Infinix GT 30 Pro | Indonesia Blog https://www.91mobiles.com/id/hub Mon, 27 Apr 2026 08:10:49 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.5.3 Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro: Harga Naik Rp 3 Juta, Apa Saja yang Meningkat? https://www.91mobiles.com/id/hub/infinix-gt-50-pro-vs-infinix-gt-30-pro-harga-naik-rp-3-juta-apa-saja-yang-meningkat/ https://www.91mobiles.com/id/hub/infinix-gt-50-pro-vs-infinix-gt-30-pro-harga-naik-rp-3-juta-apa-saja-yang-meningkat/#respond Mon, 27 Apr 2026 08:10:49 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=21130 Infinix baru saja memperbarui lini ponsel gaming andalannya dengan meresmikan Infinix GT 50 Pro pada April 2026 di Indonesia. Kehadirannya berselang sekitar sebelas bulan setelah pendahulunya, Infinix GT 30 Pro, menyapa para gamer Tanah Air pada Mei 2025. Melalui seri terbaru ini, Infinix menjanjikan pengalaman gaming lebih stabil dan konsisten melalui teknologi pendinginan teranyar. Namun, dengan selisih harga yang […]

The post Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro: Harga Naik Rp 3 Juta, Apa Saja yang Meningkat? first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Infinix baru saja memperbarui lini ponsel gaming andalannya dengan meresmikan Infinix GT 50 Pro pada April 2026 di Indonesia. Kehadirannya berselang sekitar sebelas bulan setelah pendahulunya, Infinix GT 30 Pro, menyapa para gamer Tanah Air pada Mei 2025. 

Melalui seri terbaru ini, Infinix menjanjikan pengalaman gaming lebih stabil dan konsisten melalui teknologi pendinginan teranyar. Namun, dengan selisih harga yang cukup signifikan, apakah peningkatan yang dibawa Infinix GT 50 Pro terbilang worth it?

Atau apakah Infinix GT 30 Pro masih menjadi pilihan dengan value-for-money yang lebih baik? Untuk menjawabnya, simak pada perbandingan Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro mendalam berikut ini.

Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro: Harga

Di pasar Indonesia, Infinix GT 50 Pro dipasarkan sebagai ponsel gaming kelas menengah yang lebih premium dengan banderol harga mulai dari Rp 6.999.000. Harga tersebut naik drastis dibandingkan harga peluncuran Infinix GT 30 Pro yang berada di angka Rp 3.999.000 untuk varian terendahnya. Ya, selisih harga kedua HP ini mencapai Rp 3 juta. 

Meski lebih mahal, kenaikan harga Infinix GT 50 Pro dikompensasi dengan peningkatan spesifikasi yang cukup signifikan, mulai dari kapasitas baterai, sistem pendinginan liquid, hingga teknologi shoulder trigger yang lebih canggih. Paket penjualan HP ini juga dilengkapi dengan GT Cooling Set yang menyertakan aksesoris pendingin GT MagCharge Cooler 2.0. 

VarianHarga Infinix GT 50 ProHarga Infinix GT 30 Pro
RAM 8 GB/ 256 GBRp 3.999.000
RAM 12 GB/ 256 GBRp 6.999.000
RAM 12 GB/ 512 GBRp 7.999.000Rp 4.699.000

Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro: Performa

Infinix GT 50 Pro mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8400 Ultimate (4 nm) yang menorehkan skor AnTuTu v11 sekitar 2.047.426 poin, unggul sekitar 18 persen dibandingkan Dimensity 8350 Ultimate (4 nm) milik Infinix GT 30 Pro dengan skor 1.737.884 poin, berdasarkan data dari NanoReview

Dengan skor yang lebih tinggi, Dimensity 8450 bakal sanggup menjalankan game dengan frame rate lebih mulus atau tingkatan grafis lebih tinggi. Kali ini juga Dimensity 8450 hadir dengan arsitektur “all-big-core” Cortex A725, kontras dengan Dimensity 8350 yang masih menghadirkan core efisiensi Cortex A510.

Peningkatan performa pada GT 50 Pro juga didukung oleh standar penyimpanan UFS 4.1 yang lebih unggul ketimbang UFS 4.0 pada generasi pendahulunya. Kini Infinix GT 50 Pro juga mendukung sistem pendingin HydroFlow Liquid Cooling Architecture dengan micro-pump dan vapor chamber yang luas guna menjaga stabilitas suhu. Sedangkan, Infinix GT 30 Pro masih menggunakan sistem pendingin konvensional. 

Hands-on Infinix GT 50 Pro, HP Gaming dengan Liquid Cooling dan Trigger Baru
Tampilan layar yang memperlihatkan spesifikasi Infinx GT 50 Pro,

Sang pendahulunya ini masih mengandalkan sistem pendingin pasif berbasis vapor chamber berukuran besar dengan struktur multi-layer untuk menyerap dan menyebarkan panas dari chipset ke seluruh bodi perangkat.

Ini kontras dengan liquid cooling aktif pada GT 50 Pro yang tidak hanya mengandalkan vapor chamber saja, melainkan juga ditambahkan dengan loop cairan tertutup dengan micro-pump. 

Infinix mengklaim bahwa GT 50 Pro memiliki micro-pump liquid cooling berukuran terbesar di kelasnya dengan cakupan pendinginan yang meliputi 100 persen area chipset sebagai sumber panas utama. Fitur liquid cooling ini disebut dapat menjaga stabilitas performa GT 50 Pro saat bermain game secara intensif. 

Ketika ponsel dipakai secara intensif, panas dari chipset diserap ke pelat pendingin, lalu cairan di dalam jalur tersebut dipompa agar menjauh dari titik panas. Dengan adanya sirkulasi ini, panas tidak hanya disebarkan, melainkan juga dipindahkan ke area lain untuk didinginkan sebelum kembali bersirkulasi. Ini akan jauh lebih efektif dalam menurunkan suhu chipset sehingga lebih terhindar dari masalah throttling

SpesifikasiInfinix GT 50 ProInfinix GT 30 Pro
ChipsetDimensity 8400 Ultimate (4 nm)Dimensity 8350 Ultimate (4 nm)
CPU dan GPU8-core (1x 3,25 GHz Cortex A725, 3x 3 GHz Cortex A725, 4x 2,1 GHz Cortex A725), GPU Mali-G720 MP78-core (1x 3,35 GHz Cortex A715, 3x 3,2 GHz Cortex A715, 4x 2,2 GHz Cortex A510), GPU Mali-G615 MP6
AnTuTu v112.047.426 poin1.737.884 poin
Geekbench 61.621 poin (single-core), 6.535 poin (multi-core)1.469 poin (single-core), 4.431 poin (multi-core)

Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro: Desain dan layar

Hands-on Infinix GT 50 Pro, HP Gaming dengan Liquid Cooling dan Trigger Baru
Tiga varian warna Infinix GT 50 Pro.

Dari segi tampilan, Infinix GT 50 Pro mengusung desain punggung transparan yang memperlihatkan aliran cairan pendingin, dilengkapi empat garis LED RGB diagonal yang dapat dikustomisasi. Sedangkan, Infinix GT 30 Pro menggunakan desain Cyber Mecha 2.0 dengan pola agresif dan lampu RGB. 

Secara garis besar, keduanya sama-sama menampakkan ciri khas ponsel gaming dengan desain yang kental akan nuansa futuristik, namun dengan cara yang berbeda. Dua ponsel ini dibekali layar AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144 Hz. 

Menggenggam Infinix GT 30 Pro, HP Gaming dengan Lampu RGB dan Tombol Trigger
Infinix GT 30 Pro.

Fitur shoulder trigger alias tombol bahu pada Infinix GT 50 Pro mengalami peningkatan, yakni mendukung input tappingpressing, dan swiping. Ini kontras dengan tombol bahu GT 30 Pro yang hanya berupa tombol kapasitif biasa. 

Menyoal ketahanan bodi, masing-masing dilindungi dengan kaca proteksi Gorilla Glass 7i di layar, serta mengantongi sertifikasi IP64 agar tidak mudah rusak ketika terkena debu dan percikan air dari segala arah. 

Kendati ukuran layarnya sama, dimensi bodi Infinix GT 50 Pro tetap sedikit berubah menjadi 162,4 mm x 77,2 mm x 8,2 mm dari Infinix GT 30 Pro yang sebesar 163,7 x 75,8 x 8 mm. Sang penerus ini juga kini sedikit lebih berat dengan bobot 198 gram ketimbang GT 30 Pro dengan berat 189 gram. 

SpesifikasiInfinix GT 50 ProInfinix GT 30 Pro
Layar6,78 inci AMOLED (1.208 x 2.644 piksel), refresh rate 144 Hz6,78 inci AMOLED (1.224 x 2.720 piksel), refresh rate 144 Hz
Dimensi bodi162,4 x 77,2 x 7,2 mm, 198 gram163,7 x 75,8 x 8 mm, 189 gram
Tombol bahuPressure-sensitive (tap, press, swipe)Kapasitif
KetahananGorilla Glass 7i, IP64Gorilla Glass 7i, IP64

Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro: Kamera

Sektor kamera justru mengalami perubahan resolusi yang unik. Bukannya naik, resolusi kamera utama Infinix GT 50 Pro malah menurun menjadi 50 MP, kontras dengan pendahulunya yang memakai kamera 50 MP.

Meski resolusinya menurun, kamera ini sudah mendukung fitur OIS untuk hasil foto dan video yang lebih stabil, lain halnya dengan Infinix GT 30 Pro yang hanya mengusung EIS.

Absennya OIS pada GT 30 Pro ini terlihat dari tidak adanya penyebutan OIS di laman spesifikasi resmi. Di laman spesifikasi pada TechSpecs.Info pun secara eksplisit menyebutkan bahwa OIS memang tidak tersedia di Infinix GT 30 Pro. 

Perihal jenis sensor, Infinix tidak mengungkapkan identitas dari kamera utama milik GT 50 Pro. Namun, untuk GT 30 Pro, diketahui bahwa sensor yang dipakai adalah 108 MP Samsung ISOCELL HM6, sensor yang juga digunakan pada Infinix GT 20 Pro. 

Infinix GT 50 Pro dan GT 30 Pro sama-sama hadir dengan ultrawide 9 MP dengan bidang pandang 111 derajat dan juga fitur autofokus. Kamera depannya pun kompak beresolusi 13 MP yang dapat merekam video pada resolusi 4K 30 FPS. 

Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro: Baterai dan pengisian daya

Sebagai generasi penerus, Infinix GT 50 Pro disuplai dengan kapasitas baterai 6.500 mAh. Angka ini meningkat dari baterai 5.500 mAh pada Infinix GT 30 Pro.

Namun meski kapasitasnya berbeda, keduanya kompak mendukung kecepatan pengisian yang sama, yakni 45 watt via kabel dan 30 watt nirkabel. Keduanya juga mendukung fitur reverse wireless charging 5 watt untuk mengisi daya perangkat lain secara nirkabel. 

Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro: Software

Infinix GT 50 Pro dirilis dengan sistem operasi terbaru Android 16 dan antarmuka XOS 16. Infinix juga menjanjikan masa pembaruan yang lebih panjang untuk varian terbaru ini,  yakni hingga 3x masa pembaruan versi Android dan 5 tahun pembaruan keamanan.

Sebagai perbandingan, GT 30 Pro yang dirilis dengan Android 15 hanya dijanjikan 2 kali pembaruan Android dan 3 tahun pembaruan keamanan.

Infinix GT 50 Pro juga disertai beragam fitur kecerdasan buatan (AI) seperti AI Smart Trigger yang bisa membuat sejumlah aksi di game menjadi otomatis, misalnya seperti auto-combo atau shortcut skill tertentu.

AI Voice Prompt juga hadir untuk memberikan arahan saat bermain game (real-time assist), begitu pun dengan AI Magic Voice Changer yang dapat mengubah suara saat melakukan voice chat.

Fitur-fitur tersebut sayangnya absen pada Infinix GT 30 Pro, yang hanya dibekali sejumlah fitur AI lebih mendasar seperti untuk produktivitas (penerjemahan, ringkasan, dan lain-lain), pengeditan foto, serta optimasi gaming yang lebih terbatas. 

Dari penjabaran di atas, terlihat bahwa Infinix GT 50 Pro semakin menyerupai HP gaming flagship lantaran punya tombol bahu yang lebih canggih, yakni dapat melakukan tappress, dan swipe untuk menghasilkan perintah berbeda. Baterainya mengalami peningkatan kapasitas, begitu pun dengan chipset yang kini lebih bertenaga serta sistem pendingin yang lebih canggih. 

Sayangnya, Infinix GT 50 Pro mengalami lonjakan harga cukup tinggi dari pendahulunya, yakni selisih Rp 3 juta. Hal ini membuat GT 30 Pro terlihat lebih menggiurkan, karena dapat memberikan pengalaman gaming memadai dengan harga lebih murah. Jika masih bingung ingin memilih yang mana dari keduanya, bisa menyimak poin perbandingan berikut ini.

Pilih Infinix GT 50 Pro kalau…

  • Menginginkan daya tahan baterai awet (6.500 mAh) untuk sesi gaming panjang.
  • Membutuhkan performa yang lebih stabil dengan sistem liquid cooling yang canggih. 
  • Menginginkan kontrol game yang lebih variatif dengan shoulder trigger yang mendukung gesture swipe
  • Mencari dukungan pembaruan software jangka panjang hingga 5 tahun. 

Pilih Infinix GT 30 Pro kalau…

  • Memiliki budget terbatas namun tetap ingin ponsel gaming yang mumpuni di harga Rp 4 jutaan.
  • Lebih menyukai ukuran bodi yang sedikit lebih ringan (189 gram vs 198 gram).
  • Merasa bahwa performa Dimensity 8350 Ultimate sudah cukup mumpuni untuk memainkan game favorit saat ini. 
  • Mendinginkan kamera utama dengan resolusi angka megapiksel lebih tinggi (108 MP). 

The post Infinix GT 50 Pro vs Infinix GT 30 Pro: Harga Naik Rp 3 Juta, Apa Saja yang Meningkat? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/infinix-gt-50-pro-vs-infinix-gt-30-pro-harga-naik-rp-3-juta-apa-saja-yang-meningkat/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/04/iQoo-Neo-10-Vs-Infinix-GT-30-Pro-54-150x150.jpg150150
Hands-on Infinix GT 50 Pro, HP Gaming dengan Liquid Cooling dan Trigger Baru https://www.91mobiles.com/id/hub/hands-on-infinix-gt-50-pro-hp-gaming-dengan-liquid-cooling-dan-trigger-baru/ https://www.91mobiles.com/id/hub/hands-on-infinix-gt-50-pro-hp-gaming-dengan-liquid-cooling-dan-trigger-baru/#respond Sat, 25 Apr 2026 08:07:46 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=21117 Kurang dari setahun setelah kehadiran GT 30 Pro, Infinix sudah menelurkan penerusnya di Indonesia. Perangkat bernama GT 50 Pro itu resmi hadir melalui acara peluncuran yang digelar di Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2026). Seperti produk-produk sebelumnya dari lini GT Infinix, GT 50 Pro adalah ponsel gaming dengan ciri khas desain bernuansa gamer, lampu LED RGB, serta […]

The post Hands-on Infinix GT 50 Pro, HP Gaming dengan Liquid Cooling dan Trigger Baru first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Kurang dari setahun setelah kehadiran GT 30 Pro, Infinix sudah menelurkan penerusnya di Indonesia. Perangkat bernama GT 50 Pro itu resmi hadir melalui acara peluncuran yang digelar di Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2026).

Seperti produk-produk sebelumnya dari lini GT Infinix, GT 50 Pro adalah ponsel gaming dengan ciri khas desain bernuansa gamer, lampu LED RGB, serta sepasang tombol shoulder trigger. Spesifikasi hardware yang diusung juga terbilang mumpuni untuk kelas harganya di kisaran Rp 6 jutaan.

Kali ini Infinix ikut menambah fitur istimewa berupa sistem pendingin liquid cooling untuk meredam panas ketika bermain. Tampilannya GT 50 Pro pun jadi menarik. Simak selengkapnya dalam rangkaian foto hands-on oleh 91mobiles Indonesia di bawah.

