Snapdragon 8 Elite | Indonesia Blog https://www.91mobiles.com/id/hub Thu, 05 Feb 2026 05:30:07 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.5.3 Poco F8 Pro vs Poco F8 Ultra, Lebih Worth It Mana? https://www.91mobiles.com/id/hub/poco-f8-pro-vs-poco-f8-ultra-lebih-worth-it-mana/ https://www.91mobiles.com/id/hub/poco-f8-pro-vs-poco-f8-ultra-lebih-worth-it-mana/#respond Thu, 05 Feb 2026 05:30:07 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=18702 Sub-brand dari Xiaomi, Poco, resmi memperkenalkan seri flagship teranyarnya di Indonesia, yaitu Poco F8 Pro dan Poco F8 Ultra. Keduanya dirancang untuk memberikan pengalaman gaming mulus, sekaligus menawarkan beragam peningkatan dibandingkan pendahulunya.Poco F8 series ini mengalami kenaikan kelas dari sebelumnya, kini menggandeng Bose untuk merancang speaker dengan audio menggelegar. Khusus varian Ultra, Poco bahkan turut menambahkan fitur subwoofer untuk mencapai […]

The post Poco F8 Pro vs Poco F8 Ultra, Lebih Worth It Mana? first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Sub-brand dari Xiaomi, Poco, resmi memperkenalkan seri flagship teranyarnya di Indonesia, yaitu Poco F8 Pro dan Poco F8 Ultra. Keduanya dirancang untuk memberikan pengalaman gaming mulus, sekaligus menawarkan beragam peningkatan dibandingkan pendahulunya.

Poco F8 series ini mengalami kenaikan kelas dari sebelumnya, kini menggandeng Bose untuk merancang speaker dengan audio menggelegar. Khusus varian Ultra, Poco bahkan turut menambahkan fitur subwoofer untuk mencapai level audio yang lebih bertenaga, dengan bass mendalam selayaknya speaker premium.

Sesuai namanya, Poco F8 Pro lebih ditujukan untuk konsumen dengan dana yang lebih terbatas. Tentu harganya yang murah ini mengharuskan sejumlah kompromi, membuatnya tidak sebaik Ultra dalam beberapa sektor. Lantas, seberapa banyak fitur Poco F8 Pro yang dipangkas? Mana yang lebih worth it dipilih di antara keduanya? Simak pada penjabaran berikut ini. 

Poco F8 Pro lebih murah, tapi tetap memakai chipset flagship

Sejujurnya, harga Poco F8 Pro dan Ultra di pasar global dan juga di Indonesia mengalami kenaikan ketimbang Poco F7 series yang menjadi pendahulunya. Hal ini membuat alokasi dana lebih tricky, sehingga Poco F8 Pro dengan harga lebih murah tentu jadi opsi yang lebih menggiurkan.

Namun apakah kinerja Poco F8 Pro mengalami penyunatan sebagai kompromi dari harganya yang lebih murah? Singkatnya, iya. Versi Ultra dibekali Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang merupakan cip flagship Qualcomm keluaran terbaru. Sedangkan, Poco F8 Pro diotaki Snapdragon 8 Elite yang satu generasi lebih lawas. 

Poco F8 Pro vs Poco F8 Ultra, Lebih Worth It Mana?
Poco F8 Pro (kanan) berukuran lebih kecil dari F8 Ultra.

Meski hadir dengan cip inferior, dari segi price-to-performance rasio, menurut kami Poco F8 Pro masih lebih worth it. Mari kita bahas dulu perbandingan performa kedua chipset, kemudian dilanjut dengan perbedaan harga di antara keduanya. 

Sebagaimana dikutip dari GizmoChina, Snapdragon 8 Elite Gen 5 membawa sejumlah peningkatan dari segi kinerja CPU. Pada skor Geekbench 6, baik untuk single-core maupun multi-core, Snapdragon 8 Elite Gen 5 meraih peningkatan 17 persen ketimbang Snapdragon 8 Elite. 

Lalu pada skor AnTuTu, Snapdragon 8 Elite Gen 5 mencatat skor di atas 3,87 jutaan poin, sedangkan Snapdragon 8 Elite berada jauh di bawahnya (2,74 jutaan poin) dengan selisih perbedaan mencapai sekitar 40 persen. 

Jadi, perbedaan kinerja di antara keduanya memang cukup signifikan. Namun apakah ini lantas membuat F8 Ultra layak dilirik? 

Di Indonesia, Poco F8 Pro dibanderol Rp 11.999.000 (RAM 16 GB/ 512 GB) sementara F8 Ultra dijual dengan harga Rp 8.999.000 (RAM 12 GB/ 512 GB). Selisih harganya mencapai Rp 3 juta.

Meski tidak sekuat Ultra, kinerja Snapdragon 8 Elite pada varian Pro masih sangat relevan di tahun 2026. Ini karena chipset flagship memang dirancang untuk tetap relevan hingga beberapa tahun ke depan.

Beberapa judul permainan terpopuler di Android seperti Genshin Impact, Honkai Star Rail, PUBG Mobile, dan COD Mobile pun masih sangat playable pada Snapdragon 8 Elite, bahkan tergolong “overkill”. Jadi bagi yang sekadar ingin bermain game tanpa khawatir frame rate, Poco F8 Pro adalah pilihan tepat untuk sekaligus menghemat anggaran.

Poco F8 Pro vs Poco F8 Ultra, Lebih Worth It Mana?
Tampilan layar yang memperlihatkan spesifikasi Poco F8 Pro (kanan) dan F8 Ultra.

Meski begitu, memilih Poco F8 Ultra dengan chip lebih baru juga tak ada salahnya. Dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, versi Ultra ini punya “headroom” lebih luas untuk menyambut kedatangan game berat terbaru di masa mendatang.

Ponsel ini juga lebih berfokus pada AI on-device dan agentic AI, sehingga lebih siap untuk fitur-fitur AI offline seperti image generation, suara AI, summarization, dan lain sebagainya. Sebagaimana dikutip dari The Verge, Snapdragon 8 Elite Gen 5 memiliki NPU Hexagon terbaru dengan peningkatan kinerja AI sebanyak 37 persen. 

Dalam konteks performa, kini pilihannya ada di tangan Anda. Mau mendapatkan performa terbaik saat bermain game berat kekinian sembari menghemat budget? Pilih Poco F8 Pro. Mau punya perangkat yang sedikit lebih future-proof dengan dukungan AI lebih baik? Pilih Ultra.

Namun, menurut penilaian kami, dengan selisih harga Rp 2,5 juta lebih murah, varian Pro terasa lebih worth it untuk performa yang ditawarkan.

Poco F8 Pro lebih murah, tapi masih tetap dibekali kamera telefoto

Ya, seri Poco F memang tidak difokuskan terhadap kemampuan fotografi. Meski begitu, duo Poco F8 series ini sudah dilengkapi rangkaian kamera yang cukup memadai di kelas harganya. 

Kamera utamanya sama-sama 50 MP, namun dengan sensor yang berbeda yaitu Light Fusion 950 untuk Ultra dan Light Fusion 800 untuk Pro. 

Di sektor ultrawide, resolusi kamera Ultra mencapai 50 MP sementara Pro hanya beresolusi 8 MP. Ini berarti Poco F8 Ultra akan mampu menghasilkan foto pemandangan berbidang pandang luas yang lebih detail ketimbang sang “adik”.

Poco F8 Pro vs Poco F8 Ultra, Lebih Worth It Mana?
Kamera telephoto di Poco F8 Ultra menggunakan lensa periskop dengan ciri khas opening berbentuk persegi panjang.

Nah untuk kamera ketiga, dua varian ini kompak dibekali kamera untuk memotret jarak jauh, kendati dengan kemampuan berbeda. Varian Ultra yang memang di atasnya menggunakan periskop telefoto 50 MP, mampu menjangkau zoom optis di tingkatan 5x. Sementara itu, versi Pro dibekali telefoto 50 MP “non-periskop” yang hanya menjangkau zoom optis 2,5x. 

Ya, versi Ultra memang lebih baik, namun fakta bahwa Poco F8 Pro masih dibekali kamera telefoto menandakan bahwa gap di antara keduanya tak sejauh yang mungkin disangka-sangka orang.

Dengan harga yang lebih murah, Poco F8 Pro masih dapat dijadikan “HP konser” meskipun penjagaan detailnya dari jarak jauh tidak akan sebaik Ultra. 

Poco F8 Pro lebih murah, namun punya spesifikasi baterai mirip Ultra

Di sektor daya, F8 Pro hadir dengan kapasitas baterai yang sedikit lebih kecil dari saudaranya yaitu 6.210 mAh. Sedangkan Poco F8 Ultra difasilitasi dengan baterai 6.500 mAh, tak jauh lebih besar dari Pro.

Dua varian ini bahkan kompak mengusung fast charging 100 watt yang ngebut beserta reverse charging 22,5 watt. Ini berarti bagi Anda yang membutuhkan baterai awet tanpa mengeluarkan biaya tambahan, versi Pro bisa menjadi pilihan yang tepat. 

Menurut klaim, Poco F8 Pro dapat bertahan hingga pemakaian 16 jam terus-menerus, 56 jam panggilan suara, 10 jam video call, dan 10 jam bermain game. Fitur 100W HyperCharge miliknya disebut mampu mengisi daya hingga 100 persen dalam 37 menit. 

Yang menjadikan Poco F8 Ultra berbeda adalah kehadiran 50 watt wireless HyperCharge yang dapat mengisi daya perangkat hingga 50 persen dalam 31 menit. Namun apabila Anda tidak memerlukan fitur ini, Anda dapat skip varian Ultra dan memilih Pro yang lebih terjangkau, terlebih karena baterai dan daya pengisian via kabelnya hampir sama. 

Poco F8 Ultra punya layar lebih besar, tapi desain bodi mirip

Untuk pengguna yang picky terhadap ukuran layar, varian Ultra memang akan terasa cocok dengan dimensinya yang sebesar 6,9 inci. Ukurannya yang bongsor ini mengalahkan Poco F8 Pro yang hanya berukuran 6,59 inci. 

Poco F8 Pro vs Poco F8 Ultra, Lebih Worth It Mana?
Frame kedua perangkat sama-sama menggunakan logam aluminium.

Kualitas layarnya tetap sama, memiliki panel AMOLED dengan refresh rate 120 Hz serta kecerahan maksimal hingga 3.500 nit. Namun dengan ukuran yang lebih luas, Ultra akan menyajikan pengalaman menonton dan gaming yang lebih immersive – untuk tambahan harga Rp 3 juta. 

