion Go S, dan Legion Go 2 varian SteamOS. 

The post Lenovo Luncurkan Konsol Handheld Legion Go 2 Versi Steam OS first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/lenovo-luncurkan-konsol-handheld-legion-go-2-versi-steam-os/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/01/fnuy15qa-150x150.png150150
Game Balap Legendaris Real Racing 3 Pamit Setelah 12 Tahun Berkiprah https://www.91mobiles.com/id/hub/game-balap-legendaris-real-racing-3-pamit-setelah-12-tahun-berkiprah/ https://www.91mobiles.com/id/hub/game-balap-legendaris-real-racing-3-pamit-setelah-12-tahun-berkiprah/#respond Mon, 22 Dec 2025 07:20:15 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=17507 Kabar buruk menghampiri industri game balap di platform mobile. Salah satu judul permainan balapan terpopuler di Android dan iOS, Real Racing 3, sebentar lagi bakal “dipensiunkan”. Ya, sang developer resmi mengumumkan bakal menghentikan dukungan untuk game tersebut.Real Racing 3 adalah game balapan gratis (freemium) yang sudah 12 tahun beroperasi. Saat pertama kali rilis pada tahun 2013, game ini dianggap menawarkan pengalaman grafis […]

The post Game Balap Legendaris Real Racing 3 Pamit Setelah 12 Tahun Berkiprah first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Developer Firemonkeys Studios resmi mengumumkan penutupan server untuk Real Racing 3. 
  • Pemain lama yang pernah mengunduh dan menginstal Real Racing 3 masih bisa bermain. Namun, pengguna baru tidak akan menemukan game ini pada Google Play Store dan App Store.
  • Menjelang penutupan server secara final pada 19 Maret 2026, developer Real Racing 3 membagikan banyak kompensasi perpisahan dalam bentuk koin dan dua mobil baru. 

Kabar buruk menghampiri industri game balap di platform mobile. Salah satu judul permainan balapan terpopuler di Android dan iOS, Real Racing 3, sebentar lagi bakal “dipensiunkan”. Ya, sang developer resmi mengumumkan bakal menghentikan dukungan untuk game tersebut.

Real Racing 3 adalah game balapan gratis (freemium) yang sudah 12 tahun beroperasi. Saat pertama kali rilis pada tahun 2013, game ini dianggap menawarkan pengalaman grafis terbaik di mobile dengan detail mobil dan lintasan yang sangat realistis. 

Adapun penutupan support untuk Real Racing 3 bakal dilakukan secara bertahap, sebagaimana dikutip dari GameGPU.com. Disebutkan bahwa tahap awal penutupan sudah mulai dilakukan. 

Game Real Racing 3 menghilang dari Google Play Store dan App Store

  • Sejak Kamis, 18 Desember 2025 minggu lalu, pembelian dalam aplikasi (in-app purchase) dengan uang asli sudah dinonaktifkan sepenuhnya. Game ini juga telah dihapus dari Google Play Store (Android) dan App Store (iPhone/iPad) untuk pengguna baru, sehingga tidak lagi dapat diunduh dan diinstal.
  • Kendati begitu, pengguna yang sudah menginstal atau pernah mengunduh game ini masih dapat memainkannya
  • Jadwal penutupan server secara final telah ditetapkan pada 19 Maret 2026 mendatang, alias tiga bulan lagi. Setelah tanggal ini terlewati, pemain mana pun tidak lagi dapat masuk ke dalam game. Seluruh mata uang dalam game yang belum dipakai pun akan hangus. 
  • Selama server masih dibuka, semua pemain bakal mendapatkan 1.000 koin emas sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas pemain. Sederet kompensasi lain juga turut diberikan, seperti dua mobil eksklusif yang akan ditambahkan ke garasi yakni Audi S1 e-tron quattro dan Rimac Fridge 2023.
  • Apabila pemain sudah memiliki dua mobil tersebut, pihak developer bakal menggantinya dengan kompensasi tambahan berupa emas.  

Dengan penutupan server Real Racing 3 yang bakal terjadi pada Maret tahun depan, para penggemar game ini disarankan untuk memanfaatkan sisa waktu dengan memanfaatkan benefit yang diberikan sebelum tutup selamanya.

