Motorola Razr Fold | Indonesia Blog https://www.91mobiles.com/id/hub Wed, 19 Aug 2026 06:56:56 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.5.3 Review Motorola Razr Fold: HP Lipat Berkamera Mumpuni https://www.91mobiles.com/id/hub/review-motorola-razr-fold-hp-lipat-berkamera-mumpu/ https://www.91mobiles.com/id/hub/review-motorola-razr-fold-hp-lipat-berkamera-mumpu/#respond Fri, 07 Aug 2026 08:07:13 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=21785 Meskipun Razr Fold mungkin merupakan foldable gaya buku pertamanya, Motorola sebenarnya sudah tidak asing lagi dengan HP lipat setelah meluncurkan beberapa foldable bergaya flip sejak 2019. Hal ini, menurut Motorola, telah memberikan kepada merek tersebut pembelajaran yang cukup seputar teknologi layar dan engsel, di antara hal-hal lainnya, untuk meluncurkan foldable bergaya buku guna bersaing dengan […]

The post Review Motorola Razr Fold: HP Lipat Berkamera Mumpuni first appeared on Indonesia Blog.

]]>
.perf_test { border-bottom: 1px solid #e0e0e0; padding: 20px 0 20px 0; } .perf_test_wrap { padding: 7px 0 1px; position:relative; } .sortcode-table th:last-child, .sortcode-table td:last-child { border-right: none; } .perf_test_wrap:before { content: ''; background-image: repeating-linear-gradient(to right, #ededed54 0%, #f6f6f6 1px, transparent 1px, transparent 9.6%); position: absolute; left: 12%; top: 0; height: 100%; width: 100%; z-index: 1; } .pref-row { display: flex; align-items: flex-start; justify-content: space-between; background-image: repeating-linear-gradient(to right, black 1px, /* Line color & thickness */ transparent 1px 50px); z-index: 2; position: relative; margin: 3px 0; } .perf-img { flex: 0 0 10%; margin: 1px 10px 0 0; height: 38px; } .td-pb-span12 .perf-img { flex: 0 0 9.5%; } .perf-box { flex: 1; max-width: 100%; overflow: hidden; } .perf-num { flex: 0 0 20%; font-size: 16px; text-align: right; font-weight:normal; line-height: 25px; } .td-pb-span12 .perf-num { flex: 0 0 23%; } .perf-img img { max-width: 100%; border-radius: 0; max-height: 100% } .perf-meter { position: relative; font-size: 14px; font-weight: 400; height:20px; display: flex; align-items: center; } span.pref_meterbar { position: absolute !important; background: #ccc; height: 22px; width: 100%; left: 0; z-index: -1; border-radius: 2px; } .perf-meter span { margin: 9px 0 0; position: relative; width: 100%; padding: 0 6px; white-space: nowrap; text-overflow: ellipsis; overflow: hidden; color:#000000; } .perf-meter.thisphone span:first-child { font-weight: 600; } .thisphone .pref_meterbar { background: #FF9352; } .thisphone .perf-meter { color: #fff; } .perf-val { font-size: 12px; color: #7c7c7c; margin: 2px 0 10px; display: flex; align-items: center; font-weight:normal; } .perf_desc { text-align: center; font-size: 14px; margin-bottom: 30px; margin-bottom: 10px; } .greytxt { font-size: 14px; color: #777; line-height: 18px; display: block; } .perf_test_wrap .sprite-icn { background: url(https://www.91-cdn.com/images/hub/sort-code-widget-sprite.svg); background-repeat: no-repeat; } .sprite-icn.battery { background-position: 0px -16px; width: 19px; height: 15px; display: inline-block; } .sprite-icn.processor { background-position: 1px 1px; width: 19px; height: 17px; display: inline-block; } .sprite-icn.cam { background-position: 0 -31px; width: 19px; height: 11px; display: inline-block; } .perf-num.thisphone { font-weight: bold; } .td-container perf-img { flex: 0 0 8%; } .sortcode-container { width: 100%; overflow: auto; } .sortcode-table { width: 100%; background: #fff; text-align: left; border: solid 1px #e4e0e0; border-bottom: none; border-radius: 8px; border-collapse: unset; overflow: hidden; border-collapse: separate; } .sortcode-table th, .sortcode-table td { border: none; padding: 8px 12px; line-height: 20px; border-bottom: solid 1px #d4d4d4; border-right: solid 1px #d4d4d4; min-width:120px; font-size:16px; } .sortcode-table thead { background-color: #FFECDE; font-weight: bold; height:48px; } .sortcode-table th { text-align: center; font-size: 16px; line-height: 20px; } @media only screen and (min-width : 1025px) { .perf_test { padding-top: 0px; overflow: hidden; } .perf-img { flex: 0 0 10%; margin: -2px 7px 0 0; height: 50px; width: 46px; } .perf-img img { max-height: 100%; max-width: 100%; } .perf-num { flex: 0 0 9%; margin: -2px 0 0 16px; line-height: 25px; } .perf-val { font-size: 14px; margin-top: 7px; } .perf_test_wrap:before { left: 70px; } .td-pb-span12 .perf_test_wrap:before { left: 70px; } span.pref_meterbar{ height: 28px; } .pref-row { margin:13px 50px 0 0; } .perf_test_wrap:before { background-image: repeating-linear-gradient(to right, #ededed87 0%, #f6f6f6 1px, transparent 1px, transparent 9%); margin: 3px 60px 0 0; } .perf_desc { margin-top: 22px; } .perf-meter { font-size: 16px; } .greytxt { font-size: 16px; line-height: 22px; } .td-pb-span12 .perf-img { flex: 0 0 6.3%; margin: -2px 5px 0 0; } .td-pb-span12 .perf-num { flex: 0 0 16%; line-height: 28px; } .sortcode-table th, .sortcode-table td { padding: 12px 12px; } }

Meskipun Razr Fold mungkin merupakan foldable gaya buku pertamanya, Motorola sebenarnya sudah tidak asing lagi dengan HP lipat setelah meluncurkan beberapa foldable bergaya flip sejak 2019. Hal ini, menurut Motorola, telah memberikan kepada merek tersebut pembelajaran yang cukup seputar teknologi layar dan engsel, di antara hal-hal lainnya, untuk meluncurkan foldable bergaya buku guna bersaing dengan pemain yang sudah ada seperti Samsung, Google, dan Vivo. Terlebih lagi, Razr Fold mengklaim memiliki sistem kamera terbaik pada foldable saat ini. 

Kesimpulan

Motorola Razr Fold adalah debut yang sangat matang di segmen foldable gaya buku. Meskipun sedikit berkompromi pada ukuran dan angka benchmark murni, ia mengimbanginya dengan dual layar berkualitas tinggi, daya tahan baterai 6.000 mAh yang luar biasa, dan sistem kamera yang sangat mumpuni yang tidak terasa seperti kompromi foldable.

Desain

Tidak seperti desain frame datar Samsung Galaxy Z Fold7, estetika Motorola sedikit lebih melengkung. Saya katakan “sedikit” karena ada sedikit dari keduanya di sini. Meskipun Razr Fold memiliki sudut melengkung seperti Razr 60 Ultra, sisi-sisinya sedikit datar di bagian tengah, hanya cukup membulat untuk memberikan rasa nyaman saat digenggam.