Salah satu downside-nya, Poco F8 Ultra memiliki bodi yang lebih bongsor dengan dimensi 163,3 x 77,8 x 8,3 mm berbobot 220 gram. Varian Pro sedikit lebih tipis dengan ketebalan 8,0 mm, serta jauh lebih ringan dengan bobot 199 gram.

Dari segi tampilan bodinya, Poco F8 Ultra dan Pro tampak mirip dengan modul kamera panjang horizontal berisikan empat lensa yang disusun dalam format 2 x 2. Poco F8 Pro hadir dengan varian warna Titanium Silver, Blue, dan Black, sedangkan Ultra tersedia dalam versi Denim Blue bertekstur kain jeans dan warna hitam. 

Kompak dibekali speaker Bose, tapi hanya Ultra yang punya subwoofer

Poco F8 Pro dan Ultra sama-sama dilengkapi sistem audio hasil kolaborasi dengan Bose, membuatnya seri Poco perdana yang memakai teknologi speaker dari merk audio premium asal AS tersebut. 

Fokus dari speaker ini adalah untuk menghasilkan suara yang lebih jernih, bass lebih dalam, dan soundstage yang lebih luas sehingga meningkatkan pengalaman gaming atau mendengarkan musik. 

Namun, hanya varian Ultra yang disertai subwoofer independen yang merupakan modul khusus dengan fokus untuk menghasilkan frekuensi rendah (bass). Hasilnya, bass saat mendengarkan musik akan lebih terdengar tanpa mengganggu detail instrumen lain. Arah suara lawan saat bermain game dan juga efek ledakan pun akan terdengar lebih realistis.

Bukan itu saja, ketika menonton film, subwoofer ini bakal membuat suara dialog tetap terdengar jernih meski ada efek suara berat yang hadir di saat bersamaan.

Jadi, lebih worth it mana?

Nah, setelah mengetahui seluruh perbandingan di atas, kini saatnya menentukan apakah harga ekstra Rp 3 juta membuat Ultra lebih layak dipilih.

Menyoal kinerja, semua game populer yang ada di Play Store tetap bisa nyaman dimainkan pada Poco F8 Pro, meski dengan chip yang satu generasi lebih lawas. 

Layarnya memang lebih kecil, namun kualitas tampilannya condong sama dengan Ultra, begitu pun dengan desain bodinya yang hampir mirip kendati tidak punya material kain jeans. 

Apabila fokus utama Anda hanya performa gaming, Poco F8 Pro sudah sangat worth it dengan Snapdragon 8 Elite, terlebih karena dirinya memiliki sistem pendingin yang sama seperti Ultra.

Lalu, jika sudah puas dengan kamera telefoto non-periskop dan stereo speaker tanpa subwoofer pada Pro, keputusan menghemat Rp 3 juta bisa menjadi keputusan yang tepat.

Selebihnya, Poco F8 Ultra hanya akan sepadan jika Anda benar-benar membutuhkan subwoofer untuk hasil suara yang lebih menggelegar serta telefoto periskop yang bisa menjangkau zoom optis hingga 5x. 

Poco F8 Pro rilis di Indonesia dengan harga Rp 8.999.000 (RAM 12 GB/ 512 GB) sedangkan Poco F8 Ultra dijual dengan harga Rp 11.999.000 (RAM 16 GB/ 512 GB). 

The post Poco F8 Pro vs Poco F8 Ultra, Lebih Worth It Mana? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/poco-f8-pro-vs-poco-f8-ultra-lebih-worth-it-mana/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/02/poco_f8_pro_vs_f8_ultra-2-150x150.jpg150150
RedMagic 11 Air Resmi, HP Gaming Tipis dengan Kipas Terintegrasi https://www.91mobiles.com/id/hub/redmagic-11-air-resmi-hp-gaming-tipis-dengan-kipas-terintegrasi/ https://www.91mobiles.com/id/hub/redmagic-11-air-resmi-hp-gaming-tipis-dengan-kipas-terintegrasi/#respond Thu, 22 Jan 2026 01:59:29 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=18297 Kebutuhan akan ponsel gaming yang bertenaga sekaligus tipis kini sudah terjawab dengan kehadiran RedMagic 11 Air di pasar China. Ponsel yang hadir dengan desain transparan khas RedMagic ini dibekali dengan kipas pendingin aktif yang disertai pencahayaan RGB.Walau merupakan ponsel gaming, ketebalan bodinya diketahui tidak menyentuh angka 8 mm. Ini tergolong sangat tipis untuk HP gaming yang berisikan banyak […]

The post RedMagic 11 Air Resmi, HP Gaming Tipis dengan Kipas Terintegrasi first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • RedMagic 11 Air resmi diumumkan untuk pasar China, salah satu HP gaming dengan bodi paling tipis tanpa kompromi fitur.
  • Meski tipis, perangkat ini tetap hadir dengan baterai jumbo 7.000 mAh, serta kipas pendingin aktif untuk menstabilkan suhu pada sesi gaming panjang.
  • Di China, RedMagic 11 Air dibanderol mulai dari Rp 8,5 jutaan.

Kebutuhan akan ponsel gaming yang bertenaga sekaligus tipis kini sudah terjawab dengan kehadiran RedMagic 11 Air di pasar China. Ponsel yang hadir dengan desain transparan khas RedMagic ini dibekali dengan kipas pendingin aktif yang disertai pencahayaan RGB.

Walau merupakan ponsel gaming, ketebalan bodinya diketahui tidak menyentuh angka 8 mm. Ini tergolong sangat tipis untuk HP gaming yang berisikan banyak komponen penunjang performa.

Spesifikasi RedMagic 11 Air

  • Chipset: Dapur pacu smartphone ini mengandalkan Snapdragon 8 Elite (3 nm) generasi tahun lalu, terdiri atas 2x Oryon (Phoenix L) berkekuatan 4,32 GHz, 6x Oryon (Phoenix M) dengan kecepatan 3,53 GHz. Pengolahan grafisnya diserahkan pada GPU Adreno 830. 
  • Meski lebih tipis dari kebanyakan ponsel gaming lainnya, RedMagic 11 Air bisa menyematkan kipas pendingin aktif dengan kecepatan putaran hingga 24.000 RPM. Selain itu terdapat capacitive shoulder trigger yang dapat difungsikan sebagai tombol L dan R selayaknya gamepad.
Red Magic 11 Air tetap dibekali kipas pendingin aktif terintegrasi meski punya bodi tipis.
Red Magic 11 Air tetap dibekali kipas pendingin aktif terintegrasi meski punya bodi tipis.
  • RAM dan penyimpanan: RedMagic 11 Air datang dengan RAM hingga 16 GB LPDDR5X Ultra yang memiliki bandwidth 9.600 MB/detik, serta penyimpanan internal hingga 512 GB UFS 4.1 dengan kecepatan baca mencapai 4.200 MB/detik. 
  • Layar: Seperti lini RedMagic pendahulunya, RedMagic 11 Air dilengkapi layar AMOLED tanpa gangguan kamera depan. Ukurannya 6,85 inci dengan resolusi 1.216 x 2.688 piksel, mengusung refresh rate 144 Hz dan dilindungi Corning Gorilla Glass 7i. 
  • Kamera: Di bodi belakang, tersemat konfigurasi kamera ganda yang terdiri atas kamera utama 50 MP (focal length setara 23 mm, 1/1,55 inci, OIS) serta kamera ultrawide 8 MP. Kamera depan HP ini mengusung konsep under display camera (UDC) sehingga tidak mengganggu tampilan layar, mengusung resolusi 16 MP.
Walau tipis, baterainya tetap berkapasitas besar yaitu 7.000 mAh.
Walau tipis, baterainya tetap berkapasitas besar yaitu 7.000 mAh.
  • Baterai dan pengisian daya: Perangkat ini disuplai dengan baterai berkapasitas 7.000 mAh yang disertai fast charging hingga 120 watt
  • Software: Pada sisi software, perangkat ini berjalan pada antarmuka RedMagic OS 11.0 berbasis Android 16 secara out-of-the-box.
  • Bodi: Perangkat ini memiliki ketebalan sangat tipis, 7,85 mm, dengan bobot 207 gram. Selain itu, terdapat sertifikasi IP54 untuk melindunginya terhadap debu dan percikan air dari segala arah. 

Harga Red Magic 11 Air di China

Varian warna Red Magic 11 Air.
Varian warna Red Magic 11 Air.

Sebagaimana dikutip dari GSM Arena, RedMagic 11 Air ditawarkan dalam varian warna Quantum Black dan Stardust White, sudah terdaftar di toko online Nubia di China dengan rincian harga sebagai berikut.

  • RAM 12 GB/ 256 GB: 3.499 yuan China (Rp 8,5 jutaan)
  • RAM 16 GB/ 512 GB: 4.199 yuan China (Rp 10,2 jutaan)
Meski sudah rilis di China, pihak RedMagic belum mengungkap jadwal peluncurannya untuk pasar internasional. RedMagic 10 Air tahun lalu rilis resmi di pasar global pada 23 April 2025, menyusul peluncurannya di China pada 16 April 2025. Jika mengikuti pola peluncuran sebelumnya, RedMagic 11 Air bisa jadi rilis global pada akhir Januari ini.

The post RedMagic 11 Air Resmi, HP Gaming Tipis dengan Kipas Terintegrasi first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/redmagic-11-air-resmi-hp-gaming-tipis-dengan-kipas-terintegrasi/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/01/v9xkdw0c-150x150.png150150
Menggenggam Poco F8 Pro, Si Adik yang Bertenaga https://www.91mobiles.com/id/hub/menggenggam-poco-f8-pro-si-adik-yang-bertenaga/ https://www.91mobiles.com/id/hub/menggenggam-poco-f8-pro-si-adik-yang-bertenaga/#respond Wed, 14 Jan 2026 02:07:28 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=18062 Resmi diperkenalkan di Bali pada November lalu, seri ponsel Poco F8 yang terdiri dari Poco F8 Pro dan F8 Ultra hingga kini masih belum dirilis di Indonesia meski sudah beberapa waktu beredar di pasaran global.Sambil menunggu kehadirannya, mari kita tengok dulu sosok Poco F8 Pro, sang “adik” dari Poco F8 Ultra. Meskipun tak secanggih kakaknya, […]

The post Menggenggam Poco F8 Pro, Si Adik yang Bertenaga first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Resmi diperkenalkan di Bali pada November lalu, seri ponsel Poco F8 yang terdiri dari Poco F8 Pro dan F8 Ultra hingga kini masih belum dirilis di Indonesia meski sudah beberapa waktu beredar di pasaran global.

