HP flagship | Indonesia Blog https://www.91mobiles.com/id/hub Sun, 05 Apr 2026 18:02:23 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.5.3 Review Samsung Galaxy S26 Ultra: HP Flagship All-rounder Terbaik https://www.91mobiles.com/id/hub/review-samsung-galaxy-s26-ultra-hp-flagship-all-rounder-terbaik/ https://www.91mobiles.com/id/hub/review-samsung-galaxy-s26-ultra-hp-flagship-all-rounder-terbaik/#respond Mon, 06 Apr 2026 02:31:53 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=20513 Lama ditunggu, ponsel flagship terbaru Samsung, Galaxy S26 Ultra, akhirnya resmi meluncur pada Februari 2026 atau lebih lama sekitar sebulan dibandingkan dengan Galaxy S generasi terdahulu yang biasanya hadir pada bulan Januari tiap tahun.Pembaruan yang diterapkan Samsung di model “Ultra” lini flagship besutannya kali ini bisa dibilang tak terlalu kasatmata karena lebih bersifat under the […]

The post Review Samsung Galaxy S26 Ultra: HP Flagship All-rounder Terbaik first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Lama ditunggu, ponsel flagship terbaru Samsung, Galaxy S26 Ultra, akhirnya resmi meluncur pada Februari 2026 atau lebih lama sekitar sebulan dibandingkan dengan Galaxy S generasi terdahulu yang biasanya hadir pada bulan Januari tiap tahun.

Pembaruan yang diterapkan Samsung di model “Ultra” lini flagship besutannya kali ini bisa dibilang tak terlalu kasatmata karena lebih bersifat under the hood. Namun, apabila diamati lebih dekat, sebenarnya ada banyak hal baru yang bukan hanya menarik saja, tetapi juga berguna untuk aktivitas sehari-hari.

Di Indonesia, Galaxy S26 Ultra dijual dalam tiga varian memori: 12 GB/ 256 GB (Rp 24,5 juta), 12 GB/ 512 GB (Rp 27,5 juta), dan 16 GB/ 1 TB: Rp 32 juta). Apakah Galaxy S26 Ultra bisa menjustifikasi banderol tinggi tersebut? Ikuti ulasan lengkapnya di bawah.

Kesimpulan awal

Peningkatan yang diterapkan oleh Samsung di Galaxy S26 Ultra sebagian besar memang bersifat “di balik layar”, secara kiasan maupun harfiah (benar-benar mengubah panel layar), sehingga ponsel ini terkesan tak banyak berubah. Padahal, terdapat sejumlah peningkatan signifikan yang sayang apabila terlewat. 

Desain Samsung Galaxy S26 Ultra: Lebih bulat tapi makin ramping

Apabila disandingkan bersebelahan, sebagian orang mungkin akan keliru mengira Galaxy S25 Ultra sebagai Galaxy S26 Ultra. Wajar saja, sebab penampilan flagship terbaru Samsung memang sangat mirip dengan pendahulunya walaupun tak persis sama.

Perbedaan kecil terletak di sudut-sudut perangkat yang kini lebih rounded. Galaxy S25 Ultra sebelumnya sudah membulatkan bagian tersebut untuk mengatasi persoalan ujung Galaxy S24 Ultra yang terlalu runcing. Galaxy S26 Ultra lebih jauh memperhalusnya sehingga menjadi lebih membulat lagi. Efeknya, perangkat ini terasa semakin nyaman saat digenggam dan tidak lagi membuat kantong celana jadi rawan bolong.

Susunan kamera belakang tetap sama seperti sebelumnya. Namun, lensa kamera utama, ultrawide, dan telephoto 5x kini memiliki penampang dasar alias camera island berbentuk kapsul. Ketiga lensa tersebut lebih menonjol ke luar bodi dibandingkan sebelumnya, sehingga membuat ponsel lebih miring saat ditempatkan di permukaan datar seperti meja.

Bodi Galaxy S26 Ultra menjadi lebih ramping dengan ketebalan 7,9 mm dan bobot 214 gram, sementara bahan frame berganti dari titanium menjadi aluminium. Untungnya, bagian layar tetap berlapis kaca pelindung Gorilla Armor 2 dengan coating anti-pantulan, sedangkan punggungnya dilindungi Gorilla Glass Victus 2.

Daya tahannya ikut ditunjang oleh ketahanan terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP68 yang mulai terlihat agak tertinggal dibandingkan dengan model-model smartphone flagship dari para pabrikan China.

Seperti biasa, di sisi bawah dan atas terdapat grille speaker stereo, konektor USB-C, dan laci (nano) SIM card. Di salah satu pojokan bagian bawah ada kompartemen khusus untuk memuat perangkat pena stylus S Pen yang menjadi ciri khas lini Galaxy S dari Samsung.

Layar Samsung Galaxy S26 Ultra: Anti pengintip? Bisa diatur!

Panel display yang digunakan oleh Galaxy S26 Ultra sekilas tampak tak berubah dari sebelumnya, masih dengan Dynamic LTPO AMOLED 2X 6,9 inci (3.120 x 1.440 piksel, refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan maksimal 2.600 nits), berikut lapisan DX anti-pantulan yang membuat tampilannya senantiasa cemerlang di kondisi apa pun.

Namun, Samsung sebenarnya mengubah susunan piksel di layar Galaxy S26 Ultra secara khusus untuk menerapkan fitur baru bernama Privacy Display. Fungsinya adalah untuk membatasi field-of-view (FoV), alias lebar sudut pandang layar, menjadi lebih sempit apabila diaktifkan, supaya isi layar tak diintip orang lain.

Review Samsung Galaxy S26 Ultra: HP Flagship All-rounder Terbaik
Privacy Display Samsung Galaxy S26 Ultra bisa dihidupkan-dimatikan dengan mudah lewat Quick Settings, dapat pula diatur agar lebih gelap atau hanya membatasi pandangan pada elemen tertentu di layar.

Kegunaannya mirip dengan screen protector anti-spy yang banyak dijual di lokapasar online, tapi lebih canggih karena bisa dinyalakan dan dimatikan sesuka hati. Privacy Display juga dapat diatur agar hanya membatasi pandangan pada elemen tertentu pada layar, seperti notifikasi yang masuk. Bisa pula ketika mendeteksi situasi tertentu, seperti input password.

Saat Privacy Display diaktifkan, tampilan layar Galaxy S26 Ultra berubah menjadi gelap dan tidak jelas terlihat ketika dipandang dari sudut tertentu, tetapi tetap tampak seperti biasa dari sudut lurus. Orang lain yang melirik layar ponsel dari samping pun bakal kesulitan melihat isinya.

Sayangnya, pembatasan sudut pandang oleh Privacy Display ini masih agak lebar. Layar baru mulai terlihat gelap ketika dipandang dari sudut sekitar 45 derajat, lalu menjadi semakin gelap ketika melewati sudut sekitar 60 derajat. Artinya, orang lain yang berada di dekat pengguna dan memandang layar dari lebar sudut kurang dari itu – misalnya penumpang lain di belakang pengguna saat berdiri di kereta api- masih bisa mengetahui apa yang ditampilkan.

Review Samsung Galaxy S26 Ultra: HP Flagship All-rounder Terbaik
Perbandingan tampilan layar Samsung Galaxy S26 Ultra dalam kondisi normal (kiri), saat Privacy Display diaktifkan (tengah), dan ditambah opsi Maximum Privacy, dilihat dari sudut sekitar 60 derajat.

Samsung agaknya menyadari persoalan ini dan menambahkan opsi ekstra untuk mempersempit lebar sudut pandang lebih jauh, yaitu “Maximum Privacy” yang bisa diaktifkan dari menu Privacy Display di Settings. Tampilan layar menjadi lebih gelap saat dilihat dari samping, tapi display secara keseluruhan menjadi lebih gelap dan warna-warnanya terlihat washed out alias memudar.

Meskipun masih memiliki kekurangan, Privacy Display layak diapresiasi karena bisa mengurangi kekhawatiran pada saat ponsel menampilkan informasi sensitif, seperti ketika membuka aplikasi perbankan. Pada waktu-waktu macam demikian, agaknya persoalan keamanan jauh lebih penting ketimbang kualitas layar yang menjadi kurang cemerlang.

Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra: Winning formula?

Ponsel seri Galaxy S dari Samsung adalah pelopor kamera serba bisa yang lengkap dan mampu mengabadikan berbagai jenis objek, dekat maupun jauh, dari pemandangan dan arsitektur hingga potret model dan permukaan bulan. Hal ini karena rangkaian kameranya yang komplit: ada kamera ultra wide, kamera utama, dan dua buah kamera telephoto dengan jangkauan optical zoom berbeda.

Sayangnya, kamera Galaxy S26 Ultra hanya sedikit berubah dari sebelumnya. Samsung memang memperlebar aperture lensa kamera utama (dari f/1.7 menjadi f/1.4) dan lensa kamera telephoto kedua (dari f/3.4 menjadi f/2.9) sehingga ponsel tersebut menjadi lebih mumpuni dalam situasi low-light atau malam hari.

Sensor yang digunakan masih sama seperti Galaxy S25 Ultra sebelumnya, yakni Isocell HP2 200 MP untuk kamera utama (f/1.4, 23 mm, OIS), Isocell JN3 50 MP untuk kamera ultra wide (f/1.9, 13 mm, AF), dan Sony IMX 854 50 MP (f/2.9, 115 mm, zoom 5x, OIS) untuk kamera telephoto. Kamera depannya juga tetap menggunakan Isocell 3LU 12 MP (f/2.2, 23 mm, AF). Kamera telephoto pertama justru menggunakan sensor dengan ukuran fisik yang lebih kecil, yakni Isocell 3LD 10 MP (f/2.4, 69 mm, 3x zoom, OIS).

Apakah Samsung menganggap konfigurasi kamera Galaxy S26 Ultra sebagai “winning formula”, sehingga tak perlu dirombak besar sejak Galaxy S24 Ultra keluaran dua tahun lalu? Meskipun tetap sangat mumpuni, rangkaian kamera seri ponsel yang memelopori tren “HP konser” ini mulai terlihat outdated dibandingkan dengan model-model flagship dari pabrikan China.

Dua kamera telephoto 3x dan 5x di Galaxy S26 Ultra, misalnya, terlihat redundan di kala ponsel China bisa menerapkan tingkat pembesaran serupa berkat in-sensor zoom lewat penggunaan sensor beresolusi setinggi 200 MP di kamera telephoto tunggal. Hasilnya juga lebih konsisten dibandingkan dengan dua kamera telephoto di Galaxy S26 Ultra yang kualitasnya berbeda karena memang berlainan sensor. Samsung agaknya perlu meningkatkan kamera di Galaxy S Ultra tahun depan untuk menghindari kesan tertinggal dari flagship lain.

Tentu saja, the proof is in the pudding. Hasil jepretan Galaxy S26 Ultra sendiri masih tergolong sangat bagus di berbagai situasi, termasuk indoor dan malam hari. Meskipun tanpa resep, warna hasil kolaborasi dengan pabrikan kamera terkenal, image processing Samsung selalu berhasil menghasilkan gambar-gambar yang sedap dipandang.