Real Racing 3 dianggap sebagai standar baru untuk game balap di smartphone, menghadirkan grafis konsol di perangkat mobile serta lisensi resmi mobil dan lintasan nyata. Permainan ini sungguh memberikan sensasi autentik yang jarang ditemui pada game balapan lain. 

Bagi yang sedang mencari game alternatif dengan pengalaman racing serupa, mungkin bisa beralih ke sejumlah judul lain yang tak kalah populernya, seperti Grid Autosport, F1 Mobile Racing, atau Assoluto Racing. Namun sampai hari penutupan server tiba, tak ada salahnya memanfaatkan sisa waktu untuk bermain Real Racing 3 selagi bisa. 

The post Game Balap Legendaris Real Racing 3 Pamit Setelah 12 Tahun Berkiprah first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/game-balap-legendaris-real-racing-3-pamit-setelah-12-tahun-berkiprah/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/12/Game-Balap-Legendaris-Real-Racing-3-Pamit-Setelah-12-Tahun-Berkiprah-150x150.jpg150150
Android 17 Diduga Hadirkan Controller Remapping dan Virtual Gamepad https://www.91mobiles.com/id/hub/android-17-diduga-hadirkan-controller-remapping-dan-virtual-gamepad/ https://www.91mobiles.com/id/hub/android-17-diduga-hadirkan-controller-remapping-dan-virtual-gamepad/#respond Wed, 19 Nov 2025 02:00:35 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=16572 Kabar gembira hadir bagi gamer ponsel yang sering menggunakan gamepad. Sebab, Android 17 konon bakal menghadirkan dukungan remapping tombol controller secara native. Bukan itu saja, kemungkinan juga akan ada fitur virtual gamepad secara built-in, fitur yang selama beberapa tahun ke belakang ini hanya bisa dilakukan via aplikasi ketiga.Dikutip dari Android Authority, Android 17 yang memiliki nama internal “Cinnamon Bun” terindikasi akan mendapatkan fitur remapping […]

The post Android 17 Diduga Hadirkan Controller Remapping dan Virtual Gamepad first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Android 17 kabarnya bakal memperkenalkan fitur baru untuk memetakan tombol gamepad secara native.
  • Dengan fitur baru tersebut, pengguna tidak perlu lagi melakukan remapping via aplikasi ketiga yang terasa ribet.
  • Android juga konon akan menghadirkan virtual gamepad yang dapat menerjemahkan input kontrol fisik menjadi sentuhan tap dan swipe di layar.

Kabar gembira hadir bagi gamer ponsel yang sering menggunakan gamepad. Sebab, Android 17 konon bakal menghadirkan dukungan remapping tombol controller secara native

Bukan itu saja, kemungkinan juga akan ada fitur virtual gamepad secara built-in, fitur yang selama beberapa tahun ke belakang ini hanya bisa dilakukan via aplikasi ketiga.

Dikutip dari Android Authority, Android 17 yang memiliki nama internal “Cinnamon Bun” terindikasi akan mendapatkan fitur remapping secara native. Hal ini terlihat pada penemuan permission pada rilis Android Canary terbaru. 

Indikasi “Controller Remapping” pada Android 17

Berdasarkan penemuan di Android Canary, telah ditemukan permission baru bertuliskan “android.permission.CONTROLLER_REMAPPING”. Adapun permission tersebut dikunci untuk aplikasi yang ditandatangani dengan platform key.

Penemuan permission di Android Canary untuk remapping gamepad. Sumber: Android Authority.
Penemuan permission di Android Canary untuk remapping gamepad. Sumber: Android Authority.

Dengan demikian, hanya sistem yang dapat melakukan remapping tombol gamepad secara global, bukan aplikasi pihak ketiga. Nantinya Android kemungkinan bakal menyediakan menu khusus di dalam menu pengaturan dengan tahapan yang menyerupai “Settings -> Connected Devices -> Game Controllers”. 

Di menu tersebut, pengguna bisa melihat daftar controller yang sedang terhubung, memilih controller, serta memetakan ulang setiap tombol. Tidak menutup kemungkinan Android juga akan menambahkan fitur untuk mengatur sensitivitas joystick atau trigger.

