Vivo Y600 Pro resmi hadir untuk pasar China, membawakan baterai “raksasa” 10.200 mAh.
Perangkat ini dibekali chipset Dimensity 7300e, layar AMOLED 6,83 inci, kamera belakang 50 MP, dan pengisian daya 90 watt.
Di pasar China, Vivo Y600 Pro dijual mulai dari Rp 5,2 jutaan.
Vendor smartphone Vivo resmi memperkenalkan perangkat terbarunya dari lini Y series di pasar China, yakni Vivo Y600 Pro. Ponsel ini merupakan penerus dari seri sebelumnya, Vivo Y500 Pro, yang dirilis tahun lalu.
Sebagai daya tarik utamanya, Vivo Y600 Pro dibekali dengan baterai berkapasitas “raksasa” mencapai 10.200 mAh. Tidak hanya berkapasitas jumbo, baterai ini menggunakan teknologi semi-solid-state yang diklaim tetap stabil dalam rentang suhu ekstrem, mulai dari -20 derajat hingga 40 derajat Celsius.
Vivo juga bekerja sama dengan MediaTek Dimensity untuk menyetel sel penghemat daya berbasis AI, sehingga berhasil mendapatkan sertifikasi “Level 1 Energy Saving” pertama di industri dari China Quality Certification Center. Baterai ini dijanjikan memiliki masa pakai dan durabilitas hingga 6 tahun.
Table of Contents
Spesifikasi Vivo Y600 Pro
Chipset: Soal dapur pacu, Vivo Y600 Pro dilengkapi dengan chipset Dimensity 7300e (6 nm) yang mencakup CPU delapan inti (octa-core), terdiri dari empat inti efisiensi 2,0 GHz dan empat inti performa dengan clock speed 2,5 GHz berikut GPU ARM Mali-G610.
Agar suhu tetap terjaga saat dipakai gaming secara intensif, Vivo menyematkan sistem pendingin cairan vapor chamber dengan luas 3.810 mm persegi.
RAM dan penyimpanan: Perangkat ini didukung RAM LPDDR5 dan penyimpanan internal berstandar UFS 3.1. Opsi memorinya terdiri dari RAM 8 GB/ 128 GB, RAM 8 GB/ 256 GB, RAM 8 GB/ 512 GB, RAM 12 GB/ 256 GB, dan RAM 12 GB/ 512 GB.
Layar: Vivo Y600 Pro mengusung panel AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1,5K (1.260 x 2.800 piksel), mendukung refresh rate 120 Hz, kerapatan piksel 449 ppi, dukungan HDR10+, serta cakupan warna 1,07 miliar warna dengan gamut DCI-P3. Layar ini juga mendukung touch sampling rate 300 Hz, PWM Dimming 4.320 Hz untuk mengurangi flicker, dan rasio layar-ke-bodi 94,47 persen.
Kamera: Di punggung bodinya, tersemat sistem kamera ganda dengan sensor utama 50 MP (f/1,8) yang dilengkapi autofokus, kemampuan digital zoom hingga 10x, serta lampu Flash yang disebut Aura Light. Perekaman videonya mendukung hingga resolusi 1.080p. Untuk selfie, terdapat kamera depan beresolusi 32 MP yang dirancang dengan desain punch-hole.
Spesifikasi Vivo Y600 Pro.
Baterai dan pengisian daya: Seperti yang sempat disinggung di awal, Vivo Y600 Pro dibekali baterai dengan kapasitas super besar yaitu 10.200 mAh. Ponsel ini juga dilengkapi fitur fast charging 90 watt via kabel.
Software: Perangkat ini sudah menjalankan sistem operasi terbaru Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6.
Bodi: Vivo juga menyematkan sertifikasi IP68 dan IP69 untuk membuatnya tidak mudah rusak saat terkena debu dan air. Perangkat ini memiliki dimensi bodi 163,9 x 76,5 x 8,15 mm dengan bobot 221 gram.
Fitur-fitur lain: Konektivitas yang tersedia meliputi 5G SA/ NSA, dual 4G VoLTE, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, GPS, BeiDou, GLONASS, GNSS, dan QZSS. Sensor lainnya termasuk sensor gravitasi, fotosensitif, proksimitas, giroskop, dan kompas elektronik. Tersedia juga sensor sidik jari di dalam layar (in-display fingerprint), sensor infrared, NFC, stereo speaker, dan port USB-C.
Harga dan ketersediaan
Di China, Vivo Y600 Pro hadir dalam empat pilihan warna yaitu Bright Moon Black, Floating Gold, Starry Purple (Star Violet), dan Vast Blue. Perangkat ini mulai dijual pada 5 Mei 2026 mendatang. Berikut ini rincian harga Vivo Y600 Pro di China, sebagaimana dihimpun dari Gadgets360.
Varian
Harga
RAM 8 GB/ 128 GB
2.099 yuan (Rp 5,2 jutaan)
RAM 8 GB/ 256 GB
2.299 yuan (RP 5,7 jutaan)
RAM 8 GB/ 512 GB
2.599 yuan (Rp 6,5 jutaan)
RAM 12 GB/ 256 GB
2.599 yuan (Rp 6,5 jutaan)
RAM 12 GB/ 512 GB
2.899 yuan (Rp 7,3 jutaan)
Rilisnya Vivo Y600 Pro menjadi pertanda bahwa tren smartphone kini mulai bergeser pada kapasitas baterai 10.000 mAh. Selain HP tersebut, kabarnya Xiaomi juga akan mendatangkan tiga ponsel Redmi dengan baterai 10.000 mAh, salah satunya diprediksi sebagai Redmi Note 17 Pro Max. Sebelumnya, Honor Power 2 dan Realme P4 Power juga sudah lebih dulu menyambangi pasar China dengan baterai 10.000 mAh.
Soal ketersediaannya, saat ini belum diketahui apakah Vivo Y600 Pro akan dijual ke pasar global, termasuk di Indonesia, atau hanya tersedia secara eksklusif di pasar China.