Samsung | Indonesia Blog https://www.91mobiles.com/id/hub Wed, 12 Aug 2026 10:06:03 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.5.3 Duo Tablet Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra Muncul di NBTC, Segera Rilis di Thailand? https://www.91mobiles.com/id/hub/duo-tablet-galaxy-tab-s12-plus-dan-ultra-muncul-di-nbtc-segera-rilis-di-thailand/ https://www.91mobiles.com/id/hub/duo-tablet-galaxy-tab-s12-plus-dan-ultra-muncul-di-nbtc-segera-rilis-di-thailand/#respond Wed, 12 Aug 2026 10:06:03 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=24479 Tanda-tanda hadirnya tablet flagship terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 series, tampaknya akan semakin kuat. Setelah sebelumnya muncul dalam bocoran render (via SammyGuru), kini dua varian dari seri tersebut (Plus dan Ultra) terpantau lolos sertifikasi di otoritas telekomunikasi Thailand, NBTC. Berdasarkan sertifikasi NBTC, Galaxy Tab S12 Plus muncul dengan nomor model SM-X846B sementara varian Ultra mengusung nomor model SM-X946B. Keduanya […]

The post Duo Tablet Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra Muncul di NBTC, Segera Rilis di Thailand? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra muncul di laman sertifikasi NBTC, diprediksi segera rilis di Thailand. 
  • Bocoran render keduanya pun sudah mencuat di internet, memperlihatkan ukuran bezel di layar. 
  • Berdasarkan rumor, Galaxy Tab S12 Plus akan dibanderol mulai dari Rp 19,6 jutaan, sementara Galaxy Tab S12 Ultra dijual mulai dari Rp 25 juta. 

Tanda-tanda hadirnya tablet flagship terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 series, tampaknya akan semakin kuat. Setelah sebelumnya muncul dalam bocoran render (via SammyGuru), kini dua varian dari seri tersebut (Plus dan Ultra) terpantau lolos sertifikasi di otoritas telekomunikasi Thailand, NBTC. 

Berdasarkan sertifikasi NBTC, Galaxy Tab S12 Plus muncul dengan nomor model SM-X846B sementara varian Ultra mengusung nomor model SM-X946B. Keduanya dipastikan bakal mendukung konektivitas 5G dan diproduksi langsung di Korea Selatan. 

Kehadiran dua ponsel ini di database NBTC menandakan bahwa peluncurannya di pasar global, dalam hal ini Thailand, sudah semakin dekat. Biasanya perangkat yang sudah mengantongi sertifikasi global seperti ini bakal resmi diperkenalkan dalam beberapa waktu ke depan, setidaknya dalam kurun waktu 1-3 bulan. 

Bocoran spesifikasi Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra

Selain muncul di NBTC, Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra juga sudah mengantongi sertifikat Bluetooth SIG dan FCC di Amerika Serikat. Bocoran spesifikasi keduanya pun sudah mencuat di jagat maya, yakni sebagai berikut.

  • Galaxy Tab S12 Plus disebut akan mengusung panel Dynamic AMOLED 2X 12,4 inci dengan refresh rate 120 Hz. 
  • Tablet ini konon dibekali baterai 10.600 mAh
  • Dari segi desain, render yang beredar memperlihatkan bezel yang sedikit lebih tebal dibandingkan versi Ultra, dengan kamera depan yang tersemat di bagian bezel atas. 
  • Sebagai varian tertinggi, Galaxy Tab S12 Ultra diperkirakan mengusung layar jumbo 14,6 inci dengan bezel sangat tipis. 
  • Tablet tersebut kabarnya menggunakan desain poni (notch) untuk menampung kamera depan, mirip dengan generasi pendahulunya.
  • Soal dapur pacu, Galaxy Tab S12 Ultra rumornya akan beralih ke chipset MediaTek Dimensity 9500 yang dipadukan dengan RAM 12 GB. Perangkat ini berhasil menorehkan skor 2.424 poin (single-core) dan 8.446 poin (multi-core) dalam pengujian Geekbench 6. 
  • Adapun kapasitas baterai dari perangkat ini tergolong sangat besar, yakni 11.600 mAh

Kapan Galaxy Tab S12 series bakal rilis?

Samsung sebelumnya sempat memberikan konfirmasi terkait peluncuran seri tablet ini. Dalam laporan keuangan kuartal-II dan kuartal-III 2026, pihak Samsung memastikan bahwa Galaxy Tab S12 series masuk ke dalam jajaran produk premium yang direncanakan meluncur pada semester kedua tahun 2026 (Juli-Desember). 

Banyak pihak yang memprediksi seri tablet ini akan debut di pasar global pada September nanti, bertepatan dengan ajang pameran teknologi IFA di Berlin. 

Adapun soal harganya, Galaxy Tab S12 Plus diprediksi mengusung banderol mulai dari 1.100 dolar AS (Rp 19,6 jutaan), sementara Galaxy Tab S12 Ultra diprediksi akan dibanderol mulai dari 1.400 dolar AS (Rp 25 juta) untuk storage 256 GB, sebagaimana dikutip dari Phone Arena

Terlepas dari bocoran spesifikasi dan sertifikasi yang sudah beredar, Samsung sendiri masih belum memberikan pengumuman resmi soal tanggal rilis maupun spesifikasi finalnya untuk pasar Indonesia. 

The post Duo Tablet Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra Muncul di NBTC, Segera Rilis di Thailand? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/duo-tablet-galaxy-tab-s12-plus-dan-ultra-muncul-di-nbtc-segera-rilis-di-thailand/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/09/galaxy_tab_s11_and_s11_ultra-19-150x150.jpg150150
iPhone Masih Merajai Segmen HP Premium https://www.91mobiles.com/id/hub/iphone-masih-merajai-segmen-hp-premium/ https://www.91mobiles.com/id/hub/iphone-masih-merajai-segmen-hp-premium/#respond Sat, 08 Aug 2026 02:16:22 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=24389 Pasaran smartphone premium global dengan kisaran harga di atas 600 dolar AS (Rp 10,7 juta) mengalami pertumbuhan pada paruh pertama tahun ini. Lembaga riset pasar Counterpoint Resarch mencatat, pada semester 1 2026, porsi smartphone premium mencapai 29 persen dari penjualan keseluruhan secara global.Angka tersebut lebih tinggi dibanding tahun lalu, saat ponsel premium mendapat porsi 25 […]

The post iPhone Masih Merajai Segmen HP Premium first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Laporan firma riset pasar Counterpoint Research menyebutkan bahwa iPhone menguasai 65 persen pasar smartphone premium di paruh pertama 2027.
  • Lini ponsel buatan Apple tersebut disusul oleh Samsung di urutan kedua dengan selisih jauh.
  • Pasaran smartphone premium berharga 600 dolar AS ke atas mengalami pertumbuhan hingga kini mencakup 29 persen dari penjualan keseluruhan secara global.

Pasaran smartphone premium global dengan kisaran harga di atas 600 dolar AS (Rp 10,7 juta) mengalami pertumbuhan pada paruh pertama tahun ini. Lembaga riset pasar Counterpoint Resarch mencatat, pada semester 1 2026, porsi smartphone premium mencapai 29 persen dari penjualan keseluruhan secara global.

Angka tersebut lebih tinggi dibanding tahun lalu, saat ponsel premium mendapat porsi 25 persen pada paruh pertama dan 20 persen pada paruh kedua, berdasarkan Handset Model Tracker Counterpoint Research.

Di klasemen teratas industri smartphone ini, Apple masih menjadi raja. Lini produk iPhone besutannya menguasai 65 persen pasaran smartphone premium pada semester 1 2026. Market share Apple naik dari 63 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Pembagian pangsa pasar smartphone premium di atas 600 dolar AS pada semester 1 2026 berdasarkan data Counterpoint Research.



Apple disusul oleh Samsung di urutan kedua, tapi dengan selisih jauh. Pabrikan asal Korea Selatan tersebut hanya mendapat porsi 19 persen dari pasaran smartphone berharga di atas 600 dolar AS. Angkanya tidak berubah dibandingkan semester pertama 2025.

Berdasarkan data Counterpoint, Apple mengalami pertumbuhan YoY sebesar 9 persen pada semester 1 2026 berkat kinerja penjualan lini ponsel iPhone 17 yang tinggi, terutama untuk base model.

Namun, apabila ditarik lebih jauh ke belakang, penguasaan Apple atas pasaran ponsel premium sebenarnya sudah menurun cukup jauh. Pada paruh pertama 2022, Apple masih menguasai 74 persen. Lambat laun, pangsanya tergerus oleh para pabrikan lain, teruma merek-merek China, yang semakin berani merangsek ke segmen atas.

Ponsel premium naik karena memori makin mahal

Dalam laporannya, Counterpoint turut mengungkap alasan kenapa segmen ponsel premium mengalami pertumbuhan pada paruh pertama 2026. Penyebabnya tak lain kenaikan harga komponen memori yang sangat berpengaruh pada segmen entry-level dan menengah.

Di segmen premium, para pabrikan lebih bisa menyerap dampak kenaikan harga komponen tersebut lewat margin yang lebih tinggi dan mengurangi promosi. Senior Analyst Counterpoint Harshit Rastogi mengatakan bahwa kenaikan harga komponen telah mengubah struktur harga smartphone dan membuat peluang bagi para pabrikan untuk mengakselerasi tren “premiumization”.

“Di saat harga smartphone Android menengah mengalami kenaikan, selisihnya dengan perangkat premium, terutama model flagship lama, menjadi berkurang. Tren ini membuat smartphone flagship menjadi plihan upgrade yang lebih baik untuk konsumen,” ujar Rastogi.

Ke depan, tren “premiumization” di mana perangkat-perangkat ponsel baru makin mengarah ke segmen atas diprediksi akan menjadi strategi kunci di industri smartphone seiring dengan pergeseran fokus dari volume pengiriman ke maksimalisasi value dan profit.

“Pabrikan menarget harga lebih tinggi untuk melindungi margin di tengah kondisi pasar yang menantang. Di sisi lain, siklus upgrade yang menjadi makin panjang membuat konsumen cenderung berinvestasi di perangkat premium yang bisa dipakai lebih lama,” papar Senior Analyst Counterpoint Karn Chauhan.

The post iPhone Masih Merajai Segmen HP Premium first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/iphone-masih-merajai-segmen-hp-premium/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/10/eu16fdrm-150x150.png150150
Galaxy S26 FE Muncul di Postel, Segera Rilis di Indonesia? https://www.91mobiles.com/id/hub/galaxy-s26-fe-muncul-di-postel-segera-rilis-di-indonesia/ https://www.91mobiles.com/id/hub/galaxy-s26-fe-muncul-di-postel-segera-rilis-di-indonesia/#respond Fri, 07 Aug 2026 12:16:08 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=24383 Sebentar lagi persaingan smartphone di Indonesia tampaknya bakal diramaikan oleh HP terbaru dari Samsung. Ya, setelah terpantau muncul di laman P3DN Kemenperin pada dua hari lalu, Galaxy S26 FE kini sudah dinyatakan lolos uji sertifikasi Postel dari Komdigi. Dengan demikian, hampir dapat dipastikan bahwa HP ini akan segera menyambangi pasar Indonesia. Berdasarkan pemantauan 91Mobiles Indonesia di laman sertifikasi […]

The post Galaxy S26 FE Muncul di Postel, Segera Rilis di Indonesia? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Galaxy S26 FE muncul di laman Postel dari Komdigi, pertanda akan segera meluncur di Indonesia. 
  • Render gambar Galaxy S26 FE juga sudah beredar, diduga bakal tampil dalam tiga varian warna yaitu Graphite, Aqua Green, serta warna baru yang berada di antara ungu dan biru. 
  • Menurut rumor, Galaxy S26 FE akan rilis di pasar global pada 1 September 2026 dengan harga mulai dari Rp 12,5 jutaan.

Sebentar lagi persaingan smartphone di Indonesia tampaknya bakal diramaikan oleh HP terbaru dari Samsung. Ya, setelah terpantau muncul di laman P3DN Kemenperin pada dua hari lalu, Galaxy S26 FE kini sudah dinyatakan lolos uji sertifikasi Postel dari Komdigi. Dengan demikian, hampir dapat dipastikan bahwa HP ini akan segera menyambangi pasar Indonesia. 

Berdasarkan pemantauan 91Mobiles Indonesia di laman sertifikasi Postel, terdapat sertifikasi bernomor 125210/DJID/2026 yang diterbitkan pada 7 Agustus 2026. Sertifikat ini diajukan oleh nama pemohon PT Samsung Electronics Indonesia untuk perangkat dengan nomor model SM-S751B. Kali ini, nama pemasaran “Galaxy S26 FE” terpampang jelas pada listing yang ditampilkan.

Galaxy S26 FE muncul di  Postel.
Galaxy S26 FE muncul di Postel.

Pada hari kemarin, nomor model yang sama juga terlihat di laman sertifikasi FCC, pertanda akan rilis global dalam waktu dekat. Selain itu kini juga sudah beredar bocoran yang memperlihatkan keseluruhan varian warna dari Galaxy S26 FE. 