Aneka warna dan kontras tinggi di kondisi gelap berujung pada foto (HDR) dengan exposure seimbang, tanpa highlights terlalu terang atau shadows terlalu gelap, maupun kesan overprocessed. Kinerja cemerlang kamera Galaxy S26 Ultra di situasi low-light agaknya ikut terbantu oleh bukaan lebar semua kameranya yang kini berada di kisaran f/1.4 hingga f/2.9.

Video Galaxy S26 Ultra: Menarik untuk dicoba

Masih terkait kamera, Samsung menerapkan sejumlah fitur video baru di Galaxy S26 Ultra yang layak mendapat sorotan dan menarik untuk dicoba. Salah satunya adalah Horizontal Lock yang dihadirkan sebagai peningkatan dari fitur Super Steady sebelumnya.

Horizontal Lock menjaga rekaman video agar tetap lurus (level) dengan garis horizon meskipun ponsel diputar-putar hingga 360 derajat di sumbu vertikal. Fungsinya identik dengan horizon lock yang umum ditemukan di kamera aksi macam GoPro Hero, DJI Osmo Action, atau Insta360.

Review Samsung Galaxy S26 Ultra: HP Flagship All-rounder Terbaik
Opsi Horizontal Lock di mode video Samsung Galaxy S26 Ultra.

Seperti Super Steady, Horizontal Lock mengandalkan tangkapan gambar dari kamera ultrawide Galaxy S26 Ultra dan karenanya hanya bisa digunakan pada kamera tersebut. Stabilisasi elektronik Sper Steady juga diterapkan untuk menjaga agar video bebas goyangan.

Meskipun tidak benar-benar baru karena fitur serupa sudah lebih dulu diterapkan di ponsel lain seperti seri Edge dari Motorola, Horizontal Lock tetap menarik untuk digunakan karena membuka peluang baru dalam berkreasi. Contoh hasil rekamannya bisa dilihat dalam posting Reels oleh 91mobiles Indonesia di bawah.

Fitur video lainnya adalah pengembangan dari kemampuan merekam video dengan profil gamma Log yang kontras dan saturasinya sangat rendah untuk memudahkan proses color grading saat post-production. Galaxy S26 Ultra kini menyediakan lima buah preset Look Up Table (LUT) yang diterapkan di mode Pro Video.

Begitu LUT diterapkan, tampilan antarmuka kamera akan langsung berubah mengikuti preset warna dari LUT yang bersangkutan. Meskipun demikian, hal ini hanya bersifat sebagai preview agar pengguna bisa melihat seperti apa hasilnya jika LUT tertentu diterapkan pada video Log. Hasil rekamannya sendiri akan tetap flat seperti biasa karena itulah poin utama video Log, yaitu untuk memperoleh video “mentah” untuk dimatangkan dalam editing.

Review Samsung Galaxy S26 Ultra: HP Flagship All-rounder Terbaik
Perbandingan mode Pro Video Samsung Galaxy S26 Ultra saat merekam video dengan profil gamma tanpa LUT (kiri) dan dengan dua preset LUT berbeda sebagai preview.

Kelima LUT yang sama bisa diterapkan saat menyunting video Log di fungsi editing bawaan di aplikasi galeri Galaxy S26 Ultra. 91mobiles Indonesia tidak menemukan opsi untuk mengimpor LUT tambahan seperti di HP lain yang juga mampu merekam video Log. Mungkin kami luput. Namun, kalau memang tidak ada, alangkah baiknya Samsung menambah kemampuan tersebut lewat update software.

Kemampuan baru lain yang juga menarik -meski juga tak benar-benar baru karena sudah pernah diterapkan ponsel lain sebelumnya- adalah Portrait Video yang bisa memberi efek depth-of-field (bokeh) pada latar belakang ketika merekam video. Hasilnya seperti foto portrait, tapi diterapkan pada gambar bergerak.

Review Samsung Galaxy S26 Ultra: HP Flagship All-rounder Terbaik
Mode Portrait Video membuahkan hasil yang terkesan sinematik dengan efek depth-of-field.


Portrait Video bisa digunakan baik dengan kamera depan maupun belakang. Terdapat limitasi frame rate maksimal 30 fps untuk resolusi FHD maupun UHD (4K), tapi fitur ini tetap membuka peluang baru untuk kreasi konten yang lebih sinematik.

AI Samsung Galaxy S26 Ultra: Makin canggih dan lengkap

Bukan Samsung namanya kalau tak menghadirkan inovasi anyar dalam hal kecerdasan buatan alias AI. Sebagai pionir yang telah memopulerkan artificial intelligence di smartphone flagship sejak Galaxy S24 Ultra, Samsung kembali membawa sejumlah kemampuan baru yang mumpuni untuk rangkaian fitur yang tergabung di bawah bendera Galaxy AI.

Kemampuan AI generatif di fitur Enhanced AI Photo Assist dalam aplikasi Gallery kini lebih canggih dan pintar dalam mendeteksi konteks gambar. Yang lebih penting, setelah mengubah gambar dengan prompt teks, pengguna bisa menerapkan editing lanjutan lewat opsi “Keep Editing” hingga berkali-kali.

Misalnya, 91mobiles Indonesia dapat meminta Galaxy S26 Ultra untuk mengembalikan wujud steak yang sudah terlanjur dipotong menjadi utuh kembali. Setelahnya, kami melakukan editing lebih lanjut dengan memasukkan prompt kedua untuk membersihkan tampilan piring agar kinclong.

Selesai? Belum, karena kami ingin mengubah potongan-potongan kentang french fries menjadi mashed potatoes lewat input prompt ketiga. Setelah puas editing dengan AI, barulah gambar disimpan. Hasilnya tampak halus dan sangat meyakinkan. Enhanced AI Photo Assist juga bisa diminta untuk melakukan berbagai hal lain lewat prompt dengan akurat, seperti mengganti warna langit.

Satu fitur AI lainnya yang juga menarik adalah Call Screening untuk menyaring panggilan masuk (voice call) dengan chatbot AI yang mampu bercakap-cakap dengan suara. Saat ada penelepon, pengguna bisa memilih untuk menjawabnya dengan opsi “Call Screening”.

Review Samsung Galaxy S26 Ultra: HP Flagship All-rounder Terbaik
Call Screening di Samsung Galaxy S26 Ultra bisa otomatis mengangkat voice call dan mengobrol dengan penelepon.

Chatbot AI -atau yang disebut Samsung sebagai Call Assitant- kemudian akan mengangkat telepon dan mulai berbicara dengan penelepon untuk menanyakan identitas dan keperluannya. Jika dinilai bukan spam, phising, atau sejenisnya, panggilan bisa diteruskan ke pengguna.

Percakapan suara dengan AI ini diubah menjadi teks yang kemudian ditampilkan di layar sehingga bisa dibaca oleh pengguna. Apabila diinginkan, pengguna bisa mengambil alih telepon dari AI kapan saja. Rekaman teks dari percakapan yang terjadi juga bisa dilihat di call log.

Bagaimana dengan S Pen? Meskipun tak mendapat sorotan, seperti telah disebutkan sebelumnya, perangkat stylus ini setia mendampingi Galaxy S26 Ultra. Konektivitas Bluetooth masih belum dikembalikan sejak dihapus pada S Pen untuk Galaxy S25 Ultra.

Desainnya masih mirip, dengan sedikit pengecualian di bagian tombol clicker di bagian belakang yang kini agak melengkung, mungkin untuk mengikuti sudut ponsel yang lebih membulat. Karena itu, pastikan S Pen menghadap ke orientasi yang benar saat dimasukkan ke kompartemen. Jika keliru, stylus tetap bisa masuk, tapi bagian belakangnya akan menonjol ke luar.

Bodi ramping Galaxy S26 Ultra yang merupakan ponsel Ultra tertipis dari Samsung ikut membuat S Pen menjadi lebih kurus, tapi masih bisa digunakan untuk menulis dan menggambar dengan relatif nyaman di layar perangkat seperti biasa.

Aplikasi Samsung Notes yang bisa dipakai bersama S Pen menyediakan fitur AI Sketch to Image untuk mengubah coretan gambar menjadi lebih bagus dan berwarna, serta Math Solver untuk melakukan kalkulasi otomatis pada persoalan matematika yang ditulis tangan di layar.

Kinerja Samsung Galaxy S6 Ultra: Tenaga besar di balik layar

Sekian banyak fitur yang dihadirkan oleh Galaxy S26 Ultra bisa dijalankan dengan lancar tanpa hambatan sedikit pun berkat tenaga besarnya di balik layar. Berbeda dengan dua adiknya yang beralih ke Exynos 2600, perangkat ini menggunakan chip teratas Qualcomm, yaitu Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang dipadukan dengan RAM hingga 16 GB dan storage mencapai 1 TB.

Hasilnya bisa terlihat dari skor benchmark AnTuTu yang menembus kisaran 3,7 juta poin. Beberapa pengujian lain yang dilakukan oleh 91mobiles Indonesia turut memberikan skor sangat tinggi dan relatif konsisten.

Aneka game pun bisa dimainkan dengan lancar tanpa hambatan, baik yang tergolong ringan seperti Mobile Legends maupun yang kelas berat macam Genshin Impact. Bentuk sudut ponsel yang lebih membulat membuatnya terasa lebih nyaman dalam genggaman, tapi modul kamera sedikit mengganggu pegangan.

Memang terdapat sedikit throttling saat diuji menggunakan stress test 3D Mark, tapi penurunannya tak terlalu kentara dan peningkatan suhunya masih bisa ditoleransi. Ketika melakukan pengetesan kinerja, 91mobiles Indonesia tidak memasang casing di bodi Galaxy S26 Ultra.

Seperti biasa, Samsung memberikan jaminan update versi Android dan patch sekuriti hingga 7 tahun untuk Galaxy S26 Ultra yang datang dengan sistem operasi One UI 8.5 berbasis Android 16.

Review Samsung Galaxy S26 Ultra: HP Flagship All-rounder Terbaik
Samsung Galaxy S26 Ultra dapat menjalankan aneka game dengan lancar dan cukup nyaman dalam genggaman, meskipun modul kameranya terasa agak mengganjal.

Satu hal yang agak disayangkan adalah kapasitas baterai Galaxy S26 Ultra tak berubah semenjak dua generasi terdahulu, tetap bertahan di angka 5.000 mAh sementara flagship lain sudah menerapkan baterai lebih besar. Namun, setidaknya Samsung meningkatkan kecepatan fast charging menjadi 60 watt.

Kesimpulan

Dengan rangkaian inovasi dan fitur terkini yang selalu dibawanya, smartphone seri Galaxy S Ultra boleh dibilang adalah “benchmark” untuk ponsel-ponsel flagship Android. Perangkat teratas dari Samsung ini biasanya susah untuk dipepet oleh merek lain. Galaxy S26 Ultra meneruskan tradisi tersebut dengan menjadi ujung tombak baru.

Pada 2026, lanskap smartphone flagship di Indonesia sudah berbeda dibandingkan dengan beberapa tahun lalu lewat kehadiran produk-produk papan atas lainnya yang berkemampuan meyakinkan.

