HarmonyOS Next | Indonesia Blog https://www.91mobiles.com/id/hub Fri, 13 Dec 2024 15:02:22 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.5.3 Huawei Mate X6 Resmi Dirilis Global, HP Lipat dengan Bodi Super Tipis https://www.91mobiles.com/id/hub/huawei-mate-x6-resmi-dirilis-global-hp-lipat-dengan-bodi-super-tipis/ https://www.91mobiles.com/id/hub/huawei-mate-x6-resmi-dirilis-global-hp-lipat-dengan-bodi-super-tipis/#respond Fri, 13 Dec 2024 15:02:22 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=4527 Huawei telah mengumumkan ponsel lipat dengan bodi yang tipis, yakni Huawei Mate X6. Ponsel lipat ini diumumkan pada sebuah pergelaran acara di Dubai.HP ini sekaligus menjadi generasi penerus bagi Huawei Mate X5 yang meluncur tahun 2023. Hingga saat ini, Huawei Mate X5 berhasil menjadi salah satu foldable paling tipis dengan ketebalan 5,3 mm saat posisi dibuka. Ponsel […]

The post Huawei Mate X6 Resmi Dirilis Global, HP Lipat dengan Bodi Super Tipis first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Setelah rilis di China, HP lipat Huawei Mate X6 resmi rilis di pasar global pada 12 Desember 2024.
  • Huawei Mate X6 mengalami penyusutan ketebalan bodi dibandingkan pendahulu, menjadikannya salah satu HP tertipis di dunia (4,6 mm). 
  • HP ini menggunakan teknologi baterai silikon karbon, sehingga punya baterai lebih besar dari sebelumnya, namun dengan bodi yang justru menipis. 

Huawei telah mengumumkan ponsel lipat dengan bodi yang tipis, yakni Huawei Mate X6. Ponsel lipat ini diumumkan pada sebuah pergelaran acara di Dubai.

HP ini sekaligus menjadi generasi penerus bagi Huawei Mate X5 yang meluncur tahun 2023. Hingga saat ini, Huawei Mate X5 berhasil menjadi salah satu foldable paling tipis dengan ketebalan 5,3 mm saat posisi dibuka. 

Ponsel lipat pendahulu ini bahkan lebih tipis dari Samsung Galaxy Z Fold 6 yang punya ketebalan 5,6 mm ketika lipatannya terbuka. 

Diketahui, Huawei Mate X6 memiliki ketebalan yang lebih tipis lagi dibandingkan Mate X5. Sontak hal ini menjadikan Mate X6 sebagai salah satu ponsel dengan ketebalan bodi tertipis di dunia. Adapun rekor ketebalan tertipis peringkat pertama saat ini dipegang oleh Honor V Purse, dengan ketebalan 4,3 mm. 

Seperti apakah penampakan dan spesifikasi dari Huawei Mate X6? Simak spesifikasi dan detail lainnya lebih lanjut berikut ini.

Spesifikasi Huawei Mate X6

huawei mate x6

Dikutip dari Phone Arena dan GSM Arena, berikut ini adalah sederet detail dan spesifikasi tentang Huawei Mate X6 yang punya ketebalan bodi sangat tipis.