Bocoran spesifikasi Galaxy S26 FE

  • Ponsel dengan unsur nama “Fan Edition” ini dilaporkan bakal memakai rangka aluminium datar (flat aluminium frame). Selain itu, terdapat laporan yang menyebutkan bahwa Samsung mungkin akan beralih menggunakan material punggung glossysebagaimana dilaporkan oleh SammyGuru.
  • Ponsel ini kabarnya akan mengusung layar datar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz, serta akan menampilkan housing kamera berbentuk oval sebagai “rumah” bagi tiga kamera belakang. Desain demikian ini mengikuti tampilan yang serupa dengan Galaxy S26 dan S26 Plus. 
  • Baru-baru ini beredar render gambar yang memperlihatkan Galaxy S26 FE dalam tiga varian warna utama, yakni Graphite, Aqua Green, dan campuran biru dan ungu, sebagaimana dihimpun dari Android Headlines. Ponsel ini juga diprediksi akan kembali mengantongi sertifikasi IP68
  • Dapur pacunya konon akan menggunakan chipset Exynos 2500 yang dipadukan dengan RAM 8 GB dan opsi storage 128 GB, 256 GB, dan 512 GB. 
  • Perihal fotografinya, Galaxy S26 FE dilaporkan bakal memiliki kamera utama 50 MP Samsung ISOCELL S5KGN3 (f/1,8, OIS), telefoto 8 MP OmniVision OV08A1 (zoom optis 3x), dan ultrawide 12 MP GC12A2. Kamera depannya kemungkinan beresolusi 12 MP dengan sensor Sony IMX825
  • Galaxy S26 FE disebut-sebut akan dibekali baterai 4.900 mAh yang mendukung pengisian cepat 45 watt via kabel, lebih unggul dari Galaxy S26 standar yang hanya 25 watt. Sejumlah bocoran berkata bahwa HP ini bakal punya baterai 5.100 mAh, namun rumor tersebut masih belum dapat dipastikan. 
  • Ponsel ini diprediksi akan langsung menjalankan sistem operasi Android 17 dengan antarmuka One UI 9, serta diprediksi akan dijanjikan masa pembaruan OS dan patch keamanan hingga 7 tahun. 
  • Samsung juga kemungkinan akan menghadirkan fitur stabilisasi Horizontal Lock dari seri Galaxy S26 utama. 

Rumornya, Samsung akan memperkenalkan Galaxy S26 FE di pasar global (kemungkinan mencakup Indonesia), pada 1 September 2026 mendatang. Jadwal peluncuran ini memang sesuai dengan beberapa pendahulunya yang juga rilis di bulan September. 

Terkait harganya, Galaxy S26 FE dikabarkan bakal mengalami kenaikan harga dibandingkan pendahulunya yakni mulai dari 699 dolar (Rp 12,5 jutaan) untuk wilayah AS dan 799 euro (Rp 16,5 jutaan) untuk pasar Eropa. 

The post Galaxy S26 FE Muncul di Postel, Segera Rilis di Indonesia? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/galaxy-s26-fe-muncul-di-postel-segera-rilis-di-indonesia/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/08/vnyrh924-150x150.png150150
Samsung Galaxy S26 FE Kantongi TKDN di Indonesia, Segera Meluncur? https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-s26-fe-kantongi-tkdn-di-indonesia-segera-meluncur/ https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-s26-fe-kantongi-tkdn-di-indonesia-segera-meluncur/#respond Tue, 04 Aug 2026 09:55:10 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=24253 Samsung Galaxy S26 FE belum resmi diperkenalkan. Namun, perangkat yang diduga merupakan calon ponsel flagship baru dari Samsung tersebut belakangan terpantau muncul di laman Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin).Perangkat dengan nomor model SM-S741B ini tercantum sebagai smartphone 5G besutan PT Samsung Electronics Indonesia dan telah mengantongi nilai TKDN 38,20 persen, alias sudah memenuhi salah […]

The post Samsung Galaxy S26 FE Kantongi TKDN di Indonesia, Segera Meluncur? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Samsung Galaxy S26 FE terindikasi bakal segera rilis di Indonesia, sudah muncul di laman P3DN Kemenperin dengan nilai TKDN 38,20 persen. 
  • Menurut bocoran, Galaxy S26 FE bakal mengusung chipset Exynos 2500, layar Dynamic AMOLED 2X 6,7 inci, baterai 5.100 mah, serta kamera utama 50 MP.. 
  • Galaxy S26 FE diprediksi rilis September 2026 dengan harga mulai dari Rp 16,5 jutaan.

Samsung Galaxy S26 FE belum resmi diperkenalkan. Namun, perangkat yang diduga merupakan calon ponsel flagship baru dari Samsung tersebut belakangan terpantau muncul di laman Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Perangkat dengan nomor model SM-S741B ini tercantum sebagai smartphone 5G besutan PT Samsung Electronics Indonesia dan telah mengantongi nilai TKDN 38,20 persen, alias sudah memenuhi salah satu syarat untuk dipasarkan di Tanah Air. Setelahnya, warga Indonesia tinggal menunggu HP tersebut “nongol” di laman SDPPI Postel sebelum akhirnya Galaxy S26 FE siap dipasarkan di Indonesia. 

Adapun kemunculan Galaxy S26 FE di laman TKDN terjadi tak lama setelah seorang eksekutif Samsung mengonfirmasi keberadaan ponsel tersebut. Sebelumnya, perangkat yang diyakini sebagai Galaxy S26 FE juga telah muncul di basis data Wireless Power Consortium (WPC) yang sekaligus menampilkan desain belakang ponsel bersangkutan.

Bocoran spesifikasi Galaxy S26 FE

Sejauh ini, Galaxy S26 FE kabarnya masih akan mengusung panel layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci seperti pendahulunya, hadir dengan resolusi Full HD Plus dan refresh rate adaptif hingga 120 Hz.

Tingkat kecerahan layarnya disebut tetap mencapai 1.900 nit, pertanda bahwa spesifikasi layarnya nyaris sama sekali tidak berubah dibanding Galaxy S25 FE. 

Menyoal dapur pacunya, Samsung diyakini bakal menyematkan chipset Exynos 2500 pada Galaxy S26 FE, cip yang juga digunakan oleh Galaxy Z Flip 7. Rumor ini didasari pada penemuan laman Geekbench untuk nomor model SM-S741U. Untuk memorinya, varian FE ini diduga akan tersedia dalam varian RAM 8 GB dan opsi storage 128 GB, 256 GB, hingga kemungkinan 512 GB. 

Sisi fotografi pada Galaxy S26 FE pun rumornya tidak akan hadir dengan peningkatan yang berarti. Berdasarkan bocoran Android Authority, ponsel ini konon bakal mengusung kamera utama 50 MP Samsung ISOCELL S5KGN3, disertai kamera telefoto 8 MP OmniVision OV08A1 dengan dukungan zoom optis hingga 3x. 

Adapun kamera ultrawide dan selfie pada HP ini disebut sama-sama beresolusi 12 MP. Belum diketahui sensor mana yang akan digunakan untuk dua kamera tersebut. Namun, keduanya diprediksi masih akan mengusung konfigurasi serupa dengan Galaxy S25 FE. 

Perihal baterainya, Galaxy S26 FE diperkirakan bakal disuplai dengan kapasitas 5.100 mAh. Prediksi ini berdasarkan pola peningkatan baterai sebanyak 200 mAh dari beberapa generasi pendahulunya. 

Ponsel ini juga disebut akan memiliki pengisian cepat 45 watt yang sama dengan pendahulunya, sebagaimana diketahui dari penemuan sertifikasi UL Solutions (Demko). 

Dari sisi software, Galaxy S26 FE dikabarkan bakal langsung menjalankan One UI 9 berbasis Android 17. Pabrikan asal Korea Selatan ini juga diyakini akan kembali menjanjikan masa pembaruan OS dan patch keamanan hingga 7 tahun. 

Jika dilihat dari bocoran spesifikasi yang beredar, Galaxy S26 FE sepertinya lebih berfokus pada peningkatan performa lewat penggunaan chipset Exynos 2500. Sementara, spesifikasi, layar, kamera, dan kecepatan pengisiannya masih tetap sama dengan Galaxy S25 FE. 

Bocoran harga Galaxy S26 FE, naik harga?

Sumber Phone Arena juga telah membeberkan bocoran harga rilis Galaxy S26 FE untuk wilayah Eropa, yakni sebagai berikut. 

  • RAM 8 GB/128 GB: 799 euro (Rp 16,5 jutaan)
  • RAM 8 GB/256 GB: 899 euro (Rp 18,6 jutaan)
  • RAM 8 GB/512 GB: 1.099 euro (Rp 22,7 jutaan)

Melihat dari bocoran harga di atas, dapat diprediksi bahwa Galaxy S26 FE memang akan mengalami kenaikan harga dibandingkan dengan pendahulunya. Tahun lalu, Galaxy S25 FE dijual dengan harga mulai dari 740 euro (Rp 15,3 jutaan). Perlu ditambahkan bahwa harga gadget di Eropa biasanya lebih mahal daripada di wilayah dunia lainnya. 

Pada September 2025 lalu, Galaxy S25 FE dibawa masuk ke Indonesia dengan harga mulai dari Rp 9.999.000 untuk RAM 8 GB/128 GB dan Rp 10.999.000 untuk RAM 8 GB/256 GB. 

Jika mengikuti jejak para pendahulunya, tak menutup kemungkinan Galaxy S26 FE bakal diumumkan di pasar internasional pada September mendatang, lalu segera menyusul dirilis di Indonesia. 

The post Samsung Galaxy S26 FE Kantongi TKDN di Indonesia, Segera Meluncur? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-s26-fe-kantongi-tkdn-di-indonesia-segera-meluncur/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/04/Galaxy-S26-FE-150x150.jpg150150
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Vs Motorola Razr Fold, Mana HP Lipat Terbaik? https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-z-fold-8-ultra-vs-motorola-razr-fold-mana-hp-lipat-terbaik/ https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-z-fold-8-ultra-vs-motorola-razr-fold-mana-hp-lipat-terbaik/#respond Thu, 30 Jul 2026 06:31:16 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=24094 Persaingan ponsel lipat di Indonesia semakin memanas setelah Samsung memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 Ultra pada ajang Galaxy Unpacked di London. Segera setelah meluncur secara internasional, pre-order Galaxy Z Fold 8 Ultra langsung dibuka di Tanah Air. Sekilas perangkat ini tampak sebagai varian baru, lantaran seri-seri pendahulunya memang tidak pernah memiliki varian “Ultra”. Akan tetapi, nyatanya […]

The post Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Vs Motorola Razr Fold, Mana HP Lipat Terbaik? first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Persaingan ponsel lipat di Indonesia semakin memanas setelah Samsung memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 Ultra pada ajang Galaxy Unpacked di London. Segera setelah meluncur secara internasional, pre-order Galaxy Z Fold 8 Ultra langsung dibuka di Tanah Air. 

Sekilas perangkat ini tampak sebagai varian baru, lantaran seri-seri pendahulunya memang tidak pernah memiliki varian “Ultra”. Akan tetapi, nyatanya HP lipat ini adalah varian penerus dari Galaxy Z Fold 7 tahun lalu. Perbandingan keduanya dapat Anda lihat pada tautan ini.

Nah, kini dengan hadirnya Galaxy Z Fold 8 Ultra, rasanya cukup lumrah untuk membandingkannya dengan Motorola Razr Fold yang merupakan foldable dengan gaya book-style pertama di Indonesia. Keduanya merupakan dua dari segelintir HP lipat yang rilis di Indonesia pada 2026. 

Galaxy Z Fold 8 Ultra kini memiliki bodi lebih tipis serta lebih nyaman dibuka-tutup dibandingkan pendahulunya. Performanya pun benar-benar sekelas flagship lantaran memakai chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy dengan clock speed yang ditingkatkan.

Sementara itu, Motorola mengambil jalur sedikit berbeda dengan menyuguhkan baterai yang lebih besar dan pengisian daya yang lebih cepat. Lantas, mana yang lebih oke di antara keduanya? Simak perbandingan Galaxy Z Fold 8 Ultra vs Motorola Razr Fold berikut ini.

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra vs. Motorola Razr Fold: Desain

Beberapa varian warna Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra

Samsung menitikberatkan aspek desain sebagai salah satu daya tarik utama Galaxy Z Fold 8 Ultra. Ketebalannya hanya 4,1 mm saat dibentangkan dan 8,9 mm ketika dilipat, membuatnya menjadi yang paling tipis sepanjang sejarah Galaxy Fold. Bahkan bobotnya pun hanya 215 gram, menyerupai HP flagship konvensional. 

Frame perangkat ini menggunakan Armor Aluminum, sedangkan sisi belakangnya terlindungi dengan Gorilla Glass Victus 2 agar tidak mudah retak. Samsung juga menambahkan kombinasi lapisan film dan pelat titanium di bawah panel layar untuk meningkatkan kekuatan struktur sekaligus mengurangi dampak benturan. Teknologi yang dinamakan Flex Titanium ini juga membuat crease (bekas lipatan) lebih tersamarkan.