Sambil menunggu kehadirannya, mari kita tengok dulu sosok Poco F8 Pro, sang “adik” dari Poco F8 Ultra. Meskipun tak secanggih kakaknya, Poco F8 Pro nyatanya tetap dibekali jeroan bertenaga dan speaker hasil tuning oleh Bose.

Bose tanpa subwoofer

Kebetulan 91Mobiles Indonesia berkesempatan menggenggam Poco F8 Pro versi global yang datang dalam kondisi “batangan” alias hanya unit ponsel tanpa boks atau aksesori pendamping. Varian warna yang diterima adalah Blue yang cenderung biru muda. Ada dua opsi warna lain bernama Black dan Titanium Silver.

Bodi Poco F8 Pro terasa padat dan solid dengan frame aluminium berbentuk rata sehingga terkesan agak tebal, walaupun sebenarnya berukuran standar dengan dimensi 157,49 x 75,25 x 8 mm dan bobot 199 gram. Seperti biasa untuk ponsel premium masa kini, terdapat ketahanan terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP68.

Bagian belakang ponsel ini terbuat dari kaca one-piece milled glass di mana dekorasi camera island dan bagian punggung selebihnya dibuat dari lembaran kaca yang sama. Meskipun begitu, finishing keduanya berbeda. Bagian punggung memiliki tampilan matte yang terasa halus di tangan dan nyaris tak memperlihatkan noda sidik jari sama sekali. Sebaliknya, kaca persegi panjang yang melingkupi ketiga kamera belakang permukaannya mengilap.

Di sini juga dapat dilihat bahwa Poco F8 Pro tidak dibekali dengan unit subwoofer untuk meningkatkan respons suara bass seperti Poco F8 Pro. Meskipun demikian, Poco tetap menanamkan sepasang speaker stereo hasil tuning pabrikan audio terkemuka, Bose.

Menggenggam Poco F8 Pro, Si Adik yang Bertenaga
Camera island Poco F8 Pro memuat logo Bose tapi tak memiliki subwoofer.

Ketiga kamera belakang di Poco F8 Pro terdiri dari kamera utama 50 MP (f/1.8, OIS) dengan sensor Light Fusion 800 berukuran fisik 1/1,55 inci, kamera ultrawide 8 MP (f/2.2), dan kamera telephoto 50 MP (f/2.2). Kamera depannya yang termuat di dalam punch hole di layar memiliki resolusi 20 MP.

Spesifikasi mumpuni

Poco F8 Pro memang tidak menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru seperti versi Ultra. Namun, dapur pacunya masih mumpuni karena dibekali chip flagship Qualcomm satu generasi sebelumnya, yaitu Snapdragon 8 Elite.

Chipset tersebut didinginkan dengan 3D Triple-layer IceLoop System yang memiliki layer area 230 persen lebih luas dan konduktivitas thermal yang diklaim 40 persen lebih tinggi dibandingkan cooler milik Poco F7 Pro generasi sebelumnya.

Menggenggam Poco F8 Pro, Si Adik yang Bertenaga
Tampilan layar yang memperlihatkan spesifikasi Poco F8 Pro.

Unit di tangan 91Mobiles Indonesia merupakan varian dengan kapasitas RAM LPDDR5X 12 GB dan media internal UFS 4.1 512 GB. Poco F8 Pro diketahui turut ditawarkan dalam opsi 12 GB/ 256 GB di pasaran internasional.

Selain subwoofer, satu perbedaan lain yang bisa langsung terlihat antara versi Pro dan Ultra adalah diagonal layarnya, di mana Poco F8 Pro berukuran lebih kecil dengan panel AMOLED 6,59 inci (2.510 x 1156 piksel, refresh rate hingga 120 Hz, tingkat kecerahan HBM 2.000 nits).

Seperti Poco F7 Pro sebelumnya, layar Poco F8 Pro memiliki in-display fngerprint scanner berjenis ultrasonic yang mempu memindai dengan sangat cepat dan tetap berfungsi walaupun jari dalam keadaan basah.

Menggenggam Poco F8 Pro, Si Adik yang Bertenaga
Layar Poco F8 Pro berlapis kaca pelindung Gorilla Glass 7i.

Baterai Poco F8 Pro berkapasitas 6.210 mAh dengan dukungan fast charging 100 watt dan reverse wired charging 22,5 watt untuk mengisi daya perangkat lain.

Unit di tangan 91Mobiles Indonesia menjalankan ROM global dengan sistem operasi HyperOS 3.0.2.0 berbasis Android 16. Seperti biasa untuk ponsel Poco, terdapat WildBoost Optimization untuk memaksimalkan kinerja game. Poco turut menanamkan ekosistem Xiaomi HyperAI yang antara lain menghadirkan fitur-fitur seperti AI Search, AI Writing, AI Speec Recognition, dan AI Interpreter.

Bagaimana dengan harganya? Sebagai gambaran saja, di pasaran internasional, Poco F8 Pro dijual seharga 579 dolar AS (Rp 9,6 juta) untuk varian 12 GB/ 256 GB dan 629 dolar AS (Rp 10,4 juta) untuk varian 12 GB/ 512 GB.

Perbandingan lengkap antara Poco F8 Pro dan Poco F8 Ultra dapat dilihat di artikel 91Mobiles Indonesia di tautan berikut.

The post Menggenggam Poco F8 Pro, Si Adik yang Bertenaga first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/menggenggam-poco-f8-pro-si-adik-yang-bertenaga/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/01/poco_f8_pro_hands_on-1-150x150.jpg150150
Poco F8 Pro vs Poco F7 Pro, Seberapa Jauh Peningkatannya? https://www.91mobiles.com/id/hub/poco-f8-pro-vs-poco-f7-pro-seberapa-jauh-peningkatannya/ https://www.91mobiles.com/id/hub/poco-f8-pro-vs-poco-f7-pro-seberapa-jauh-peningkatannya/#respond Tue, 02 Dec 2025 03:43:45 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=16833 Persaingan smartphone di harga menengah ke atas kini semakin sengit. Setelah menelurkan Poco F7 Pro pada April lalu di pasar global, kini pihak Xiaomi mengeluarkan Poco F8 Pro sebagai penerusnya.Dengan waktu rilis yang terpaut 7 bulan, Poco F8 Pro membawakan sederet peningkatan di nyaris semua aspek untuk menunjang kebutuhan muda-mudi, terutama dari segi performa. Baik Poco F8 […]

The post Poco F8 Pro vs Poco F7 Pro, Seberapa Jauh Peningkatannya? first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Persaingan smartphone di harga menengah ke atas kini semakin sengit. Setelah menelurkan Poco F7 Pro pada April lalu di pasar global, kini pihak Xiaomi mengeluarkan Poco F8 Pro sebagai penerusnya.

Dengan waktu rilis yang terpaut 7 bulan, Poco F8 Pro membawakan sederet peningkatan di nyaris semua aspek untuk menunjang kebutuhan muda-mudi, terutama dari segi performa. 

Baik Poco F8 Pro maupun F7 Pro sama-sama memakai chipset satu generasi lebih lawas dari varian Ultra masing-masing. Namun, hal ini bukan berarti keduanya tidak layak untuk gaming. Justru sebaliknya, dengan harga lebih terjangkau, Anda dapat merasakan kinerja gesit dari chipset yang sempat dianggap terbaik dalam 1-2 tahun ke belakang. 

Tentu yang meningkat tidak hanya kinerjanya, spesifikasi lain dari Poco F8 Pro juga ikut naik ketimbang Poco F7 Pro. Lantas, apa saja yang membedakan keduanya? Simak pada poin-poin perbandingan berikut ini.

Poco F8 Pro vs Poco F7 Pro: Harga

Menjajal Poco F7 Ultra dan Poco F7 Ultra di Jakarta, Sekilas Mirip tapi Banyak Bedanya
Poco F7 Ultra dan Poco F7 Pro bersama kotak kemasan masing-masing.

Harga rilis Poco F8 series di pasar global, baik itu varian Pro maupun Ultra, diketahui mengalami kenaikan dibandingkan Poco F7 series. 

Pada April lalu, Poco F7 Pro mengusung harga rilis mulai dari 499 dolar AS (Rp 8,3 jutaan), sebelum akhirnya meluncur resmi di Indonesia sebulan berikutnya dengan harga Rp 7,5 juta untuk satu-satunya varian, RAM 12 GB/ 512 GB.  

Sedangkan untuk Poco F8 Pro, perangkat generasi penerus ini dibanderol mulai dari 579 dolar AS alias Rp 9,6 jutaan. Harga rilisnya di Indonesia masih menjadi misteri, kendati peluncuran globalnya terjadi di Bali, Indonesia. Namun, karena harga globalnya naik, harga rilisnya di RI pun diduga meningkat. 

VarianPoco F8 ProPoco F7 Pro
RAM 12 GB/ 256 GB579 dolar AS (Rp 9,6 jutaan)499 dolar AS (Rp 8,3 jutaan), 
RAM 12 GB/ 512 GB629 dolar AS (Rp 10,4 juta)549 dolar AS (Rp 9,1 jutaan), Rp 7.499.000

Poco F8 Pro vs Poco F7 Pro: Chipset

Poco F8 Pro varian Titanium Silver.
Poco F8 Pro varian Titanium Silver.

Ketimbang memilihkan chipset untuk sub-flagship untuk varian Pro, Poco memutuskan untuk mengadopsi chipset flagship yang satu generasi lebih lawas dari Ultra. Ini berlaku untuk Poco F8 Pro dan F7 Pro. 

Misalnya seperti Poco F8 series, di saat versi Ultra memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 (rilis 2025), versi Pro menggunakan Snapdragon 8 Elite (rilis 2024). Sedangkan untuk F7 series, varian Ultra memakai Snapdragon 8 Elite sementara Poco F7 Pro mengadopsi Snapdragon 8 Gen 3. 

Jadi secara garis besar, Poco F8 Pro memakai chip flagship generasi tahun lalu, sedangkan chipset pada F7 Pro merupakan keluaran 2 tahun lalu. Untuk diketahui, chipset flagship umumnya tetap relevan hingga 5 tahun setelah rilis, jadi keduanya tetap dinilai punya performa berkelas meskipun tidak memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru. 

Menjajal Poco F7 Ultra dan Poco F7 Ultra di Jakarta, Sekilas Mirip tapi Banyak Bedanya
Tampilan layar yang memperlihatkan spesifikasi Poco F7 Ultra (kanan) dan F7 Pro.