Desain Infinix GT 50 Pro: Unik dengan tampilan liquid cooler

Pertama kali melihat Infinix GT 50 Pro, mata langsung tertuju ke sisi bawah bagian punggungnya yang transparan sehingga memperlihatkan pipa-pipa kecil berisi liquid cooler di baliknya. Warna cairan pendingin berbeda-beda tergantung varian GT 5 Pro, yaitu hijau untuk Black Abyss, biru untuk Silver Glacier, dan merah untuk Red Blaze.

Sistem liquid cooling bernama HydroFlow Liquid Cooling Architecture ini bisa diaktifkan dan dinonaktifkan sesuai kebutuhan lewat menu Settings GT 50 Pro. Saat aktif, pengguna bisa melihat cairan coolant -dan gelembung udara di dalamnya- bergerak menyusuri jalur. Apabila tidak diaktifkan saat tak menjalankan tugas atau bermain game, cairan akan tampak berhenti.

Konsep serupa sebenarnya sudah lebih dulu diterapkan di perangkat lain seperti HP gaming flagship RedMagic 11 Pro yang dirilis di Indonesia pada awal 2026, tapi sistem cooling di GT 50 Pro tetap tampil unik, apalagi mengingat rentang harganya di kisaran Rp 6 jutaan.

Menurut Infinix, GT 50 Pro memiliki micro-pump liquid cooling berukuran terbesar di kelasnya dengan cakupan pendinginan yang meliputi 100 persen area chipset sebagai sumber panas utama. Sistem liquid cooling ini diklaim bisa menjaga stabilitas performa GT 50 Pro saat bermain.

Hands-on Infinix GT 50 Pro, HP Gaming dengan Liquid Cooling dan Trigger Baru
Tiga varian warna Infinix GT 50 Pro.

Untuk lebih jauh menjamin konsistensi kinerja, dalam paket penjualannya, Infinix GT 50 Pro menyertakan pendingin ekstra berupa kipas magnetik eksternal GT MagCharge Cooler 2.0 yang sekaligus berfungsi sebagai wireless charger berdaya 15 watt.

Selain bagian transparan yang menampilkan sistem liquid cooler, elemen menarik lainnya di punggung GT 50 Pro adalah lampu LED RGB berbentuk empat garis yang disusun secara diagonal. Pola lighting berikut warna lampunya bisa dikustomisasi sesuai selera oleh pengguna.

Tombol trigger Infinix GT 50 Pro: Bisa empat jenis input dan mengendalikan kamera

Bukan seri GT dari Infinix namanya kalau tidak menyertakan sepasang tombol shoulder trigger untuk menunjang kegiatan bermain. Elemen yang menjadi ciri khas tersebut ikut disematkan di masing-masing ujung bahu GT 50 Pro, sejajar dengan tombol daya dan pengatur volume di sisi kanan.

Dua tombol trigger capacitve dan pressure sensitive ini merupakan generasi terbaru yang mendukung empat jenis input berbasis gestur gerakan jari: ketukan (tap), tekanan (hard press), dan sapuan (slide) ke arah kiri dan kanan. Seluruh kontrol bisa dikustomisasi lewat aplikasi XArena atau Game Assistant saat bermain.

Hands-on Infinix GT 50 Pro, HP Gaming dengan Liquid Cooling dan Trigger Baru
Tombol GT Trigger di ujung kanan dan kiri Infinix GT 50 Pro.

Menurut Infinix, sepasang tombol bernama GT Trigger di GT 50 Pro ini dirancang khusus untuk mengakomodasi teknik bermain seperti claw grip, sekaligus memberikan kendali yang lebih cepat, presisi, dan responsif di dalam game.

Tombol GT Trigger juga dapat digunakan untuk menjalankan fungsi lain di luar game. Di aplikasi kamera, tombol kanan bisa dipakai untuk menjalankan fungsi zoom in dan zoom out dengan cara menggeser jari ke arah kanan atau kiri di atas permukaannya.

Hands-on Infinix GT 50 Pro, HP Gaming dengan Liquid Cooling dan Trigger Baru
Opsi kustomisasi lighting dan tombol trigger di Infinix GT 50 Pro.

Pengambilan gambar dapat dilakukan dengan menekan tombol trigger sebanyak satu kali, sementara burst shot juga dimungkinkan dengan menekan dan menahan tombol. GT Trigger pun bisa dimanfaatkan sebagai shortcut untuk menjalankan fungsi tertentu pada ponsel dengan cara double press atau long press.

Spesifikasi Infinix GT 50 Pro: Skor AnTuTu diklaim tembus 2,2 juta poin

Seperti GT 30 Pro sebelumnya, dapur pacu Infinix GT 50 Pro diperkuat oleh chip Dimensity seri 8000 dari MediaTek, tapi kini diperbarui menjadi Dimensity 8400 Ultimate, dipadukan dengan RAM LPDDR5X dan media internal UFS 4.1. Ada dua pilihan konfigurasi memori yang bisa dipilih, yaitu 12 GB/ 256 GB dan 12 GB/ 512 GB.

Konfigurasi hardware di atas, dtambah sistem liquid cooling yang ikut mencakup vapor chamber berukuran 7.700 mm persegi, diklaim membuat Infinix GT 50 Pro sanggup menghasilkan skor lebih dari 2,2 juta poin di aplikasi benchmark AnTuTu. Untuk mendukung stabilitas jaringan kala bermain game, Infinix ikut menambahkan network chip buatan sendiri bernama N1.

Hands-on Infinix GT 50 Pro, HP Gaming dengan Liquid Cooling dan Trigger Baru
Tampilan layar yang memperlihatkan spesifikasi Infinx GT 50 Pro,


Bisa dibilang bahwa GT 50 Pro semestinya memiliki cukup tenaga untuk menjalankan aneka game kompetitif dengan frame rate tinggi. Untuk mengimbangi hal tersebut, Infinix menyematkan layar AMOLED 6,78 inci (2.644 x 1.208 piksel, peak brightness 4.500 nits) yang sanggup menampilkan refresh rate hingga 144 Hz. Panel display ini identik dengan yang sebelumnya digunakan di GT 30 Pro.

Kapabilitas fast charging Infinix GT 50 Pro dipertahankan di angka 45 watt, berikut fast wireless charging 30 watt dan reverse charging. Namun, kapasitas baterainya meningkat sebesar 1.000 mAh menjadi 6.500 mAh.

Hands-on Infinix GT 50 Pro, HP Gaming dengan Liquid Cooling dan Trigger Baru
Layar Infinix GT 50 Pro memiliki spesifikasi identik dengan GT 30 Pro sebelumnya.

Sistem operasi yang dijalankan adalah Android 16 berlapis antarmuka XOS 16 dengan jaminan upgrade versi Android hingga tiga generasi dan update patch sekuriti selama 5 tahun.

Soal harga, kalau dibandingkan dengan GT 30 Pro keluaran tahun lalu yang dijual mulai Rp 4 juta pada saat peluncuran, Infinix GT 50 Pro mengalami kenaikan yang signifikan. Ponsel ini dijual dengan harga Rp 6.999.000 untuk versi 12 GB/ 256 GB dan Rp 8 juta untuk versi 12 GB/ 512 GB.

The post Hands-on Infinix GT 50 Pro, HP Gaming dengan Liquid Cooling dan Trigger Baru first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/hands-on-infinix-gt-50-pro-hp-gaming-dengan-liquid-cooling-dan-trigger-baru/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/04/infinix_gt_50_pro_hands-on-1-150x150.jpg150150
Rekomendasi HP Baru dengan Memori 512 GB, Termurah Cuma Rp 2 Jutaan https://www.91mobiles.com/id/hub/rekomendasi-hp-baru-dengan-memori-512-gb-termurah-cuma-rp-2-jutaan/ https://www.91mobiles.com/id/hub/rekomendasi-hp-baru-dengan-memori-512-gb-termurah-cuma-rp-2-jutaan/#respond Sun, 04 Jan 2026 03:06:20 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=17737 Liburan tahun baru biasanya identik dengan momen seru, seperti jalan-jalan, foto-foto, dan menyimpan kenangan sebanyak mungkin. Namun, ponsel dengan storage tinggi umumnya memiliki harga yang cukup mahal. Padahal jika memiliki ponsel dengan penyimpanan 512 GB, Anda bisa menyimpan ribuan foto, video beresolusi tinggi, hingga semua aplikasi favorit tanpa harus repot-repot menghapus file lama.Untungnya, ada sederet HP Android […]

The post Rekomendasi HP Baru dengan Memori 512 GB, Termurah Cuma Rp 2 Jutaan first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Liburan tahun baru biasanya identik dengan momen seru, seperti jalan-jalan, foto-foto, dan menyimpan kenangan sebanyak mungkin. Namun, ponsel dengan storage tinggi umumnya memiliki harga yang cukup mahal. Padahal jika memiliki ponsel dengan penyimpanan 512 GB, Anda bisa menyimpan ribuan foto, video beresolusi tinggi, hingga semua aplikasi favorit tanpa harus repot-repot menghapus file lama.

Untungnya, ada sederet HP Android dengan harga murah yang sudah dibekali penyimpanan 512 GB, cocok untuk menyimpan banyak video saat mengabadikan momen bersama keluarga. Mulai dari Rp 2-4 jutaan, berikut ini daftar HP dengan storage 512 GB termurah yang bisa Anda dapatkan di Indonesia. 

Itel S25 Ultra

Itel S25 Ultra

Di tahun 2025, Itel sebenarnya sudah mengeluarkan Itel Super 26 Ultra sebagai bagi Itel S25 Ultra. Namun sayangnya sang penerus ini tidak punya satu kelebihan yang dimiliki Itel S25 Ultra, yakni varian memori 512 GB. 

Itel S25 Ultra hadir pada November 2025 di Indonesia dengan layar AMOLED curved di harga sangat terjangkau, cocok untuk gaming, streaming, atau penyimpanan file foto dan video tanpa khawatir memori cepat penuh.

Banderol harganya cuman Rp 2 jutaan untuk varian RAM 8 GB/ 512 GB, pas untuk yang minim budget tapi ingin tetap mengabadikan momen dengan leluasa.

Dimensi bodinya yang setebal 6,9 mm dengan bobot 163 gram juga membuatnya sangat nyaman digenggam dan dibawa bepergian ke mana pun, cocok untuk momen liburan tahun baru. 

Kualitas layarnya yang membawakan panel 3D Curved AMOLED 6,78 inci Full HD Plus ini menawarkan visual tajam dan smooth berkat refresh rate 120 Hz. Layar ini juga cenderung tahan terhadap goresan dan benturan karena dilapisi Gorilla Glass 7i.

Meski tipis dan ringan, Itel S25 Ultra sudah terproteksi dengan TitanShield Protection sehingga kuat terhadap benturan, debu, dan suhu ekstrem. Ponsel ini bahkan menyediakan garansi penggantian layar gratis 1 kali selama 100 hari, berlaku sejak tanggal pembelian. Tersemat juga sertifikasi IP64 guna membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air. 

Menyoal dayanya, Itel S25 Ultra disuplai dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh yang disertai fast charging 18 watt. Ponsel ini juga nyaman untuk gaming lantaran didukung bypass charging (suhu tetap stabil saat dipakai sambil charging), serta dapur pacu Unisoc T620 (12 nm) yang cukup gahar untuk game populer masa kini. 

Harga Itel S25 Ultra

  • RAM 8 GB/ 512 GB: Rp 2.889.000

Inoi A75 Elegance

Inoi A75 Elegance
Inoi A75 Elegance

Merk Inoi yang satu ini memang kurang dikenal di Indonesia. Namun, brand asal Prancis ini telah merilis HP murah dengan storage 512 GB, yakni Inoi A75 Elegance. HP ini cocok bagi muda-mudi yang menginginkan desain stylish, memori besar, dan harga terjangkau dalam satu paket. 

Perangkat ini dilengkapi dengan panel IPS LCD 6,8 inci beresolusi Full HD Plus, mendukung desain kamera punch hole dan refresh rate 120 Hz yang mulus. Kinerjanya juga cukup andal untuk bermain game karena diotaki chip 4G paling gahar di dunia, Helio G99. 

Selain menghadirkan storage 512 GB, HP ini dipadankan dengan RAM 8 GB yang dapat diperluas hingga total 16 GB secara virtual. Perangkat yang rilis menggunakan Android 14 ini didukung baterai 5.000 mAh dan pengisian daya 33 watt. 

Rangkaian kamera 50 MP + 2 MP makro di punggung turut disematkan untuk menghasilkan foto dan video layak unggah di media sosial, mampu merekam video hingga 2K di 30 FPS. 

Harga Inoi A75 Elegance

RAM 8 GB/ 512 GB: Rp 2.799.000

Infinix GT 30 Pro

Kalau punya anggaran di rentang Rp 4 jutaan, serta membutuhkan ponsel gaming yang dibekali storage 512 GB, Infinix GT 30 Pro mungkin bakal cocok. Ponsel ini dibekali RAM 12 GB LPDDR5X yang disertai storage 512 GB UFS 4.0 sebagai varian tertingginya.

Untuk gaming, terdapat tombol bahu “GT Trigger” (L dan R), sistem pendingin 3D Vapor Cloud Chamber, MAGT (Game Adaptive Control), dan beragam fitur pendukung seperti 6-axis gyroscope, X-Axis Linear Motor, hingga 4D Vibration 3.0.

Agar nyaman untuk mengabadikan momen di kala liburan, Infinix GT 30 Pro disertai kamera utama 108 MP dan 8 MP ultrawide. Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur dual-video video, vlog mode, dan AI Editing untuk menghasilkan konten dengan lebih leluasa.

Uniknya, Infinix GT 30 Pro memiliki fitur yang biasanya hanya dijumpai di ponsel flagship yaitu wireless charging 30 watt via MagCharge (mirip MagSafe pada iPhone). Perangkat mid-range ini turut dibekali baterai 5.500 mAh, pengisian daya 45 watt via kabel, chipset Dimensity 8350 yang powerful, serta beragam fitur AI yang mencakup terjemahan suara, penyuntingan instan, hingga Xboost AI untuk optimasi CPU dan GPU.

Harga Infinix GT 30 Pro

RAM 12 GB/ 512 GB: Rp 4.699.000

iQoo Z10

Yang satu ini tak hanya punya opsi storage yang besar, melainkan kapasitas baterai yang besar pula. iQoo Z10 adalah HP mid-range keluaran Juni 2025 yang dibekali baterai BlueVolt silikon-anode generasi ketiga dengan kapasitas 7.300 mAh. Kepadatan energinya tinggi, sehingga bodi tetap tipis. 

Fitur baterai lainnya turut disematkan yaitu fast charging 90 watt via kabel (terisi 100 persen dalam 65 menit) serta bypass charging untuk mengurangi panas saat gaming. Kekuatan gaming ponsel ini diserahkan pada chip Snapdragon 7s Gen 3 berikut GPU Adreno 710, serta RAM maksimal 12 GB yang bisa diperluas hingga 12 GB lagi secara virtual. 

Aspek fotografi pada iQoo Z10 juga tidak dapat diremehkan, hadir dengan kamera utama 50 MP yang disertai OIS sehingga tetap stabil saat pemotretan malam hari. Untuk pendampingnya, tersemat kamera pendukung 2 MP depth sensor di punggung dan 32 MP di depan. 

Layar iQoo Z10 juga cukup nyaman digunakan di luar ruangan saat siang hari maupun saat gaming. Ini karena dia mengusung panel AMOLED 6,67 inci Full HD Plus yang mendukung refresh rate 120 Hz serta kecerahan maksimal hingga 5.000 nit. Tersedia pula fitur kenyamanan mata seperti SGS Low Blue Light dan 3.840 Hz PWM Dimming.

Harga iQoo Z10

RAM 12 GB/ 512 GB: Rp 4.699.000

Poco X7 5G

Spesifikasi Poco X7 5G memang berada di bawah Poco X7 Pro. Namun, ponsel ini tetap nyaman dipakai untuk pengguna yang menginginkan performa gesit dan fitur lengkap di harga terjangkau. 

Perangkat ini disokong oleh chip Dimensity 7300 Ultra yang memiliki clock speed hingga 2,5 GHz, cukup kuat untuk game Mobile Legends, PUBG Mobile, dan COD Mobile di pengaturan tinggi atau Genshin Impact di pengaturan menengah. 

Sisi fotografinya mengandalkan kamera utama 50 MP Sony IMX882, ultrawide 8 MP, dan makro 2 MP berikut kamera depan 20 MP dalam bentuk punch hole. Supaya bisa dipakai memotret dan merekam dengan durasi panjang, disematkan baterai 5.110 mAh yang awet beserta pengisian 45 watt via kabel. Ponsel ini juga sudah tersertifikasi IP68 sehingga tak mudah rusak saat terendam di air. 