Motorola Razr Fold

Motorola Razr Fold, di sisi lain, memiliki dimensi bodi yang sedikit lebih besar. Ketebalannya mencapai 4,55 mm saat dibuka dan 9,89 mm ketika dilipat, dengan bobot sekitar 243 gram.

Untuk keindahannya, Motorola lebih menonjolkan sisi estetika melalui kolaborasi dengan Pantone. Varian warna Lily White menampilkan tekstur silk-inspired finish, sementara Blackened Blue menggunakan pola diamond pique yang memberikan kesan premium sekaligus lebih tahan terhadap goresan. 

Galaxy Z Fold 8 Ultra tampil lebih minimalis, memiliki modul kamera yang disusun secara vertikal yang membuatnya selaras dengan Galaxy S series. Sementara, Razr Fold dikemas dengan housing kamera persegi yang berisi tiga kamera dan LED flash yang disusun dalam format 2 x 2. 

Adapun soal ketahanannya, Motorola sedikit lebih unggul dengan rating IP49 yang memberikan perlindungan terhadap debu, rendaman air, dan semburan air bertekanan tinggi. Samsung mengandalkan sertifikasi IP48 yang membuatnya tahan di air tawar sedalam 1,5 meter selama 30 menit. 

SpesifikasiSamsung Galaxy Z Fold 8 Ultra
Motorola Razr Fold
Dimensi 158,4 × 143,2 × 4,1 mm (unfolded)
162 × 145,1 × 4,55 mm (unfolded)
158,4 × 72,8 × 8,9 mm (folded)
162 × 74,2 × 9,89 mm (folded)
Bobot215 gram243 gram
MaterialArmor Aluminum, Gorilla Glass Ceramic 3 (depan), Gorilla Glass Victus 2 (belakang)
Frame aluminium, Gorilla Glass Ceramic 3 (depan)
EngselArmor FlexHinge
Titanium-reinforced hinge
KetahananIP48IP49
Pilihan warnaGraphite, Cream Violet Shadow, Green Shadow
Lily White, Blackened Blue (Pantone)

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra vs Motorola Razr Fold: Layar

Menyoal layar, Motorola menang telak dalam perbandingan ini. Razr Fold dikemas dengan panel LTPO OLED 8,09 inci dengan tingkat kecerahan maksimal hingga 6.200 nit, salah satu angka kecerahan tertinggi di industri smartphone saat ini. Layar cover miliknya berukuran 6,6 inci dengan kecerahan hingga 6.000 nit dan memiliki refresh rate hingga 165 Hz. 

Pada kubu Samsung, Galaxy Z Fold 8 Ultra hadir dengan layar utama Dynamic AMOLED 2X berukuran 8 inci dengan layar cover 6,5 inci. Tingkat kecerahan layarnya memang "hanya" mencapai 3.000 nit. Namun, Samsung membekalinya dengan lapisan antireflektif yang mampu mengurangi pantulan cahaya sehingga layar tetap nyaman dilihat di bawah sinar matahari tanpa harus selalu berada di tingkat kecerahan maksimal. 

SpesifikasiSamsung Galaxy Z Fold 8 Ultra
Motorola Razr Fold
Layar utama8 inci Dynamic AMOLED 2X (2.256 x 2.504 piksel), refresh rate 120 Hz
8,09 inci LTPO OLED (2.484 x 2.232 piksel), refresh rate 120 Hz
Layar cover6,5 inci Dynamic AMOLED 2X (1.080 x 2.520 piksel), refresh rate 120 Hz
6,6 inci LTPO OLED (1.080 x 2.520 piksel), refresh rate 165 Hz
Kecerahan maksimal3.000 nit + lapisan anti-reflektif
6.200 nit (utama), 6.000 nit (cover)

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra vs Motorola Razr Fold: Performa

Samsung menyematkan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy untuk Galaxy Z Fold 8 Ultra. Chip ini menawarkan peningkatan CPU sekitar 16 persen, GPU 15 persen, dan NPU 21 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Clock speed tertingginya mencapai 4,74 GHz.

Motorola Razr Fold sayangnya kalah saing dengan penggunaan chipset Snapdragon 8 Gen 5 versi standar (non-Elite) dengan clock speed hingga 3,8 GHz. 

Laman NanoReview memperlihatkan bahwa Galaxy Z Fold 8 Ultra mampu menorehkan skor AnTuTu v11 sebesar 3,4 jutaan poin. Sementara itu, chipset Snapdragon 8 Gen 5 pada Motorola Razr Fold mencapai skor lebih rendah yaitu sekitar 3,1 juta poin. 

Dari segi benchmark mungkin Razr Fold memang kalah. Namun, bukan berarti ponsel lipat ini tidak tangguh dalam memainkan game AAA kekinian seperti Genshin Impact dan Wuthering Waves. Hanya saja, Galaxy Z Fold 8 Ultra dengan chip yang lebih gahar akan condong lebih mampu meraih frame rate tinggi pada pengaturan grafis mentok kanan. 

Galaxy Z Fold 8 Ultra turut disematkan dengan struktur pendinginan graphite yang diperluas, sehingga mampu menjaga suhu tetap stabil saat bermain game dalam waktu lama. Motorola pun tidak mau kalah, karena Razr Fold pun dilengkapi Advanced Liquid Cooling agar tidak mudah throttling saat permainan berlangsung. 

Di Indonesia, Galaxy Z Fold 8 Ultra punya varian memori lebih lengkap dari Motorola yakni RAM 12 GB untuk storage 256 GB dan 512 GB serta RAM 16 GB untuk storage 1 TB. Motorola Razr Fold hanya tersedia dalam varian RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB. 

SpesifikasiSamsung Galaxy Z Fold 8 Ultra
Motorola Razr Fold
ChipsetSnapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy (3 nm)
Snapdragon 8 Gen 5 (3 nm)
CPU dan GPU2× Oryon Gen 3 Prime (4,61 GHz) + 6× Oryon Gen 3 Performance (3,63 GHz), GPU Adreno 840
2× Oryon Gen 3 Prime (3,8 GHz) + 6× Oryon Gen 3 Performance (3,32 GHz), GPU Adreno 829
Skor AnTuTu v113,4 juta poin3,1 juta poin
Sistem pendinginGraphite cooling yang diperluas
Advanced Liquid Cooling
RAM dan storageRAM 12 GB/ 256 GB, RAM 12 GB/ 512 GB, RAM 16 GB/ 1 TBRAM 12 GB/ 256 GB

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra vs Motorola Razr Fold: Kamera

Samsung kembali menggunakan kamera utama 200 MP yang disertai dengan OIS dan PDAF. Kamera tersebut ditemani oleh ultrawide 50 MP dan telefoto 10 MP yang punya kemampuan zoom optis hingga 3x. 

Selain itu, Samsung juga menyematkan teknologi ProVisual Engine yang bertugas mengurangi noise secara real-time serta mendukung perekaman video 8K pada kamera utama maupun ultrawide

Adapun Motorola Razr Fold hadir dengan triple camera 50 MP dengan sensor Sony Lytia 828 + OIS, kamera yang sama pada Motorola Signature.

Kamera ultrawide 50 MP di HP ini memiliki bidang pandang 122 derajat dan juga dapat dipakai sebagai kamera makro, sedangkan kamera telefotonya beresolusi 50 MP dengan zoom optis 3x. 

Tampilan antarmuka kamera belakang Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra

Perihal kualitas fotonya, Motorola Razr Fold sempat menduduki posisi pertama di segmen foldable dengan skor kamera 164, mengungguli Honor Magic V5 dan Samsung Galaxy Z Fold 7 di urutan kedua dan ketiga. 

Motorola juga menawarkan kamera selfie 32 MP di layar utama dan 20 MP di layar cover, lebih tinggi dari kamera depan Galaxy Z Fold 8 Ultra yang sebesar 10 MP di kedua sisi perangkat.

SpesifikasiSamsung Galaxy Z Fold 8 Ultra
Motorola Razr Fold
Kamera belakang200 MP (wide-angle) + 50 MP (ultrawide) + 10 MP (telefoto, 3x optical zoom)
50 MP Sony Lytia 828 (wide-angle) + 50 MP (ultrawide) + 50 MP (periskop, 3x optical zoom)
Kamera selfie10 MP (layar utama) + 10 MP (cover)
32 MP (layar utama) + 20 MP (cover)
Perekaman videoHingga 8KHingga 8K

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra vs Motorola Razr Fold: Baterai dan pengisian daya

Motorola Razr Fold dilengkapi dengan kapasitas baterai 6.000 mAh dengan teknologi silikon-karbon, memiliki daya 80 watt TurboPower via kabel, wireless charging 50 watt dan pengisian terbalik nirkabel 5 watt

Motorola mengklaim bahwa pengisian selama 10 menit sudah cukup untuk penggunaan ponsel hingga 12 jam. 

Kapasitas baterai pesaingnya memang tidak sebesar Motorola. Namun, Samsung telah meningkatkan baterai di Galaxy Z Fold 8 Ultra dari sebelumnya 4.400 mAh menjadi 5.000 mAh. Ponsel ini juga salah satu HP pertama Samsung yang menggunakan teknologi silikon-karbon, diklaim mampu memutar video hingga 27 jam.

Galaxy Z Fold 8 Ultra juga dilengkapi dengan pengisian daya 45 watt via kabel dan 20 watt secara nirkabel.

SpesifikasiSamsung Galaxy Z Fold 8 Ultra
Motorola Razr Fold
Kapasitas baterai5.000 mAh Si/C
6.000 mAh Si/C
Pengisian daya45 watt via kabel, 20 watt nirkabel
80 watt via kabel, 50 watt nirkabel

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra vs Motorola Razr Fold: Software

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra hadir dengan antarmuka One UI 9 berbasis Android 17 secara out-of-the-box. Sejumlah fitur kecerdasan buatan (AI) turut disematkan pada ponsel ini, baik fitur lama yang ditingkatkan atau dipertahankan maupun fitur baru. 

Galaxy Z Fold 8 Ultra dilengkapi dengan Now Nudge, yang mampu memberikan rekomendasi berdasarkan konteks yang ditampilkan di layar. Photo Assist juga hadir untuk memudahkan pengguna mengedit foto dengan menggunakan perintah teks. Lalu, tersedia juga fitur baru bernama My FanCam yang dapat membuat perekaman video hanya berfokus pada gerakan subjek tertentu. 

Sementara itu, Motorola Razr Fold menjalankan Android 16 dengan antarmuka Hello UI. Perangkat ini mendukung Moto AI dan Google Gemini, namun variasi fitur AI-nya tidak sebaik HP lipat Samsung. Baik Galaxy Z Fold 8 Ultra maupun Motorola Razr Fold dijanjikan masa pembaruan OS utama hingga 7 generasi. 

Motorola menyematkan fitur Desktop Mode melalui USB-C sehingga ponsel dapat difungsikan selayaknya komputer saat terhubung ke monitor eksternal. Begitu pun dengan Samsung, HP lipat terbaru miliknya dibekali dengan Samsung DeX untuk mengusung antarmuka menyerupai PC. 

SpesifikasiSamsung Galaxy Z Fold 8 Ultra
Motorola Razr Fold
Sistem operasiAndroid 17 + One UI 9
Android 16 + Hello UI
Jaminan update OS7 tahun
7 tahun
Fitur AIGalaxy AI (Now Nudge, Photo Assist, My FanCam)
Moto AI + Google Gemini

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra vs Motorola Razr Fold: Harga

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra dipasarkan dengan beberapa varian memori di Indonesia, yaitu RAM 12 GB/256 GB, RAM 12 GB/512 GB, dan RAM 16 GB/1 TB. Harga termurahnya dibanderol Rp 32,5 juta, sementara varian tertingginya mencapai lebih dari Rp 40 juta. 

Dibandingkan dengan HP lipat Samsung tersebut, Motorola Razr Fold dibanderol lebih terjangkau, yaitu Rp 30 juta. Perangkat ini, sayangnya, hanya ditawarkan dalam satu varian, yaitu RAM 12 GB dan storage 256 GB.

VarianSamsung Galaxy Z Fold 8 Ultra
Motorola Razr Fold
RAM 12 GB/ 256 GBRp 32.499.000Rp 29.999.000
RAM 12 GB/ 512 GBRp 36.499.000
RAM 16 GB/ 1 TBRp 44.499.000

Setelah membandingkan dua HP lipat tersebut, lantas mana yang lebih menarik? Galaxy Z Fold 8 Ultra akan lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan desain tipis dan performa terbaik. Sementara itu, Motorola Razr Fold cocok untuk mereka yang mencari baterai besar, pengisian daya ngebut, dan kualitas hasil foto yang sudah teruji. Agar lebih yakin dalam menentukan pilihan, tak ada salahnya mempertimbangkan poin-poin di bawah ini.

Pilih Samsung Galaxy Z Fold Ultra kalau...

