
Desember lalu, 91Mobiles Indonesia berkesempatan mengunjungi kantor Xiaomi Indonesia di bilangan SCBD, Jakarta. Tujuan kami adalah mewawancarai sosok yang dikenal sebagai “wajah” Xiaomi di Indonesia, yakni Andi Renreng.
Setelah melalui rintik hujan di siang yang kelabu, kami melangkahkan kaki ke lantai 9 gedung perkantoran One Pacific Place. Nuansa warna putih dan oranye cerah ala Xiaomi seketika menyeruak, sungguh kontras dengan mendung yang menggantung di luar.
Bagian depan kantor ini berupa etalase yang dirancang mirip dengan toko-toko ritel Xiaomi di Indonesia. Berbagai produk terbaru sang pabrikan dipajang untuk menyambut tamu, termasuk dari merek Poco dan Redmi yang merupakan sub-brand Xiaomi.
Persis di sampingnya ada lounge berisi sejumlah sofa dan kursi, lalu area kerja terbuka yang dilengkapi meja panjang. Suasananya tampak santai, tidak serius atau kaku seperti kantor lainnya. Beberapa karyawan berdandanan casual tampak asyik bekerja dengan laptop.
Perbincangan 91Mobiles Indonesia dengan Bung Andi berlanjut hingga ke cara pemasaran Poco yang sengaja dibuatnya berbeda dari brand lain dan khusus menyasar anak muda. Upaya dia awalnya mendapat resistensi, tapi dia menilainya sebagai hal positif karena sudah berhasil menarik perhatian dari segi komunikasi. Sekarang gaya bicara ala Poco sudah menjadi ciri khasnya.
Tentu saja, lini Xiaomi 17 yang hingga kini masih belum masuk Indonesia ikut menjadi topik pembicaraan. Menurut Andi, jajaran flagship tersebut sengaja melompati angka “16” -dari sebelumnya Xiaomi 15- lantaran membawa sangat banyak peningkatan seperti layar kedua di bagian punggung. Itu pula yang menjadi alasan penamaan “Pro Max”.
Namun, Andi belum mengungkap kapan atau model apa saja dari lini Xiaomi 17 Series yang akan dihadirkan di Indonesia. Dia menyarankan konsumen agar memantau terus akun Xiaomi Indonesia agar senantiasa mengetahui produk-produk terbarunya.
Andi kemudian mengungkap resolusinya untuk tahun 2026, yakni pindah konsentrasi untuk belajar sesuatu yang bukan smartphone, misalnya kendaraan listrik atau EV (electric vehicle). Xiaomi memang memiliki beberapa EV seperti lini SU7 yang sempat dikabarkan bakal masuk Indonesia.
Apakah ini menjadi indikasi akan hadirnya EV Xiaomi di Tanah Air? Andi hanya tersenyum lebar. “Gue mau belajar lebih banyak, kalau EV itu gimana sih, seluk beluknya dan lain-lain,” pungkasnya.