SpesifikasiRazr FoldGalaxy Z Fold7Vivo X Fold5
Dimensi (terlipat)160.05 x 73.6 x 9.89mm158.4 x 72.8 x 8.9mm159.7 x 72.6 x 9.2mm
Dimensi (terbuka)160.05 x 144.47 x 4.55mm158.4 x 143.2 x 4.2mm159.7 x 142.3 x 4.3mm
Berat243 grams215 grams217 grams


Razr Fold sedikit lebih tebal dan lebih berat dibandingkan dengan Galaxy Z Fold7 dan Vivo X Fold5. Foldable Samsung, faktanya, adalah yang paling ramping dan paling ringan di antara ketiganya, yang patut dicatat jika itu penting bagi Anda saat membeli foldable. Saya tidak terlalu terkejut dengan ini – Samsung dan Vivo telah memiliki beberapa iterasi untuk mencapai tingkat kerampingan ini, sedangkan Motorola belum.

Meskipun demikian, Razr Fold adalah foldable yang nyaman digunakan sehari-hari. Saya merasa beratnya cukup dapat dikelola, meskipun penggunaan satu tangan yang berkepanjangan, terutama saat terbuka, dapat sedikit membebani pergelangan tangan. 

Tampilan keseluruhannya adalah ciri khas Motorola. Merek ini telah memilih untuk mempertahankan tampilan tertentu di seluruh portofolionya, memastikan siapa pun yang melihat ponsel dari kejauhan mengidentifikasinya sebagai ponsel Moto. Bagian belakang varian warna Pantone Blackened Blue yang kami terima memiliki finishing kain bertekstur, geometris, berbentuk berlian yang terasa nyaman saat disentuh. Saya juga lebih menyukai warna ini daripada opsi Pantone Lily White, tetapi keduanya bersahaja dan terlihat premium. Kotak tersebut menyertakan casing pelindung yang mungkin membuat foldable terasa kurang premium, tetapi lebih tahan lama terhadap jatuh yang tidak disengaja atau benturan sudut.

Dan berbicara tentang daya tahan, Razr Fold memiliki rating IP46, IP48, dan IP49. Meskipun ketahanan debu berada di sisi yang lebih rendah, mirip dengan Galaxy Z Fold7, Anda dapat yakin bahwa foldable ini akan baik-baik saja menangani cipratan air. Dalam hal daya tahan, Pixel 10 Pro Fold memiliki yang terbaik di antara foldable dengan rating IP68.

SmartphoneIP rating
Motorola Razr FoldIP46, IP48, and IP49
Samsung Galaxy Z Fold7IP48
Vivo X Fold5IP58, IP59
Google Pixel 10 Pro FoldIP68


Motorola benar-benar mengerjakan dengan serius dalam hal desain karena mekanisme engsel baja Razr Fold kokoh dan solid, memungkinkan Anda melipatnya terbuka pada berbagai sudut, baik Anda ingin menggunakannya sebagai laptop kecil atau menopangnya sebagai stand atau tenda untuk mengaktifkan desk mode. 

Kamera

Motorola cukup bangga dengan sistem kamera pada Razr Fold. Pihak Perusahaan percaya bahwa ini adalah sistem kamera terbaik pada foldable saat ini, didukung oleh skor DxOMark 164. Pengaturan kamera belakang identik dengan Motorola Signature, terdiri dari kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera ultrawide macro 50 MP, dan kamera telefoto periskop 50 MP dengan OIS. Ada kamera 10MP di cover display dan kamera 32MP di layar utama di bagian dalam.

Untuk foldable gaya buku generasi pertama, sistem kameranya benar-benar mengesankan. Saya tidak memiliki Galaxy Z Fold7 atau foldable lainnya untuk perbandingan berdampingan. Namun, ketika dianalisis secara terpisah, kamera utama menghasilkan exposure yang andal, white balance yang akurat, dan detail yang baik dalam kondisi siang hari maupun dalam ruangan. Noise terkontrol dengan baik, meskipun color fringing dan beberapa ghosting pada subjek bergerak dapat muncul di adegan yang lebih menantang.

Foto portrait adalah sorotan utama. Kamera menghasilkan blur latar belakang yang terlihat alami dengan isolasi subjek yang baik dan warna kulit yang konsisten, tanpa tampilan yang terlalu diproses yang Anda lihat pada beberapa foldable pesaing. Untuk ponsel yang berfungsi ganda sebagai tablet, mendapatkan foto portrait yang tepat lebih penting daripada yang terlihat, dan Razr Fold menanganinya dengan baik.

Zoom adalah kejutan yang paling menyenangkan. Periscope telephoto 3x khusus bertransisi dengan mulus antara focal length dalam photo mode, mempertahankan detail yang baik dan konsistensi warna dari kamera utama hingga ultrawide hingga tele. Ini adalah salah satu dari sedikit area di mana Razr Fold sama sekali tidak terasa seperti kompromi foldable.

Low light adalah kondisi di mana keterbatasan paling jelas terlihat. OIS kamera utama membantu mengatasi guncangan, tetapi noise menjadi lebih mengganggu di adegan backlit dan autofocus melambat dalam gelap. Ini adalah performer solid untuk foto malam kasual, tetapi tidak dapat menandingi kamera ponsel khusus terbaik dalam pencahayaan yang menantang. Lihat perbandingan di bawah antara Razr Fold dan Oppo Find X9 Ultra. Ponsel Oppo menghasilkan gambar keseluruhan yang lebih baik, dengan reproduksi warna yang baik dan kontrol exposure yang sangat baik, memastikan tanda restoran dan billboard yang menyala terlihat lebih jelas daripada overexposed. 

Before image
OPPO Find X9 Ultra
After image
Motorola Razr Fold

Hasil ini tidak mengejutkan karena kami melihat sesuatu yang serupa dalam ulasan Motorola Signature kami dan kedua perangkat memiliki sistem kamera yang identik. Itu adalah kompromi yang masuk akal untuk foldable pada tahun 2026, dan itu tidak mengurangi apa yang merupakan sistem kamera yang sangat mumpuni pada foldable bergaya buku.

Layar

Razr Fold memiliki dua layar dan keduanya sangat baik. Layar utama 8,1 inci sedikit lebih besar dari Galaxy Z Fold7 dan Vivo X Fold5, dan sangat berguna, terutama untuk multitasking dan membaca. Ini adalah panel p-OLED 2K dengan refresh rate 120 Hz, Dolby Vision, HDR10+, cakupan DCI-P3 100 persen, dan peak brightness 6.200 nits. Dalam praktiknya, ini cerah, tajam, dan cukup terang untuk digunakan dengan nyaman di bawah sinar matahari langsung, yang secara historis menjadi kelemahan layar HP lipat. Bekas lipatan layar (crease) tetap ada, seperti pada setiap foldable bergaya buku, tetapi cukup halus sehingga Anda berhenti menyadarinya pada hari pertama penggunaan.