  • Layar: Huawei Mate X6 punya panel layar utama LTPO OLED dengan ukuran 7,93 inci, sedikit lebih besar dari Mate X5. Resolusi layarnya berada di angka 2.440 x 2.240 piksel dengan kemampuan refresh rate adaptif 1-120 Hz. Layar tersebut mampu meraih kecerahan maksimal 1.800 nit. Saat dilipat, Mate X6 menampilkan layar cover 6,45 inci dengan resolusi 1080p, punya kecerahan maksimal 2.500 nit. Layar cover ini terlindungi dengan kaca proteksi Kunlun Glass generasi kedua.
huawei mate x6
  • ChipsetPihak Huawei belum menerangkan detail resmi perihal chipset yang dipakai. Namun, menurut sumber Phone Arena, Mate X6 diduga memakai Kirin 9010 dari seri Pura atau Kirim 9100 dari seri Mate 70.
  • RAM dan penyimpanan: Mate X6 diyakini memiliki dua varian memori yakni RAM 12 GB/256 GB dan RAM 12 GB/512 GB. Tidak ada informasi soal keberadaan slot memori eksternal. Tapi jika melihat ke belakang, Mate X5 punya slot Nano Memory hingga 256 GB. Bisa saja Mate X6 pun demikian.
  • Kamera: Sensor utamanya memiliki resolusi 50 MP, diyakini sebagai kamera yang sama dengan Mate 70 Pro Plus, memiliki apertur variabel antara f/1.4 dan f/4.0. Untuk pendampingnya, tersedia kamera telefoto 48 MP yang diduga datang dari Mate 60. Kamera ini punya focal length 90 mm (tingkat zoom optis 4x). Kamera ketiganya merupakan sensor ultra wide 40 MP yang juga dimiliki oleh Huawei 70 Pura. Sebagai kamera keempat, Huawei Mate X6 dibekali sensor spektrum warna yang dapat menangkap 1,5 juta warna. Sensor ini dipercayai dapat meningkatkan reproduksi warna melalui mesin software Fusion XD. 
  • Desain: Tampilan belakang Mate X6 tampaknya terinspirasi dari seri-seri Mate X terdahulu, dengan modul kamera bundar di tengah serta cincin chamfering (detail tepi miring) yang mengelilinginya. Bodi belakangnya menggunakan bahan material kulit imitasi. Ketebalan ponsel ini hanya 4,6 mm saat dibuka dan 9,9 mm saat dilipat, menjadikannya salah satu HP paling tipis di dunia. Seperti pendahulunya, HP lipat ini juga tersertifikasi IPX8 agar tidak mudah rusak saat terendam air. 

  • Baterai dan pengisian daya: Huawei Mate X6 dibekali baterai dengan teknologi silikon karbon berkapasitas 5.200 mAh. Tampaknya teknologi silikon karbon lah yang membuat HP ini mampu punya baterai besar dengan ketebalan bodi sangat tipis. Di sisi pengisian daya, tersedia fast charging 66 watt, wireless charging 50 watt, dan reverse wireless charging 7,5 watt
  • Sistem operasi: Sebagai salah satu HP flagship terbaru besutan Huawei, Mate X6 tentu dirilis menggunakan HarmonyOS Next, namun khusus untuk varian di China. Untuk varian global, Mate X6 menggunakan EMUI 15 berbasis Android 15, tanpa layanan seluler Google (Google Mobile Service). 

Harga dan ketersediaan Huawei Mate X6

Setelah dirilis untuk pasar China beberapa minggu lalu, kini Huawei Mate X6 pun rilis pada tanggal cantik 12.12 (12 Desember 2024) untuk pasar global. Namun, pengiriman ponsel baru akan dimulai pada 6 Januari 2025. 

Soal ketersediaannya di Indonesia, tampaknya Huawei Mate X6 bakal absen meramaikan persaingan HP lipat di Tanah Air. Sebab, seri-seri pendahulunya pun tidak masuk ke pasar lokal. 

Huawei Mate X6 tersedia dalam varian warna Nebula Gray, Nebula Red, dan warna hitam. Harga rilisnya untuk pasar global adalah 1.999 euro (RAM 12 GB/512 GB), atau sekitar Rp33,6 juta.

The post Huawei Mate X6 Resmi Dirilis Global, HP Lipat dengan Bodi Super Tipis first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/huawei-mate-x6-resmi-dirilis-global-hp-lipat-dengan-bodi-super-tipis/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2024/12/kpr4flcz-150x150.png150150
Harmony OS Next Huawei Beda dari Android, Tapi Ternyata Bisa Jalankan Aplikasinya https://www.91mobiles.com/id/hub/harmony-os-next-huawei-beda-dari-android-tapi-ternyata-bisa-jalankan-aplikasinya/ https://www.91mobiles.com/id/hub/harmony-os-next-huawei-beda-dari-android-tapi-ternyata-bisa-jalankan-aplikasinya/#respond Tue, 10 Dec 2024 06:02:28 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=4369 Huawei belum lama ini resmi meluncurkan versi berikutnya dari sistem operasi yang tengah mereka kembangkan. Versi terbaru yang disebut HarmonyOS Next ini akan sepenuhnya lepas dari Android, sehingga tidak lagi dapat menggunakan aplikasi-aplikasi berformat “.apk” (Android Package Kit). Akan tetapi, kabar terbaru mengatakan bahwa perangkat HarmonyOS Next rupanya masih bisa menginstal aplikasi Android. Kok bisa?Sejak […]

