Zeiss | Indonesia Blog https://www.91mobiles.com/id/hub Mon, 11 May 2026 10:35:56 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.5.3 Vivo X300 Ultra Meluncur di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya https://www.91mobiles.com/id/hub/vivo-x300-ultra-meluncur-di-indonesia-ini-spesifikasi-dan-harganya/ https://www.91mobiles.com/id/hub/vivo-x300-ultra-meluncur-di-indonesia-ini-spesifikasi-dan-harganya/#respond Mon, 11 May 2026 10:35:27 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=21539 Setelah pertama kali diperkenalkan di China pada akhir Maret lalu, X300 Ultra akhirnya resmi meluncur di Indonesia lewat sebuah acara yang digelar di Jakarta, Senin (11/5/2026). Ponsel ini merupakan model “Ultra” pertama dari jajaran flagship X Series Vivo yang dirilis secara internasional di luar China.Vivo memosisikan X300 Ultra sebagai model tertinggi, di atas X300 dan […]

The post Vivo X300 Ultra Meluncur di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya first appeared on Indonesia Blog.

]]>


Sorotan
  • X300 Ultra adalah ponsel terbaru dari Vivo yang duduk di urutan teratas deretan produk flagship X Series.
  • Smartphone ini dibekali dua buah kamera 200 MP serta turut menyertakan aksesori teleconverter dengan focal length super telephoto setara 400 mm.
  • Di Indonesia, Vivo X300 Ultra dipasarkan dengan harga Rp

Setelah pertama kali diperkenalkan di China pada akhir Maret lalu, X300 Ultra akhirnya resmi meluncur di Indonesia lewat sebuah acara yang digelar di Jakarta, Senin (11/5/2026). Ponsel ini merupakan model “Ultra” pertama dari jajaran flagship X Series Vivo yang dirilis secara internasional di luar China.

Vivo memosisikan X300 Ultra sebagai model tertinggi, di atas X300 dan X300 Pro yang telah lebih dulu hadir di Tanah Air pada akhir 2025. Seperti dua saudaranya itu, X300 Ultra dibekali rangkaian kamera hasil racikan pabrikan lensa legendaris asal Jerman, Zeiss.

Bedanya, sebagai ponsel teratas, X300 Ultra dibekali kemampuan fotografi dan videografi terbaik. Kamera utama memiliki sensor 200 MP Sony LYTIA 901 dengan ukuran fisik 1/1,12 inci, dipadukan lensa 35 mm (ekuivalen full-frame) yang merupakan focal length klasik untuk street photography.

Kamera telephoto juga beresolusi 200 MP, dengan sensor Isocell HP0 berukuran 1/1,4 inci dan lensa 85 mm yang ideal untuk foto portrait. Satu kamera lainnya adalah ultrawide bersensor 50 MP Sony LYTIA 818 dengan lensa 14 mm. Ini merupakan sensor yang sama dengan kamera utama kepunyaan flagship terdahulu, yaitu X200 Pro, sehingga kualitasnya juga identik. Lensa kamera ultrawide juga dilengkapi OIS yang jarang terdapat di kamera sejenis di ponsel lain. 

Vivo X300 Ultra Meluncur di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya
Product Manageer Vivo Indonesia Hadie Mandala memberikan penjelasan soal kemampuan video Vivo X300 Ultra dalam acara peluncurannya di Jakarta (11/5/2026).

Aspek video tak ketinggalan diperhatikan karena Vivo X300 Ultra mendukung perekaman Multi-Focal 4K/120 fps dengan kedalaman warna 10-bit Log, dengan APV Codec dan 4:2:2 Chroma Sub-sampling untuk mempermudah color grading. Semua kamera belakangnya bisa merekam video dengan format tersebut, termasuk kamera telephoto ketika dipasangi teleconverter. 

Vivo ikut menambahkan mode Pro Video khusus yang menyediakan pengaturan berbagai macam parameter, serta kemampuan monitoring Custom 3D LUT dan kompatibilitas dengan ACES Workflow untuk integrasi ke tahapan post production profesional. 

Spesifikasi Vivo X300 Ultra

  • Bodi: Ponsel ini berukuran 163 x 76,8 x 8,2/8,5 mm dengan bobot 232/237 gram. Bagian layar dan punggungnya berlapis material Armor Glass, sementara frame terbuat dari bahan aluminium. Terdapat ketahanan terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP68/IP69.
  • Layar: Vivo menerapkan panel display LTPO AMOLED berukuran 6,82 inci (3.168 x 1.440 piksel) dengan refresh rate 144 Hz serta dukungan Dolby Vision dan HDR10+. Di sisi bawah tersemat pemindai sidik jari in-display berjenis ultrasonik.
  • Chipset: Berbeda dari dua saudaranya, Vivo X300 Ultra ditenagai chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan CPU octa-core (2x 4,6 GHz Oryon V3 Phoenix L dan 6x 3,62 GHz Oryon V3 Phoenix M) berikut GPU Adreno 840.

    Vivo menambahkan chip buatan sendiri bernama Pro Imaging Chip VS1+ yang bertugas menangani tahap awal pemrosesan foto dan video, seperti mengurangi noise, mengatur exposure, hingga persiapan implementasi multi-frame sebelum diteruskan ke chip imaging utama untuk pengolahan lebih lanjut.
  • Memori: Jenis RAM yang digunakan adalah LPDDR5X dipadukan dengan media internal UFS 4.1. Pilihan konfigurasinya mencakup 16 GB/ 512 GB dan 16 GB/ 1 TB.
  • Kamera: Modul berbentuk bundar di bagian punggung memuat kamera utama 200 MP (f/1.9, 35 mm, gimbal OIS), kamera ultrawide 50 MP (f/2.0, 14 mm, FoV 116 derajat, AF, OIS), dan kamera telephoto 200 MP (f/2.7, 85 mm, zoom optis 3x, macro 3,4:1, OIS). Kamera depannya beresolusi 50 MP (f/2.5, 24 mm, AF).
  • Baterai: Vivo X300 Ultra menyematkan baterai berteknologi BlueVolt dengan kapasitas 6.600 mAh dan mendukung fast charging 100 watt, fast wireless charging 40 watt, serta reverse charging wired maupun wireless.
  • Software: Seperti ponsel Vivo lainnya belakangan ini, X300 Ultra sudah menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16.

Harga Vivo X300 Ultra

Di Indonesia, Vivo memasarkan X300 Ultra dalam dua opsi warna, yakni Shutter Black dan Film Green. Varian hijau memiliki aksen duo tone di sisi bawah punggung yang memuat logo “Vivo”. Rincian harga Vivo X300 Ultra adalah sebagai berikut.

16 GB/ 512 GB: Rp 25.999.000
16 GB/ 1 TB: Rp 29.999.000

Vivo turut menjual aksesori pendamping berupa lensa Zeiss Teleconverter Extender Gen 2 Ultra terbaru dengan focal length native setara 400 mm yang dipaketkan bersama casing khusus dan aksesori pelengkap lainnya (Imaging Grip Kit seharga Rp 5.999.000

The post Vivo X300 Ultra Meluncur di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/vivo-x300-ultra-meluncur-di-indonesia-ini-spesifikasi-dan-harganya/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/05/vivo-x300-ultra-launch-150x150.jpeg150150
Vivo X300 Ultra Resmi, Punya Dua Kamera 200 MP https://www.91mobiles.com/id/hub/vivo-x300-ultra-resmi-punya-dua-kamera-200-mp/ https://www.91mobiles.com/id/hub/vivo-x300-ultra-resmi-punya-dua-kamera-200-mp/#respond Tue, 31 Mar 2026 03:05:39 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=20350 Setelah banyak mengumbar teaser, Vivo akhirnya meresmikan kehadiran ponsel flagship terbarunya, X300 Ultra. Perangkat ini merupakan smartphone model teratas yang diposisikan di atas X300 Pro keluaran tahun lalu.Seperti biasa untuk ponsel seri X dari Vivo, X300 Ultra mengandalkan aspek kamera yang dirancang lewat kolaborasi dengan Zeiss. Unit kamera utamanya menggunakan sensor 200 MP Sony Lytia […]

The post Vivo X300 Ultra Resmi, Punya Dua Kamera 200 MP first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • X300 Ultra merupakan ponsel flagship terbaru dari Vivo yang diposisikan di atas X300 Pro.
  • Ponsel ini mengandalkan aspek kamera dengan unit kamera utama dan telephoto yang keduanya beresolusi 200 MP.
  • Berbeda dengan model Ultra sebelumnya yang hanya dirilis di China, Vivo X300 Ultra bakal hadir di pasaran global.

Setelah banyak mengumbar teaser, Vivo akhirnya meresmikan kehadiran ponsel flagship terbarunya, X300 Ultra. Perangkat ini merupakan smartphone model teratas yang diposisikan di atas X300 Pro keluaran tahun lalu.

Seperti biasa untuk ponsel seri X dari Vivo, X300 Ultra mengandalkan aspek kamera yang dirancang lewat kolaborasi dengan Zeiss. Unit kamera utamanya menggunakan sensor 200 MP Sony Lytia 901 berukuran fisik 1/1,12 inci, dipasangkan dengan lensa 35 mm (ekuivalen FF).

Kamera telephoto X300 Ultra juga beresolusi 200 MP, tapi sensornya buatan Samsung, yakni Isocell HP9 dengan ukuran fisik 1/1,4 inci, berikut lensa 85 mm. Adapun kamera ultrawide dibekali sensor 50 MP 1/1,28 inci dengan lensa 14 mm.

Uniknya, semua kamera belakang Vivo X300 Ultra memiliki optical image stabilization (OIS), termasuk kamera ultrawide yang biasanya dibiarkan tanpa OIS di ponsel lain. Penerapan OIS di tersebut tak lain dimaksudkan untuk optimalisasi perekaman video agar bebas goyangan.

Terkait video, Vivo X300 Ultra juga mendukung impor 3D LUT dan profil Log multi-focal 4K/120 fps 10-bit. Format video log dari Vivo kompatibel dengan workflow ACES Pro untuk post-production. Ada pula Photography App berisi library 3D LUT untuk menerapkan berbagai gaya visual dengan mudah.

Spesifikasi Vivo X300 Ultra

Vivo X300 Ultra Resmi, Punya Dua Kamera 200 MP
  • Bodi: Smartphone ini tergolong besar dengan dimensi 163 x 76,8 x 8,5 mm dan bobot 237 gram. Terdapat ketahanan terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP68/IP69.
  • Layar: Vivo menggunakan panel display LTPO AMOLED 6,82 inci (3.168 x 1.440 piksel) dengan refresh rate hingga 144 Hz berikut dukungan Dolby Vision dan HDR10+. Di sisi bawah disematkan pemindai sidik jari in-display berjenis ultrasonik.
  • Chipset: Seperti HP flagship Android terbaru lainnya, X300 Ultra ditenagai oleh chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan CPU octa-core (2x 4,6 GHz Oryon V3 Phoenix L dan 6x 3,62 GHz Oryon V3 Phoenix M) berikut GPU Adreno 840.
  • Memori: Terdapat beberapa varian konfigurasi RAM dan storage untuk X300 Ultra versi China, yakni 12 GB/256 GB, 12 GB/512 GB, 16 GB/512 GB, dan 16 GB/1 TB.
  • Kamera: Unit kamera utama beresolusi 200 MP (f/1.9, 35 mm, gimbal OIS), didampingi kamera ultrawide 50 MP (f/2.0, 14 mm, AF, OIS) dan kamera telephoto 200 MP (f/2.7, 85 mm, zoom optis 3,7x, OIS, macro 3,4:1). Kamera depan bersolusi 50 MP (f/2.5, 24 mm).
  • Baterai: Kapasitas penampungan daya X300 Ultra hanya berbeda tipis dari X300 Pro dengan angka 6.600 mAh. Namun, terdapat dukungan fast charging 100 watt dan fast wireless charging 40 watt.
  • Software: Sistem operasi yang dijalankan adalah OriginOS 6 berbasis Android 16.