Cover display 6.6 inci sama mengesankannya, berjalan pada 165 Hz dengan peak brightness yang sama dengan panel utama. Ini adalah salah satu cover display terbesar dan paling mumpuni pada foldable bergaya buku yang ada sekarang, dan benar-benar berguna untuk tugas cepat tanpa membuka ponsel. Memeriksa notifikasi, membalas pesan, mengontrol pemutaran musik, dan menggunakan kamera semuanya berfungsi dengan nyaman di layar sekunder di luar. 

Yang membuat saya terkesan dengan layar Razr Fold adalah pengaturan tambahan yang membantu mengurangi kelelahan mata, seperti menawarkan toggle Flicker Prevention khusus di bawah pengaturan display yang menonaktifkan PWM dimming sepenuhnya, mengunci dimming rate ke refresh rate 120 Hz pada layar utama. Motorola juga memungkinkan Anda menjadwalkan dark mode dan Night Light bersamaan dari matahari terbenam hingga matahari terbit, dan preset warna Natural mengurangi intensitas visual dari output cerah default untuk sesi membaca yang lebih lama. Tidak ada foldable Google atau Samsung saat ini yang menawarkan kombinasi opsi ini, yang menjadikan Razr Fold HP lipat bergaya buku paling ramah mata yang bisa Anda beli saat ini.

Tangkapan Layar Flicker Prevention

Secara keseluruhan, Razr Fold menghadirkan salah satu pengalaman dual-display terbaik yang tersedia saat ini pada foldable bergaya buku, dan layar utamanya sangat mengesankan untuk perangkat generasi pertama dari Motorola dalam kategori ini.

Performa

Razr Fold menjalankan Snapdragon 8 Gen 5, bukan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang menggerakkan smartphone flagship tahun ini. Jadi, meskipun tidak mencapai skor AnTuTu 3,5 juta+ seperti yang dilakukan flagship seperti Xiaomi 17 Ultra dan Samsung Galaxy S26 Ultra saat ini, Razr Fold masih lebih cepat dari foldable sejenisnya.

Dalam praktiknya, Razr Fold terasa responsif dan lancar dalam penggunaan sehari-hari. Aplikasi terbuka dengan cepat, beralih antaraplikasi mulus, dan multitasking di inner display yang besar berfungsi sebagaimana mestinya. RAM LPDDR5X 16 GB berarti ponsel menjaga banyak aplikasi tetap aktif di latar belakang tanpa harus memuat ulang. Saya tidak melihat adanya perlambatan selama waktu saya menggunakan perangkat untuk tugas sehari-hari.

</p><p>

Skor AnTuTu
Motorola Razr Fold
Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5
2,786,560
Samsung Galaxy Z Fold 7
Qualcomm Snapdragon 8 Elite
2,008,157
vivo X Fold 5
Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3
1,985,189
AnTuTu menilai CPU, GPU, memori, dan pengalaman pengguna ponsel pintar secara keseluruhan (lebih tinggi lebih baik)

Pilihan chip Motorola yang membuahkan hasil berada pada aspek manajemen suhu. Razr Fod jauh lebih sedikit melakukan throttling daripada Galaxy Z Fold7 di bawah beban berkelanjutan, yang berarti performa tetap lebih konsisten selama penggunaan berat. Dalam Burnout throttle test, Razr Fold throttled hingga 40% dari peak performance, sedangkan Galaxy Z Fold7 dan Pixel 10 Pro Fold throttled hingga kurang dari 30%.

Sistem pendingin cairan membantu di sini. Ponsel memang menjadi hangat saat bermain game, tetapi tidak pernah sampai tidak nyaman. Apakah batas benchmark yang lebih rendah mengganggu Anda sepenuhnya tergantung pada untuk apa Anda membeli ponsel ini. Untuk produktivitas, multitasking, dan penggunaan sehari-hari pada display besar Razr Fold, Snapdragon 8 Gen 5 tidak kesulitan mengimbanginya.

Software

Razr Fold menjalankan Android 16 dengan Hello UI di atasnya, dan ini adalah pengalaman software yang sebagian besar bersih dan dipertimbangkan dengan baik. UI Motorola selalu lebih dekat ke stock Android daripada kebanyakan pesaing, dan itu tetap berlaku di sini. Ada kurang dari 40 aplikasi pra-instal, meskipun Pixel 10 Pro Fold mungkin yang terbaik dalam hal ini, dengan hanya 28 aplikasi langsung dari kotak.

Interface bersih dan animasinya mulus. Layar utama yang lebih besar dimanfaatkan dengan baik oleh sistem split-screen yang memungkinkan Anda menyimpan pasangan aplikasi yang sering digunakan sebagai shortcut, yang menjadi sangat berguna untuk alur kerja yang padat produktivitas seiring waktu. Anda dapat memiliki hingga tiga aplikasi yang bekerja secara bersamaan dalam split-screen. Aplikasi juga dapat dikeluarkan ke floating windows berbentuk bebas, memberikan Razr Fold fleksibilitas multitasking yang sesuai dengan form factor. Anda dapat memiliki hingga lima floating windows. Namun, mengubah ukuran window cukup terbatas dibandingkan dengan apa yang Anda dapatkan di Galaxy Z Fold7. Ini bukan masalah besar, tetapi saya berharap Motorola menambahkan lebih banyak kebebasan untuk menyesuaikan melalui software updates di masa mendatang.

Motorola menjanjikan tujuh tahun Android OS upgrades dan tujuh tahun security updates, yang merupakan komitmen software support terbaik yang bisa Anda dapatkan dari produsen Android saat ini, menyamai Samsung dan Google. Untuk ponsel di kelas harganya di angka Rp 30 juta, itu penting.

Moto AI Suite adalah satu area yang perlu ditingkatkan. Anda mendapatkan akses ke Google Gemini, Microsoft Copilot, dan Perplexity di samping alat AI Motorola sendiri, termasuk ringkasan notifikasi dan transkripsi panggilan real-time. Akses AI pihak ketiga berguna, tetapi fitur AI Motorola sendiri terasa selangkah di belakang apa yang Samsung dan Google tawarkan pada flagship masing-masing.

Meskipun optimasi software Motorola untuk form factor foldable cukup baik, ia masih kurang polesan yang ditawarkan One UI Samsung saat ini. Ini tidak mengejutkan, dan saya percaya Motorola berada di jalur yang benar untuk memperbaikinya lebih lanjut dengan iterasi di masa mendatang.

Baterai

Foldable gaya buku memiliki dua layar besar yang cenderung menghabiskan banyak baterai. Meskipun desain HP Lipat saat ini membuatnya sulit untuk menambahkan baterai 8.000 mAh atau 9.000 mAh, seperti yang Anda lihat pada smartphone candybar konvensional. Motorola Razr Fold dan Vivo X Fold5 adalah dua foldable yang menawarkan baterai 6.000 mAh.

Baterai silikon-karbon 6.000 mAh (terbagi dua) di dalam Razr Fold dengan nyaman memberikan daya tahan baterai sehari penuh atau lebih. Selama ulasan saya, saya memaksa diri saya untuk menggunakan display yang lebih besar daripada biasanya untuk menguji baterai, dan saya senang dengan apa yang diberikan foldable. Saya mendapatkan antara 4 hingga 5 jam screen-on time. Sayangnya, PCMark battery benchmark test terus mengalami crash, jadi saya tidak memiliki angka benchmark sintetis untuk Anda.