The post Harmony OS Next Huawei Beda dari Android, Tapi Ternyata Bisa Jalankan Aplikasinya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Huawei resmi memperkenalkan HarmonyOS Next, sistem operasi independen yang tidak lagi kompatibel dengan aplikasi-aplikasi Android.
  • Sempat diduga tidak akan bisa menginstal aplikasi Android, rupanya ada jalan lain agar hal ini dapat dilakukan.
  • Terdapat emulator “EasyAbroad” yang bisa ditemukan di AppGallery. Fungsinya untuk menginstal aplikasi Android di sistem operasi HarmonyOS Next.

Huawei belum lama ini resmi meluncurkan versi berikutnya dari sistem operasi yang tengah mereka kembangkan. Versi terbaru yang disebut HarmonyOS Next ini akan sepenuhnya lepas dari Android, sehingga tidak lagi dapat menggunakan aplikasi-aplikasi berformat “.apk” (Android Package Kit). Akan tetapi, kabar terbaru mengatakan bahwa perangkat HarmonyOS Next rupanya masih bisa menginstal aplikasi Android. Kok bisa?

Sejak mengalami isu perdagangan dengan Amerika Serikat, Huawei sudah tidak bisa lagi memakai layanan seluler Google. Sejak saat itu, mereka beralih dari antarmuka EMUI yang masih berbasis Android menjadi HarmonyOS. Ini merupakan sistem operasi yang benar-benar baru, namun masih dibangun di atas AOSP (Proyek Open Source Android) sehingga masih kompatibel dengan aplikasi Android. 

Barulah pada Oktober 2024, HarmonyOS Next diluncurkan sebagai sistem operasi independen yang sepenuhnya lepas dari Android. Kini, HarmonyOS Next akan menjadi sistem operasi pesaing dari Android dan juga iOS, dan dicanangkan bakal memiliki ekosistem aplikasinya sendiri ketimbang “bergantung” pada ekosistem aplikasi Android. 

Kendati sekarang sudah ada 15 ribu aplikasi yang tergabung dalam ekosistem HarmonyOS Next, namun tetap saja jauh lebih rendah dari Android yang punya lebih dari 1 juta aplikasi. Alhasil wajar saja apabila banyak orang yang berharap masih bisa menginstal aplikasi Android di HarmonyOS Next. 

Kabar baiknya, ada sebuah aplikasi emulator yang bisa diunduh dari AppGallery. Emulator ini disebutkan dapat menginstal aplikasi Android dengan pengalaman yang lancar. 

Pengguna HarmonyOS Next bisa menginstal aplikasi Android lewat “EasyAbroad”

Jadi, seorang pengguna HarmonyOS Next versi beta baru-baru ini membeberkan keberadaan emulator Android di situs Reddit. Emulator tersebut bernama “EasyAbroad”, dapat ditemukan dan diunduh pada aplikasi AppGallery (Google Play Store versi Huawei). 

Aplikasi “EasyAbroad” ini tampaknya diperuntukkan pada perangkat Huawei yang beredar di luar China, serta membutuhkan layanan seluler Google (GMS) untuk menjalankan sejumlah fungsi dasar.

Penayangan emulator "EasyAbroad" pada AppGallery di perangkat Huawei. Sumber: Active-Recover-4013 di Reddit.
Penayangan emulator “EasyAbroad” pada AppGallery di perangkat Huawei. Sumber: Active-Recover-4013 di Reddit.

Dengan aplikasi “EasyAbroad”, pengguna dapat menginstal aplikasi-aplikasi Android seperti YouTube, Instagram, Facebook, Google Search, dan Google Chrome. Aplikasi ini bahkan dapat menginstal sejumlah platform streaming seperti Disney Plus dan Netflix, kendati hanya mendukung resolusi SD.

Seorang konten kreator di YouTube telah mencoba menginstal aplikasi Android memakai “EasyAbroad”, dan sejumlah aplikasi Android tersebut mayoritas berjalan dengan lancar. Penggunaan aplikasi ini juga dibarengi dengan microG yang dapat melakukan emulasi Google Play Service. Dengan begini, pengguna dapat menggunakan fitur dasar layanan seluler Google tanpa harus memiliki akun Google atau terhubung ke server Google. 