  • Menginginkan ponsel lipat dengan bobot sangat ringan dan bodi yang sangat tipis.
  • Menjadikan performa sebagai prioritas utama. 
  • Sering menggunakan fitur AI untuk produktivitas dan berkreasi. 
  • Lebih memprioritaskan kamera utama beresolusi tinggi (200 MP), cocok untuk melakukan crop atau menghasilkan gambar dengan detail tinggi.
  • Sering berada di luar ruangan. Layarnya dibekali lapisan anti-reflektif yang nyaman dilihat di bawah terik matahari. 
  • Membutuhkan kapasitas storage besar mencapai 1 TB. 

Pilih Motorola Razr Fold kalau...

  • Menginginkan HP lipat dengan spesifikasi mumpuni dengan harga yang lebih terjangkau.
  • Mengutamakan daya tahan baterai. Kapasitas 6.000 mAh miliknya adalah salah satu yang terbesar di segmen HP lipat.
  • Membutuhkan fitur charging 80 watt yang lebih cepat.
  • Menginginkan layar dengan kecerahan mencapai 6.200 nit. 
  • Ingin merasakan kualitas foto terbaik di segmen foldable. Razr Fold menempati urutan pertama sebagai HP lipat dengan kamera terbaik versi DxOMark. 

Persaingan foldable makin sepi?

Jumlah produk foldable book-style di Indonesia tahun ini rasanya kurang begitu beragam dibandingkan tahun lalu. Pada tahun 2025, pasar Indonesia dimeriahkan dengan Oppo Find N5, Honor Magic V3, Vivo X Fold 5, Galaxy Z Fold 7, Huawei Mate X6, serta ponsel lipat tiga (tri-fold) Huawei Mate XT Ultimate.

Kecuali Vivo X Fold 5, semua HP lipat tersebut bahkan sudah rilis sebelum paruh kedua tahun 2025. Ini kontras dengan tahun 2026 yang baru mendapatkan empat foldable bergaya buku per Juli 2026 yaitu Huawei Mate X7, Galaxy Z Fold 8 Ultra dan "reguler", serta Motorola Razr Fold. 

Soal penerus dari beberapa HP tersebut, Oppo Find N6 sudah rilis di pasar global pada Maret 2026, namun saat ini belum ada tanda-tanda bakal meluncur di Indonesia. Sementara itu, Vivo X Fold 6 sudah muncul di Postel Komdigi dan diprediksi akan dibawa masuk ke Tanah Air dalam waktu dekat, bisa jadi akhir Agustus 2026. 

Honor Magic V3 tahun lalu rilis di Indonesia sebagai ajang kembalinya perusahaan tersebut di Tanah Air setelah absen bertahun-tahun. Tidak diketahui apakah penerusnya, Magic V4, bakal rilis di Indonesia atau tidak. 

Lalu, apakah penerus Huawei Mate XT Ultimate bakal dihadirkan juga di Indonesia? Berdasarkan laporan sejauh ini, Huawei Mate XT2 yang kini bakal mengadopsi mekanisme lipatan "G" alih-alih "Z" baru direncanakan rilis di China pada awal September 2026. Jika akan rilis di Indonesia, kemungkinan baru akan terjadi tahun depan. 

Berdasarkan pola peluncuran tersebut, kami memproyeksikan bahwa Indonesia hanya akan kebagian setidaknya lima foldable bergaya buku hingga akhir tahun ini, yaitu Huawei Mate X7, Galaxy Z Fold 8 Ultra, Galaxy Z Fold 8, Motorola Razr Fold, dan Vivo X Fold 6.

The post Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Vs Motorola Razr Fold, Mana HP Lipat Terbaik? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-z-fold-8-ultra-vs-motorola-razr-fold-mana-hp-lipat-terbaik/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/07/iQoo-Neo-10-Vs-Infinix-GT-30-Pro-61-150x150.jpg150150
Samsung Galaxy Glasses Diumumkan, Ini Fitur dan Spesifikasinya https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-glasses-diumumkan-ini-fitur-dan-spesifikasinya/ https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-glasses-diumumkan-ini-fitur-dan-spesifikasinya/#respond Thu, 23 Jul 2026 07:02:37 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=23925 Selain memperkenalkan tiga ponsel lipat dan lini smartwatch terbarunya pada Galaxy Unpacked, Samsung turut mengumumkan perangkat kacamata pintar bernama Samsung Galaxy Glasses. Perangkat ini merupakan cara Samsung memperluas ekosistem Galaxy ke perangkat wearable di luar ponsel dan headset XR. Adapun Galaxy Glasses ini turut dikembangkan bersama Google, Qualcomm, dan dua merk kacamata global yakni Gentle Monster dan Warby Parker. […]

The post Samsung Galaxy Glasses Diumumkan, Ini Fitur dan Spesifikasinya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Samsung mengumumkan kacamata pintar Galaxy Glasses berbasis Android XR.
  • Kacamata ini berbeda dengan headset XR pada umumnya lantaran tidak memiliki layar. Pengguna dapat melakukan interaksi via suara, area sentuh di bingkai, atau melalui perangkat Galaxy yang terhubung. 
  • Fitur-fitur AI yang dihadirkan mencakup navigasi, perangkuman tulisan, hingga merekam video dari sudut pandang pengguna.

Selain memperkenalkan tiga ponsel lipat dan lini smartwatch terbarunya pada Galaxy Unpacked, Samsung turut mengumumkan perangkat kacamata pintar bernama Samsung Galaxy Glasses. Perangkat ini merupakan cara Samsung memperluas ekosistem Galaxy ke perangkat wearable di luar ponsel dan headset XR. 

Adapun Galaxy Glasses ini turut dikembangkan bersama Google, Qualcomm, dan dua merk kacamata global yakni Gentle Monster dan Warby Parker. Samsung mengatakan bahwa perangkat ini dirancang untuk penggunaan sehari-hari dengan menggabungkan desain stylish, bobot ringan, serta kemampuan kecerdasan buatan (AI) berbasis Android XR. 

Berbeda dengan headset Galaxy XR yang ditujukan untuk pengalaman immersive, kacamata pintar ini mengusung konsep kacamata AI tanpa layar (display-less). Seluruh interaksi pengguna mengandalkan kamera, audio, perintah suara, dan panel sentuh di sisi bingkai. 

Fitur dan spesifikasi Samsung Galaxy Glasses

Samsung membekali kacamata pintar ini dengan chipset Snapdragon AR1 Gen 1 yang memang dirancang Qualcomm untuk perangkat wearable berukuran tipis dan ringan. 

Chip bersangkutan dipadukan dengan sistem operasi Android XR hasil kolaborasi antara Samsung dan Google. Dengan platform ini, pengguna dapat mengakses AI Gemini secara langsung tanpa perlu membuka smartphone

Gemini memanfaatkan kamera bawaan untuk memahami lingkungan sekitar sehingga mampu memberikan bantuan yang lebih kontekstual secara real-time. Berikut ini adalah fitur-fitur dan spesifikasi selengkapnya.

  • Menurut Samsung, kacamata ini mampu bertahan hingga 9 jam penggunaan dalam sekali charging. Kotak penyimpanannya juga berfungsi sebagai charging case yang dapat memberikan tambahan daya hingga 7 kali pengisian penuh. 
  • Galaxy Glasses dilengkapi dengan kamera terintegrasi yang dapat memberikan konteks visual kepada AI, sehingga Gemini dapat melihat apa yang sedang dilihat pengguna. Misalnya saat memotret papan tulis ketika rapat, AI dapat mengolah dan merangkum informasi ke aplikasi Notes agar mudah ditinjau kembali atau dibagikan. 
  • Selain itu, kacamata ini juga dapat merekam video dari sudut pandang pengguna (first person view) serta menampilkan apa yang sedang dilihat saat melakukan panggilan video. 
  • Sejumlah fitur AI juga disediakan untuk membantu aktivitas harian pengguna secara hands-free, misalnya merangkum pesan panjang, membacakan informasi penting, serta menerjemahkan percakapan secara langsung via live translation
  • Pengguna juga dapat meminta navigasi menuju suatu lokasi sekaligus mendapatkan informasi mengenai lingkungan sekitar, misanya ketika berjalan di kawasan wisata atau mencari tujuan tertentu. 
  • Fitur AI di perangkat ini juga mampu memahami dan mengingat konteks aktivitas pengguna, sehingga percakapan bisa tetap berlanjut tanpa harus selalu memulai dari awal.
  • Untuk pengoperasiannya, pengguna dapat memberikan perintah menggunakan suara, memanfaatkan area touch-sensitive pada bingkai kacamata, maupun mengendalikan perangkat melalui HP atau tablet Samsung Galaxy yang terhubung.
  • Karena tidak memiliki layar, seluruh informasi akan disampaikan melalui audio sehingga pengguna tetap dapat memperhatikan lingkungan sekitar tanpa harus menatap layar. 

Hadir dalam dua desain

Selain dibekali beragam fitur AI canggih yang dapat membantu urusan pengguna, Samsung juga menggandeng dua produsen kacamata ternama untuk menghadirkan desain yang sesuai dengan preferensi pengguna. 

Edisi Gentle Monster menggunakan bingkai hitam ramping dengan tepian atas yang lurus. Sementara itu, tersedia juga varian Werby Parker yang tampil dengan bingkai cokelat.  

Samsung menyebutkan bahwa proses pengembangannya dilakukan bersama kedua mitra tersebut guna menyempurnakan titik tumpu pada dahi dan telinga, sehingga kacamata ini tetap nyaman digunakan dalam waktu lama. 

Meski Samsung Galaxy Glasses sudah diumumkan, pabrikan teknologi asal Korea Selatan ini belum membeberkan rincian harga perangkat tersebut. Namun, Samsung berencana meluncurkan Galaxy Glasses ini pada muslim gugur mendatang, alias sekitar September hingga November. 

The post Samsung Galaxy Glasses Diumumkan, Ini Fitur dan Spesifikasinya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-glasses-diumumkan-ini-fitur-dan-spesifikasinya/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/07/lhlj2p9e-150x150.png150150
Samsung Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch 9 Resmi, Ini Harga dan Speknya https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-watch-ultra-2-dan-watch-9-resmi-ini-harga-dan-speknya/ https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-watch-ultra-2-dan-watch-9-resmi-ini-harga-dan-speknya/#respond Thu, 23 Jul 2026 01:59:40 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=23919 Samsung telah resmi memperkenalkan dua smartwatch terbarunya, Galaxy Watch Ultra 2 dan Galaxy Watch 9, dalam acara Galaxy Unpacked yang digelar pada Rabu (22/7/2026). Kedua jam tangan pintar ini memiliki sejumlah peningkatan di beberapa aspek, seperti pemantauan kesehatan berbasis AI yang lebih canggih, performa lebih cepat, serta daya tahan baterai yang lebih awet. Samsung juga membekalinya dengan chipset […]

The post Samsung Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch 9 Resmi, Ini Harga dan Speknya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Samsung resmi meluncurkan Galaxy Watch Ultra 2 dan Galaxy Watch 9.
  • Galaxy Watch Ultra 2 lebih difokuskan untuk aktivitas olahraga ekstrem, sementara Galaxy Watch 9 lebih cocok untuk penggunaan sehari-hari. 
  • Di Indonesia, Galaxy Watch Ultra 2 dibanderol Rp 10,5 juta sedangkan Galaxy Watch 9 dijual mulai dari Rp 6 juta.

Samsung telah resmi memperkenalkan dua smartwatch terbarunya, Galaxy Watch Ultra 2 dan Galaxy Watch 9, dalam acara Galaxy Unpacked yang digelar pada Rabu (22/7/2026). Kedua jam tangan pintar ini memiliki sejumlah peningkatan di beberapa aspek, seperti pemantauan kesehatan berbasis AI yang lebih canggih, performa lebih cepat, serta daya tahan baterai yang lebih awet. 

Samsung juga membekalinya dengan chipset terbaru Snapdragon Wear Elite Platform yang diklaim menawarkan peningkatan kecepatan, efisiensi daya, dan akurasi pelacakan GPS. 

Fitur dan spesifikasi Galaxy Watch Ultra 2

Jam tangan pintar ini dibuat khusus untuk mereka yang fokus terhadap olahraga ekstrem. Watch Ultra 2 yang merupakan varian tertinggi dalam lini smartwatch Samsung tahun ini hadir dalam satu ukuran, 47 mm, dengan bodi berbahan titanium yang lebih kokoh dan premium.

Samsung membekalinya dengan baterai berkapasitas 800 mAh, meningkat sekitar 35 persen ketimbang generasi sebelumnya. Smartwatch ini juga memiliki layar Super AMOLED 1,52 inci beresolusi 498 x 498 piksel yang dilindungi Sapphire Crystal, dapat mencapai tingkat kecerahan 5.000 nit yang diklaim sebagai kecerahan tertinggi di Galaxy Watch series

Untuk kebutuhan olahraga di luar ruangan, Galaxy Watch Ultra 2 hadir dengan fitur Trail Run yang dapat merekam informasi elevasi, tanjakan, hingga dampak medan saat berlari. Jam tangan pintar ini juga dibekali fitur Nutrition Alert yang dapat memberikan rekomendasi waktu dan jumlah cairan yang perlu dikonsumsi berdasarkan estimasi keringat yang hilang selama beraktivitas. 