Yang lebih baik lagi adalah Razr Fold mengisi daya pada 80W menggunakan charger 90 W yang disertakan. Dibutuhkan sekitar 46 menit untuk mengisi daya ponsel dari 20 hingga 100 persen, lebih cepat daripada Galaxy Z Fold7, yang membutuhkan sekitar 75 menit pada kecepatan 25 W. Menariknya, Vivo X Fold5, yang mendukung pengisian 80 W dan kapasitas baterai yang serupa dengan Razr Fold, membutuhkan waktu paling sedikit untuk mengisi daya penuh.

Ponsel Pintar Kapasitas Baterai Dukungan Pengisian Daya Waktu Pengisian Daya (20% hingga 100%)
Motorola Razr Fold 6000 mAh 80W Turbo Power Pengisian Daya 46m
Samsung Galaxy Z Fold 7 4400 mAh 25W Pengisian Cepat 1h 14m
vivo X Fold 5 6000 mAh 80W Kilat Pengisian Daya 38m

Kesimpulan Akhir

Foldable gaya buku pertama Motorola terlihat cukup matang, yang patut diperhitungkan. Razr Fold menghindari “jebakan generasi pertama” klasik dengan memanfaatkan pengalaman bertahun-tahun dalam ponsel flip, menghasilkan perangkat yang kuat, praktis, dan sangat kompetitif sejak awal.

Ini memang membutuhkan beberapa trade-off yang disengaja. Jika prioritas Anda adalah bodi paling ramping mutlak atau skor benchmark terdepan dari Snapdragon 8 Elite Gen 5, pesaing seperti Samsung dan Vivo tetap unggul. Lingkungan software Motorola, meskipun bersih dan sangat dapat disesuaikan, juga masih membutuhkan sedikit optimasi layar besar untuk menandingi polesan multitasking One UI yang matang.

Namun, di mana Razr Fold memilih untuk menang, ia menang dengan tegas. Dengan memprioritaskan daya tahan fisik, baik dalam bentuk baterai 6.000 mAh besar dengan fast-charging dan engsel baja yang kokoh, di samping sistem kamera periscope yang benar-benar luar biasa dan teknologi display ramah mata yang tak tertandingi, Motorola telah membangun foldable yang dirancang untuk dunia nyata. Didukung oleh janji software update terbaik di industri selama 7 tahun, Razr Fold bukan hanya upaya pertama yang hebat; ini adalah salah satu foldable bergaya buku paling andal dan praktis yang bisa Anda beli pada tahun 2026.

Rating Editor: 8.3 / 10

Kelebihan:

  • Dua layar luar biasa
  • Baterai dan charging terdepan di kelasnya
  • Sistem kamera mengesankan
  • Dukungan software jangka panjang

Kekurangan:

  • Lebih tebal dan lebih berat dari foldable pesaing
  • Performa puncak lebih rendah
  • Performa kamera low-light bisa lebih baik

The post Review Motorola Razr Fold: HP Lipat Berkamera Mumpuni first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/review-motorola-razr-fold-hp-lipat-berkamera-mumpu/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/07/motorola-razr-fold-1-150x150.jpg150150
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Vs Motorola Razr Fold, Mana HP Lipat Terbaik? https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-z-fold-8-ultra-vs-motorola-razr-fold-mana-hp-lipat-terbaik/ https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-z-fold-8-ultra-vs-motorola-razr-fold-mana-hp-lipat-terbaik/#respond Thu, 30 Jul 2026 06:31:16 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=24094 Persaingan ponsel lipat di Indonesia semakin memanas setelah Samsung memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 Ultra pada ajang Galaxy Unpacked di London. Segera setelah meluncur secara internasional, pre-order Galaxy Z Fold 8 Ultra langsung dibuka di Tanah Air. Sekilas perangkat ini tampak sebagai varian baru, lantaran seri-seri pendahulunya memang tidak pernah memiliki varian “Ultra”. Akan tetapi, nyatanya […]

The post Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Vs Motorola Razr Fold, Mana HP Lipat Terbaik? first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Persaingan ponsel lipat di Indonesia semakin memanas setelah Samsung memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 Ultra pada ajang Galaxy Unpacked di London. Segera setelah meluncur secara internasional, pre-order Galaxy Z Fold 8 Ultra langsung dibuka di Tanah Air. 

Sekilas perangkat ini tampak sebagai varian baru, lantaran seri-seri pendahulunya memang tidak pernah memiliki varian “Ultra”. Akan tetapi, nyatanya HP lipat ini adalah varian penerus dari Galaxy Z Fold 7 tahun lalu. Perbandingan keduanya dapat Anda lihat pada tautan ini.

Nah, kini dengan hadirnya Galaxy Z Fold 8 Ultra, rasanya cukup lumrah untuk membandingkannya dengan Motorola Razr Fold yang merupakan foldable dengan gaya book-style pertama di Indonesia. Keduanya merupakan dua dari segelintir HP lipat yang rilis di Indonesia pada 2026. 

Galaxy Z Fold 8 Ultra kini memiliki bodi lebih tipis serta lebih nyaman dibuka-tutup dibandingkan pendahulunya. Performanya pun benar-benar sekelas flagship lantaran memakai chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy dengan clock speed yang ditingkatkan.

Sementara itu, Motorola mengambil jalur sedikit berbeda dengan menyuguhkan baterai yang lebih besar dan pengisian daya yang lebih cepat. Lantas, mana yang lebih oke di antara keduanya? Simak perbandingan Galaxy Z Fold 8 Ultra vs Motorola Razr Fold berikut ini.

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra vs. Motorola Razr Fold: Desain

Beberapa varian warna Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra

Samsung menitikberatkan aspek desain sebagai salah satu daya tarik utama Galaxy Z Fold 8 Ultra. Ketebalannya hanya 4,1 mm saat dibentangkan dan 8,9 mm ketika dilipat, membuatnya menjadi yang paling tipis sepanjang sejarah Galaxy Fold. Bahkan bobotnya pun hanya 215 gram, menyerupai HP flagship konvensional. 

Frame perangkat ini menggunakan Armor Aluminum, sedangkan sisi belakangnya terlindungi dengan Gorilla Glass Victus 2 agar tidak mudah retak. Samsung juga menambahkan kombinasi lapisan film dan pelat titanium di bawah panel layar untuk meningkatkan kekuatan struktur sekaligus mengurangi dampak benturan. Teknologi yang dinamakan Flex Titanium ini juga membuat crease (bekas lipatan) lebih tersamarkan.

Motorola Razr Fold

Motorola Razr Fold, di sisi lain, memiliki dimensi bodi yang sedikit lebih besar. Ketebalannya mencapai 4,55 mm saat dibuka dan 9,89 mm ketika dilipat, dengan bobot sekitar 243 gram.

Untuk keindahannya, Motorola lebih menonjolkan sisi estetika melalui kolaborasi dengan Pantone. Varian warna Lily White menampilkan tekstur silk-inspired finish, sementara Blackened Blue menggunakan pola diamond pique yang memberikan kesan premium sekaligus lebih tahan terhadap goresan. 

Galaxy Z Fold 8 Ultra tampil lebih minimalis, memiliki modul kamera yang disusun secara vertikal yang membuatnya selaras dengan Galaxy S series. Sementara, Razr Fold dikemas dengan housing kamera persegi yang berisi tiga kamera dan LED flash yang disusun dalam format 2 x 2. 