Aplikasi Android yang diinstal memiliki sejumlah batasan

Aplikasi-aplikasi Android yang diinstal via “EasyAbroad” rupanya tidak akan memiliki pengalaman sama persis dengan versi aslinya.

Menurut keterangan dari Phone Arena, tampaknya ikon aplikasi Android yang terinstal tidak dapat dibawa keluar dari folder. Artinya, Anda tidak dapat memindahkan shortcut aplikasi ke laman beranda atau Home Screen. 

Aplikasi Android yang terinstal bakal terkumpul dalam satu folder dan tidak dapat dikeluarkan. Sumber: Active-Recover-4013 di Reddit.
Aplikasi Android yang terinstal bakal terkumpul dalam satu folder dan tidak dapat dikeluarkan. Sumber: Active-Recover-4013 di Reddit.

Lalu, aplikasi-aplikasi Android ini juga sepertinya tidak akan bisa mengirimkan push notification dengan lancar sebagaimana mestinya. Jika Anda menginstal Gmail, misalnya, kemungkinan notifikasi saat menerima email tidak akan “nongol”, atau hanya muncul sesekali saja. Tidak diketahui juga apakah Google Maps akan mampu mengirimkan pengingat suara dan jendela floating berisikan direksi peta. Intinya, pengguna mesti mengekspektasikan tingkah laku yang tak sepenuhnya sama pada aplikasi-aplikasi di emulator ini.

Namun kabar baiknya, dengan menggunakan microG, aplikasi “EasyAbroad” ini tidak akan bisa menjalankan aplikasi Android yang sudah masuk daftar hitam. Sehingga, keamanan perangkat dan privasi Anda bakal tetap terjaga. 

Dengan kehadiran emulator “EasyAbroad”, ini akan memberikan ruang untuk Huawei dalam mengembangkan ekosistem aplikasinya. Sembari menunggu jumlah aplikasi HarmonyOS Next menyamai Android, pengguna bisa memanfaatkan “EasyAbroad” agar masih bisa merasakan aplikasi Android yang belum di-port ke HarmonyOS Next. 

The post Harmony OS Next Huawei Beda dari Android, Tapi Ternyata Bisa Jalankan Aplikasinya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/harmony-os-next-huawei-beda-dari-android-tapi-ternyata-bisa-jalankan-aplikasinya/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2024/12/easyabroad-150x150.jpg150150
Mate 70 Series dan Mate X6 Meluncur, HP Android Terakhir dari Huawei https://www.91mobiles.com/id/hub/mate-70-series-dan-mate-x6-meluncur-hp-android-terakhir-dari-huawei/ https://www.91mobiles.com/id/hub/mate-70-series-dan-mate-x6-meluncur-hp-android-terakhir-dari-huawei/#respond Fri, 29 Nov 2024 02:34:21 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=3827 Dua HP Huawei seri flagship, Mate 70 series dan Mate X6, resmi meluncur di pasar China. Mate 70 series terbagi menjadi Mate 70 Pro, Mate 70 Pro Plus, dan Mate 70 RS Ultimate Design. Adapun Mate 70 dan 70 Pro mewakili seri ponsel standar pada line-up Huawei Mate 70. Sementara, varian Pro Plus dan RS Ultimate Design adalah versi “istimewa” […]

The post Mate 70 Series dan Mate X6 Meluncur, HP Android Terakhir dari Huawei first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Huawei merilis Mate 70 series dan Mate X6 sebagai dua seri terakhir yang masih memakai HarmonyOS original.
  • Kedua seri ini masih kompatibel dengan aplikasi Android. Namun, akan mendapatkan pembaruan ke HarmonyOS Next yang sama sekali tidak kompatibel dengan ekosistem aplikasi Android.
  • Huawei tampaknya menerapkan strategi opsi terbuka, pengguna dapat memilih untuk mendapatkan HarmonyOS 4.3 atau HarmonyOS Next.


Dua HP Huawei seri flagship, Mate 70 series dan Mate X6, resmi meluncur di pasar China. Mate 70 series terbagi menjadi Mate 70 Pro, Mate 70 Pro Plus, dan Mate 70 RS Ultimate Design. 

