Vivo Perkenalkan Watch GT 2 dan TWS 5, Harga Sama-sama Sejutaan

Sorotan
  • Vivo Watch GT 2 merupakan smartwatch dengan layar persegi berukuran 2,07 inci dan housing aluminium.
  • Sementara itu, TWS 5 adalah earbuds dengan fitur active noise cancellation hingga 60 db.
  • Kedua perangkat dibanderol terjangkau dengan kisaran harga Rp 1 jutaan di China.



Vivo memperkenalkan sejumlah perangkat baru dalam acara yang digelar di China awal pekan ini, termasuk duo HP flagship X300 dan X300 Pro, serta tablet Vivo Pad 5e. Masih, ada dua gadget lain yang ikut diresmikan kehadirannya, yaitu arloji pintar Watch GT 2 dan earbuds true wireless stereo TWS 5.

Keduanya dibanderol dengan harga relatif terjangkau di China, mulai di kisaran Rp 900.000-an untuk TWS 5 dan Rp 1 jutaan untuk Watch GT 5. Mereka mengedepankan sejumlah fitur menarik seperti daya tahan baterai hingga 17 hari dan active noise cancellation (ANC) hingga 60 desibel.

Berikut penjelasan singkat dari masing-masing perangkat, sebagaimana dihimpun dari NoteBook Check.

Table of Contents

Vivo Watch GT 2

Vivo Perkenalkan Watch GT 2 dan TWS 5, Harga Sama-sama Sejutaan
Vivo Watch GT 2.

Perangkat ini merupakan penerus dari Watch GT generasi pertama yang mulai dipasarkan di Indonesia pada awal 2025. Vivo Watch GT 2 mempertahankan layar persegi dengan sudut-sudut membulat alias “squircle” seperti pendahulunya, sehingga sekilas terlihat mirip dengan Apple Watch Series 11.

Menurut Vivo, Watch GT 2 memiliki housing berbahan aluminium dan layar 2,07 inci (514 x 432 piksel, 60 Hz) dengan tingkat kecerahan mencapai 2.400 nits. Kapasitas baterainya berbeda tergantung versi, yakni 695 mAh untuk varian reguler dan 595 mAh untuk varian lain dengan kapabilitas eSIM.

Daya tahan Watch GT 2 reguler pun lebih lama, mencapai 17 hari dengan penggunaan normal atau 14 hari dengan Always-on-Display. Sementara, Watch GT 2 varian eSIM bisa bertahan selama 8 hari apabila modem LTE-nya diaktifkan.

Kedua varian sama-sama mendukung sleep dan cycle tracking serta memiliki mikronon dan speaker untuk melakukan panggilan suara dari ponsel yang terhubung. Harganya adalah 499 yuan (Rp 1,2 juta) untuk Watch GT 2 versi reguler dan 699 yuan (Rp 1,7 juta) untuk versi eSIM.

Vivo TWS 5

Vivo Perkenalkan Watch GT 2 dan TWS 5, Harga Sama-sama Sejutaan
Vivo TWS 5.

Sesuai namanya, Vivo TWS 5 adalah perangkat earbuds true wireless stereo, penerus produk sebelumnya yang bernama Vivo TWS 3 keluaran 2022. Unit earbuds memiliki desain in-ear bersudut dengan bagian gagang, serta tahan terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP54.

Keluaran audionya mengandalkan dynamic driver berukuran 11 nm dan diafragma ceramic tungsten. Vivo TWS 5 tersedia dalam versi standar dan Hi-Fi. Perbedaannya teletak pada dukungan codec LDHC 5.0 di versi Hi-Fi, di samping sertifikasi Hi-Res Audio dan LDAC yang juga hadir di versi standar.

Baik versi standar maupun Hi-Fi dari Vivo TWS 5 sama-sama dilengkapi dengan empat mikrofon per earbud untuk menjalankan fitur active noise cancellation (ANC) adaptif yang diklaim bisa meredam suara bising dari lingkungan hingga 60 desibel. Vivo TWS 5 turut menawarkan tiga level ANC, AI noise reduction untuk mengurangi suara angin hingga 99 persen, dan gaming mode dengan latency serendah 42 ms.

Earbuds TWS yang bisa tersambung ke tiga perangkat sekaligus lewat Bluetooth 5.4 LE ini disebut mampu bertahan hingga 6 jam dengan ANC, baik versi standar maupun Hi-Fi, atau hingga 24 jam dengan daya tambahan dari charging case. Apabila ANC dimatikan, angka tersebut bertambah menjadi 12 jam atau hingga 48 jam dengan charging case.

Di China, VIvo TWS 5 versi standar dijual dengan banderol 399 yuan atau sekitar Rp 930.000, sedangkan versi HiFi dipasarkan seharga 499 tuan atau Rp 1,2 juta.

iconicon
Oik telah bekerja untuk sejumlah media ternama di Indonesia. Karirnya diawali dengan menulis review hardware komputer untuk Majalah Chip dan JagatReview. Dia kemudian menjadi jurnalis di Kompas.com selama lebih dari satu dekade, meliput produk-produk dan tren terkni di dunia teknologi, sebelum bergabung dengan 91Mobiles Indonesia sebagai Associate Editor.