Vivo X300 Vs X300 Pro, Apa Saja Bedanya?

Vivo resmi meluncurkan smartphone kelas atas terbarunya, yakni Vivo X300 series di Indonesia pada Kamis, 20 Oktober 2025 kemarin. Seri ini terbagi menjadi dua model yaitu Vivo X300 standar dan Vivo X300 Pro. 

Sebagai salah satu seri flagship terbaru, keduanya sudah dibekali chipset kelas atas terbaru pula, yakni Dimensity 9500 dari MediaTek. Performa yang ditawarkan dapat memberikan pengalaman penggunaan yang lancar pada aktivitas berat, misalnya bermain game atau pengeditan video.

Namun, kendati mengusung chipset yang sama, model standarnya memiliki spesifikasi keseluruhan lebih rendah. Vivo X300 mengusung layar lebih kecil, resolusi kamera lebih rendah, serta kapasitas baterai lebih kecil. Meski demikian, harga rilis dari Vivo X300 juga memang lebih rendah, terlebih jika Anda memilih opsi storage paling bawah. Di antara Vivo X300 dan X300 Pro, mana yang sebaiknya Anda pilih? Simak pada perbandingan berikut ini.

Vivo X300 vs Vivo X300 Pro: Harga dan varian memori

Vivo X300 dan X300 Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

Dari namanya saja sudah terlihat bahwa Vivo X300 Pro bakal rilis dengan banderol harga lebih mahal ketimbang varian “reguler”. Tak hanya lebih mahal, Vivo X300 Pro pun hanya ditawarkan dalam satu varian memori, yakni RAM 16 GB/ 512 GB. Hal ini berbeda dengan Vivo X300 standar yang juga tersedia dalam varian RAM 12 GB/ 256 GB, cocok bagi yang ingin menghemat budget

Perlu diingat bahwa kendati lebih murah, Vivo X300 tetap menawarkan performa yang serupa lantaran sama-sama dibekali Dimensity 9500. Jadi, bagi yang hanya mencari performa sebuah ponsel flagship, memilih versi standar bisa menjadi pilihan yang menarik. 

VarianVivo X300Vivo X300 Pro
RAM 12 GB/ 256 GBRp 14.999.000
RAM 16 GB/ 512 GBRp 16.999.000Rp 18.999.000

Vivo X300 vs Vivo X300 Pro: Desain dan layar

Perbandingan Vivo X300 dan X300 Pro akan langsung terasa saat memperhatikan bodinya. Meskipun desain belakangnya selaras, bodi Vivo X300 terlihat jauh lebih kecil, hanya setinggi 150,6 mm dengan ukuran layar 6,31 inci. Sedangkan, versi Pro mengusung tinggi 161,2 mm dengan ukuran layar 6,78 inci. Ini menjadikan Vivo X300 “reguler” sebagai opsi yang ideal untuk kenyamanan grip

Vivo X300 juga pastinya lebih nyaman digunakan dalam waktu lama. Ini karena bobotnya hanya 190 gram, masih tergolong ringan untuk sekelas flagship. Kontras dengan Pro yang seberat 226 gram. Meski lebih “mungil”, ketebalan Vivo X300 rupanya sama seperti Pro yakni 8 mm.

Inilah X300 dan X300 Pro, Calon "Raja Kamera" Baru dari Vivo di Indonesia
Bagian belakang Vivo X300 (kanan) dan X300 Pro.

Layar kedua varian ini juga memiliki kualitas yang hampir sama. Keduanya kompak mendukung resolusi 1,5K, kecerahan maksimal 4.500 nit, refresh rate 120 Hz, serta menggunakan jenis panel LTPO AMOLED. 

Dari penampilan bodi belakangnya, walaupun mirip, tetap menyimpan secuil perbedaan. Vivo X300 misalnya, memuat empat kamera dalam formasi wajik. Ini berbeda dengan varian Pro yang keempat kameranya disusun dalam format persegi atau 2 x 2. Selebihnya, Vivo X300 dan Vivo X300 Pro punya tampilan yang nyaris sama persis, kecuali pada varian warna yang tersedia. 

SpesifikasiVivo X300Vivo X300 Pro
Layar6,31 inci LTPO AMOLED (1.216 x 2.640 piksel), refresh rate 120 Hz6,78 inci LTPO AMOLED (1.260 x 2.800 piksel), refresh rate 120 Hz
Dimensi bodi150,6 x 71,9 x 8 mm, bobot 190 gram161,2 x 75,5 x 8 mm, bobot 226 gram
KetahananReinforced Glass (depan), aluminium alloy (frame), kaca (belakang), IP68/ IP69Armor Glass (depan), aluminium alloy (frame), kaca (belakang), IP68/ IP69
Varian warnaMist Blue, Aurora Pink, dan Phantom BlackCloud White, Dune Brown, dan Phantom Black

Vivo X300 vs Vivo X300 Pro: Kamera

Dengan harga lebih tinggi, Vivo X300 Pro menawarkan spesifikasi fotografi yang lebih mumpuni. Kamera utamanya menggunakan sensor 50 MP LYT-828 dengan ukuran sensor 1/1,28 inci dan aperture f/1,57, sudah dibekali Gimbal OIS.

