Google | Indonesia Blog https://www.91mobiles.com/id/hub Thu, 13 Aug 2026 08:28:07 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.5.3 Google Pixel 11, 11 Pro, dan 11 Pro Fold Resmi, Harganya Naik https://www.91mobiles.com/id/hub/google-pixel-11-11-pro-dan-11-pro-fold-resmi-harganya-naik/ https://www.91mobiles.com/id/hub/google-pixel-11-11-pro-dan-11-pro-fold-resmi-harganya-naik/#respond Thu, 13 Aug 2026 08:28:07 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=24505 Google baru saja resmi mengumumkan seri ponsel flagship terbarunya, Pixel 11 series, dalam acara “Made by Google 2026) yang digelar pada Rabu (12/8/2026). Seri terbaru tersebut meliputi empat varian utama yaitu Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan ponsel lipat Pixel 11 Pro Fold. Seri flagship ini dikemas dengan sejumlah peningkatan dari sebelumnya, yakni chipset terbaru Google […]

The post Google Pixel 11, 11 Pro, dan 11 Pro Fold Resmi, Harganya Naik first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Google Pixel 11 series resmi meluncur di pasar global. 
  • Seri ini terbagi menjadi empat varian yaitu Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. 
  • Jajaran flagship ini mengalami kenaikan harga 100 dolar AS (Rp 1,7 jutaan) ketimbang pendahulunya. 

Google baru saja resmi mengumumkan seri ponsel flagship terbarunya, Pixel 11 series, dalam acara “Made by Google 2026) yang digelar pada Rabu (12/8/2026). Seri terbaru tersebut meliputi empat varian utama yaitu Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan ponsel lipat Pixel 11 Pro Fold. 

Seri flagship ini dikemas dengan sejumlah peningkatan dari sebelumnya, yakni chipset terbaru Google Tensor G6, desain “camera bar” yang lebih ramping, serta integrasi AI Gemini yang semakin mendalam. 

Spesifikasi Google Pixel 11 series

  • Google merancang ulang Camera Bar pada Pixel 11 menjadi 40 persen lebih tipis dari sebelumnya, sehingga tonjolan kameranya tidak terlalu mencolok. 
  • Perihal spesifikasinya, Google Pixel 11 series kini menjadikan varian RAM 12 GB dan storage 256 GB sebagai opsi termurah. Pengecualian bagi Fold yang hadir dalam RAM 16 GB/ 256 GB
  • Perangkat ini dikemas dengan kamera 48 MP wide-angle yang diklaim 56 persen lebih sensitif terhadap cahaya. 
  • Tersedia juga fitur pengisian daya 25 watt nirkabel dengan protokol Qi 2.2 yang 25 persen lebih cepat dari pendahulunya. 
  • Beralih ke Pixel 11 Pro dan Pro XL, tahun ini Google menghadirkan fitur unik bernama “HiLight”, yakni cincin lampu LED ambient sekitar lampu Flash yang menggantikan sensor suhu. Lampu ini hadir sebagai indikator visual saat Gemini sedang mendengarkan input pengguna atau sedang “berpikir”. Warna lampunya pun dapat disesuaikan berdasarkan kontak favorit saat ada panggilan masuk.
  • Varian Pro dibekali layar “Super Actua” dengan tingkat kecerahan maksimal hingga 3.600 nit serta 2x lipat lebih tahan gores dari sebelumnya. 
  • Sisi fotografinya mengandalkan kamera utama 50 MP dan telefoto 48 MP yang mendukung Portrait Mode pada tingkatan zoom 5x dan fitur 120x Pro Zoom. 
  • Perangkat ini dikemas dengan RAM standar 12 GB, namun tersedia juga opsi RAM hingga 16 GB untuk varian storage 512 GB dan 1 TB. 
  • Khusus varian XL, pengisian kabelnya disebut mampu mencapai baterai 75 persen dalam hanya 30 menit.
  • Untuk varian foldable Pixel 11 Pro Fold, ponsel ini kini 10 persen lebih ringan (239 gram) dan juga lebih tipis. Bodi belakangnya menggunakan komposit serat kaca matte yang diklaim nyaris tidak mungkin retak. Layar internalnya juga mencapai kecerahan 3.600 nit dengan bezel yang lebih tipis.
  • Seluruh jajaran Google Pixel 11 series ini kompak diotaki chipset Tensor G6 yang disebut membuat tugas AI di perangkat berjalan 3,5x lipat lebih cepat, namun dengan konsumsi daya yang lebih ringan.
  • Google Tensor G6 juga dilengkapi chip keamanan Titan M3 yang dirancang untuk menghadapi ancaman komputasi kuantum di masa mendatang. 
  • Salah satu fitur AI terbarunya merupakan Gboard Rambler, yang secara otomatis menyaring kata-kata seperti “umm” atau “ah” saat pengguna melakukan dikte suara.
  • Fitur Live Translate yang sebelumnya hanya didukung untuk panggilan suara juga kini hadir untuk video di YouTube, podcast, dan sejumlah aplikasi lain yang didukung. 
  • Di sisi fotografi, Google turut memperkenalkan fitur Magic Capture yang secara otomatis dapat menganalisis sekitar 500 bingkai foto untuk memilih bidikan HDR+ terbaik bagi pengguna.
  • Fitur Camera Looks juga hadir agar pengguna dapat mengatur nuansa estetika foto seperti gaya Natural, Shadow, atau Vanilla sebelum memotret.

Harga dan ketersediaan

Google saat ini sudah membuka sesi pre-order untuk Pixel 11 series melalui Google Store, Amazon, dan Best Buy. Sebagaimana HP Google pendahulunya, Pixel 11 series ini diperkirakan tidak akan rilis di Indonesia.

Pixel 11 hadir dalam pilihan warna Frost, Obsidian, Hibiscus, dan Pistachio. Sementara, varian Pro dan Pro XL ditawarkan dalam warna Canyon, Fog, Olive, dan Obsidian.

Google Pixel 11 dijual dengan harga mulai dari 899 dolar AS (Rp 16 jutaan), sementara Google Pixel 11 Pro dibanderol mulai dari 1.099 dolar AS (Rp 19,6 jutaan). 

Varian Pixel 11 Pro XL mengusung banderol harga mulai dari 1.299 dolar AS (Rp 23,2 jutaan), sedangkan HP lipat Pixel 11 Pro Fold dijual seharga 1.899 dolar AS (Rp 33,9 jutaan), sebagaimana dihimpun dari 9to5Google.

Melihat dari harga-harga di atas, terlihat bahwa Google Pixel 11 series kini lebih mahal dari pendahulunya. Pada Agustus 2025, Google Pixel 10 dijual mulai dari 799 dolar AS (Rp 14,2 jutaan) sementara varian Pro dan Pro XL yang dibanderol 999 dan 1.199 dolar AS (Rp 17,8 dan 21,4 jutaan). Ketiganya mengalami kenaikan harga 100 dolar, yang diperkirakan terjadi sebagai dampak dari langkanya komponen chip secara global.