Harga Vivo X300 Ultra

Vivo memasarkan X300 Ultra di China dalam varian warna Dream Core Purple, Film Green, Silver Tone dan Titanium Black. Rincian harganya di Negeri Tirai Bambu adalah sebagai berikut.

  • 12 GB/ 256 GB: 4.999 yuan (Rp 12,3 juta)
  • 12 GB/ 512 GB: 5.499 yuan (Rp 13,6 juta)
  • 16 GB/ 512 GB: 5.999 yuan (Rp 14,8 juta)
  • 16 GB/ 1 TB: 6.999 yuan (Rp 17,2 juta)
Vivo X300 Ultra Resmi, Punya Dua Kamera 200 MP
Selain itu, Vivo turut memasarkan aksesori berupa dua lensa teleconverter berbeda. Lensa pertama bernama “Cannon 400” memiliki jangkauan 400 mm (zoom 17,4x), sedangkan lensa kedua adalah “Lipstick 200” yang berukuran lebih kecil dan memiliki focal length 200 mm (zoom 8,7x).

Ada juga aksesori photography kit yang tampilannya bisa dilihat di artikel hands-on oleh 91mobiles Indonesia di tautan berikut.

Berbeda dengan model Ultra sebelumnya, Vivo X300 Ultra juga akan dipasarkan di ranah global selain di pasar domestiknya di China. Namun, tanggal debut internasionalnya masih belum diumumkan.

The post Vivo X300 Ultra Resmi, Punya Dua Kamera 200 MP first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/vivo-x300-ultra-resmi-punya-dua-kamera-200-mp/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/03/vivo-x300-ultra-featured-150x150.jpg150150
Vivo Ungkap Spesifikasi HP Flagship X300 Ultra, Seperti Apa? https://www.91mobiles.com/id/hub/vivo-ungkap-spesifikasi-hp-flagship-x300-ultra-seperti-apa/ https://www.91mobiles.com/id/hub/vivo-ungkap-spesifikasi-hp-flagship-x300-ultra-seperti-apa/#respond Fri, 27 Mar 2026 06:02:35 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=20320 Vivo sedang bersiap meluncurkan calon HP teratasnya, X300 Ultra, pekan depan. Beberapa hari sebelumnya, product manager Vivo Han Boxiao mengumbar beberapa keterangan spesifikasi dari smartphone yang diposisikan di atas X300 Pro itu di media sosial Weibo.Disebutkan bahwa X300 Ultra tidak akan menggunakan chipset MediaTek Dimensity 9500 seperti versi Pro, melainkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 […]

The post Vivo Ungkap Spesifikasi HP Flagship X300 Ultra, Seperti Apa? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Eksekutif Vivo mengungkap sebagian spesifikasi dari calon HP flagship terbaru perusahaan tersebut, X300 Ultra.
  • Ponsel yang mengunggulkan sektor kamera ini bakal ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5.
  • Selain itu, Vivo X300 Ultra akan memiliki layar 2k dengan refresh rate mencapai 144 Hz.

Vivo sedang bersiap meluncurkan calon HP teratasnya, X300 Ultra, pekan depan. Beberapa hari sebelumnya, product manager Vivo Han Boxiao mengumbar beberapa keterangan spesifikasi dari smartphone yang diposisikan di atas X300 Pro itu di media sosial Weibo.

Disebutkan bahwa X300 Ultra tidak akan menggunakan chipset MediaTek Dimensity 9500 seperti versi Pro, melainkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 sehingga sebanding dengan ponsel-ponsel flagship terbaru lainnya.

Layar X300 Ultra memiliki layar flat dengan resolusi 2K dan refresh rate 144 Hz. Selain itu, Vivo juga menerapkan tuning Zeiss Master Color Calibration dan teknologi Ultra XDR untuk meningkatkan kecerahan serta akurasi warna.

Untuk perekaman video dan audio, Vivo X300 Ultra memperkenalkan sistem quad-microphone untuk mengoptimalkan tangkapan suara di berbagai skenario. Terdapat pula custom speaker yang menghadap ke depan dan vibration motor untuk haptic feedback mumpuni.

Vivo Ungkap Spesifikasi HP Flagship X300 Ultra, Seperti Apa?


Spesifikasi lain yang turut diungkap adalah kecepatan fast charging 100 watt berikut fast wireless charging 40 watt, serta charger USB-C ke USB-C yang disertakan di dalam paket penjualan.

Kapasitas baterainya sendiri belum diketahui. Namun, sebagaimana dihimpun dari Gizmochina, rumor yang beredar sebelumnya menyebutkan kapasitas sekitar 6.600 mAh. Bodinya sendiri memiliki ketebalan 8,19 mm.

Vivo juga telah mengonfirmasi bahwa X300 Ultra akan datang dengan kamera utama 200 MP, kamera telephoto 200 MP dengan lensa periskop, dan kamera ultrawide 50 MP. Ponsel ini turut mendukung dua lensa teleconverter baru, salah satunya memiliki jangkauan 400 mm (ekuivalen full-frame).

Menariknya, berbeda dengan X200 Ultra terdahulu, Vivo X300 Ultra tak akan hanya dipasarkan di China saja, melainkan turut dirilis secara global. Ada pula indikasi bahwa Vivo akan meluncurkan X300 Ultra di Indonesia, seperti bisa dilihat dalam artikel 91mobiles Indonesia di link ini.

The post Vivo Ungkap Spesifikasi HP Flagship X300 Ultra, Seperti Apa? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/vivo-ungkap-spesifikasi-hp-flagship-x300-ultra-seperti-apa/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/03/vivo-x300-ultra-specs-150x150.jpg150150
Resmi, Vivo X300 Ultra dan X300s Meluncur 30 Maret https://www.91mobiles.com/id/hub/resmi-vivo-x300-ultra-dan-x300s-meluncur-30-maret/ https://www.91mobiles.com/id/hub/resmi-vivo-x300-ultra-dan-x300s-meluncur-30-maret/#respond Fri, 20 Mar 2026 02:04:31 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=20246 Setelah lama diperbincangkan di jagat maya, akhirnya Vivo resmi mengonfirmasi tanggal peluncuran untuk dua ponsel flagship terbarunya, yaitu Vivo X300 Ultra dan Vivo X300s. Melalui unggahan di platform media sosial Weibo, Vivo memastikan bahwa keduanya bakal debut di China pada 30 Maret 2026 mendatang. Pengumuman tanggal rilis tersebut menyusul serangkaian bocoran dan penampilan perdana perangkatnya di ajang MWC […]

The post Resmi, Vivo X300 Ultra dan X300s Meluncur 30 Maret first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Tanggal rilis Vivo X300 Ultra dan X300s kini resmi diumumkan, bakal rilis di China pada 30 Maret 2026.
  • Vivo X300 Ultra menghadirkan peningkatan signifikan di sektor audio, serta disebut memiliki Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera utama dan telefoto 200 MP, dan baterai 7.000 mAh.
  • Vivo X300s kabarnya akan memakai chipset flagship Dimensity 9500 dari MediaTek, serta mendukung layar AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144 Hz.
  • Vivo X300 Ultra juga terindikasi kuat akan rilis di Indonesia lantaran mengantongi sertifikasi TKDN dan Postel.

Setelah lama diperbincangkan di jagat maya, akhirnya Vivo resmi mengonfirmasi tanggal peluncuran untuk dua ponsel flagship terbarunya, yaitu Vivo X300 Ultra dan Vivo X300s. Melalui unggahan di platform media sosial Weibo, Vivo memastikan bahwa keduanya bakal debut di China pada 30 Maret 2026 mendatang. 

Pengumuman tanggal rilis tersebut menyusul serangkaian bocoran dan penampilan perdana perangkatnya di ajang MWC 2026. Selain mengumumkan tanggal rilisnya, Han Boxiao selaku Product Manajer Vivo juga sudah membagikan tampilan desain belakang kedua ponsel yang mengusung varian warna baru bernama “Film Green” dengan sentuhan two-tone finish yang elegan. 

Bocoran spesifikasi Vivo X300 Ultra

  • Varian tertinggi di serinya ini disebut akan menghadirkan peningkatan signifikan di bidang audio. Kini X300 Ultra dilengkapi empat mikrofon yang menggabungkan spatial recording dengan teknologi AI untuk mereduksi bising dan mengisolasi suara manusia. 
  • Di sisi kameranya, pengguna juga akan diberikan kontrol profesional seperti pengaturan gain dari -100 hingga 100, serta noise reduction dari 0 hingga 100 persen. 
  • Menyoal perangkat keras audionya, speaker bagian atas X300 Ultra dibuat hampir tiga kali lipat lebih besar dengan rongga (cavity) mencapai 0,8 cc, alias meningkat 167 persen dari ukuran fisik standar flagship yang umumnya hanya 0,3 xx hingga 0,5 cc. 
  • Vivo turut mematenkan desain khusus di sisi kanan ponsel untuk menampung speaker besar ini. Perangkat ini mendapatkan peningkatan bass sebesar 48 dB pada frekuensi 300 Hz dan rentang frekuensi lebih luas hingga 20 kHz. 
Vivo X300 Ultra terkonfirmasi memiliki kamera ultrawide 50 MP Sony Lytia 818.
Vivo X300 Ultra terkonfirmasi memiliki kamera ultrawide 50 MP Sony Lytia 818.
  • Pada sisi fotografi, Vivo X300 Ultra mengonfirmasi penggunaan kamera ultrawide 50 MP dengan sensor Sony Lytia-818 berukuran 1/1,28 inci.
  • Kamera ultrawide tersebut dibekali stabilisasi CIPA 6.0 yang lebih baik untuk menghasilkan gambar lebih detail pada kondisi rendah cahaya dan juga perekaman video yang lebih stabil. 
  • Kabarnya, Vivo X300 Ultra juga akan dibekali kamera utama dan periskop telefoto yang sama-sama beresolusi 200 MP dari Sony. Rangkaian kamera ini juga disebut akan mencakup sensor multispectral 5 MP untuk meningkatkan akurasi warna. 
  • Menyoal dapur pacunya, X300 Ultra konon ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang merupakan chip Qualcomm paling kencang saat ini. Baterainya berkapasitas 7.000 mAh, jauh lebih besar ketimbang pendahulunya yang hanya 6.000 mAh.