Adapun soal ketahanannya, Motorola sedikit lebih unggul dengan rating IP49 yang memberikan perlindungan terhadap debu, rendaman air, dan semburan air bertekanan tinggi. Samsung mengandalkan sertifikasi IP48 yang membuatnya tahan di air tawar sedalam 1,5 meter selama 30 menit. 

SpesifikasiSamsung Galaxy Z Fold 8 Ultra
Motorola Razr Fold
Dimensi 158,4 × 143,2 × 4,1 mm (unfolded)
162 × 145,1 × 4,55 mm (unfolded)
158,4 × 72,8 × 8,9 mm (folded)
162 × 74,2 × 9,89 mm (folded)
Bobot215 gram243 gram
MaterialArmor Aluminum, Gorilla Glass Ceramic 3 (depan), Gorilla Glass Victus 2 (belakang)
Frame aluminium, Gorilla Glass Ceramic 3 (depan)
EngselArmor FlexHinge
Titanium-reinforced hinge
KetahananIP48IP49
Pilihan warnaGraphite, Cream Violet Shadow, Green Shadow
Lily White, Blackened Blue (Pantone)

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra vs Motorola Razr Fold: Layar

Menyoal layar, Motorola menang telak dalam perbandingan ini. Razr Fold dikemas dengan panel LTPO OLED 8,09 inci dengan tingkat kecerahan maksimal hingga 6.200 nit, salah satu angka kecerahan tertinggi di industri smartphone saat ini. Layar cover miliknya berukuran 6,6 inci dengan kecerahan hingga 6.000 nit dan memiliki refresh rate hingga 165 Hz. 

Pada kubu Samsung, Galaxy Z Fold 8 Ultra hadir dengan layar utama Dynamic AMOLED 2X berukuran 8 inci dengan layar cover 6,5 inci. Tingkat kecerahan layarnya memang "hanya" mencapai 3.000 nit. Namun, Samsung membekalinya dengan lapisan antireflektif yang mampu mengurangi pantulan cahaya sehingga layar tetap nyaman dilihat di bawah sinar matahari tanpa harus selalu berada di tingkat kecerahan maksimal. 

SpesifikasiSamsung Galaxy Z Fold 8 Ultra
Motorola Razr Fold
Layar utama8 inci Dynamic AMOLED 2X (2.256 x 2.504 piksel), refresh rate 120 Hz
8,09 inci LTPO OLED (2.484 x 2.232 piksel), refresh rate 120 Hz
Layar cover6,5 inci Dynamic AMOLED 2X (1.080 x 2.520 piksel), refresh rate 120 Hz
6,6 inci LTPO OLED (1.080 x 2.520 piksel), refresh rate 165 Hz
Kecerahan maksimal3.000 nit + lapisan anti-reflektif
6.200 nit (utama), 6.000 nit (cover)

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra vs Motorola Razr Fold: Performa

Samsung menyematkan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy untuk Galaxy Z Fold 8 Ultra. Chip ini menawarkan peningkatan CPU sekitar 16 persen, GPU 15 persen, dan NPU 21 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Clock speed tertingginya mencapai 4,74 GHz.

Motorola Razr Fold sayangnya kalah saing dengan penggunaan chipset Snapdragon 8 Gen 5 versi standar (non-Elite) dengan clock speed hingga 3,8 GHz. 

Laman NanoReview memperlihatkan bahwa Galaxy Z Fold 8 Ultra mampu menorehkan skor AnTuTu v11 sebesar 3,4 jutaan poin. Sementara itu, chipset Snapdragon 8 Gen 5 pada Motorola Razr Fold mencapai skor lebih rendah yaitu sekitar 3,1 juta poin. 

Dari segi benchmark mungkin Razr Fold memang kalah. Namun, bukan berarti ponsel lipat ini tidak tangguh dalam memainkan game AAA kekinian seperti Genshin Impact dan Wuthering Waves. Hanya saja, Galaxy Z Fold 8 Ultra dengan chip yang lebih gahar akan condong lebih mampu meraih frame rate tinggi pada pengaturan grafis mentok kanan. 

Galaxy Z Fold 8 Ultra turut disematkan dengan struktur pendinginan graphite yang diperluas, sehingga mampu menjaga suhu tetap stabil saat bermain game dalam waktu lama. Motorola pun tidak mau kalah, karena Razr Fold pun dilengkapi Advanced Liquid Cooling agar tidak mudah throttling saat permainan berlangsung. 

Di Indonesia, Galaxy Z Fold 8 Ultra punya varian memori lebih lengkap dari Motorola yakni RAM 12 GB untuk storage 256 GB dan 512 GB serta RAM 16 GB untuk storage 1 TB. Motorola Razr Fold hanya tersedia dalam varian RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB. 

SpesifikasiSamsung Galaxy Z Fold 8 Ultra
Motorola Razr Fold
ChipsetSnapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy (3 nm)
Snapdragon 8 Gen 5 (3 nm)
CPU dan GPU2× Oryon Gen 3 Prime (4,61 GHz) + 6× Oryon Gen 3 Performance (3,63 GHz), GPU Adreno 840
2× Oryon Gen 3 Prime (3,8 GHz) + 6× Oryon Gen 3 Performance (3,32 GHz), GPU Adreno 829
Skor AnTuTu v113,4 juta poin3,1 juta poin
Sistem pendinginGraphite cooling yang diperluas
Advanced Liquid Cooling
RAM dan storageRAM 12 GB/ 256 GB, RAM 12 GB/ 512 GB, RAM 16 GB/ 1 TBRAM 12 GB/ 256 GB

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra vs Motorola Razr Fold: Kamera

Samsung kembali menggunakan kamera utama 200 MP yang disertai dengan OIS dan PDAF. Kamera tersebut ditemani oleh ultrawide 50 MP dan telefoto 10 MP yang punya kemampuan zoom optis hingga 3x. 

Selain itu, Samsung juga menyematkan teknologi ProVisual Engine yang bertugas mengurangi noise secara real-time serta mendukung perekaman video 8K pada kamera utama maupun ultrawide. 

Adapun Motorola Razr Fold hadir dengan triple camera 50 MP dengan sensor Sony Lytia 828 + OIS, kamera yang sama pada Motorola Signature.

Kamera ultrawide 50 MP di HP ini memiliki bidang pandang 122 derajat dan juga dapat dipakai sebagai kamera makro, sedangkan kamera telefotonya beresolusi 50 MP dengan zoom optis 3x. 

Tampilan antarmuka kamera belakang Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra

Perihal kualitas fotonya, Motorola Razr Fold sempat menduduki posisi pertama di segmen foldable dengan skor kamera 164, mengungguli Honor Magic V5 dan Samsung Galaxy Z Fold 7 di urutan kedua dan ketiga. 

Motorola juga menawarkan kamera selfie 32 MP di layar utama dan 20 MP di layar cover, lebih tinggi dari kamera depan Galaxy Z Fold 8 Ultra yang sebesar 10 MP di kedua sisi perangkat.