Mengapa Android membutuhkan peningkatan ini?

Game Android pada umumnya mengandalkan layar sentuh untuk dapat menggerakkan karakter atau memberikan serangan. Namun, kini semakin banyak game Android yang mendukung controller. Bahkan sejumlah game akan terasa kurang menyenangkan jika tidak dimainkan tanpa gamepad

Selain itu, layanan cloud gaming pun kini semakin populer, misalnya seperti Xbox Cloud Gaming dan NVIDIA GeForce Now. Sehingga, kini perangkat Android pun dapat memainkan game AAA selayaknya konsol dan PC. 

Saat ini cara Android menangani controller adalah dengan menerjemahkan tombol menjadi key codes dan axis values ketika gamepad USB atau Bluetooth dihubungkan. Lalu, Android akan menggunakan file konfigurasi layout tombol berdasarkan vendor ID dan product ID.

Namun, biasanya Android hanya menyediakan file konfigurasi untuk gamepad populer saja, misalnya Xbox Controller resmi. Biasanya beberapa vendor controller pihak ketiga yang kurang populer bakal “meniru” konfigurasi pada controller ternama agar tetap bisa kompatibel.

Kendati demikian, sejumlah kendala tetap ada lantaran tidak bisa melakukan pemetaan ulang tombol secara native. Alhasil para gamer pun mesti mengandalkan game yang menyediakan opsi remapping, namun itu pun jumlahnya hanya sedikit.

Selama ini pengguna harus remapping menggunakan aplikasi pihak ketiga yang sering kali mengandalkan ADB atau Accessibility API, namun itu pun dinilai tidak stabil dan berisiko. Dengan peningkatan yang dihadirkan Android 17, pengguna dapat melakukan pemetaan ulang tombol dengan lebih praktis tanpa ribet. 

Android 17 juga diprediksi akan menghadirkan virtual gamepad

Selain fitur remapping tombol controller secara native, Android 17 juga dikabarkan bakal mengusung fitur baru bernama Virtual Gamepad. Pada dasarnya, fitur ini akan menghadirkan “gamepad buatan” yang berjalan di dalam sistem Android.

Jadi, meskipun Anda menekan tombol dari controller fisik, Android tidak langsung mengirim input tersebut ke dalam game. Sistem akan “menerjemahkan” dulu input itu, lalu mengubahnya menjadi tombol virtual yang sesuai dengan layout game. Barulah setelahnya Android bakal mengirimkan input tersebut ke dalam game yang sedang dimainkan. 

Adapun virtual gamepad ini juga sudah mendukung semua tombol standar, mulai dari tombol ABXY, tombol menu, D-Pad, L1/ R1, L2/ R2, hingga joystick lengkap dengan tombol klik R3 dan L3. Jadi, hampir semua jenis controller bisa disesuaikan.

Menariknya lagi, fitur ini juga dapat mengubah input tombol menjadi sentuhan di layar. Misalnya seperti mengubah input tombol fisik menjadi gerakan tap atau swipe. Dengan begini, game yang sebenarnya tidak mendukung gamepad pun jadi dapat dimainkan menggunakan gamepad

The post Android 17 Diduga Hadirkan Controller Remapping dan Virtual Gamepad first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/android-17-diduga-hadirkan-controller-remapping-dan-virtual-gamepad/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/11/photo_2025-11-19_06-26-00-150x150.jpg150150
Asus ROG Xbox Ally vs ROG Xbox Ally X: Selisih Harga Rp 5 Juta, Apa Saja Bedanya? https://www.91mobiles.com/id/hub/asus-rog-xbox-ally-vs-rog-xbox-ally-x-selisih-harga-rp-5-juta-apa-saja-bedanya/ https://www.91mobiles.com/id/hub/asus-rog-xbox-ally-vs-rog-xbox-ally-x-selisih-harga-rp-5-juta-apa-saja-bedanya/#respond Fri, 17 Oct 2025 06:07:38 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=15088 Asus kembali memperkenalkan handheld gaming di Indonesia pada Kamis (16/10/2025). Ada dua handheld yang diluncurkan secara bersamaan yaitu Asus ROG Xbox Ally dan Asus ROG Xbox Ally X. Keduanya merupakan konsol handheld yang dikembangkan bersama oleh Asus dan Microsoft (tepatnya Xbox Game Studios), sekaligus menjadi penerus dari Asus ROG Ally dan Ally X yang rilis pada 2023 dan […]