Snapdragon 8 Elite adalah chipset HP Android pertama dari Qualcomm yang tidak memakai core CPU Kryo, melainkan core CPU kustom bernama Oryon, seperti yang digunakan pada jajaran chip laptop ARM Snapdragon X.

Alhasil, kinerja CPU dari sisi single-core dan multi-core naik hingga 45 persen, begitu pun dengan efisiensi dayanya. GPU Adreno terbaru yang tersemat di Snapdragon 8 Elite juga diklaim 35 persen lebih kencang dari segi kinerja ray-tracing. Selebihnya soal perbandingan Snapdragon 8 Elite vs Snapdragon 8 Gen 3 bisa dilihat pada tautan ini.

Mengutip dari GSM Arena, Snapdragon 8 Elite mencetak skor 20 persen lebih baik dari Snapdragon 8 Gen 3 pada AnTuTu v10. Artinya Poco F8 Pro akan memberikan frame rate lebih optimal saat bermain game berat, terlebih jika ingin memainkannya pada pengaturan grafis mentok kanan. 

SpesifikasiPoco F8 ProPoco F7 Pro
ChipsetSnapdragon 8 Elite (3 nm)Snapdragon 8 Gen 3 (4 nm)
CPU dan GPU8-core CPU (2x Oryon Phoenix L 4,32 GHz dan 6x Oryon Phoenix M 3,53 GHz), GPU Adreno 8308-core CPU (1x Cortex X4 3,3 GHz + 3x Cortex A720 3,15 GHz + 2x Cortex A720 2,96 GHz + 2x Cortex A520 2,27 GHz), GPU Adreno 750
AnTuTu v102.480.773 poin2.065.265 poin
Geekbench 6 (single-core)2.630 poin2.205 poin
Geekbench 6 (multi-core)8.610 poin6.661 poin

Poco F8 Pro vs Poco F7 Pro: Desain dan layar

Menjajal Poco F7 Ultra dan Poco F7 Ultra di Jakarta, Sekilas Mirip tapi Banyak Bedanya
Dari kiri ke kanan: Poco F7 Pro varian warna Black, Silver, dan Blue.

Tampilan bodi belakang Poco F8 Pro kini berbeda. Sebelumnya, Poco F7 Pro masih mengusung konsep desain khas Poco dengan desain dual-tone. Sepertiga atasnya glossy, sedangkan selebihnya frosted alias tidak memantulkan cahaya. Modul kameranya berbentuk bundar yang terletak di pojok kiri atas. 

Sedangkan, Poco F8 Pro kini mengusung desain yang lebih “kotak” dari sebelumnya, dengan modul kamera berbentuk panel kaca datar reflektif yang memanjang dari kiri ke kanan. Desain keseluruhannya pun tampak lebih minimalis dan modern. Poco F8 Pro dan F7 Pro sayangnya tidak disertai dengan varian warna kuning yang khas dari seri Poco. 

Poco F8 Pro.
Poco F8 Pro.

Dari segi handling, Poco F8 Pro akan terasa lebih nyaman karena punya layar 6,59 inci yang lebih kecil dari pendahulunya, 6,67 inci. Keduanya menggunakan layar AMOLED yang mendukung Dolby Vision, HDR10+, dan refresh rate 120 Hz. Bedanya, layar Poco F7 Pro punya resolusi 1.440 x 3.200 piksel, lebih tajam dari layar Poco F8 Pro yang beresolusi 1.156 x 2.510 piksel. Kecerahan layar F8 Pro namun meningkat dari 3.200 nit menjadi 3.500 nit. 

SpesifikasiPoco F8 ProPoco F7 Pro
LayarAMOLED 6,59 inci (1.156 x 2.510 piksel), refresh rate 120 Hz, kecerahan maksimal 3.500 nitAMOLED 6,67 inci (1.440 x 3.200 piksel), refresh rate 120 Hz, kecerahan maksimal 3.200 nit
Dimensi bodi157,5 x 75,3 x 8 mm, bobot 199 gram160,3 x 75 x 8,1 mm, bobot 206 gram
KetahananGorilla Glass 7i (depan), aluminium (frame), kaca (belakang), IP68Gorilla Glass 7i (depan), aluminium (frame), kaca (belakang), IP68
Varian warnaTitanium Silver, Blue, Black.Hitam, perak, biru.

Poco F8 Pro vs Poco F7 Pro: Kamera

Menjajal Poco F7 Ultra dan Poco F7 Ultra di Jakarta, Sekilas Mirip tapi Banyak Bedanya
Kelengkapan aksesori di kotak kemasan Poco F7 Pro.

Pertama kalinya pada varian Pro di jajaran seri Poco F, ada kamera telefoto yang bisa menghasilkan foto jarak jauh dengan detail memadai. Poco F8 Pro memiliki susunan kamera 50 MP wide-angle + 50 MP telefoto + 8 MP ultrawide. Sementara, Poco F7 Pro hanya memiliki kamera 50 MP wide-angle 8 MP ultrawide

Dua kamera pertama dari Poco F8 Pro dan F7 Pro sama-sama mengusung kamera 50 MP OmniVision OVX8000, telefoto 50 MP OmniVision OV50M, dan ultrawide 8 MP OmniVision OV08D, alias tidak mengalami peningkatan.

Terkhusus Poco F8 Pro, perangkat ini ketambahan kamera telefoto 50 MP OmniVision OV50M yang bisa meraih zoom optis di tingkatan 2,5x. Sehingga, lebih layak untuk dijadikan sarana menonton konser.

Meskipun kamera utama dan ultrawide keduanya sama, hasil foto Poco F8 Pro kemungkinan lebih baik lantaran punya algoritme dan ISP yang berbeda. 

SpesifikasiPoco F8 ProPoco F7 Pro
Kamera belakang50 MP wide-angle + 50 MP telefoto + 8 MP ultrawide50 MP wide-angle + 8 MP ultrawide
Kamera depan20 MP20 MP

Poco F8 Pro vs Poco F7 Pro: Baterai dan charging

Kedua smartphone disokong dengan kapasitas baterai yang mirip-mirip, yaitu 6.210 mAh pada Poco F8 Pro dan 6.000 mAh untuk Poco F7 Pro. Jadi meskipun meningkat, daya tahan baterainya kemungkinan tidak akan jauh berbeda. 

Pada sektor pengisian daya, Poco F8 Pro turut mengalami sedikit peningkatan, yakni dari yang semula 90 watt pada Poco F7 Pro kini menjadi 100 watt. Peningkatan ini tampaknya untuk mengimbangi kenaikan baterai pada Poco F8 Pro. Alhasil, keduanya sama-sama diklaim bisa terisi penuh dalam 37 menit. 

Poco F8 Pro vs Poco F7 Pro: Software

Poco F8 Pro dan Ultra merupakan seri Xiaomi pertama yang langsung rilis dengan Android 16 + HyperOS 3.0 di pasar global. Sementara, Poco F7 Pro yang memang rilis lebih dulu hanya disematkan dengan HyperOS 2.0 berbasis Android 15 secara out-of-the-box

Animasi antarmuka pada HyperOS 3 lebih diperhalus dan terasa lebih cepat, tampilan ikonnya pun didesain ulang agar lebih datar dan sederhana. Lalu, kini HyperOS 3 di Poco F8 Pro menawarkan fitur Hyper Island, yakni fitur mirip Dynamic Island pada iPhone yang dapat menampilkan informasi musik, timer, rekaman, dan aplikasi yang sedang berjalan. 

HyperOS 3 pada Poco F8 Pro juga memiliki fitur Hyper Connect agar dapat terhubung ke perangkat Android lain (non-Xiaomi), Windows, Mac, dan bahkan iPhone serta iPad. Ponsel ini bahkan diklaim dapat membaca notifikasi dari perangkat Apple, serta mampu melakukan forward panggilan telepon ke perangkat non-Xiaomi. Ini tentu kontras dengan HyperOS 2 pada Poco F7 Pro yang hanya dapat berbagi Wi-Fi, file, notifikasi, dan panggilan antar sesama perangkat Xiaomi dalam akun Xiaomi yang sama. 

Poco F7 Pro tentu mendapatkan pembaruan versi ke Android 16 juga. Hanya saja, karena rilis dengan versi OS lebih lawas, maka dukungan update miliknya pun tidak akan selanggeng penerusnya. Baik Poco F7 Pro maupun F8 Pro kompak dijanjikan masa update generasi Android hingga 4 tahun, serta pembaruan patch keamanan hingga 6 tahun. Dengan kata lain, kemungkinan Poco F7 Pro hanya mencapai Android 19 sementara Poco F8 Pro bisa mencapai Android 20. 

SpesifikasiPoco F8 ProPoco F7 Pro
Sistem operasiAndroid 16, HyperOS 3 saat rilisAndroid 15, HyperOS 2 saat rilis
Masa pembaruan4 tahun OS utama, 6 tahun patch keamanan4 tahun OS utama, 6 tahun patch keamanan
Fitur baruHyper Connect, Hyper Island

Setelah mengetahui perbandingan Poco F8 Pro dan Poco F7 Pro di atas, kini Anda dapat bisa menyesuaikan anggaran berdasarkan apa yang Anda cari pada sebuah smartphone.

Ukuran layar Poco F7 Pro memang membuatnya lebih menyenangkan untuk konsumsi konten, namun bentuk bodi Poco F8 Pro yang lebih “mungil” akan lebih nyaman digenggam dalam waktu lama. 

Performa Poco F8 Pro tentu bakal lebih gahar lantaran memakai chipset yang lebih modern, sementara Poco F7 Pro condong mulai terasa obsolet dengan pemakaian chipset flagship keluaran 2 tahun lalu. 

Lalu, ada juga faktor penentu yang kemungkinan kuat bakal paling mempengaruhi keputusan Anda, yakni kehadiran kamera telefoto di Poco F8 Pro. Sebelumnya, kamera telefoto ini hanya tersedia untuk varian Ultra, sebelum akhirnya Poco memutuskan membawakan fitur fotografi penting ini ke varian Pro di jajaran Poco F8 series

Satu-satunya hal yang mungkin membuat Anda lebih condong ke Poco F7 Pro adalah harganya yang lebih terjangkau yakni Rp 7 jutaan. Saat ini harga rilis Poco F8 Pro di Indonesia belum terungkap, namun diduga kuat bakal meningkat. Untuk mempermudah pengambilan keputusan, berikut ini poin-poin pertimbangan yang bisa dijadikan acuan.

Pilih Poco F8 Pro kalau…

  • Ingin merasakan performa Snapdragon 8 Elite yang lebih gesit dibandingkan Snapdragon 8 Gen 3. 
  • Mementingkan keberadaan kamera telefoto di ponsel untuk menangkap gambar jarak jauh dengan kualitas optimal.
  • Memerlukan software yang lebih intuitive, serta masa dukungan update lebih panjang. 