Adapun Mate 70 dan 70 Pro mewakili seri ponsel standar pada line-up Huawei Mate 70. Sementara, varian Pro Plus dan RS Ultimate Design adalah versi “istimewa” lantaran menggunakan material yang lebih premium, yakni build quality yang memakai basalt titanium. Lalu, kapasitas baterainya pun sedikit lebih besar (5.700 mAh, lebih besar 200 MAh dibandingkan Mate 70 dan Mate 70 Pro). 

Di sisi lain, Huawei juga telah mengumumkan kehadiran seri ponsel lipat terbarunya yakni Mate X6. Berdasarkan spesifikasi di atas kertas, HP lipat ini memiliki ketebalan yang kian menipis serta bobotnya pun lebih ringan. Ukuran layarnya serta konfigurasi kameranya juga diketahui telah meningkat dibandingkan Mate X5.

Baik Mate 70
series maupun Mate X6 akan menjadi dua seri ponsel Huawei terakhir yang memakai HarmonyOS berbasis Android. Sebab Huawei sudah meluncurkan sistem operasi buatan mereka sendiri yang diberi nama HarmonyOS Next. Berbeda dengan HarmonyOS sebelumnya, kini versi Next tidak akan kompatibel dengan aplikasi Android mana pun. 

Huawei Mate 70 dan X6 belum dirilis menggunakan HarmonyOS Next terbaru

HarmonyOS Next pertama kali diumumkan pada akhir tahun 2023, dengan kabar yang cukup mengejutkan: sistem operasi ini tidak akan mendukung aplikasi Android sama sekali. Pada 22 Oktober lalu, HarmonyOS Next pun resmi diluncurkan.

Dihimpun dari 9to5Google, Zhu Yonggang selaku presiden Huawei Mobile Cloud mengumumkan pada Huawei Connect 2024, bahwa sudah ada lebih dari 10 ribu aplikasi yang diluncurkan untuk platform HarmonyOS Next. Jumlah aplikasi tersebut dikatakan telah memenuhi 99,9 persen dari waktu penggunaan konsumen.

Huawei Mate X6 sebenarnya sudah rilis menggunakan HarmonyOS Next, namun rupanya tidak berlaku untuk semua unit. Dihimpun dari GSM Arena, disebutkan bahwa hanya beberapa unit Mate X6 saja yang rilis memakai HarmonyOS Next sementara sisanya masih memakai HarmonyOS 4.3 berbasis kernel AOSP milik Android. Lalu, Huawei Mate 70 juga diketahui tidak akan hadir dengan HarmonyOS Next, namun bisa mendapatkannya via update OTA.

Richard Yu selaku chairman grup bisnis konsumen Huawei mengatakan, Mate 70 series akan menawarkan pilihan kepada pengguna antara HarmonyOS 4.3 dan HarmonyOS Next 5.0, sebagaimana dihimpun 91mobiles Indonesia dari Reuters

Huawei tampaknya masih berusaha membuka opsinya lebar-lebar dengan cara menawarkan kompatilitas Android sebagai solusi cadangan. Strategi ini bisa menjadi pertanda bahwa Huawei masih memerlukan waktu untuk mempersiapkan peluncuran penuh HarmonyOS Next ke publik, sekaligus untuk membangun ekosistem aplikasinya. 

Kendati begitu, Richard Yu menyatakan bahwa seluruh smartphone dan tablet keluaran tahun 2025 akan menggunakan HarmonyOS Next.