The post Asus ROG Xbox Ally vs ROG Xbox Ally X: Selisih Harga Rp 5 Juta, Apa Saja Bedanya? first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Asus kembali memperkenalkan handheld gaming di Indonesia pada Kamis (16/10/2025). Ada dua handheld yang diluncurkan secara bersamaan yaitu Asus ROG Xbox Ally dan Asus ROG Xbox Ally X

Keduanya merupakan konsol handheld yang dikembangkan bersama oleh Asus dan Microsoft (tepatnya Xbox Game Studios), sekaligus menjadi penerus dari Asus ROG Ally dan Ally X yang rilis pada 2023 dan 2024. 

Asus ROG Xbox Ally dan Ally X masih sama-sama menggunakan Windows 11 seperti dua pendahulunya. Namun kali ini terdapat mode “Xbox handheld” yang bisa booting langsung ke aplikasi Xbox. Antarmuka dan kontrolnya pun dibuat lebih mirip dengan Xbox Series X/S, lengkap dengan tombol khas Xbox.

Sebelumnya, waktu rilis Asus ROG Ally dan Ally X terpaut satu tahun, namun kini ROG Xbox Ally dan ROG Xbox Ally X diluncurkan di hari yang sama. Lantas, apa yang membedakan varian Ally dan Ally X tersebut? Simak pada perbandingan berikut ini.

Asus ROG Xbox Ally vs Asus ROG Xbox Ally X: Harga

Harga rilis Asus ROG Xbox Ally standar lebih murah dari ROG Ally di tahun 2023.
Harga rilis Asus ROG Xbox Ally standar lebih murah dari ROG Ally di tahun 2023.

Di antara dua varian ini, Asus ROG Xbox Ally dibanderol dengan harga lebih terjangkau yaitu Rp 9.999.000. Harga tersebut masih lebih murah dibandingkan Asus ROG Ally generasi pertama yang dibanderol mulai dari Rp 10.999.000.

Sementara itu, Ally X yang memang dibekali dapur pacu lebih kuat memiliki harga jual lebih tinggi, yaitu Rp 14.999.000. Ya, selisih kedua varian rupanya terpaut Rp 5 juta. Walau lebih mahal, ROG Xbox Ally X hadir dengan prosesor lebih kuat, baterai lebih awet, dan konektivitas yang lebih unggul. 

HargaAsus ROG Xbox AllyAsus ROG Xbox Ally X
RAM 16 GB/ 512 GBRp 9.999.000
RAM 24 GB/ 1 TBRp 14.999.000

Asus ROG Xbox Ally vs Asus ROG Xbox Ally X: Prosesor

Sebelumnya, Asus ROG Ally dan Ally X memang rilis di tahun berbeda. Namun kala itu ROG Ally dibagi menjadi dua varian yaitu ROG Ally AMD Z1 dan ROG Ally Z1 Extreme. Nah, kali ini masing-masing dari Asus ROG Xbox Ally dan Ally X hanya ditawarkan dalam satu varian prosesor. 

Varian Ally “reguler” diotaki dengan prosesor AMD Ryzen Z2 A yang terdiri atas 4 core CPU dan 8 thread, memiliki clock speed hingga 3,8 GHz. 

Sementara itu, ROG Xbox Ally X mengusung prosesor AMD Ryzen AI Z2 Extreme yang meliputi CPU 8-core dan 16 thread, dengan clock speed mencapai 5,0 GHz. Bukan cuman itu, prosesor ini juga dilengkapi NPU XDNA dengan kekuatan hingga 50 TOPs.

ROG Xbox Ally X hadir dengan performa lebih kuat untuk bermain game.
ROG Xbox Ally X hadir dengan performa lebih kuat untuk bermain game.