The post Google Pixel 11, 11 Pro, dan 11 Pro Fold Resmi, Harganya Naik first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/google-pixel-11-11-pro-dan-11-pro-fold-resmi-harganya-naik/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/08/Made_by_Google_2026_Collection.max-1440x450.format-webp_H1GsDFQ_upscayl_4x_upscayl-lite-4x-150x150.jpg150150
Selamat Tinggal Google Assistant https://www.91mobiles.com/id/hub/selamat-tinggal-google-assistant/ https://www.91mobiles.com/id/hub/selamat-tinggal-google-assistant/#respond Thu, 06 Aug 2026 06:56:33 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=24301 Setelah 10 tahun berkiprah, kini Google Assistant dilaporkan bakal “dipensiunkan” lantaran digantikan oleh Gemini. Ya, mulai 4 September 2026 nanti, perusahaan akan memberhentikan Google Assistant secara bertahap dan menggantinya dengan Gemini sebagai asisten AI bawaan di berbagai perangkat. Informasi ini disampaikan Google melalui email pengguna pada pekan ini. Dalam pemberitahuan tersebut, Google menerangkan bahwa proses pemberhentian Google […]

The post Selamat Tinggal Google Assistant first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Google akan memberhentikan layanan Google Assistant secara bertahap mulai 4 September nanti. 
  • Layanan asisten virtual berbasis AI tersebut akan digantikan oleh Gemini.
  • Sejumlah perangkat yang akan terdampak meliputi HP dan tablet Android, smartwatchheadphone, dan Android Auto. 

Setelah 10 tahun berkiprah, kini Google Assistant dilaporkan bakal “dipensiunkan” lantaran digantikan oleh Gemini. Ya, mulai 4 September 2026 nanti, perusahaan akan memberhentikan Google Assistant secara bertahap dan menggantinya dengan Gemini sebagai asisten AI bawaan di berbagai perangkat. 

Informasi ini disampaikan Google melalui email pengguna pada pekan ini. Dalam pemberitahuan tersebut, Google menerangkan bahwa proses pemberhentian Google Assistant akan dilakukan secara bertahap, sehingga tidak semua pengguna akan langsung terdampak pada hari pertama. 

Google Assistant bakal “dipensiunkan”

Google memperkirakan proses migrasi membutuhkan waktu beberapa minggu hingga menjangkau seluruh perangkat yang didukung. Adapun setelah proses migrasi ini selesai, pengguna tidak akan bisa lagi memilih Google Assistant sebagai asisten virtual pertama. Sebagai gantinya, setiap kali pengguna mengucapkan perintah “Hey Google”, atau menekan dan menahan tombol power, perangkat akan langsung memunculkan antarmuka Gemini.

Google Assistant sendiri pertama kali diperkenalkan pada tahun 2016 sebagai penerus dari Google Now. Asisten virtual tersebut memungkinkan pengguna menjalankan berbagai perintah suara, mulai dari menanyakan cuaca, mengatur alarm dan timer, menampilkan jadwal salat, mengirim pesan, memutar musik, hingga meminta navigasi tanpa harus menyentuh layar. 

Kini sejak Google memperkenalkan Gemini sebagai platform AI generative terbarunya, pihaknya mulai mengalihkan berbagai kemampuan Assistant ke layanan baru tersebut. Alhasil, kini Gemini pun telah memperoleh sejumlah fitur yang sebelumnya hanya tersedia di Google Assistant, misalnya seperti mengirim pesan melalui aplikasi pihak ketiga.

Perangkat yang terdampak

Mulai 4 September, Google Assistant akan dihapus secara bertahap dari smartphone dan tablet Android, smartwatch berbasis WearOS, headphone yang mendukung Google Assistant, dan juga Android Auto, sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari Phandroid

Sementara itu, Google menegaskan bahwa ada sejumlah perangkat yang belum terdampak oleh perubahan ini, di antaranya adalah mobil dengan Google Assistant pada dashboardsmart speaker, dan smart display. 

Adapun perpindahan ke Gemini ini diperkirakan bakal berlangsung secara otomatis tanpa memerlukan input dari penggunanya. Namun, jika pengguna telah membangun sebuah rutinitas yang diotomatisasi pada Google Assistant, alangkah baiknya melakukan pengecekan saat nanti beralih ke Gemini. Sebab, ada kemungkinan setup yang dibangun pada Google Assistant tidak akan bekerja pada Gemini. 

The post Selamat Tinggal Google Assistant first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/selamat-tinggal-google-assistant/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/08/Selamat-Tinggal-Google-Assistant-150x150.jpg150150
Google Umumkan Googlebook, Laptop AI dengan Gemini Intelligence https://www.91mobiles.com/id/hub/google-umumkan-googlebook-laptop-ai-dengan-gemini-intelligence/ https://www.91mobiles.com/id/hub/google-umumkan-googlebook-laptop-ai-dengan-gemini-intelligence/#respond Thu, 14 May 2026 04:48:07 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=21641 Google akhirnya resmi memperkenalkan Googlebook, sebuah lini laptop baru yang mengusung konsep “AI-first”, alias mengedepankan kecerdasan buatan sebagai daya tarik utamanya ketimbang sekadar hadir sebagai sistem operasi pada umumnya. Berbeda dengan Chromebook tradisional, sistem baru ini sepenuhnya digerakkan oleh kecerdasan buatan untuk menghadirkan aplikasi Android terbaik dari Google Play Store ke dalam sistem operasi yang lebih […]

The post Google Umumkan Googlebook, Laptop AI dengan Gemini Intelligence first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Googlebook resmi diumumkan, lini laptop yang mengedepankan kecerdasan buatan sebagai aspek utama.
  • Jajaran laptop ini bakal menjadikan Gemini Intelligence sebagai “otak” utama, memberikan saran kontekstual setiap kali kursor menunjuk sebuah objek di layar. 
  • Nantinya Google bakal menggandeng sejumlah brand besar seperti Acer, Asus, Dell, dan HP untuk memproduksi jajaran Googlebook perdananya. 
  • Googlebook bakal punya ciri khas khusus dalam bentuk “glow bar” dan juga material premium, menjadikannya berbeda dibandingkan Chromebook yang kerap dianggap “laptop murah”.

Google akhirnya resmi memperkenalkan Googlebook, sebuah lini laptop baru yang mengusung konsep “AI-first”, alias mengedepankan kecerdasan buatan sebagai daya tarik utamanya ketimbang sekadar hadir sebagai sistem operasi pada umumnya. 

Berbeda dengan Chromebook tradisional, sistem baru ini sepenuhnya digerakkan oleh kecerdasan buatan untuk menghadirkan aplikasi Android terbaik dari Google Play Store ke dalam sistem operasi yang lebih modern.

Gemini Intelligence jadi “otak” utama

Google menegaskan bahwa inti dari Googlebook adalah serangkaian fitur kecerdasan buatan yang dimuat dalam Gemini Intelligence. Perangkat ini dirancang khusus untuk menempatkan Gemini Intelligence langsung di garda depan antarmuka pengguna (user interface). 

Nantinya, AI ini akan memberikan bantuan yang bersifat personal dan proaktif di mana pun dan kapan pun dibutuhkan. Pengguna tidak lagi sekadar menjalankan perintah, melainkan didampingi asisten cerdas yang lebih mantap dalam memahami konteks. 