Spesifikasi Huawei Mate 70 series 

Huawei Mate 70
Huawei Mate 70
Dihimpun dari Phone Arena, berikut ini adalah spesifikasi dari Huawei Mate 70 series.
  • Chipset: sejumlah varian Huawei Mate 70 diduga bakal menggunakan chipset Kirin 9100 dengan fabrikasi 6 nm SMIC. Chip ini terdiri atas unit Cortex X1, tiga inti Cortex A78, dan empat unit Cortex A55. 
  • Layar: Mate 70 menggunakan layar dan bingkai yang datar, sementara varian Pro dan Pro Plus memakai layar quad-curved. Mate 70 hadir dengan layar OLED 6,7 inci sementara dua varian lain memakai layar OLED 6,9 inci. Ketiganya menjalankan refresh rate adaptif 1-120 Hz dengan tingkat kecerahan hingga 2.500 nit. 
  • RAM dan penyimpanan: Mate 70 dan 70 Pro hadir dengan RAM 12 GB dan storage hingga 1 TB, sedangkan Mate 70 Pro Plus dan RS hadirkan RAM 16 GB dengan penyimpanan mencapai 1 TB. 
  • Kamera: Mate 70 Pro dan Pro Plus diketahui memiliki triple camera dan satu sensor tambahan. Kamera utamanya memakai sensor 50 MP dengan apertur variabel f/1.4-f/4.0. Sensor di varian Pro menggunakan filter warna RGGB, sementara Pro Plus menggunakan sensor RYYB yang lebih baik untuk skenario minim cahaya. Model Mate 70 series juga dilengkapi sensor telefoto 48 MP (4x optical zoom) serta ultra wide 40 MP. Terdapat pula sensor warna XMage Spectral Imaging yang memiliki akurasi data warna dari 1,5 juta saluran spektral. 
  • Sistem operasi: Seperti yang sempat disinggung, Huawei Mate 70 series meluncur dengan HarmonyOS 4.3 dengan rencana pembaruan ke HarmonyOS Next. Sejumlah fitur kecerdasan buatan (AI) pun turut ditambahkan.
  • Desain: Semua model Mate 70 memiliki kamera belakang berbentuk lingkaran besar. Pada varian 70 Pro dan Pro Plus, terdapat tiga lubang di depan yang berisikan kamera selfie, fitur Face ID, serta navigasi berbasis gestur. Mate 70 series juga tersertifikasi IP69 agar tahan debu dan air dengan tekanan tinggi. 
  • Harga: Harga terendah untuk Mate 70 adalah 5.499 yuan (Rp12 juta), sementara Mate 70 Pro dijual mulai dari 6.499 yuan (Rp14,2 juta). Varian Pro Plus memiliki harga 8.499 yuan (Rp18,6 juta) dan varian RS hadir dengan harga rilis 11.999 yuan (Rp26,2 juta).

Spesifikasi Huawei Mate X6

Huawei Mate X6
Huawei Mate X6 diketahui mengadopsi desain yang terinspirasi dari Mate XT, memiliki varian warna Nebula Gray, Nebula White, Obsidian Black, Universal Red, dan Deep Sea Blue dengan skema warna mirip Huawei Mate XT. Berikut ini spesifikasi Huawei Mate X6, sebagaimana dihimpun 91mobiles Indonesia dari Huawei Central.
  • Chipset: Huawei belum mengungkapkan secara resmi chipset yang digunakan. Namun, bisa jadi yang dipakai adalah Kirin 9100 seperti Mate 70 series, atau bisa juga Kirin 9020.
  • RAM dan penyimpanan: Varian standar diduga memakai RAM 12 GB dengan penyimpanan 256 GB atau 512 GB. Sedangkan, varian Collector’s Edition memakai RAM 16 GB dengan storage 512 GB atau 1 TB. 
  • Layar: Sisi layar utama memakai panel OLED 7,93 inci dengan resolusi 2.440 x 2.240 piksel, memiliki tingkat kecerahan 1.800 nit. Layar eksternal (cover) memakai panel OLED 6,45 inci 2.440 x 1.080 piksel dengan kecerahan 2.500 nit. Kedua layar mendukung refresh rate 120 Hz. 
  • Dimensi bodi: Ponsel lipat ini memiliki tinggi 156,6 mm dengan lebar 73,78 mm (dilipat) dan 144,04 mm (dibuka). Ketebalannya mencapai 9,85 mm saat ditutup (9,9 mm untuk versi kulit) dan 4,6 mm saat lipatannya terbuka. Adapun bobotnya berada di kisaran 239 gram.
  • Engsel: Huawei membekali Mate X6 ini dengan engsel basalt water-drop dengan material baja roket 1.900 MPa yang kuat dan tahan lama. 
  • Kamera: Mendukung sensor utama 50 MP f/1.4-4.0 dengan filter RYYB, disertai OIS. Kamera pendampingnya terdiri atas sensor ultra wide 40 MP, kamera periskop telefoto 48 MP (tingkatan zoom optis 4x, digital 100x, disertai OIS), serta sensor 1,5 MP lensa multi-spektral. Di sisi depan ada satu kamera selfie 8 MP di cover dan kamera 8 MP di layar internal. 
  • Baterai dan pengisian daya: Mate X6 dibekali baterai 5.100 mAh untuk versi standar, sementara edisi kolektornya mendukung kapasitas 5.200 mAh. Fitur pengisian baterai menggunakan daya 66 watt (kabel), 50 watt (nirkabel) dan reverse charging (7,5 watt). 
  • Konektivitas dan sensor: HP lipat ini mendukung Wi-Fi 2,5 GHz dan 5 GHz, Bluetooth 5.2, NFC, dan GPS. Terdapat juga fitur pesan satelit (SMS untuk varian standar, SMS dan panggilan untuk varian edisi kolektor), sensor sidik jari, proksimitas, giroskop, barometer, kompas, dan lain-lain.
  • Harga: Edisi standar memiliki harga 12.999 yuan (Rp28,7 juta) untuk versi RAM 12 GB/256 GB serta 13.999 yuan (Rp30,9 juta) untuk RAM 12 GB/512 GB. Sedangkan, varan Collector’s Edition hadir dengan harga 14.999 yuan (Rp33 juta) untuk RAM 16 GB/512 GB dan 15.999 yuan (Rp35,3 juta) untuk versi RAM 16 GB/1 TB. 
Sejauh ini belum ada konfirmasi terkait peluncuran Huawei Mate 70 series dan Mate X6 ke pasar global. Kedua seri ini sekarang baru tersedia untuk pasar China saja.