Harga Poco X7 5G

RAM 12 GB/ 512 GB: Rp 4.399.000

The post Rekomendasi HP Baru dengan Memori 512 GB, Termurah Cuma Rp 2 Jutaan first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/rekomendasi-hp-baru-dengan-memori-512-gb-termurah-cuma-rp-2-jutaan/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2024/12/6724fca94d3ea-itel-s25-ultra_cianjur-150x150.webp150150
Daftar HP dengan Chip MediaTek Terbaik di Indonesia, Dimensity 8350 hingga Dimensity 9500 https://www.91mobiles.com/id/hub/daftar-hp-dengan-chip-mediatek-terbaik-di-indonesia-dimensity-8350-hingga-dimensity-9500/ https://www.91mobiles.com/id/hub/daftar-hp-dengan-chip-mediatek-terbaik-di-indonesia-dimensity-8350-hingga-dimensity-9500/#respond Wed, 17 Dec 2025 03:15:59 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=17353 Salah satu pabrikan semikonduktor, MediaTek, telah beberapa kali memperlihatkan kepiawannya dalam meracik chipset bertenaga untuk berbagai kelas harga. Untuk rentang mid-range premium hingga flagship, ada Dimensity 8000 dan 9000 series yang sering dijadikan senjata andalan untuk menyasar para gamer, kreator konten, hingga pengguna umum. Banyak ponsel yang ditenagai Dimensity 8000 series, seperti Dimensity 8350 hingga 8450, yang dibanderol dengan harga […]

The post Daftar HP dengan Chip MediaTek Terbaik di Indonesia, Dimensity 8350 hingga Dimensity 9500 first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Salah satu pabrikan semikonduktor, MediaTek, telah beberapa kali memperlihatkan kepiawannya dalam meracik chipset bertenaga untuk berbagai kelas harga. Untuk rentang mid-range premium hingga flagship, ada Dimensity 8000 dan 9000 series yang sering dijadikan senjata andalan untuk menyasar para gamer, kreator konten, hingga pengguna umum. 

Banyak ponsel yang ditenagai Dimensity 8000 series, seperti Dimensity 8350 hingga 8450, yang dibanderol dengan harga kompetitif, sebut saja Infinix GT 30 Pro di harga Rp 4 juta. Pengguna dapat merasakan kinerja kelas atas tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. 

Dimensity 9500 yang merupakan chipset flagship terbaru MediaTek di tahun 2025 juga menunjukkan kinerja tinggi dalam hal performa CPU, kemampuan AI, efisiensi, hingga kemampuan ray-tracing. Kinerjanya AI-nya bisa mencapai kisaran 100 TOPs, diklaim mampu melampaui prosesor laptop tertentu. Informasi selengkapnya perihal Dimensity 9500 bisa dilihat di tautan berikut.

Dalam artikel ini, tim 91Mobiles Indonesia akan menampilkan daftar smartphone di Tanah Air yang diotaki chipset MediaTek Dimensity terkuat, dari Dimensity 8350 hingga 9500. Selengkapnya bisa disimak di bawah. 

Infinix GT 30 Pro (Dimensity 8350)

Infinix kerap dikenal menghadirkan ponsel gaming paling worth it di harganya, tak terkecuali Infinix GT 30 Pro di harga Rp 4 jutaan. Perangkat ini diotaki Dimensity 8350 Ultimate (4 nm) yang mengusung clock speed hingga 3,35 GHz, dipadankan dengan RAM LPDDR5x dan storage UFS 4.0 hingga RAM 12 GB/ 512 GB. 

Meski hanya berada di kelas menengah, Infinix GT 30 Pro sudah dibekali tombol bahu untuk gaming di sisi bodi yang dapat diprogram untuk perintah in-game atau pun perintah lain. Ponsel ini juga mendukung 6-axis gyroscope, X-Axis Linear Motor, dan 4D Vibration 3.0 untuk menunjang pengalaman gaming

Sistem pendingin 3D Vapor Cloud Chamber turut disematkan guna menjaga kestabilan suhu saat bermain game di durasi panjang. Pihak perusahaan mengklaim bahwa pendingin tersebut dapat meningkatkan efisiensi termal hingga 18 persen ketimbang pendahulunya. 

Kinerja jempolan ini disandingkan dengan layar yang mendukung pula, memakai panel AMOLED 6,78 inci 1,5K dengan refresh rate hingga 144 Hz, touch sampling rate 2.160 Hz, serta kecerahan maksimal hingga 1.600 nit. 

Dengan berbagai fitur lengkap tersebut, Infinix masih bisa menyajikan spesifikasi baterai mentereng dengan kapasitas 5.500 mAh, fast charging 45 watt via kabel, dan fitur unik wireless charging 30 watt melalui aksesoris MagCase (fitur mirip MagSafe pada iPhone). 

Di Indonesia, Infinix GT 30 Pro mulai dijual sejak 25 Mei 2025 dengan harga rilis Rp 3.999.000 (RAM 8 GB/ 256 GB) dan Rp 4.699.000 (RAM 12 GB/ 512 GB).

Tecno Pova 7 Ultra (Dimensity 8350)

Unboxing dan Hands-on Tecno Pova 7 Ultra 5G, Dapat Powerbank Wireless Gratis

Pova 7 Ultra menghadirkan kinerja tinggi untuk bermain game lantaran dibekali Dimensity 8350, diklaim menorehkan skor AnTuTu lebih dari 1,5 juta poin sehingga cocok untuk gaming berat. Ponsel ini dilengkapi RAM LPDDR5x 12 GB dengan penyimpanan 256 GB UFS 4.0.

Perangkat ini juga nyaman digunakan bermain game hingga berjam-jam karena sudah mengantongi 12-layer Hyper Cooling System, dirancang untuk menjaga suhu tetap stabil ketika gaming intensif. Urusan dayanya diserahkan pada baterai berkapasitas 6.000 mAh beserta fast charging 70 watt via kabel dan 30 watt nirkabel, diklaim terisi hingga 50 persen dalam 18 menit. 

Kehadiran panel AMOLED 6,67 inci beresolusi 1.250 x 2.800 piksel juga turut membantu dalam menampilkan kualitas grafis yang memanjakan mata. Dengan refresh rate hingga 144 Hz, sejumlah game tertentu bakal menyuguhkan visual yang sangat licin dan mulus. 

Tecno juga menyematkan software yang mendukung pengalaman gaming, yakni AI Magic Box untuk mempelajari kebiasaan bermain pengguna, menonaktifkan notifikasi, hingga meningkatkan performa saat bermain. Bodinya yang tersertifikasi IP64 serta layar yang mendukung Wet Link membuatnya tetap bisa dipakai dengan relatif normal saat terkena air hujan. 

Tecno Pova 7 Ultra tersedia di Indonesia sejak 7 Juli 2025 dengan harga Rp 4.999.000 (RAM 12 GB/ 256 GB).

Poco X7 Pro (Dimensity 8400 Ultra)

Poco X7 Pro

Poco X7 Pro nyaman digunakan di luar ruangan karena mendukung panel AMOLED 6,67 inci beresolusi 1,5K pada kecerahan maksimal 3.200 nit. Perangkat ini disokong oleh MediaTek Dimensity 8400 Ultra yang gesit untuk menunjang multi-tasking dan gaming di kelas menengah. 

Digunakan untuk fotografi juga sungguh nyaman, mengandalkan kamera utama 50 MP dengan OIS dan ultrawide 8 MP, sehingga hasil foto tetap stabil dan tidak blur saat memotret di malam hari. Bagian depannya disematkan dengan kamera selfie 20 MP. 

Agar bisa bertahan hingga berjam-jam saat bermain, baterai Poco X7 Pro dirancang dalam kapasitas 6.000 mAh berikut HyperCharge 90W yang hanya memerlukan sedikit waktu untuk terisi penuh. Beberapa fitur tambahan seperti NFC, AI Face Unlock, dan sensor sidik jari di dalam layar juga ikut disematkan guna menambah fungsionalitas perangkat. 

Perihal storage, Poco F7 Pro merupakan salah satu ponsel termurah yang memiliki penyimpanan lega 512 GB, cocok bagi yang ingin menginstal banyak aplikasi dan game berat. Ponsel ini dijual dengan harga normal Rp 4.999.000 di Indonesia untuk satu-satunya varian, RAM 12 GB/ 512 GB. 

Xiaomi 15T (Dimensity 8400 Ultra)

Menggenggam Xiaomi 15T dan 15T Pro, Duo HP Premium Berkamera Leica
Tampilan belakang Xiaomi 15T.

Tak sekadar mengandalkan dapur pacu kencang, Xiaomi 15T juga dibekali layar berkualitas tinggi dan ukuran besar untuk aktivitas gaming yang lebih imersif. Ponsel menengah satu ini turut diotaki Dimensity 8400 Ultra dari MediaTek yang punya performa kencang dan efisiensi daya tinggi, disertai RAM 12 GB LPDDR5X dan penyimpanan hingga 512 GB UFS 4.1. 

Ukuran layarnya mencapai 6,83 inci dengan resolusi QHD Plus alias 1.280 x 2.772 piksel, mendukung refresh rate 120 Hz, HDR10+, dan Dolby Vision untuk semakin mempercantik tampilan visualnya. Xiaomi 15T juga disematkan dengan sistem pendingin 3D IceLoop, speaker stereo Dolby Atmos, sertifikasi IP68 (tahan air hingga 3 meter), Wi-Fi 6E, Bluetooth 6.0, dan NFC. Tersedia juga fitur komunikasi offline dengan jarak hingga 1,3 km. 

Perangkat yang berjalan pada antarmuka HyperOS 3 berbasis Android 15 ini disuplai dengan baterai 5.500 mAh dan fast charging 67 watt, dibanderol Rp 6,5 juta (RAM 12 GB/ 256 GB) dan Rp 7,5 juta (RAM 12 GB/ 512 GB). 

Motorola Edge 60 Pro (Dimensity 8350)

Unboxing dan Hands-on Edge 60 Pro, Jagoan Baru Motorola di Indonesia
Tiga varian warna Motorola Edge 60 Pro.

Motorola Edge 60 Pro mungkin menjadi salah satu HP Dimensity 8000 series dengan harga paling tinggi di Indonesia. Namun, perangkat ini mendatangkan fitur dan spesifikasi canggih yang jarang ditemui di kelasnya.

Pertama-tama, smartphone ini dibekali standar MIL-STD-810H yang membuatnya lebih tahan banting saat terbentur atau terjatuh. Perangkat ini juga tersertifikasi IP68 dan IP69 guna mengurangi risiko rusak saat terendam atau terkena semburan air bertekanan tinggi. 

Selain dibekali Dimensity 8350 yang mencakup CPU hingga 3,35 GHz dan GPU Mali-G615 MC6 yang powerful, Motorola Edge 60 Pro juga dipadankan dengan RAM 12 GB LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.0 256 GB. Dengan hardware yang gesit tersebut, memainkan game berat seperti Genshin Impact tidak akan terasa lagging

Yang menariknya lagi, Motorola Edge 60 Pro didukung Smart Connect 2.0 yang membuatnya dapat terhubung ke TV, laptop, atau tablet. Ini memungkinkan pengguna memainkan game Android pada layar yang lebih besar. 

Berbicara soal layar, Edge 60 Pro menggunakan panel pOLED 6,7 inci beresolusi 1,5K (2.712 x 1.220 piksel) dengan color depth 10-bit, refresh rate 120 Hz, kecerahan maksimal 4.500 nit, dan HDR10 Plus. Layar ini juga tidak mudah baret karena terlindungi proteksi Gorilla Glass 7i. 

Menyoal aspek fotografinya, HP Motorola di harga upper mid-range ini disertai kamera utama 50 MP Sony Lytia 700C, 50 MP ultrawide, dan 10 MP telefoto yang mendukung zoom optis 3x dan Zoom Super hingga 50x. Sedangkan untuk dayanya, menggunakan baterai besar 6.000 mAh dengan pengisian cepat TurboPower 90W dan wireless charging 15 watt

Motorola menyematkan tombol khusus AI di sisi kiri bodi yang bisa memanggil sederet fitur kecerdasan buatan. Adapun fitur AI yang tersedia mencakup Next Move, Catch Me Up, Remember, Sense and Pay Attention, Creation (Image Studio), dan Playlist in Studio. 

Motorola Edge 60 Pro dijual dengan harga rilis Rp 7.699.000 untuk satu-satunya varian memori yaitu RAM 12 GB/ 256 GB, mulai tersedia di Indonesia sejak 23 Juli 2025. 

Oppo Reno 13 (Dimensity 8350)

Oppo Reno 13 5G, Reno 13F 5G, dan Reno 13 4G Segera Meluncur di Indonesia, Ini Tanggalnya
Oppo Reno 13 5G varian warna Luminous Blue (kiri) dan Plume White.

Sesuai namanya, Oppo Reno 13 adalah model utama (base model) dari Reno 13 series yang dipasarkan di Indonesia. Ponsel ini menyasar target kelas menengah dengan fokus terhadap desain yang premium, kamera beresolusi tinggi, kinerja gesit, dan fitur-fitur AI. 

Agar lancar gaming, perangkat ini mengusung MediaTek Dimensity 8350 yang dipasangkan dengan RAM 12 GB dan opsi storage 256 GB serta 512 GB. Ponsel ini menggunakan layar AMOLED 6,59 inci Full HD Plus dengan refresh rate 120 Hz dan touch sampling rate 240 Hz. 

Urusan fotografi ponsel ini diserahkan pada kamera utama 50 MP Sony IMX882 yang disertai OIS, 8 MP ultrawide, dan 2 MP monokrom berikut kamera selfie 50 MP. Kapasitas baterainya mungkin tidak sebesar yang lain di daftar ini (5.600 mAh), namun HP ini diklaim bertahan hingga 2 hari penggunaan dan 8 jam gaming nonstop. Untuk 10 menit durasi charging, baterai bisa tahan menonton YouTube selama 4 jam. Ini karena Oppo Reno 13 dilengkapi 80 watt SuperVOOC yang unggul.

Menyoal harga rilisnya, Oppo Reno 13 dibanderol Rp 8.999.000 untuk RAM 12 GB/ 256 GB dan Rp 9.999.000 untuk RAM 12 GB/ 512 GB. 

Oppo Reno 14 dan Reno 14 Pro (Dimensity 8450)

Pada saat Reno 13 meluncur di Indonesia, versi Pro-nya memang tidak ikut dibawa masuk. Hal ini berbeda dengan Oppo Reno 14 series yang turut disertai varian Pro.

Baik versi standar maupun Pro kompak diotaki MediaTek Dimensity 8450 yang mengusung fabrikasi 4 nm generasi kedua TSMC, dibekali CPU 8-core Cortex A725 beserta GPU Mali-G720 MC7. 

Keduanya menonjolkan konsep desain Iridescent Mermaid dengan 12 lapisan material presisi dan 5 kali pemolesan mikroskopis, memiliki ketebalan tekstur 20 mikron. Rangka bangunnya memakai material aluminum kelas aerospace, sementara sisi belakang memakai sculpted glass satu keping yang diproses melalui 65 tahap manufaktur. 

Pada intinya, setiap sisi desain Oppo Reno 14 series melalui tahapan panjang serta material yang kompleks untuk menghadirkan desain yang menawan. Seri ini juga sudah tersertifikasi IP66, IP68, dan IP69 guna tahan debu, air, dan semburan air bertekanan tinggi tanpa perlu casing tambahan.

Oppo Reno 14 “reguler” dijual seharga Rp 7.499.000 untuk RAM 8 GB/ 256 GB dan Rp 7.999.000 untuk RAM 12 GB/ 256 GB. Sementara itu, varian Pro rilis dengan harga Rp 10.999.000 untuk RAM 12 GB/ 512 GB. 

Xiaomi 15T Pro (Dimensity 9400 Plus)

Selain Xiaomi 15T standar, pabrikan ponsel asal China ini juga merilis Xiaomi 15T Pro dengan spesifikasi yang lebih canggih lagi. Perangkat sub-flagship ini menggunakan Dimensity 9400 Plus yang merupakan chip papan atas dari MediaTek generasi tahun lalu. 