Bocoran spesifikasi Vivo X300s

  • Selain Ultra, Vivo X300s juga hadir sebagai versi layar besar dari X300 standar dengan sejumlah peningkatan fitur lainnya. Layarnya mengusung desain datar dengan panel AMOLED 6,78 inci dengan panel BOE Q10+, mendukung resolusi 1,5K, refresh rate 144 Hz, dan teknologi Circular Polarization Light 2.0 untuk perlindungan mata yang lebih baik.
  • Fitur audio di varian X300s juga tergolong unggul di kelas flagship, mengusung dual symmetric speaker 1511 dan fitur Super-sense Gaming Audio Zone yang diklaim meningkatkan detail audio dalam game hingga 120 persen. 
  • Vivo turut menyematkan teknologi motor gerak (haptic) seri 751440 untuk sensasi sentuhan yang lebih presisi. 
  • Vivo X300s dikonfirmasi memiliki kamera utama 200 MP, konon didampingi periskop telefoto 50 MP untuk mendukung pemotretan jarak jauh dengan detail tinggi. 
  • Dapur pacu smartphone ini juga kabarnya akan memakai MediaTek Dimensity 9500 yang punya performa setara dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5. 
Vivo X300s
  • Bodi perangkat ini juga disebut sudah tersertifikasi rating IP69 sehingga tidak akan mudah rusak saat terendam air dan terkena semprotan air bertekanan tinggi. 
  • Vivo X300s juga baru-baru ini terpantau muncul pada database Geekbench yang mengungkapkan sejumlah spesifikasinya. Disebutkan bahwa ponsel V2548A ini meraih skor 3.310 poin di single-core dan 10.141 poin di multi-core, serta didukung RAM 16 GB dan sistem operasi Android 16 teranyar. 
  • Menurut laporan XiaomiTime, Vivo X300s juga akan mengusung baterai jumbo 7.100 mAh dengan pengisian daya 90 watt via kabel dan 40 watt nirkabel. 
  • Menyoal opsi memorinya, Vivo X300s konon akan hadir dalam sejumlah varian konfigurasi RAM dan media internal, yakni 12 GB/ 256 GB, 12 GB/ 512 GB, hingga 16 GB/ 1 TB menggunakan teknologi UFS 4.1. 

Vivo X300 Ultra terindikasi akan rilis di Indonesia

Berbeda dari pendahulunya, kini Vivo X300 Ultra akan bisa dinikmati oleh pengguna di luar China. Ini lantaran Vivo X300 Ultra adalah varian Ultra pertama yang dibawa ke pasar global.

Bahkan bukan hanya rilis secara global, Vivo X300 Ultra (V2562) juga diyakini kuat bakal menyapa persaingan ponsel flagship di Indonesia dalam waktu dekat. Indikasinya muncul dari penemuan sertifikasi Postel (Pos dan Telekomunikasi) dari Komdigi (Kementerian Komunikasi dan Digital) pada 25 Februari 2026, sebagaimana terlihat di tautan ini

Sedangkan untuk Vivo X300s, belum ada sinyal-sinyal bahwa HP ini akan rilis di Indonesia. Perangkat dengan nomor model V2548A ini belum terdaftar di sertifikasi resmi Tanah Air seperti TKDN Kemenperin maupun SDPPI Postel Komdigi. 

Jika melihat dari sejarahnya, Vivo memang kerap menjadikan varian “S” sebagai varian yang hanya dirilis secara eksklusif di China. Alih-alih Vivo X300s, varian lain yang justru terindikasi bakal rilis di Indonesia adalah Vivo X300 FE karena sudah muncul di Postel. 

The post Resmi, Vivo X300 Ultra dan X300s Meluncur 30 Maret first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/resmi-vivo-x300-ultra-dan-x300s-meluncur-30-maret/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/03/yfh974j9-150x150.png150150
Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera https://www.91mobiles.com/id/hub/review-vivo-x300-pro-kembalinya-sang-raja-kamera/ https://www.91mobiles.com/id/hub/review-vivo-x300-pro-kembalinya-sang-raja-kamera/#respond Fri, 26 Dec 2025 05:37:35 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=17623 Vivo X200 Pro sempat menarik perhatian ketika pertama kali diluncurkan setahun lalu. Di kala HP flagship lain menyematkan dua kamera telephoto demi mendapat jangkauan lebih jauh, X200 Pro dengan percaya diri hanya menggunakan satu buah kamera dengan zoom optis 3,7x atau ekuivalen 85 mm. Kendati demikian, pendekatan Vivo ternyata manjur. Berkat sensor beresolusi setinggi 200 […]

The post Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Vivo X200 Pro sempat menarik perhatian ketika pertama kali diluncurkan setahun lalu. Di kala HP flagship lain menyematkan dua kamera telephoto demi mendapat jangkauan lebih jauh, X200 Pro dengan percaya diri hanya menggunakan satu buah kamera dengan zoom optis 3,7x atau ekuivalen 85 mm.

Kendati demikian, pendekatan Vivo ternyata manjur. Berkat sensor beresolusi setinggi 200 MP yang digunakan, kamera telephoto X200 Pro terbukti mampu membuahkan hasil gambar sama baiknya kalau bukan lebih bagus di tingkat zoom tinggi dengan ponsel-ponsel lain yang memiliki dua kamera telephoto.

Vivo kini kembali dengan formula serupa lewat rangkaian kamera X300 Pro, tapi dengan sensor yang diperbarui. Dapur pacunya juga lebih bertenaga dengan chip terbaru dan teratas dari MediaTek, Dimensity 9500. Kira-kira apa saja yang ditawarkan oleh X300 Pro? Simak ulasan lengkap oleh 91Mobiles Indonesia di bawah. 

Kesimpulan awal

X300 Pro sekali lagi menyuguhkan salah satu rangkaian kamera terbaik yang ada di smartphone saat ini. Selain kamera Zeiss yang mampu membuahkan foto dan video berkualitas tinggi, dengan chip Dimensity 9500 dari MediaTek, tenaganya juga mumpuni untuk segala macam aktivitas seperti bermain game kelas berat, sementara daya tahan baterainya tergolong lama berkat peningkatan kapasitas. 

Unboxing: Ada soft case bergaya baru

Seperti biasa untuk smartphone seri X dari Vivo, X300 Pro datang dalam kotak kemasan persegi berwarna hitam dengan tulisan nama model berukuran besar di bagian depan, didampingi logo pabrikan lensa legendaris Zeiss yang menjadi rekanan Vivo dalam mengembangkan kamera ponselnya.

Kelengkapan aksesori di dalamnya secara umum masih sama dengan X200 Pro sebelumnya, mencakup charger dengan keluaran daya 90 watt serta kabel USB berjenis USB A ke USB C, berikut booklet panduan singkat dan SIM card ejector tool.

Satu perbedaannya adalah soft case bergaya baru yang tidak lagi bersifat transparan, tapi dilabur warna yang senada dengan ponsel. Meskipun tidak menampakkan punggung ponsel di baliknya, casing baru tersebut membuat tampilan X300 Pro tetap menarik walaupun dalam keadaan terpasang di perangkat.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Rangkaian aksesori pelengkap di kemasan Vivo X300 Pro.

Desain: Mempertahankan ciri X Series

Tampilan Vivo X300 Pro bisa dibilang masih sama seperti sebelumnya. Ponsel ini imempertahankan desain khas smarpthone X Series dari Vivo dengan camera island bundar berukuran besar di tengah punggung yang memuat empat buah lingkaran.

Tiga di antaranya memuat rangkaian kamera belakang, sementara satu lingkaran lagi hanya ditambahkan agar tampak simetris. Sementara, LED flash ditempatkan di luar modul, di sisi kiri atas punggung. Modul kamera berlatar hitam tampak kontras dengan unit ponsel X300 Pro di tangan 91Mobiles Indonesia yang kebetulan merupakan varian warna Brown.

Berbeda dari X200 Pro sebelunya, modul kamera X300 Pro kini tidak lagi memiliki cincin dekoratif di sekeliling. Alasannya adalah supaya bisa dipasangi kit kamera dengan lensa telephoto extender Zeiss yang dijual terpisah. Paket aksesori tersebut memerlukan mounting khusus yang disematkan di sekeliling modul kamera X300 Pro.

Satu perbedaan lagi adalah pinggiran sisi punggung kini juga tak membulat seperti sebelumnya, melainkan flat alias rata saja. 91Mobiles Indonesia sempat khawatir desain tersebut bisa membuat X300 Pro terasa kurang nyaman di tangan, tapi nyatanya hal ini bukan masalah karena frame aluminium sang ponsel sendiri -pinggiran dan pojokannya- agak membulat sehingga tak terasa runcing saat digenggam.

Bagian punggung sendiri berlapis kaca dengan finishing matte yang sangat efektif menyembunyikan noda sidik jari. Seperti sebelumnya, Vivo X300 Pro memiliki ketahanan tinggi terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP68/ IP69.

Perangkat berukuran 161,2 x 75,5 x 8 mm dengan bobot 226 gram ini turut menyematkan sepasang speaker stereo dengan grille di sisi atas dan bawah. IR blaster untuk remote diintegrasikan di modul kamera.

Untuk layar, X300 Pro menmggunakan panel LTPO AMOLED 6,78 inci flat (2.800 x 1.260 piksel) dengan refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan maksimal 4.500 nits. Terdapat pula dukungan HDR10 Plus dan Dolby Vision. Meskipun sudah dilindungi Armor Glass, layar Vivo X300 Pro tetap dilapisi screen protector berbahan plastik dari pabrik.

Kamera: Winning formula

Rangkaian kamera X300 Pro sekilas tampak tak berubah dibandingkan pendahulunya. Secara keseluruhan, Vivo memang mempertahankan 3 kamera belakang dan sebuah kamera depan yang sudah teruji sebagai winning formula di Vivo X200 Pro.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Close up modul kamera belakang Vivo X300 Pro.

Akan tetapi, jangan salah, sebab hampir semua unit kamera di X300 Pro mengalami peningkatan, terutama dari segi sensor gambar yang diperbarui ke generasi teranyar. Kamera utama, misalnya, kini menggunakan sensor 50 MP Sony LYT-828 yang berukuran fisik 1/1,28 inci, dipasangkan dengan lensa ekuivalen 24 mm (f/1.57, OIS) yang memiliki jarak fokus minimal cukup dekat, yakni 13 cm.

Kamera telephoto tetap beresolusi 200 MP dengan sensor Samsung, tapi di-upgrade menjadi Isocell HPB berukuran 1/1,4 inci. Lensanya punya focal length setara 85 mm (f/2.67, OIS) dengan jarak fokus minimal 14 cm. Dipadukan dengan jangkauan telephoto, kamera ini pun bisa sekaligus berperan sebagai lensa macro untuk menangkap detil di obyek berukuran kecil.

Kamera depan tak luput dipermak. Resolusinya kini meningkat jadi 50 MP dengan sensor Samsung Isocell JN1 yang berukuran lebih besar dari sebelumnya, yakni 1/2,76 inci, dipasangkan dengan lensa setara 20 mm (f/2.0) yang juga mendukung autofokus.

Satu-satunya kamera di Vivo X300 Pro yang tak mendapat pembaruan adalah kamera ultrawide yang masih mengandalkan sensor Samsung Isocell JN1 50 MP dengan lensa selebar 15 mm (f/2.0, PDAF).

Aplikasi kamera X300 Pro secara default menampilkan tingkat zoom 0,6x, 1x, 2x, 3,5x, dan 10x. Angka zoom 2x merupakan pembesaran dari kamera utama, sedangkan 10x berasal dari kamera telephoto. Meskipun bukan angka native, zoom 2x dan 10x tampak identik dengan tingkat pembesaran selebihnya karena gambar yang dihasilkan terlihat tajam dan detil.

Untuk mereka yang menginginkan jangkauan lebih jauh, kamera telephoto Vivo X300 Pro bisa melakukan pembesaran digital hingga 100x. Untuk mempermudah poembidikan, di tingkat zoom digital sekitar 30x, ponsel akan mulai menampilkan jendela kecil berisi overview frame keseluruhan secara lebih menyeluruh disertai kotak kuning kecil yang menandai area framing.

Seperti di X200 sebelumnya, Vivo X300 Pro akan melakukan rekonstruksi gambar dengan bantuan AI untuk mengembalikan detil di hasil jepretan yang diambil di tingkat zoom digital sangat tinggi.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Contoh hasil jepretan kamera telephoto X300 Pro di tingkat zoom 100x sebelum rekonstruksi AI (tengah) dan sesudahnya (kanan).