The post Mate 70 Series dan Mate X6 Meluncur, HP Android Terakhir dari Huawei first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/mate-70-series-dan-mate-x6-meluncur-hp-android-terakhir-dari-huawei/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2024/11/huawei-mate-70-series-150x150.jpg150150
Huawei Umumkan HarmonyOS Next, Sistem Operasi Pesaing Android https://www.91mobiles.com/id/hub/huawei-umumkan-harmonyos-next-sistem-operasi-pesaing-android/ https://www.91mobiles.com/id/hub/huawei-umumkan-harmonyos-next-sistem-operasi-pesaing-android/#respond Thu, 24 Oct 2024 01:12:40 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=1283 Huawei secara resmi telah meluncurkan sistem operasi HarmonyOS Next, menggantikan Harmony OS orisinal yang dirilis pada tahun 2019. Lalu, HarmonyOS mulai dipakai pada berbagai HP Huawei pada tahun 2021.Adapun keputusan Huawei merilis HarmonyOS generasi pertama disebabkan karena terbentur isu pembatasan perdagangan dengan Amerika Serikat. Ini membuat Huawei tidak bisa memiliki Google Mobile Services, dan semua […]

The post Huawei Umumkan HarmonyOS Next, Sistem Operasi Pesaing Android first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • HarmonyOS Next akan menjadi sistem operasi pertama Huawei yang sepenuhnya lepas dari Android.
  • Mulai dari keamanan, performa, hingga integrasi ekosistem aksesoris mengalami peningkatan pada HarmonyOS Next.
  • HarmonyOS Next resmi meluncur pada Oktober 2024, dengan Huawei Pura 70 series, Huawei Pocket 2, dan MatePad Pro 11 (2024) yang pertama kali mendukung OS tersebut.



Huawei secara resmi telah meluncurkan sistem operasi HarmonyOS Next, menggantikan Harmony OS orisinal yang dirilis pada tahun 2019. Lalu, HarmonyOS mulai dipakai pada berbagai HP Huawei pada tahun 2021.

Adapun keputusan Huawei merilis HarmonyOS generasi pertama disebabkan karena terbentur isu pembatasan perdagangan dengan Amerika Serikat. Ini membuat Huawei tidak bisa memiliki Google Mobile Services, dan semua aplikasi bawaan Google pun tidak bisa berjalan secara native.

Sebelumnya, HarmonyOS masih mengandalkan kernel operasi Linux dan kode AOSP (Android Open Source Project). Artinya, ia belum benar-benar terlepas dari Android.
Dengan hadirnya HarmonyOS Next, Huawei resmi memiliki sistem operasi yang berjalan secara mandiri. Sudah bisa dianggap sistem operasi independen yang layak menyaingi Android dan iOS. 