Pilih Poco F7 Pro kalau…

  • Ingin mendapatkan ponsel berkinerja flagship dengan harga yang lebih murah.
  • Menyukai desain dual-tone khas Poco dengan bagian atas glossy (reflektif) dan bagian bawah yang frosted (halus, doff).
  • Membutuhkan ponsel dengan ukuran layar lebih besar untuk kenyamanan menonton dan konsumsi konten.

The post Poco F8 Pro vs Poco F7 Pro, Seberapa Jauh Peningkatannya? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/poco-f8-pro-vs-poco-f7-pro-seberapa-jauh-peningkatannya/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/12/iQoo-Neo-10-Vs-Infinix-GT-30-Pro-35-150x150.jpg150150
Bocoran AnTuTu Snapdragon 8 Elite 5, Skornya Pecahkan Rekor https://www.91mobiles.com/id/hub/bocoran-antutu-snapdragon-8-elite-5-skornya-pecahkan-rekor/ https://www.91mobiles.com/id/hub/bocoran-antutu-snapdragon-8-elite-5-skornya-pecahkan-rekor/#respond Fri, 12 Sep 2025 04:29:07 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=13849 Qualcomm diprediksi akan segera meluncurkan chipset flagship terbarunya yang bernama Snadpragon 8 Elite 5 dalam acara Snadpragon Summit 2025 yang bakal digelar akhir bulan ini di Hawaii, Amerika Serikat.Kira-kira sekencang apa calon dapur pacu ponsel-ponsel Android teratas untuk 2026 itu? Sebuah bocoran yang berasal dari tipster terkenal Digital Chat Station (DCS) di media sosial China […]

The post Bocoran AnTuTu Snapdragon 8 Elite 5, Skornya Pecahkan Rekor first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Snapdragon 8 Elite 5 merupakan calon chip flagship terbaru dari Qualcomm yang disinyalir bakal meluncur akhir bulan ini.
  • Bocoran terbaru menyebutkan bahwa chipset yang bakal dipakai di ponsel-ponsel Android teratas ini sanggup menghasilkan skor AnTuTu lebih dari 4 juta poin.



Qualcomm diprediksi akan segera meluncurkan chipset flagship terbarunya yang bernama Snadpragon 8 Elite 5 dalam acara Snadpragon Summit 2025 yang bakal digelar akhir bulan ini di Hawaii, Amerika Serikat.

Kira-kira sekencang apa calon dapur pacu ponsel-ponsel Android teratas untuk 2026 itu? Sebuah bocoran yang berasal dari tipster terkenal Digital Chat Station (DCS) di media sosial China Weibo menyebutkan bahwa Snapdragon 8 Elite 5 memiliki kinerja yang mencengangkan.

Menurut DCS, Snadpragon 8 Elite 5 sanggup menghasilkan skor di kisaran 4,2 juta hingga 4,4 juta poin di aplikasi benchmark populer AnTuTu v11. Apabila benar, maka angka tersebut memecahkan rekor skor tertinggi di AnTuTu.

Bocoran AnTuTu Snapdragon 8 Elite 5, Skornya Pecahkan Rekor


Meskipun demikian, sebagaimana dilaporkan Gizmochina, Snapdragon 8 Elite agaknya bakal mendapat pesaing kuat dari MediaTek, yaitu Dimensity 9500. Berdasarkan bocoran prototype ponsel Vivo X300 Pro yang ditenagai oleh chip itu, Dimensity 9500 juga sanggup menembus skor 4 juta poin di AnTuTu.

Rumor-rumor yang beredar mengatakan bahwa Snadpragon 8 Elite 5 sendiri akan memiliki CPU octa-core yang terbagi menjadi tiga cluster. Kelompok pertama berisi dua prime core berkecepatan 4,61 GHz, lalu kelompok kedua beranggitakan enam performance core 3,63 GHz.

Untuk pengolah grafisnya, Qualcomm konon akan menggunakan GPU Adreno 840 berkecepatan 1,2 GHz. Kalau benar, maka Snapdragon 8 Elite 5 semestinya bisa membuahkan kinerja AI yang sama tingginya dengan gaming. Di sisi lain, calon pesaingnya, Dimensity 9500, kabarnya ditenagai empat core CPU Cortex-X930 dan empat Cortex-A730.

Ponsel-ponsel pertama yang menggunakan kedua chipset kabarnya akan meluncur bulan ini, yakni Xiaomi 16 untuk Snapdragon 8 Elite 6 dan Vivo X300 Pro untuk Dimensity 9500.

The post Bocoran AnTuTu Snapdragon 8 Elite 5, Skornya Pecahkan Rekor first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/bocoran-antutu-snapdragon-8-elite-5-skornya-pecahkan-rekor/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/08/snapdragon-8-elite-150x150.jpg150150
Bocoran IQoo Neo 11 dan Neo 11 Pro, Beda di Chipset Dimensity serta Snapdragon https://www.91mobiles.com/id/hub/bocoran-iqoo-neo-11-dan-neo-11-pro-beda-di-chipset-dimensity-serta-snapdragon/ https://www.91mobiles.com/id/hub/bocoran-iqoo-neo-11-dan-neo-11-pro-beda-di-chipset-dimensity-serta-snapdragon/#respond Thu, 24 Jul 2025 02:20:49 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=12556 Memasuki paruh kedua 2025, pabrikan sub-brand Vivo, iQoo, disinyalir sedang menyiapkan sejumlah smartphone baru untuk dirilis ke pasaran, di antaranya Z10 Turbo Plus dengan Domensity 9400 Plus, dan iQoo 15 (atau 14) dengan Snapdragon 8 Elite pada Oktober.Dua calon ponsel lainnya yang marak diantisipasi adalah Neo 11 dan Neo 11 Pro. Menurut spekulasi yang beredar, […]

The post Bocoran IQoo Neo 11 dan Neo 11 Pro, Beda di Chipset Dimensity serta Snapdragon first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • IQoo disebut sedang menyiapkan sejumlah perangkat baru, dua di antaranya adalah seri Neo terbaru yang memiliki dua model.
  • Neo 11 dan Neo 11 Pro disebutkan memiliki spesifikasi yang mirip, tapi dengan dapur pacu berbeda.
  • Untuk Neo 11, iQoo kabarnya menggunakan Snapdragon 8 Elite, sedangkan Neo 11 Pro ditenagai Mediatek Dimensity 9500.



Memasuki paruh kedua 2025, pabrikan sub-brand Vivo, iQoo, disinyalir sedang menyiapkan sejumlah smartphone baru untuk dirilis ke pasaran, di antaranya Z10 Turbo Plus dengan Domensity 9400 Plus, dan iQoo 15 (atau 14) dengan Snapdragon 8 Elite pada Oktober.

Dua calon ponsel lainnya yang marak diantisipasi adalah Neo 11 dan Neo 11 Pro. Menurut spekulasi yang beredar, keduanya bakal diperkenalkan pada November atau Desember mendatang di pasar domestik iQoo di China.

Tipster Digital Chat Station (DCS) sudah mulai menyebarkan bocorannya di media sosial Weibo. Dia mengatakan bahwa baik Neo 11 maupun Neo 11 Pro sama-sama akan memiliki layar OLED flat 6,8 inci dengan resolusi 2K yang memiliki sidik jari in-display berjenis ultrasonik.

Bocoran IQoo Neo 11 dan Neo 11 Pro, Beda di Chipset Dimensity serta Snapdragon


Baterai Neo 11 dan Neo 11 pun disebut berkapasitas 7.000 mAh dan didukung fast charging 100 watt, sementara sistem operasi yang dijalankan adalah Android 15 termutakhir dengan lapisan antarmuka OriginOS 6.

Bedanya tertelak di dapur pacu, di mana iQoo Neo 11 kabarnya menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite dari Qualcomm, sedangkan Neo 11 Pro ditenagai chip baru bikinan MediaTek, Dimensity 9500.

Snapdragon 8 Elite sudah banyak dipakai di ponsel-ponsel Android premium dan flagship yang beredar di pasran saat ini. Sementara, Dimensity 9500 masih belum resmi diumumkan oleh MediaTek, kendati rumornya sudah mulai marak beredar.

Perlu dicatat bahwa, kalaupun benar, bocoran di atas agaknya berlaku untuk iQoo Neo 11 dan Neo 11 Pro versi China yang kemungkinan bakal berbeda dari versi internasional.

Seperti halnya iQoo Neo 10 dan Neo 10 Pro yang diperkenalkan di China pada November tahun lalu, masing-masing dengan chip Snapdragon 8 Gen 3 dan Dimensity 9400. Versi iQoo Neo 10 yang dipasarkan secara global -termasuk di Indonesia- menggunakan chip lain, yaitu Snapdragon 8s Gen 4 dan desainnya pun berbeda.

The post Bocoran IQoo Neo 11 dan Neo 11 Pro, Beda di Chipset Dimensity serta Snapdragon first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/bocoran-iqoo-neo-11-dan-neo-11-pro-beda-di-chipset-dimensity-serta-snapdragon/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/07/iqoo-10-illustration-150x150.jpg150150
Hands-on Galaxy Z Fold 7, HP Lipat Tipis dengan Jeroan Galaxy S25 Ultra https://www.91mobiles.com/id/hub/hands-on-galaxy-z-fold-7-hp-lipat-tipis-dengan-jeroan-galaxy-s25-ultra/ https://www.91mobiles.com/id/hub/hands-on-galaxy-z-fold-7-hp-lipat-tipis-dengan-jeroan-galaxy-s25-ultra/#respond Fri, 11 Jul 2025 04:24:11 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=12214 Lewat acara Galaxy Unpacked 2025 di New York, Amerika Serikat, Samsung meresmikan kehadiran duo ponsel lipat terbarunya, yakni Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7. Tak butuh waktu lama, Samsung langsung memboyong keduanya ke Indonesia lewat pre-order yang berlangsung hingga akhir Juli 2025. Berbeda dari Galaxy Z Flip 7 yang merupakan foldable dengan […]

The post Hands-on Galaxy Z Fold 7, HP Lipat Tipis dengan Jeroan Galaxy S25 Ultra first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Lewat acara Galaxy Unpacked 2025 di New York, Amerika Serikat, Samsung meresmikan kehadiran duo ponsel lipat terbarunya, yakni Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7. Tak butuh waktu lama, Samsung langsung memboyong keduanya ke Indonesia lewat pre-order yang berlangsung hingga akhir Juli 2025.