Proses ini membutuhkan waktu bererapa saat sehingga Anda dapat mengamati perubahannya dengan cara segera membuka foto setelah diambil. Setelah rekonstruksi selesai dilakukan, perbedaannya cukup membuat kagum karena gambar yang diambil di tingkat zoom 100x atau setara 2.428 mm sekalipun jadi tampak jauh lebih jelas dan detil.

Contoh foto: Layak jadi raja

Dengan rangkaian kamera seperti disebut di atas, sepertinya sudah bisa diduga bahwa hasil jepretan Vivo X300 Pro bakal cemerlang. Kenyataannya memang demikian. Kamera utama ponsel ini mampu menghasilkan gambar yang jernih dengan kontras tinggi di beragam situasi pencahayaan, baik dalam maupun luar ruangan, siang ataupun malam.

Focal length native kamera utama berada di kisaran 24 mm sehingga cukup lebar untuk menangkap berbagai jenis scene. Untuk mempersempit field of view apabila ingin fokus ke obyek tertentu -misalnya ketika memotret makanan- pengguna bisa menerapkan in-sensor zoom ke angka 2x sehingga bidang pandangnya menyerupai lensa klasik 50 mm. Di tingkat pembesaran tersebut, kualitas gambarnya nyaris tidak bisa dibedakan dari native, bahkan ketika diperbesar hingga 100 persen di monitor komputer.

Untuk menangkap scene yang lebih luas seperti pemandangan dan arstitektur, kamera ultrawide X300 Pro lumayan bisa diandalkan. Meskipun kualitasnya tergolong biasa saja untuk ukuran kamea ponsel flagship, Vivo berhasil mempertahankan konsistensi warna sehingga hasil jepretan kamera ultrawide terlihat mirip dengan kamera utama, termasuk di kondisi low-light.

Kamera ultrawide dan kamera utama memang bagus, tapi daya tarik utama Vivo X300 Pro mungkin terletak di kamera telephoto miliknya yang beresolusi 200 MP. Dipasangkan dengan lensa berbukaan lebar yang bisa mengunci fokus dalam jarak sangat dekat. kamera ini menjadi sangat fleksibel.

Focal length native ekuivalen 85 mm memberikan bidang pandang identik dengan lensa portrait klasik sehingga cocok digunakan untuk memotret subyek manusia atau obyek lain apapun yang tidak terlalu jauh. Aperture f/2.67 membantu perolehan shutter speed cukup tinggi dan ISO relatif rendah sehingga mempertahankan kualitas gambarnya di situasi low-light.

Kamera telephoto X300 Pro benar-benar bersinar ketika tingkat zoom diperbesar. Saat 91Mobiles Indonesia mencobanya dengan zoom 10x atau setara 242 mm, ponsel ini masih bisa menghasilkan gambar memukau dengan detil-detil halus seperti helaian bulu unggas yang bisa tertangkap jelas.

Seperti pembesaran di kamera utama angka zoom 10x atau 242 mm yang dihasilkan lewat in-sensor zoom dari resolusi sebesar 200 MP itu menghasilkan gambar berkualitas tinggi yang sangat sulit dibedakan dari focal length native 85 mm. Bahkan ketika 91Mobiles Indonesia sengaja memperbesarnya hingga 100 persen di komputer dengan monitor berukuran lebar.

Kemampuan lain dari kamera telephoto yang wajib dicoba oleh pengguna X300 Pro adalah foto macro. Mengunci fokus dengan jarak minimal 14 cm sudah menghasilkan foto yang dekat dan detil, tapi pengguna masih bisa memperbesar lebih jauh menggunakan in-sensor zoom dengan hasil yang sama cemerlangnya dengan foto non-macro.

Selain mampu menangkap gambar tajam dan kontras, ketiga kamera belakang Vivo X300 Pro mampu menghasilkan warna-warna yang tampak hidup dan vibrant serta, yang paling penting, tetap konsisten di kamera manapun yang dipakai.

Video dan fitur khusus kamera: Cocok buat kreator

Untuk memperkaya pengalaman pengguna, Vivo menyematkan sejumlah mode ekstra di aplikasi kamera seperti Stage Mode untuk memoret konser atau panggung, serta Cine-flare yang menambahkan efek cahaya flare dari point lights di foto portrait.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Beberapa mode pemotratan di Vivo X300 Pro.

Mode foto portrait-nya sendiri sangat fleksibel karena X300 Pro menyediakan tak kurang dari 5 focal length klasik, yaitu ekuivalen 24 mm, 35mm, dan 50 mm dari kamera utama, serta ekuivalen 85 mm dan 135 mm dari kamera telephoto. Terdapat juga simulasi bokeh dari sejumlah lensa ikonik Zeiss seperti Biotar, Distagon, hingga Sonnar dan Planar untuk menambah daya tarik lewat kreasi background/ foreground blur.

Simulasi bokeh lensa juga tersedia untuk portrait dengan kamera depan, kendati dengan bidang pandang dan kualitas yang lebih terbatas. Namun, secara keseluruhan, kamera depan masih bisa menghasilkan jepretan selfie yang cukup bagus.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Contoh foto portrait dengan beberapa efek bokeh berbeda di Vivo X300 Pro.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Contoh foto dengan mode reguler (kiri) dan portrait dengan kamera depan Vivo X300 Pro.

Seperti di ponsel X Series dan V Series Vivo, X300 Pro juga memiliki mode khusus street photography bernama “Humanistic Camera Mode” berupa interface khusus yang dipanggil dengan cara swiping dari arah bawah layar ke atas di aplikasi kamera. Di mode ini tersedia pengaturan full manual dengan lima pilihan focal length yang sama dengan mode portrait, berikut sejumlah filter warna yang bisa diubah sesuai selera lewat Effect Adjustment.

Soal video, semua kamera di Vivo X300 Pro sanggup merekam hingga 4K/ 60 fps atau 1080p/ 120 fps. Khusus kamera utama dan telephoto, tersedia pula opsi untuk merekam 4K/ 120 fps. Butuh resolusi lebih tinggi? Kamera utama bisa merekam 8K/ 30 fps.

X300 Pro turut memanjakan kreator dengan menyertakan opsi perekaman video dengan profil gamma LOG yang flat untuk color grading saat penyuntingan. Melalui mode Pro, ketiga kamera belakang bisa merekam video LOG hingga 4K/ 60 fps atau 4K/ 120 fps (khusus kamera utama dan telephoto).

Sayangnya opsi video LOG ataupun mode Pro tidak bisa digunakan dengan kamera depan sehingga agak mengurangi fleksibilitas X300 Pro, misalnya ketika pengguna ingin merekam vlog dengan kamera depan sambil melakukan framing lewat layar.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Mode Portrait Video di Vivo X300 Pro.

Untungnya, ada mode lain yang menarik untuk dicoba, yakni Portrait Video dengan efek depth-of-field seperti foto portrait tapi diaplikasikan di gambar bergerak, hingga 4K/ 60 fps dengan kamera depan. Ketika dicoba oleh 91Mobiles Indonesia menggunakan kamera depan X300 Pro, mode Portrait Video ini benar-benar terlihat seperti direkam dengan lensa berbukaan lebar.

Deteksi subyek dan pemisahannya dengan background yang dilakukan secara real-time benar-benar tampak mulus dan akurat, bahkan ketika jarak subyek ke kamera berubah-ubah atau berganti titik fokus dari latar depan kembali ke wajah. Fitur Portrait Video juga tersedia untuk kamera belakang sehingga membuka peluang untuk berkreasi dengan hasil video bokeh yang mirip dengan rekaman mirrorless atau DSLR.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Perekaman dan editing video LOG dapat dilakukan langsung di perangkat.

Bagaimana dengan video LOG hasil rekaman kamera, apakah mesti disunting dnegan aplikasi terpisah? Ternyata tidak, karena galeri Vivo X300 Pro sudah dibekali kemampuan editing dengan opsi pengaturan yang lumayan lengkap, mulai dari pengaturan kontras, exposure, dan saturasi, hingga restorasi shadow dan highlight. Pengguna juga bisa menambahkan preset LUT sendiri untuk mempermudah proses mendapatkan look yang diinginkan.

Software dan kinerja: teratas, terkencang

X300 Series menjadi lini ponsel pertama Vivo yang datang dengan sistem operasi OriginOS 6 terbaru berbasis Android 16. Selain tampilan dan aneka macam fitur AI baru seperti AI Call Translation dan AI Captions, OS ini juga menghadirkan optimalisasi kinerja yang turut memanfaatkan kecerdasan buatan.

Dipadu dengan chip teratas dari MediaTek, Dimensity 9500, yang menjadi dapur pacunya, X300 Pro pun menjadi ponsel terkencang dari Vivo yang ada sekarang. Segala macam aktivitas mampu dijalankannya dengan mulus tanpa hambatan sedikit pun, sementara aplikasi juga dapat meluncur dengan cepat sehingga X300 Pro terasa sangat gesit.

Poin plus lainnya ditemui ketika bermain game. Vivo X300 Pro bukan hanya mampu menjalankan aneka judul populer dengan lancar di setting grafis “mentok kanan”, tapi kinerjanya juga relatif konsisten meski dipakai push rank berlama-lama.

Vivo X300 Pro menyediakan Ultra Game Mode berupa sidebar yang bisa dipanggil dari sisi kiri layar kapanpun saat bermain. Di sini terdapat tiga profil kinerja yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, berikut fitur-fitur ekstra seperti Game Super Resolution (upscaling), Game Frame Interpolation (frame generation) dan Game Visual Enhancement yang bisa diaktifkan di game yang kompatibel.

Daftar lengkap game yang kompatibel dengan fitur-fitur di atas bisa dilihat dalam menu Ultra Game Mode dalam settings. Untuk profil kinerja, pastinya setelan teratas, yakni “Boost”, bakal memberikan kinerja tertinggi. Namun, X300 Pro sebenarnya tak perlu disetel ke mode ini sepanjang waktu untuk mengeluarkan kinerja yang memadai.


Misalnya, di game Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), X300 Pro sudah mampu menjalankan setting grafis tertinggi dengan frame rate yang senantiasa mentok di angka 120 fps walaupun menggunakan profil “Balanced”. PUBG Mobile pun demikian, bisa dijalankan dengan setting grafis “Smooth” dan frame rate “Ultra Extreme”. Sepanjang permainan, frame rate selalu berkisar mendekati 120 fps.

Di Genshin Impact yang tergolong kelas berat, X300 Pro sebenarnya dialokasikan preset setting “High” secara default. Namun, setelan ini bisa dinaikkan menjadi “Highest” dengan target frame rate 60 fps dengan lancar. Bagusnya, meskipun menjalankan game lebih dari 1 jam dan tubuhnya terasa menghangat, kinerja X300 pro di Genshin Impact tetap konsisten dan tidak mengalami penurunan berarti akibat throttling.

Baterai: Meningkat, tapi bukan yang terlama

Kinerja tinggi Vivo X300 Pro sebenarnya sudah dapat ditebak lewat hasil benchmark sintetis yang ditorehkannya. Di AnTuTu v11, misalnya, ponsel ini mencetak skor sebesar 3,5 juta poin, bersaing ketat dengan flagship lain yang ditenagai chip rival Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Vivo ikut mendongkrak kapasitas baterai X300 Pro dari sebelumnmya 6.000 mAh di X200 Pro menjadi 6.510 mAh. Dalam pengujian PCMark Work 3.0 Battery Life, daya tahannya nyaris mencapai 19 jam.

Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera
Hasil benchmark Vivo X300 Pro.