HarmonyOS Next kini menggunakan mikro-kernel buatan sendiri

harmonyos next
Setelah benar-benar lepas dari Android, HarmonyOS Next kini menggunakan mikro-kernel besutan mandiri yang berbasis kode sumber terbuka OpenHarmony. Sistem operasi tersebut mendukung penginstalan aplikasi melalui compiler Huawei Ark dan HMS (Huawei Mobile Services). 

Perbedaan utama HarmonyOS Next dibandingkan versi sebelumnya, kini pengguna tidak bisa lagi menginstal file berekstensi “.apk” pada sistem operasi ini. 

HarmonyOS Next menawarkan sekumpulan fitur AI bernama “Huawei Intelligence”

harmonyos next
Seperti pada versi sebelumnya, HarmonyOS Next kembali menghadirkan (atau tepatnya meningkatkan) kemampuan integrasi dengan ekosistem perangkat Huawei lainnya, seperti smartwatch, IoT, dan produk-produk lainnya secara seamless.

Selain itu, menurut sumber Gizchina.com, fitur AI di perangkat ini juga akan lebih lihai dalam menjalankan tugas. Kini dapat mengandalkan kekuatan pemrosesan lokal (on-device) untuk melakukan generate gambar, meningkatkan kualitas audio, dan lain-lain.

Pada sekumpulan fitur “Harmony Intelligence”, fitur text-to-speech juga ditingkatkan, kini dapat mendiktekan tulisan di layar serta menerjemahkan gambar dan tulisan secara real-time. Bahkan, para pengembang aplikasi pihak ketiga juga dapat mengintegrasikan fitur-fitur AI ini pada aplikasi mereka. 

Performa dan efisiensi daya meningkat

Huawei mengeklaim bahwa HarmonyOS Next membawakan peningkatan performa  keseluruhan hingga 30 persen dibandingkan HarmonyOS 4. 

Dengan kata lain, berbagai aktivitas seperti membuka aplikasi, multi-tasking, dan berselancar di antarmuka akan terasa lebih cepat dan responsif. 

Tak hanya lebih kencang, HarmonyOS Next juga digadang-gadang menurunkan pemakaian daya hingga 20 persen. Efisiensi baterai pada smartphone menjadi lebih baik dan mampu mempertahankan baterai bertahan lebih lama. 

HarmonyOS Next akan meningkatkan sisi keamanan

HarmonyOS Next kini memberlakukan kontrol izin yang lebih granular. Sistem operasi ini juga bakal memprioritaskan perlindungan data pengguna dengan menerapkan metode verifikasi aplikasi yang lebih ketat. 

Adapun sistem operasi ini juga akan meningkatkan sisi keamanan dengan menerapkan enkripsi data ujung-ke-ujung (end-to-end) saat mengirimkan informasi antara beberapa perangkat. 

Ekosistem aplikasi HarmonyOS Next sedang dikembangkan

Mengingat HarmonyOS Next tidak lagi mendukung aplikasi yang sama dengan Android (tidak dapat menginstal “.apk”), maka Huawei punya “PR” banyak untuk membangun ekosistem aplikasinya. 

Untuk hal tersebut, Richard Yu selaku Chairman pada Huawei Consumer Business Group menuturkan sudah ada 15.000 aplikasi yang tergabung dalam ekosistem HarmonyOS Next, sebagaimana dihimpun 91mobiles Indonesia dari GSM Arena.

Sebelumnya, HarmonyOS 4 diketahui sudah digunakan pada lebih dari 1 miliar di seluruh dunia, mencakup smartphone, tablet, smart band dan smartwatchhead unit mobil, hingga perangkat smart home

Kini, Huawei diketahui tengah mendistribusikan versi beta publik HarmonyOS Next pada pengguna di China. Adapun daftar perangkat yang didukung mencakup Huawei Pura 70, Huawei Pocket 2, dan Huawei MatePad 11 (2024).

The post Huawei Umumkan HarmonyOS Next, Sistem Operasi Pesaing Android first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/huawei-umumkan-harmonyos-next-sistem-operasi-pesaing-android/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2024/10/harmonyos-next-3-150x150.jpeg150150