Fitur “Magic Pointer” dan widget kustom

Salah satu inovasi paling menarik di jajaran Googlebook adalah fitur “Magic Pointer”, dikembangkan dengan dukungan tim Google DeepMind untuk membawa kemampuan Gemini langsung ke ujung jari pengguna melalui kursor. 

Hanya dengan sedikit gerakan kursor, pengguna akan menerima saran kontekstual secara instan saat menunjuk suatu objek. Google mencontohkan kemudahan ini untuk membandingkan, menggabungkan, atau melihat kecocokan dua gambar yang berbeda secara langsung tanpa harus melakukan proses edit yang rumit. Pengguna juga dapat mengubah tanggal di dalam e-mail menjadi jadwal pertemuan di kalender secara otomatis. 

Tidak berhenti di situ, pengguna kini dapat membuat widget sendiri hanya dengan mengetikkan perintah (prompt) sederhana. Gemini akan menelusuri internet atau menyambungkan data dari Gmail dan Kalender untuk membangun dasbor pribadi yang unik untuk setiap penggunanya. 

Desain premium dengan “Glow Bar” ikonik

Untuk urusan perangkat keras, Google menggandeng pemain besar seperti Acer, Asus, Dell, HP, dan Lenovo untuk memproduksi jajaran produk perdana Googlebook. 

Berbeda dengan citra Chromebook yang sering dianggap “laptop murah”, Googlebook bakal tampil dengan material premium dan berbagai pilihan desain. Sebagai ciri khasnya, nanti akan ada “glow bar”, sebuah bilah cahaya estetik yang tak hanya menampilkan indikator fungsional melainkan sebagai elemen visual yang estetik yang membedakannya dengan laptop lain kebanyakan. 

Sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari Firstpost, jajaran Googlebook dipastikan bakal mulai tersedia pada musim gugur tahun ini. Jika merujuk pada kalender musim di AS, tempat markas Google berada, musim gugur biasanya berlangsung mulai akhir September hingga akhir Desember. 

The post Google Umumkan Googlebook, Laptop AI dengan Gemini Intelligence first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/google-umumkan-googlebook-laptop-ai-dengan-gemini-intelligence/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/05/googlebook-150x150.jpg150150
Google Perkenalkan Fitur AI Gemini Intelligence, Hadir Perdana di Samsung Galaxy S26 https://www.91mobiles.com/id/hub/google-perkenalkan-fitur-ai-gemini-intelligence-hadir-perdana-di-samsung-galaxy-s26/ https://www.91mobiles.com/id/hub/google-perkenalkan-fitur-ai-gemini-intelligence-hadir-perdana-di-samsung-galaxy-s26/#respond Thu, 14 May 2026 02:19:07 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=21622 Google resmi memperkenalkan Gemini Intelligence, sebuah rangkaian fitur kecerdasan buatan (AI) proaktif terbaru untuk sistem operasi Android dalam ajang Android Show 2026. Teknologi ini diklaim bakal mengubah peran Android dari yang semula hanya sistem operasi biasa menjadi sistem kecerdasan (intelligence system) yang mampu membantu aktivitas sehari-hari secara otomatis. Kehadiran Gemini Intelligence ini dipastikan bakal menyambangi jajaran […]

The post Google Perkenalkan Fitur AI Gemini Intelligence, Hadir Perdana di Samsung Galaxy S26 first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Google resmi memperkenalkan Gemini Intelligence untuk mengubah sistem operasi Android menjadi sebuah sistem kecerdasan, mampu membuat sejumlah aktivitas harian pengguna menjadi otomatis.
  • Gemini Intelligence bakal tersedia secara perdana untuk beberapa HP flagship yakni Samsung Galaxy S26 dan Google Pixel 10 series
  • Beberapa fitur yang diperkenalkannya meliputi Rambler untuk mengubah percakapan menjadi teks yang lebih formal, Create My Widget untuk membuat widget kustom, serta Google Chrome yang lebih cerdas. 

Google resmi memperkenalkan Gemini Intelligence, sebuah rangkaian fitur kecerdasan buatan (AI) proaktif terbaru untuk sistem operasi Android dalam ajang Android Show 2026. Teknologi ini diklaim bakal mengubah peran Android dari yang semula hanya sistem operasi biasa menjadi sistem kecerdasan (intelligence system) yang mampu membantu aktivitas sehari-hari secara otomatis. 

Kehadiran Gemini Intelligence ini dipastikan bakal menyambangi jajaran ponsel flagship terbaru, termasuk Samsung Galaxy S26 series dan Google Pixel 10 pada musim panas tahun ini (Juni-Agustus 2026). 

Berikut ini adalah deretan fitur canggih Gemini Intelligence yang dirangkum 91Mobiles Indonesia dari laman resmi Google dan GSM Arena

Otomatisasi tugas multi-langkah

Otomatisasi beberapa langkah tanpa harus dilakukan secara manual.
Otomatisasi beberapa langkah tanpa harus dilakukan secara manual.

Salah satu keunggulan utama Gemini Intelligence adalah kemampuannya mengotomatiskan tugas-tugas membosankan yang melibatkan banyak langkah. Pengguna kini dapat meminta Gemini untuk menyelesaikan urusan logistik tanpa harus berpindah-pindah aplikasi secara manual. 

Misalnya, Gemini bisa diperintahkan untuk mencari jadwal olahraga di Gmail, lalu secara otomatis memasukkan perlengkapan yang dibutuhkan ke dalam keranjang belanja. Gemini juga dapat mengenali konteks gambar di layar, pengguna cukup menekan lama tombol daya saat membuka catatan daftar belanja dan Gemini akan langsung menyusun keranjang belanja di aplikasi pengiriman makanan.

Bahkan, jika pengguna melihat brosur wisata di lobi hotel, mereka cukup memotretnya dan meminta Gemini untuk mencarikan rencana tur di aplikasi ketiga seperti Expedia. Pengguna pun juga bisa menambahkan detail dalam perintah, misalnya seperti akomodasi untuk jumlah orang yang diinginkan.

Rambler, mengubah ucapan terbata-bata menjadi teks formal

Ramblr dapat mengubah percakapan terbata-bata menjadi teks yang lebih rapi.
Ramblr dapat mengubah percakapan terbata-bata menjadi teks yang lebih rapi.

Google juga memperkenalkan fitur bernama Rambler pada keyboard Gboard. Fitur ini dirancang khusus agar percakapan alami manusia yang sering kali tidak teratur dapat diubah menjadi teks formal. 

Meskipun ada imbuhan seperti “um” atau “ah” di dalam percakapan, aplikasi tetap mampu mengubah percakapan tersebut menjadi pesan teks yang ringkas dan profesional.

Menariknya lagi, fitur ini mendukung penggunaan beberapa bahasa sekaligus, sehingga mampu memahami konteks meskipun pengguna mencampur bahasa Inggris dengan bahasa lainnya dalam satu kalimat. 

Create My Widget dan desain baru yang lebih nyaman

Tampilan antarmuka saat membuat kustom widget menggunakan perintah suara.
Tampilan antarmuka saat membuat kustom widget menggunakan perintah suara.

Sistem kecerdasan Gemini tersebut juga merambah ke aspek visual melalui fitur Create My Widget. Pengguna kini dapat membuat widget kustom dengan hanya memberikan perintah teks atau perintah suara. 