Tergolong sangat baik, meskipun tidak selama HP flagship lain sesama ponsel Dimensity 9500 yang menjadi kompetitornya, Oppo Find X9 Pro, yang menembus kisaran 23 jam. Namun, HP tersebut memang memiliki kapasitas baterai yang juga jauh lebih besar, yakni sebesar 7.500 mAh.

Untuk charging, berdasarkan pengujian 91Mobiles Indonesia menggunakan charger dan kabel USB bawaan, Vivo X300 Pro mampu mengisi daya baterai dari 0 menjadi sebesar 14 persen dalam waktu 10 menit, lalu 43 persen dalam 30 menit. Di kisaran 1 jam, kapasitasnya sudah terisi 83 persen. Pengisian dari nol hingga 100 persen membutuhkan waktu sekitar 1 jam 15 menit.

Daya tahan baterainya juga cukup bagus, meskipun tidak bisa bersaing dengan ponsel-ponsel lain yang berkinerja lebih rendah (sehingga lebih irit daya), atau yang berbaterai lebih besar. Ketika dipakai push rank di MLBB dengan setting grafis dan frame rate maksimal selama 1 jam, baterai X300 Pro berkurang sebesar 13 persen.

Kesimpulan

Melalui X300 Pro, Vivo kembali mengukuhkan kepakarannya dalam hal fotografi smartphone. Pabrikan tersebut mempertahankan formula rangkaian kamera X Series yang sudah terbukti andal, sekaligus di saat bersamaan menerapkan peningkatan lewat penggunaan sensor-sensor baru.

Selain mampu membuahkan jepretan dan rekaman video yang kualitasnya termasuk tertinggi untuk ukuran smartphone, ponsel ini juga menghadirkan sejumlah mode pengambilan gambar menarik untuk memperkaya ragam kreasi hasilnya, terutama dengan ketiga kamera belakang.

Kelebihan lainnya adalah kinerja yang bukan hanya tinggi, tapi juga konsisten meskipun dibebani tugas berat berlama-lama. Paling tidak, X300 Pro tak mengalami penurunan performa berarti saat digunakan bermain game.

Namun, Vivo X300 Pro tidak sendirian di pasar. Oppo juga telah menelurkan flagship Find X9 Pro dengan chipset yang sama dan rangkaian kamera yang mirip pula, termasuk dari segi lensa telephotonya yang juga diperkuat sensor 200 MP Samsung Isocell HPB dengan lensa tunggal.

Masing-masing ponsel memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Akan tetapi, harga Vivo X300 Pro tahun ini naik sebesar Rp 1 juta menjadi Rp 19 juta, sedangkan Oppo Find X9 Pro tetap bertahan di kisaran Rp 20 juta. Posisi X300 Pro pun menjadi makin mepet dengan Find X9 Pro.

Find X9 Pro, seperti bisa dilihat dalam review lengkap 91Mobiles Indonesia di tautan berikut, boleh dibilang merupakan HP yang lebih balanced dengan baterai lebih besar dan kemampuan merekam video LOG dengan kamera depan.

Di sisi lain, kemampuan kamera X300 Pro masih relatif lebih unggul secara overall berkat aneka macam opsi berbeda yang disediakan lewat aplikasinya, terutama dalam hal portrait dan simulasi boleh. Aksesori teleconverter Zeiss yang dijual terpisah juga lebih lengkap karena turut menyertakan handgrip berisi baterai tambahan, selain modul mounting lensanya tidak menutup kamera utama dan ultra wide sehingga bisa tetap digunakan.

Pendek kata, apabila Anda sedang mencari ponsel “raja kamera”, Vivo X300 Pro lebih dari layak untuk naik takhta ke puncak daftar belanja. Kinerja tinggi all-around dan kualitas premiumnya secara keseluruhan sebagai smartphone flagship ikut menjadi cherry on top yang menjustifikasi pembelian.

Rating editor: 8.5/10

Kelebihan:
+ Kamera berkualitas tinggi, terutama kamera utama dan telephoto
+ Kapasitas baterai meningkat dari pendahulu
+ Kinerja tinggi dan konsisten dengan OriginOS 6
+ Kit kamera Zeiss menambah fleksibilitas perangkat

Kekurangan
– Kamera depan tidak bisa merekam video LOG
– Harga lebih mahal dari model terdahulu

vivo X300 Pro Harga
Rp. 14.162.000
Pergi Ke Toko
Rp. 17.099.000
Pergi Ke Toko
Rp. 17.233.517
Pergi Ke Toko
Lihat Semua

The post Review Vivo X300 Pro: Kembalinya Sang Raja Kamera first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/review-vivo-x300-pro-kembalinya-sang-raja-kamera/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/12/vivo_x300_pro_review_device-1-150x150.jpg150150
Benchmark Vivo X300 Pro dengan Dimensity 9500, Flagship yang Unggul di Performa dan Kamera https://www.91mobiles.com/id/hub/benchmark-vivo-x300-pro-dengan-dimensity-9500-flagship-yang-unggul-di-performa-dan-kamera/ https://www.91mobiles.com/id/hub/benchmark-vivo-x300-pro-dengan-dimensity-9500-flagship-yang-unggul-di-performa-dan-kamera/#respond Wed, 24 Dec 2025 15:10:54 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=17603 Vivo belum lama ini telah resmi meluncurkan Vivo X300 series di Indonesia, terdiri atas X300 “reguler” dan X300 Pro. Sesuai namanya, versi Pro dirancang dengan spesifikasi yang lebih gahar untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Vivo X300 Pro menonjolkan aspek kamera yang merupakan hasil dari kolaborasi dengan Zeiss, produsen optik ternama dari Jerman. Dapur pacunya yang mengandalkan Dimensity 9500 […]

The post Benchmark Vivo X300 Pro dengan Dimensity 9500, Flagship yang Unggul di Performa dan Kamera first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Vivo belum lama ini telah resmi meluncurkan Vivo X300 series di Indonesia, terdiri atas X300 “reguler” dan X300 Pro. Sesuai namanya, versi Pro dirancang dengan spesifikasi yang lebih gahar untuk memenuhi kebutuhan pengguna. 

Vivo X300 Pro menonjolkan aspek kamera yang merupakan hasil dari kolaborasi dengan Zeiss, produsen optik ternama dari Jerman. Dapur pacunya yang mengandalkan Dimensity 9500 memiliki performa yang gesit, sehingga dapat menyajikan pengalaman gaming memadai di kelas flagship. Berikut ini tim 91Mobiles Indonesia sajikan ulasan perihal kemampuan fotografi dan performanya. 

Performa Vivo X300 Pro yang berdaya saing tinggi

Kendati berfokus pada fotografi, performa Vivo X300 Pro tetap unggul saat digunakan untuk bermain game. Ponsel ini diotaki dengan MediaTek Dimensity 9500, chipset flagship terbaru yang diproduksi dengan proses TSMC N3P (3 nm). 

Dimensity 9500 dibekali dengan CPU ARM C1 generasi terbaru berikut GPU Mali G1-Ultra yang disertai RTv2, yakni Ray Tracing unit generasi kedua. Chipset tersebut disandingkan dengan RAM LPDDR5X 16 GB dan storage internal UFS 4.1 512 GB untuk memberikan pengalaman multi-tasking yang gesit. 

AnTuTu, Geekbench, dan PC Mark

Untuk mendapatkan gambaran kinerja dari Vivo X300 Pro, tak ada salahnya mengacu pada salah satu alat tolok ukur (benchmark) yang paling sering dipakai, yakni AnTuTu. Alat benchmark ini menguji sederet aspek kinerja pada smartphone yaitu CPU, GPU, memori (RAM), penyimpanan, serta pengalaman pengguna (UX). Hasil skornya adalah akumulasi dari semua pengujian tadi. 

Berdasarkan pengujian internal yang dilakukan 91Mobiles Indonesia, Vivo X300 Pro yang ditenagai MediaTek Dimensity 9500 berhasil menorehkan skor AnTuTu v11 sangat tinggi di kalangan flagship, yakni 3.506.796 poin. Skor ini bisa bersaing ketat dengan para pesaingnya yang diotaki Snapdragon 8 Elite Gen 5. 

Dari kiri ke kanan: skor benchmark AnTuTu, Geekbench, dan PC Mark.
Dari kiri ke kanan: skor benchmark AnTuTu, Geekbench, dan PC Mark.

Berikutnya, kami juga telah mengujikan performa Vivo X300 Pro memakai Geekbench, aplikasi benchmark lintas platform untuk mengukur kinerja CPU (single-core dan multi-core) dan GPU pada perangkat ponsel, laptop, dan PC. Perangkat ini tercatat meraih skor 3.368 poin untuk single-core dan 9.875 poin untuk multi-core

Adapun aplikasi benchmark lain yang diujikan adalah PC Mark Work 3.0, mengujikan kemampuan produktivitas sehari-hari seperti browsing web, editing video, kerja dengan dokumen dan data, serta penyuntingan foto. Vivo X300 Pro mendapatkan skor 15.482 poin untuk PC Mark Work 3.0.

3DMark

Hasil skor 3DMark pada Vivo X300 Pro.
Hasil skor 3DMark pada Vivo X300 Pro.

Untuk menguji kemampuan grafisnya, Vivo X300 Pro juga dites pada aplikasi benchmark 3DMark untuk tiga skenario grafis berbeda, yakni Steel Nomad Light, Wild Life Extreme, dan Solar Bay. 

Masing-masing dari pengujian ini punya fokus berbeda, misalnya Steel Nomad Light untuk perangkat mobile high-end, Wild Life Extreme untuk tes grafis 4K lintas platform, dan Solar Bay untuk menguji kemampuan ray tracing.

Vivo X300 Pro dinyatakan mencapai skor keseluruhan 3.238 poin untuk Steel Nomad Light dengan frame rate rata-rata 23,99 FPS, 7.193 poin untuk Wild Life Extreme dengan frame rate rata-rata 43,07 FPS, dan 14.600 poin untuk Solar Bay dengan average frame rate 55,51 FPS. 

Software

Vivo X300 Pro merupakan salah satu smartphone pertama di Indonesia yang dibekali dengan OriginOS 6 berbasis Android 16. Di dalamnya terdapat sederet fitur yang dapat mengoptimalkan pengalaman bermain game.

Pada Ultra Game Mode, terdapat fitur untuk memblokir notifikasi yang muncul di layar dan mencegah sentuhan tak disengaja, serta Esports Mode yang memaksimalkan alokasi daya CPU dan GPU ke dalam game. Fitur Off-Screen Autoplay juga turut hadir untuk menjaga game tetap berjalan waktu layar dimatikan atau terkunci. 

Agar tampilan grafis terlihat tajam, tersedia fitur Game Super Resolution yang merupakan teknik upscaling untuk melakukan render pada resolusi lebih rendah, lalu diolah dengan algoritma cerdas untuk membuatnya tampak lebih tajam di layar. Ini bakal membuat frame rate lebih lancar tanpa mengorbankan visual. 

Tangkapan layar yang memperlihatkan fitur software pada Vivo X300 Pro, dipenuhi sederet fitur penunjang gaming.
Tangkapan layar yang memperlihatkan fitur software pada Vivo X300 Pro, dipenuhi sederet fitur penunjang gaming.

Terdapat juga fitur Game Frame Interpolation yang membuat frame tambahan di antara frame asli dengan cara memperkirakan pergerakan objek antara dua frame berurutan. Lalu, teknologi Game Visual Enhancement juga dapat meningkatkan tampilan di game agar lebih menarik, mencakup penghalusan gambar, peningkatan detail pengaturan kontras, dan lain sebagainya. 

