Kotak kemasan Tecno Spark 40 Pro Plus.<\/figcaption><\/figure>Dua smartphone<\/em> ini sama-sama mengusung rentang harga Rp 2 jutaan, sehingga cocok dimiliki bagi mereka yang punya dana terbatas. Namun di antara keduanya, Tecno Spark 40 Pro Plus masih dibanderol lebih murah kendati hanya selisih Rp 150 ribu. <\/p>Spark 40 Pro Plus juga menggunakan chipset<\/em> yang sama dengan Infinix Hot 60 Pro Plus yaitu Helio G200. Dengan harga lebih murah, pengguna bisa merasakan performa gaming<\/em> yang sama. Keduanya pun kompak mengusung varian RAM 8 GB\/ 128 GB dan RAM 8 GB\/ 256 GB. Berikut ini daftar harganya dalam bentuk tabel.<\/p>Varian memori<\/strong><\/td>Infinix Hot 60 Pro Plus<\/strong><\/td>Tecno Spark 40 Pro Plus<\/strong><\/td><\/tr>RAM 8 GB\/ 128 GB<\/td> Rp 2.599.000 (eksklusif di Tokopedia dan TikTok Shop)<\/td> Rp 2.449.000<\/td><\/tr> RAM 8 GB\/ 256 GB<\/td> Rp 2.799.000<\/td> Rp 2.579.000<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/div><\/span>Infinix Hot 60 Pro Plus vs Tecno Spark 40 Pro Plus: Desain<\/span><\/h2>Dari sisi layar, kedua smartphone<\/em> ini bak pinang dibelah dua karena saking miripnya, yakni sama-sama AMOLED curved<\/em> 6,78 inci dengan resolusi 1.224 x 2.720 piksel dan refresh rate<\/em> 144 Hz. <\/p>Namun saat dilihat dari belakang, keduanya tampak sedikit berbeda. Modul kamera masing-masing ponsel kompak mengusung format vertikal. Namun, lensa kamera di Infinix Hot 60 Pro Plus dirancang menyerupai kotak. Kontras dengan Spark 40 Pro Plus dengan tiga lensa berbentuk lingkaran. <\/p>
Lalu, ukuran camera island<\/em> pada Spark 40 Pro Plus sedikit lebih lebar, serta memiliki Dual LED Flash berbentuk bulat. Berbeda dengan LED Flash pada Infinix Hot 60 Pro Plus yang berbentuk oval. <\/p>Infinix Hot 60 Pro memiliki ketebalan bodi sangat tipis yaitu 5,95 mm, dengan bobotnya yang super ringan di angka 155 gram. Ini adalah ketebalan dan bobot yang paling kecil di kelas harganya. <\/p>Infinix Hot 60 Pro Plus<\/figcaption><\/figure>Rangka tengah pada ponsel ini diklaim menggunakan aluminium kelas aerospace<\/em> dengan peningkatan kekuatan tarik hingga 18,3 persen dan daya tahan jatuh 1,5 meter. Bodi belakangnya terbuat dari komposit serat kaca 0,36 mm yang diklaim 4x lipat lebih tahan benturan ketimbang material biasa. <\/p>Infinix Hot 60 Pro telah lolos uji sertifikasi IP65 yang membuatnya tahan terhadap semprotan air bertekanan rendah, lebih unggul dari Tecno Spark 40 Pro Plus dengan rating<\/em> IP64 (tahan cipratan air saja). <\/p>Dua varian warna bernama Sonic Yellow dan Moco Cyber Green diduga menggunakan bahan material eco leather<\/em> yang membuatnya nyaman di genggaman. Sayangnya, dua opsi warna ini tidak diboyong masuk ke Indonesia. <\/p>Sementara itu, Coral Tides dan Misty Violet tampak begitu cantik dengan gradasi warna yang indah di saat Titanium Silver dan Sleek Black terlihat lebih kalem dengan warna satu nada.<\/p>
<\/div>