Sebagai contoh, pengguna dapat meminta Gemini membuatkan dasbor khusus yang menampikan tiga resep makanan tinggi protein setiap minggu, atau widget cuaca yang hanya menonjolkan informasi kecepatan angin dan hujan bagi para pesepeda. 

Secara visual, Gemini Intelligence hadir dengan bahasa desain yang diperbarui berdasarkan Material 3 Expressive. Sistem ini dirancang agar lebih fungsional, serta menampilkan animasi yang minim distraksi supaya pengguna bisa tetap fokus pada tugas yang sedang dikerjakan. 

Browsing dan Autofill yang lebih cerdas

Autofill kini dapat mengisi kolom formulir secara otomatis menggunakan informasi yang diambil dari aplikasi lain yang terhubung.
Autofill kini dapat mengisi kolom formulir secara otomatis menggunakan informasi yang diambil dari aplikasi lain yang terhubung.

Di peramban Google Chrome, Gemini akan bertindak sebagai asisten riset yang mampu meringkas dan membandingkan konten di internet. Fitur Auto Browse bahkan bisa membantu pengguna melakukan reservasi janji pertemuan atau tempat parkir secara mandiri. 

Selain itu, fitur Autofill dari Google kini berevolusi menggunakan Personal Intelligence untuk mengisi kolom teks yang rumit di berbagai aplikasi secara instan, yakni dengan mengambil informasi relevan dari aplikasi yang terhubung. Fitur ini bersifat opsional (opt-in) sehingga pengguna memegang kendali penuh untuk mengaktifkannya via menu pengaturan. 

Kapan Gemini Intelligence tersedia?

Fitur Gemini Intelligence ini akan digulirkan secara bertahap mulai musim panas 2026 (berlangsung antara Juni-Agustus) untuk perangkat Samsung Galaxy S26 dan Google Pixel 10. 

Setelah itu, Google berencana memperluas ketersediaan fitur ini ke berbagai perangkat Android lainnya, termasuk jam tangan pintar (Wear OS), sistem di mobil, kacamata pintar, hingga laptop pada akhir tahun 2026. 

The post Google Perkenalkan Fitur AI Gemini Intelligence, Hadir Perdana di Samsung Galaxy S26 first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/google-perkenalkan-fitur-ai-gemini-intelligence-hadir-perdana-di-samsung-galaxy-s26/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/05/Bento_Blog_header-_5.6.26_.width-1600.format-webp-150x150.jpg150150
Google Translate Uji Coba Fitur Latihan Berbicara Berbasis AI, Ini Bocorannya https://www.91mobiles.com/id/hub/google-translate-uji-coba-fitur-latihan-berbicara-berbasis-ai-ini-bocorannya/ https://www.91mobiles.com/id/hub/google-translate-uji-coba-fitur-latihan-berbicara-berbasis-ai-ini-bocorannya/#respond Tue, 24 Mar 2026 08:00:23 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=20276 Google dilaporkan tengah mengembangkan fitur baru bernama “Practice” pada aplikasi Google Translate yang dirancang untuk melatih pelafalan (pronunciation) pengguna agar terdengar selayaknya penutur asli (native speaker). Fitur pelatih pelafalan ini ditemukan melalui pembedahan kode aplikasi alias APK teardown pada versi 10.10.37.885563132.3-release untuk perangkat Android, sebagaimana dikutip dari Android Authority. Melalui pembaruan ini, Google Translate bakal bertransformasi dari yang semula […]

The post Google Translate Uji Coba Fitur Latihan Berbicara Berbasis AI, Ini Bocorannya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Google Translate diprediksi bakal menghadirkan fitur untuk melatih pelafalan dengan mudah.
  • Selain menerjemahkan kata, Google Translate diprediksi akan mampu menilai hasil pelafalan pengguna dan memberikan koreksi dengan cara yang mudah dipahami. 
  • Fitur ini kemungkinan baru akan tersedia perdana untuk bahasa Inggris dan Spanyol sebelum tersedia untuk bahasa-bahasa lain. 

Google dilaporkan tengah mengembangkan fitur baru bernama “Practice” pada aplikasi Google Translate yang dirancang untuk melatih pelafalan (pronunciation) pengguna agar terdengar selayaknya penutur asli (native speaker). 

Fitur pelatih pelafalan ini ditemukan melalui pembedahan kode aplikasi alias APK teardown pada versi 10.10.37.885563132.3-release untuk perangkat Android, sebagaimana dikutip dari Android Authority

Melalui pembaruan ini, Google Translate bakal bertransformasi dari yang semula hanya sekadar alat penerjemahan kata, menjadi aplikasi pembelajaran bahasa yang lebih intuitive. Nantinya, ketika pengguna menjalankan fungsi penerjemahan, akan muncul tombol “Practice” baru yang bersanding dengan opsi “Understand” dan “Ask”, dua pilihan yang sudah ada sebelumnya. 

Cara belajar pelafalan via Google Translate

Tangkapan layar fitur Practice di Google Translate. Sumber: Android Authority.
Tangkapan layar fitur Practice di Google Translate. Sumber: Android Authority.

Dalam mode “Practice” tersebut, pengguna dapat mendengarkan sampel suara dari hasil terjemahan serta sejumlah alternatif pelafalan lainnya. Pengguna juga dapat memanfaatkan kontrol kecepatan untuk memperlambat audio guna menangkap suara dengan lebih detail. 

Setelah pengguna mendengarkan sampel suara, mereka cukup menekan tombol “Pronounce” untuk merekam suara mereka sendiri saat mencoba mengucapkan frasa tersebut. Teknologi kecerdasan buatan (AI) lalu akan mendengar dan menganalisis keakuratan atau performa dari pelafalan pengguna, kemudian memberikan skor penilaian. 

Jika suara pengguna tidak terdengar jelas, misalnya karena suara lingkungan yang bising, aplikasi bakal meminta pengguna untuk mengulang pengucapan sekali lagi. 

Hadir dengan panduan fonetik yang mudah dipahami awam

Yang membuat fitur ini semakin menarik adalah tersedianya panduan fonetik dalam format yang mudah dibaca oleh orang awam.

Ketimbang memakai simbol International Phonetic Alphabet (IPA) yang sering dianggap rumit, Google memilih format teks yang lebih intuitive agar pengguna bisa memahami cara pengucapan yang benar dengan lebih mudah dan cepat. 

Meski fitur ini sangat terdengar menarik, Google masih belum memberikan pengumuman resmi mengenai tanggal peluncuran fitur ini. Indikasi kuat menunjukkan bahwa fitur “Pronunciation” tersebut bakal memulai debutnya untuk bahasa Inggris dan Spanyol sebelum nantinya diperluas ke bahasa lainnya. 

Perlu dicatat bahwa fitur ini ditemukan via pembedahan kode, sehingga masih terdapat kemungkinan fitur ini tidak akan rilis ke publik sama sekali. 