Dibandingkan dengan mereka, Galaxy S26 Ultra mungkin sekilas mengecewakan karena terkesan hanya menyajikan pembaruan yang minim dari segi hardware di luar penggunaan chip Snapdragon termutakhir. Rangkaian kameranya relatif hanya berubah sedikit; kapasitas baterai masih sama, begitu pula dengan sertifikasi IP68. Di atas kertas, ponsel ini seolah tertinggal dari pesaing.

Pandangan tersebut bisa dimaklumi karena Samsung cenderung menerapkan peningkatan di balik layar pada Galaxy S26 Ultra sehingga tak terlalu tampak. Calon konsumen perlu mencermati perangkat ini dari dekat supaya kelebihannya bisa terlihat.

Fitur seperti Privacy Display atau Horizontal Lock yang banyak digaungkan di media sosial boleh jadi sudah banyak diketahui. Tapi ada juga yang menarik lainnya, seperti Galaxy AI yang makin canggih dan lengkap, serta kemampuan video baru.

Satu aspek yang menjadi ciri khas sekaligus pembeda Galaxy S26 Ultra dari flagship lain adalah kehadiran pena stylus S Pen. Kehadirannya saja mungkin sudah cukup untuk menjadi alasan meminang Galaxy S26 Ultra bagi mereka yang memang membutuhkan stylus, seperti profesional kreatif.

Galaxy S26 Ultra pun sanggup meladeni keinginan pengguna dengan berbagai macam background lain, entah eksekutif, kreator konten, pengguna kasual, gamer kelas berat, hingga penggemar konser musik. Memang di situlah kelebihannya: smartphone ini merupakan all-rounder terbaik yang memberikan something for everyone.

Karena itu, dilihat secara keseluruhan, paket (semakin) lengkap pada Galaxy S26 Ultra sebenarnya masih sulit ditandingi oleh flagship lain dan bisa menjustifikasi banderol harganya yang naik dibanding produk terdahulu, setidaknya untuk sekarang. Tahun depan, mungkin Samsung perlu merombak hardware dengan lebih signifikan sambil mempertahankan keunggulan software.

Rating editor: 8.5/10

Kelebihan:
+ Privacy display adalah inovasi yang berguna
+ Fitur-fitur video baru menarik untuk dicoba
+ AI lebih canggih dan lengkap di banyak aspek
+ Bodi lebih ramping dari sebelumnya
+ S Pen tetap menjadi keunikan tersendiri

Kekurangan:
– Kamera hanya sedikit berubah, meski tetap mumpuni
– Kemampuan baterai tertinggal dari pesaing
– Rating ketahanan IP68 kurang relevan pada 2026

Samsung Galaxy S26 Ultra Harga
Rp. 22.349.000
Pergi Ke Toko
Rp. 24.499.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua

The post Review Samsung Galaxy S26 Ultra: HP Flagship All-rounder Terbaik first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/review-samsung-galaxy-s26-ultra-hp-flagship-all-rounder-terbaik/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/04/samsung_galaxy_s26_ultra_review_device-1-150x150.jpg150150
Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera https://www.91mobiles.com/id/hub/review-vivo-x300-pro-kembalinya-sang-raja-kamera/ https://www.91mobiles.com/id/hub/review-vivo-x300-pro-kembalinya-sang-raja-kamera/#respond Fri, 26 Dec 2025 05:37:35 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=17623 Vivo X200 Pro sempat menarik perhatian ketika pertama kali diluncurkan setahun lalu. Di kala HP flagship lain menyematkan dua kamera telephoto demi mendapat jangkauan lebih jauh, X200 Pro dengan percaya diri hanya menggunakan satu buah kamera dengan zoom optis 3,7x atau ekuivalen 85 mm. Kendati demikian, pendekatan Vivo ternyata manjur. Berkat sensor beresolusi setinggi 200 […]

The post Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Vivo X200 Pro sempat menarik perhatian ketika pertama kali diluncurkan setahun lalu. Di kala HP flagship lain menyematkan dua kamera telephoto demi mendapat jangkauan lebih jauh, X200 Pro dengan percaya diri hanya menggunakan satu buah kamera dengan zoom optis 3,7x atau ekuivalen 85 mm.

Kendati demikian, pendekatan Vivo ternyata manjur. Berkat sensor beresolusi setinggi 200 MP yang digunakan, kamera telephoto X200 Pro terbukti mampu membuahkan hasil gambar sama baiknya kalau bukan lebih bagus di tingkat zoom tinggi dengan ponsel-ponsel lain yang memiliki dua kamera telephoto.

Vivo kini kembali dengan formula serupa lewat rangkaian kamera X300 Pro, tapi dengan sensor yang diperbarui. Dapur pacunya juga lebih bertenaga dengan chip terbaru dan teratas dari MediaTek, Dimensity 9500. Kira-kira apa saja yang ditawarkan oleh X300 Pro? Simak ulasan lengkap oleh 91Mobiles Indonesia di bawah. 

Kesimpulan awal

X300 Pro sekali lagi menyuguhkan salah satu rangkaian kamera terbaik yang ada di smartphone saat ini. Selain kamera Zeiss yang mampu membuahkan foto dan video berkualitas tinggi, dengan chip Dimensity 9500 dari MediaTek, tenaganya juga mumpuni untuk segala macam aktivitas seperti bermain game kelas berat, sementara daya tahan baterainya tergolong lama berkat peningkatan kapasitas. 

Unboxing: Ada soft case bergaya baru

Seperti biasa untuk smartphone seri X dari Vivo, X300 Pro datang dalam kotak kemasan persegi berwarna hitam dengan tulisan nama model berukuran besar di bagian depan, didampingi logo pabrikan lensa legendaris Zeiss yang menjadi rekanan Vivo dalam mengembangkan kamera ponselnya.

Kelengkapan aksesori di dalamnya secara umum masih sama dengan X200 Pro sebelumnya, mencakup charger dengan keluaran daya 90 watt serta kabel USB berjenis USB A ke USB C, berikut booklet panduan singkat dan SIM card ejector tool.

Satu perbedaannya adalah soft case bergaya baru yang tidak lagi bersifat transparan, tapi dilabur warna yang senada dengan ponsel. Meskipun tidak menampakkan punggung ponsel di baliknya, casing baru tersebut membuat tampilan X300 Pro tetap menarik walaupun dalam keadaan terpasang di perangkat.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Rangkaian aksesori pelengkap di kemasan Vivo X300 Pro.

Desain: Mempertahankan ciri X Series

Tampilan Vivo X300 Pro bisa dibilang masih sama seperti sebelumnya. Ponsel ini imempertahankan desain khas smarpthone X Series dari Vivo dengan camera island bundar berukuran besar di tengah punggung yang memuat empat buah lingkaran.

Tiga di antaranya memuat rangkaian kamera belakang, sementara satu lingkaran lagi hanya ditambahkan agar tampak simetris. Sementara, LED flash ditempatkan di luar modul, di sisi kiri atas punggung. Modul kamera berlatar hitam tampak kontras dengan unit ponsel X300 Pro di tangan 91Mobiles Indonesia yang kebetulan merupakan varian warna Brown.

Berbeda dari X200 Pro sebelunya, modul kamera X300 Pro kini tidak lagi memiliki cincin dekoratif di sekeliling. Alasannya adalah supaya bisa dipasangi kit kamera dengan lensa telephoto extender Zeiss yang dijual terpisah. Paket aksesori tersebut memerlukan mounting khusus yang disematkan di sekeliling modul kamera X300 Pro.

Satu perbedaan lagi adalah pinggiran sisi punggung kini juga tak membulat seperti sebelumnya, melainkan flat alias rata saja. 91Mobiles Indonesia sempat khawatir desain tersebut bisa membuat X300 Pro terasa kurang nyaman di tangan, tapi nyatanya hal ini bukan masalah karena frame aluminium sang ponsel sendiri -pinggiran dan pojokannya- agak membulat sehingga tak terasa runcing saat digenggam.

Bagian punggung sendiri berlapis kaca dengan finishing matte yang sangat efektif menyembunyikan noda sidik jari. Seperti sebelumnya, Vivo X300 Pro memiliki ketahanan tinggi terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP68/ IP69.

Perangkat berukuran 161,2 x 75,5 x 8 mm dengan bobot 226 gram ini turut menyematkan sepasang speaker stereo dengan grille di sisi atas dan bawah. IR blaster untuk remote diintegrasikan di modul kamera.

Untuk layar, X300 Pro menmggunakan panel LTPO AMOLED 6,78 inci flat (2.800 x 1.260 piksel) dengan refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan maksimal 4.500 nits. Terdapat pula dukungan HDR10 Plus dan Dolby Vision. Meskipun sudah dilindungi Armor Glass, layar Vivo X300 Pro tetap dilapisi screen protector berbahan plastik dari pabrik.

Kamera: Winning formula

Rangkaian kamera X300 Pro sekilas tampak tak berubah dibandingkan pendahulunya. Secara keseluruhan, Vivo memang mempertahankan 3 kamera belakang dan sebuah kamera depan yang sudah teruji sebagai winning formula di Vivo X200 Pro.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Close up modul kamera belakang Vivo X300 Pro.

Akan tetapi, jangan salah, sebab hampir semua unit kamera di X300 Pro mengalami peningkatan, terutama dari segi sensor gambar yang diperbarui ke generasi teranyar. Kamera utama, misalnya, kini menggunakan sensor 50 MP Sony LYT-828 yang berukuran fisik 1/1,28 inci, dipasangkan dengan lensa ekuivalen 24 mm (f/1.57, OIS) yang memiliki jarak fokus minimal cukup dekat, yakni 13 cm.

Kamera telephoto tetap beresolusi 200 MP dengan sensor Samsung, tapi di-upgrade menjadi Isocell HPB berukuran 1/1,4 inci. Lensanya punya focal length setara 85 mm (f/2.67, OIS) dengan jarak fokus minimal 14 cm. Dipadukan dengan jangkauan telephoto, kamera ini pun bisa sekaligus berperan sebagai lensa macro untuk menangkap detil di obyek berukuran kecil.

Kamera depan tak luput dipermak. Resolusinya kini meningkat jadi 50 MP dengan sensor Samsung Isocell JN1 yang berukuran lebih besar dari sebelumnya, yakni 1/2,76 inci, dipasangkan dengan lensa setara 20 mm (f/2.0) yang juga mendukung autofokus.

Satu-satunya kamera di Vivo X300 Pro yang tak mendapat pembaruan adalah kamera ultrawide yang masih mengandalkan sensor Samsung Isocell JN1 50 MP dengan lensa selebar 15 mm (f/2.0, PDAF).

Aplikasi kamera X300 Pro secara default menampilkan tingkat zoom 0,6x, 1x, 2x, 3,5x, dan 10x. Angka zoom 2x merupakan pembesaran dari kamera utama, sedangkan 10x berasal dari kamera telephoto. Meskipun bukan angka native, zoom 2x dan 10x tampak identik dengan tingkat pembesaran selebihnya karena gambar yang dihasilkan terlihat tajam dan detil.