Beralih ke Tecno Spark 40 Pro Plus, smartphone<\/em> ini diduga menggunakan material berbahan plastik untuk bodi belakangnya. Walau begitu, bobot dan dimensi ponsel ini sangat ringkas dengan ketebalan 6,5 mm dan bobot 160 gram, kendati belum setipis dan seringan Infinix Hot 60 Pro Plus. <\/p>Varian-varian warnanya pun tampak lebih sederhana dan kurang menonjol seperti Infinix Hot 60 Pro Plus. Walau begitu, ini menjadikannya lebih mampu melebur dalam situasi profesional. <\/p>
Layar keduanya sama-sama mengusung desain melengkung (curved<\/em>) dengan bezel tipis dan simetris serta kamera depan punch hole<\/em>. Agar tidak mudah baret atau retak, layar kedua ponsel dilapisi dengan kaca proteksi Gorilla Glass 7i.<\/p>Spesifikasi<\/strong><\/td>Infinix Hot 60 Pro Plus<\/strong><\/td>Tecno Spark 40 Pro Plus<\/strong><\/td><\/tr>Dimensi bodi<\/td> 164 x 75,8 x 5,95 mm, bobot 155 gram<\/strong><\/td>163,9 x 75,8 x 6,5 mm, bobot 160 gram<\/td><\/tr> Ketahanan<\/td> Gorilla Glass 7i (depan), serat kaca atau eco-leather<\/em> (belakang), aluminium standar aerospace<\/em> (bingkai), IP65<\/strong><\/td>Gorilla Glass 7i (depan), plastik (belakang dan frame<\/em>), IP64<\/td><\/tr>Varian warna<\/td> Sleek Black, Titanium Silver, Coral Tides, dan Misty Violet<\/td> Tunda Green, Nebula Black, Aurora White<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/div><\/span>Infinix Hot 60 Pro Plus vs Tecno Spark 40 Pro Plus: Baterai dan pengisian daya<\/span><\/h2>Aksesori soft case memiliki ring khusus untuk meneruskan wireless charging.<\/figcaption><\/figure>Menyoal kapasitas baterai, kedua smartphone<\/em> ini bisa dianggap sama. Pasalnya, Infinix Hot 60 Pro Plus dibekali baterai 5.160 mAh sedangkan Tecno Spark 40 Pro Plus punya kapasitas 5.200 mAh. Perbedaannya terlalu sedikit untuk dipermasalahkan.<\/p>Pun pada pengisian daya via kabel, dua-duanya kompak dibekali fast charging<\/em> 45 watt<\/em>. Yang menariknya adalah Tecno Spark 40 Pro Plus dilengkapi fitur eksklusif berupa wireless charging<\/em> 30 watt<\/em>. Fitur ini terbilang langka untuk ponsel Rp 2 jutaan. <\/p>Selain dapat mengisi baterai ponsel secara nirkabel, Tecno Spark 40 Pro Plus juga dapat dijadikan “power bank” untuk mengisi baterai ponsel lain secara wireless<\/em> dengan daya 5 watt –<\/em> fitur yang sering didemonstrasikan pada drama-drama Korea. <\/p>Spesifikasi<\/strong><\/td>Infinix Hot 60 Pro Plus<\/strong><\/td>Tecno Spark 40 Pro Plus<\/strong><\/td><\/tr>Kapasitas baterai<\/td> 5.160 mAh<\/td> 5.200 mAh<\/td><\/tr> Fitur pengisian daya<\/td> 45 watt<\/em> via kabel, 10 watt<\/em> reverse wired<\/em>, bypass charging<\/em><\/td>45 watt<\/em> via kabel, 30 watt<\/em><\/strong> wireless charging<\/em><\/strong>, 5 watt reverse wireless charging<\/em><\/strong>, 10 watt reverse charging<\/em>, bypass charging<\/em><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/div><\/span>Infinix Hot 60 Pro Plus vs Tecno Spark 40 Pro Plus: Software<\/span><\/h2>Infinix Hot 60 Pro menggunakan sistem antarmuka XOS 15 berbasis Android 15 saat pertama rilis. Ponsel ini dijanjikan masa pembaruan OS yang cukup panjang di kelas harganya, yaitu 3 kali update<\/em> OS utama dan 5 tahun patch<\/em> sekuriti. <\/p>Perihal fitur kecerdasan buatan (AI), perangkat ini dilengkapi asisten default<\/em> berupa Google Gemini. Sebagai alternatifnya Infinix Hot 60 Pro Plus juga menyediakan opsi Folax Voice Assistant berbasis model DeepSeek R1.