The post Google Translate Uji Coba Fitur Latihan Berbicara Berbasis AI, Ini Bocorannya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/google-translate-uji-coba-fitur-latihan-berbicara-berbasis-ai-ini-bocorannya/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/03/jtyygcyi-150x150.png150150
Android 17 Beta 1 Meluncur, Ini Daftar HP yang Kebagian https://www.91mobiles.com/id/hub/android-17-beta-1-meluncur-ini-daftar-hp-yang-kebagian/ https://www.91mobiles.com/id/hub/android-17-beta-1-meluncur-ini-daftar-hp-yang-kebagian/#respond Tue, 17 Feb 2026 02:01:07 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=19198 Google akhirnya resmi menggulirkan pembaruan Android 17 Beta 1 untuk lini perangkat Pixel pada Sabtu (14/2/2026). Sebelumnya, pihaknya sempat menghentikan distribusi build ini tanpa penjelasan, sebelum akhirnya kembali digulirkan ke pengguna yang terdaftar dalam program beta. Android 17 Beta 1 menghadirkan perubahan dasar dalam siklus pengembangan sistem operasi Google. Tahun ini, Google resmi mengganti fase “Developer Review” […]

The post Android 17 Beta 1 Meluncur, Ini Daftar HP yang Kebagian first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Google belakangan ini telah merilis update OS Android 17 Beta 1 untuk sejumlah perangkat Pixel.
  • Pembaruan pada versi ini mencakup persyaratan yang lebih ketat untuk aplikasi tablet dan foldable, peningkatan performa dan kamera, pembaruan audio dan konektivitas, serta pengelolaan izin yang lebih praktis untuk fitness tracker
  • Fase “Platform Stability” disebut akan mulai pada Maret 2026, dengan versi finalnya yang diprediksi hadir pada kuartal-III tahun 2026.

Google akhirnya resmi menggulirkan pembaruan Android 17 Beta 1 untuk lini perangkat Pixel pada Sabtu (14/2/2026). Sebelumnya, pihaknya sempat menghentikan distribusi build ini tanpa penjelasan, sebelum akhirnya kembali digulirkan ke pengguna yang terdaftar dalam program beta. 

Android 17 Beta 1 menghadirkan perubahan dasar dalam siklus pengembangan sistem operasi Google. Tahun ini, Google resmi mengganti fase “Developer Review” dengan saluran baru bernama Android Canary

Apa itu Android Canary?

Bersamaan dengan peluncuran beta pertama pada Android 17, Google juga mengganti skema Developer Preview dengan program baru bernama Android Canary yang diperkenalkan tahun lalu. Jadi, ketimbang masih berupa versi yang dirilis beberapa kali dalam setahun, kini developer dapat mencoba fitur lebih cepat pada sistem Canary yang berjalan secara terus-menerus. 

Kanal atau saluran Canary disebut memiliki tiga manfaat utama, sebagaimana dirangkum dari GSM Arena, yakni akses yang lebih cepat, stabilitas lebih baik, dan pengujian yang lebih mudah. Fitur dan API akan langsung tersedia setelah lolos pengujian internal. Pengujian secara dini di Canary juga diklaim membuat versi Beta lebih matang. Lalu, karena mendukung pembaruan via OTA (over-the-air), pengguna tidak perlu lagi melakukan flashing secara manual. 

Fitur baru di Android 17 Beta 1

Fokus utama pada Android 17 Beta 1 adalah optimalisasi perangkat layar besar (foldable dan tablet), serta peningkatan efisiensi sistem. Versi sistem operasi ini juga disebut lebih berfokus pada pengembang dan menandai transisi ke model Android Canary. Berikut ini beberapa perubahan utama yang dihadirkan, sebagaimana yang dilaporkan pada GizmoChina

  • Persyaratan lebih ketat untuk aplikasi layar lebar. Sekarang, aplikasi pada perangkat dengan lebar minimal 600 dp (seperti Pixel Fold dan Pixel Tablet) tidak lagi dapat menonaktifkan dukungan perubahan ukuran dan orientasi, alias diwajibkan mendukung mode landscape, portrait, serta jendela yang bisa diubah ukurannya (resizable). Aplikasi tidak lagi dapat diizinkan untuk menolak fitur adaptif ini.
  • Peningkatan kamera dan media. Kini ada dukungan Dynamic Camera Sessions untuk transisi mode yang mulus, Constant Quality Recording untuk kontrol perekaman yang lebih konsisten, serta dukungan Versatile Video Coding (VVC) untuk perangkat dengan hardware yang mendukung. 
  • Peningkatan performa sistem. Android 17 Beta 1 menghadirkan penggunaan Generational Garbage Collection untuk mengurangi beban CPU dan LockFree MessageQueue untuk mengurangi frame drop
  • Peningkatan audio dan konektivitas. Termasuk peningkatan kerangka kerja audio, riwayat panggilan VoIP dengan dukungan avatar dan kontrol privasi, hingga pembaruan Wi-Fi ranging seperti Proximity Detection dan 11az secure ranging
  • Profil baru di CompanionDeviceManager. Sekarang akan ada tambahan dua profil baru yaitu Medical Devices dan Fitness Trackers, ditujukan untuk perangkat medis dan pelacak kebugaran guna mempermudah pengelolaan izin dan identifikasi perangkat.

Daftar HP Google Pixel yang mendukung Android 17 Beta 1

Pembaruan ini tersedia untuk pengguna Google Pixel dari seri Pixel 6 hingga seri yang terbaru. Berikut ini daftar lengkapnya. 

  • Google Pixel 6 series: Pixel 6, 6 Pro, 6a
  • Google Pixel 7 series: Pixel 7, 7 Pro, 7a
  • Google Pixel 8 series: Pixel 8, 8 Pro, 8a
  • Google Pixel 9 series: Pixel 9, 9 Pro, 9 Pro XL, 9 Pro Fold, 9a
  • Google Pixel 10 series: Pixel 10, 10 Pro, 10 Pro XL, 10 Pro Fold
  • Tablet dan Fold: Pixel Tablet, Pixel Fold

Bagi pengguna yang sudah terdaftar dalam program Android Beta, update akan muncul otomatis melalui menu “Settings -> System -> Software Updates”. Pengguna baru yang ingin mendaftar program Beta dalam melakukannya dengan menuju laman resmi google.com/android/beta.

Jadwal rilis Android 17

Google menargetkan fase “Platform Stability” akan dimulai pada Maret 2026. Sementara itu, pembaruan kuartalan (QPR) pertama dijadwalkan akan hadir pada kuartal-II 2026, yang kemungkinan besar akan menghadirkan perubahan perilaku aplikasi secara signifikan. Jika sesuai jadwal, maka versi stabil Android 17 diperkirakan hadir pada kuartal-III 2026 (sekitar Juli-September).