Seperti versi “reguler”, Xiaomi 15T Pro turut dipersenjatai panel OLED 6,83 inci yang besar dengan resolusi 1.280 x 2.772 piksel, cerah dan tajam untuk kebutuhan harian maupun bermain game. Layar ini bahkan mengusung refresh rate 144 Hz serta kecerahan maksimal 3.200 nit, kian membuatnya terlihat mulus pada game tertentu.

Perihal fotografinya, Xiaomi 15T Pro hadir dengan kamera utama 50 MP Light Fusion berukuran 1/1,31 inci yang disertai OIS. Tersedia juga kamera telefoto 50 MP + OIS yang mendukung optical zoom hingga 5x dan ultra zoom 20x, serta ultrawide 12 MP. Adapun di bagian depannya tersemat kamera selfie 32 MP. 

Baterai versi Pro ini sedikit naik dari varian standar, dari semula 5.000 mAh menjadi 5.500 mAh. Akan tetapi, pengisian dayanya menurun menjadi 90 watt, dengan wireless charging yang masih berkutat di 50 watt

Perangkat dengan HyperOS 2 berbasis Android 15 ini hadir dengan sejumlah fitur AI seperti AI Writing, AI Interpreter, AI Dynamic Wallpapers, hingga Circle to Search. Harga rilisnya adalah Rp 9.999.000 untuk RAM 12 GB/ 512 GB dan Rp 10.999.000 untuk RAM 12 GB/ 1 TB. 

Vivo X300 dan X300 Pro (Dimensity 9500)

Menjajal Kamera Vivo X300, Junior yang Tak Kalah Memukau

Bagi yang membutuhkan flagship dengan kamera dan performa gaming unggulan, Vivo X300 dan X300 Pro bisa menjadi pilihan. Keduanya mengusung kamera hasil kolaborasi dengan Zeiss, serta kompak dibekali Dimensity 9500 yang merupakan chip flagship terkini dari MediaTek. Selain itu, dua anggota Vivo X300 series ini juga ditambahkan chip tambahan berupa V3+ untuk pengolahan gambar dan video. 

Perbedaan paling mencolok antara Vivo X300 standar dan Pro adalah ukuran bodinya, di mana versi standar mengusung layar 6,31 inci sedangkan Pro memakai layar 6,78 inci. Keduanya namun sama-sama memakai panel LTPO AMOLED dengan refresh rate hingga 120 Hz dengan bezel setipis 1,1 mm.

Dua HP ini turut dikemas dengan kamera 200 MP, namun pada fungsi berbeda yaitu sebagai kamera utama pada Vivo X300 standar dan sebagai periskop telefoto untuk Pro.

Dengan harga yang lebih tinggi, Vivo X300 Pro dapat menjangkau tingkatan zoom lebih jauh tanpa kehilangan kualitas, sekaligus kompatibel dengan aksesoris photography kit yang semakin dapat memperpanjang jangkauan pembesarannya. Anda bisa mengetahui perbandingan Vivo X300 dan X300 Pro pada tautan ini.

Menyoal banderol harganya, Vivo X300 dirilis seharga Rp 15 juta (RAM 12 GB/ 256 GB) dan Rp 17 juta (RAM 16 GB/ 512 GB), sedangkan X300 Pro dijual dengan harga Rp 19 juta (RAM 16 GB/ 512 GB).

Oppo Find X9 dan Find X9 Pro (Dimensity 9500)

Review Oppo Find X9 Pro: Unggul di Semua Lini

Di Indonesia, Oppo Find X9 dan Find X9 Pro menjadi flagship pertama yang menggunakan Dimensity 9500. Cip dengan fabrikasi 3 nm (TSMC) itu mengusung arsitektur all-big-core generasi ketiga dengan clock speed mencapai 4,1 GHz. 

Performa dari chip ini diklaim meningkat dari berbagai macam sisi, seperti kemampuan AI yang 2x lebih kencang, kinerja CPU naik 32 persen, efisiensi CPU single-core yang meningkat 5 persen, efisiensi daya AI hingga 56 persen, hingga kemampuan ray-tracing GPU yang meningkat 119 persen. 

Kemampuan fotografi Oppo Find X9 dan X9 Pro sebenarnya mirip-mirip, mengusung rangkaian kamera hasil kerja sama dengan Hasselblad. Keduanya punya kamera utama 50 MP Sony LYT-808 dan ultrawide 50 MP. Bedanya, telefoto pada Pro punya resolusi 200 MP, sementara pada Find X9 standar hanya 50 MP. Dua-duanya namun kompak mendukung AI Zoom hingga 120x. 

Untuk yang mencari HP dengan kebutuhan kamera profesional, Oppo Find X9 Pro bisa digabungkan dengan aksesoris khusus bernama Hasselblad Teleconverter Kit. Kemampuan zoom-nya meningkat hingga maksimal 200x untuk foto dan 50x untuk video. 

Menyoal layar, Find X9 berukuran 6,59 inci Pro XDR beresolusi 2.760 x 1.256 piksel, sementara Find X9 Pro punya layar 6,78 inci Pro XDR dengan resolusi 2.772 x 1.272. Layar pada kedua varian mendukung refresh rate 120 Hz.

Sedangkan perihal dayanya, Oppo Find X9 disuplai batera 7.025 mAh yang lebih kecil dari Find X9 Pro yang sebesar 7.500 mAh. Oppo turut menyematkan fast charging 80 watt via kabel dan 50 watt nirkabel. 

Oppo Find X9 series menjalankan sistem antarmuka ColorOS 16 berbasis Android 16, serta dibekali Trinity Engine hasil kolaborasi Oppo dan MediaTek untuk meraih prediksi daya lebih akurat hingga 90 persen. Selain itu, perekaman video 4K HDR juga lebih efisien hingga 16 persen. 

Beberapa fitur AI miliknya meliputi AI Recording, AI Writer, dan Google Gemini Live. Kedua perangkat ini juga punya tombol bernama Snap Key untuk akses cepat menuju AI Mind Space. 

Baik Oppo Find X9 maupun Find X9 Pro sudah tersedia di Indonesia sejak 5 November 2025 lalu. Harga rilis untuk versi “reguler” adalah Rp 14.999.000 (RAM 12 GB/ 256 GB) dan Rp 16.999.000 (RAM 16 GB/ 512 GB). Sementara itu, varian Pro hadir dengan harga Rp 19.999.000 (RAM 16 GB/ 512 GB).

The post Daftar HP dengan Chip MediaTek Terbaik di Indonesia, Dimensity 8350 hingga Dimensity 9500 first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/daftar-hp-dengan-chip-mediatek-terbaik-di-indonesia-dimensity-8350-hingga-dimensity-9500/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/08/MediaTek-Dimensity-9500-Disebut-Punya-Kemampuan-Gaming-Luar-Biasa-150x150.jpg150150
Tecno Pova 7 Ultra vs Infinix GT 30 Pro, Duel HP Dimensity 8350 Ultimate https://www.91mobiles.com/id/hub/tecno-pova-7-ultra-vs-infinix-gt-30-pro-duel-hp-dimensity-8350-ultimate/ https://www.91mobiles.com/id/hub/tecno-pova-7-ultra-vs-infinix-gt-30-pro-duel-hp-dimensity-8350-ultimate/#respond Tue, 08 Jul 2025 08:43:34 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=12024 Merk di bawah payung Transsion Holdings, Tecno, belakangan ini telah meluncurkan sejumlah anggota baru pada Pova 7 series yaitu Pova 7 5G, Pova Curve 5G, dan Pova 7 Ultra 5G. Ketiga smartphone ini rilis di Indonesia pada 4 Juli 2025 untuk melengkapi Pova 7 4G yang lebih dulu hadir pada 25 Juni 2025.Tecno Pova 7 Ultra […]

The post Tecno Pova 7 Ultra vs Infinix GT 30 Pro, Duel HP Dimensity 8350 Ultimate first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Merk di bawah payung Transsion Holdings, Tecno, belakangan ini telah meluncurkan sejumlah anggota baru pada Pova 7 series yaitu Pova 7 5G, Pova Curve 5G, dan Pova 7 Ultra 5G. Ketiga smartphone ini rilis di Indonesia pada 4 Juli 2025 untuk melengkapi Pova 7 4G yang lebih dulu hadir pada 25 Juni 2025.

Tecno Pova 7 Ultra 5G adalah varian tertinggi yang dilengkapi spesifikasi menggoda, dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan gamer. Sebagai ponsel di kelas mid-range, HP ini dilengkapi dengan SoC Dimensity 8350 dari MediaTek agar bisa menawarkan performa tinggi.

Di sisi lain, Pova 7 Ultra bukan satu-satunya yang diotaki chipset tersebut. Sebelumnya sudah ada Infinix GT 30 Pro yang lebih dulu meluncur pada 23 Mei 2025 lalu, sama-sama menawarkan Dimensity 8350 agar judul-judul game populer bisa dimainkan dengan lancar. 

Lantas, sebagai kedua smartphone yang diotaki Dimensity 8350, mana di antara keduanya yang lebih baik? Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda bisa menyimak poin-poin perbandingan Tecno Pova 7 Ultra dan Infinix GT 30 Pro berikut ini.

Tecno Pova 7 Ultra vs. Infinix GT 30 Pro: Harga dan varian memori

Pova 7 Ultra memang dipasangkan dengan harga rilis paling mahal dibandingkan “adik-adik”-nya. Ponsel ini punya banderol harga Rp 4.999.000 untuk satu-satunya varian memori, RAM 12 GB/ 256 GB.

Lalu, kendati dibekali chipset yang sama, Infinix GT 30 Pro rupanya jauh lebih terjangkau dari pesaingnya itu, yakni hanya Rp 3.999.000 untuk varian RAM 8 GB/ 256 GB. 

Unboxing dan Hands-on Tecno Pova 7 Ultra 5G, Dapat Powerbank Wireless Gratis

Ada juga varian memori RAM 12 GB/ 512 GB yang uniknya, masih saja lebih murah dibandingkan Tecno Pova 7 Ultra dengan harga Rp 4.699.000.

Dengan kata lain, pengguna bisa mendapatkan Infinix GT 30 Pro dengan harga lebih murah namun dengan storage lebih luas dibandingkan Pova 7 Ultra.

Adapun harga-harga yang telah disebutkan mengacu pada harga normalnya, bukan harga promo yang umumnya hanya berlaku pada saat awal peluncuran. 

VarianTecno Pova 7 UltraInfinix GT 30 Pro
RAM 8 GB/ 256 GBRp 3.999.000
RAM 12 GB/ 256 GBRp 4.999.000
RAM 12 GB/ 512 GBRp 4.699.000

Tecno Pova 7 Ultra vs. Infinix GT 30 Pro: Layar dan desain

Pova 7 Ultra tampak begitu garang dengan bodi belakang yang terinspirasi dari pesawat luar angkasa di masa depan. Ponsel yang menampilkan desain Interstellar Spaceship Design ini memiliki modul kamera segitiga dengan Mini-LED di sekelilingnya. 

Seolah tidak mau kalah, Infinix GT 30 Pro juga menampilkan bodi khas gaming yang dipenuhi aksen visual bernuansa masa depan. Bedanya, modul kameranya tampak sedikit lebih kalem dengan bentuk persegi panjang.

Infinix GT 30 Pro juga mengusung fitur pencahayaan unik di punggungnya, yakni lampu RGB LED yang dapat diprogram. Lampu ini dapat disetel agar senantiasa menyala setiap ada notifikasi, ketika ponsel dibalik, atau pun pemicu-pemicu lainnya. Ritme pencahayaannya pun dapat diatur melalui menu pengaturan.

Selain lampu RGB, Infinix turut membekali GT 30 Pro dengan fitur tombol bahu “L dan R” yang bisa dipetakan pada perintah-perintah di dalam game. Menariknya lagi, fitur ini tidak membuat bodi GT 30 Pro membengkak. Sebab, ketebalannya hanya 8 mm, masih lebih tipis dari Pova 7 Ultra yang setebal 8,9 mm.

Kini beralih ke sisi depan, dua smartphone ini kompak dibekali panel AMOLED 144 Hz kendati dengan ukuran berbeda, yakni 6,67 inci untuk Tecno Pova 7 Ultra dan 6,78 inci untuk Infinix GT 30 Pro.

SpesifikasiTecno Pova 7 UltraInfinix GT 30 Pro
LayarAMOLED 6,67 inci (1.260 x 2.800 piksel), refresh rate 144 Hz, kecerahan maksimal 4.500 nitAMOLED 6,78 inci (1.224 x 2.720 piksel), refresh rate 144 Hz, kecerahan maksimal 4.500 nit
Ketahanan bodiIP64Gorilla Glass 7i (depan), plastik (frame dan belakang), IP64
Dimensi bodi160 x 75,2 x 8,9 mm163,7 x 75,8 x 8 mm, bobot 189 gram
Fitur-fitur lainMini-LEDRGB LED, tombol bahu “GT Trigger”
Varian warnaGeek White, Geek BlackDark Flare, Blade White, Shadow Ash

Tecno Pova 7 Ultra vs. Infinix GT 30 Pro: Kamera

Menggenggam Infinix GT 30 Pro, HP Gaming dengan Lampu RGB dan Tombol Trigger
Paket aksesori Gaming Kit untuk Infinix GT 30 Pro.

Sejatinya, spesifikasi kamera kedua smartphone ini nyaris sama. Keduanya sama-sama dilengkapi kamera utama 108 MP, tepatnya Samsung ISOCELL S5KHM2 untuk Pova 7 Ultra dan S5KHM untuk Infinix GT 30 Pro. Kedua kamera utama ini tidak dilengkapi dengan OIS.

Sebagai kamera pendampingnya, dua HP mid-range bersangkutan hadir dengan kamera 8 MP ultra wide. Namun bedanya, di saat kamera ultra wide pada Tecno Pova 7 Ultra masih fixed focus, kamera ini sudah disertai autofokus pada Infinix GT 30 Pro. 

SpesifikasiTecno Pova 7 UltraInfinix GT 30 Pro
Kamera belakang108 MP + 8 MP ultra wide (fixed focus)108 MP + 8 MP ultra wide GalaxyCore GC08A8 (autofokus)
Kamera depan13 MP13 MP

Tecno Pova 7 Ultra vs. Infinix GT 30 Pro: Baterai dan pengisian daya

Pova 7 Ultra memiliki spesifikasi baterai yang lebih unggul dibandingkan pesaingnya. Tecno mempersenjatainya dengan baterai berkapasitas 6.000 mAh, sedikit lebih besar dari Infinix GT 30 Pro yang berkapasitas 5.500 mAh. 

Bukan itu saja, Pova 7 Ultra juga dibekali fast charging 70 watt via kabel yang diklaim dapat mengisi baterai hingga penuh dalam 44 menit. Sementara, Infinix GT 30 Pro mengusung daya 45 watt via kabel.

Pengujian internal yang dilakukan 91Mobiles mengungkapkan bahwa GT 30 Pro memerlukan waktu 59 menit untuk terisi penuh dari kondisi baterai 20 persen.

SpesifikasiTecno Pova 7 UltraInfinix GT 30 Pro
Baterai6.000 mAh5.500 mAh
Pengisian daya70 watt, terisi penuh dalam 44 menit (klaim), 30 watt nirkabel (magnetis), bypass charging45 watt, terisi penuh dalam 59 menit (pengujian internal), 30 watt nirkabel, bypass charging
PC Mark Battery Life7 jam 26 menit

Tecno Pova 7 Ultra vs. Infinix GT 30 Pro: Software dan konektivitas

Unboxing dan Hands-on Tecno Pova 7 Ultra 5G, Dapat Powerbank Wireless Gratis
Powerbank magnetik tetap bisa digunakan walaupun pengguna mengenakan softcase di Pova 7 Ultra 5G (kiri). Tampilan layar yang memperlihatkan spesifikasi ponsel (kanan).

Pova 7 Ultra berjalan pada sistem operasi Android 15 saat rilis, berselimutkan antarmuka HiOS 15, didukung oleh Tecno AI dan Ella AI Assistant dan juga AI Studio yang meliputi AI Raw, AI Eraser 2.0, AI Image Extender, dan lain sebagainya. 

Tidak jauh berbeda, Infinix GT 30 Pro juga hadir dengan sistem operasi Android 15 dari pabrikannya, dipoles dengan antarmuka XOS 15.