Berbeda dari Galaxy Z Flip 7 yang merupakan foldable dengan gaya lipatan ala ponsel flip atau clamshell, Galaxy Z Fold 7 adalah HP lipat book-style yang berukuran lebih besar tapi juga lebih canggih. Hal itu tercermin dari slogan acara Galaxy Unpacked 2025, “Ultra Unfolds,” yang ternyata mengacu pada Galaxy Z Fold 7.

Ponsel lipat ini sekarang bukan hanya jauh lebih tipis dan ringan dari sebelumnnya, tapi juga dibekali dengan serangkaian hardware yang mirip dengan HP Flagship Galaxy S25 Ultra. Seperti apa tampilan Galaxy Z Fold 7? Simak ulasan singkat oleh 91Mobiles Indonesia di bawah.

Desain: Lebih lebar, tapi lebih tipis dan lebih ringan

Salah satu highlight dari Galaxy Z Fold 7 tentu saja adalah desain bodinya yang sangat tipis dan ringan untuk ukuran HP foldable. Samsung berhasil memangkas ketebalannya hingga menjadi hanya 4,2 mm ketika dibentangkan dan 8,9 mm saat terlipat.

Sebagai perbandingan, Galaxy Z Fold 6 sebelumnya berketebalan 5,6 mm dan 12,1 mm. Galaxy Z Fold 5 lebih tebal lagi di angka 6,1 mm dan 13,4 mm. Bobotnya pun susut jauh, menjadi hanya 215 gram atau lebih ringan dibandingkan Galaxy S25 Ultra.

Kerampingan bodi Galaxy Z Fold 7 sangat terlihat ketika menyandingkannya dengan dua perangkat terdahulu. Ponsel ini memiliki dimensi fisik yang mirip dengan HP candybar non-lipat standar.

Galaxy Z Fold 7 pun bisa dipakai layaknya smartphone lain pada umumnya ketika dilipat. Hal tersebut ikut difasilitasi oleh cover screen yang ukurannya ikut bertambah, dengan panel Dynamic AMOLED 2x 6,2 inci (2.520 x 1.080 piksel, 21:9) dan refresh rate 1-120 Hz.

Ketika butuh tampilan esktra lebar serupa, misalnya untuk bekerja atau bermain game, pengguna bisa membentangkan Galaxy Z Fold 7 yang layar utamanya ikut bertambah besar, dengan panel Dynamic AMOLED 8 inci (2.184 x 1.968 piksel) dan refresh rate 1-120 Hz.


Kerampingan bodi Galaxy Z Fold 7 dicapai antara lain lewat penggunaan Armor FlexHinge yang ukurannya lebih tipis dibandingkan generasi terdahulu. Selain itu, dengan struktur multi-rail baru, bekas lipatan alias crease turut berkurang, baik ketika dilihat maupun diraba dengan jari.

Untuk memastikan ketangguhan perangkat, frame Galaxy Z Fold 7 terbuat dari bahan Advanced Armor Aluminum dan cover display-nya berlapis Corning Gorilla Glass Ceramic 2. Punggungnya pun dilapis kaca pelundung Gorilla Glass Victus 2. Terdapat pula ketahanan terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP48.

Kamera: 200 MP dan selfie lebih lebar

Seperti Galaxy S25 Ultra dan Galaxy S25 Edge, Galaxy Z Fold 7 untuk pertama kalinya di seri Fold kini dibekali kamera utama 200 MP (f/1.7, 24 mm, quad-pixel AF, OIS) sehingga mampu menjepret foto beresolusi tinggi.

Adapun dua kamera belakang lainnya tetap identik dengan generasi sebelumnya, terdiri dari kamera ultrawide 12 MP (f/2.2, FoV 120 derajat) dan kamera telephoto 10 MP (f/2.4, 67 mm, OIS, zoom optis 3x) sehingga Galaxy S25 Ultra masih memiliki keunggulan dari segi jangkauan telephoto.

Ketiga kamera belakang Galaxy Z Fold 7 disusun secara segaris dalam modul berbentuk kapsul di pojok kiri atas bagian punggung, dengan ring yang menonjol untuk masing-masing lensa. Desain tersebut serupa dengan yang diterapkan selama ini.


\Uniknya, Galaxy Z Fold 7 kini tak lagi memiliki kamera selfie 4 MP under display di layar utama yang tersembunyi dari pandangan. Unit kamera tersebut digantikan dengan kamera depan 10 MP (f/2.2) di punch hole konvensional.

Namun, kamera itu memiliki sudut pandang ultrawide dengan FoV 100 derajat sehingga lebih ideal dibanding sebelumnya untuk melakukan video call dengan layar utama dalam kondisi terbentang atau setengah terlipat.

Adapun kamera depan kedua di cover screen masih sama seperti sebelumnya, dengan resolusi 10 MP (f/2.2) dengan sudut pandang 85 derajat, cocok untuk menjepret selfie dalam kondisi layar terlipat seperti menggunakan ponsel lain pada umumnya.

Hardware: Bertenaga besar dengan Snapdragon 8 Elite

Slogan “Ultra” pada Galaxy Z Fold 7 berlanjut untuk aspek hardware, di mana dapur pacu yang digunakan sama dengan jajaran flagship Galaxy S25, yakni Snapdragon 8 Elite for Galaxy yang merupakan chipset teratas dari Qualcomm saat ini.

Snapdragon 8 Elite memiliki CPU octa-core (2 x4,47 GHz Oryon V2 Phoenix L dan 6x 3,53 GHz Oryon V2 Phoenix M) berikut GPU Adreno 830 1.200 MHz. Dengan chip tersebut, Galaxy Z Fold 7 pun dijamin mampu menjalankan segala aplikasi atau game dengan lancar.

Hands-on Galaxy Z Fold 7, HP Lipat Tipis dengan Jeroan Galaxy S25 Ultra
Galaxy Z Fold 6 sudah menjalankan sistem operasi One UI 8.0 terbaru berbasis Android 16.


Untuk memorinya, Galaxy Z Fold 7 yang dipasarkan di Indonesia datang dalam tiga pilihan konfigurasi RAM dan media internal, yaitu 12 GB/ 256 GB, 12 GB/ 512 GB, dan 16 GB/ 1 TB.

Unit baterai, sayangnya, masih berkapasitas 4.400 mAh dengan fast charging 25 watt yang cukup tertinggal dibanding ponsel-ponsel foldable terbaru lainnya. Perlu dicatat pula bahwa layar Galaxy Z Fold 7 sudah tidak mendukung input dari pena stylus S Pen.

Untungnya, Samsung Galaxy Z Fold 7 menawarkan kelebihan lain berupa sistem operasi One UI 8.0 berbasis Android 16 terbaru out-of-the-box, dengan serangkaian fitur AI anyar pula yang bisa berguna untuk user. Samsung menjanjikan update versi Android hingga 7 generasi sehingga memperpanjang masa pemakaian.


Galaxy Z Fold 7 ditawarkan dalam tiga varian warna, yakni Shadow Blue, Jet Black, dan Shadow Silver, serta satu varian warna khusus online, Mint.

Samsung menyediakan rangkaian promo khusus untuk pre-order Galaxy Z Fold 7 di Indonesia yang digelar hingga 31 Juli 2025, termasuk free upgrade memori. Informasi selengkapnya bisa dilihat di artikel 91Mobiles Indonesia di tautan berikut.

The post Hands-on Galaxy Z Fold 7, HP Lipat Tipis dengan Jeroan Galaxy S25 Ultra first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/hands-on-galaxy-z-fold-7-hp-lipat-tipis-dengan-jeroan-galaxy-s25-ultra/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/07/samsung_galaxy_z_fold_7_hands-on-4-150x150.jpg150150
Top Global 10 HP Terkencang Versi AnTuTu Juni 2025, Campuran Snapdragon dan Dimensity https://www.91mobiles.com/id/hub/top-global-10-hp-terkencang-versi-antutu-juni-2025-campuran-snapdragon-dan-dimensity/ https://www.91mobiles.com/id/hub/top-global-10-hp-terkencang-versi-antutu-juni-2025-campuran-snapdragon-dan-dimensity/#respond Fri, 11 Jul 2025 01:43:43 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=12101 Bagi yang ingin mengetahui gambaran performa sebuah smartphone, dapat mengacu pada skor hasil tolok ukur (benchmark) bernama AnTuTu. Benchmark tersebut menilai performa CPU, GPU, memori, dan pengalaman pengguna (UX) pada sebuah ponsel. Pihak benchmarking itu belakangan ini telah mengumumkan ponsel mana saja yang memperoleh skor AnTuTu tertinggi untuk periode bulan Juni 2025.Snapdragon 8 Elite mendominasiKali ini, papan peringkat […]

The post Top Global 10 HP Terkencang Versi AnTuTu Juni 2025, Campuran Snapdragon dan Dimensity first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Daftar HP dengan skor AnTuTu tertinggi periode Juni 2025 telah dirilis, didominasi Snapdragon 8 Elite.
  • Ada delapan HP yang diotaki SoC Qualcomm, sedangkan dua lainnya menggunakan Dimensity 9400 Plus dari MediaTek.
  • Di antara sepuluh HP yang masuk daftar, hanya ada satu yang rilis di Indonesia yaitu iQoo 13.

Bagi yang ingin mengetahui gambaran performa sebuah smartphone, dapat mengacu pada skor hasil tolok ukur (benchmark) bernama AnTuTu. Benchmark tersebut menilai performa CPU, GPU, memori, dan pengalaman pengguna (UX) pada sebuah ponsel. 

Pihak benchmarking itu belakangan ini telah mengumumkan ponsel mana saja yang memperoleh skor AnTuTu tertinggi untuk periode bulan Juni 2025.

Snapdragon 8 Elite mendominasi

Top Global 10 HP Terkencang Versi AnTuTu Juni 2025, Campuran Snapdragon dan Dimensity

Kali ini, papan peringkat alias leaderboard-nya didominasi oleh flagship Android yang diotaki Snapdragon 8 Elite. Ada delapan dari sepuluh ponsel yang mengusung SoC flagship Qualcomm tersebut. Dua lainnya merupakan ponsel yang diotaki sang pesaing dari MediaTek, yakni Dimensity 9400 Plus.

Pada peringkat pertama dan kedua, ada Vivo X200 Ultra dan Oppo Find X8 Ultra Satellite Communication Edition yang kompak meraih skor AnTuTu sebesar 2,8 jutaan poin. Bukan hal mengejutkan, keduanya merupakan varian tertinggi di seri flagship.