Tidak sendirian, kamera utama tersebut dipadankan dengan kamera telefoto 200 MP Samsung HPB 1/1,4 inci, f/2,67, mendukung tingkatan zoom optis hingga 3,7x. Tersedia juga kamera ultrawide 50 MP sebagai kamera ketiganya. 

Nah, pada Vivo X300 “reguler”, kamera telefoto milik Pro justru dijadikan kamera utama, yaitu 200 MP Samsung HPB 1/1,4 inci, f/1,68. Jadi, kamera utama Vivo X300 memang punya resolusi 4x lebih besar dibandingkan Pro. Versi standar ini namun hanya dibekali OIS biasa, bukan Gimbal OIS.

Sebagai kamera pendampingnya, Vivo X300 standar mengusung kamera 50 MP Sony LYT-602 (tingkatan zoom optis 3x) dan kamera 50 MP ultrawide

Vivo X300 dan X300 Pro untungnya memiliki setup kamera depan yang sama yaitu 50 MP Samsung JN1 yang sudah dilengkapi autofokus. Sehingga, hasil foto selfie kini lebih jelas dan terhindar dari blur dibandingkan kamera depan fixed focus konvensional. 

Di luar dari spesifikasi di atas kertas, ada satu hal lagi yang membuat Vivo X300 Pro lebih istimewa, yakni kompatibilitasnya dengan dua aksesoris khusus yaitu Telephoto Extender Kit (Rp 3 juta) dan Imaging Grip Kit (Rp 1,6 juta). Pada generasi X200 series, penggunaan aksesoris ini hanya bisa dilakukan di varian Ultra. 

SpesifikasiVivo X300Vivo X300 Pro
Kamera belakang200 MP Samsung HPB (OIS) + 50 MP Sony LYT-602 telefoto (3x) + 50 MP ultrawide50 MP Sony LYT-828 (gimbal OIS) + 200 MP Samsung HBP telefoto (3,7x) + 50 MP ultrawide
Kamera depan50 MP Samsung JN1, autofokus50 MP Samsung JN1, autofokus

Vivo X300 vs Vivo X300 Pro: Baterai dan charging

Ada alasan di balik keberhasilan Vivo X300 dan X300 Pro mempertahankan ketebalan 8 mm, kendati punya baterai 6.000-an mAh. Sebab, keduanya menggunakan teknologi silikon-karbon (Si/C) yang memiliki tingkat kepadatan energi lebih tinggi, sehingga mampu meraih kapasitas besar tanpa membuat bodi ponsel membengkak.

Walau teknologinya sama, kapasitas Vivo X300 sayangnya lebih kecil dari Pro, yaitu 6.040 mAh ketimbang 6.510 mAh. Mengingat perbedaannya hanya 470 mAh, keduanya diprediksi memiliki tingkat ketahanan baterai yang setara.

Adapun pada fitur pengisiannya, dua model ini sama-sama dilengkapi fast charging 90 watt via kabel dan 40 watt nirkabel. 

SpesifikasiVivo X300Vivo X300 Pro
BateraiSi/C 6.040 mAhSi/C 6.510 mAh
Charging90 watt via kabel, 40 watt nirkabel90 watt via kabel, 40 watt nirkabel

Seperti yang bisa diprediksi, Vivo X300 Pro memang menawarkan pengalaman pengguna yang lebih solid dibandingkan X300 “reguler”. Namun, ini bukan berarti Vivo X300 tidak layak dilirik. Bodinya yang kecil dengan layar 6,31 inci menjadikannya ideal untuk pengoperasian dengan satu tangan, atau untuk digunakan anak-anak dalam waktu lama. 

Selain itu, Vivo X300 standar juga masih disuguhkan dengan chipset yang sama seperti Pro, yaitu Dimensity 9500. Jadi apabila dipakai untuk gaming, pengalaman keduanya tidak berbeda jauh. 

Salah satu alasan utama meminang Vivo X300 Pro adalah setup kameranya yang lebih canggih, mampu menangkap foto lebih jelas dengan tingkat pembesaran lebih jauh. Selain itu, varian Pro juga mengusung stabilitas gimbal OIS yang superior dibandingkan OIS standar pada Vivo X300. Untuk Anda yang masih bingung menentukan mana yang lebih cocok, bisa menyimak poin-poin pertimbangan berikut ini.

Pilih Vivo X300 kalau…

  • Membutuhkan performa yang sama tingginya dengan harga lebih terjangkau. 
  • Memerlukan ponsel compact dengan layar kecil demi pengalaman grip yang lebih nyaman.
  • Ingin menghemat budget

Pilih Vivo X300 Pro kalau…

  • Lebih menyukai layar lebar demi aktivitas menonton yang lebih immersive
  • Memerlukan kamera lebih canggih untuk pemotretan jarak jauh, seperti resolusi telefoto yang lebih tinggi, keberadaan gimbal OIS di kamera utama, dan lain-lain.
  • Berniat menggunakan Vivo X300 Pro sebagai sarana fotografi profesional, mendukung aksesoris Photography Kit.
  • Ingin merasakan ketahanan baterai yang sedikit lebih unggul.