TrendForce | Indonesia Blog https://www.91mobiles.com/id/hub Thu, 12 Feb 2026 09:50:26 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.5.3 Harga Memori Naik, Pasaran Smartphone Diprediksi Turun Dua Digit https://www.91mobiles.com/id/hub/harga-memori-naik-pasaran-smartphone-diprediksi-turun-dua-digit/ https://www.91mobiles.com/id/hub/harga-memori-naik-pasaran-smartphone-diprediksi-turun-dua-digit/#respond Thu, 12 Feb 2026 09:50:26 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=19058 Pasar smartphone global diduga bakal menghadapi tantangan berat di tahun 2026. Laporan terbaru dari lembaga riset TrendForce, sebagaimana dilaporkan oleh GSM Arena, memprediksi adanya penurunan drastis pada angka pengiriman ponsel sebagai buntut dari lonjakan harga komponen memori (RAM dan storage) yang kian tidak terkendali.TrendForce memperkirakan bahwa pengiriman smartphone di pasar global bakal merosot sebesar 10 persen, atau […]

The post Harga Memori Naik, Pasaran Smartphone Diprediksi Turun Dua Digit first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Sebagai buntut dari harga RAM dan memori yang naik secara global, penjualan smartphone di tahun 2026 diprediksi bakal turun hingga 10 persen.
  • Pada skenario terburuk, tidak menutup kemungkinan penurunan ini bakal menyentuh angka 15 persen. Ini karena porsi total biaya material (BOM) yang biasanya hanya sebesar 10-15 persen, kini melonjak menjadi 30-40 persen.
  • Dampak dari penurunan ini diprediksi akan paling berpengaruh pada penjualan HP merk China seperti Xiaomi, Realme, Oppo, Vivo, dan lain-lain, terutama di segmen entry-level.

Pasar smartphone global diduga bakal menghadapi tantangan berat di tahun 2026. Laporan terbaru dari lembaga riset TrendForce, sebagaimana dilaporkan oleh GSM Arena, memprediksi adanya penurunan drastis pada angka pengiriman ponsel sebagai buntut dari lonjakan harga komponen memori (RAM dan storage) yang kian tidak terkendali.

TrendForce memperkirakan bahwa pengiriman smartphone di pasar global bakal merosot sebesar 10 persen, atau hanya mencapai sekitar 1,135 miliar unit sepanjang tahun kalender ini. Angka tersebut merupakan penurunan drastis ketimbang tahun 2025 yang sempat mencatatkan pertumbuhan tipis sebesar 2 persen dengan total pengiriman mencapai 1,24 hingga 1,26 miliar unit.

Skenario terburuknya, penurunan bisa menyentuh angka 15 persen

Angka penjualan smartphone di pasar global diprediksi dapat menurun hingga 15 persen dibandingkan tahun lalu.
Angka penjualan smartphone di pasar global diprediksi dapat menurun hingga 15 persen dibandingkan tahun lalu. Sumber: TrendForce via GSM Arena.

Kondisi pemerosotan ini bahkan berpotensi menjadi lebih kelam. Dalam laporan yang disebut sebagai “Bear-case scenario”, atau skenario terburuk, TrendForce memprediksi penurunan bisa menyentuh angka 15 persen. Jika hal ini terjadi, maka pengiriman ponsel di pasar global hanya akan mencapai 1,061 miliar unit. 

Adapun pemicu utama dari penurunan drastis ini adalah biaya produksi yang melambung tinggi. Berdasarkan data TrendForce, komponen memori yang biasanya hanya memakan porsi 10-15 persen dari total biaya material (Bill of Materials/BOM) sebuah ponsel, kini melonjak drastis hingga mencapai 30-40 persen. 

Dampaknya pada brand akan berbeda-beda

Lonjakan biaya produksi ini dipastikan bakal berimbas pada harga jual rata-rata (Average Selling Price/ ASP) smartphone di pasaran. Akan tetapi, dampak yang dirasakan setiap brand diprediksi akan berbeda-beda.

Samsung, misalnya, dianggap berada di posisi yang lebih aman karena memiliki integrasi vertikal yang kuat sebagai salah satu pemasok memori utama di pasar global. Apple juga dinilai tetap stabil karena basis konsumennya secara historis punya toleransi yang lebih tinggi terhadap kenaikan harga perangkat. 

Barulah pada brand China seperti Xiaomi, Oppo, Realme, dll., mereka diprediksi akan paling merasakan dampaknya. Sebab, brand ponsel seperti Xiaomi yang mengandalkan perangkat di segmen entry-level sangat rentan terhadap biaya komponen yang tidak stabil. Ini karena konsumen di segmen tersebut jauh lebih sensitif terhadap perubahan harga.

Kenaikan harga biaya komponen ini diprediksi tak hanya akan menyebabkan harga jual ke konsumen menjadi lebih tinggi, melainkan juga memaksa sejumlah produsen untuk menurunkan volume produksi mereka di tahun 2026. 

Bagaimana dampaknya di Indonesia?