Untuk fitur kecerdasan buatannya, tersedia fitur asisten AI Folax yang terintegrasi dengan DeepSeek R1, Circle to Search, AI Wallpaper Generator, pemrosesan dokumen dengan AI, opsi untuk pengolahan AI di perangkat (on-device), serta AI Gallery yang mencakup Object Eraser dan Subject Cutout. 

Menggenggam Infinix GT 30 Pro, HP Gaming dengan Lampu RGB dan Tombol Trigger
Layar spesifikasi Infinix GT 30 Pro dan fitur AI Folax.

Baik Tecno Pova 7 Ultra maupun Infinix GT 30 Pro dijanjikan masa pembaruan OS hingga 2x dan patch keamanan selama 3 tahun. Selain itu, keduanya juga dilengkapi sederet fitur konektivitas seperti Wi-Fi 5 dual-band, infrared, NFC, stereo speaker, dan juga Bluetooth.

Sayangnya, Infinix GT 30 Pro tidak dihadirkan dengan port audio jek 3,5 mm agar dapat terhubung dengan earphone kabel. Untungnya port ini masih disediakan di Tecno Pova 7 Ultra. 

SpesifikasiTecno Pova 7 UltraInfinix GT 30 Pro
Sistem operasiAndroid 15, HiOS 15Android 15, XOS 15
Masa jaminan update2 tahun OS, 3 tahun patch keamanan2 tahun OS, 3 tahun patch keamanan
KonektivitasWi-Fi 5, Bluetooth, NFC, infrared, port audio 3,5 mmWi-Fi 5, Bluetooth, NFC, infrared

Setelah mengetahui perbandingan Tecno Pova 7 Ultra dan Infinix GT 30 Pro di atas, diharapkan calon pembeli dapat mengambil keputusan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. 

Jika menginginkan HP yang lebih murah dan punya storage lega serta tombol bahu, Infinix GT 30 Pro adalah opsi yang tepat. Sedangkan, jika ingin ponsel dengan baterai yang lebih awet, bisa memilih Tecno Pova 7 Ultra. 

The post Tecno Pova 7 Ultra vs Infinix GT 30 Pro, Duel HP Dimensity 8350 Ultimate first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/tecno-pova-7-ultra-vs-infinix-gt-30-pro-duel-hp-dimensity-8350-ultimate/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/07/tecno-pova-7-ultra-5g-150x150.jpg150150
Review Infinix GT 30 Pro: Rajanya Ponsel Gaming https://www.91mobiles.com/id/hub/review-infinix-gt-30-pro-rajanya-ponsel-gaming/ https://www.91mobiles.com/id/hub/review-infinix-gt-30-pro-rajanya-ponsel-gaming/#respond Thu, 26 Jun 2025 05:33:15 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=15567 Seri GT dari Infinix telah membangun reputasi sebagai jajaran smartphone yang berfokus pada performa dengan fitur-fitur berorientasi gaming, dan hal itu berlanjut pada model tahun ini yakni Infinix GT 30 Pro. Ponsel ini hadir sebagai penerus GT 20 Pro tahun lalu, yang merupakan pilihan menarik bagi gamer dengan anggaran terbatas.Infinix GT 30 Pro membawa peningkatan […]

The post Review Infinix GT 30 Pro: Rajanya Ponsel Gaming first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Seri GT dari Infinix telah membangun reputasi sebagai jajaran smartphone yang berfokus pada performa dengan fitur-fitur berorientasi gaming, dan hal itu berlanjut pada model tahun ini yakni Infinix GT 30 Pro. Ponsel ini hadir sebagai penerus GT 20 Pro tahun lalu, yang merupakan pilihan menarik bagi gamer dengan anggaran terbatas.

Infinix GT 30 Pro membawa peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya, termasuk layar beresolusi lebih tinggi, baterai berkapasitas lebih besar, dan dukungan pengisian daya nirkabel, fitur yang jarang ditemukan di segmen ini. Desainnya juga mendapat tambahan baru berupa GT Shoulder Triggers yang ditujukan untuk meningkatkan pengalaman bermain game, dan jelas bahwa Infinix semakin memperkuat DNA gaming dalam lini ini.

Dalam review ini, kami akan meninjau lebih dekat desain, performa, kemampuan gaming, dan daya tahan baterai GT 30 Pro. Simak berikut ini.

Kesimpulan awal

infinix GT 30 Pro hadir sebagai pilihan menarik bagi gamer dengan budget terbatas. Ponsel ini menawarkan layar tajam dengan refresh rate 144 Hz, performa gesit, serta fitur-fitur gaming yang dipikirkan dengan matang seperti GT Shoulder Triggers. Ponsel ini juga memiliki desain stylish, kinerja yang mulus, dan daya tahan baterai yang mengesankan. Kendati begitu, kemampuan fotografi dalam kondisi minim cahaya bukan keunggulannya, dan ketiadaan OIS mungkin menjadi kekurangan bagi sebagian pengguna.

Desain sedikit berubah dengan layar yang tajam dan imersif

Infinix GT 30 Pro mengalami peningkatan besar dalam hal desain dibandingkan pendahulunya. Modul kamera besar kini tidak ada, digantikan oleh modul persegi panjang yang lebih kecil dan hanya sedikit menonjol. Desainnya terasa jauh lebih estetis kali ini, masih mempertahankan nuansa gamer yang tegas, namun dengan tampilan yang lebih oke dan enak dipandang.

Varian warna Dark Flare menjadi unggulan di sini, lengkap dengan pencahayaan RGB. Namun secara pribadi, kami lebih menyukai opsi Blade White karena mengganti RGB dengan LED putih yang lebih bersih dan minimalis. Perangkat ini hanya memiliki sertifikasi IP64, agak mengecewakan karena banyak perangkat di segmen harga ini yang sudah tersertifikasi IP68 dan IP69.

Anda masih mendapatkan port dan tombol standar seperti USB-C, speaker stereo, tombol daya dan volume. Namun ada beberapa tambahan baru juga. Ponsel ini kini hadir dengan GT Shoulder Triggers untuk gaming dan bahkan IR blaster. Kendati begitu, port audio jek 3,5mm untuk earphone berkabel dengan latensi lebih rendah dan kualitas suara lebih stabil dibanding opsi nirkabel, tidak disediakan. Cukup disayangkan, terutama untuk ponsel yang jelas menonjolkan fitur gaming.

Layar ponsel ini merupakan salah satu fitur terbaiknya. Menggunakan panel AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi tajam 1,5K dan warna yang sangat cerah berkat cakupan 100 persen DCI-P3. Semua aktivitas, mulai dari scrolling hingga bermain game, terasa sangat mulus berkat refresh rate tinggi 144 Hz. Layar ini juga dirancang agar nyaman di mata dalam kondisi cahaya redup dengan PWM Dimming 2.340 Hz, sudah tersertifikasi untuk streaming layanan seperti Netflix dalam resolusi Full HD, dan dilindungi oleh Gorilla Glass 7i yang tahan gores dan tangguh.

Elemen visual di dalamnya terlihat tajam dan berwarna cerah, dengan viewing angle yang juga cukup baik. Bezel tipis milikya semakin menambah pengalaman menonton dan membuat layar terasa lebih immersive. Speaker stereo miliknya terdengar sangat keras untuk media maupun gaming, meskipun ada sedikit distorsi pada volume maksimum. Dalam pengujian audio kami, volumenya mencapai 93,4 dB pada meteran dB, jauh di atas rata-rata pesaingnya di sekitar 83dB. Jadi jika Anda menyukai suara keras, ponsel ini sungguh memanjakan telinga. 

Kamera: Pengorbanan yang bisa dimaklumi

Infinix GT 30 Pro dibekali kamera utama 108 MP, ultrawide 8 MP, dan kamera depan 13 MP. Kombinasi ini jelas merupakan peningkatan dibandingkan pendahulunya yang sama sekali tidak memiliki kamera ultrawide. Karena ponsel ini berfokus pada gaming, kami menyesuaikan ekspektasi terhadap kemampuan fotografinya, dan hasilnya sesuai harapan.

Dalam pencahayaan yang baik, sensor utama menghasilkan foto dengan dynamic range luas, kontras yang cukup oke, dan detail yang memadai. Warnanya secara umum terlihat seimbang, dan foto luar ruangan di siang hari tampak cerah tanpa terlihat berlebihan.

Namun, kualitas yang sama tidak didapatkan pada kamera ultrawide. Warnanya sering kali tampak berbeda dibandingkan sensor utama, juga tidak sejernih hasil kamera utama. Hasil fotonya cenderung soft, dengan tepi yang buram dan kehilangan detail halus, terutama di bagian sudut. Di sisi lain, kamera selfie miliknya justru cukup mengejutkan. Kamera ini mampu menangkap detail wajah dengan baik, menampilkan warna kulit akurat, dan hasil akhirnya pun cukup memuaskan. Foto yang dihasilkan terlihat tajam dan siap untuk media sosial di berbagai kondisi cahaya.

Kendati begitu, performa di kondisi minim cahaya agak mengecewakan. Hasil fotonya cenderung terlalu terang dengan highlight yang berlebihan, detail yang ditampilkan pun kurang tajam. Akurasi warnanya menurun, dan cenderung menampilkan lens flare. Masalah serupa terjadi dengan kamera selfie di lingkungan minim cahaya.

Untuk perekaman video, ponsel ini mendukung perekaman 4K pada 60 FPS menggunakan kamera belakang. Ini adalah hal yang jarang ditemukan di kelas harganya. Namun, absennya OIS membuat hasil videonya cenderung shaky, terutama saat berjalan atau menggerakkan kamera alias panning. Ada EIS yang membantu mengurangi getaran, tetapi ini bukan solusi sepenuhnya. Hasil video memiliki warna yang cenderung netral, sedikit pudar, namun mudah disesuaikan saat proses penyuntingan.

Pemotretan siang hari

Ada perbedaan mencolok dalam karakter warna antara Infinix GT 30 Pro dan Motorola Edge 60 Fusion. Infinix cenderung punya nada warna yang lebih netral, yang terkadang tampak sedikit pudar. Sebaliknya, Edge 60 Fusion menghasilkan warna yang lebih mencolok dan, mengejutkannya, terasa lebih mendekati tampilan asli dari pemandangan sebenarnya. Kendati begitu, meskipun Infinix menggunakan sensor utama beresolusi lebih tinggi, Edge 60 Fusion mampu menangkap detail lebih tajam dan memiliki keunggulan tipis dalam kejernihan keseluruhan.

Dibandingkan dengan Infinix, Poco X7 Pro juga menghasilkan gambar dengan warna yang lebih cerah. Smartphone Infinix condong menghasilkan foto dengan nada warna yang lebih hangat, sementara gambar dari Poco memiliki rona yang lebih dingin. Jika diperhatikan lebih dekat, Poco juga unggul dalam ketajaman dan detail halus.

Ultrawide

Baik Infinix GT 30 Pro maupun Motorola Edge 60 Fusion sama-sama menunjukkan pergeseran warna saat beralih ke kamera ultrawide. Edge 60 Fusion kini condong punyaa nada warna yang lebih netral, sementara hasil ultrawide dari Infinix tampak lebih jenuh. Berkat sensor 13 MP beresolusi lebih tinggi, Edge 60 Fusion kembali unggul dengan detail dan ketajaman dari tepi ke tepi (edge-to-edge) yang lebih baik. Sebaliknya, hasil ultrawide dari GT 30 Pro terlihat soft di bagian sudut.

Poco X7 Pro juga mengalami pergeseran warna pada lensa ultrawide-nya, menambahkan sedikit rona cokelat hangat pada hasil foto. Meskipun tingkat detailnya sebanding dengan GT 30 Pro, hasil foto secara keseluruhan tampak kurang seimbang karena pencahayaannya cenderung membuat highlight terlalu terang, sehingga mengurangi dynamic range.

Portrait

Dalam mode portrait, baik Infinix GT 30 Pro maupun Motorola Edge 60 Fusion menghasilkan warna yang cukup akurat dan warna kulit yang tampak alami. Hasil dari kamera Motorola sedikit lebih menyenangkan, namun Infinix unggul dalam deteksi tepi yang lebih baik. Sebaliknya, Edge 60 Fusion mampu menangkap tekstur dan detail yang lebih halus dibandingkan rivalnya.

Poco X7 Pro tetap mempertahankan tampilan warna yang saturated di sini, dan ini justru membuat hasil fotonya terlihat bagus. Warnanya menonjol, white balance tetap seimbang bahkan di bawah sinar matahari langsung, dan hasil fotonya terlihat cerah tanpa terlihat berlebihan. Ponsel ini juga mempertahankan tingkat ketajaman yang lebih tinggi dan menangani deteksi tepi lebih baik dibanding Infinix GT 30 Pro.

Selfie

Foto selfie di Infinix GT 30 Pro dan Motorola Edge 60 Fusion cukup setara dalam hal warna. Motorola menampilkan warna hijau yang sedikit lebih cerah, namun secara keseluruhan keduanya menawarkan tampilan yang cukup alami. Infinix GT 30 Pro sedikit unggul dalam hal detail dan kejernihan wajah, sementara Edge 60 Fusion cenderung memiliki tekstur yang halus.

Namun, hasil selfie dari Poco X7 Pro tampak kurang terang dibanding dua lainnya. Kontrasnya lebih kuat, membuat hasil foto terlihat lebih gelap dan kurang menarik. Meskipun detail wajah masih cukup terjaga, kejernihan keseluruhan tergolong rendah, terutama saat diperbesar (zoom).

Low-light (Night Mode)

Untuk pengambilan foto di kondisi minim cahaya, kami menggunakan mode malam khusus di kedua ponsel. Hasil jepretan Motorola Edge 60 Fusion terlihat jauh lebih menarik. Ponsel ini mampu mempertahankan keseimbangan warna yang lebih baik dibandingkan Infinix GT 30 Pro serta menangkap suasana dengan lebih akurat. Tingkat detail dan edge detection pada hasil Edge 60 Fusion cukup mengesankan, mengingat kondisi pencahayaan yang minim. Sedangkan GT 30 Pro cenderung menambahkan tone kehijauan dan tekstur yang lebih soft.

Seperti yang langsung terlihat, Infinix GT 30 Pro meningkatkan kecerahan secara agresif dalam kondisi minim cahaya, membuat foto tampak sedikit berlebihan dan menambahkan tone hijau pada pemandangan. Ponsel ini juga kesulitan mengatasi light bleed, terutama jika dibandingkan dengan Poco X7 Pro. Poco menangani adegan yang sama dengan lebih baik, menjaga exposure tetap terkontrol sambil tetap meningkatkan visibilitas dan warna. Hasil fotonya lebih tajam, seimbang, dan secara keseluruhan jauh lebih mendekati tampilan sebenarnya.

Performa gesit untuk segala aktivitas

Infinix GT 30 Pro hadir dengan chipset MediaTek Dimensity 8350 Ultimate yang dipasangkan dengan RAM hingga 12 GB LPDDR5X dan storage 256 GB UFS 4.0. Penyimpanannya meningkat dari UFS 3.1 pada generasi sebelumnya. Jika butuh ruang lebih, Anda masih bisa menambahnya lewat kartu MicroSD. Anda juga bisa melihat hasil benchmark dari tim penguji smartphone internal kami di bawah ini.

ModelSkor AnTuTu v10
Poco X7 Pro (Dimensity 8400 Ultra)1.577.069 poin
Infinix GT 30 Pro (Dimensity 8350 Ultimate)1.349.476 poin
Motorola Edge 60 Fusion (Dimensity 7400)692.185 poin

Performanya mengalami peningkatan besar dibandingkan generasi sebelumnya, dan kini bisa dibilang termasuk yang terbaik di kelasnya. Infinix GT 30 Pro menorehkan skor benchmark yang sangat bagus, serta sanggup menangani aktivitas sehari-hari tanpa hambatan. Tidak ada lagging, tidak stutter, semuanya terasa mulus saat multi-tasking.

ModelGeekbench 6 (single-core)
Poco X7 Pro (Dimensity 8400 Ultra)1.590 poin
Infinix GT 30 Pro (Dimensity 8350 Ultimate)1.148 poin
Motorola Edge 60 Fusion (Dimensity 7400)1.050 poin

Dari segi software, Anda sudah langsung mendapatkan XOS 15 berbasis Android 15. Versi terbaru XOS ini membawa beberapa peningkatan berarti, seperti animasi aplikasi yang lebih halus, tampilan app drawer yang diperbarui, dan panel notifikasi yang lebih modern. Antarmukanya terasa lebih bersih dan rapi dibandingkan sebelumnya, dan Infinix juga patut diapresiasi karena mengurangi jumlah aplikasi bawaan yang tidak perlu.