SpesifikasiSamsung Galaxy Z Fold 8 Ultra
Motorola Razr Fold
Kamera belakang200 MP (wide-angle) + 50 MP (ultrawide) + 10 MP (telefoto, 3x optical zoom)
50 MP Sony Lytia 828 (wide-angle) + 50 MP (ultrawide) + 50 MP (periskop, 3x optical zoom)
Kamera selfie10 MP (layar utama) + 10 MP (cover)
32 MP (layar utama) + 20 MP (cover)
Perekaman videoHingga 8KHingga 8K

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra vs Motorola Razr Fold: Baterai dan pengisian daya

Motorola Razr Fold dilengkapi dengan kapasitas baterai 6.000 mAh dengan teknologi silikon-karbon, memiliki daya 80 watt TurboPower via kabel, wireless charging 50 watt dan pengisian terbalik nirkabel 5 watt. 

Motorola mengklaim bahwa pengisian selama 10 menit sudah cukup untuk penggunaan ponsel hingga 12 jam. 

Kapasitas baterai pesaingnya memang tidak sebesar Motorola. Namun, Samsung telah meningkatkan baterai di Galaxy Z Fold 8 Ultra dari sebelumnya 4.400 mAh menjadi 5.000 mAh. Ponsel ini juga salah satu HP pertama Samsung yang menggunakan teknologi silikon-karbon, diklaim mampu memutar video hingga 27 jam.

Galaxy Z Fold 8 Ultra juga dilengkapi dengan pengisian daya 45 watt via kabel dan 20 watt secara nirkabel.

SpesifikasiSamsung Galaxy Z Fold 8 Ultra
Motorola Razr Fold
Kapasitas baterai5.000 mAh Si/C
6.000 mAh Si/C
Pengisian daya45 watt via kabel, 20 watt nirkabel
80 watt via kabel, 50 watt nirkabel

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra vs Motorola Razr Fold: Software

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra hadir dengan antarmuka One UI 9 berbasis Android 17 secara out-of-the-box. Sejumlah fitur kecerdasan buatan (AI) turut disematkan pada ponsel ini, baik fitur lama yang ditingkatkan atau dipertahankan maupun fitur baru. 

Galaxy Z Fold 8 Ultra dilengkapi dengan Now Nudge, yang mampu memberikan rekomendasi berdasarkan konteks yang ditampilkan di layar. Photo Assist juga hadir untuk memudahkan pengguna mengedit foto dengan menggunakan perintah teks. Lalu, tersedia juga fitur baru bernama My FanCam yang dapat membuat perekaman video hanya berfokus pada gerakan subjek tertentu. 

Sementara itu, Motorola Razr Fold menjalankan Android 16 dengan antarmuka Hello UI. Perangkat ini mendukung Moto AI dan Google Gemini, namun variasi fitur AI-nya tidak sebaik HP lipat Samsung. Baik Galaxy Z Fold 8 Ultra maupun Motorola Razr Fold dijanjikan masa pembaruan OS utama hingga 7 generasi. 

Motorola menyematkan fitur Desktop Mode melalui USB-C sehingga ponsel dapat difungsikan selayaknya komputer saat terhubung ke monitor eksternal. Begitu pun dengan Samsung, HP lipat terbaru miliknya dibekali dengan Samsung DeX untuk mengusung antarmuka menyerupai PC. 

SpesifikasiSamsung Galaxy Z Fold 8 Ultra
Motorola Razr Fold
Sistem operasiAndroid 17 + One UI 9
Android 16 + Hello UI
Jaminan update OS7 tahun
7 tahun
Fitur AIGalaxy AI (Now Nudge, Photo Assist, My FanCam)
Moto AI + Google Gemini

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra vs Motorola Razr Fold: Harga

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra dipasarkan dengan beberapa varian memori di Indonesia, yaitu RAM 12 GB/256 GB, RAM 12 GB/512 GB, dan RAM 16 GB/1 TB. Harga termurahnya dibanderol Rp 32,5 juta, sementara varian tertingginya mencapai lebih dari Rp 40 juta. 

Dibandingkan dengan HP lipat Samsung tersebut, Motorola Razr Fold dibanderol lebih terjangkau, yaitu Rp 30 juta. Perangkat ini, sayangnya, hanya ditawarkan dalam satu varian, yaitu RAM 12 GB dan storage 256 GB.

VarianSamsung Galaxy Z Fold 8 Ultra
Motorola Razr Fold
RAM 12 GB/ 256 GBRp 32.499.000Rp 29.999.000
RAM 12 GB/ 512 GBRp 36.499.000–
RAM 16 GB/ 1 TBRp 44.499.000–

Setelah membandingkan dua HP lipat tersebut, lantas mana yang lebih menarik? Galaxy Z Fold 8 Ultra akan lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan desain tipis dan performa terbaik. Sementara itu, Motorola Razr Fold cocok untuk mereka yang mencari baterai besar, pengisian daya ngebut, dan kualitas hasil foto yang sudah teruji. Agar lebih yakin dalam menentukan pilihan, tak ada salahnya mempertimbangkan poin-poin di bawah ini.

Pilih Samsung Galaxy Z Fold Ultra kalau...

  • Menginginkan ponsel lipat dengan bobot sangat ringan dan bodi yang sangat tipis.
  • Menjadikan performa sebagai prioritas utama. 
  • Sering menggunakan fitur AI untuk produktivitas dan berkreasi. 
  • Lebih memprioritaskan kamera utama beresolusi tinggi (200 MP), cocok untuk melakukan crop atau menghasilkan gambar dengan detail tinggi.
  • Sering berada di luar ruangan. Layarnya dibekali lapisan anti-reflektif yang nyaman dilihat di bawah terik matahari. 
  • Membutuhkan kapasitas storage besar mencapai 1 TB. 

Pilih Motorola Razr Fold kalau...

  • Menginginkan HP lipat dengan spesifikasi mumpuni dengan harga yang lebih terjangkau.
  • Mengutamakan daya tahan baterai. Kapasitas 6.000 mAh miliknya adalah salah satu yang terbesar di segmen HP lipat.
  • Membutuhkan fitur charging 80 watt yang lebih cepat.
  • Menginginkan layar dengan kecerahan mencapai 6.200 nit. 
  • Ingin merasakan kualitas foto terbaik di segmen foldable. Razr Fold menempati urutan pertama sebagai HP lipat dengan kamera terbaik versi DxOMark. 

Persaingan foldable makin sepi?

Jumlah produk foldable book-style di Indonesia tahun ini rasanya kurang begitu beragam dibandingkan tahun lalu. Pada tahun 2025, pasar Indonesia dimeriahkan dengan Oppo Find N5, Honor Magic V3, Vivo X Fold 5, Galaxy Z Fold 7, Huawei Mate X6, serta ponsel lipat tiga (tri-fold) Huawei Mate XT Ultimate.

Kecuali Vivo X Fold 5, semua HP lipat tersebut bahkan sudah rilis sebelum paruh kedua tahun 2025. Ini kontras dengan tahun 2026 yang baru mendapatkan empat foldable bergaya buku per Juli 2026 yaitu Huawei Mate X7, Galaxy Z Fold 8 Ultra dan "reguler", serta Motorola Razr Fold. 