The post Android 17 Beta 1 Meluncur, Ini Daftar HP yang Kebagian first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/android-17-beta-1-meluncur-ini-daftar-hp-yang-kebagian/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/02/android-17_upscayl_2x_upscayl-standard-4x-150x150.jpg150150
Apple Janjikan Siri Versi Gemini Meluncur Akhir 2026 https://www.91mobiles.com/id/hub/apple-janjikan-siri-versi-gemini-meluncur-akhir-2026/ https://www.91mobiles.com/id/hub/apple-janjikan-siri-versi-gemini-meluncur-akhir-2026/#respond Fri, 13 Feb 2026 06:49:45 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=19079 Apple akhirnya membuka suara perihal rumor penundaan fitur asisten virtual pintar mereka, Siri. Pabrikan smartphone raksasa asal Cupertino ini menegaskan bahwa pengembangan Siri versi terbaru masih berjalan sesuai jadwal (on track) untuk rilis pada tahun 2026 ini.Pernyataan tersebut muncul setelah adanya laporan dari Mark Gurman di media Bloomberg, yang menyebutkan adanya kendala internal dalam pengembangan teknologi tersebut. […]

The post Apple Janjikan Siri Versi Gemini Meluncur Akhir 2026 first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Apple sempat dikabarkan mengalami kendala internal yang berpotensi menggeser waktu perilisan Siri generasi terbaru.
  • Namun, kabar ini kemudian ditepis oleh Apple yang menyebutkan bahwa pengembangan Siri masih berjalan sesuai jadwal, dan akan rilis sebelum tahun 2026 berakhir.
  • Siri generasi mendatang akan didukung oleh model AI Gemini milik Google, serta akan memperkenalkan sejumlah fitur baru seperti konteks personal, in-app actions, dan onscreen awareness

Apple akhirnya membuka suara perihal rumor penundaan fitur asisten virtual pintar mereka, Siri. Pabrikan smartphone raksasa asal Cupertino ini menegaskan bahwa pengembangan Siri versi terbaru masih berjalan sesuai jadwal (on track) untuk rilis pada tahun 2026 ini.

Pernyataan tersebut muncul setelah adanya laporan dari Mark Gurman di media Bloomberg, yang menyebutkan adanya kendala internal dalam pengembangan teknologi tersebut. Disebutkan bahwa fitur-fitur yang semula direncanakan hadir pada iOS 26.4 kemungkinan baru akan muncul pada iOS 26.5 ke atas.

Adapun kabar perihal penundaan ini sempat memicu kekhawatiran di kalangan investor. Sebagaimana dirangkum dari 9to5Mac, saham Apple bahkan sempat mengalami penurunan setelah laporan Bloomberg tersebut beredar. 

Apple menegaskan akan tetap merilis Siri generasi terbaru sebelum akhir tahun 2026

Menanggapi hal tersebut, jurnalis CNBC bernama Steve Kovach melaporkan bahwa Apple telah memberikan konfirmasi perihal komitmen mereka. Disebutkan bahwa Apple tetap berkomitmen pada janji awal, yakni meluncurkan Siri generasi terbaru sebelum tahun 2026 berakhir. 

Kendati demikian, pernyataan resmi Apple tersebut tidak semerta-merta langsung membantah laporan Gurman mengenai keterlambatan internal tersebut. Sebab, masih banyak pihak yang menilai bahwa jadwal perilisan versi spesifiknya bakal bergeser meski Apple tetap mengejar target tahun 2026. 

Apa saja yang diperkenalkan pada Siri generasi terbaru?

Siri versi terbaru ini merupakan realisasi dari janji Apple pada ajang WWDC 2024 lalu. Pada generasi terbaru ini, Siri akan lebih mengenal kebiasaan dan data pengguna secara personal. Selain itu, akan ada fitur “in-app actions” untuk melakukan perintah rumit di dalam berbagai aplikasi. Siri juga disebut akan sanggup memahami tampilan di layar iPhone dan merespons pertanyaan terkait konten tersebut secara langsung (“on-screen awareness”).

Hal menarik lainnya adalah “otak” di balik kecerdasan Siri kali ini. Sebab, berdasarkan laporan sebelumnya, fitur-fitur baru Siri di versi terbaru ini bakal didukung oleh model AI Google Gemini. Hal ini merupakan hasil kemitraan strategis antara Apple dan Google yang sempat diumumkan awal tahun ini.

Rencana jangka panjang Apple disebut bakal jauh lebih ambisius. Pada versi iOS 27 yang akan datang, Apple diprediksi akan memperkenalkan pengalaman chatbot Siri yang sepenuhnya ditenagai oleh model dasar terbaru dari Google Gemini.

Namun, tantangan besar kini ada di tangan Apple. Di tengah persaingan pasar AI yang berkembang sangat pesat, Apple dituntut untuk segera mengejar ketertinggalan guna menjaga kepercayaan konsumen dan investor. 

The post Apple Janjikan Siri Versi Gemini Meluncur Akhir 2026 first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/apple-janjikan-siri-versi-gemini-meluncur-akhir-2026/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/02/siri-gemini-150x150.jpg150150
Riset: 1 dari 4 Smartphone Adalah Apple iPhone https://www.91mobiles.com/id/hub/riset-1-dari-4-smartphone-adalah-apple-iphone/ https://www.91mobiles.com/id/hub/riset-1-dari-4-smartphone-adalah-apple-iphone/#respond Thu, 12 Feb 2026 10:43:01 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=19061 Dominasi Apple di pasar smartphone global tampaknya semakin tidak tergoyahkan. Sebab, berdasarkan laporan terbaru dari Counterpoint Research (via GSM Arena) yang bertajuk “Smartphone Installed Base Tracker”, satu dari setiap empat ponsel yang aktif digunakan di seluruh dunia pada tahun 2025 adalah iPhone.Tidak sama dengan angka pengiriman (shipment) yang hanya menghitung penjualan unit baru dalam satu periode, metrik installed […]

The post Riset: 1 dari 4 Smartphone Adalah Apple iPhone first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Berdasarkan laporan terbaru dari Counterpoint, disebutkan bahwa dari 1 dari 4 ponsel yang aktif digunakan di seluruh dunia adalah iPhone.
  • Selain Apple, merk yang paling sering digunakan adalah Samsung, disusul oleh Xiaomi, Oppo, dan Vivo. Sementara, Google menempati urutan terakhir. 
  • Namun di Indonesia, Apple hanya menguasai 9,36 persen pangsa pasar per tahun 2025.

Dominasi Apple di pasar smartphone global tampaknya semakin tidak tergoyahkan. Sebab, berdasarkan laporan terbaru dari Counterpoint Research (via GSM Arena) yang bertajuk “Smartphone Installed Base Tracker”, satu dari setiap empat ponsel yang aktif digunakan di seluruh dunia pada tahun 2025 adalah iPhone.

Tidak sama dengan angka pengiriman (shipment) yang hanya menghitung penjualan unit baru dalam satu periode, metrik installed base ini menghitung jumlah perangkat yang benar-benar sedang berada di tangan pengguna. Angka ini mencakup faktor-faktor penting seperti retensi pengguna, loyalitas ekosistem, hingga masa penggunaan perangkat yang panjang. 

Apple dan Samsung berada di tingkat tertinggi

Satu dari empat ponsel yang digunakan secara aktif di dunia adalah iPhone. Sumber: Counterpoint via GSM Arena.
Satu dari empat ponsel yang digunakan secara aktif di dunia adalah iPhone. Sumber: Counterpoint via GSM Arena.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa Apple dan Samsung masih menjadi penguasa tunggal dalam segmen elite. Keduanya kompak menjadi satu-satunya merk yang masuk dalam “klub satu miliar perangkat aktif”. Secara akumulatif, Apple dan Samsung mengisi 44 persen pangsa pasar smartphone aktif di pasar global. 

Analis Senior Counterpoint, Karn Chauhan, mengatakan bahwa keunggulan Apple terletak pada kemampuannya menarik pelanggan baru sekaligus mempertahankan pelanggan lama. 

