
Setelah Vivo X500 “reguler” terindikasi bakal rilis di Indonesia, kini varian Pro Max pun terpantau sudah muncul di salah satu laman database sertifikasi paling penting di Indonesia. Ya, Vivo X500 Pro Max muncul di laman e-Sertifikasi SDPPI Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Berdasarkan data sertifikat yang ditemukan, nama pemohon PT Vivo Mobile Indonesia mengajukan ponsel dengan nomor model V2610 yang terpampang jelas mengacu pada Vivo X500 Pro Max. Sertifikat bernomor 126049/DJID/2026 ini terbit pada 2 September 2026, sebagaimana terlihat di tautan ini.

Lolosnya sertifikasi Postel ini merupakan salah satu syarat wajib sebelum perangkat elektronik dapat dijual secara resmi di Indonesia. Alhasil hal ini pun menjadi pertanda kuat bahwa Vivo X500 Pro Max akan dihadirkan di Indonesia.
Bocoran spesifikasi Vivo X500 Pro Max
Karena baru saja muncul di Postel, tentu sang pabrikan pun belum membagikan rincian spesifikasinya maupun tanggal rilisnya di Indonesia. Namun, sejumlah bocoran terkait fitur utama dan desainnya sudah mulai bermunculan di dunia maya.
Dari bocoran gambar yang beredar, Vivo X500 Pro Max terlihat memamerkan modul kamera berbentuk lingkaran besar di bodi belakang. Di atas housing kamera ini terdapat cincin menonjol yang bisa diputar, dan sepertinya akan memiliki angka-angka penunjuk untuk pengaturan ISO saat memotret pada mode profesional. Ukuran modul kamera ini pun terlihat jauh lebih lebar dan tebal dibandingkan Vivo X300 Ultra.
@technical.oficiall #VIVO ♬ MUTILATOR HARDTEKK (SUPER SLOWED) – ZMAJOR & Lurk & MEZZIA
Setup kamera belakangnya konon terdiri atas kamera utama 50 MP dari Sony dengan ukuran fisik 1/1,28 inci dan dibekali teknologi LOFIC. Kamera ultrawide 50 MP Sony IMX8 series dan telefoto 200 MP Zeiss APO juga turut hadir.
Kamera utamanya dipastikan bakal mendukung perekaman video 4K di 240 FPS secara native, yang dapat ditingkatkan lewat fitur frame interpolation untuk menghasilkan video slow motion hingga 480 FPS dan 960 FPS.
Lalu, kamera telefotonya yang berukuran 1/1,4 inci merupakan kombinasi dari sensor Samsung HP0 dan teknologi BluePrint, serta mendukung perekaman 4K 120 FPS, fitur In-Sensor Zoom 4x, dan sistem stabilitasi profesional berstandar CIPA 7.0. Tak ketinggalan, kamera ini juga dapat dipasangkan dengan aksesoris tambahan berupa ekstender telefoto 400 mm.

Vivo X500 Pro Max juga kabarnya menggunakan layar LTPO 6,85 inci dengan panel Q11 dari BOE, mendukung refresh rate hingga 144 Hz. Dapur pacunya disebut mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 9600 series terbaru, sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari Gadgets360.
Jika benar ponsel ini akan hadir di Indonesia, maka ponsel ini akan menjadi penerus dari X300 Ultra yang banyak mendulang minat fotografer profesional di Tanah Air.
Vivo X500 series dijadwalkan meluncur di China pada bulan September 2026 ini, mencakup varian X500 standar, X500 Pro, dan X500 Pro Max.