Untuk mereka yang menginginkan jangkauan lebih jauh, kamera telephoto Vivo X300 Pro bisa melakukan pembesaran digital hingga 100x. Untuk mempermudah poembidikan, di tingkat zoom digital sekitar 30x, ponsel akan mulai menampilkan jendela kecil berisi overview frame keseluruhan secara lebih menyeluruh disertai kotak kuning kecil yang menandai area framing.

Seperti di X200 sebelumnya, Vivo X300 Pro akan melakukan rekonstruksi gambar dengan bantuan AI untuk mengembalikan detil di hasil jepretan yang diambil di tingkat zoom digital sangat tinggi.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Contoh hasil jepretan kamera telephoto X300 Pro di tingkat zoom 100x sebelum rekonstruksi AI (tengah) dan sesudahnya (kanan).

Proses ini membutuhkan waktu bererapa saat sehingga Anda dapat mengamati perubahannya dengan cara segera membuka foto setelah diambil. Setelah rekonstruksi selesai dilakukan, perbedaannya cukup membuat kagum karena gambar yang diambil di tingkat zoom 100x atau setara 2.428 mm sekalipun jadi tampak jauh lebih jelas dan detil.

Contoh foto: Layak jadi raja

Dengan rangkaian kamera seperti disebut di atas, sepertinya sudah bisa diduga bahwa hasil jepretan Vivo X300 Pro bakal cemerlang. Kenyataannya memang demikian. Kamera utama ponsel ini mampu menghasilkan gambar yang jernih dengan kontras tinggi di beragam situasi pencahayaan, baik dalam maupun luar ruangan, siang ataupun malam.

Focal length native kamera utama berada di kisaran 24 mm sehingga cukup lebar untuk menangkap berbagai jenis scene. Untuk mempersempit field of view apabila ingin fokus ke obyek tertentu -misalnya ketika memotret makanan- pengguna bisa menerapkan in-sensor zoom ke angka 2x sehingga bidang pandangnya menyerupai lensa klasik 50 mm. Di tingkat pembesaran tersebut, kualitas gambarnya nyaris tidak bisa dibedakan dari native, bahkan ketika diperbesar hingga 100 persen di monitor komputer.

Untuk menangkap scene yang lebih luas seperti pemandangan dan arstitektur, kamera ultrawide X300 Pro lumayan bisa diandalkan. Meskipun kualitasnya tergolong biasa saja untuk ukuran kamea ponsel flagship, Vivo berhasil mempertahankan konsistensi warna sehingga hasil jepretan kamera ultrawide terlihat mirip dengan kamera utama, termasuk di kondisi low-light.

Kamera ultrawide dan kamera utama memang bagus, tapi daya tarik utama Vivo X300 Pro mungkin terletak di kamera telephoto miliknya yang beresolusi 200 MP. Dipasangkan dengan lensa berbukaan lebar yang bisa mengunci fokus dalam jarak sangat dekat. kamera ini menjadi sangat fleksibel.

Focal length native ekuivalen 85 mm memberikan bidang pandang identik dengan lensa portrait klasik sehingga cocok digunakan untuk memotret subyek manusia atau obyek lain apapun yang tidak terlalu jauh. Aperture f/2.67 membantu perolehan shutter speed cukup tinggi dan ISO relatif rendah sehingga mempertahankan kualitas gambarnya di situasi low-light.

Kamera telephoto X300 Pro benar-benar bersinar ketika tingkat zoom diperbesar. Saat 91Mobiles Indonesia mencobanya dengan zoom 10x atau setara 242 mm, ponsel ini masih bisa menghasilkan gambar memukau dengan detil-detil halus seperti helaian bulu unggas yang bisa tertangkap jelas.

Seperti pembesaran di kamera utama angka zoom 10x atau 242 mm yang dihasilkan lewat in-sensor zoom dari resolusi sebesar 200 MP itu menghasilkan gambar berkualitas tinggi yang sangat sulit dibedakan dari focal length native 85 mm. Bahkan ketika 91Mobiles Indonesia sengaja memperbesarnya hingga 100 persen di komputer dengan monitor berukuran lebar.

Kemampuan lain dari kamera telephoto yang wajib dicoba oleh pengguna X300 Pro adalah foto macro. Mengunci fokus dengan jarak minimal 14 cm sudah menghasilkan foto yang dekat dan detil, tapi pengguna masih bisa memperbesar lebih jauh menggunakan in-sensor zoom dengan hasil yang sama cemerlangnya dengan foto non-macro.

Selain mampu menangkap gambar tajam dan kontras, ketiga kamera belakang Vivo X300 Pro mampu menghasilkan warna-warna yang tampak hidup dan vibrant serta, yang paling penting, tetap konsisten di kamera manapun yang dipakai.

Video dan fitur khusus kamera: Cocok buat kreator

Untuk memperkaya pengalaman pengguna, Vivo menyematkan sejumlah mode ekstra di aplikasi kamera seperti Stage Mode untuk memoret konser atau panggung, serta Cine-flare yang menambahkan efek cahaya flare dari point lights di foto portrait.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Beberapa mode pemotratan di Vivo X300 Pro.

Mode foto portrait-nya sendiri sangat fleksibel karena X300 Pro menyediakan tak kurang dari 5 focal length klasik, yaitu ekuivalen 24 mm, 35mm, dan 50 mm dari kamera utama, serta ekuivalen 85 mm dan 135 mm dari kamera telephoto. Terdapat juga simulasi bokeh dari sejumlah lensa ikonik Zeiss seperti Biotar, Distagon, hingga Sonnar dan Planar untuk menambah daya tarik lewat kreasi background/ foreground blur.

Simulasi bokeh lensa juga tersedia untuk portrait dengan kamera depan, kendati dengan bidang pandang dan kualitas yang lebih terbatas. Namun, secara keseluruhan, kamera depan masih bisa menghasilkan jepretan selfie yang cukup bagus.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Contoh foto portrait dengan beberapa efek bokeh berbeda di Vivo X300 Pro.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Contoh foto dengan mode reguler (kiri) dan portrait dengan kamera depan Vivo X300 Pro.

Seperti di ponsel X Series dan V Series Vivo, X300 Pro juga memiliki mode khusus street photography bernama “Humanistic Camera Mode” berupa interface khusus yang dipanggil dengan cara swiping dari arah bawah layar ke atas di aplikasi kamera. Di mode ini tersedia pengaturan full manual dengan lima pilihan focal length yang sama dengan mode portrait, berikut sejumlah filter warna yang bisa diubah sesuai selera lewat Effect Adjustment.

Soal video, semua kamera di Vivo X300 Pro sanggup merekam hingga 4K/ 60 fps atau 1080p/ 120 fps. Khusus kamera utama dan telephoto, tersedia pula opsi untuk merekam 4K/ 120 fps. Butuh resolusi lebih tinggi? Kamera utama bisa merekam 8K/ 30 fps.

X300 Pro turut memanjakan kreator dengan menyertakan opsi perekaman video dengan profil gamma LOG yang flat untuk color grading saat penyuntingan. Melalui mode Pro, ketiga kamera belakang bisa merekam video LOG hingga 4K/ 60 fps atau 4K/ 120 fps (khusus kamera utama dan telephoto).

Sayangnya opsi video LOG ataupun mode Pro tidak bisa digunakan dengan kamera depan sehingga agak mengurangi fleksibilitas X300 Pro, misalnya ketika pengguna ingin merekam vlog dengan kamera depan sambil melakukan framing lewat layar.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Mode Portrait Video di Vivo X300 Pro.

Untungnya, ada mode lain yang menarik untuk dicoba, yakni Portrait Video dengan efek depth-of-field seperti foto portrait tapi diaplikasikan di gambar bergerak, hingga 4K/ 60 fps dengan kamera depan. Ketika dicoba oleh 91Mobiles Indonesia menggunakan kamera depan X300 Pro, mode Portrait Video ini benar-benar terlihat seperti direkam dengan lensa berbukaan lebar.

Deteksi subyek dan pemisahannya dengan background yang dilakukan secara real-time benar-benar tampak mulus dan akurat, bahkan ketika jarak subyek ke kamera berubah-ubah atau berganti titik fokus dari latar depan kembali ke wajah. Fitur Portrait Video juga tersedia untuk kamera belakang sehingga membuka peluang untuk berkreasi dengan hasil video bokeh yang mirip dengan rekaman mirrorless atau DSLR.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Perekaman dan editing video LOG dapat dilakukan langsung di perangkat.

Bagaimana dengan video LOG hasil rekaman kamera, apakah mesti disunting dnegan aplikasi terpisah? Ternyata tidak, karena galeri Vivo X300 Pro sudah dibekali kemampuan editing dengan opsi pengaturan yang lumayan lengkap, mulai dari pengaturan kontras, exposure, dan saturasi, hingga restorasi shadow dan highlight. Pengguna juga bisa menambahkan preset LUT sendiri untuk mempermudah proses mendapatkan look yang diinginkan.

Software dan kinerja: teratas, terkencang

X300 Series menjadi lini ponsel pertama Vivo yang datang dengan sistem operasi OriginOS 6 terbaru berbasis Android 16. Selain tampilan dan aneka macam fitur AI baru seperti AI Call Translation dan AI Captions, OS ini juga menghadirkan optimalisasi kinerja yang turut memanfaatkan kecerdasan buatan.

Dipadu dengan chip teratas dari MediaTek, Dimensity 9500, yang menjadi dapur pacunya, X300 Pro pun menjadi ponsel terkencang dari Vivo yang ada sekarang. Segala macam aktivitas mampu dijalankannya dengan mulus tanpa hambatan sedikit pun, sementara aplikasi juga dapat meluncur dengan cepat sehingga X300 Pro terasa sangat gesit.

Poin plus lainnya ditemui ketika bermain game. Vivo X300 Pro bukan hanya mampu menjalankan aneka judul populer dengan lancar di setting grafis “mentok kanan”, tapi kinerjanya juga relatif konsisten meski dipakai push rank berlama-lama.

Vivo X300 Pro menyediakan Ultra Game Mode berupa sidebar yang bisa dipanggil dari sisi kiri layar kapanpun saat bermain. Di sini terdapat tiga profil kinerja yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, berikut fitur-fitur ekstra seperti Game Super Resolution (upscaling), Game Frame Interpolation (frame generation) dan Game Visual Enhancement yang bisa diaktifkan di game yang kompatibel.

Daftar lengkap game yang kompatibel dengan fitur-fitur di atas bisa dilihat dalam menu Ultra Game Mode dalam settings. Untuk profil kinerja, pastinya setelan teratas, yakni “Boost”, bakal memberikan kinerja tertinggi. Namun, X300 Pro sebenarnya tak perlu disetel ke mode ini sepanjang waktu untuk mengeluarkan kinerja yang memadai.


Misalnya, di game Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), X300 Pro sudah mampu menjalankan setting grafis tertinggi dengan frame rate yang senantiasa mentok di angka 120 fps walaupun menggunakan profil “Balanced”. PUBG Mobile pun demikian, bisa dijalankan dengan setting grafis “Smooth” dan frame rate “Ultra Extreme”. Sepanjang permainan, frame rate selalu berkisar mendekati 120 fps.