“Pada tahun 2025, Apple menambah jumlah pengguna bersih (net new user) lebih banyak daripada gabungan 7 produsen ponsel pintar terkemuka lainnya,” ujar Chauhan dalam keterangan resminya. 

Keberhasilan Apple dan Samsung mempertahankan dominasi ini disebut berkat ekosistem yang kuat serta dukungan software yang panjang. Ini membuat perangkat mereka punya nilai jual kembali (resale value) yang tinggi dan masa penggunaan lebih lama di tangan pemilik kedua atau ketiga. 

Xiaomi, Oppo, dan Vivo masuk sebagai lima ponsel teratas

Adapun di posisi ketiga adalah merk ponsel raksasa asal China, Xiaomi, yang disusul oleh Oppo dan Vivo di posisi keempat dan kelima. Ketiga merk tersebut dilaporkan mulai mengalihkan fokus dari sekadar adu spesifikasi hardware menuju pengembangan ekosistem yang lebih terintegrasi dan seamless

Menariknya, di posisi keenam, ada Transsion Holdings yang merupakan induk perusahaan dari Tecno, Itel, dan Infinix. Pertumbuhan pesat mereka didorong oleh dominasi di negara berkembang seperti Timur Tengah, Afrika (MEA), dan Asia Tenggara. 

Di sisi lain, Huawei dan Honor resmi mencatatkan diri sebagai pemain besar dengan Honor melampaui angka 200 juta perangkat aktif. Menyusul di belakangnya, ada Motorola dan Realme yang diprediksi akan segera menyusul masuk ke klub 200 juta pengguna aktif dalam waktu dekat. 

Tren penggunaan iPhone di Indonesia

Di tahun 2025, Apple hanya menguasai 9,36 persen pangsa pasar di Indonesia. Sisanya dikuasai oleh Android. Sumber: StatCounter via GoodStats.
Di tahun 2025, Apple hanya menguasai 9,36 persen pangsa pasar di Indonesia. Sisanya dikuasai oleh Android. Sumber: StatCounter via GoodStats.

Di Indonesia, iPhone tidak hanya dianggap sebagai alat produktivitas saja, melainkan sebagai simbol sosial yang memiliki unsur “bragging right”.

Kendati begitu, menurut data StatCounter yang dikutip dari GoodStats, pangsa pasar iOS di Indonesia pada tahun 2025 hanya mencapai 9,36 persen, turun dari puncaknya di tahun 2023 yang mencapai 11,58 persen. Rupanya, mayoritas pengguna ponsel di Indonesia (90,54 persen) lebih memilih Android sebagai platform pilihannya.

iPhone tetap dianggap sebagai ponsel yang populer. Hanya saja, pertumbuhannya memang melambat yang kemungkinan disebabkan oleh harganya yang premium, serta dominasi HP mid-range Android di Indonesia. 

Sebagaimana dikutip dari MacTech, sumber Counterpoint menyebutkan bahwa iPhone menguasai 40 persen pasar smartphone premium (di atas Rp 10 juta) di Indonesia per kuartal-II tahun 2024, dengan iPhone 15 dan iPhone 15 Pro sebagai kontributor terbesarnya.

The post Riset: 1 dari 4 Smartphone Adalah Apple iPhone first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/riset-1-dari-4-smartphone-adalah-apple-iphone/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/10/photo_8_2025-10-19_18-35-43-150x150.jpg150150
Google Pixel 10 Pro dan Pro XL Diumumkan, Pakai Chipset Tensor G5 serta Baterai Lebih Besar https://www.91mobiles.com/id/hub/google-pixel-10-pro-dan-pro-xl-diumumkan-pakai-chipset-tensor-g5-serta-baterai-lebih-besar/ https://www.91mobiles.com/id/hub/google-pixel-10-pro-dan-pro-xl-diumumkan-pakai-chipset-tensor-g5-serta-baterai-lebih-besar/#respond Thu, 21 Aug 2025 08:42:03 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=13311 Perusahaan raksasa Google baru-baru ini telah mengumumkan smartphone terbarunya di segmen harga flagship, yaitu Google Pixel 10 Pro dan Google Pixel 10 Pro XL.Sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari GSM Arena, keduanya menggunakan baterai dengan kapasitas lebih besar dan pengisian daya lebih cepat dari sebelumnya. Lalu, Pixel 10 series juga mendapatkan tambahan fitur Pixelsnap, yakni fitur aksesoris magnetis […]

The post Google Pixel 10 Pro dan Pro XL Diumumkan, Pakai Chipset Tensor G5 serta Baterai Lebih Besar first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Google Pixel 10 Pro dan Google Pixel Pro XL resmi diumumkan, menggunakan chipset Google Tensor G5 terbaru.
  • Keduanya kini memiliki fitur baru bernama Pixelsnap dan kapasitas baterai lebih besar.
  • Google Pixel 10 Pro series dijual dengan harga mulai dari Rp 16,2 jutaan.

Perusahaan raksasa Google baru-baru ini telah mengumumkan smartphone terbarunya di segmen harga flagship, yaitu Google Pixel 10 Pro dan Google Pixel 10 Pro XL.

Sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari GSM Arena, keduanya menggunakan baterai dengan kapasitas lebih besar dan pengisian daya lebih cepat dari sebelumnya. Lalu, Pixel 10 series juga mendapatkan tambahan fitur Pixelsnap, yakni fitur aksesoris magnetis menyerupai MagSafe pada iPhone. 

Google Pixel 10 Pro dan Pro XL juga menjadi perangkat pertama di dunia yang menggunakan Android 16. Tahun lalu, Google dikalahkan oleh Vivo yang berhasil menggulirkan Android 15 lebih dulu. 