Supaya bermain game terasa realistis, Vivo X300 Pro disertai 4D Game Vibration untuk memberikan getaran haptik yang disesuaikan dengan aksi dalam game, misalnya efek getaran ketika menembak, terkena serangan, atau benturan. Fitur Game Countdown juga disematkan untuk menampilkan informasi hitung mundur waktu jeda sebelum game benar-benar dimulai, sangat berguna saat memainkan Mobile Legends: Bang Bang.

Kamera menakjubkan untuk menghasilkan foto ala profesional

Vivo X300 Pro dibekali sistem kamera canggih yang meliputi kamera utama 50 MP Sony LYT-828, telefoto Zeiss APO 200 MP dengan zoom optis di tingkatan 3,5x, dan ultrawide 50 MP JN1. Sensor pada kamera ultrawide ini juga diterapkan pada kamera depan.

Selain didukung dengan konfigurasi kamera yang matang, aspek fotografi Vivo X300 Pro juga ditunjang dengan chip eksklusif VS1 Pro yang meningkatkan pengolahan data gambar RAW serta membantu proses multi-frame fusion, stabilisasi, dan reduksi noise tanpa menyebabkan shutter lag. Terdapat juga chip V3+ yang membantu menyempurnakan warna, detail, dan tekstur di kondisi minim cahaya, sehingga hasil foto terlihat tajam dan hidup. 

Daylight

Foto siang hari pada Vivo X300 Pro sungguh mampu menampilkan detail yang tinggi pada setiap objek. Bahkan untuk objek rumit seperti kayu, teksturnya tampak terlihat jelas serta mampu memperlihatkan detail-detail kecil yang biasanya pudar di sejumlah ponsel Android lainnya. 

Kendati bukan ditangkap dengan mode portrait, autofokus miliknya bekerja dengan cukup baik sehingga memberikan efek bokeh yang natural di latar belakang, menyoroti batang pohon pinus yang memunculkan tunas baru sebagai subjek utamanya. Tampilan warnanya terlihat kontras namun tidak membuatnya terlihat dibuat-buat.

Outdoor (default)

Makro

Untuk pengguna yang ingin memamerkan hasil karya foto yang unik dan detail, mode makro pada Vivo X300 Pro sungguh layak diandalkan. Kameranya dapat menghasilkan foto close-up dengan jarak sungguh dekat, hingga sedekat 15 cm. 

Pada contoh foto di bawah, Vivo X300 Pro terlihat mampu dipakai memotret objek dengan sangat dekat untuk menangkap detail bunga dengan tekstur yang terlihat jelas. Detail-detail kecil seperti guratan berwarna kuning di sekitar elemen visual berwarna pink sungguh terlihat jelas.

Makro

Ultrawide

Pada pemotretan ultrawide, pengguna masih dapat mengekspektasikan tingkatan dynamic range yang serupa dengan kamera utama. Langit tetap terlihat cerah sembari memperlihatkan detail yang tajam pada objek-objek rerumputan dan juga kedua objek bendera. 

Terdapat area yang terlihat lebih gelap dibandingkan area-area lainnya, namun ini tampaknya menjadi konsekuensi dari pemotretan yang menghadap langit. Detail-detail kecil pada genteng atap bangunan tetap terlihat jelas kendati difoto dari jauh. Kontras warna antara rerumputan yang satu dengan yang lainnya juga sungguh terlihat, begitu pun dengan penampakan awan yang cukup jelas kendati memiliki warna yang saru dengan latar belakangnya. 

Outdoor (ultrawide)

Portrait

Hasil foto portrait pada Vivo X300 Pro terlihat sangat bagus lantaran memiliki kamera telefoto yang memadai. Kamera ini sangat baik dalam memisahkan subjek utama dengan latar belakang, menampilkan warna kulit yang natural serta tekstur wajah yang detail. 

Vivo X300 Pro dapat menghasilkan efek bokeh yang berbeda-beda berdasarkan preset yang dipilih, terdiri atas Biotar, Sonnar, Planar, Distagon, dan Mirotar.

Dengan gaya portrait yang berbeda-beda ini, pengguna tidak akan menghasilkan foto portrait yang “itu-itu saja” setiap kali mengunjungi tempat wisata atau cafe yang tengah populer. Dari tiga mode yang kami coba, ketiga-tiganya sangat layak untuk dipamerkan di media sosial tanpa harus melalui pengeditan sama sekali. 

Portrait

Telefoto

Tak mengherankan jika Vivo X300 Pro dianggap sebagai “HP konser“. Pasalnya, kamera ponsel ini memang sanggup meraih ketajaman dan detail yang baik saat memotret jarak jauh, baik itu di luar maupun dalam ruangan. Saat melihat foto unggas di atas, sekilas rasanya diambil dari jarak dekat dengan mode biasa. Padahal, nyatanya kedua foto ini diambil memakai kamera telefoto dari jarak jauh, namun tekstur pada hewan dan objek di sekelilingnya tetap terlihat tajam dan tidak buram sama sekali. 

Telefoto

Low-light

Vivo X300 Pro memperlihatkan kinerja yang baik pada pemotretan minim cahaya di dalam ruangan, baik itu kamera telefoto maupun ultrawide. Kameranya ultrawide masih sanggup menangani objek sumber cahaya dengan baik tanpa terkena isu flaring, sementara kamera telefotonya sanggup menangkap subjek bergerak dengan detail yang luas sembari menyelaraskan kecerahan antara foreground dan background

Kesimpulan

Vivo X300 Pro adalah smartphone yang bisa diandalkan untuk kebutuhan fotografi dan gaming. Tidak hanya sekadar memberikan kesan “cukup”, melainkan memang mendekati sempurna. Dapur pacunya yang mengandalkan Dimensity 9500 membuatnya sangat mumpuni dalam menunjang aktivitas berat apa pun, seperti bermain gamemulti-tasking, dan pengeditan video. 

Bukan hanya itu, kombinasi sistem kamera dan ISP yang unggul membuatnya sanggup menghasilkan foto berkualitas tinggi untuk berbagai skenario. Dynamic range pada semua mode pemotretan tampak begitu luas, warna-warnanya tampil begitu indah, serta detail kecil pada hasil telefotonya pun layak diacungi jempol. 

Vivo X300 Pro rilis di Indonesia pada 20 November 2025 dengan harga Rp 19 juta untuk satu-satunya opsi memori, RAM 16 GB/ 512 GB. Lalu untuk aksesoris pelengkapnya, Vivo menyediakan Telephoto Extender Kit seharga Rp 3 juta dan Imaging Grip Kit seharga Rp 1,6 juta. 

The post Benchmark Vivo X300 Pro dengan Dimensity 9500, Flagship yang Unggul di Performa dan Kamera first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/benchmark-vivo-x300-pro-dengan-dimensity-9500-flagship-yang-unggul-di-performa-dan-kamera/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/12/vivo_x300_pro_review_device-2-150x150.jpg150150
Paket Aksesori Lensa Zeiss dan Handgrip Vivo X300 Pro Masuk Indonesia, Harganya? https://www.91mobiles.com/id/hub/paket-aksesori-lensa-zeiss-dan-handgrip-vivo-x300-pro-masuk-indonesia-harganya/ https://www.91mobiles.com/id/hub/paket-aksesori-lensa-zeiss-dan-handgrip-vivo-x300-pro-masuk-indonesia-harganya/#respond Thu, 20 Nov 2025 10:39:59 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=16635 Duo smartphone flagship Vivo X300 dan X300 Pro telah resmi meluncur di Indonesia lewat acara grand launching yang digelar di Jakarta, Kamis (20/11/2025). Dalam kesempatan yang sama, Vivo turut memperkenalkan sejumlah aksesori khusus untuk memperkaya pengalaman fotografi pengguna X300 Pro.Rangkaian aksesori tersebut dibagi menjadi dua paket. Pertama adalah Vivo Zeiss 2,35x Telephoto Extender Kit yang […]

The post Paket Aksesori Lensa Zeiss dan Handgrip Vivo X300 Pro Masuk Indonesia, Harganya? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Vivo memasarkan aksesori lensa teleconverter Zeiss dan handgrip untuk ponsel X300 Pro dalam dua kit yang dijual terpisah.
  • Lensa teleconverter Zeiss mampu memperpanjang jangkauan kamera telephoto dan dijual seharga Rp 2 jutaan.
  • Handgrip menawarkan sejumlah kendali fisik tambahan seperti control dial dan tombol shutter, harganya Rp 1 jutaan.



Duo smartphone flagship Vivo X300 dan X300 Pro telah resmi meluncur di Indonesia lewat acara grand launching yang digelar di Jakarta, Kamis (20/11/2025). Dalam kesempatan yang sama, Vivo turut memperkenalkan sejumlah aksesori khusus untuk memperkaya pengalaman fotografi pengguna X300 Pro.

Rangkaian aksesori tersebut dibagi menjadi dua paket. Pertama adalah Vivo Zeiss 2,35x Telephoto Extender Kit yang berisi lensa teleconverter. Kedua, Vivo Pgytech Imaging Grip Kit yang mengetengahkan handgrip khusus berisi baterai ekstra dan beberapa kendali fisik tambahan.

Vivo Zeiss 2,35x Telephoto Extender Kit

Sesuai namanya, item utama dari paket aksesori ini adalah sebuah lensa teleconverter berlogo “Zeiss” yang mampu meperpanjang jangkauan focal length kamera telephoto Vivo X300 Pro menjadi 200 mm (ekuivalen full-frame), dari aslinya 85 mm.

Di dalam paket penjualan ikut disediakan dua aksesori lain yang diperlukan untuk bisa memasang lensa teleconverter di ponsel, yaitu casing khusus dan mounting. Adapun sistem mounting lensa menggunakan model bayonet seperti di kamera DSLR dan mirrorless.

Di Indonesia, Vivo Zeiss 2,35x Telephoto Extender Kit dipasarkan dengan harga Rp 2.999.000.

Vivo Pgytech Imaging Grip Kit

Paket aksesori hasil kolaborasi dengan pabrikan aksesori fotografi Pgytech ini berisi handgrip yang dapat dipasang ke Vivo X300 Pro sebagai pegangan tangan. Handgrip tersebut sekaligus menambahkan sejumlah kendali fisik seperti control dial, tombol shutter, zoom lever, dan tombol record.

Selain itu, unit handgrip juga dibekali baterai internal berkapasitas 2.300 mAh untuk memperpanjang daya tahan ponsel. Sejumlah aksesori lain turut disertakan, mencakup casing, ring adapter untuk memasang filter berukuran 62 mm, dan tali (strap) model kepang dengan mekanisme pemasangan quick release.

Vivo memasarkan Pgytech Imaging Grip Kit di Indonesia dengan harga Rp 1.599.000.

Beberapa waktu lalu 91Mobiles Indonesia sempat menjajal rangkaian aksesori di atas dengan X300 Pro pada sesi hands-on yang digelar oleh Vivo di Jakarta. Hasil penelusuran lengkapnya dapat disimak dalam artikel di tautan berikut.