Di Genshin Impact yang tergolong kelas berat, X300 Pro sebenarnya dialokasikan preset setting “High” secara default. Namun, setelan ini bisa dinaikkan menjadi “Highest” dengan target frame rate 60 fps dengan lancar. Bagusnya, meskipun menjalankan game lebih dari 1 jam dan tubuhnya terasa menghangat, kinerja X300 pro di Genshin Impact tetap konsisten dan tidak mengalami penurunan berarti akibat throttling.

Baterai: Meningkat, tapi bukan yang terlama

Kinerja tinggi Vivo X300 Pro sebenarnya sudah dapat ditebak lewat hasil benchmark sintetis yang ditorehkannya. Di AnTuTu v11, misalnya, ponsel ini mencetak skor sebesar 3,5 juta poin, bersaing ketat dengan flagship lain yang ditenagai chip rival Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Vivo ikut mendongkrak kapasitas baterai X300 Pro dari sebelumnmya 6.000 mAh di X200 Pro menjadi 6.510 mAh. Dalam pengujian PCMark Work 3.0 Battery Life, daya tahannya nyaris mencapai 19 jam.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Hasil benchmark Vivo X300 Pro.


Tergolong sangat baik, meskipun tidak selama HP flagship lain sesama ponsel Dimensity 9500 yang menjadi kompetitornya, Oppo Find X9 Pro, yang menembus kisaran 23 jam. Namun, HP tersebut memang memiliki kapasitas baterai yang juga jauh lebih besar, yakni sebesar 7.500 mAh.

Untuk charging, berdasarkan pengujian 91Mobiles Indonesia menggunakan charger dan kabel USB bawaan, Vivo X300 Pro mampu mengisi daya baterai dari 0 menjadi sebesar 14 persen dalam waktu 10 menit, lalu 43 persen dalam 30 menit. Di kisaran 1 jam, kapasitasnya sudah terisi 83 persen. Pengisian dari nol hingga 100 persen membutuhkan waktu sekitar 1 jam 15 menit.

Daya tahan baterainya juga cukup bagus, meskipun tidak bisa bersaing dengan ponsel-ponsel lain yang berkinerja lebih rendah (sehingga lebih irit daya), atau yang berbaterai lebih besar. Ketika dipakai push rank di MLBB dengan setting grafis dan frame rate maksimal selama 1 jam, baterai X300 Pro berkurang sebesar 13 persen.

Kesimpulan

Melalui X300 Pro, Vivo kembali mengukuhkan kepakarannya dalam hal fotografi smartphone. Pabrikan tersebut mempertahankan formula rangkaian kamera X Series yang sudah terbukti andal, sekaligus di saat bersamaan menerapkan peningkatan lewat penggunaan sensor-sensor baru.

Selain mampu membuahkan jepretan dan rekaman video yang kualitasnya termasuk tertinggi untuk ukuran smartphone, ponsel ini juga menghadirkan sejumlah mode pengambilan gambar menarik untuk memperkaya ragam kreasi hasilnya, terutama dengan ketiga kamera belakang.

Kelebihan lainnya adalah kinerja yang bukan hanya tinggi, tapi juga konsisten meskipun dibebani tugas berat berlama-lama. Paling tidak, X300 Pro tak mengalami penurunan performa berarti saat digunakan bermain game.

Namun, Vivo X300 Pro tidak sendirian di pasar. Oppo juga telah menelurkan flagship Find X9 Pro dengan chipset yang sama dan rangkaian kamera yang mirip pula, termasuk dari segi lensa telephotonya yang juga diperkuat sensor 200 MP Samsung Isocell HPB dengan lensa tunggal.

Masing-masing ponsel memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Akan tetapi, harga Vivo X300 Pro tahun ini naik sebesar Rp 1 juta menjadi Rp 19 juta, sedangkan Oppo Find X9 Pro tetap bertahan di kisaran Rp 20 juta. Posisi X300 Pro pun menjadi makin mepet dengan Find X9 Pro.

Find X9 Pro, seperti bisa dilihat dalam review lengkap 91Mobiles Indonesia di tautan berikut, boleh dibilang merupakan HP yang lebih balanced dengan baterai lebih besar dan kemampuan merekam video LOG dengan kamera depan.

Di sisi lain, kemampuan kamera X300 Pro masih relatif lebih unggul secara overall berkat aneka macam opsi berbeda yang disediakan lewat aplikasinya, terutama dalam hal portrait dan simulasi boleh. Aksesori teleconverter Zeiss yang dijual terpisah juga lebih lengkap karena turut menyertakan handgrip berisi baterai tambahan, selain modul mounting lensanya tidak menutup kamera utama dan ultra wide sehingga bisa tetap digunakan.

Pendek kata, apabila Anda sedang mencari ponsel “raja kamera”, Vivo X300 Pro lebih dari layak untuk naik takhta ke puncak daftar belanja. Kinerja tinggi all-around dan kualitas premiumnya secara keseluruhan sebagai smartphone flagship ikut menjadi cherry on top yang menjustifikasi pembelian.

Rating editor: 8.5/10

Kelebihan:
+ Kamera berkualitas tinggi, terutama kamera utama dan telephoto
+ Kapasitas baterai meningkat dari pendahulu
+ Kinerja tinggi dan konsisten dengan OriginOS 6
+ Kit kamera Zeiss menambah fleksibilitas perangkat

Kekurangan
– Kamera depan tidak bisa merekam video LOG
– Harga lebih mahal dari model terdahulu

vivo X300 Pro Harga
Rp. 18.999.000
Pergi Ke Toko
Rp. 18.999.000
Pergi Ke Toko
Rp. 18.999.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua

The post Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/review-vivo-x300-pro-kembalinya-sang-raja-kamera/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/12/vivo_x300_pro_review_device-1-150x150.jpg150150
Vivo X Fold 5 Resmi, HP Lipat Tahan Air dengan Baterai Besar https://www.91mobiles.com/id/hub/vivo-x-fold-5-resmi-hp-lipat-tahan-air-dengan-baterai-besar/ https://www.91mobiles.com/id/hub/vivo-x-fold-5-resmi-hp-lipat-tahan-air-dengan-baterai-besar/#respond Thu, 26 Jun 2025 07:10:57 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=11718 HP lipat Vivo X Fold 5 kini resmi diluncurkan di pasar China pada Kamis, 26 Juni 2025. Ponsel ini membawakan segudang peningkatan dari pendahulunya, kini dengan bodi yang lebih ramping serta ketahanan lebih baik terhadap debu dan air. Pendahulunya, Vivo X Fold 3 Pro telah lebih dulu rilis di China pada Maret tahun lalu sebelum akhirnya […]

The post Vivo X Fold 5 Resmi, HP Lipat Tahan Air dengan Baterai Besar first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Vivo X Fold 5 resmi meluncur di China pada 25 Juni 2025.
  • HP lipat ini hadir dengan harga kompetitif, desain bodi ramping, baterai 6.000 mAh, serta sertifikasi IPX8 dan IPX9+
  • Peluncurannya di pasar global diduga jatuh pada 10 Juli 2025, kemungkinan kuat akan rilis juga di Indonesia karena sudah lolos uji TKDN.

HP lipat Vivo X Fold 5 kini resmi diluncurkan di pasar China pada Kamis, 26 Juni 2025. Ponsel ini membawakan segudang peningkatan dari pendahulunya, kini dengan bodi yang lebih ramping serta ketahanan lebih baik terhadap debu dan air. 

Pendahulunya, Vivo X Fold 3 Pro telah lebih dulu rilis di China pada Maret tahun lalu sebelum akhirnya rilis di Indonesia pada Juni 2024, alias berselang tiga bulan. 

Spesifikasi Vivo X Fold 5

Vivo X Fold 5 menjadi salah satu HP lipat yang memiliki baterai terbesar yakni 6.000 mAh. Selain itu, HP lipat ini juga menjadi yang pertama menghadirkan sertifikasi IPX9+.

Sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari GSM Arenaberikut ini adalah spesifikasi lengkap dari Vivo X Fold 5. 

  • Chipset: Kendati hadir pada tahun 2025, Vivo X Fold 5 rupanya dibekali dengan chip Snapdragon 8 Gen 3, SoC flagship generasi setahun lalu. 
  • RAM dan penyimpanan: HP ini menggunakan jenis memori RAM LPDDR4x dan storage UFS 4.1, tersedia dalam empat varian memori yakni RAM 12 GB/ 256 GB, RAM 12 GB/ 512 GB, RAM 16 GB/ 512 GB, dan RAM 16 GB/ 1 TB. 
  • Layar utama: X Fold 5 dibekali panel LTPO OLED 8,03 inci dengan resolusi 2.480 x 2.200 piksel, aspek rasio 10,1:9, warna 10-bit, dan kecerahan maksimal 4.500 nit. Terdapat juga refresh rate 120 Hz untuk mempermulus gerakan di layar.
  • Layar penutup: Di sisi depan tersemat layar LTPO AMOLED 6,53 inci dengan resolusi Full HD Plus (2.748 x 1.172 piksel) yang mendukung refresh rate hingga 120 Hz. 
  • Kedua layar tersebut kompak didukung dengan Zeiss Master Color Screen sekaligus lapisan kaca proteksi Armor Glass generasi kedua. 
Layar Vivo X Fold 5
  • Kamera: Pada aspek fotografi, Vivo X Fold 5 menggunakan kamera utama 50 MP Sony IMX921 f/1.57 yang didukung OIS dan Zeiss T* Lens Coating. Dua pendampingnya terdiri dari kamera telefoto periskop 50 MP IMX882 (tingkatan zoom optis 3x), serta ultra wide 50 MP Samsung JN1 f/2.05.
  • Baterai dan pengisian daya: Sebagai pemasok dayanya, ponsel ini disematkan dengan baterai Si/C 6.000 mAh (gabungan dari dual cell 3.275 mAh dan 2.725 mAh). Pengisian dayanya menggunakan fast charging 80 watt via kabel dan 40 watt nirkabel. 
  • Konektivitas: Vivo turut melengkapi HP lipat ini dengan Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, jaringan 5G, port USB-C 3.2 Gen 1 (5 Gbps, bisa untuk output video). Ada juga fitur komunikasi teks dan suara off-grid via Bluetooth hingga jarak 1 km.
Dimensi Vivo X Fold 5
Ketebalan dan bobot Vivo X Fold 5.
  • Dimensi bodi: Vivo X Fold 5 mengusung bobot 219 gram untuk varian Titanium dan 226 gram untuk putih dan Pine Green. HP ini punya ketebalan mulai dari 9,2 mm saat dilipat dan 4,3 mm saat dibuka. Engselnya terbuat dari baja berkekuatan tinggi dan serat karbon, sehingga menjadi ringan dan kuat.
  • Vivo X Fold 5 menjadi HP lipat pertama di dunia yang dibekali sertifikasi IPX8 dan IPX9+, tahan terhadap semburan air bertekanan tinggi. Ponsel ini juga bisa beroperasi pada suhu -20 derajat Celsius, serta dibekali IP5X agar tahap terhadap debu.

Harga dan ketersediaan

Varian warna Vivo X Fold 5 dari kiri ke kanan: Pine Green, Titanium, Putih.
Varian warna Vivo X Fold 5 dari kiri ke kanan: Pine Green, Titanium, Putih.