Sementara, satu-satunya smartphone yang hadir dengan chip dari MediaTek adalah Vivo X200s di urutan keempat dan Redmi K80 Pro Plus di urutan kesepuluh.

Daftar 10 flagship Android dengan skor AnTuTu tertinggi (Juni 2025)

Berikut ini daftar lengkapnya, sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari situs AnTuTu via Nokiamob.net.

No.PonselChipsetSkor AnTuTu
1.Red Magic 10S Pro Plus (RAM 24 GB/ 1 TB)Snapdragon 8 Elite2.907.137 poin
2.Vivo X200 Ultra (RAM 16 GB/ 1 TB)Snapdragon 8 Elite2.885.137 poin
3.Oppo Find X8 Ultra Satellite Communication Edition (RAM 16 GB/ 1 TB)Snapdragon 8 Elite2.883.092 poin
4. Vivo X200s (RAM 16 GB/ 1 TB)Dimensity 9400 Plus2.874.982 poin
5.iQoo Neo 10 Pro Plus (RAM 16 GB/ 1 TB)Snapdragon 8 Elite2.868.057 poin
6. Honor GT Pro (RAM 16 GB/ 1 TB)Snapdragon 8 Elite2.840.216 poin
7. OnePlus Ace 5 Pro (RAM 16 GB/ 1 TB)Snapdragon 8 Elite2.726.504 poin
8. OnePlus 13 (RAM 24 GB/ 1 TB)Snapdragon 8 Elite2.713.111 poin
9.iQoo 13 (RAM 16 GB/ 1 TB)Snapdragon 8 Elite2.701.069 poin
10.Redmi K80 Pro Plus (RAM 16 GB/ 512 GB)Dimensity 8400 Plus2.662.420 poin

Ada yang rilis di Indonesia?

Kesan Pertama Menggenggam iQoo 13, HP Snapdragon 8 Elite Pertama di Indonesia
Bagian punggung iQoo 13 varian warna Black, satu-satunya HP dengan skor AnTuTu tertinggi yang rilis di RI, periode Juni 2025.

Di antara 10 smartphone dengan skor AnTuTu v10 tertinggi pada Juni 2025, hanya ada satu yang dirilis di Indonesia yakni iQoo 13. Perangkat ini merupakan flagship pertama dan salah satu yang termurah di Indonesia yang dilengkapi Snapdragon 8 Elite. Namun, varian yang dirilis hanya RAM 12 GB/ 256 GB dan RAM 16 GB/ 512 GB. 

Adapun Vivo X200s belum memberikan sinyal-sinyal akan hadir di Indonesia. Kendati demikian, seri Vivo X200, termasuk X200 dan X200 Pro, telah hadir di Indonesia pada Januari 2025 lalu. Keduanya mengandalkan Dimensity 9400 sebagai dapur pacunya.

iQoo Neo 10 Pro Plus juga sayangnya saat ini hanya tersedia di pasar China tanpa adanya konfirmasi resmi akan rilis secara global. Di Indonesia, hanya varian standarnya, iQoo Neo 10, yang mencuat ke permukaan. iQoo Neo 10 debut di Indonesia pada Juni 2025 dengan harga mulai dari Rp 5.999.000. Versi “reguler” ini disokong oleh Snapdragon 8s Gen 4.

Redmi K80 Pro Plus, HP dengan skor tertinggi kedua yang memakai Dimensity 9400 Plus, juga tampaknya hanya tersedia di China secara eksklusif.

Namun, versi di bawahnya, Redmi K80 Pro, telah mengalami rebranding menjadi Poco F7 Ultra dan sudah rilis di Indonesia pada April 2025 dengan harga mulai dari Rp 9.999.000. Flagship tersebut ditenagai dengan SoC terbaik Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite.

The post Top Global 10 HP Terkencang Versi AnTuTu Juni 2025, Campuran Snapdragon dan Dimensity first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/top-global-10-hp-terkencang-versi-antutu-juni-2025-campuran-snapdragon-dan-dimensity/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2024/12/asus-rog-phone-9-150x150.jpg150150
HP Lipat Samsung Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia https://www.91mobiles.com/id/hub/hp-lipat-samsung-galaxy-z-fold-7-dan-z-flip-7-meluncur-ini-harganya-di-indonesia/ https://www.91mobiles.com/id/hub/hp-lipat-samsung-galaxy-z-fold-7-dan-z-flip-7-meluncur-ini-harganya-di-indonesia/#respond Wed, 09 Jul 2025 17:04:39 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=12115 Sesuai prediksi, Samsung meresmikan kehadiran duo ponsel lipat terbarunya, Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7, dalam acara Galaxy Unpacked 2025 yang dilangsungkan di New York, Amerika Serikat, Rabu (9/7/2025). Keduanya mengusung serangkaian pembaruan menarik, baik dari segi desain yang mengetengahkan bodi ramping dan layar lebar, maupun software di mana Galaxy Fold 7 […]

The post HP Lipat Samsung Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Galaxy Z Fold 7 dari Samsung kini mengusung bodi tipis yang lebih ringan dari Galaxy S25 Ultra, berikut kamera 200 MP.
  • Galaxy Z Flip 7 diklaim sebagai HP lipat clamshell paling tangguh dari Samsung meskipun ukurannya ringkas.
  • Kedua HP sudah bisa diperoleh di Indonesia, harganya mulai Rp 18 juta untuk Galaxy Z Flip 7 dan Rp 28,5 juta untuk Galaxy Z Fold 7.



Sesuai prediksi, Samsung meresmikan kehadiran duo ponsel lipat terbarunya, Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7, dalam acara Galaxy Unpacked 2025 yang dilangsungkan di New York, Amerika Serikat, Rabu (9/7/2025).

Keduanya mengusung serangkaian pembaruan menarik, baik dari segi desain yang mengetengahkan bodi ramping dan layar lebar, maupun software di mana Galaxy Fold 7 dan Galaxy Flip 7 menjalankan sistem operasi One UI 8 berbasis Android 16 terbaru dengan banyak fitur AI.

Spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold 7

Istilah “Ultra Unfolds” yang digaungkan Samsung untuk Galaxy Unpacked 2025 ternyata mengacu pada Galaxy Z Fold 7 yang disebut “ultra ramping” dan “ultra powerful”. Selain itu, HP lipat ini memang memiliki kemiripan dengan ponsel flagship Galaxy S25 Ultra, termasuk dari segi dapur pacu dan kamera.

  • Bodi: Galaxy Z Fold 7 memiliki layar lebih besar dari pendahulunya, tapi bodinya justru lebih ramping dan ringan. Ketebalannya hanya 4,2 mm saat dibentangkan dan 8,9 mm ketika dilipat. Dengan bobot hanya 215 gram, beratnya pun lebih ringan dibanding Galaxy S25 Ultra.

    Tepatnya, dimensi fisiknya adalah 143,2 x 158,4 x 4,2 mm saat dibentangkan dan 72.8 x 158.4 x 8.9 mm ketika dilipat. Bagian cover dilapis Corning Gorilla Glass Ceramic 2, lalu punggungnya dilindungi Gorilla Glass Victus 2. Frame terbuat dari bahan Advanced Armor Aluminum. Terdapat ketahanan terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP48.
  • Layar: Cover screen Galaxy Z Fold 7 kini menggunakan panel Dynamic AMOLED 2x 6,5 inci (2.520 x 1.080 piksel, 21:9) dengan refresh rate 1-120 Hz. Layar utamanya berpanel Dynamic AMOLED 2x 8 inci (2.184 x 1.968 piksel) dengan refresh rate 1-120 Hz. Keduanya lebih lebar dibandingkan milik perangkat terdahulu.
  • Chipset dan memori: Seperti Galaxy S25 Ultra, Galaxy Z Fold 7 ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite for Galaxy. Ada tiga konfigurasi RAM dan storage untuk versi yang dipasarkan di Indonesia, yaitu 12 GB/ 256 GB, 12 GB/ 512 GB, dan 16 GB/ 1 TB.
  • Kamera: Kesamaan lain dengan Galaxy S25 Ultra terletak pada kamera utama Galaxy Z Fold 7 yang beresolusi 200 MP (f/1.7, OIS), didampingi kamera ultrawide 12 MP (f/2.2) dan kamera telephoto 10 MP (f/2.4, OIS, 3x optical zoom). Kamera depannya kini berjumlah dua buah yang masing-masing tertanam di layar utama dan cover screen, keduanya beresolusi 10 MP (f/2.2).
  • Baterai: Samsung menyematkan dual-battery berkapasitas total 4.400 mAh dengan dukungan fast charging 25 watt. Ada juga dukungan Fast Wireless Charging 2.0 dan Wireless PowerShare.

Spesifikasi Samsung Galaxy Z Flip 7

Akan halnya Galaxy Z Flip 7, perangkat yang diklaim sebagai ponsel lipat clamshell terlangsing sekaligus tertangguh dari Samsung ini datang dengan perubahan desain yang signifikan, terutama dari segi layar luar yang kini sangat lebar dan memenuhi sisi perangkat ketika dilipat. Layar utamanya juga semakin besar.

  • Bodi: Galaxy Z Flip 7 berukuran 75,2 x 166,7 x 6,5 mm ketika dibentangkan dan 75,2 x 85,5 x 13,7 mm saat dilipat sehingga lebih tipis dibandingkan perangkat terdahulu, sementara bobotnya relatif sama di kisaran 188 gram.

    Bagian cover dan punggung terlindung Corning Gorilla Glass Victus 2, sedangkan frame terbuat dari bahan Armor Aluminum. Sama seperti Galaxy Z Fold 7, Galaxy Z Flip 7 memiliki ketahanan terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP48.
  • Layar: Cover screen Galaxy Z Flip 7 yang yang memenuhi salah satu sisinya menggunakan panel Super AMOLED 4,1 inci (1.048 x 948 piksel) dengan refresh rate 120 Hz. Sementara, layar utamanya berpanel Dynamic AMOLED 2x 6,9 inci (2.520 x 1.080 piksel, 21:9) dengan refresh rate 1-120 Hz.
  • Chipset dan memori: Berbeda dari saudaranya, Galaxy Z Flip 7 ditenagai chip buatan Samsung sendiri, yakni Exynos 2500 yang spesifikasinya bisa dilihat dalam artikel di link ini. Ada dua varian memori yang dipasarkan di Indonesia, yaitu 12 GB/ 256 GB dan 12 GB/ 256 GB.
  • Kamera: Aspek kamera relatif tak berubah dari pendahulunya, tetap dengan kamera utama 50 MP (f/1,8, OIS), kamera ultrawide 12 MP (f/2.2), dan kamera depan 10 MP (f/2.2) yang tertanam di punch hole di layar utama.
  • Baterai: Unit baterai Galaxy Z Flip 7 nyaris sama besarnya dengan Galaxy Z Fold 7, berkapasitas 4.300 mAh dan mendukung fast charging 25 watt. Ada juga dukungan Fast Wireless Charging 2.0 dan Wireless PowerShare.