Samsung turut menambahkan dukungan untuk aktivitas menyelam. Galaxy Watch Ultra 2 mengantongi sertifikasi IP69K, 10 ATM, serta EN13319 yang merupakan standar internasional untuk perangkat penyelaman. 

Saat digunakan di dalam air, smartwatch ini juga dapat menampilkan informasi seperti kedalaman, durasi penyelaman, hingga suhu air secara real time. Samsung juga akan menghadirkan aplikasi Ultra 2 Diving hasil kerja sama dengan produsen perlengkapan selam Mares pada akhir tahun ini. 

Dari segi desain bodi, Galaxy Watch Ultra 2 memiliki ketebalan sekitar 10,7 mm, sekitar 12 persen lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya. Fitur teknisnya mencakup penggunaan RAM 2 GB, penyimpanan 64 GB, baterai 800 mAh, konektivitas LTE, Bluetooth 6.0, Wi-Fi dual-band, NFC, dan GPS dual-frequency. Perangkat ini menjalankan sistem operasi WearOS 7 dengan antarmuka One UI 9 Watch. 

Fitur dan spesifikasi Galaxy Watch 9

Berbeda dengan Galaxy Watch Ultra 2 yang difokuskan untuk olahraga ekstrem, Galaxy Watch 9 lebih ditujukan bagi pengguna yang menginginkan smartwatch untuk aktivitas harian. Perangkat ini hadir dalam dua ukuran yakni 40 mm dan 44 mm, dengan bodi berbahan aluminium. 

Samsung mempertahankan desain cushion khas Galaxy Watch yang diklaim membuatnya terasa lebih nyaman saat menempel di pergelangan tangan. Galaxy Watch 9 turut menggunakan chipset Snapdragon Wear Elite Platform yang dipadukan dengan RAM 2 GB dan storage 32 GB. 

Untuk varian 40 mm, Samsung menyematkan baterai 390 mAh sedangkan varian 44 mm menggunakan baterai 445 mAh. Layarnya menggunakan panel Super AMOLED dengan ukuran 1,34 inci untuk 40 mm dan 1,47 inci untuk 44 mm, keduanya menggunakan pelindung Sapphire Crystal serta menjalankan antarmuka One UI Watch 9 berbasis WearOS 7. 

Nah, untuk fitur kesehatannya, baik Watch Ultra 2 maupun Watch 9 kompak dibekali fitur baru yang memanfaatkan sensor BioActive milik Samsung. Salah satunya adalah fitur Vitals yang dapat memantau kondisi dasar kesehatan pengguna saat tidur dan akan memberikan notifikasi apabila terdeteksi adanya perubahan yang signifikan. 

Samsung juga menawarkan fitur Heart Health Score yang menampilkan skor kesehatan jantung berdasarkan rekomendasi gaya hidup, Daily Cardio Load untuk mengukur beban latihan dan kebutuhan pemulihan, hingga Fitness Index yang dapat memberikan gambaran tingkat kebugaran pengguna. 

Selain itu, tersedia juga fitur Hearing yang dapat memberikan peringatan apabila pengguna terpapar suara dengan tingkat kebisingan yang berpotensi membahayakan pendengaran. Samsung menyebutkan bahwa beragam fitur kesehatan ini dikembangkan berdasarkan penelitian klinis bersama sejumlah universitas dan institusi medis. 

Harga dan ketersediaan

Samsung telah membuka sesi pemesanan pre-order untuk Galaxy Watch Ultra 2 dan Galaxy Watch 9 mulai 22 Juli hingga 14 Agustus 2026 di Indonesia. Penjualan perdananya sendiri dijadwalkan mulai pada 7 Agustus 2026 untuk pasar global. 

Galaxy Watch Ultra 2 tersedia dalam pilihan warna Titanium Silver dan Titanium Gray. Sementara itu, Galaxy Watch 9 hadir dalam warna Cream dan Graphite untuk varian 40 mm, serta Silver dan Graphite untuk varian 44 mm. Berikut adalah harga keduanya di Indonesia.

  • Galaxy Watch 9 (40 mm): Rp 5.999.000
  • Galaxy Watch 9 (44 mm): Rp 6.499.000
  • Galaxy Watch Ultra 2: Rp 10.499.000

Untuk yang melakukan pembelian di masa pre-order, berhak mendapatkan cicilan mulai dari Rp 150 ribuan per bulan untuk kedua smartwatch tersebut. Tersedia juga program trade-in dengan nilai hingga Rp 6,1 juta bagi konsumen yang melakukan tukar tambah smartwatch lama saat membeli Galaxy Watch 9 atau Watch Ultra 2. 

Bagi calon konsumen yang juga turut membeli Galaxy Z Fold 8, Z Flip 8 Ultra, atau Z Flip 8 juga akan mendapatkan cashback hingga Rp 2,8 juta saat melakukan pembelian kedua smartwatch ini. Tidak ketinggalan, tersedia juga bonus metal band gratis dan akun berlangganan Strava Premium selama 60 hari saat melakukan pembelian di masa pre-order

The post Samsung Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch 9 Resmi, Ini Harga dan Speknya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-watch-ultra-2-dan-watch-9-resmi-ini-harga-dan-speknya/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/07/iloje0qc-150x150.png150150
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Flip 8 Rilis, Ini Harganya di Indonesia https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-z-fold-8-ultra-dan-flip-8-rilis-ini-harganya-di-indonesia/ https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-z-fold-8-ultra-dan-flip-8-rilis-ini-harganya-di-indonesia/#respond Wed, 22 Jul 2026 14:34:47 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=23902 Samsung kali ini memperkenalkan line-up ponsel lipat dengan penamaan produk yang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pada acara Galaxy Unpacked 2026 yang berlangsung di London, Inggris, Rabu (22/7/2026), Samsung mengumumkan kehadiran Galaxy Z Fold 8, Z Fold 8 Ultra, dan Z Flip 8. Varian “Ultra” pada lini foldable ini tampak seperti varian baru. Namun, sebenarnya Galaxy Z Fold […]

The post Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Flip 8 Rilis, Ini Harganya di Indonesia first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Z Flip 8 resmi diumumkan, generasi foldable terbaru dari Samsung.
  • Keduanya mengusung teknologi Flex Titanium yang membuat bodinya lebih tipis namun lebih kokoh, sekaligus meminimalkan bekas lipatan pada layar. 
  • Di Indonesia, Galaxy Z Fold 8 Ultra dibanderol mulai dari Rp 30,5 juta sementara Flip 8 dijual mulai dari Rp 18 juta.

Samsung kali ini memperkenalkan line-up ponsel lipat dengan penamaan produk yang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pada acara Galaxy Unpacked 2026 yang berlangsung di London, Inggris, Rabu (22/7/2026), Samsung mengumumkan kehadiran Galaxy Z Fold 8, Z Fold 8 Ultra, dan Z Flip 8. 

Varian “Ultra” pada lini foldable ini tampak seperti varian baru. Namun, sebenarnya Galaxy Z Fold 8 Ultra adalah generasi penerus langsung dari Galaxy Z Fold 7 yang rilis tahun lalu. Justru yang merupakan varian baru adalah Galaxy Z Fold 8 “reguler”, yang mengusung form factor unik dengan aspek rasio layar 4:3. 

Lantas, spesifikasi seperti apa yang ditawarkan Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Galaxy Z Flip 8? Simak selengkapnya berikut ini.

Spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra

  • Bodi: Perangkat ini memiliki dimensi 158,4 x 143,2 mm dengan ketebalan 4,1 mm saat terbentang, sontak menjadikannya Z Fold tertipis sepanjang sejarah. Saat dilipat, ponsel lipat ini punya ketebalan 8,9 mm. Bobotnya sendiri mencapai 215 gram, serta mengantongi sertifikasi IP48 sehingga tidak mudah rusak saat terendam di air. 

    Materialnya menggunakan teknologi Flex Titanium, struktur layar berbasis paduan titanium yang membuat perangkat punya daya tahan lebih baik, bodi lebih tipis, sekaligus bekas lipatan (crease) yang hampir tak terlihat. 
  • Layar utama: Galaxy Z Fold 8 Ultra mengusung layar utama Dynamic AMOLED 2X berukuran 8 inci (2.504 x 2.256 piksel) dengan refresh rate adaptif 1-120 Hz, turut mendukung kecerahan hingga 3.000 nit, fitur Vision Booster, dan lapisan layar minim refleksi. 
  • Layar coverDi bagian depan, tersemat layar cover 6,5 inci (2.520 x 1.080 piksel) dengan panel Dynamic AMOLED 2X yang mendukung refresh rate adaptif 1-120 Hz. 
  • Chipset: Dapur pacu HP lipat ini mengandalkan chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy dengan clock speed lebih tinggi dari varian standar. Samsung turut menyematkan sistem pendingin grafit yang diperluas untuk konduktivitas termal yang lebih baik. 
  • RAM dan penyimpanan: Opsi storage yang tersedia adalah 256 GB, 512 GB, dan 1 TB. Sementara itu, RAM yang tersedia adalah 12 GB dan 16 GB. Tidak tersedia dukungan slot kartu MicroSD untuk ponsel ini.
  • Kamera: Sebagai varian tertinggi di serinya, Galaxy Z Fold 8 Ultra dibekali kamera utama 200 MP (f/1,7, OIS, FoV 85 derajat), ultrawide 50 MP yang meningkat dari pendahulunya (12 MP), serta telefoto 10 MP (f/2,4, zoom optis 3x, OIS, PDAF, FoV 36 derajat). Untuk selfie, tersemat kamera depan 10 MP di layar cover dan layar utama.

    Perekaman video kamera belakangnya mendukung resolusi 8K dengan codec APV dan fitur Cine LUT untuk kontrol warna sinematik. Teknologi Super Steady juga hadir untuk menjaga rekaman tetap sejajar garis cakrawala meskipun ponsel terguncang. 
  • Baterai dan pengisian daya: Foldable ini disuplai dengan baterai 5.000 mAh dan pengisian daya 45 watt via kabel dengan arsitektur pengisian dual-path. Adapun fitur pengisian nirkabelnya menggunakan daya 20 watt
  • Software: Galaxy Z Fold 8 Ultra menjalankan sistem operasi Android 17 dengan polesan antarmuka One UI 9. Sederet fitur kecerdasan buatan (AI) seperti Now Brief, Now Nudge, Gemini Intelligence, dan Gemini Notebook juga tersedia. 

Spesifikasi Samsung Galaxy Z Flip 8

  • Bodi: Galaxy Z Flip 8 hanya setipis 6,1 mm saat dibuka, serta memiliki berat 180 gram. Ketika dilipat, ketebalannya menjadi 13,1 mm. Ponsel ini juga menggunakan teknologi Flex Titanium, yakni struktur layar berbasis titanium yang membuat perangkat lebih tipis namun lebih tahan lama, sekaligus mengurangi bekas lipatan layar seiring waktu. 

    Untuk ketahanan terhadap debu dan air, Samsung menyematkannya dengan rating IP48 (tahan terendam di air tawar hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit). 
  • Layar utama: Saat dibentangkan, Galaxy Z Flip 8 punya layar utama 6,9 inci Dynamic AMOLED 2X beresolusi Full HD Plus (1.080 x 2.520 piksel) dengan refresh rate adaptif 1-120 Hz. Terdapat pula fitur Vision Booster untuk visibilitas optimal di bawah sinar matahari. 
  • Layar cover: Samsung menamai layar penutup Flip 8 sebagai FlexWindow, kini didesain ulang menjadi layar antarmuka harian berbasis AI. Ukuran layarnya adalah 4,1 inci (948 x 1.048 piksel) dengan panel Super AMOLED yang mendukung refresh rate 60 Hz atau 120 Hz. 

    FlexWindow memungkinkan pengguna mengakses berbagai aplikasi, informasi, dan shortcut dari layar cover tanpa perlu membuka ponsel. Now Brief juga hadir di beranda FlexWindow untuk memberikan informasi relevan di waktu yang tepat, dan memberikan saran langkah berikutnya berdasarkan rutinitas pengguna. 
  • Chipset: Performa Galaxy Z Flip 8 disokong oleh chip besutan Samsung sendiri yakni Exynos 2600, penerus dari Exynos 2500 pada Flip 7. 
  • RAM dan penyimpanan: Samsung menyediakan opsi RAM tunggal 12 GB dengan storage 256 GB dan 512 GB
  • Kamera: Untuk fotografinya, Flip 8 hadir dengan kamera utama 50 MP wide-angle (f/1,8) dengan kemampuan setara zoom optis 2x, 12 MP ultrawide (f/2,2, FoV 123 derajat), dan kamera selfie 10 MP (f/2,2). 