Vivo X Fold 5 kini sudah dapat dibeli secara pre-order di China dengan penjualan resmi pada 2 Juli 2025. Harganya cukup kompetitif dibandingkan Oppo Find N5. 

Ponsel ini hadir dalam varian warna Titanium, putih, dan Pine Green. Berikut ini daftar harganya. 

VarianHarga
RAM 12 GB/ 256 GB7.000 yuan (Rp 15,8 jutaan)
RAM 12GB/ 512 GB8.000 yuan (Rp 18 jutaan)
RAM 16 GB/ 512 GB8.500 yuan (Rp 19,2 jutaan)
RAM 16 GB/ 1 TB9.500 yuan (Rp 21,4 jutaan)


Selain rilis di China, Vivo X Fold 5 juga diyakini akan meluncur secara global pada 10 Juli 2025 mendatang. Lalu, HP lipat ini juga terindikasi akan dibawa masuk ke Indonesia karena sudah mengantongi sertifikasi TKDN Kemenperin dengan nilai 40,13 persen. 

Vivo Indonesia saat ini memang masih belum memberikan konfirmasi tanggal rilisnya. Namun, kemunculannya di situs sertifikasi tersebut membuka potensi peluncuran di Tanah Air.

The post Vivo X Fold 5 Resmi, HP Lipat Tahan Air dengan Baterai Besar first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/vivo-x-fold-5-resmi-hp-lipat-tahan-air-dengan-baterai-besar/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/06/Vivo-X-Fold-5-Resmi-HP-Lipat-Tahan-Air-dengan-Baterai-Besar-150x150.jpg150150
Honor 400 dan 400 Lite Dapat Sertifikasi Postel, Intip Spesifikasinya https://www.91mobiles.com/id/hub/honor-400-dan-400-lite-dapat-sertifikasi-postel-intip-spesifikasinya/ https://www.91mobiles.com/id/hub/honor-400-dan-400-lite-dapat-sertifikasi-postel-intip-spesifikasinya/#respond Mon, 02 Jun 2025 08:42:47 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=10973 Setelah memutuskan comeback ke Indonesia, Honor benar-benar gencar meluncurkan banyak produk untuk meramaikan persaingan ponsel di Tanah Air. Dalam waktu dekat, warga tampaknya akan segera menemukan Honor 400 dan 400 Lite di sejumlah toko marketplace resmi.Ini lantaran keduanya sudah lolos sertifikasi SDPPI Postel milik Komdigi sebagai salah satu langkah final diperbolehkan beredar di Indonesia. Pada hari […]

The post Honor 400 dan 400 Lite Dapat Sertifikasi Postel, Intip Spesifikasinya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Honor 400 dan 400 Lite akan segera meluncur di Indonesia, sudah mengantongi sertifikasi SDPPI Postel.
  • Honor 400 hadir dengan Snapdragon 7 Gen 3 dan kamera 200 MP, sementara Honor 400 Lite memiliki Dimensity 7025-Ultra dan baterai 5.230 mAh. 
  • Soal harganya, Honor 400 dibanderol mulai dari Rp 9,2 jutaan, sementara Honor 400 Lite dibanderol mulai dari Rp 5,5 jutaan.

Setelah memutuskan comeback ke Indonesia, Honor benar-benar gencar meluncurkan banyak produk untuk meramaikan persaingan ponsel di Tanah Air. Dalam waktu dekat, warga tampaknya akan segera menemukan Honor 400 dan 400 Lite di sejumlah toko marketplace resmi.

Ini lantaran keduanya sudah lolos sertifikasi SDPPI Postel milik Komdigi sebagai salah satu langkah final diperbolehkan beredar di Indonesia. Pada hari ini, 2 Juni 2025, ada dua sertifikat yang terbit atas nama PT Honor Technologies Indonesia.

Honor 400 dan 400 Lite di basis data SDPPI Postel.
Honor 400 dan 400 Lite di basis data SDPPI Postel.

Sertifikat pertama dengan nomor 110824/DJID/2025 mengacu pada ponsel dengan nomor “DNX-NX9” (Honor 400). Sementara, sertifikat kedua adalah untuk “ABR-NX1” (Honor 400 Lite). 

Honor 400 sendiri telah rilis di global lebih dulu pada 22 Mei kemarin, bersamaan dengan Honor 400 Pro. Sedangkan, Honor 400 Lite debut pertama kali pada April 2025 di Malaysia. 

Spesifikasi Honor 400

Berikut ini adalah spesifikasi Honor 400, sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari Huawei Central.

  • Chipset: Honor 400 diotaki dengan Snapdragon 7 Gen 3, chip menengah dari Qualcomm yang disertai GPU Adreno 730.
  • RAM dan penyimpanan: Di pasar Eropa, ponsel ini hadir dengan dua opsi memori yaitu RAM 12 GB/ 256 GB dan RAM 12 GB/ 512 GB.
  • Layar: HP ini menggunakan panel AMOLED 6,55 inci beresolusi 2.736 x 1.264 piksel dengan refresh rate 120 Hz. Kecerahan maksimalnya dapat mencapai 5.000 nit. Selain itu, tersedia juga fitur PWM Dimming 3.840 Hz sebagai anti-flicker
  • Kamera: Di belakangnya terdapat 200 MP Ultra-Clear AI Main Camera dengan ultra wide 12 MP, sementara di sisi depan tersedia kamera selfie 50 MP.
  • Baterai dan pengisian daya: Honor 400 hadir dengan baterai jumbo 6.000 mAh serta fast charging 80 watt via kabel. Tidak ada wireless charging di ponsel ini.
  • Software: Perangkat ini menjalankan sistem operasi Android 15 dengan MagicOS 9.0. Terdapat sederet fitur AI canggih seperti Gemini Assistant, Circle to Search, Google Lens, AI Deepfake Detection, Magic Portal, AI Writing Tools, Live Translation, dan masih banyak lagi.
  • Dimensi bodi: Bodi Honor 400 memiliki panjang 156,5 mm, lebar 74,6 mm, ketebalan 7,3 mm, dan bobot 184 gram. 
  • Fitur-fitur lain: Honor menyertai smartphone ini dengan sejumlah fitur tambahan seperti dual stereo speaker, infrared, Turbo X Game Engine, NFC, motion sickness relief, dan sebagainya. Tak ketinggalan, HP ini juga tersertifikasi IP65 dan IP66. 

Spesifikasi Honor 400 Lite

Sebagai varian lebih murah dari Honor 400, tentu saja “Lite” juga hadir dengan spesifikasi lebih sederhana. Berikut ini adalah spesifikasi dari Honor 400 Lite, sebagaimana dikutip dari Huawei Central.

  • Chipset: Perangkat “Lite” ini diotaki dengan chipset menengah dari MediaTek yakni Dimensity 7025 Ultra, terdiri atas 2x Cortex A78 (2,5 GHz), 6x Cortex A55 (2,0 GHz), dan GPU IMG BXM-8-256. 
  • RAM dan penyimpanan: Ponsel ini hadir dengan varian memori RAM 8 GB/ 256 GB dan RAM 12 GB/ 256 GB.
  • Layar: Panel yang digunakan adalah AMOLED 6,7 inci dengan resolusi 2.412 x 1.080 piksel, punya kecerahan maksimal 3.500 nit, refresh rate 120 Hz, dan fitur PWM Dimming 3.840 Hz. 
  • Kamera: Bukan lagi 200 MP, kini resolusi kamera utama pada versi Lite diturunkan menjadi 108 MP (f/1.75). Satu kamera pendampingnya adalah 5 MP ultra wide. Untuk menunjang selfie dan video call, pengguna disuguhkan kamera depan beresolusi 16 MP.
  • Baterai dan pengisian daya: Honor menyuplai Honor 400 Lite dengan kapasitas baterai 5.230 mAh dan pengisian daya 35 watt via kabel. 
  • Software: Ponsel ini menjalankan Android 15 dengan antarmuka MagicOS 9.0. 
  • Dimensi bodi: Honor 400 Lite punya ketebalan yang sama dengan Honor 400, namun bobotnya sedikit lebih ringan. Dimensi bodinya adalah 161 x 74,55 x 7,29 mm dengan bobot 171 gram. 

Harga Honor 400 dan 400 Lite

Karena baru saja masuk database SDPPI Postel, harga rilis keduanya di Indonesia pun belum diketahui. Berikut ini adalah daftar harga keduanya di pasar global.

  • Honor 400 RAM 12 GB/ 256 GB: 499 euro (Rp 9,2 jutaan)
  • Honor 400 RAM 12 GB/ 512 GB: 549 euro (Rp 10,1 jutaan)
  • Honor 400 Lite: mulai dari 299 euro (Rp 5,5 jutaan)
Honor 400 tersedia dalam varian warna Desert Gold, Meteor Silver, Tidal Blue, dan Midnight Black. Sementara, Honor 400 Lite dirancang dengan varian warna Mars Green, Velvet Black, dan Velvet Grey.

The post Honor 400 dan 400 Lite Dapat Sertifikasi Postel, Intip Spesifikasinya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/honor-400-dan-400-lite-dapat-sertifikasi-postel-intip-spesifikasinya/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/06/Honor-400-series-1-150x150.jpg150150
Xiaomi 16 Dikabarkan Hadir Lebih Awal dengan Baterai Lebih Besar https://www.91mobiles.com/id/hub/xiaomi-16-dikabarkan-hadir-lebih-awal-dengan-baterai-lebih-besar/ https://www.91mobiles.com/id/hub/xiaomi-16-dikabarkan-hadir-lebih-awal-dengan-baterai-lebih-besar/#respond Thu, 15 May 2025 09:53:52 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=10447 Xiaomi 15 diketahui telah rilis pada Oktober 2024 di China. Kini, beredar kabar soal Xiaomi 16 yang konon akan dirilis lebih awal pada tahun 2025 ini. Rumor tersebut datang dari tipster bernama Smart Pikachu pada situs micro-blogging berbahasa China, Weibo. Menurutnya, Xiaomi 16 akan mengusung desain bodi compact serta menjadi yang pertama menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite 2.Xiaomi 16 […]

The post Xiaomi 16 Dikabarkan Hadir Lebih Awal dengan Baterai Lebih Besar first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Xiaomi 16 dikabarkan bakal rilis tahun ini lebih awal dari sebelumnya, yakni pada September 2025.
  • Ponsel penerus Xiaomi 15 tersebut diduga akan menjadi yang pertama menggunakan Snapdragon 8 Elite 2.
  • Baterainya konon akan berkapasitas 6.800 mAh, layarnya juga disebut-sebut akan menjadi yang terbaik di kelasnya.

Xiaomi 15 diketahui telah rilis pada Oktober 2024 di China. Kini, beredar kabar soal Xiaomi 16 yang konon akan dirilis lebih awal pada tahun 2025 ini. 

Rumor tersebut datang dari tipster bernama Smart Pikachu pada situs micro-blogging berbahasa China, Weibo. Menurutnya, Xiaomi 16 akan mengusung desain bodi compact serta menjadi yang pertama menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite 2.

Xiaomi 16 akan meluncur lebih awal?