Soal penerus dari beberapa HP tersebut, Oppo Find N6 sudah rilis di pasar global pada Maret 2026, namun saat ini belum ada tanda-tanda bakal meluncur di Indonesia. Sementara itu, Vivo X Fold 6 sudah muncul di Postel Komdigi dan diprediksi akan dibawa masuk ke Tanah Air dalam waktu dekat, bisa jadi akhir Agustus 2026. 

Honor Magic V3 tahun lalu rilis di Indonesia sebagai ajang kembalinya perusahaan tersebut di Tanah Air setelah absen bertahun-tahun. Tidak diketahui apakah penerusnya, Magic V4, bakal rilis di Indonesia atau tidak. 

Lalu, apakah penerus Huawei Mate XT Ultimate bakal dihadirkan juga di Indonesia? Berdasarkan laporan sejauh ini, Huawei Mate XT2 yang kini bakal mengadopsi mekanisme lipatan "G" alih-alih "Z" baru direncanakan rilis di China pada awal September 2026. Jika akan rilis di Indonesia, kemungkinan baru akan terjadi tahun depan. 

Berdasarkan pola peluncuran tersebut, kami memproyeksikan bahwa Indonesia hanya akan kebagian setidaknya lima foldable bergaya buku hingga akhir tahun ini, yaitu Huawei Mate X7, Galaxy Z Fold 8 Ultra, Galaxy Z Fold 8, Motorola Razr Fold, dan Vivo X Fold 6.

The post Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Vs Motorola Razr Fold, Mana HP Lipat Terbaik? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-z-fold-8-ultra-vs-motorola-razr-fold-mana-hp-lipat-terbaik/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/07/iQoo-Neo-10-Vs-Infinix-GT-30-Pro-61-150x150.jpg150150
Kapan Motorola Razr Fold Meluncur? https://www.91mobiles.com/id/hub/kapan-motorola-razr-fold-meluncur/ https://www.91mobiles.com/id/hub/kapan-motorola-razr-fold-meluncur/#respond Mon, 02 Mar 2026 07:06:36 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=19694 Setelah resmi diperkenalkan pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 pada Januari lalu, perkiraan waktu rilis Motorola Razr Fold pun perlahan mulai terungkap. Ponsel lipat book-style perdana Motorola ini digadang-gadang bakal menjadi pesaing berat Samsung Galaxy Z Fold 8 di tahun ini, dan diprediksi akan segera menyapa pasar global dalam waktu dekat. Sehari sebelum gelaran acara Mobile […]

The post Kapan Motorola Razr Fold Meluncur? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Motorola Razr Fold, HP lipat bergaya buku pertama dari Motorola, diprediksi akan rilis global pada rentang bulan April hingga Juni 2026 nanti.
  • Perangkat ini pertama kali dipamerkan di CES 2026 pada Januari lalu, kemudian kembali diperlihatkan sehari menjelang gelaran acara MWC 2026 di Barcelona.
  • Ponsel lipat ini menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 5, kamera utama 50 MP, ketebalan bodi 4,6 mm saat terbentang, dan kapasitas baterai 6.000 mAh.

Setelah resmi diperkenalkan pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 pada Januari lalu, perkiraan waktu rilis Motorola Razr Fold pun perlahan mulai terungkap. Ponsel lipat book-style perdana Motorola ini digadang-gadang bakal menjadi pesaing berat Samsung Galaxy Z Fold 8 di tahun ini, dan diprediksi akan segera menyapa pasar global dalam waktu dekat. 

Sehari sebelum gelaran acara Mobile World Congress (MWC) 2026 dimulai di Barcelona, Razr Fold kembali dipamerkan kepada wartawan dan tech reviewer dalam sebuah acara media briefing. Tim 91Mobiles Indonesia kebagian menjadi salah satu media yang sempat hadir di lokasi untuk menggenggam HP lipat tersebut. Penjabaran mengenai pengalaman hands-on dapat dilihat pada tautan ini.

Meski sudah dipersiapkan untuk hands-on, rupanya Motorola belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi untuk Razr Fold tersebut. Menurut seorang tipster ulung bernama Smart Pikachu, Motorola Razr Fold diduga akan rilis secara resmi pada kuartal kedua di tahun 2026, sebagaimana dikutip dari GizmoChina.

Jika prediksi ini akurat, itu artinya Razr Fold akan hadir di rentang bulan April hingga Juni mendatang. Meski demikian, pihak Motorola sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait tanggal rilis spesifik maupun harga retail untuk perangkat flagship tersebut.

Spesifikasi Motorola Razr Fold

Dalam ajang MWC 2026, Motorola kembali mengungkap sebagian informasi resmi terkait spesifikasi teknis dari Motorola Razr Fold, yakni sebagai berikut ini.

  • Layar sekunder (cover) ponsel ini memakai panel OLED 6,6 inci yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan smartphone tanpa harus membuka lipatan ponsel. Di layar penutup ini, kabarnya tersemat kamera selfie 32 MP. 
  • Soal layar internalnya, HP ini menggunakan panel LTPO OLED 8,1 inci dengan resolusi 2K, serta memakai kamera 20 MP di dalamnya untuk menunjang selfie dan video call. 

  • Motorola Razr Fold memiliki ketebalan 4,6 mm saat dibuka dan 9,9 mm ketika dibentangkan, hadir dengan bobot 243 gram. Ini menjadikannya sebagai salah satu foldable paling tipis di industri. 
  • Di bagian dapur pacu, ponsel lipat ini menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 5 yang tak hanya menjanjikan performa tinggi, melainkan juga efisiensi daya dan pemrosesan fitur AI yang optimal. 
  • Perangkat ini dipastikan bakal menerima dukungan pembaruan software dan patch keamanan hingga 7 tahun. 
  • Di punggungnya terdapat setup tiga kamera yang terdiri atas 50 MP wide-angle, 50 MP periskop telefoto (3x optical zoom), dan 50 MP ultrawide yang dibekali autofokus. 
Menjajal Razr Fold, HP Lipat Book Style Pertama Motorola
Punggung Razer Fold warna Pantone Lily White.
  • Menyoal ketahanannya, Motorola menyematkan sertifikasi IP48 dan IP49 pada Razr Fold. Jadi, selain tahan di rendaman air sedalam 1 meter selama 30 menit, HP ini juga mampu bertahan terhadap semprotan air bertekanan tinggi. Namun perlu dicatat bahwa foldable bersangkutan belum memiliki sertifikasi ketahanan terhadap debu (dust-resistant). 
  • Motorola juga turut memperkenalkan Corning Gorilla Glass Ceramic 3 pada layar cover, menjadikannya ponsel pertama di dunia yang menggunakan teknologi tersebut. Sisi punggungnya dibalut material vegan leather (kulit imitasi) dengan pilihan warna Pantone Blackened Blue dan Pantone Lily White.
Menjajal Razr Fold, HP Lipat Book Style Pertama Motorola
Layar yang menampilkan spesifikasi Motorola Razr Fold.
  • Meski ketebalan bodinya hanya 4,6 mm saat terbentang, Razr Fold disuplai dengan kapasitas baterai jumbo 6.000 mAh, jauh melampaui kompetitor utamanya (seperti Galaxy Z Fold 7) yang masih mentok di 4.400 mAh. 
  • Pengisian dayanya menggunakan fast charging 80 watt via kabel dan wireless charging 50 watt. 
  • Motorola Razr Fold juga kabarnya memiliki dukungan terhadap stylus Motorola Pen dan sensor sidik jari di samping.