    Flip 8 dibekali teknologi ProVisual Engine untuk menghasilkan portrait dengan warna kulit natural, dynamic bokeh, dan detail yang tajam. Fitur FlexCam dan Flex Mode juga memungkinkan pengambilan gambar secara hands-free dari berbagai sudut. Teknologi stabilisasi Super Steady juga hadir pada Flip 8.  
  • Baterai dan pengisian daya: Samsung Galaxy Z Flip 8 dilengkapi sistem baterai ganda dengan kapasitas 4.300 mAh, serta mendukung pengisian 25 watt via kabel dan 15 watt nirkabel. 
  • Software: Perangkat ini berjalan pada sistem operasi Android 17 dengan antarmuka One UI 9.0, turut dibekali fitur kecerdasan buatan seperti Now Nudge, Gemini Intelligence, dan Gemini Notebook. 

Harga dan ketersediaan

Samsung telah membuka sesi pre-order untuk Galaxy Z series terbaru mulai tanggal 22 Juli hingga 13 Agustus 2026. Baik Galaxy Z Fold 8 Ultra maupun Flip 8 ditawarkan dalam dua warna standar yaitu Graphite dan Cream.

Pilihan warna eksklusif juga disediakan untuk masing-masing varian yakni Violet Shadow untuk Fold 8 Ultra dan Pink untuk Flip 8. Selain itu, terdapat juga warna eksklusif yang hanya tersedia via situs resmi Samsung.com yakni Green Shadow (Fold 8 Ultra) dan Mint (Flip 8).

Berikut ini daftar harga resmi Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Flip 8 di Indonesia.

Galaxy Z Fold 8 Ultra

  • 12 GB/ 256 GB: Rp 30.499.999
  • 12 GB/ 512 GB: Rp 34.499.000
  • 16 GB/ 1 TB: Rp 40.499.000
Galaxy Z Flip 8
  • 12 GB/ 256 GB: Rp 17.999.999
  • 12 GB/ 512 GB: Rp 21.999.000

Selama masa pre-order, Samsung menawarkan berbagai keuntungan menarik bagi calon pembeli antara lain Free 2x Memory Upgrade, total bonus hingga Rp 9 juta, serta cicilan ringan mulai dari Rp 1,1 juta per bulan.

Konsumen juga akan mendapatkan perlindungan tambahan berupa Screen Protection Film gratis selama 2 tahun dan layanan Samsung Care+ dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Selain itu, pembeli juga berhak mendapatkan uji coba gratis Google AI Pro selama 6 bulan yang mencakup penyimpanan cloud sebesar 5 TB. Seluruh jajaran Galaxy Z Fold 8, Fold 8 Ultra, dan Flip 8 akan mulai tersedia luas di pasar global pada 7 Agustus  2026 mendatang. 

The post Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Flip 8 Rilis, Ini Harganya di Indonesia first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/samsung-galaxy-z-fold-8-ultra-dan-flip-8-rilis-ini-harganya-di-indonesia/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/07/product_color_violet_MO-1-150x150.jpg150150
Review Samsung Galaxy S26: Flagship “Compact” dengan Performa Gesit https://www.91mobiles.com/id/hub/review-samsung-galaxy-s26-flagship-compact-dengan-performa-gesit/ https://www.91mobiles.com/id/hub/review-samsung-galaxy-s26-flagship-compact-dengan-performa-gesit/#respond Tue, 14 Jul 2026 07:07:23 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=23471 Ponsel flagship Samsung selalu menjadi salah satu yang paling dinantikan setiap tahunnya. Pada 2026, perusahaan kembali menghadirkan tiga model terbaru, yakni Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra (review). Ketiganya menawarkan pengalaman yang konsisten dari sisi desain, perangkat lunak, hingga performa, namun tetap menyasar kebutuhan pengguna yang berbeda.Galaxy S26 hadir sebagai model standar […]

The post Review Samsung Galaxy S26: Flagship “Compact” dengan Performa Gesit first appeared on Indonesia Blog.

]]>
.perf_test { border-bottom: 1px solid #e0e0e0; padding: 20px 0 20px 0; } .perf_test_wrap { padding: 7px 0 1px; position:relative; } .sortcode-table th:last-child, .sortcode-table td:last-child { border-right: none; } .perf_test_wrap:before { content: ''; background-image: repeating-linear-gradient(to right, #ededed54 0%, #f6f6f6 1px, transparent 1px, transparent 9.6%); position: absolute; left: 12%; top: 0; height: 100%; width: 100%; z-index: 1; } .pref-row { display: flex; align-items: flex-start; justify-content: space-between; background-image: repeating-linear-gradient(to right, black 1px, /* Line color & thickness */ transparent 1px 50px); z-index: 2; position: relative; margin: 3px 0; } .perf-img { flex: 0 0 10%; margin: 1px 10px 0 0; height: 38px; } .td-pb-span12 .perf-img { flex: 0 0 9.5%; } .perf-box { flex: 1; max-width: 100%; overflow: hidden; } .perf-num { flex: 0 0 20%; font-size: 16px; text-align: right; font-weight:normal; line-height: 25px; } .td-pb-span12 .perf-num { flex: 0 0 23%; } .perf-img img { max-width: 100%; border-radius: 0; max-height: 100% } .perf-meter { position: relative; font-size: 14px; font-weight: 400; height:20px; display: flex; align-items: center; } span.pref_meterbar { position: absolute !important; background: #ccc; height: 22px; width: 100%; left: 0; z-index: -1; border-radius: 2px; } .perf-meter span { margin: 9px 0 0; position: relative; width: 100%; padding: 0 6px; white-space: nowrap; text-overflow: ellipsis; overflow: hidden; color:#000000; } .perf-meter.thisphone span:first-child { font-weight: 600; } .thisphone .pref_meterbar { background: #FF9352; } .thisphone .perf-meter { color: #fff; } .perf-val { font-size: 12px; color: #7c7c7c; margin: 2px 0 10px; display: flex; align-items: center; font-weight:normal; } .perf_desc { text-align: center; font-size: 14px; margin-bottom: 30px; margin-bottom: 10px; } .greytxt { font-size: 14px; color: #777; line-height: 18px; display: block; } .perf_test_wrap .sprite-icn { background: url(https://www.91-cdn.com/images/hub/sort-code-widget-sprite.svg); background-repeat: no-repeat; } .sprite-icn.battery { background-position: 0px -16px; width: 19px; height: 15px; display: inline-block; } .sprite-icn.processor { background-position: 1px 1px; width: 19px; height: 17px; display: inline-block; } .sprite-icn.cam { background-position: 0 -31px; width: 19px; height: 11px; display: inline-block; } .perf-num.thisphone { font-weight: bold; } .td-container perf-img { flex: 0 0 8%; } .sortcode-container { width: 100%; overflow: auto; } .sortcode-table { width: 100%; background: #fff; text-align: left; border: solid 1px #e4e0e0; border-bottom: none; border-radius: 8px; border-collapse: unset; overflow: hidden; border-collapse: separate; } .sortcode-table th, .sortcode-table td { border: none; padding: 8px 12px; line-height: 20px; border-bottom: solid 1px #d4d4d4; border-right: solid 1px #d4d4d4; min-width:120px; font-size:16px; } .sortcode-table thead { background-color: #FFECDE; font-weight: bold; height:48px; } .sortcode-table th { text-align: center; font-size: 16px; line-height: 20px; } @media only screen and (min-width : 1025px) { .perf_test { padding-top: 0px; overflow: hidden; } .perf-img { flex: 0 0 10%; margin: -2px 7px 0 0; height: 50px; width: 46px; } .perf-img img { max-height: 100%; max-width: 100%; } .perf-num { flex: 0 0 9%; margin: -2px 0 0 16px; line-height: 25px; } .perf-val { font-size: 14px; margin-top: 7px; } .perf_test_wrap:before { left: 70px; } .td-pb-span12 .perf_test_wrap:before { left: 70px; } span.pref_meterbar{ height: 28px; } .pref-row { margin:13px 50px 0 0; } .perf_test_wrap:before { background-image: repeating-linear-gradient(to right, #ededed87 0%, #f6f6f6 1px, transparent 1px, transparent 9%); margin: 3px 60px 0 0; } .perf_desc { margin-top: 22px; } .perf-meter { font-size: 16px; } .greytxt { font-size: 16px; line-height: 22px; } .td-pb-span12 .perf-img { flex: 0 0 6.3%; margin: -2px 5px 0 0; } .td-pb-span12 .perf-num { flex: 0 0 16%; line-height: 28px; } .sortcode-table th, .sortcode-table td { padding: 12px 12px; } }

Ponsel flagship Samsung selalu menjadi salah satu yang paling dinantikan setiap tahunnya. Pada 2026, perusahaan kembali menghadirkan tiga model terbaru, yakni Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra (review). Ketiganya menawarkan pengalaman yang konsisten dari sisi desain, perangkat lunak, hingga performa, namun tetap menyasar kebutuhan pengguna yang berbeda.

Galaxy S26 hadir sebagai model standar yang ditujukan bagi pengguna yang menginginkan smartphone flagship berukuran ringkas tanpa harus mengorbankan fitur-fitur utama. Meski masih mempertahankan banyak kesamaan dengan Galaxy S25, peningkatan paling besar pada generasi terbaru ini terletak di sektor performa berkat penggunaan chipset Exynos 2600 berteknologi fabrikasi 2 nanometer.

Samsung membanderol Galaxy S26 dengan harga mulai Rp 16,5 juta, sedikit lebih tinggi dibandingkan pendahulunya yang mulai dari Rp 15 juta. Dengan persaingan di segmen flagship yang semakin ketat pada 2026, mampukah Galaxy S26 menawarkan nilai yang sepadan? Simak ulasan lengkap kami berikut ini.

Kesimpulan singkat

Samsung Galaxy S26 menawarkan paket yang seimbang dengan mengombinasikan performa tinggi, desain ringkas, dan pengalaman penggunaan yang nyaman. Dukungan chipset bertenaga, layar yang mulus, serta komitmen pembaruan software jangka panjang menjadikannya pilihan menarik untuk penggunaan sehari-hari maupun jangka panjang.

Meski demikian, Galaxy S26 masih memiliki beberapa catatan. Kecepatan pengisian dayanya tertinggal dibandingkan sejumlah kompetitor, sementara daya tahan baterainya tergolong standar untuk kelas flagship. Kendati belum menjadi yang terbaik di setiap aspek, Galaxy S26 tetap merupakan pilihan yang matang bagi pengguna yang menginginkan smartphone flagship berukuran ringkas tanpa banyak kompromi.

Desain: Ringkas dengan layar yang memanjakan mata

Samsung menjadi salah satu dari sedikit produsen yang secara konsisten menghadirkan smartphone flagship berukuran ringkas. Pendekatan tersebut kembali dipertahankan pada Galaxy S26, menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan perangkat premium dengan dimensi yang tetap nyaman digenggam.

Pada generasi terbaru ini, Samsung turut menghadirkan penyegaran dari sisi desain. Galaxy S26 kini mengusung modul kamera berbentuk pil yang menggantikan desain cincin kamera individual pada pendahulunya. Perubahan ini membuat tampilannya lebih modern sekaligus menghadirkan identitas visual yang konsisten di seluruh lini Galaxy S26.

Saat digenggam, Galaxy S26 terasa sangat ringan berkat bodinya yang ramping dan dimensi yang ringkas. Ukurannya membuat perangkat ini nyaman dioperasikan dengan satu tangan maupun dibawa bepergian. Ponsel juga dapat disimpan dengan mudah di dalam saku celana, sebuah keunggulan yang akan terasa bagi pengguna yang terbiasa menggunakan smartphone flagship berukuran besar. Meski demikian, modul kamera belakang kini tampak lebih menonjol sehingga membuat perangkat sedikit bergoyang saat diletakkan di atas permukaan datar. Hal tersebut memang bukan masalah besar, tetapi cukup mengurangi kenyamanan untuk sebuah smartphone premium.

Samsung turut menghadirkan sejumlah pilihan warna untuk Galaxy S26. Unit yang kami uji menggunakan varian Cobalt Violet, yang tampil dengan nuansa biru tua dan memberikan kesan elegan sekaligus premium. Selain itu, Galaxy S26 juga tersedia dalam pilihan Black, Sky Blue, dan Pink Gold, sehingga pengguna memiliki lebih banyak opsi sesuai preferensi masing-masing.

Beralih ke sektor layar, Samsung kembali mempertahankan kualitas panel yang menjadi salah satu keunggulannya. Galaxy S26 dibekali layar Dynamic AMOLED 2X LTPO berukuran 6,3 inci dengan refresh rate adaptif 120 Hz, dukungan HDR10+, tingkat kecerahan puncak hingga 2.600 nit, serta perlindungan Gorilla Glass Victus 2.

Meski spesifikasinya tidak mengalami banyak perubahan dibandingkan generasi sebelumnya, pengalaman visual yang ditawarkan tetap sangat memuaskan. Layar mampu menyajikan warna yang cerah, detail yang tajam, serta respons sentuhan yang cepat dan mulus, baik untuk menikmati konten multimedia maupun aktivitas sehari-hari.

Bezel yang semakin tipis turut meningkatkan pengalaman visual saat menggunakan Galaxy S26. Layar terasa lebih luas dan imersif, sehingga perangkat ini tidak lagi memberikan kesan banyak kompromi meski mengusung dimensi yang ringkas. Di atas kertas, beberapa kompetitor seperti iPhone 17 dan Vivo X300 memang menawarkan resolusi atau tingkat kecerahan yang sedikit lebih tinggi. Namun, secara keseluruhan, kualitas panel Galaxy S26 tetap mampu memberikan pengalaman visual yang konsisten dan nyaman dipandang.