ModelGeekbench 6 (multi-core)
Poco X7 Pro (Dimensity 8400 Ultra)6.257 poin
Infinix GT 30 Pro (Dimensity 8350 Ultimate)4.104 poin
Motorola Edge 60 Fusion (Dimensity 7400)3.050 poin

Sarana gaming mumpuni yang muat di kantong

Infinix GT 30 Pro jelas ditujukan sebagai ponsel gaming bertenaga tinggi, dan hal itu terasa dari setiap bagiannya. Ada beberapa tambahan menarik yang dibuat khusus untuk meningkatkan pengalaman bermain, dimulai dari GT Shoulder Triggers baru. Tombol bahu ini punya respons sentuhan 520 Hz yang sangat cepat, dan benar-benar menambah keseruan di game aksi cepat seperti multiplayer shooter. Sensasinya terasa responsif dan presisi, membuat kontrol permainan terasa lebih akurat. Anda juga mendapat aksesoris kipas pendingin, meskipun kami tidak bisa mencobanya karena paket unit ulasan kami tidak menyertakan gaming kit tersebut.

Satu hal yang cukup mengganggu dari tombol bahu ini adalah tidak adanya pembeda tekstur yang jelas. Tidak ada feedback fisik atau permukaan yang berbeda untuk membedakannya dari bingkai samping. Kami lebih suka jika ada sedikit tonjolan atau tekstur kasar agar lebih mudah ditemukan. Saat pengujian, tombol ini cukup mudah terpencet tanpa sengaja, bahkan kadang bisa terpicu oleh benda logam. Kendati begitu, untuk harga segini, fitur ini tetap terasa cerdas dan ambisius.

Yang mengejutkan, software gaming di ponsel ini ternyata kaya fitur. Misalnya, ada mode Strategy yang memungkinkan pengguna mengatur ulang kontrol dalam game dan bahkan membuat rantai macro dengan aksi Single-Press Combo (sekali tekan bisa menjalankan beberapa perintah). Anda juga bisa memakai tombol melayang untuk berpindah strategi yang disimpan, sesuatu yang jarang ditemukan di kelas harga ini.

Memang, penggunaan macro seperti ini umumnya tidak diperbolehkan di ajang kompetisi, tapi kalau hanya bermain santai di rumah, tentu sah-sah saja. Ada juga fitur “All Magic Box” yang bisa mempercepat dialog, mengunci arah lari, hingga mengambil item otomatis di game RPG dan open-world. Secara keseluruhan, fitur-fitur gaming di sini tergolong lengkap.

GT Shoulder Triggers ini juga bisa disesuaikan tingkat sensitivitasnya yakni rendah, sedang, dan tinggi, serta bisa dipakai sebagai shortcut saat Anda tidak bermain. Kami pribadi merasa pengaturan “sedang” adalah titik idealnya. Tombol ini juga bisa diprogram untuk mengontrol kamera atau senter, meskipun awalnya cukup sering terpencet tanpa sengaja, yakni saat ponsel tiba-tiba memotret atau menyalakan senter hanya karena sisi bodi tersentuh. Kendati begitu, tombol ini juga dapat dipakai untuk mengontrol pemutaran video, sehingga membuatnya lebih praktis dari dugaan kami.

Dari segi performa gaming, Infinix GT 30 Pro terasa gesit. Game BGMI (PUBG Mobile versi India) berjalan di 120 FPS, dan permainan terasa mulus dengan rata-rata 110 FPS selama 30 menit. Kami juga mencoba Genshin Impact di pengaturan grafis tinggi dengan mode 60 FPS, dan perangkat ini mampu menjaga frame di kisaran stabil 52-54 FPS, angka yang sangat memadai untuk bermain sehari-hari.

Yang paling mengesankan justru manajemen panasnya. Dalam pengujian kami, suhu ponsel hanya naik sekitar 4 derajat Celsius selama sesi gaming 30 menit. Angka ini sangat baik, terutama mengingat ponsel gaming sekelasnya seperti Poco X7 Pro bisa naik hingga 8 derajat pada kondisi serupa.

Baterai tahan seharian dengan fitur charging ramah gamer

Infinix GT 30 Pro disuplai dengan baterai 5.500 mAh dengan dukungan pengisian cepat 45 watt. Dalam pengujian baterai kami, hasilnya terbilang cukup rata-rata jika dibandingkan dengan para rival utamanya. Kendati begitu, untuk pemakaian sehari-hari, baterai ini mampu bertahan seharian penuh bahkan dengan penggunaan berat. Perangkat ini bisa tahan selama 7,4 jam pada pengujian PC Mark Battery Test. 

Salah satu tambahan yang cukup menarik di sini adalah fitur bypass charging, yang menyalurkan daya langsung ke motherboard ketimbang ke baterai. Dengan begitu, suhu perangkat tetap terjaga selama sesi bermain dan membantu memperpanjang umur baterai dalam jangka panjang.

Selain itu, ada juga mode low-temperature charging, yang sedikit memperlambat kecepatan pengisian daya guna menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang. Ini adalah langkah yang cerdas bagi pengguna yang lebih mengutamakan ketahanan baterai dibanding kecepatan.

Kecepatan charging ponsel ini sendiri tergolong baik, meski tidak terlalu menonjol di kelas harganya. Charger 45 watt yang disertakan mampu mengisi dari 20-100 persen dalam waktu 59 menit. Tersedia juga dukungan wireless charging 30 watt dan reverse charging 5 watt, yang berguna saat kami perlu mengisi daya perangkat lain saat bepergian. Namun, untuk bisa memakai wireless charging dan memasang kipas pendingin, kami perlu menggunakan cover GT MagSafe, jadi hal ini perlu diperhatikan.

Kesimpulan

Infinix GT 30 Pro dibanderol dengan harga rilis Rp 3.999.000 untuk varian RAM 8 GB/ 256 GB, dan Rp 4.699.000 untuk varian RAM 12 GB/ 512 GB. Di rentang harga ini, perangkat tersebut masih mampu bersaing dengan sejumlah ponsel di kelas harga lebih tinggi seperti Motorola Edge 60 Fusion dan Poco X7 Pro, keduanya di kelas harga Rp 5 jutaan.

Motorola Edge 60 Fusion menawarkan paket yang lebih seimbang secara keseluruhan, dengan kamera yang lebih baik, layar AMOLED melengkung, ketahanan lebih tinggi berkat sertifikasi IP68 dan IP69, serta baterai lebih besar dengan dukungan charging lebih cepat. Ponsel ini cocok bagi pengguna yang mengutamakan tampilan premium serta performa andal di berbagai aspek.

Sementara itu, Poco X7 Pro merupakan ponsel yang juga berfokus pada performa gaming. Perangkat ini menawarkan layar yang lebih canggih, ketahanan lebih baik dengan tiga sertifikasi IP, baterai lebih besar, pengisian daya lebih cepat, serta performa keseluruhan yang sedikit lebih kuat. Ponsel ini diposisikan sebagai perangkat lengkap untuk multimedia dan gaming.

Infinix GT 30 Pro menonjol dengan pendekatan yang benar-benar berfokus pada gaming. Perangkat ini menghadirkan peningkatan menyeluruh, termasuk hardware kelas atas, desain unik, layar dan speaker yang memukau, serta rangkaian software gaming yang solid lantaran dilengkapi shoulder triggers dan opsi kustomisasi tingkat lanjut. Ini adalah ponsel yang tidak hanya kuat dalam bermain game, melainkan juga menawarkan pengalaman yang menyeluruh secara umum.

Kendati begitu, smartphone ini memiliki beberapa kompromi, terutama di sektor kamera yang masih tertinggal dari para pesaingnya. Namun bagi mereka yang lebih mengutamakan performa dan pengalaman bermain game, kompromi ini terasa disengaja, bukan kekurangan. Jika prioritas utama kami adalah performa dan perangkat yang benar-benar dirancang untuk gaming, maka Infinix GT 30 Pro adalah salah satu pilihan terbaik di kelas harganya saat ini. Ponsel bersangkutan menawarkan kombinasi fitur yang sulit ditemukan di perangkat lain dalam segmen yang sama, terutama bagi gamer mobile yang menginginkan ponsel dengan tujuan spesifik.

Rating editor: 8 / 10

Alasan membeli:

  • Ponsel ini punya layar 1,5K beresolusi tinggi dengan refresh rate 144 Hz, tampil mulus dan detail.
  • Desain bodi menawan.
  • Performanya mengesankan, multi-tasking dan gaming terasa mulus.
  • Daya tahan baterai cukup awet, bisa tahan seharian penuh pada pemakaian normal.


Alasan tidak membeli:

  • Kamera utamanya tidak ada OIS, memengaruhi stabilitas video dan ketajaman foto minim cahaya.
  • Fotografi di kondisi gelap kurang oke.

Spesifikasi Utama

Infinix GT 30 Pro
MediaTek Dimensity 8350 UltimateProsesor
6.78 inci (17.22 cm)Menampilkan
8 Gigabita RAM + 256 Gigabita
12 Gigabita RAM + 512 GigabitaRAM & Penyimpanan
108 Megapiksel + 8 MegapikselKamera Utama
13 MegapikselKamera Depan
5500 mAhBaterai
Lihat Spesifikasi Lengkap
Infinix GT 30 Pro Harga
Rp. 5.999.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua

The post Review Infinix GT 30 Pro: Rajanya Ponsel Gaming first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/review-infinix-gt-30-pro-rajanya-ponsel-gaming/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/10/Infinix-GT-30-Pro-review-feature-150x150.jpg150150
Infinix GT 30 Pro Vs iQoo Z10, Duel HP Rp 3 Jutaan Terbaru https://www.91mobiles.com/id/hub/infinix-gt-30-pro-vs-iqoo-z10-duel-hp-rp-3-jutaan-terbaru/ https://www.91mobiles.com/id/hub/infinix-gt-30-pro-vs-iqoo-z10-duel-hp-rp-3-jutaan-terbaru/#respond Mon, 16 Jun 2025 05:17:02 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=11417 Persaingan smartphone di kelas menengah tampaknya semakin sengit. Setelah Indonesia digemparkan dengan Infinix GT 30 Pro yang punya spesifikasi menggoda, setelahnya hadir iQoo Z10 dengan keunggulan yang tak kalah menarik. Ponsel besutan sub-merk Vivo tersebut bahkan memiliki rentang harga yang serupa dengan Infinix GT 30 Pro.Jika membahas keunggulannya, Infinix GT 30 Pro datang membawakan performa […]

The post Infinix GT 30 Pro Vs iQoo Z10, Duel HP Rp 3 Jutaan Terbaru first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Persaingan smartphone di kelas menengah tampaknya semakin sengit. Setelah Indonesia digemparkan dengan Infinix GT 30 Pro yang punya spesifikasi menggoda, setelahnya hadir iQoo Z10 dengan keunggulan yang tak kalah menarik. Ponsel besutan sub-merk Vivo tersebut bahkan memiliki rentang harga yang serupa dengan Infinix GT 30 Pro.

Jika membahas keunggulannya, Infinix GT 30 Pro datang membawakan performa kencang serta tombol bahu GT Trigger yang langka di harganya. Di sisi lain, iQoo Z10 juga tidak mau kalah dengan kapasitas baterainya yang sangat besar. 

Dalam artikel ini, kami akan membahas perbandingan antara Infinix GT 30 Pro dan iQoo Z10 untuk menentukan mana yang lebih baik. Simak penjabaran berikut ini.

Infinix GT 30 Pro vs iQoo Z10: Harga

Menggenggam IQoo Z10, HP Berbaterai Terbesar 7.300 MAh
iQoo Z10

iQoo Z10 hadir dengan varian memori yang beragam, yakni RAM 8 GB/ 128 GB, RAM 8 GB/ 256 GB, RAM 12 GB/ 256 GB, dan RAM 12 GB/ 512 GB.

Dengan begitu, pengguna dapat memilih varian yang diinginkan secara lebih leluasa. Secara kontras, Infinix GT 30 Pro hanya menghadirkan dua memori saja yaitu RAM 8 GB/ 256 GB dan RAM 12 GB/ 512 GB. 

Selain punya beragam opsi memori, iQoo Z10 juga dibanderol dengan harga yang sedikit lebih terjangkau, mulai dari Rp 3,6 jutaan.

Sedangkan jika ingin meminang Infinix GT 30 Pro, perlu setidaknya menyiapkan dana Rp 3,9 jutaan yang kebetulan merupakan harga yang sama untuk iQoo Z10 varian RAM 8 GB/ 256 GB. 

VarianInfinix GT 30 ProiQoo Z10
RAM 8 GB/ 128 GBRp 3.699.000
RAM 8 GB/ 256 GBRp 3.999.000Rp 3.999.000
RAM 12 GB/ 256Rp 4.299.000
RAM 12 GB/ 512 GBRp 4.699.000Rp 4.699.000

Infinix GT 30 Pro vs iQoo Z10: Chipset

Menggenggam Infinix GT 30 Pro, HP Gaming dengan Lampu RGB dan Tombol Trigger
Infinix GT 30 Pro.

Sebagai dapur pacu GT 30 Pro, Infinix menjatuhkan pilihan pada chipset menengah dari MediaTek yakni Dimensity 8350 Ultimate. Sementara itu, iQoo memilih untuk memasangkan cip dari kubu Qualcomm untuk Z10, tepatnya Snapdragon 7s Gen 3.

Kedua chipset tersebut memiliki performa yang tergolong setara. Akan tetapi, Infinix GT 30 Pro memang menawarkan kinerja lebih tinggi jika melihat dari hasil skor AnTuTu. 

Menggenggam Infinix GT 30 Pro, HP Gaming dengan Lampu RGB dan Tombol Trigger
Layar spesifikasi Infinix GT 30 Pro dan fitur AI Folax.

Namun ini bukan berarti iQoo Z10 punya performa yang lemah. Ponsel ini masih dapat memberikan pengalaman pengguna sehari-hari yang nyaman dan lancar. Hanya saja, ketika bermain game berat seperti Genshin Impact, Infinix GT 30 Pro boleh jadi akan meraih frame rate lebih tinggi.

Melihat dari spesifikasinya, Dimensity 8350 memiliki clock speed lebih tinggi dibandingkan Snapdragon 7s Gen 3 (3,35 GHz vs. 2,5 GHz). Namun, Snapdragon 7s Gen 3 dilengkapi generasi mikroarsitektur yang lebih modern.

Menggenggam IQoo Z10, HP Berbaterai Terbesar 7.300 MAh
Tampilan layar yang memperlihatkan keterangan spesifikasi iQoo Z10.

SoC MediaTek tersebut dibangun pada fabrikasi 4 nm TSMC dengan cakupan 8-core CPU yakni 1x Cortex A715 (3,35 GHz), 3x Cortex A715 (3,20 GHz), dan 4x Cortex A510 (2,20 GHz). Pengolahan grafisnya mengandalkan GPU Mali G615 MC6.

Sedangkan, Snapdragon 7s Gen 3 (4 nm TSMC) juga dilengkapi dengan 8 inti prosesor yang terdiri atas 1x Cortex A720 (2,5 GHz), 3x Cortex A720 (2,4 GHz), dan 4x Cortex A520 (1,8 GHz). Menyoal urusan pengolahan grafis, diserahkan pada GPU Adreno 710. 

SpecsInfinix GT 30 ProiQoo Z10
ChipsetDimensity 8350 UltimateSnapdragon 7s Gen 3
GPUMali G615 MC6Adreno 710
AnTuTu1.349.476 poin804.936 poin
Geekbench single-core1.148 poin1.168 poin
Geekbench multi-core4.104 poin3.223 poin

Infinix GT 30 Pro vs iQoo Z10: Layar dan desain

Sebagai dua smartphone yang berada di kelas harga mid-range, tentu saja Infinix GT 30 Pro dan iQoo Z10 sudah mengusung panel AMOLED. Akan tetapi, pengalaman visual yang ditawarkan memang cukup berbeda. 

Kontestan dari kubu Infinix tersebut mengusung refresh rate 144 Hz yang lebih tinggi guna menawarkan pengalaman gaming yang lebih mulus. Hal ini berbeda dengan iQoo Z10 yang refresh rate miliknya “hanya” 120 Hz. 