Dengan kata lain, Asus ROG Xbox Ally X akan memberikan pengalaman gaming yang lebih mulus dengan frame rate lebih tinggi. Pengguna juga dapat merasakan pengaturan grafis lebih tinggi dibandingkan versi standar tanpa mengorbankan frame rate

Dikutip dari Wired.com, pengguna ROG Xbox Ally mesti melakukan banyak kompromi jika ingin memainkan game AAA dengan grafis tinggi. Misalnya pada Forza Horizon 5, permainan bisa berjalan di grafis High namun pada frame rate 30-48 FPS. Tampaknya perlu menurunkan setting-an grafis ke Medium apabila ingin mencapai 60 FPS. 

Sedangkan pada ROG Xbox Ally X, game ini langsung dapat berjalan di frame rate mulus 60 FPS tanpa perlu disetel apa-apa. Saat tercolok atau berada di turbo mode, bahkan bisa mencapai lebih dari 90 FPS.

SpesifikasiAsus ROG Xbox AllyAsus ROG Xbox Ally X
CPUAMD Ryzen™ Z2 A Processor 2.8GHz (6MB Cache, up to 3.8 GHz, 4 cores, 8 Threads)AMD Ryzen™ AI Z2 Extreme Processor 2.0GHz (24MB Cache, up to 5.0GHz, 8 cores, 16 Threads); AMD XDNA™ NPU up to 50TOPS
GPUAMD Radeon™ GraphicsAMD Radeon™ Graphics
Performa gaming30-48 FPS (Forza Horizon 5, High)78-85 FPS, bahkan mencapai lebih dari 90 FPS pada Turbo Mode (Forza Horizon 5. High ke Ultra)

Asus ROG Xbox Ally vs Asus ROG Xbox Ally X: RAM dan storage

RAM dan penyimpanan pada Ally X lebih besar dibandingkan versi standar, sehingga dapat menampung lebih banyak game sekaligus mendukung aplikasi lebih berat. 

Asus ROG Xbox Ally standar dilengkapi dengan RAM 16 GB LPDDR5, sementara varian Ally X punya RAM yang 2x lebih besar, yakni RAM 24 GB LPDDR5X.

Tidak hanya lebih hemat daya, jenis standar RAM LPDDR5X juga mendukung kecepatan dan bandwidth lebih tinggi dari LPDDR5 biasa, sehingga lebih cocok untuk game berat yang butuh loading tekstur dengan cepat. 

Baik ROG Xbox Ally maupun Ally X kompak memiliki jenis storage PCIe 4.0 NVMe M.2 SSD, namun dengan kapasitas berbeda yakni 512 GB pada Ally dan 1 TB pada Ally X. 

SpesifikasiAsus ROG Xbox AllyAsus ROG Xbox Ally X
RAM16 GB LPDDR524 GB LPDDR5X
Penyimpanan512 GB PCIe® 4.0 NVMe™ M.2 SSD1 TB PCIe® 4.0 NVMe™ M.2 SSD

Asus ROG Xbox Ally vs Asus ROG Xbox Ally X: Port

Asus ROG Xbox Ally X punya port USB 4 yang mendukung Thunderbolt 4. Fitur ini tidak ada pada ROG Xbox Ally standar.
Asus ROG Xbox Ally X punya port USB 4 yang mendukung Thunderbolt 4. Fitur ini tidak ada pada ROG Xbox Ally standar.

Dari segi konektivitas, kedua varian ini sama-sama mendukung Wi-Fi 6E dan juga Bluetooth 5,2. Namun, varian Ally X dilengkapi dengan versi port lebih canggih yang bisa mempermudah keseharian penggunanya. 

ROG Xbox Ally X dilengkapi dengan satu port USB 3.2 Gen 2 Type-C dan satu port USB 4, kompatibel dengan Thunderbolt 4. Sementara itu, kedua port pada ROG Xbox Ally berada dalam versi yang sama yakni 3.2 Gen 2.

Ini artinya, USB 4 (Thunderbolt 4) hanya dimiliki oleh varian Ally X memungkinkannya terhubung dengan eGPU. Ini tergolong penting bagi pengguna yang berniat menggunakan desktop (seperti RTX 4070, misalnya), agar performanya bisa menyamai PC gaming kelas atas. 