Pre-order, harga Samsung Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7 di Indonesia

Samsung telah membuka pre-order untuk Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7 mulai 9 Juli hingga 31 Juli 2025. Galaxy Z Fold 7 tersedia dalam pilihan warna Blue Shadow, Jet Black, dan Silver Shadow, sementara Galaxy Z Flip 7 hadir dalam opis Blue Shadow, Jet Black, dan Coral Red. Harga kedua perangkat bisa dilihat di bawah.

Galaxy Z Fold 7

  • 12 GB/ 256 GB: Rp 28.499.000
  • 12 GB/ 512 GB: Rp 31.499.000
  • 16 GB/ 1 TB: Rp 34.999.000

Galaxy Z Flip 7

  • 12 GB/ 256 GB: Rp 17.999.000
  • 12 GB/ 512 GB: Rp 19.999.000

Seperti biasa, untuk pembelian dalam masa pre-order, Samsung memberikan benefit free memory upgrade. Konsumen akan mendapatkan versi yang setingkat lebih tinggi untuk harga yang dibayarkan.

Dengan kata lain, khusus periode pre-order, Galaxy Z Fold 7 dijual Rp 31.499.000 untuk versi 16 GB/ 1 TB dan Rp 28.499.000 untuk versi 12 GB/ 512 GB. Sedangkan, Galaxy Z Flip 7 berbanderol Rp 17.999.000 untuk versi 12 GB/ 512 GB.

Untuk melakukan pre-order Galaxy Z Fold 7, kunjungi situs Samsung di link ini. Pemesanan Galaxy Z Flip 7 bisa dilakukan di tautan berikut.

The post HP Lipat Samsung Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/hp-lipat-samsung-galaxy-z-fold-7-dan-z-flip-7-meluncur-ini-harganya-di-indonesia/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/07/samsung-galaxy-z-fold-7-flip-7-featured-150x150.jpg150150
Inilah Smartphone dengan Kamera Terbaik Menurut DxOMark https://www.91mobiles.com/id/hub/inilah-smartphone-dengan-kamera-terbaik-menurut-dxomark/ https://www.91mobiles.com/id/hub/inilah-smartphone-dengan-kamera-terbaik-menurut-dxomark/#respond Thu, 03 Jul 2025 04:24:30 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=11870 Ada juara baru di peringkat smartphone berkamera terbaik versi DxOMark. Posisi puncak di situs pengujian digital imaging berbagai perangkat yang sering menjadi acuan kualitas kamera itu kini ditempati oleh HP flagship terbaru Oppo, Find X8 Ultra.Pertama kali diperkenalkan pada April 2025, Find X8 Ultra adalah model teratas dari lini Find X 8 Series yang sejauh […]

The post Inilah Smartphone dengan Kamera Terbaik Menurut DxOMark first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Flagship terbaru dari Oppo, Find X8 Ultra, menyabet posisi juara kamera smartphone di situs DxOMark.
  • Ponsel ini memiliki empat buah kamera belakang yang kesemuanya beresolusi 50 MP.Find X8 Ultra mencetak skor tinggi di seluruh area pengujian DxOMark.



Ada juara baru di peringkat smartphone berkamera terbaik versi DxOMark. Posisi puncak di situs pengujian digital imaging berbagai perangkat yang sering menjadi acuan kualitas kamera itu kini ditempati oleh HP flagship terbaru Oppo, Find X8 Ultra.

Pertama kali diperkenalkan pada April 2025, Find X8 Ultra adalah model teratas dari lini Find X 8 Series yang sejauh ini hanya tersedia di China, di mana ia dijual dengan kisaran harga mulai Rp 14 juta hingga Rp 18 juta.

Find X8 Ultra dibekali dengan empat buah kamera belakang beresolusi 50 MP yang dirancang lewat kemitraan Oppo dengan pabrikan terkemuka Hasselblad.

“Dibangun dengan fondasi kuat Oppo Find X8 Pro, Find X8 Ultra memperkenalkan sensor yang di-upgrade, lensa yang ditingkatkan, dan ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite terbaru yang memberikan kapabilitas computational photography serta pencitraan mumpuni,” tulis DxOMark dalam laporannya.

DxOMark menunjukkan bahwa Find X8 Pro mencatat skor tinggi di semua kategori pengujian kualitas gambar, termasuk foto, video, zoom, portrait, hingga low-light. Skor totalnya adalah 169 poin sehingga menempatkan Find X8 Pro di atas smartphone di urutan kedua, Huawei Pura 70 Ultra, dengan skor overall 163 poin.

Inilah Smartphone dengan Kamera Terbaik Menurut DxOMark


Menurut DxOMark, Find X8 Ultra mampu menghasilkan foto portrait yang memukau dengan separasi subyek dan background yang apik. Skintone tampak akurat dan natural tanpa kesan overprocessed.

Sementara itu, keberadaan dua kamera telephoto yang masing-masing memiliki focal length 70 mm dan 135 mm membantu Find X8 Ultra menghasilkan gambar tajam dan detil tinggi di berbagai tingkatan zoom, baik untuk foto maupun video.

Tetap ada sedikit kekurangan dari kamera Find X8 Ultra, misalnya color shift kadang terjadi di foto atau video dan ada artifak seperti ghosting di skenario sulit yang melibatkan obyek bergerak. Namun, secara keseluruhan aspek positif kamera Find X8 Ultra jauh melebihi aspek negatifnya.

Laporan DxOMark tentang hasil uji Oppo Find X8 Ultra selengkapnya dapat dilihat di tautan berikut.

Spesifikasi Oppo Find X8 Ultra

  • Perbedaan yang paling kentara antara Find X8 Ultra dan Pro ada di modul kamera bundarnya yang kini memiliki warna dasar hitam. Dibandng model Ultra sebelumnya, bodinya lebih ramping dengan ketebalan 8,78 mm (vs 9,5 mm di Find X7 Ultra) serta memiliki ketahanan air IP68/ IP69 dan tahan jatuh dengan sertifikasi SGS five-star.
  • Layar LTPO AMOLED Find X8 Ultra merupakan yang terbesar di antara saudara-saudaranya dengan diagonal 6,82 inci (3.168 x 1.440 piksel, 120 Hz, Dolby Vision, kecerahan maksimal 2.500 nits), lebih besar dari layar Find X8 Pro dan sebanding dengan display di Find X7 Ultra.
  • Dapur pacu Find X8 Ultra tentunya ikut diperbarui menjadi Snapdragon 8 Elite dengan CPU octa core (2×4,32 GHz Oryon V2 Phoenix L dan 6x 3,53 GHz Oryon V2 Phoenix M) serta GPU Adreno 830 sehingga menyamai ponsel-ponsel flagship terkini dari para pabrikan Android lainnya.
  • Oppo memasangkan chipset tersebut dengan RAM LPDDR5X-9600 berkapasitas hingga 16 GB, serta media internal UFS 4.1 berukuran hingga 1 TB.
  • Salah satu peningkatan terbesar ada dari baterai yang kini menggunakan teknologi silikon karbon sehingga mampu mencapai kapasitas 6.100 mAh, lebih tinggi sekitar 20 persen dibanding model Ultra sebelumnya (5.000 mAh). Find X8 Ultra mendukung fast charging 100 watt dan fast wireless charging 50 watt.
  • Untuk kamera belakang, jumlahnya masih empat buah, tapi meningkat dalam hal dua kamera telefoto periskop yang kini memiliki sensor dan aperture lebih besar. Kamera periskop pertama bersensor Sony LYT-700 50 MP 1/1,56 inci (f/2.1, 70 mm, OIS, 3x optical zoom) sedangkan yang kedua bersensor Sony LYT-600 50 MP 1/1,95 inci (f/3.1, 135 mm, OIS, 6x optical zoom).
  • Kamera utama tetap menggunakan sensor 1 inci Sony LYT-900 dengan resolusi 50 MP (f/1.8, 23 mm, OIS), sedangkan kamera ultrawide bersensor Samsung JN5 50 MP 1/2,75 inci (f/2.0, 15 mm, FoV 120 derajat). Kamera depannya bersensor Sony LYT-506 32 MP 1/2,74 inci (f/2.4, 32 mm).
  • Seperti biasa, rangkaian kamera Find X8 Ultra diracik lewat kerja sama dengan pabrikan Hasselblad asal Swedia. Oppo menerapkan teknologi True Chroma yang diklaim mampu menghasilkan skin tone akurat dalam semua situasi pencahayaan. Perekaman videonya kini mendukung Dolby Vision dan resolusi hingga 4K 120 fps.
    Oppo Find X8 Ultra Hadir dengan Snapdragon 8 Elite dan Dua Kamera Periskop 50 MP

  • Oppo Find X8 Ultra memiliki dua tombol fisik ekstra, salah satunya adalah Quick Button yang fungsi utamanya adalah sebagai kendali kamera seperti di Find X8 Pro. Tombol kedua merupakan shortcut yang fungsinya bisa dikustomisasi.
  • Untuk sistem operasinya, Find X8 Ultra menjalankan ColorOS 15 berbasis Android 15.

Harga Oppo Find X8 Ultra

Oppo Find X8 Ultra Hadir dengan Snapdragon 8 Elite dan Dua Kamera Periskop 50 MP
Ketiga pilihan warna Oppo Find X8 Ultra.

Di pasar domestiknya di China, Find X8 Pro ditawarkan dalam pilihan warna Matte Black, Pure White, dan Shell Pink yang kesemuanya memiliki finishing matte, berikut tiga varian memori. Selengkapnya sebagai berikut.

12 GB/ 256 GB: 6.499 yuan (Rp 14,9 juta)
16 GB/ 512 GB: 6.999 yuan (Rp 16,1 juta)
16 GB/ 1 TB: 7.999 yuan (Rp 18,4 juta).

Oppo rencananya akan mulai memasarkan Find X8 Ultra di Negeri Tirai Bambu pada 16 April mendatang. Sayangnya, sebagaimana dihimpun dari GSM Arena, kecil kemungkinan ponsel ini bakal dipasarkan di wilayah dunia lain di luar China.

The post Inilah Smartphone dengan Kamera Terbaik Menurut DxOMark first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/inilah-smartphone-dengan-kamera-terbaik-menurut-dxomark/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/04/oppo-find-x8-ultra-4-150x150.jpg150150