The post Paket Aksesori Lensa Zeiss dan Handgrip Vivo X300 Pro Masuk Indonesia, Harganya? first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/paket-aksesori-lensa-zeiss-dan-handgrip-vivo-x300-pro-masuk-indonesia-harganya/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/11/vivo_x300_pro_zeiss_teleconverter-1-1-150x150.jpg150150
Memotret dengan Vivo X300, HP Berkamera Zeiss 200 MP https://www.91mobiles.com/id/hub/menjajal-kamera-vivo-x300-hp-berkamera-zeiss-200-mp/ https://www.91mobiles.com/id/hub/menjajal-kamera-vivo-x300-hp-berkamera-zeiss-200-mp/#respond Thu, 20 Nov 2025 09:00:55 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=16585 Vivo baru saja meresmikan kehadiran lini ponsel flagship X300 Series terbarunya di Indonesia lewat acara peluncuran yang digelar hari ini, Kamis (20/11/2025), di Jakarta. Jajaran HP itu terdiri dari dua model, yakni Vivo X300 dan Vivo X300 Pro.Dari keduanya, Vivo X300 Pro jelas merupakan model yang diposisikan lebih tinggi dengan spesifikasi lebih tinggi secara keseluruhan. […]

The post Memotret dengan Vivo X300, HP Berkamera Zeiss 200 MP first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Vivo baru saja meresmikan kehadiran lini ponsel flagship X300 Series terbarunya di Indonesia lewat acara peluncuran yang digelar hari ini, Kamis (20/11/2025), di Jakarta. Jajaran HP itu terdiri dari dua model, yakni Vivo X300 dan Vivo X300 Pro.

Dari keduanya, Vivo X300 Pro jelas merupakan model yang diposisikan lebih tinggi dengan spesifikasi lebih tinggi secara keseluruhan. Namun, sang “junior”, Vivo X300, ternyata memiliki kemampuan fotografi tak kalah memukau, sebagaimana ditemukan oleh 91Mobiles Indonesia kala mencobanya dalam ajang hands-on yang diadakan Vivo beberapa waktu lalu.

Sebagus apa hasil jepretan ponsel yang layak dikategorikan sebagai compact flagship dengan diagonal layar 6,31 inci ini? Simak selengkapnya dalam rangkaian foto berikut!

Kamera utama 200 MP, jangkauan zoom jauh

Baik Vivo X300 maupun X300 Pro sama-sama dibekali sebuah kamera beresolusi tinggi mencapai 200 MP. Uniknya, sensor 200 MP diterapkan di kamera berbeda untuk kedua ponsel. X300 Pro menyematkannya di kamera telephoto seperti Vivo X200 Pro sebelumnya.

Sementara itu, X300 justru menggunakan sensor beresolusi tinggi di kamera utama (200 MP, 1/1,4 inci, 23 mm, f/1.7, OIS). Dua kamera lainnya di punggung Vivo X300 adalah kamera ultrawide 50 MP (1/2,76 inci, 15 mm, f/2.0, AF) dan kamera telephoto 50 MP (1/1,95 inci, 70 mm, f/2.0, zoom optis 3x, OIS). Lalu, kamera depannya juga beresolusi 50 MP (1/2,76 inci, 20 mm, f/2.0, AF).

Menjajal Kamera Vivo X300, Junior yang Tak Kalah Memukau
Perbandingan tingkatan zoom default di aplikasi kamera Vivo X300.


Di tampilan aplikasi kamera Vivo X300 secara default terdapat lima tingkatan zoom sebesar 0,6x, 1x, 2x, 3x, dan 10x. Angka 2x merupakan pembesaran dari kamera utama, sedangkan 10x pembesaran dari kamera telephoto. Kendati demikian hasil gambar dari dua tingkat zoom tersebut nyaris tidak bisa dibedakan dari tingkat zoom native apabila tak diperhatikan secara seksama.

Vivo X300 pun bisa menghasilkan jangkauan focal length 15 mm – 230 mm (ekuivalen full-frame) yang sudah sangat memadai untuk berbagai macam situasi yang dijumpai dalam aktivitas sehari-hari maupun event khusus seperti konser musik.

Warna dan kontras punchy, tapi tidak menusuk

Seperti biasa untuk ponsel X Series bikinannya, sektor kamera Vivo X300 dirancang melalui kerja sama dengan Zeiss. Badge biru pabrikan lensa legendaris asal Jerman itupun bertengger di tengah modul kameranya yang berbentuk bundar, lagi-lagi khas X Series.


Selain formulasi lensa, kerja sama kedua pihak mencakup penggunaan color science Zeiss dalam pemrosesan gambar. Hasilnya adalah foto-foto dengan kontras tinggi dan warna yang punchy, tapi tidak “menusuk” mata.

Beberapa elemen yang bakal tampil lebih menarik apabila lebih berwarna seperti langit mendapat peningkatan saturasi sehingga tampak lebih biru dari aslinya. Apakah salah? Tentu tidak, karena fotografi tokh bukan ilmu fotokopi yang mesti menjiplak realita mentah-mentah.

Asalkan sedap dipandang (dan bukan palsu seperti hasil suntingan AI), apapun sah-sah saja. Vivo X300 pun sama sekali tidak mengecewakan dalam hal ini. Vivo agaknya telah berhasil menemukan resep warna yang jitu sehingga hasil-hasil fotonya tampak menarik.

Bagusnya, karakter warna itu tetap konsisten antar kamera, tidak berubah-ubah apabila pengguna berganti dari kamera utama ke ultrawide, ke telephoto, dan kembali lagi. Aspek teknis seperti exposure pasti berubah karena aperture masing-masing lensa berbeda, namun warna dan karakter keseluruhannya tetap sama.

Portrait legit menggigit

Masih ingat dengan mode Portrait di ponsel di awal-awal kemunculannya dulu? Hasil yang acakadul karena HP kesulitan memisahkan subyek foto dari latar depan dan belakang sudah menjadi masa lalu.

Sebagai HP modern dengan teknologi fotografi termutakhir, Vivo X300 mampu menghasilkan foto portrait yang sangat apik, mulai dari deteksi nyaris sempurna terhadap pinggiran subyek hingga transisi fokus yang halus.

Menjajal Kamera Vivo X300, Junior yang Tak Kalah Memukau
Contoh hasil foto portrait dengan kamera telephoto Vivo X300.


Vivo ikut menyematkan sejumlah preset untuk sejumlah lensa ikonik Zeiss seperti Biotar, Sonnar, Planar, dan Distagon yang masing-masing memiliki karakter bokeh tersendiri. Selain kamera belakang, preset serupa juga bisa digunakna di kamera depan.

Sebagai catatan, 91Mobiles Indonesia mengambil semua foto di atas dengan mode warna default tanpa filter tambahan. Apabila diinginkan, pengguna X300 juga dapat menggunakan sejumlah filter warna yang tersedia untuk menambah daya tarik hasil akhir.


Dengan hasil foto seperti ini, rasa-rasanya Vivo X300 sudah bisa memenuhi lebutuhan fotografi hampir semua pengguna ponsel. Pengecualiannya mungkin mereka yang perlu -atau ingin mencoba- jangkauan focal length super telephoto.

Untuk itu, sang kakak, X300 Pro lebih cocok karena turut datang dengan aksesori lensa teleconverter tambahan yang ulasannya bisa dilihat dalam artikel di tautan berikut.

The post Memotret dengan Vivo X300, HP Berkamera Zeiss 200 MP first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/menjajal-kamera-vivo-x300-hp-berkamera-zeiss-200-mp/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/11/vivo_x300_series_hands-on-11-150x150.jpg150150
Menjajal Vivo X300 Pro dengan Lensa Teleconverter Zeiss, Bikin Foto Jauh Terasa Dekat https://www.91mobiles.com/id/hub/menjajal-vivo-x300-pro-dengan-lensa-teleconverter-zeiss-bikin-foto-jauh-terasa-dekat/ https://www.91mobiles.com/id/hub/menjajal-vivo-x300-pro-dengan-lensa-teleconverter-zeiss-bikin-foto-jauh-terasa-dekat/#respond Sat, 15 Nov 2025 08:34:17 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=16469 Vivo akan segera meluncurkan duo ponsel flagship X300 dan X300 Pro di Indonesia dalam waktu dekat, tepatnya pada 20 November mendatang. Sebelum itu, Vivo menggelar sesi hands-on kedua perangkat untuk awak media di Jakarta (13/11/2025).Satu hal yang menarik adalah Vivo akan turut menghadirkan aksesori tambahan berupa lensa teleconverter alias telephoto extender 2,35x dari Zeiss yang […]

The post Menjajal Vivo X300 Pro dengan Lensa Teleconverter Zeiss, Bikin Foto Jauh Terasa Dekat first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Vivo akan segera meluncurkan duo ponsel flagship X300 dan X300 Pro di Indonesia dalam waktu dekat, tepatnya pada 20 November mendatang. Sebelum itu, Vivo menggelar sesi hands-on kedua perangkat untuk awak media di Jakarta (13/11/2025).

Satu hal yang menarik adalah Vivo akan turut menghadirkan aksesori tambahan berupa lensa teleconverter alias telephoto extender 2,35x dari Zeiss yang dirancang khusus untuk digunakan bersama X300 Pro.

Nah, 91Mobiles Indonesia berkesempatan menjajal aksesori ini di ponsel yang bersangkutan sekaligus mencobanya untuk memotret dari jauh di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Simak hasil penelusuran singkatnya di bawah.

Unboxing, lengkap dengan handgrip hingga tali

Lensa teleconverter Zeiss datang dalam paket aksesori bernama “X300 Pro Photographer Kit”. Tulisan itu pula yang terpampang di boksnya yang berukuran besar. Sebab, isinya bukan hanya lensa, tapi juga didampingi serangkaian aksesori lain.

Yang agak mengejutkan adalah, ketika pertama kali membukanya dari keadaan tersegel bungkus plastik, 91Mobiles Indonesia menjumpai sebuah celah kosong berbentuk persegi di bagian tengah kotak dengan ukuran yang pas dengan boks kemasan ponsel Vivo X300 Pro.

Celah tersebut ternyata memang dimaksudkan untuk menyimpan kotak Vivo X300 Pro, meskipun ponselnya sendiri dijual secara terpisah dan tidak menyatu di dalam kemasan Photographer kit. Aksesori-aksesorinya sendiri ternyata tersimpan di dalam kompartemen berbentuk laci di dasar kemasan yang bisa ditarik keluar.

Di sini terdapat sejumlah hal menarik. Pertama, ada casing khusus yang mesti dipasang di ponsel X300 Pro agar dapat memasang lensa teleconverter. Di sekeliling cutout modul kamera terdapat cincin dekoratif berwarna silver yang dapat dilepas dan diganti dengan cincin lain yang berfungsi sebagai adapter thread filter dengan diameter 62 mm.

Konsepnya mirip dengan Xiaomi 15 Ultra, di mana pengguna bisa memasang filter lensa seperti ND atau CPL dengan memanfaatkan ring adapter tersebut. Namun, ring ini tidak bisa dipakai bersamaan dengan mounting lensa yang sama-sama berbentuk bundar dan juga dipsang di cutout modul kamera.

Lensa teleconverter-nya sendiri memiliki cangkang luar berbahan logam sehingga terkesan solid, dengan finishing yang terasa halus di tangan. Bagian mounting yang bermodel bayonet juga terbuat dari metal.

Vivo juga menyertakan aksesori lain yang sangat berguna, yakni handgrip berisi sejumlah tombol kendali tambahan dan baterai eksternal. Terakhir, ada sebuah strap berbentuk tali dengan gaya kepang yang dapat dipasang di casing untuk mempermudah pengguna membawa kamera. Pemasangannya menggunakan mekanisme quick-release sehingga mudah untuk dilepas apabila sedang tidak dibutuhkan.

Hands-on, mantap di genggaman

Untuk bisa menggunakan lensa teleconverter Zeiss, pengguna mesti terlebih dahulu memasang aksesori casing khusus berikut mounting berbentuk bundar yang memuat mekanisme bayonet.