<\/p>Fitur ini dapat diakses melalui Quick Button, serta mendukung wake word<\/em> (panggilan suara), balasan suara, dan kontrol perangkat secara offline<\/em>. Namun untuk menjalankan fungsi AI besar, perangkat ini tetap memerlukan jaringan internet. <\/p>Tampilan “My Phone” pada Infinix Hot 60 Pro Plus. Sumber: GSM Arena.<\/figcaption><\/figure>Sejumlah fitur AI lain yang turut hadir mencakup terjemahan langsung, bantuan dokumen dan menulis, sketch-to-image<\/em> (mengubah coretan menjadi gambar), wallpaper generator<\/em>, AI Photo Editing, dan Circle to Search. <\/em><\/p>Keseluruhan fitur-fitur AI di atas kurang lebih dapat Anda rasakan juga pada Tecno Spark 40 Pro Plus dengan sedikit perbedaan. Asisten virtual AI miliknya bukan dinamakan Folax, melainkan Ella. Namun, masih sama-sama berbasis DeepSeek R1. <\/p>
Spark 40 Pro Plus sendiri menjalankan Android 15 dengan polesan antarmuka HiOS 15, yang sayangnya, tidak mendapatkan jaminan update<\/em> OS utama sama sekali. Ponsel ini hanya dijanjikan masa pembaruan patch<\/em> keamanan selama 2 tahun. <\/p>Tampilan laman “My Phone” pada Tecno Spark 40 Pro (kiri) dan Spark 40 Pro Plus (kanan).<\/figcaption><\/figure>Spesifikasi<\/strong><\/td>Infinix Hot 60 Pro Plus<\/strong><\/td>Tecno Spark 40 Pro Plus<\/strong><\/td><\/tr>Sistem operasi saat rilis<\/td> Android 15, XOS 15<\/td> Android 15, HiOS 15<\/td><\/tr> Masa jaminan update<\/em><\/td>3x pembaruan OS, 5 tahun patch<\/em> keamanan<\/td>Tidak ada jaminan pembaruan OS, 2 tahun patch<\/em> keamanan<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/div> <\/p>
Walau pun memiliki banyak kesamaan, Infinix Hot 60 Pro Plus ternyata memiliki sejumlah kelebihan yang tak dimiliki Tecno Spark 40 Pro Plus. Contohnya seperti bodi yang lebih tipis dan ringan, ketahanan bodi yang sedikit lebih baik, serta dukungan masa jaminan update<\/em> yang panjang. Namun di sisi lain, Spark 40 Pro Plus unggul dari segi fitur wireless charging<\/em>. Simak pertimbangan-pertimbangan berikut ini sebelum memilih salah satunya. <\/p>Pilih Infinix Hot 60 Pro Plus kalau…<\/strong><\/p>Punya budget <\/em>lebih banyak.<\/li>Membutuhkan bodi yang lebih tipis dan ringan (5,95 mm, 155 gram).<\/li> Menginginkan rating<\/em> IP yang lebih baik untuk perlindungan terhadap air.<\/li>Berniat menggunakan ponsel dalam jangka waktu panjang (mendukung masa pembaruan OS hingga 3 tahun).<\/li><\/ul>Pilih Tecno Spark 40 Pro Plus kalau…<\/strong><\/p>Menyukai harga rilis yang lebih murah dengan kualitas bagus. <\/li> Merasa cukup puas dengan ketebalan bodi dan bobot Spark 40 Pro Plus (6,5 mm, 160 gram).<\/li> Cenderung akan sering menggunakan fitur wireless charging<\/em>.<\/li>Tidak mempermasalahkan minimnya jaminan masa pembaruan OS, kemungkinan akan mentok di Android 15 selamannya.<\/li><\/ul><\/span>F.A.Q. (Frequently Asked Questions)<\/span><\/h2>