
Tecno baru saja meresmikan kehadiran ponsel terbarunya dari jajaran Camon 40 Series, yakni Camon 40 Pro 5G, di Indonesia pekan ini. Kehadiran ponsel tersebut melengkapi Camon 40 5G yang telah meluncur lebih dulu pada Maret lalu.
Seperti adiknya itu, Camon 40 Pro 5G mengandalkan chipset MediaTek sebagai dapur pacu. Namun, model yang digunakan adalah Dimensity 7300 Ultimate.
Public Relations Manager Tecno Indonesia Anthoni Roderick menerangkan alasan di balik penggunaan chipset itu ketika ditemui oleh 91Mobiles Indonesia di sela acara hands-on experience Tecno Camon 40 Pro 5G yang digelar di Banten, Selasa (29/4/2025).
Table of Contents
Salah satu alasan Tecno memilih Dimensity 7300 Ultimate tak lain adalah kinerjanya yang termasuk tinggi untuk kelasnya. Menurut pengakuan Anthoni ketika melakukan benchmark AnTuTu, Camon 40 Pro 5G mampu meraih skor hingga kisaran 680.000 poin.
Dia pun mengeklaim bahwa Camon 40 Pro 5G sanggup menjalankan aneka game dengan lancar. “Game dapat dijalankan dengan frame rate mencapai 90 fps (frame per detik) sehingga jalannya mulus,” ujar Anthoni ketika menyampaikan peresentasi soal kinerja ponsel terkait dengan Dimensity 7300 Ultimate.
Untuk menunjang kinerja chipset tersebut, Tecno memasangkannya dengan jenis RAM LPDDR5X 6400 yang lebih canggih dibandingkan ponsel generasi sebelumnya. Kapasitasnya 8 GB, ditambah media internal 256 GB. Konfigurasi memori itu menjadi varian tunggal untuk Camon 40 Pro 5G yang dipasarkan di Indoensia.
Chipset berkinerja tinggi tentu tidak ada artinya jika performanya naik-turun karena panas. Karena itu, untuk memastikan konsistensi kinerja, Tecno menggunakan sistem pendingin Heat Dissipation Stack Ultra-Thin Thermal Conductive Graphite 11-lapisan yang diklaim memiliki kinerja peredaman panas 33 persen lebih baik dan pendinginan 12,5 persen lebih cepat dibanding sebelumnya.
“Jadi, sudah aman buat chipset Dimensity 7300 Ultimate ini, baik untuk main game ataupun multitasking dengan berpindah-pindah antar aplikasi,” ujar Anthoni.
Alasan lainnya dari pemilihan Dimensity 7300 Ultimate berkaitan dengan efisiensi daya. Anthoni menjelaskan bahwa chipset yang dibangun dengan proses fabrikasi 4 nm tersebut memiliki dua jenis inti CPU, yakni Cortex-A78 berkecepatan 2,5 GHz yang memiliki kinerja tinggi dan Cortex-A55 berfrekuensi 2 GHz yang efisien daya.
Dimensity 7300 Ultimate membagi inti CPU ke dalam dua kelompok alias cluster yang masing-masing berisi 4 buah Cortex-A78 dan empat buah Cortex-A55 dalam konfigurasi yang dikenal sebagai big.LITTLE. Kedua jenis inti CPU tersebut digunakan untuk keperluan berbeda.
Camon 40 Pro 5G menjadi salah satu ponsel yang menerapkan teknologi pemrosesan gambar berbasis AI, Tecno Image Matrix, untuk mengoptimalkan proses pengolahan gambar sekaligus meningkatkan kualitas visualnya.
Sebagai “otak” perangkat, system-on-chip alias chipset -untuk Camon 40 Pro 5G adalah Dimensity 7300 Ultimate- tentu ikut dilibatkan untuk menjalankan teknologi tersebut, lebih spesifiknya pada layer perangkat keras yang merupakan lapisan pertama.
Pada lapisan ketiga yang disebut lapisan engine reconstruction, sistem pemrosesan gambar ini menggunakan mesin berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mengolah data. Terdapat juga teknologi Tecno Algorithm Process Stack (TAPS) yang terdiri atas rangkaian algoritma khusus besutan Tecno untuk menghasilkan gambar berkualitas.
Lapisan terakhir adalah application layer, mencakup fungsi-fungsi aplikasi pencitraan seperti AI Snap, AI Image Studio, Portrait Master, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, Tecno Imaging Matrix menargetkan gambar dengan kualitas tinggi melalui kombinasi hardware, algoritma mendalam, serta kecerdasan buatan.
Lalu, seperti apa hasil output gambarnya? Anda dapat melihat hasil-hasil jepretan Tecno Camon 40 Pro 5G dalam artikel review kamera ponsel tersebut oleh 91Mobiles Indonesia di tautan berikut. Wujud selengkapnya dari ponsel Camon 40 Pro 5G sendiri bisa dilihat dalam artikel hands-on di link ini.