Berbeda dari aksesori serupa dari Hasselblad untuk Oppo Find X9 Pro, bagian mounting lensa Zeiss di Vivo X300 ini tidak menutupi kamera utama dan ultrawide sehingga keduanya tetap bisa digunakan, dengan catatan lensa teleconverter tidak terpasang sehingga tak menghalangi pandangan.

Setelahnya, pengguna bisa memasang aksesori handgrip yang sebenarnya bersifat opsional, tapi sangat disarankan untuk mempermudah memegang ponsel karena distribusi bebannya akan menjadi front heavy atau berat ke depan ketika lensa teleconverter terpasang.

Handgrip yang memiliki baterai internal sehingga ikut memperpanjang daya tahan ponsel ini terpasang ke konektor USB C. Terdapat dua mekanisme latching tambahan di sisi atas dan bawahnya, berikut sistem pengunci. Handgrip memberikan pegangan yang solid untuk dengan tangan kanan sehingga keseluruhan perangkat terasa mantap dalam genggaman.

Selain itu, yang tak kalah penting, handgrip ini memberikan sejumlah kendali fisik tambahan seperti tombol shutter (tekan separuh untuk fokus, tekan sepenuhnya untuk mengambil gambar), zoom lever di sekeliling tombol shutter, tombol video, serta kenop putar alias dial yang bisa digunakan untuk mengatur parameter seperti exposure compensation.

Menjajal Vivo X300 Pro dengan Lensa Teleconverter Zeiss, Bikin Foto Jauh Terasa Dekat
Selain nyaman digenggam, handgrip juga memberikan sejumlah kendali fisik tambahan.

Walhasil, ketika semua aksesori Photographer Kit terpasang di X300 Pro, dari casing, mounting, lensa, hingga handgrip, ponsel ini pun menjelma menjadi mirip kamera digital dengan interchangeable lens. Ia bukan hanya nyaman digenggam bahkan dengan satu tangan, tapi juga mampu berfungsi lebih gesit berkat serangkaian kendali tambahan yang disediakan oleh handgrip.

Contoh hasil foto, jauh jadi dekat

Sebelum mulai mengambil gambar, jangan lupa untuk mengaktifkan mode “Telephoto Extender” di aplikasi kamera. Kalau tidak, gambar akan terlihat terbalik atas-bawah ketika menggunakan kamera telephoto karena ada proyeksi tambahan dari lensa teleconverter. Vivo X300 Pro akan secara otomatis mendeteksi lensa dan mengingatkan pengguna untuk menyalakan mode tersebut.

Menjajal Vivo X300 Pro dengan Lensa Teleconverter Zeiss, Bikin Foto Jauh Terasa Dekat
Mode Telephoto Extender mesti diaktifkan dulu agar proyeksi lensa teleconverter bisa ditampilkan dengan benar dan tidak terbalik.

Karena memiliki faktor zoom sebesar 2,35x, lensa teleconverter memperpanjang focal length kamera telephoto Vivo X300 Pro dari awalnya 85 mm ekuivalen full-frame menjadi 200 mm (85 mm x 2,35). Angka 200 mm tersebut merupakan zoom optis, bukan pembesaran digital, dan merupakan salah satu focal length yang umum digunakan di dunia fotografi untuk mengambil gambar dari kejauhan maupun portrait.

Dengan focal length yang lebih panjang, foto yang dihasilkan oleh kamera telephoto Vivo X300 Pro dengan lensa teleconverter Zeiss pun berubah perspektifnya menjadi lebih flat. Background compression menjadi sangat kentara sehingga latar belakang menjadi tampak jauh lebih dekat ke obyek atau subyek utama.

Selain menghasilkan perspektif khas telephoto, lensa tambahan Zeiss ini tentu juga memungkinkan pengguna mengambil gambar obyek di kejauhan dan membuatnya tampak seolah dekat.

Jarak pengambilan gambar bisa sangat jauh. Selain focal length native 200 mm, aplikasi kamera Vivo X300 Pro akan menampilkan opsi pembesaran digital ke tingkatan 400 mm, 800 mm, dan 1.600 mm.

Ada dua catatan di sini. Pertama, semakin jauh focal length, gambar akan menjadi makin tidak stabil karena goyangan sekecil apapun bakal sangat terasa. Untungnya, X300 Pro menyediakan jendela kecil overview di pojok kiri atas yang memperlihatkan frame keseluruhan secara lebih luas sebagai panduan membidik.

Kedua, kualitas gambar tentu akan semakin turun seiring dengan makin besarnya zoom digital. Meskipun demikian, berkat resolusi sensor kamera telephoto yang besar, mencapai 200 MP, kualitas gambar bisa dipertahankan sehingga tetap tampil cukup tajam dan acceptable walaupun di tingkat pembesaran 1.600 mm. 

Photographer Kit dari Vivo adalah paket aksesori yang menarik untuk pemilik X300 Pro, terutama mereka yang hobi memotret jarak jauh. Jika sedang tak memerlukan range telephoto tambahan, pengguna bisa saja melepas lensanya dan hanya menggunakan casing bersama handgrip sehingga X300 Pro berfungsi mirip kamera saku.

Vivo sendiri masih belum mengungkap harga X300 Pro Photographer Kit di Indonesia ataupun jadwal ketersediaannya. Hal tersebut kemungkinan baru akan diumumkan dalam acara peluncuran X300 Series pada 20 November mendatang. Kita tunggu saja.

The post Menjajal Vivo X300 Pro dengan Lensa Teleconverter Zeiss, Bikin Foto Jauh Terasa Dekat first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/menjajal-vivo-x300-pro-dengan-lensa-teleconverter-zeiss-bikin-foto-jauh-terasa-dekat/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/11/vivo_x300_pro_zeiss_teleconverter-19-150x150.jpg150150
Inilah X300 dan X300 Pro, Calon “Raja Kamera” Baru dari Vivo di Indonesia https://www.91mobiles.com/id/hub/inilah-x300-dan-x300-pro-calon-raja-kamera-baru-dari-vivo-di-indonesia/ https://www.91mobiles.com/id/hub/inilah-x300-dan-x300-pro-calon-raja-kamera-baru-dari-vivo-di-indonesia/#respond Fri, 14 Nov 2025 09:02:56 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=16430 Vivo akan segera meluncurkan jajaran ponsel flagship terbarunya dari X300 Series di Indonesia. Lini perangkat yang terdiri dari Vivo X300 dan X300 itu dipastikan bakal hadir pada 20 November 2025. Sesi pre-order akan dibuka pada hari yang sama.Vivo X300 dan X300 Pro digadang-gadang sebagai “Raja Kamera” dengan rangkaian kamera hasil kolaborasi dengan pabrikan ternama Zeiss. […]

The post Inilah X300 dan X300 Pro, Calon “Raja Kamera” Baru dari Vivo di Indonesia first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Vivo akan segera meluncurkan jajaran ponsel flagship terbarunya dari X300 Series di Indonesia. Lini perangkat yang terdiri dari Vivo X300 dan X300 itu dipastikan bakal hadir pada 20 November 2025. Sesi pre-order akan dibuka pada hari yang sama.

Vivo X300 dan X300 Pro digadang-gadang sebagai “Raja Kamera” dengan rangkaian kamera hasil kolaborasi dengan pabrikan ternama Zeiss. Keduanya dibekali dengan sensor 200 MP, tapi diterapkan di kamera berbeda. Vivo X300 memiliki 200 MP Zeiss Main Camera, sedangkan X300 Pro dibekali 200 MP Zeiss APO Telephoto Camera.

“Lini smartphone terbaik ini merupakan bentuk nyata dari semangat kami untuk terus menghadirkan inovasi kamera yang tidak hanya canggih, namun juga dekat serta relevan dengan kebutuhan pengguna,” ujar Product Manager Vivo Indonesia, Hadie Mandala.

91Mobiles Indonesia berkesempatan mengenggam kedua perangkat dalam sesi hands-on X300 dan X300 Pro yang digelar oleh Vivo di Jakarta (13/11/2025). Penampilan mereka selengkapnya bisa disimak dalam rangkaian foto berikut.

Desain mirip, beda ukuran

Baik Vivo X300 maupun X300 Pro sama-sama memiliki frame berbahan aluminium dengan punggung berlapis kaca. Rancangan itu disebut Vivo sebagai “Unibody 3D Glass Design” dan diklaim bukan hanya stylish, tapi juga nyaman dalam genggaman.

Menurut Vivo, X300 dan X300 Pro dirancang dengan pendekatan desain yang menyelaraskan estetika minimalis dan kenyamanan ergonomis untuk menghadirkan kesan premium. Kaca di bagian belakang merupakan jenis Coral Velvet Glass dengan finishing halus dan bebas noda sidik jari.

Keduanya juga memiliki modul kamera berbentuk bundar dengan logo “Zeiss” di tengahnya, khas seri ponsel X Series dari Vivo. Namun, mereka berbeda ukuran.

VIvo X300 Pro membawa layar datar 6,78 inci dalam bodi ramping setebal 7,99 mm. Sementara, Vivo X300 tampil lebih ringkas dengan ukuran layar 6,31 inci sehingga lebih nyaman dioperasikan dengan satu tangan.

Mode dan tool AI baru untuk kamera

X300 dan X300 Pro sekaligus menjadi ponsel pertama Vivo di Indonesia yang menjalankan ssitem operasi terbaru OriginOS 6 berbasis Android 16 dengan antarmuka Origin Design yang lebih dinamis serta adaptif. Khusus untuk kamera, terdapat sejumlah mode dan tool AI baru yang dapat dimanfaatkan pengguna.

Inilah X300 dan X300 Pro, Calon "Raja Kamera" Baru dari Vivo di Indonesia
Vivo X300 dan X300 Pro menjadi perangkat pertama yang menjalankan OriginOS 6 di Indonesia.

Misalnya, Stage Mode 2.0 yang memungkinkan pengambilan foto dan video 4K secara bersamaan lewat mode 4K Stage All-in-One Recording. Opsi Dual-View Stage Video juga tersedia untuk menangkap momen dari dua sisi kamera berbeda secara bersamaan lewat satu perangkat.

Memanfaatkan 200 MP Zeiss Main Camera, vivo X300 memiliki fitur AI Collage Reframe eksklusif, secara otomatis hasilkan beberapa komposisi foto menarik yang diambil dari satu foto beresolusi 200 MP.

Inilah X300 dan X300 Pro, Calon "Raja Kamera" Baru dari Vivo di Indonesia
Antarmuka kamera Vivo X300 (kiri) dan X300 Pro.

Sementara fitur AI Landscape Master menggunakan kecanggihan AIGC untuk membuat skenario pemandangan menjadi lebih indah, meski ditangkap dalam kondisi yang kurang optimal seperti cuaca mendung atau pencahayaan yang sulit.

Khusus untuk X300 Pro, Vivo ikut memboyong aksesori lensa tambahan bernama Zeiss 2,35x Telephoto Extender Kit yang memungkinkan ponsel mengambil gambar dan merekam video dengan rentang zoom lebih jauh sambil mempertahankan ketajaman dan kejernihan.

Rangkaian hardware selengapnya dari Vivo X300 dan X300 Pro di Indonesia untuk wilayah Indonesia masih belum diumumkan. Namun, sebagai gambaran, Anda dapat meyimak spesifikasi versi internasional dari kedua ponsel dalam artikel 91Mobiles Indonesia di tautan ini

The post Inilah X300 dan X300 Pro, Calon “Raja Kamera” Baru dari Vivo di Indonesia first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/inilah-x300-dan-x300-pro-calon-raja-kamera-baru-dari-vivo-di-indonesia/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2025/11/vivo_x300_series_hands-on-1-150x150.jpg150150