Bukan itu saja, port Thunderbolt 4 memungkinkan ROG Xbox Ally X untuk terhubung dengan lebih banyak monitor sekaligus. Kecepatan transfernya pun lebih tinggi, sehingga bisa mempersingkat waktu ketika menyalin file-file besar. 

SpesifikasiAsus ROG Xbox AllyAsus ROG Xbox Ally X
KonektivitasWi-Fi 6E(802.11ax) (Triple band) 2*2 + Bluetooth® 5.2Wi-Fi 6E(802.11ax) (Triple band) 2*2 + Bluetooth® 5.2
Port2x USB 3.2 Gen 2 Type-C1x USB 3.2 Gen 2 Type-C, 1x USB 4 (mendukung Thunderbolt 4)

Asus ROG Xbox Ally vs Asus ROG Xbox Ally X: Baterai

Bukan hanya lebih powerful, ROG Xbox Ally X juga mampu bertahan lebih lama lantaran punya baterai lebih besar. Varian tersebut dibekali dengan baterai berkapasitas 80 WHr, sedangkan ROG Xbox Ally standar “hanya” memiliki baterai 60 WHr. 

Keduanya namun diketahui memiliki fitur pengisian yang sama yakni menggunakan daya 65 watt.

Asus ROG Xbox Ally vs Asus ROG Xbox Ally X: Bodi

Asus ROG Xbox Ally (kiri), Asus ROG Xbox Ally X (kanan)
Asus ROG Xbox Ally (kiri), Asus ROG Xbox Ally X (kanan)

Karena memiliki baterai lebih besar, tidak heran bahwa ROG Xbox Ally X punya bobot lebih berat pula. Varian tersebut diketahui memiliki bobot 715 gram, kalah ringan dibandingkan ROG Xbox Ally yang seberat 670 gram. 

Walau selisih bobot ini terlihat kecil, namun perbedaan beratnya bakal terasa jika menggunakan handheld dengan waktu cukup lama. 

Selain bobot, masing-masing dari dua varian ini ditawarkan dalam varian warna tunggal yaitu putih untuk ROG Xbox Ally dan hitam untuk ROG Xbox Ally X.

Demikian perbandingan antara Asus ROG Xbox Ally dan ROG Xbox Ally X beserta penjelasannya. Secara singkat, varian Ally X lebih powerful, punya baterai lebih awet, port lebih canggih, hingga storage dan RAM yang lebih besar. 

Akan tetapi, untuk bisa mendapatkan ROG Xbox Ally X, masyarakat mesti keluar biaya Rp 5 juta lebih mahal, dan tidak semua orang dapat menjustifikasikan kenaikan harga tersebut. 

Jika masih bingung mau memilih mana yang mana, mungkin bisa menyimak pertimbangan berikut ini.

Pilih Asus ROG Xbox Ally kalau…

  • Punya dana lebih terbatas.
  • Tidak mengharuskan frame rate super lancar saat bermain game AAA, yang penting dapat berjalan tanpa stutter.
  • Lebih sering memainkan game kasual yang tidak begitu demanding seperti Hollow Knight Silksong atau  Stardew Valley.
  • Lebih menyukai handheld dengan bobot ringan. 

Pilih Asus ROG Xbox Ally X kalau…

  • Ingin merasakan frame rate tertinggi di grafis maksimal tanpa harus mengotak-atik menu pengaturan.
  • Ingin merasakan performa yang hampir menyamai PC gaming kelas atas dengan menghubungkan konsol ke eGPU.
  • Memprioritaskan daya tahan baterai.
  • Menyukai RAM dan kapasitas storage yang 2x lebih besar.

The post Asus ROG Xbox Ally vs ROG Xbox Ally X: Selisih Harga Rp 5 Juta, Apa Saja Bedanya? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/asus-rog-xbox-ally-vs-rog-xbox-ally-x-selisih-harga-rp-5-juta-apa-saja-bedanya/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-17-at-10.40.10_75c0913c-150x150.jpg150150