Di saat Xiaomi 15 rilis pada akhir Oktober 2024, Xiaomi 16 dikabarkan akan diumumkan pada bulan September, alias sebulan lebih awal dari pendahulunya. 

Tahun lalu, Xiaomi 15 meluncur di China selang beberapa hari setelah pengumuman Qualcomm Snapdragon 8 Elite. Lumrah untuk diasumsikan bahwa Qualcomm berniat memperkenalkan Snapdragon 8 Elite 2 di bulan yang sama dengan pengumuman Xiaomi 16, jika mengikuti pola sebelumnya.

Bocoran sekilas Snapdragon 8 Elite 2

Kendati Qualcomm belum mengumbar seluk-beluk tentang Snapdragon 8 Elite 2, chipset ini dikabarkan bakal memakai GPU dengan cache 16 MB serta mendukung RAM LPDDR6 atau LPDDR5X. 

Snapdragon 8 Elite 2 juga disebut-sebut mengalami peningkatan performa GPU sebanyak 30 persen dan CPU sebanyak 25 persen dibandingkan generasi pendahulunya, sebagaimana dikutip dari Digital Chat Station di Weibo

Xiaomi 16 akan hadir dengan baterai besar

Dikutip dari GSM Arena, Xiaomi 16 kabarnya sedang diuji dengan baterai berkapasitas 6.800 mAh. Ini tentu merupakan kapasitas yang tergolong besar, terutama untuk seukuran smartphone flagship

Sebagai perbandingan, dua smartphone mungil lainnya, Xiaomi 15 dan OnePlus 13T, hanya disuplai dengan baterai 5.240 mAh dan 6.260 mAh. Dengan kata lain Xiaomi 16 akan menjadi HP compact yang berhasil memiliki baterai paling besar.

Layar Xiaomi 16 juga diprediksi akan sedikit lebih besar dari Xiaomi 15. Namun perbedaan ukurannya tidak terlalu signifikan. Perihal pengisian daya, perangkat ini konon mendukung fast charging 100 watt via kabel. 

Layar Xiaomi 16 juga dikabarkan bakal membesar

Pada bulan Maret lalu, Smart Pikachu sempat mengumbar kabar bahwa Xiaomi 16 akan punya layar lebih besar dari pendahulunya yang berukuran 6,3 inci. Ponsel ini bisa saja mengalami kenaikan layar menjadi 6,39 inci, dengan perbedaan yang tidak terlalu signifikan.

Xiaomi 16 pun diduga akan memiliki layar berukuran kecil dengan kualitas terbaik. Walau tidak ada spesifikasi lengkap yang terungkap, kabarnya Xiaomi 16 akan punya bezel sangat tipis, fitur perlindungan mata, serta diklaim punya kualitas layar jauh lebih unggul dibandingkan rival-rivalnya. 

Perangkat ini dirumorkan akan langsung menjalankan HyperOS 3.0 dari awal peluncuran. Antarmuka ini diduga berbasis Android 16 yang telah dijadwalkan Google untuk dirilis pada akhir Juni 2025. 

Bocoran spesifikasi kamera Xiaomi 16 juga sempat beredar, kabarnya bakal menggunakan kamera utama 50 MP serta dilengkapi kamera telefoto periskop.

Apabila disimpulkan, maka rumor Xiaomi 16 mengisyaratkan bahwa perangkat tersebut bakal memakai chipset flagship terbaru dari Qualcomm (Snapdragon 8 Elite 2), punya baterai super besar, layar terbaik di kelasnya, serta kamera memadai yang disertai lensa periskop.

Tahun lalu, Xiaomi 15 rilis di China dengan harga mulai dari 4.499 yuan atau sekitar Rp 10,3 juta, sebelum akhirnya meluncur secara global dengan harga 899 euro atau Rp 16,6 jutaan pada awal Maret kemarin. Tak menutup kemungkinan Xiaomi 16 akan hadir dengan harga rilis serupa.

The post Xiaomi 16 Dikabarkan Hadir Lebih Awal dengan Baterai Lebih Besar first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/xiaomi-16-dikabarkan-hadir-lebih-awal-dengan-baterai-lebih-besar/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/03/xiaomi_15_vs_xiaomi_14-1-150x150.jpg150150
Sony Xperia 1 VII Meluncur, Andalkan Kamera dan Audio https://www.91mobiles.com/id/hub/sony-xperia-1-vii-meluncur-andalkan-kamera-dan-audio/ https://www.91mobiles.com/id/hub/sony-xperia-1-vii-meluncur-andalkan-kamera-dan-audio/#respond Tue, 13 May 2025 06:08:54 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=10366 Perusahaan raksasa asal Jepang, Sony, telah resmi meluncurkan produk smartphone terbarunya di pasar flagship. Ponsel dengan tajuk Sony Xperia 1 VII kini hadir dengan teknologi lebih canggih sembari mempertahankan desain klasiknya yang khas. Ponsel ini sekaligus menjadi penerus bagi Sony Xperia 1 VI yang meluncur secara global pada Juni 2024 tahun lalu. Kala itu, Xperia 1 VI […]

The post Sony Xperia 1 VII Meluncur, Andalkan Kamera dan Audio first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Sony Xperia 1 VII resmi meluncur, berfokus pada kualitas kamera dan audio.
  • HP flagship ini dibekali Snapdragon 8 Elite, baterai 5.000 mAh, serta sederet fitur gaming, audio, dan kamera.
  • Xperia 1 VII dibanderol dengan harga Rp 27,6 jutaan di Eropa.

Perusahaan raksasa asal Jepang, Sony, telah resmi meluncurkan produk smartphone terbarunya di pasar flagship. Ponsel dengan tajuk Sony Xperia 1 VII kini hadir dengan teknologi lebih canggih sembari mempertahankan desain klasiknya yang khas. 

Ponsel ini sekaligus menjadi penerus bagi Sony Xperia 1 VI yang meluncur secara global pada Juni 2024 tahun lalu. Kala itu, Xperia 1 VI layak dipuji lantaran punya baterai tahan lama, kamera yang bisa diandalkan di segala situasi, serta menawarkan pengalaman pengguna yang baik. Akankah Xperia 1 VII memberikan pengalaman serupa?

Desain tidak jauh meningkat, tapi punya layar menakjubkan

  • Sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari Android Authrority, Xperia 1 VII tidak banyak mengalami perubahan desain dari pendahulunya. Dengan kata lain, masih menggunakan bentuk persegi panjang (slate), tiga kamera belakang, serta menawarkan jek audio 3,5 mm.
  • Sisi layarnya pun lagi-lagi tidak menghadirkan resolusi 4K seperti pendahulunya. Padahal, model-model Xperia terdahulu jarang ketinggalan menawarkan resolusi 4K.
  • Layar Xperia 1 VII menggunakan panel OLED HDR Full HD Plus dengan refresh rate 120 Hz berukuran 6,5 inci.
  • Selain tetap mempertahankan teknologi Sony Bravia untuk menghasilkan kualitas visual terbaik, kini ponsel tersebut dibekali sensor cahaya tambahan di belakang untuk menyesuaikan kecerahan layar dengan kondisi sekitar.
  • Ada juga fitur Sunlight Vision untuk memastikan tampilan layar tetap jelas saat berada di bawah sinar matahari langsung. 

Fitur-fitur kamera dan AI baru

  • Sony Xperia 1 VII hadir dengan tiga kamera belakang yang menggunakan sensor Exmor T dan RS.
  • Kamera utamanya menggunakan sensor Exmor T dengan focal length 24 mm/ 48 mm. Sementara, kamera ultra wide miliknya pun juga meningkat, kini memakai sensor 48 MP berukuran 1/1,56 inci yang 2x lebih besar dari pendahulunya. Namun, focal length yang semula 12 mm kini menjadi 16 mm alias menyempit. 
Sony Xperia 1 VII Meluncur, Andalkan Kamera dan Audio
  • Pada kamera telefoto, kini menggunakan sensor Exmor RS dengan dukungan optical zoom pada focal length 86 – 170 mm.
  • Tidak ketinggalan, kamera pada perangkat ini juga merupakan hasil campur tangan kolaborasi dengan tim kamera digital Sony Alpha, sehingga punya pemrosesan gambar yang lebih terlihat natural dan profesional. 
  • Xperia 1 VII juga dilengkapi dengan dua fitur kamera berbasis kecerdasan buatan (AI), yakni AI Camera Work untuk menjaga video tetap stabil, serta AI Auto Framing agar kamera dapat mengikuti pergerakan gambar guna menjaga subjek supaya tetap di tengah. 

Spesifikasi lainnya dan fitur-fitur audio

  • Sebagai HP flagship keluaran tahun 2025, tentu Sony mempersenjatai HP ini dengan Snapdragon 8 Elite yang setara Galaxy S25 Ultra.
  • Perangkat ini difasilitasi dengan baterai 5.000 mAh dan dukungan pengisian nirkabel (Qi).
  • Menyoal konfigurasi memori, Xperia 1 VII disertai RAM 12 GB dengan penyimpanan internal 256 GB. Terdapat juga fitur slot MicroSD hingga kapasitas 2 TB.
  • Smartphone premium ini turut hadir dengan sederet fitur gaming, yakni Remote Play, kompatibilitas dengan kontroler DualShock 4/ DualSense, Game Enhancer, FPS Optimizer, serta touch sampling rate 240 Hz
  • Selain itu, beragam fitur audio pun turut disematkan seperti LDAC, DSEE, Dolby Atmos, 360 Reality Audio, dan pastinya stereo speaker. Sony bahkan mengklaim bahwa Xperia 1 VII adalah HP Xperia dengan kualitas suara terbaik hingga saat ini.

Harga dan ketersediaan

Sony Xperia 1 VII tersedia dalam varian warna Slate Black, Moss Green, dan Orchid Purple. Berikut ini daftar harganya.

  • 1.499 euro untuk pasar Eropa (Rp 27,6 jutaan)
  • 1.399 poundstering untuk pasar wilayah Inggris (Rp 30,6 jutaan)
Dengan berbagai spesifikasinya yang menggoda, sayangnya HP ini tidak akan rilis secara resmi di pasar Amerika Serikat.

The post Sony Xperia 1 VII Meluncur, Andalkan Kamera dan Audio first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/sony-xperia-1-vii-meluncur-andalkan-kamera-dan-audio/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/05/f9or4sq5-150x150.png150150
Honor GT Pro Resmi dengan Snapdragon 8 Elite Leading Edition dan Baterai 7.200 MAh https://www.91mobiles.com/id/hub/honor-gt-pro-resmi-dengan-snapdragon-8-elite-leading-edition-dan-baterai-7-200-mah/ https://www.91mobiles.com/id/hub/honor-gt-pro-resmi-dengan-snapdragon-8-elite-leading-edition-dan-baterai-7-200-mah/#respond Fri, 25 Apr 2025 03:50:12 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=9714 Honor baru saja meluncurkan HP flagship teranyarnya China. Ponsel yang dinamakan Honor GT Pro ini menawarkan performa yang menggiurkan lantaran mendukung versi overclock dari salah satu chipset terkencang di dunia saat ini, Snapdragon 8 Elite. Honor GT Pro saat ini baru tersedia di pasar China dan belum terkonfirmasi akan rilis secara global. Kehadiran smartphone ini juga untuk […]

The post Honor GT Pro Resmi dengan Snapdragon 8 Elite Leading Edition dan Baterai 7.200 MAh first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Honor GT Pro resmi meluncur untuk pasar China, menawarkan chip Snapdragon 8 Elite versi overclock.
  • Ponsel ini turut menyuguhkan kapasitas baterai 7.200 mAh dan pengisian daya 90 watt.
  • Di China, Honor GT Pro dijual dengan harga mulai dari Rp 8,5 jutaan.