Untuk memudahkan pembaca menyerap informasi terkait spesifikasi Motorola Razr Fold di atas, berikut ini tim 91Mobiles Indonesia sajikan dalam bentuk tabel. 

FiturSpesifikasi
Layar utama8,1 inci LTPO OLED, resolusi 2K
Layar cover6,6 inci OLED, Gorilla Glass Ceramic 3
ChipsetQualcomm Snapdragon 8 Gen 5
RAM dan penyimpananRAM 16 GB, storage 256 GB atau 512 GB
Kamera belakang50 MP (utama) + 50 MP (ultrawide) + 50 MP (3x optical zoom)
Kamera depan20 MP di layar internal, 32 MP di layar cover
Baterai6.000 mAh (80W Wired, 50W Wireless)
KetahananIP48/ IP49 (Water Resistant)
OSHello UX (Android 16), 7 tahun update

The post Kapan Motorola Razr Fold Meluncur? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/kapan-motorola-razr-fold-meluncur/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/03/motorola_razr_fold-3-e1772435175502-150x150.jpg150150
Menjajal Razr Fold, HP Lipat Book Style Pertama Motorola https://www.91mobiles.com/id/hub/menjajal-razr-fold-hp-lipat-book-style-pertama-motorola/ https://www.91mobiles.com/id/hub/menjajal-razr-fold-hp-lipat-book-style-pertama-motorola/#respond Mon, 02 Mar 2026 05:00:58 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=19660 Motorola dikenal memiliki lini foldable bergaya clamshell alias flip, yakni Razr. Dalam ajang CES 2026 di awal tahun, pabrikan tersebut untuk pertama kalinya memperkenalkan ponsel lipat book style bernama Razr Fold. Ketika itu belum banyak detil yang diungkap.Nah, pada 1 Maret, sehari sebelum konferensi Mobile World Congress 2026 dimulai di Barcelona, Spanyol, Motorola kembali memboyong […]

The post Menjajal Razr Fold, HP Lipat Book Style Pertama Motorola first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Motorola dikenal memiliki lini foldable bergaya clamshell alias flip, yakni Razr. Dalam ajang CES 2026 di awal tahun, pabrikan tersebut untuk pertama kalinya memperkenalkan ponsel lipat book style bernama Razr Fold. Ketika itu belum banyak detil yang diungkap.

Nah, pada 1 Maret, sehari sebelum konferensi Mobile World Congress 2026 dimulai di Barcelona, Spanyol, Motorola kembali memboyong Razr Fold untuk dipamerkan kepada wartawan dan tech reviewer dalam sebuah acara media briefing di kota yang sama.

Kebetulan 91mobiles Indonesia berkesempatan hadir di lokasi untuk menjajal Razr Fold. Ikuti hasil penelusuran kami selengkapnya dalam ulasan singkat berikut.

Desain Motorola Razr Fold, tangguh dengan Gorilla Glass Ceramic 3

Berbeda dari lini HP lipat clamshell Razr yang memanfaatkan mekanisme folding untuk membuat ukuran fisik menjadi lebih kecil, Razr Fold justru menggunakannya untuk menghadirkan layar lebih lebar dengan aspect ratio cenderung persegi sehingga menyerupai tablet.


Layar utama di perangkat ini bisa diakses saat dibentangkan. Diagonalnya mencapai 8,1 inci (2K) dengan panel LTPO AMOLED 1-120 Hz. Saat terlipat, Razr Fold bisa digunakan layaknya smartphone konvensional dengan layar luar berdiagonal 6,6 inci yang memiliki refresh rate tinggi, mencapai 165 Hz.

Head of Global Product Marketing Motorola Mobility Nicole Hagen mengatakan bahwa layar luar Razr Fold berlapis kaca pelindung Gorilla Glass Ceramic 3 sehingga menjadi HP foldable pertama yang menggunakannya.

“Selain tangguh, perangkat ini juga tipis karena ketebalannya hanya 4,7 mm saat dibentangkan dan 9,9 mm ketika dilipat. Bobotnya 240 gram dan memiliki rating IP48/ IP49, serta bisa bertahan untuk 10 tahun pemakaian,” ujar Hagen saat memperkenalkan Razr Fold dalam peresentasi.

Saat 91mobiles Indonesia coba menggenggamnya, Razr Fold memang terasa ramping dan ringan. Crease alias bekas lipatan di layar utama relatif tak terlihat ketika perangkat digunakan, meskipun masih bisa tampak apabila layar dimiringkan dan terasa saat diraba dengan jari.

Menjajal Razr Fold, HP Lipat Book Style Pertama Motorola
Mode Desk Display di Motorola Razr Fold.

Razer Fold menyediakan beberapa mode penggunaan seperti laptop mode di mana layar terbuka setengah dan sisi bawahnya digunakan layaknya tombol keyboard. Ada pula mode tenda yang unik karena bisa diatur untuk senantiasa menampilkan tanggal, notifikasi, atau keterangan waktu lewat fitur bernama Desk Display.

Spesifikasi Motorola Razr Fold, bertenaga besar dan upgrade Android 7 tahun

Seperti biasa, Motorola menerapkan fitur-fitur kecerdasan buatan dalam suite Moto AI, termasuk untuk photo enhancements secara real time. Pengolahan AI secara on-device membutuhkan tenaga besar. Sebab itu, lanjut Hagen, Razr Fold menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 5.

Menjajal Razr Fold, HP Lipat Book Style Pertama Motorola
Layar yang menampilkan spesifikasi Motorola Razr Fold.



Kapasitas baterai Razr Fold juga termasuk besar untuk ukuran foldable dengan angka 6.000 mAh, lengkap dengan fast charging 80 watt dan wireless fast charging 50 watt. Adapun sistem operasi yang digunakan adalah Android 16 dengan jaminan upgrade versi Android sebanyak 7 tahun alias 7 generasi, dengan periode yang sama untuk patch sekuriti.

Unit Razr Fold yang dijajal oleh 91mobiles Indonesia memiliki RAM berkapasitas 16 GB dan media internal 512 GB. Motorola masih belum mengungkapkan pilihan konfigurasi memori apa saja yang nantinya bakal tersedia. Harga dan jadwal ketersediaannya pun masih misterius.

Menjajal Razr Fold, HP Lipat Book Style Pertama Motorola
Motorola Razr Fold warna Blackened Blue dan Lily White.

Yang jelas, Razr Fold akan tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Pantone Blackened Blue dan Pantone Lily White. Keduanya memiliki finishing berbeda. Punggung varian Blackened Blue memiliki tekstur serupa pola rajutan, sementara Lily White cenderung polos.

Motorola kemungkinan akan mengungkap lebih banyak informasi mengenai Razr Fold dalam waktu dekat. Kita tunggu saja.

The post Menjajal Razr Fold, HP Lipat Book Style Pertama Motorola first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/menjajal-razr-fold-hp-lipat-book-style-pertama-motorola/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/03/motorola_razr_fold-1-150x150.jpg150150