Menggenggam Infinix GT 30 Pro, HP Gaming dengan Lampu RGB dan Tombol Trigger
Bagian belakang Infinix GT 30 Pro dengan desain Cyber Mecha Design 2.0.

Bukan hanya itu, layar Infinix GT 30 Pro juga hadir dengan resolusi lebih tajam, 1.224 x 2.720 piksel, dibandingkan iQoo Z10 yang beresolusi Full HD Plus alias 1.080 x 2.392 piksel. 

Kini beralih pada desain, Infinix GT 30 Pro tampak lebih garang karena mengusung konsep desain ala Mecha yang kental akan nuansa masa depan. Terlebih lagi, ponsel yang dikhususkan untuk gaming tersebut dibekali tombol bahu bernama GT Trigger yang bisa dipetakan untuk perintah apa pun di dalam game

Alih-alih mengusung tampilan khas gaming, iQoo Z10 tampaknya lebih menonjolkan sisi fotografi pada desainnya. Sebab, HP tersebut menampilkan modul kamera bundar raksasa yang diletakkan di tengah, nyaris menutupi keseluruhan area atas di bodi belakang.

Varian warna Glacier Silver pada Z10 menampilkan pola mirip guratan es di belakangnya, sementara opsi warna Stellar Black hadir dengan finishing matte yang dihiasi warna hitam polos.

Menggenggam IQoo Z10, HP Berbaterai Terbesar 7.300 MAh
Bagian punggung iQoo Z10.

Menyoal ketahanannya, kedua HP ini sama-sama didukung proteksi terhadap percikan air, alias IP64 untuk Infinix GT 30 Pro dan IP65 untuk iQoo Z10.

Sebagai tambahannya, sub-merk Vivo ini juga melengkapi Z10 dengan standar militer MIL-STD-810H. Ini supaya ponsel tidak mudah rusak saat terbentur atau ketika berada di lingkungan ekstrem.

SpesifikasiInfinix GT 30 ProiQoo Z10
LayarAMOLED 6,78 inci (1.224 x 2.720 piksel), refresh rate 144 Hz, kecerahan 1.600 nit (HBM), 4.500 nit (maksimal)AMOLED curved 6,77 inci (1.080 x 2.392 piksel), refresh rate 120 Hz, kecerahan 1.300 nit (HBM), 5.000 nit (maksimal)
Ketahanan bodiGorilla Glass 7i (depan), plastik (belakang dan frame), IP64IP65, MIL-STD-810H
Dimensi bodi163,7 x 75,8 x 8 mm, bobot 189 gram163,4 x 76,4 x 7,9 mm, bobot 199 gram
Varian warnaDark Flare, Shadow Ash, dan Blade WhiteStellar Black dan Glacier Silver

Infinix GT 30 Pro vs iQoo Z10: Kamera

Walau pun hadir sebagai HP gaming, Infinix GT 30 Pro tetap tidak melupakan sisi fotografi. Pasalnya, smartphone ini dilengkapi kamera utama beresolusi jumbo 108 MP Samsung ISOCELL HMX serta kamera ultra wide 8 MP GalaxyCore GC08A8. Kamera ultra wide ini bahkan sudah mendukung autofokus, fitur langka di harganya. 

Hal tersebut cukup kontras dengan iQoo Z10 yang mengusung sensor 50 MP Sony IMX882 sebagai kamera utamanya, serta depth sensor 2 MP sebagai pendampingnya. Ya, absennya kamera ultra wide pada iQoo Z10 membuatnya kalah saing dengan Infinix GT 30 Pro jika dilihat dari sisi fotografi.

SpesifikasiInfinix GT 30 ProiQoo Z10
Kamera belakang

108 MP f/1.9, PDAF + 8 MP ultra wide FoV 111 derajat (autofokus)

Perekaman hingga 4K 60 FPS, 1080p 60 FPS

50 MP f/1.8, 1/1,95 inci, PDAF, OIS + 2 MP f/2.4 depth

Perekaman hingga 4K 30 FPS/4K 120 FPS, 1080p 60 FPS

Kamera depan13 MP f/2.2, perekaman hingga 4K 30 FPS32 MP f/2.0, perekaman hingga 1080p 30 FPS

Infinix GT 30 Pro vs iQoo Z10: Baterai dan pengisian daya

iQoo Z10 menawarkan spesifikasi baterai yang begitu menggoda lantaran memiliki kapasitas baterai raksasa yaitu 7.300 mAh. iQoo menggunakan teknologi silikon-karbon agar Z10 dapat memiliki baterai berkapasitas jumbo tanpa harus mengorbankan ketebalan bodi.

Beralih ke Infinix GT 30 Pro, smartphone ini hanya dilengkapi dengan baterai 5.500 mAh kendati dengan fitur pengisian daya yang lebih lengkap. 

Menggenggam IQoo Z10, HP Berbaterai Terbesar 7.300 MAh
Sisi bawah (foto kiri) dan atas dari iQoo Z10.

Pada iQoo Z10, pengguna akan ditawarkan fast charging 90 watt via kabel, lebih besar dari pengisian daya 45 watt pada Infinix GT 30 Pro. Namun, kontestan dari Infinix ini dilengkapi dengan wireless charging 30 watt, fitur yang absen pada iQoo Z10.

Uniknya lagi GT 30 Pro juga dapat mengisi daya perangkat lain melalui metode reverse wireless charging, fitur yang biasanya hanya dimiliki ponsel flagship Rp 10 jutaan ke atas. 

SpesifikasiInfinix GT 30 ProiQoo Z10
Kapasitas baterai5.500 mAhSi/C 7.300 mAh
Fitur chargingPengisian 45 W via kabel
Pengisian nirkabel 30 W
Pengisian nirkabel terbalik 5 W
Pengisian terbalik via kabel 10 W
Bypass Charging 2
Pengisian 90 W via kabel
Reverse wired
PC Mark Battery Life7 jam 26 menit16 jam 41 menit
Durasi charging (20-100 persen)59 menit43 menit

Infinix GT 30 Pro vs iQoo Z10: Konektivitas dan speaker

Jika berbicara fitur konektivitas, kedua smartphone ini nyaris tidak berbeda. Keduanya kompak mendukung Bluetooth 5,4, GPS, port infrared untuk mengubah kanal TV dan suhu AC, serta USB-C 2.0.

Walau begitu, nyatanya iQoo Z10 sedikit lebih unggul karena sudah mendukung Wi-Fi 7, di saat Infinix GT 30 Pro “hanya” mendukung Wi-Fi 6. Umumnya perangkat yang mendukung Wi-Fi 7 tergolong lebih mahal dan masih terbatas, namun memiliki jaringan lebih cepat, stabil dan efisien ketimbang Wi-Fi 6. 

Selain itu, perbedaan lainnya dapat ditemukan pada bagian speaker. Di saat iQoo Z10 hanya mendukung mono speaker alias speaker tunggal, Infinix GT 30 Pro akan menghasilkan suara yang lebih immersive lantaran sudah stereo speaker

Infinix GT 30 Pro vs iQoo Z10: Software

Sebagai beberapa ponsel mid-range keluaran teranyar, iQoo dan Infinix kompak membekali kedua produknya dengan sistem operasi Android 15. Antarmukanya adalah XOS 15 untuk Infinix GT 30 Pro dan Funtouch 15 untuk iQoo Z10.

Dua-duanya sama-sama dijanjikan masa pembaruan versi Android selama 2 tahun. Namun, fitur-fitur gaming dan kecerdasan buatannya berbeda.

Menggenggam Infinix GT 30 Pro, HP Gaming dengan Lampu RGB dan Tombol Trigger
Casing dan cooler fan dalam keadaan terpasang ke Infinix GT 30 Pro.

Pada Infinix GT 30 Pro, misalnya, sudah mengantongi sertifikasi resmi untuk dapat meraih frame rate 120 FPS untuk sejumlah game populer seperti Mobile Legends: Bang Bang, Call of Duty Mobile, PUBG Mobile, Honor of Kings, Standoff 2, dan Battlegrounds Mobile India (BGMI)

Karena mendukung layar 144 Hz, HP ini juga bahkan berkemungkinan meraih frame rate 144 FPS untuk game seperti Standoff 2

Selain itu, Infinix GT 30 Pro juga dilengkapi sederet fitur AI untuk memudahkan produktivitas penggunanya, yakni:

  • Asisten AI Folax. Ini merupakan asisten digital bawaan Infinix yang kini sudah terintegrasi dengan DeepSeek R1. Anda juga dapat menggantinya dengan Google Gemini jika diinginkan.
  • Text Recognition and Extraction. Fungsinya adalah untuk mendeteksi dan menyalin teks dari gambar atau dokumen.
  • AI untuk dokumen. Pengguna dapat menerjemahkan, dan bahkan bisa membuat dokumen baru dengan bantuan AI.
  • AI untuk Galeri. Terdapat AI Sharpness Plus untuk mempertajam gambar, AI Eraser untuk menghapus objek tak diinginkan, serta AI Extender untuk memperluas foto menggunakan gambar hasil generate AI.
  • AI Recording & Translation. Sesuai namanya, perangkat ini dapat menghasilkan transkripsi rekaman audio di dalam sebuah ringkasan dan juga menerjemahkannya.
  • Wallpaper Generator. Jika tidak puas dengan wallpaper yang disediakan, Anda dapat membuat wallpaper sendiri dengan bantuan AI.
  • Circle to Search. Dapat melingkari objek yang ditampilkan di layar untuk mencari informasi yang berkaitan. 

Tidak lupa, pengguna juga dapat mengunduh model AI agar pemrosesannya dilakukan langsung di perangkat alias on-device. Dengan begini, sebagian fitur AI dapat digunakan tanpa harus mengirim data ke cloud

Tidak mau ketinggalan, iQoo Z10 juga hadir dengan fitur beragam. Fitur-fitur AI yang dihadirkan adalah AI Eraser dan Image Cutouts untuk menghapus atau memotong objek tertentu, AI Super Document untuk mengidentifikasi, mengekstrak, dan mengolah dokumen, serta AI Circle to Search untuk melingkari bagian layar guna mencari informasi terkait di dunia maya. 

Selain itu terdapat juga AI Note Assist yang dapat dipakai untuk menyusun, merapikan, dan meringkas catatan menggunakan bantuan AI. 

iQoo Z10 juga dibekali fitur software yang dapat mengoptimalkan kinerja pemakaian, seperti Priority Scheduling Model untuk memungkinkan waktu peluncuran lebih cepat 15 persen dan zRAM Compression Algorithm untuk meningkatkan kecepatan kompresi RAM sebesar 40 persen.

Selain itu terdapat juga fitur-fitur antarmuka khusus untuk meningkatkan tampilan UI, seperti Live Wallpaper yang seamless dan latar belakang terkustomisasi saat melakukan panggilan telepon.

Aqua Dynamic Effect juga turut hadir guna menambah elemen visual menarik dan halus ketika berpindah antar menu atau melakukan interaksi pada sistem operasi. Begitu pun dengan Origin Animation, dapat meningkatkan pengalaman pengguna dengan transisi animasi yang natural dan intuitif, sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari Fone Arena.

Kesimpulan

Itu tadi merupakan daftar perbedaan Infinix GT 30 Pro dan iQoo Z10, dua HP mid-range dengan harga Rp 3 jutaan. Masing-masing tentu punya kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Misalnya, pada Infinix GT 30 Pro, ia hadir dengan fitur gaming lebih lengkap, tombol bahu GT Trigger, performa lebih gesit, hingga layar dan fitur kamera yang lebih baik. HP ini juga cocok bagi mereka yang menginginkan fitur wireless charging.

Di luar dari yang dijabarkan di atas, Infinix GT 30 Pro juga memiliki kompatibilitas dengan aksesoris bawaan seperti casing khusus dan kipas pendingin, kendati dijual secara terpisah. Dukungan aksesoris bawaan ini tidak ditemukan pada pesaingnya.

Perihal kelebihan iQoo Z10, Anda bisa mendapatkan HP mid-range berkualitas dengan harga lebih terjangkau meskipun dengan memori lebih rendah. Anda pun lebih leluasa memilih varian memori yang dibutuhkan karena ketersediaan opsi yang lebih beragam.

Tidak lupa, iQoo Z10 juga menawarkan ketahanan baterai yang jauh lebih awet sekaligus durasi pengisian lebih singkat. Kapasitas baterai yang besar memang menjadi daya tarik utama pada HP keluaran 4 Juni 2025 tersebut.

The post Infinix GT 30 Pro Vs iQoo Z10, Duel HP Rp 3 Jutaan Terbaru first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/infinix-gt-30-pro-vs-iqoo-z10-duel-hp-rp-3-jutaan-terbaru/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/06/iQoo-Neo-10-Vs-Infinix-GT-30-Pro-2-150x150.jpg150150
Menggenggam Infinix GT 30 Pro, HP Gaming dengan Lampu RGB dan Tombol Trigger https://www.91mobiles.com/id/hub/menggenggam-infinix-gt-30-pro-hp-gaming-dengan-lampu-rgb-dan-tombol-trigger/ https://www.91mobiles.com/id/hub/menggenggam-infinix-gt-30-pro-hp-gaming-dengan-lampu-rgb-dan-tombol-trigger/#respond Sat, 24 May 2025 02:29:00 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=10755 Infinix baru saja meluncurkan ponsel terbarunya di Jakarta. Perangkat bernama GT 30 Pro tersebut merupakan ponsel gaming kelas menengah yang menawarkan sejumlah fitur menarik di kelas harga mulai Rp 3 jutaan.Di samping chip baru MediaTek Dimensity 8350 Ultimate, GT 30 Pro dibekali hardware mumpuni lainnya, termasuk fast charging berdaya tinggi. Infinix turut menyematkan tombol trigger […]

The post Menggenggam Infinix GT 30 Pro, HP Gaming dengan Lampu RGB dan Tombol Trigger first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Infinix baru saja meluncurkan ponsel terbarunya di Jakarta. Perangkat bernama GT 30 Pro tersebut merupakan ponsel gaming kelas menengah yang menawarkan sejumlah fitur menarik di kelas harga mulai Rp 3 jutaan.

Di samping chip baru MediaTek Dimensity 8350 Ultimate, GT 30 Pro dibekali hardware mumpuni lainnya, termasuk fast charging berdaya tinggi. Infinix turut menyematkan tombol trigger capacitive untuk memfasilitasi kegiatan bermain game.

Desain Infinix GT 30 Pro pun tampak lain dari pendahulunya dengan Cyber Mecha Design 2.0. Kira-kira seperti apa tampilannya? Ikuti penelusuran singkat 91Mobiles Indonesia berikut ini.

Desain ala mecha, tampilan lebih garang

Infinix merombak total desain punggung GT 30 Pro. Tema desainnya tetap berbau mecha, tapi kini lebih garang dengan pola-pola garis agresif yang serba lurus tanpa lengkungan. Bagian belakangnya berlapis kaca yang membuat GT 30 Pro terlihat mewah, tapi juga gampang ternoda sidik jari apabila digunakan tanpa casing.

Pinggiran frame yang terbuat dari plastik berbentuk flat alias rata sehingga memberikan kesan agak tebal, walaupun sebenarnya hanya memiliki ketebalan 8 mm yang termasuk standar untuk ukuran ponsel masa kini. GT 30 Pro memilki ketahanan terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP64.

Sepasang trigger bernama “GT Trigger” berupa tombol sentuh kapasitif yang diletakkan di sisi kanan, sejajar dengan tombol pengatur volume dan tombol daya berlabel merah.

Masing-masing trigger ditempatkan di ujung atas dan bawah perangkat sehingga mudah diraih oleh jari telunjuk ketika pengguna bermain di ponsel dengan orientasi horizontal. Area trigger ditandai label berbentuk kapsul.

Sisi bawah memuat konektor USB C, laci SIM card, dan grille loudspeaker pertama. Grille loudspeaker kedua terletak bagian atas, berdampingan dengan IR blaster yang dapat digunakan untuk mengendalikan perangkat-perangkat home appliance seperti TV dan AC.

Menggenggam Infinix GT 30 Pro, HP Gaming dengan Lampu RGB dan Tombol Trigger
Tombol capacitive trigger di ujung-ujung perangkat Infinix GT 30 Pro.