Meski demikian, performa layar saat digunakan di bawah sinar matahari langsung masih memiliki ruang untuk ditingkatkan. Dalam kondisi pencahayaan yang sangat terang, visibilitas layar sedikit menurun sehingga konten tidak selalu terlihat sejelas saat digunakan di dalam ruangan. Hal ini menjadi salah satu catatan kecil pada sektor layar Galaxy S26.

Kamera: Andal untuk kebutuhan sehari-hari

Galaxy S26 masih mengusung konfigurasi kamera yang sama seperti pendahulunya, terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera ultrawide 12 MP, kamera telefoto 10 MP dengan kemampuan 3x optical zoom, serta kamera depan 12 MP untuk kebutuhan swafoto. Konfigurasi ini tetap menawarkan fleksibilitas yang baik untuk berbagai skenario pemotretan. Namun, dibandingkan sejumlah flagship terbaru seperti Vivo X300 dan Oppo Find X9, spesifikasi hardware-nya mulai terlihat kurang kompetitif karena keduanya telah mengadopsi sensor dan teknologi pencitraan yang lebih baru.

Meski demikian, performa kamera Galaxy S26 tetap dapat diandalkan untuk penggunaan sehari-hari. Kamera utamanya mampu menghasilkan foto dengan warna yang hidup berkat karakter reproduksi warna yang sedikit lebih jenuh, sehingga hasil jepretan tampak menarik tanpa memerlukan banyak penyuntingan sebelum dibagikan ke media sosial. Pemrosesan warna kulit juga masih tergolong natural, meski terdapat sedikit efek penghalusan yang tidak terlalu mengganggu.

Untuk fotografi malam, Galaxy S26 masih mampu menghasilkan foto yang layak dengan tingkat detail dan eksposur yang baik di sebagian besar kondisi pencahayaan. Namun, kualitas kamera depan mengalami penurunan yang cukup terasa saat digunakan dalam kondisi minim cahaya, sehingga hasil swafoto tidak sebaik saat pemotretan di siang hari atau di ruangan dengan pencahayaan memadai.

Untuk mengevaluasi kemampuan kameranya, kami membandingkan Galaxy S26 dengan iPhone 17, salah satu pesaing terkuat di kelas flagship. Pengujian dilakukan dalam berbagai skenario pemotretan untuk melihat kelebihan dan kekurangan masing-masing perangkat.

Siang hari (daylight)

Pada kondisi pencahayaan yang ideal, Galaxy S26 menghasilkan foto dengan reproduksi warna yang lebih hidup, kontras yang lebih kuat, serta karakter gambar yang lebih menarik dibandingkan iPhone 17. Hasil jepretannya terlihat siap dibagikan ke media sosial tanpa memerlukan banyak penyuntingan. Meski demikian, tingkat ketajaman foto terkadang masih sedikit tertinggal. Galaxy S26 juga sesekali kesulitan mempertahankan detail halus, terutama pada area bayangan.

Before image
Samsung Galaxy S26
After image
iPhone 17

Ultrawide

Pada pengujian kamera ultra-wide, iPhone 17 unggul tipis dalam menghasilkan foto dengan tingkat ketajaman dan detail yang lebih baik. Meski demikian, reproduksi warna kedua perangkat relatif konsisten sehingga perbedaannya tidak terlalu mencolok dalam penggunaan sehari-hari.

Di sisi lain, Galaxy S26 tetap mampu memberikan hasil yang kompetitif. Kamera ultra-wide-nya menghasilkan dynamic range yang baik serta mampu mengendalikan distorsi di tepi foto dengan cukup rapi pada sebagian besar skenario pemotretan.

Before image
Samsung Galaxy S26
After image
iPhone 17

Portrait

Pada pengujian mode portrait, Galaxy S26 dan iPhone 17 sama-sama menunjukkan performa yang sangat baik, meski masing-masing mengandalkan pendekatan yang berbeda. iPhone 17 memanfaatkan kamera Fusion 48 MP untuk menghasilkan foto 12 MP dengan pembesaran optis setara 2x, sementara Galaxy S26 mengandalkan lensa telefoto 10 MP dengan kemampuan 3x optical zoom.

Dari sisi pemrosesan warna, iPhone 17 menghasilkan warna kulit yang lebih natural. Sebaliknya, Galaxy S26 menerapkan pemrosesan yang sedikit memperhalus wajah sehingga hasil foto terlihat lebih siap untuk dibagikan ke media sosial.

Keunggulan Galaxy S26 terletak pada tingkat detail dan ketajaman yang dihasilkan oleh lensa telefoto khususnya. Selain itu, deteksi tepi (edge detection) serta efek bokeh juga tampil lebih konsisten, sehingga pemisahan antara subjek dan latar belakang terlihat lebih rapi dan memberikan efek potret yang lebih meyakinkan.

Before image
Samsung Galaxy S26
After image
iPhone 17

Selfie

Pada pengujian kamera depan, Galaxy S26 dan iPhone 17 sama-sama mampu menghasilkan foto selfie dengan kualitas yang sangat baik. Keduanya menawarkan reproduksi warna yang natural serta skin tone yang akurat, sehingga cocok untuk kebutuhan swafoto maupun panggilan video sehari-hari.

iPhone 17 unggul tipis dalam hal ketajaman dan detail wajah, meski perbedaannya tidak terlalu signifikan dalam penggunaan nyata. Di sisi lain, Galaxy S26 menawarkan dynamic range yang lebih baik dengan eksposur yang lebih seimbang, sehingga mampu mempertahankan detail pada area terang (highlight) maupun gelap (shadow) dengan lebih konsisten.

Before image
Samsung Galaxy S26
After image
iPhone 17

Low-light

Dalam kondisi minim cahaya, Galaxy S26 menunjukkan kemampuan yang baik dalam meredam pendaran cahaya (lens flare), sehingga area di sekitar sumber cahaya terang tetap terlihat lebih bersih. Kemampuan ini membantu menghasilkan foto malam yang tampak lebih rapi pada berbagai skenario.

Di sisi lain, iPhone 17 masih unggul tipis dalam hal kontrol noise dan preservasi detail. Hasil fotonya terlihat lebih bersih dengan tingkat noise yang lebih rendah serta detail halus yang lebih terjaga. Dari sisi reproduksi warna, kedua perangkat sama-sama tampil konsisten. iPhone 17 cenderung menghasilkan warna yang lebih natural, sedangkan Galaxy S26 menawarkan karakter warna yang sedikit lebih hidup tanpa terlihat berlebihan.

Before image
Samsung Galaxy S26
After image
iPhone 17

Performa: Bertenaga, efisien, dan teroptimasi

Sektor performa menjadi salah satu aspek yang paling banyak disorot pada Galaxy S26, terutama karena Samsung kembali mengandalkan chipset Exynos di sejumlah pasar, termasuk India. Namun, kekhawatiran yang selama ini melekat pada lini Exynos tampaknya mulai terjawab lewat generasi terbaru ini.

Galaxy S26 ditenagai Exynos 2600, chipset pertama di industri smartphone yang diproduksi dengan proses fabrikasi 2 nanometer. Samsung mengklaim chipset ini menghadirkan peningkatan performa hingga 39 persen dibandingkan pendahulunya, sekaligus menawarkan efisiensi daya yang lebih baik. Selain itu, Exynos 2600 juga menghadirkan peningkatan pada kemampuan pemrosesan AI di perangkat (on-device) serta sistem manajemen suhu yang lebih optimal untuk menjaga performa tetap stabil saat menjalankan beban kerja berat.

Skor AnTuTu
Xiaomi 17
Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5
3,453,123
Samsung Galaxy S26
Samsung Exynos 2600
3,113,347
vivo X300
MediaTek Dimensity 9500
3,004,951
AnTuTu mengukur performa CPU, GPU, memori, serta pengalaman penggunaan smartphone secara keseluruhan (semakin tinggi skornya, semakin baik).

Dalam serangkaian pengujian benchmark, Galaxy S26 mencatatkan performa yang kompetitif. Skor yang diraihnya hanya terpaut tipis dari sejumlah flagship yang ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5. Pada pengujian Geekbench, Galaxy S26 bahkan berhasil membukukan salah satu skor multi-core tertinggi di kelasnya, menunjukkan kemampuannya dalam menangani multitasking berat dan beban kerja intensif dengan sangat baik.

Skor multi-core Geekbench
Samsung Galaxy S26
Samsung Exynos 2600
11,249
Xiaomi 17
Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5
10,459
vivo X300
MediaTek Dimensity 9500
10,129
Geekbench mengukur performa inti tunggal (single-core) dan multi-inti (multi-core) prosesor untuk menilai efisiensi CPU (semakin tinggi skornya, semakin baik).

Selama digunakan untuk aktivitas sehari-hari, Galaxy S26 memberikan pengalaman yang sangat mulus dan responsif. Hal ini menunjukkan optimalisasi yang baik antara chipset Exynos 2600 dan sistem antarmuka One UI. Bahkan aplikasi seperti Instagram, yang terkadang masih kurang optimal di sejumlah perangkat Android, dapat berjalan dengan lancar dan terasa lebih responsif di Galaxy S26.

Dalam penggunaan harian, kami tidak menjumpai kendala berarti seperti lag atau stuttering. Transisi antarmenu, perpindahan aplikasi, hingga animasi sistem berjalan konsisten dengan mulus. Peningkatan juga terlihat pada sektor manajemen suhu. Masalah bodi yang mudah panas, yang sempat menjadi catatan pada beberapa flagship Samsung generasi sebelumnya, kini terasa jauh lebih terkendali.

Galaxy S26 memang masih akan terasa sedikit hangat saat menjalankan beban kerja berat secara terus-menerus, misalnya ketika mengaktifkan hotspot 5G dalam waktu lama. Namun, pada skenario penggunaan normal, suhu perangkat tetap terjaga dengan baik dan sebanding dengan smartphone flagship lainnya. Bahkan setelah digunakan memainkan game berat seperti Call of Duty: Mobile dan Battlegrounds Mobile India (PUBG Mobile versi India) dalam durasi yang panjang, kenaikan suhu bodi tergolong minim sehingga performanya tetap stabil sepanjang sesi pengujian.

Software: Kaya fitur dengan opsi kustomisasi lengkap

Sektor perangkat lunak menjadi salah satu keunggulan Galaxy S26. Samsung membekali perangkat ini dengan One UI 8.5 berbasis Android 16, yang menghadirkan berbagai penyempurnaan dari sisi tampilan maupun fungsionalitas. Antarmukanya terasa matang, responsif, dan menawarkan opsi kustomisasi yang lebih luas dibandingkan generasi sebelumnya.

Salah satu pembaruan yang menonjol adalah Quick Panel yang kini lebih fleksibel, memungkinkan pengguna mengatur ukuran dan tata letak ikon sesuai preferensi. Samsung juga memperbarui tampilan antarmuka melalui elemen mengambang (floating element), tab berbentuk pil, serta ikon aplikasi dengan efek tiga dimensi yang lebih halus, sehingga keseluruhan pengalaman penggunaan terasa lebih modern.

Galaxy S26 juga dibekali beragam fitur berbasis kecerdasan buatan (AI). Beberapa di antaranya meliputi Photo Assist untuk mengedit foto, seperti menghapus objek atau mengubah latar belakang, Creative Studio untuk membuat stiker dan wallpaper secara instan, serta fitur transkripsi dan penerjemahan panggilan telepon secara real-time. Kami telah membahas kemampuan fitur AI untuk penyuntingan foto pada seri Galaxy S26 secara lebih mendalam pada artikel terpisah.

Dalam penggunaan sehari-hari, One UI menghadirkan pengalaman yang mulus dan responsif. Salah satu perubahan kecil yang terasa bermanfaat adalah penempatan kolom pencarian di bagian bawah layar, sehingga lebih mudah dijangkau saat mengoperasikan ponsel dengan satu tangan. Pada perangkat berukuran ringkas seperti Galaxy S26, penyesuaian ini membuat navigasi terasa lebih praktis.

Keunggulan utama One UI tetap terletak pada fleksibilitas kustomisasinya. Samsung menyediakan beragam pilihan tema yang memungkinkan pengguna mengubah tampilan antarmuka sesuai preferensi. Perusahaan juga masih mempertahankan aplikasi bawaan seperti keyboard dan dialer, sehingga tampilan visual sistem terasa lebih konsisten dibandingkan sejumlah smartphone Android lain yang mengandalkan aplikasi bawaan Google.

Bagi pengguna yang menginginkan tingkat personalisasi lebih tinggi, Samsung menyediakan aplikasi Good Lock dan Theme Park. Keduanya memungkinkan pengguna melakukan berbagai penyesuaian, mulai dari mengubah efek Edge Lighting, ikon aplikasi, tampilan panel volume, hingga berbagai elemen antarmuka lainnya secara lebih mendalam.