Honor baru saja meluncurkan HP flagship teranyarnya China. Ponsel yang dinamakan Honor GT Pro ini menawarkan performa yang menggiurkan lantaran mendukung versi overclock dari salah satu chipset terkencang di dunia saat ini, Snapdragon 8 Elite. 

Honor GT Pro saat ini baru tersedia di pasar China dan belum terkonfirmasi akan rilis secara global. Kehadiran smartphone ini juga untuk melengkapi perangkat Honor GT “reguler” yang lebih dulu rilis pada Desember 2024 lalu. 

Selain powerful, Honor GT Pro juga cocok untuk mereka yang sering bepergian lantaran mendukung kapasitas baterai 7.200 mAh. Sebelumnya pabrikan HP asal China tersebut juga telah merilis Honor Power yang dibekali baterai 8.000 mAh di harga Rp 4 jutaan.

Spesifikasi Honor GT Pro

Honor GT Pro layak direkomendasikan kepada penggiat game yang ingin merasakan performa lebih tinggi dari flagship lain kebanyakan. Berikut ini adalah spesifikasi lengkap Honor GT Pro, sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari GSM Arena

  • Chipset: Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, Honor GT Pro hadir dengan chipset tergahar saat ini yaitu Snapdragon 8 Elite Leading Edition (versi overclock). Chip ini menggunakan inti utama Oryon berkecepatan hingga 4,47 GHz dengan GPU 1,2 GHz
  • RAM dan penyimpanan: Perangkat ini dibekali RAM LPDDR5x hingga 16 GB serta penyimpanan UFS 4.1 hingga 1 TB. 
  • Layar: Honor membekalinya dengan panel LTPO OLED 6,78 inci Full HD Plus, menggunakan refresh rate variatif 1-144 Hz serta mendukung tingkat kecerahan maksimal hingga 6.000 nit
Honor GT Pro Resmi dengan Snapdragon 8 Elite Versi Overclock dan Baterai 7.200 MAh
  • Kamera: Ketiga kamera di punggungnya kompak memiliki resolusi 50 MP. Kamera utamanya adalah Sony IMX906, diikuti dengan telefoto Sony IMX856 (tingkatan zoom optis 3x), dan ultra wide dengan sudut pandang 120 derajat (dibekali autofokus). Sisi depan juga dibekali kamera selfie 50 MP dengan panjang fokus 22 mm.
  • Baterai dan pengisian daya: Ponsel ini dilengkapi baterai jumbo 7.200 mAh dengan pengisian daya cepat 90 watt
  • Sistem operasi: Honor GT Pro menjalankan Android 15 dengan polesan antarmuka MagicOS 9.0.
  • Fitur-fitur lain: Layar smartphone ini terlindungi dengan Honor Giant Rhino Glass untuk daya tahan ekstra. Selain itu, terdapat sertifikasi IP68 agar ponsel tak mudah rusak saat terkena debu dan rendaman air. Tersedia pula sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar.

Harga dan ketersediaan

Belum diketahui apakah smartphone ini akan tersedia secara global. Di pasar China, Honor GT Pro hadir dalam varian warna emas, putih, dan hitam. Berikut ini adalah daftar harganya.

  • Honor GT Pro (RAM 12 GB/256 GB): 3.699 yuan (Rp 8,5 jutaan)
  • Honor GT Pro (RAM 16 GB/1 TB): 4.799 yuan (Rp 11 jutaan)
Ponsel ini merupakan sebuah perangkat premium untuk pengguna yang menginginkan performa tinggi dan pengalaman kelas atas. Dengan chipset flagship yang kuat dan kapasitas baterai yang menawan, bermain game seharian dengan hanya satu kali charging bukanlah hal mustahil untuk dilakukan.

The post Honor GT Pro Resmi dengan Snapdragon 8 Elite Leading Edition dan Baterai 7.200 MAh first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/honor-gt-pro-resmi-dengan-snapdragon-8-elite-leading-edition-dan-baterai-7-200-mah/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/04/oq5yzq4m-150x150.png150150
Galaxy S25 Edge dan Galaxy Tab S10 FE Series Dapat Sertifikasi, Pertanda Akan Segera Rilis https://www.91mobiles.com/id/hub/galaxy-s25-edge-dan-galaxy-tab-s10-fe-dapat-sertifikasi-pertanda-akan-segera-rilis/ https://www.91mobiles.com/id/hub/galaxy-s25-edge-dan-galaxy-tab-s10-fe-dapat-sertifikasi-pertanda-akan-segera-rilis/#respond Tue, 25 Mar 2025 07:08:30 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=8664 Setelah Galaxy S25 Edge terpantau muncul di laman FCC, kini ponsel yang sama terlihat di daftar Geekbench, yakni aplikasi pengukur performa sintetis. Versi yang “nongol” kali ini adalah model SM-S937U1 yang diduga merupakan varian internasional. Sebelumnya, varian Galaxy S25 Edge dengan nomor SM-S937N lebih dulu muncul pada Geekbench, diyakini sebagai versi Korea Selatan.Perangkat lain yang juga […]

The post Galaxy S25 Edge dan Galaxy Tab S10 FE Series Dapat Sertifikasi, Pertanda Akan Segera Rilis first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Galaxy S25 Edge versi global muncul di laman Geekbench, pertanda akan segera meluncur.
  • Sebelumnya Galaxy S25 Edge versi Korea Selatan lebih dulu muncul di Geekbench, bersamaan dengan Galaxy Tab S10 FE.
  • Tablet versi murah Galaxy Tab S10 FE dan Tab S10 FE Plus juga baru-baru ini terpantau lolos sertifikasi di platform NBTC milik pemerintah Thailand.

Setelah Galaxy S25 Edge terpantau muncul di laman FCC, kini ponsel yang sama terlihat di daftar Geekbench, yakni aplikasi pengukur performa sintetis. 

Versi yang “nongol” kali ini adalah model SM-S937U1 yang diduga merupakan varian internasional. Sebelumnya, varian Galaxy S25 Edge dengan nomor SM-S937N lebih dulu muncul pada Geekbench, diyakini sebagai versi Korea Selatan.

Perangkat lain yang juga muncul pada sertifikat Geekbench adalah Galaxy Tab S10 FE, yakni merupakan tablet versi harga terjangkau pada Galaxy Tab S10 series. Perangkat tersebut juga baru-baru ini terpantau muncul pada laman database komisi penyiaran dan telekomunikasi nasional (NBTC) milik Thailand. Beberapa hari berikutnya, Galaxy Tab S10 FE Plus menyusul masuk ke dalam daftar sertifikasi NBTC. 

Dengan kata lain, besar kemungkinan Galaxy S25 Edge, Galaxy Tab S10 FE, dan Galaxy Tab S10 FE Plus memang sedang dalam tahap pengembangan, serta akan segera meluncur dalam waktu dekat. 

Galaxy S25 Edge versi global muncul di Geekbench

  • Dari tangkapan layar Geekbench di atas, diketahui bahwa Samsung SM-S937U1 bakal menjalankan sistem operasi Android 15 serta mengusung RAM 10,86 GB (kemungkinan dibulatkan menjadi 12 GB). 
  • Informasi CPU pada HP ini juga terkuak yakni memiliki dua klaster dengan 6-core berkekuatan 3,53 GHz dan 2-core dengan kecepatan 4,47 GHz. Spesifikasi ini jelas mengacu pada Snapdragon 8 Elite.
  • Perihal skor benchmark, Galaxy S25 Edge tercatat meraih skor single-core sebanyak 1.622 poin dan multi-core sebesar 7.802 poin.
  • Pada sertifikasi Geekbench varian SM-S937N (Korea Selatan) yang dihimpun dari Xpertpick (via GSM Arena), Galaxy S25 Edge disebutkan meraih skor 2.969 poin untuk single-core dan 9.486 poin untuk multi-core

Galaxy Tab S10 FE muncul di Geekbench dan NBTC

Galaxy Tab S10 FE (SM-X526B) muncul di Geekbench. Sumber: Xpertpick via GSM Arena.
Galaxy Tab S10 FE (SM-X526B) muncul di Geekbench. Sumber: Xpertpick via GSM Arena.
  • Tablet versi murah dari Galaxy Tab S10 series juga muncul di Geekbench, memiliki nomor model SM-X526B yang kemungkinan mengacu pada varian global
  • Berdasarkan tangkapan layar Geekbench yang dihimpun dari Xpertpick.com, tablet ini bakal diotaki dengan chipset Exynos dengan identifikasi “s5e8855” pada bagian informasi motherboard.
  • Chip besutan Samsung tersebut diduga kuat merupakan Exynos 1580 yang turut mengotaki Galaxy A56 5G.
  • Dari dokumen yang terlihat, chipset tersebut diketahui memiliki core utama berkecepatan 2,91 GHz, tiga core performa berkecepatan 2,60 GHz, serta empat inti efisiensi dengan kecepatan 1,95 GHz. Chip ini juga dipadankan dengan GPU Xclipse 540.
  • Tangkapan layar Geekbench di atas turut mengungkapkan informasi lainnya, seperti penggunaan RAM 8 GB serta kehadiran Android 15 sebagai sistem operasinya.
  • Tablet ini tercatat meraih skor 1.015 poin untuk single-core dan 3.540 poin untuk multi-core.

  • Galaxy Tab S10 FE dan FE Plus juga muncul di database NBTC Thailand dengan nomor model SM-X526B dan SM-X626B, terpantau mendukung jaringan GSM/WCDMA/LTE/NR (5G).
  • Sertifikat NBTC ini memiliki nomor B38174-25 dan B38187-25, masuk ke dalam jenis “Telecommunication Equipment and Devices Certificate (Class B)”
  • Status sertifikat kedua tablet ini sudah approved alias disetujui, berarti sudah lolos pengujian dan memenuhi regulasi NBTC untuk diperjualbelikan di Thailand. 
Hingga kini Samsung masih menutup mulut rapat-rapat perihal waktu peluncuran Galaxy S25 Edge dan Galaxy Tab S10 FE. Namun, sejumlah bocoran mengatakan bahwa Galaxy Tab S25 Edge akan meluncur bulan depan, tepatnya pada 16 April 2025. Sementara itu, Galaxy Tab S10 FE kabarnya akan meluncur dalam satu atau dua minggu ke depan.

The post Galaxy S25 Edge dan Galaxy Tab S10 FE Series Dapat Sertifikasi, Pertanda Akan Segera Rilis first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/galaxy-s25-edge-dan-galaxy-tab-s10-fe-dapat-sertifikasi-pertanda-akan-segera-rilis/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/01/Samsung-Galaxy-S25-Edge-150x150.jpg150150