Spesifikasi Google Pixel 10 Pro dan Pixel 10 Pro XL

  • Chipset: Kedua ponsel premium ini diotaki dengan chipset Google Tensor G5 teranyar. Ini adalah cip Tensor pertama yang diproduksi oleh TSMC, bukan Samsung seperti yang sudah-sudah.
  • Tensor G5 tersebut meraih peningkatan performa CPU sebanyak 34 persen dan penanganan AI 60 persen lebih cepat dibandingkan Tensor G4. Selain itu, Tensor G5 juga dipadankan dengan chip keamanan bernama Titan M2.
  • Google Tensor G5 juga merupakan cip pertama yang mendukung model AI ringan bernama Gemini Nano, dapat berjalan langsung di perangkat tanpa terhubung ke server Google alias on-device.
  • RAM dan penyimpanan: Kedua varian Pixel 10 Pro ini kompak dilengkapi RAM 16 GB. Untuk penyimpanannya, Pixel 10 Pro dibekali opsi 128 GB hingga 1 TB, sementara Pixel 10 Pro memiliki opsi 256 GB hingga 512 GB
  • Layar: Dua-duanya memiliki panel LTPO OLED dengan refresh rate adaptif 1-120 Hz dan kecerahan maksimal hingga 3.300 nit. Bedanya, ukuran layar Pixel 10 Pro adalah 6,3 inci (1.280 x 2.850 piksel) sedangkan Pixel 10 Pro XL berukuran 6,8 inci (1.344 x 2.992 piksel)
Tampilan kamera belakang Google Pixel 10 Pro dan Pro XL, mirip pendahulunya dengan modul oval horizontal.
Tampilan kamera belakang Google Pixel 10 Pro dan Pro XL, mirip pendahulunya dengan modul oval horizontal.
  • Kamera: Dua perangkat ini kompak dibekali kamera utama 50 MP 1/1,3 inci, 48 MP ultra wide 1/2,55 inci, dan 48 MP telefoto yang mendukung pembesaran optis di tingkatan 5x serta pembesaran hibrida di tingkatan 100x. Kamera belakangnya bisa merekam video hingga resolusi 8K di 30 FPS, menggunakan teknologi upscaling dari 4K. 
  • Pada sisi depan, baik Pixel 10 Pro maupun Pro XL dilengkapi kamera 42 MP untuk menunjang selfie dan video call
  • Baterai dan pengisian daya: Pixel 10 Pro punya kapasitas 4.870 mAh dengan fast charging 30 watt, sementara varian Pro XL punya kapasitas 5.200 mAh dengan fast charging 45 watt
  • Keduanya juga kompatibel dengan charger nirkabel protokol Qi 2 lewat fitur Pixelsnap, dengan daya 15 watt untuk Pixel 10 Pro dan 25 watt untuk Pixel 10 Pro XL.
  • Software: Sebagai ponsel besutan Google, dua ponsel ini didukung jaminan pembaruan versi OS yang panjang, yakni hingga 7 tahun alias 2032.
  • Keduanya menjalankan Android 16 yang disertai Material 3 Expressive UI, sehingga membuat tampilannya lebih personal dengan tema warna yang otomatis disesuaikan mengikuti wallpaper
  • Selain itu, akan ada pembaruan eksklusif bernama Pixel Drop yang biasanya dapat menghadirkan fitur kamera baru, peningkatan AI, atau software tambahan.  
  • Bodi: Layar kedua perangkat ini dilindungi dengan Gorilla Glass Victus 2 sehingga tidak mudah baret dan retak akibat terbentur. Lalu, dua-duanya juga mengantongi sertifikasi IP68 sehingga tahan terhadap debu dan rendaman air. 

Harga dan ketersediaan

Google Pixel 10 Pro (Jade) (kiri), Google Pixel 10 Pro XL (Moonstone) (kanan).
Google Pixel 10 Pro (Jade) (kiri), Google Pixel 10 Pro XL (Moonstone) (kanan).

Google Pixel 10 Pro dan Google Pixel 10 Pro XL punya desain bodi yang menyerupai pendahulunya, hadir dalam empat varian warna yaitu Moonstone (abu-abu), Obsidian (hitam), Porcelain (putih), dan Jade (hijau). Berikut ini daftar harganya.

ModelVarian memoriHarga
Google Pixel 10 ProRAM 16 GB/ 128 GB999 dolar AS (Rp 16,2 jutaan)
Google Pixel 10 Pro XLRAM 16 GB/ 256 GB1.199 dolar AS (Rp 19,5 jutaan)

Keduanya tersedia untuk dipesan secara pre-order mulai 28 Agustus 2025 mendatang. Sayangnya, seperti ponsel-ponsel Google Pixel terdahulu, dua smartphone ini tidak tersedia secara resmi untuk pasar Indonesia.

The post Google Pixel 10 Pro dan Pro XL Diumumkan, Pakai Chipset Tensor G5 serta Baterai Lebih Besar first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/google-pixel-10-pro-dan-pro-xl-diumumkan-pakai-chipset-tensor-g5-serta-baterai-lebih-besar/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/08/google-pixel-10-pro-150x150.jpg150150
Julukan Android 17 Bocor, Apa Namanya? https://www.91mobiles.com/id/hub/julukan-android-17-bocor-apa-namanya/ https://www.91mobiles.com/id/hub/julukan-android-17-bocor-apa-namanya/#respond Mon, 11 Aug 2025 10:24:30 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=13100 Masih ingat dengan Android 4.4 Kitkat (K)? Android 5 Lollipop (L)? atau Android 6 Marshmallow (M)? Google dulu punya kebiasaan menambahkan nama makanan manis atau dessert untuk tiap versi Android dengan huruf awal sesuai urutan abjad. Penamaan unik itu berhenti semenjak Android 10 pada 2019.Namun, Google kabarnya tetap melanjutkan tradisi tersebut secara internal untuk tiap […]

The post Julukan Android 17 Bocor, Apa Namanya? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Google kabarnya masih menggunakan nama makanan manis sebagai julukan OS Android yang masih dalam pengembangan secara internal
  • Untuk Android 17, belakangan terungkap bahwa Google menggunakan nama makanan dengan awal huruf “C”.



Masih ingat dengan Android 4.4 Kitkat (K)? Android 5 Lollipop (L)? atau Android 6 Marshmallow (M)? Google dulu punya kebiasaan menambahkan nama makanan manis atau dessert untuk tiap versi Android dengan huruf awal sesuai urutan abjad. Penamaan unik itu berhenti semenjak Android 10 pada 2019.

Namun, Google kabarnya tetap melanjutkan tradisi tersebut secara internal untuk tiap versi Android yang sedang dikembangkan. Misalnya saja, Android 13 yang dijuluki sebagai “Tiramisu (T)”, Android 14 “Upside Down Cake (U)”, lalu Android 15 “Vanilla Ice Cream (V)”.

Untuk Android 16, Google kembali ke urutan awal abjad dengan memakai nama internal “Baklava (B)”. Android 17 pun diduga kuat berjulukan nama makanan manis dengan awal huruf “C”. Belakangan terungkap bahwa nama internal untuk calon sistem operasi baru itu adalah “Cinnamon Bun”.

Cinnamon Bun atau yang juga dikenal sebagai Cinnamon Roll adalah sejenis roti yang dibuat dengan cara digulung dengan isian gula dan kayu manis (cinnamon), serta biasanya diberi lapisan atas berupa icing. Makanan ini populer Eropa dan Amerika Utara. Ada sejumlah restoran yang spesialisasinya adalah membuat Cinnamon Bun.

Nama “Cinnamon Bun” untuk julukan internal Android 17 sendiri disampaikan ke Android Authority oleh seorang sumber internal di Google. Sang sumber mengatakan bahwa Google menggunakan “Cinnamon Bun” sebagai codename internal untuk API Level 37.0.

Nomor API Level adalah identifikasi untuk yang mengacu pada versi Android tertentu dan set core API miliknya. Tiap versi Android punya API Level sendiri, misalnya Android 15 adalah API Level 35.0, dan Android 16 adalah API Level 36.0. Karenanya, API Level 37.0 kemungkinan besar mengacu pada Android 17.

Nama “Android Cinnamon Bun:” diduga akan muncul pada kolom “Android version” di rilis versi beta awal untuk Android 17 nanti, sebelum diganti menjadi “Android 17” di versi final. Sistem operasinya sendiri diprediksi baru akan dirilis sekitar Juni 2026, atau setahun sejak rilis Android 16 yang baru dilakukan dua bulan lalu pada 10 Juni 2025.

The post Julukan Android 17 Bocor, Apa Namanya? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/julukan-android-17-bocor-apa-namanya/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/08/android-150x150.jpg150150