Meski fitur-fitur tersebut mungkin tidak dimanfaatkan oleh semua pengguna, kehadirannya menjadi nilai tambah bagi mereka yang ingin menyesuaikan tampilan perangkat sesuai selera. Pengalaman ini semakin lengkap dengan komitmen Samsung yang menjanjikan pembaruan sistem operasi dan keamanan hingga tujuh tahun, sehingga Galaxy S26 tetap mendapatkan dukungan perangkat lunak dalam jangka panjang.

Baterai: Daya tahan sekadar “cukup”, pengisian daya masih tertinggal

Sektor baterai menjadi salah satu aspek yang diharapkan mengalami peningkatan signifikan, terutama di tengah tren smartphone flagship yang mulai mengadopsi baterai berkapasitas hingga 7.000 mAh. Namun, Galaxy S26 hanya dibekali baterai 4.300 mAh, meningkat tipis dibandingkan Galaxy S25 yang memiliki kapasitas 4.000 mAh.

Dalam pengujian menggunakan PCMark, Galaxy S26 mencatatkan daya tahan selama 11 jam 22 menit. Hasil tersebut tergolong baik untuk perangkat dengan kapasitas baterai sebesar ini, meski masih belum mampu menyaingi sejumlah kompetitor yang menawarkan baterai lebih besar dan daya tahan lebih lama.

Skor PCMark Battery (dalam satuan jam)
vivo X300
6040 mAh
15.5
Samsung Galaxy S26
4300 mAh
11.4
PCMark Battery Test mengukur daya tahan baterai smartphone dari kondisi 100 persen hingga 20 persen dalam simulasi penggunaan sehari-hari (semakin lama waktunya, semakin baik).

Dalam penggunaan sehari-hari, Galaxy S26 mampu bertahan hingga seharian penuh untuk pola pemakaian kasual hingga moderat. Selama pengujian, perangkat digunakan untuk berbagai aktivitas seperti terhubung ke jaringan 5G, berbagi koneksi melalui hotspot, menggunakan Google Maps untuk navigasi, menonton video streaming, serta berselancar di media sosial. Bagi sebagian besar pengguna, daya tahan ini sudah memadai. Namun, bagi pengguna dengan intensitas penggunaan yang tinggi (power user), baterainya kemungkinan akan membutuhkan pengisian daya sebelum hari berakhir.

Galaxy S26 mendukung pengisian daya cepat 25 watt. Dalam pengujian kami, baterai dapat terisi dari 20 persen hingga 100 persen dalam waktu sedikit lebih dari satu jam. Kecepatan tersebut masih cukup untuk kebutuhan sehari-hari, terutama bagi pengguna yang terbiasa mengisi daya secara rutin. Meski demikian, jika dibandingkan dengan sejumlah smartphone flagship lain di kelasnya yang telah menawarkan pengisian daya 80 hingga 100 watt, kemampuan fast charging Galaxy S26 mulai terasa tertinggal.

Kesimpulan

Galaxy S26 mempertahankan formula yang selama ini menjadi kekuatan lini flagship ringkas Samsung. Ponsel ini menawarkan desain yang elegan dan nyaman digenggam, layar berkualitas tinggi, performa yang kencang dan responsif, serta pengalaman software yang matang dengan fitur kustomisasi yang lengkap dan jaminan pembaruan jangka panjang. Seluruh aspek fundamental tersebut dieksekusi dengan baik, menjadikan Galaxy S26 sebagai pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan smartphone flagship berukuran ringkas tanpa harus mengorbankan fitur premium. Daya tahan baterainya juga memadai untuk penggunaan sehari-hari, meski belum menjadi yang terbaik bagi pengguna dengan intensitas pemakaian tinggi. Sementara itu, sektor kamera tetap mampu menghadirkan performa yang konsisten di berbagai kondisi pemotretan.

Bagi pengguna yang lebih mengutamakan daya tahan baterai ekstra panjang serta teknologi pengisian daya yang lebih cepat, perangkat seperti Xiaomi 17 dan Vivo X300 dapat menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan. Namun, jika prioritas Anda adalah smartphone flagship yang ringkas, ringan, memiliki layar berkualitas, performa yang andal, serta antarmuka yang kaya fitur dengan dukungan software jangka panjang, Galaxy S26 tetap menjadi salah satu pilihan terbaik di kelasnya.

Skor Editor: 8,3/10

Alasan untuk membeli

  • Desain yang ringkas dan bobot yang ringan membuat Galaxy S26 nyaman digunakan dengan satu tangan serta praktis dibawa beraktivitas sepanjang hari.
  • Layar Dynamic AMOLED 2X menghadirkan warna yang kaya, tingkat kecerahan tinggi, dan bezel tipis yang memberikan pengalaman visual lebih imersif.
  • Performa harian terasa cepat dan responsif, dengan kemampuan multitasking yang lancar serta minim gangguan saat menjalankan berbagai aplikasi.
  • Dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan hingga tujuh tahun menjadikannya pilihan menarik untuk penggunaan jangka panjang.

Alasan untuk skip

  • Pengisian daya 25 watt terasa kurang kompetitif di kelas flagship, terutama ketika banyak pesaing sudah menawarkan teknologi fast charging 80 watt atau lebih.
  • Kapasitas baterai 4.300 mAh belum menjadi yang terbaik di kelasnya, sehingga pengguna dengan intensitas penggunaan tinggi mungkin perlu mengisi daya sebelum hari berakhir.

Spesifikasi Utama

Samsung Galaxy S26
Samsung Exynos 2600 S5E9965Prosesor
6.3 inci (16 cm)Menampilkan
12 Gigabita RAM + 256 Gigabita
12 Gigabita RAM + 512 GigabitaRAM & Penyimpanan
50 Megapiksel + 12 Megapiksel + 10 MegapikselKamera Utama
12 MegapikselKamera Depan
4300 mAhBaterai
Lihat Spesifikasi Lengkap
Samsung Galaxy S26 Harga
Rp. 13.600.000
Pergi Ke Toko
Rp. 14.649.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua

The post Review Samsung Galaxy S26: Flagship “Compact” dengan Performa Gesit first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/review-samsung-galaxy-s26-flagship-compact-dengan-performa-gesit/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/03/2O1BEnsJHF_upscayl_4x_upscayl-lite-4x-e1783933609201-150x150.jpg150150
Review Samsung Galaxy S26 Plus: Baterai Kalah Saing, tapi Punya Fitur AI yang Matang https://www.91mobiles.com/id/hub/review-samsung-galaxy-s26-plus-baterai-kalah-saing-tapi-punya-fitur-ai-yang-matang/ https://www.91mobiles.com/id/hub/review-samsung-galaxy-s26-plus-baterai-kalah-saing-tapi-punya-fitur-ai-yang-matang/#respond Mon, 13 Jul 2026 05:02:34 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=23485 Spesifikasi UtamaSamsung Galaxy S26 Plus 512GB Samsung Exynos 2600Prosesor6.7 inci (17.02 cm)Menampilkan12 Gigabita RAM + 256 Gigabita12 Gigabita RAM + 512 GigabitaRAM & Penyimpanan50 Megapiksel + 12 Megapiksel + 10 MegapikselKamera Utama12 MegapikselKamera Depan4900 mAhBaterai Lihat Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy S26 Plus 512GB Harga Rp. 17.200.000 Pergi Ke Toko Rp. 19.499.000 Pergi Ke Toko Lihat […]

The post Review Samsung Galaxy S26 Plus: Baterai Kalah Saing, tapi Punya Fitur AI yang Matang first appeared on Indonesia Blog.

]]>
.perf_test { border-bottom: 1px solid #e0e0e0; padding: 20px 0 20px 0; } .perf_test_wrap { padding: 7px 0 1px; position:relative; } .sortcode-table th:last-child, .sortcode-table td:last-child { border-right: none; } .perf_test_wrap:before { content: ''; background-image: repeating-linear-gradient(to right, #ededed54 0%, #f6f6f6 1px, transparent 1px, transparent 9.6%); position: absolute; left: 12%; top: 0; height: 100%; width: 100%; z-index: 1; } .pref-row { display: flex; align-items: flex-start; justify-content: space-between; background-image: repeating-linear-gradient(to right, black 1px, /* Line color & thickness */ transparent 1px 50px); z-index: 2; position: relative; margin: 3px 0; } .perf-img { flex: 0 0 10%; margin: 1px 10px 0 0; height: 38px; } .td-pb-span12 .perf-img { flex: 0 0 9.5%; } .perf-box { flex: 1; max-width: 100%; overflow: hidden; } .perf-num { flex: 0 0 20%; font-size: 16px; text-align: right; font-weight:normal; line-height: 25px; } .td-pb-span12 .perf-num { flex: 0 0 23%; } .perf-img img { max-width: 100%; border-radius: 0; max-height: 100% } .perf-meter { position: relative; font-size: 14px; font-weight: 400; height:20px; display: flex; align-items: center; } span.pref_meterbar { position: absolute !important; background: #ccc; height: 22px; width: 100%; left: 0; z-index: -1; border-radius: 2px; } .perf-meter span { margin: 9px 0 0; position: relative; width: 100%; padding: 0 6px; white-space: nowrap; text-overflow: ellipsis; overflow: hidden; color:#000000; } .perf-meter.thisphone span:first-child { font-weight: 600; } .thisphone .pref_meterbar { background: #FF9352; } .thisphone .perf-meter { color: #fff; } .perf-val { font-size: 12px; color: #7c7c7c; margin: 2px 0 10px; display: flex; align-items: center; font-weight:normal; } .perf_desc { text-align: center; font-size: 14px; margin-bottom: 30px; margin-bottom: 10px; } .greytxt { font-size: 14px; color: #777; line-height: 18px; display: block; } .perf_test_wrap .sprite-icn { background: url(https://www.91-cdn.com/images/hub/sort-code-widget-sprite.svg); background-repeat: no-repeat; } .sprite-icn.battery { background-position: 0px -16px; width: 19px; height: 15px; display: inline-block; } .sprite-icn.processor { background-position: 1px 1px; width: 19px; height: 17px; display: inline-block; } .sprite-icn.cam { background-position: 0 -31px; width: 19px; height: 11px; display: inline-block; } .perf-num.thisphone { font-weight: bold; } .td-container perf-img { flex: 0 0 8%; } .sortcode-container { width: 100%; overflow: auto; } .sortcode-table { width: 100%; background: #fff; text-align: left; border: solid 1px #e4e0e0; border-bottom: none; border-radius: 8px; border-collapse: unset; overflow: hidden; border-collapse: separate; } .sortcode-table th, .sortcode-table td { border: none; padding: 8px 12px; line-height: 20px; border-bottom: solid 1px #d4d4d4; border-right: solid 1px #d4d4d4; min-width:120px; font-size:16px; } .sortcode-table thead { background-color: #FFECDE; font-weight: bold; height:48px; } .sortcode-table th { text-align: center; font-size: 16px; line-height: 20px; } @media only screen and (min-width : 1025px) { .perf_test { padding-top: 0px; overflow: hidden; } .perf-img { flex: 0 0 10%; margin: -2px 7px 0 0; height: 50px; width: 46px; } .perf-img img { max-height: 100%; max-width: 100%; } .perf-num { flex: 0 0 9%; margin: -2px 0 0 16px; line-height: 25px; } .perf-val { font-size: 14px; margin-top: 7px; } .perf_test_wrap:before { left: 70px; } .td-pb-span12 .perf_test_wrap:before { left: 70px; } span.pref_meterbar{ height: 28px; } .pref-row { margin:13px 50px 0 0; } .perf_test_wrap:before { background-image: repeating-linear-gradient(to right, #ededed87 0%, #f6f6f6 1px, transparent 1px, transparent 9%); margin: 3px 60px 0 0; } .perf_desc { margin-top: 22px; } .perf-meter { font-size: 16px; } .greytxt { font-size: 16px; line-height: 22px; } .td-pb-span12 .perf-img { flex: 0 0 6.3%; margin: -2px 5px 0 0; } .td-pb-span12 .perf-num { flex: 0 0 16%; line-height: 28px; } .sortcode-table th, .sortcode-table td { padding: 12px 12px; } }

Spesifikasi Utama

Samsung Galaxy S26 Plus 512GB
Samsung Exynos 2600Prosesor
6.7 inci (17.02 cm)Menampilkan
12 Gigabita RAM + 256 Gigabita
12 Gigabita RAM + 512 GigabitaRAM & Penyimpanan
50 Megapiksel + 12 Megapiksel + 10 MegapikselKamera Utama
12 MegapikselKamera Depan
4900 mAhBaterai
Lihat Spesifikasi Lengkap
Samsung Galaxy S26 Plus 512GB Harga
Rp. 17.200.000
Pergi Ke Toko
Rp. 19.499.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua

The post Review Samsung Galaxy S26 Plus: Baterai Kalah Saing, tapi Punya Fitur AI yang Matang first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/review-samsung-galaxy-s26-plus-baterai-kalah-saing-tapi-punya-fitur-ai-yang-matang/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/07/Samsung-Galaxy-S26-plus-review05-e1784171098409-150x150.jpg150150