Kenaikan harga RAM dan memori diprediksi akan sangat memberikan dampak yang sangat terasa bagi pasar Indonesia. Sebab, pasar Tanah Air cukup didominasi oleh segmen menengah ke bawah.

Brand yang tengah populer di Indonesia seperti Xiaomi, Realme, dan Transsion Holdings (Infinix, Tecno, Itel) kemungkinan besar bakal terhimpit. Dengan pembengkakan biaya total material yang mencapai 40 persen, rasanya akan sulit bagi mereka mempertahankan harga murah tanpa memangkas spesifikasi atau meningkatkan harga jual secara signifikan.

Jika hal ini terjadi, bukan tidak mungkin warga Indonesia bakal semakin bergantung pada metode pembayaran cicilan, atau beralih ke pasar ponsel bekas yang lebih ramah di kantong. 

The post Harga Memori Naik, Pasaran Smartphone Diprediksi Turun Dua Digit first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/harga-memori-naik-pasaran-smartphone-diprediksi-turun-dua-digit/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/10/Samsung-Galaxy-S25-Ultra-08-e1770889690674-150x150.avif150150
Gara-gara Memori Langka, Kapasitas RAM Smartphone Bakal Mundur ke 4 GB https://www.91mobiles.com/id/hub/gara-gara-memori-langka-kapasitas-ram-smartphone-bakal-mundur-ke-4-gb/ https://www.91mobiles.com/id/hub/gara-gara-memori-langka-kapasitas-ram-smartphone-bakal-mundur-ke-4-gb/#respond Tue, 16 Dec 2025 08:36:24 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=17355 Kapasitas RAM di smartphone biasanya menunjukkan tren makin naik seiring dengan meningkatnya kebutuhan aplikasi dan fitur baru. Angka 4 GB, misalnya, sudah jarang ditemukan di 2025 kecuali di segelintir model entry level. Namun, tahun depan, bisa jadi tren ini bakal berbalik.Penyebabnya tak lain dan tak bukan adalah kelangkaan produk memori seperti DRAM dan flash NAND […]

The post Gara-gara Memori Langka, Kapasitas RAM Smartphone Bakal Mundur ke 4 GB first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Kelangkaan produk memori DRAM karena booming AI memaksa para pabrikan smartphone mengakali kenaikan harga.
  • Salah satu caranya disinyalir adalah dengan memasang RAM seperlunya di model high-end, sementara ponsel entry level akan kembali mengusung kapasitas kecil.



Kapasitas RAM di smartphone biasanya menunjukkan tren makin naik seiring dengan meningkatnya kebutuhan aplikasi dan fitur baru. Angka 4 GB, misalnya, sudah jarang ditemukan di 2025 kecuali di segelintir model entry level. Namun, tahun depan, bisa jadi tren ini bakal berbalik.

Penyebabnya tak lain dan tak bukan adalah kelangkaan produk memori seperti DRAM dan flash NAND akibat booming AI di industri teknologi. Para pelaku AI dan datacenter berbondong-bondong memborong memori di pasaran sehingga menekan rantai pasokan dan mengurangi jatah untuk pabrikan gadget.

Dampaknya, lembaga riset pasar memori TrendForce memperkirakan model-model smartphone di 2026 bakal mengalami penyesuaian dengan cenderung mengecil. Kapasitas RAM ponsel flagship diprediksi akan stagnan di kusaran 12 GB-16 GB, sedangkan ponsel mid-range menciut dari sebelumnya 6-12 GB menjadi 6-8 GB.

Koreksi paling kentara diduga akan terjadi di pasaran entry-level karena tekanan biaya yang ekstrim, sehingga kapasitas RAM model-model smartphone di segmen ini diperkirakan bakal mundur ke 4 GB setelah sebelumnya sempat mencapai kisaran 4-8 GB.

“TrendForce menggarisbawahi bawha pemangkasan spesifikasi atau penundaah upgrade telah menjadi langkah penghematan biaya untuk pabrikan smartphone dan laptop. Hal itu terutama berlaku untuk DRAM, yang berkontribusi terbesar pada biaya memori,” tulis TrendForce dalam laporannya.

Menurut TrendForce, komponen DRAM belakangan telah menjadi poin diferensiasi yang penting bagi produk-produk di pasaran. Harga RAM yang makin naik pun kemungkinan bakal ikut mendongkrak banderol smartphone baru di 2026.

Sementara itu, hal serupa juga kemungkinan akan terjadi di industri laptop, terutama untuk kategori produk ultra-thin papan atas dengan chip DRAM yang disolder langsung di motherboard sehingga spesifikasinya tidak bisa dikurangi. Model-model ini kemungkinan akan mengalami tekanan harga paling awal.

TrendForce turut memprediksi bahwa pasaran PC akan kembali mengalami fluktuasi pada kuartal-II 2026. Laporan selengkapnya dapat dibaca di situs TrendFoce di tautan barikut.

The post Gara-gara Memori Langka, Kapasitas RAM Smartphone Bakal Mundur ke 4 GB first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/gara-gara-memori-langka-kapasitas-ram-smartphone-bakal-mundur-ke-4-gb/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/12/ram-150x150.jpg150150