Layarnya menggunakan panel AMOLED 6,78 inci (2.720 x 1.224 piksel) dengan refresh rate 144 Hz, tingkat kecerahan maksimal 1.600 nits, dan lapisan kaca pelindung Gorilla Glass 7i. Bezel alias bingkai yang mengelilinya terlihat cukup tipis. Di sisi atas layar terdapat punch hole, lalu terdapat pemindai sidik jari in-display berjenis optical di bagian bawah.

Modul kamera GT 30 Pro kini berbentuk persegi panjang dan berukuran jauh lebih kecil dibanding modul persegi di model sebelumya. Di sini terdapat kamera utama 108 MP (f/1.9) dan kamera ultrawide 8 MP (f/2.2, FoV 111 derajat). Kamera depannya beresolusi 13 MP (f/2.2).

Menggenggam Infinix GT 30 Pro, HP Gaming dengan Lampu RGB dan Tombol Trigger
Antarmuka kamera Infinix GT30 Pro.

Ditenagai Dimensity 8350 Ultimate, dibekali lampu LED RGB

Seperti GT 20 Pro sebelumnya, Infinix turut menyebatkan LED RGB lighting di punggung GT 30 Pro untuk memeriahkan suasana ketika bermain, namun desainnya berbeda. Lampu-lampu LED yang berbentuk garis geometris sejalan dengan pola punggung kini ditempatkan di empat area terpisah dalam ukuran berbeda pula, dua besar dan dua kecil.

Lampu-lampu RGB ini bisa disetel agar menyala ketika ponsel melakukan aktivitas tertentu seperti menerima notifikasi. Apabila diinginkan, pengguna juga bisa mengaturnya agar menyala terus menerus dengan ritme tertentu dengan mengaktifkan “Party Mode” di menu Settings.

Bukan hanya tampilannya yang ala ponsel gaming, jeroan Infinix GT 30 Pro pun bertenaga karena dapur pacunya menggunakan chip MediaTek Dimensity 8350 dengan CPU octa-core (1x 3,35 GHz Cortex-A715, 3x 3,20 GHz Cortex-A715, 4x 2,20 GHz Cortex-A510) dan GPU Mali G615-MC6.

Jenis RAM yang digunakan adalah LPDDR5X dengan pilihan kapasitas 8 GB/ 12 GB, dipasangkan dengan media internal UFS 4.0 sebesar 256 GB/ 512 GB. Untuk pasokan daya, HP ini dibekali baterai berkapasitas 5.500 mAh dengan dukungan fast charging 45 watt, fast wireless charging 30 watt, dan bypass charging.

Kemudian, Sistem operasi yang dijalankan adalah XOS 15 berbasis Android 15 yang ikut dibekali dengan aneka tool AI dari Infinix yang ditenagai DeepSeek R1. Infinix menjanjikan bahwa GT 30 Pro akan mendapat pembaruan versi Android hingga 2 generasi dan update keamanan hingga 3 tahun.

Ada paket aksesori Gaming Kit

Infinix GT 30 Pro Resmi Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya
Varan warna Infinix GT 30 Pro.

Di Indonesia, Infinix GT 30 Pro ditawarkan dalam pilihan warna lade White, Shadow Ash, dan Dark Flare, sedangkan varian memorinya adalah 8 GB/ 256 GB dan 12 GB/ 512 GB. Harga ritelnya adalah sebagai berikut:

8 GB/ 256 GB: Rp 3.999.000
12 GB/ 512 GB: Rp 4.699.000

Varian 8 GB/ 256 GB akan mulai tersedia pada 25 Mei 2025 pukul 00:00 WIB di semua platfom e-commerce dengan harga khusus Rp 3.799.000. Sementara, varian 12 GB/ 512 GB dari GT 30 Pro akan mulai tersedia secara eksklusif di e-commerce Shopee dengan harga khusus Rp 4.499.000.

Infinix turut memasarkan paket aksesori Gaming Kit berupa casing dan kipas pendingin khusus seharga Rp 399.000. Aksesori casing dibekali dengan magnet dan interface thermal khusus untuk memasangkan kipas pendingin ke punggung ponsel.

The post Menggenggam Infinix GT 30 Pro, HP Gaming dengan Lampu RGB dan Tombol Trigger first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/menggenggam-infinix-gt-30-pro-hp-gaming-dengan-lampu-rgb-dan-tombol-trigger/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/05/infinix_gt_30_pro_hands_on-15-150x150.jpg150150
Infinix GT 30 Pro Resmi Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya https://www.91mobiles.com/id/hub/infinix-gt-30-pro-resmi-masuk-indonesia-ini-spesifikasi-dan-harganya/ https://www.91mobiles.com/id/hub/infinix-gt-30-pro-resmi-masuk-indonesia-ini-spesifikasi-dan-harganya/#respond Fri, 23 May 2025 10:00:12 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=10723 Infinix baru saja memperkenalkan ponsel gaming teranyarnya, GT 30 Pro, di Malaysia pekan ini. Tak perlu menunggu lama, perangkat tersebut segera dihadirkan di Indonesia lewat acara peluncuran yang digelar di Jakarta, Jumat (23/5/2025).GT 30 Pro membawa tampilan segar Cyber Mecha Design 2.0 yang meyajikan pola garis agresif dengan lighting RGB di bagian punggung. Tampangnya pun […]

The post Infinix GT 30 Pro Resmi Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • GT 30 Pro dari Infinix adalah HP gaming bertampilan unik dengan RGB lighting di punggungnya.
  • Dapur pacu ponsel ini mengandalkan chipset MediaTek Dimenisty 8350, sementara layarnya berpanel AMOLED 144 Hz.
  • Infinix GT 30 Pro turut memiliki dua tombol trigger capacitive di bagian bahu untuk memfasilitasi permainan game.



Infinix baru saja memperkenalkan ponsel gaming teranyarnya, GT 30 Pro, di Malaysia pekan ini. Tak perlu menunggu lama, perangkat tersebut segera dihadirkan di Indonesia lewat acara peluncuran yang digelar di Jakarta, Jumat (23/5/2025).

GT 30 Pro membawa tampilan segar Cyber Mecha Design 2.0 yang meyajikan pola garis agresif dengan lighting RGB di bagian punggung. Tampangnya pun terlihat sangat berbeda dibanding GT 20 Pro sebelumnya.

Selain itu, GT 30 Pro juga membawa satu fitur yang pasti akan menarik untuk para gamer, yakni sepasang tombol trigger capacitive di bagian bahu (saat orientasi horizontal) yang hadir untuk pertama kalinya di HP Infinix. Kedua tombol tersebut fungsinya dapat di-remap dan turut mendukung combo dengan long-press di game tertentu.

Infinix GT 30 Pro Resmi Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya
Fitur-fitur andalan Infinix GT 30 Pro.

Spesifikasi Infinix GT 30 Pro

  • Bodi: GT 30 pro berukuran 163,7 x 75,8 x 8 mm dengan bobot 189 gram. Terdapat ketahanan terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP64. Di bagian belakang ada RGB LED yang bisa dikustomisasi, berikut gaming trigger di sisi samping dan speaker stereo.
  • Layar: Panel AMOLED yang digunakan memiliki diagonal 6,78 inci (2.720 x 1.224 piksel) dengan refresh rate 144 Hz, tingkat kecerahan maksimal hingga 1.600 nits, serta perlindungan kaca Corning Gorilla Glass 7i.
  • Chipset: Dapur pacunya mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8350 Ultimate dengan CPU octa-core (1x 3,35 GHz Cortex-A715, 3x 3,20 GHz Cortex-A715, 4x 2,20 GHz Cortex-A510) dan GPU Mali G615-MC6.
  • Memori: Jenis RAM yang digunakan adalah LPDDR5X dengan pilihan kapasitas 8 GB/ 12 GB, dipasangkan dengan media internal UFS 4.0 sebesar 256 GB/ 512 GB.
  • Kamera: Infinix menyematkan dua kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 108 MP (f/1.9) dan kamera ultrawide 8 MP (f/2.2, FoV 111 derajat). Kamera depannya yang tersemat di punch hole beresolusi 13 MP (f/2.2).
  • Baterai: Untuk pasokan daya, HP ini dibekali baterai berkapasitas 5.500 mAh dengan dukungan fast charging 45 watt, fast wireless charging 30 watt, dan bypass charging.
  • Software: Sistem operasi yang dijalankan adalah XOS 15 berbasis Android 15 yang ikut dibekali dengan aneka tool AI dari Infinix yang ditenagai DeepSeek R1.

Harga Infinix GT 30 Pro

Infinix GT 30 Pro Resmi Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya
Varan warna Infinix GT 30 Pro.

Di Indonesia, Infinix GT 30 Pro ditawarkan dalam pilihan warna lade White, Shadow Ash, dan Dark Flare, sedangkan varian memorinya adalah 8 GB/ 256 GB dan 12 GB/ 512 GB. Harga ritelnya adalah sebagai berikut:

8 GB/ 256 GB: Rp 3.999.000
12 GB/ 512 GB: Rp 4.699.000

Varian 8 GB/ 256 GB akan mulai tersedia pada 25 Mei 2025 pukul 00:00 WIB di semua platfom e-commerce dengan harga khusus Rp 3.799.000. Sementara, varian 12 GB/ 512 GB dari GT 30 Pro akan mulai tersedia secara eksklusif di e-commerce Shopee dengan harga khusus Rp 4.499.000.

Infinix turut memasarkan aksesori Gaming Kit berupa casing dan kipas pendingin khusus seharga Rp 399.000, tapi ketersediaannya secara online disebut terbatas. 

Selain itu, ada paket penjualan khusus bernama GT 30 Pro Dark Flare Gift Box Edition yang antara lain berisi aksesori casing dan cooler fan, berikut jersey Infinix di dalam kemasan khusus. Harganya adalah Rp 4.299.000 untuk varian 8 GB/ 256 GB (khusus offline) dan Rp 4.749.000 untuk versi 12 GB/ 512 GB (khusus online). 

The post Infinix GT 30 Pro Resmi Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/infinix-gt-30-pro-resmi-masuk-indonesia-ini-spesifikasi-dan-harganya/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/05/infinix-gt-30-pro-launch-150x150.jpeg150150
Infinix GT 30 Pro Meluncur 21 Mei, Intip Spesifikasinya https://www.91mobiles.com/id/hub/infinix-gt-30-pro-meluncur-21-mei-intip-spesifikasinya/ https://www.91mobiles.com/id/hub/infinix-gt-30-pro-meluncur-21-mei-intip-spesifikasinya/#respond Thu, 15 May 2025 10:48:37 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=10451 Setelah tayang di database Google Play Console dan Geekbench pada bulan lalu, akhirnya tanggal peluncuran global untuk Infinix GT 30 Pro sudah terungkap. Ya, smartphone gaming kelas menengah ini kabarnya bakal meluncur di Malaysia pada bulan ini. Ponsel penerus dari GT 20 Pro tersebut juga sudah terendus sinyal-sinyal kehadirannya di Indonesia. Pasalnya, GT 30 Pro sudah terpantau pada […]

The post Infinix GT 30 Pro Meluncur 21 Mei, Intip Spesifikasinya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Tanggal peluncuran Infinix GT 30 Pro di pasar global sudah terungkap, yakni 21 Mei 2025 di Malaysia.
  • Infinix GT 30 Pro akan diotaki dengan Dimensity 8350 serta dibekali pencahayaan RGB, tombol bahu untuk bermain game, dan baterai 5.500 mAh.
  • Dua produk lain juga akan hadir di saat bersamaan yaitu Infinix Xpad GT dan Infinix GT Buds.

Setelah tayang di database Google Play Console dan Geekbench pada bulan lalu, akhirnya tanggal peluncuran global untuk Infinix GT 30 Pro sudah terungkap. Ya, smartphone gaming kelas menengah ini kabarnya bakal meluncur di Malaysia pada bulan ini. 

Ponsel penerus dari GT 20 Pro tersebut juga sudah terendus sinyal-sinyal kehadirannya di Indonesia. Pasalnya, GT 30 Pro sudah terpantau pada laman basis data SDPPI Postel milik Komdigi dengan nomor model X6873. Tinggal menunggu waktu hingga Infinix Indonesia mengumumkan tanggal peluncurannya di Tanah Air.

infinix gt 30 pro

Kapan Infinix GT 30 Pro dirilis secara global?

  • Dihimpun dari GSM Arena, Infinix GT 30 Pro terkonfirmasi bakal rilis di Malaysia pada 21 Mei 2025 pukul 15.00 waktu setempat (07:00 UTC) atau pukul 14:00 WIB.
  • Infinix GT 30 Pro dilaporkan tak akan hadir sendirian. Setidaknya ada dua produk lain yang akan meluncur bersamaan dengan HP ini yakni Infinix Xpad GT (tablet gaming) dan Infinix GT Buds (earbuds).
  • Infinix membekali GT 30 Pro dengan sederet keunggulan unik, seperti pencahayaan RGB khas ponsel gaming, tombol pemicu kapasitif (shoulder trigger), layar AMOLED 144 Hz, dan chipset MediaTek Dimensity 8350.
  • Kabarnya HP ini juga didukung dengan baterai 5.500 mAh serta pengisian daya cepat 67 watt
  • Kehadiran tombol bahu di HP ini tak hanya berguna untuk gaming, melainkan juga dapat dipakai sebagai shortcut untuk membuka aplikasi, media control, atau mengambil foto.
  • Lampu RGB di punggung HP ini akan mendukung lebih dari 20 efek pencahayaan yang bisa diprogram, serta menawarkan 14 jenis interaksi pemakaian di dunia nyata seperti menerima panggilan telepon, mengisi daya, dan lain-lain.
  • Penemuan sertifikasi Geekbench mengungkapkan bahwa GT 30 Pro akan menggunakan RAM 12 GB serta menjalankan Android 15.

Spesifikasi Infinix GT 30 Pro

Pada bulan Maret lalu, tipster bernama @ZionsAnvin dan @Sudhanshu1414 telah mengumbar bocoran spesifikasi Infinix GT 30 Pro di X/Twitter, yakni sebagai berikut.

  • Chipset: Infinix GT 30 Pro diduga memakai chipset MediaTek Dimensity 8350 yang baru diperkenalkan akhir tahun lalu.
  • RAM dan penyimpanan: HP ini tampaknya bakal tersedia dalam tiga varian memori yaitu RAM 8 GB/256 GB, RAM 12 GB/256 GB, dan RAM 12 GB/512 GB.
  • Layar: Infinix membekali HP ini dengan panel AMOLED datar berukuran 6,76 inci pada resolusi 1,5K (1.224 x 2.720 piksel). Tampilan layar akan lebih mulus dari mayoritas ponsel lain lantaran mengusung refresh rate 144 Hz.
  • Kamera: Terdapat dua kamera di belakang, yakni sensor utama 108 MP (dibekali OIS) serta ultra wide 8 MP. Perangkat ini juga mendukung kamera selfie 13 MP. 
  • Baterai dan pengisian daya: Infinix GT 30 Pro ini dikabarkan memiliki baterai 5.500 mAh dan fast charging 67 watt.
  • Sistem operasi: Perangkat khusus gaming ini konon menjalankan Android 15 dengan polesan antarmuka XOS 15 sedari awal rilis.

Berhubung Infinix GT 30 Pro sudah mengantongi sertifikasi SDPPI Postel, peluncurannya di Indonesia sudah tergolong hampir pasti. Jika tidak rilis Mei ini, kemungkinan bulan Juni depan.

Adapun GT 30 Pro merupakan penerus bagi GT 20 Pro yang menawarkan spesifikasi menggoda untuk bermain game. Sang pendahulu tersebut dibekali vapor chamber dengan konduktivitas yang meningkat 66 persen.

HP ini juga punya chip layar Pixelworks X5 Turbo yang disertai fitur MEMC (Motion Estimation and Motion Compensation), dapat meningkatkan frame rate dari 60 FPS menjadi 120 FPS. 

Di Indonesia, Infinix GT 20 Pro rilis pada Mei 2024 dengan harga Rp 4.399.000 (RAM 8 GB/ 256 GB). Besar kemungkinan harga rilis Infinix GT 30 Pro juga tidak jauh-jauh dari rentang Rp 4 juta.

The post Infinix GT 30 Pro Meluncur 21 Mei, Intip Spesifikasinya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/infinix-gt-30-pro-meluncur-21-mei-intip-spesifikasinya/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/05/Infinix-GT-30-Pro-Meluncur-21-Mei-Intip-Spesifikasinya-150x150.jpg150150