<\/span><\/h2>infinix GT 30 Pro hadir sebagai pilihan menarik bagi gamer<\/em> dengan budget <\/i>terbatas. Ponsel ini menawarkan layar tajam dengan refresh rate<\/em> 144 Hz, performa gesit, serta fitur-fitur gaming<\/em> yang dipikirkan dengan matang seperti GT Shoulder Triggers. Ponsel ini juga memiliki desain stylish<\/em>, kinerja yang mulus, dan daya tahan baterai yang mengesankan. Kendati begitu, kemampuan fotografi dalam kondisi minim cahaya bukan keunggulannya, dan ketiadaan OIS mungkin menjadi kekurangan bagi sebagian pengguna.<\/p><\/span>Desain sedikit berubah dengan layar yang tajam dan imersif<\/span><\/h2>Infinix GT 30 Pro mengalami peningkatan besar dalam hal desain dibandingkan pendahulunya. Modul kamera besar kini tidak ada, digantikan oleh modul persegi panjang yang lebih kecil dan hanya sedikit menonjol. Desainnya terasa jauh lebih estetis kali ini, masih mempertahankan nuansa gamer<\/em> yang tegas, namun dengan tampilan yang lebih oke dan enak dipandang.<\/p>Varian warna Dark Flare menjadi unggulan di sini, lengkap dengan pencahayaan RGB. Namun secara pribadi, kami lebih menyukai opsi Blade White karena mengganti RGB dengan LED putih yang lebih bersih dan minimalis. Perangkat ini hanya memiliki sertifikasi IP64, agak mengecewakan karena banyak perangkat di segmen harga ini yang sudah tersertifikasi IP68 dan IP69.<\/p>

<\/div>
Anda masih mendapatkan port dan tombol standar seperti USB-C, speaker stereo<\/em>, tombol daya dan volume. Namun ada beberapa tambahan baru juga. Ponsel ini kini hadir dengan GT Shoulder Triggers untuk gaming dan bahkan IR blaster<\/em>. Kendati begitu, port audio jek 3,5mm untuk earphone<\/i> berkabel dengan latensi lebih rendah dan kualitas suara lebih stabil dibanding opsi nirkabel, tidak disediakan. Cukup disayangkan, terutama untuk ponsel yang jelas menonjolkan fitur gaming<\/em>.<\/p>Layar ponsel ini merupakan salah satu fitur terbaiknya. Menggunakan panel AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi tajam 1,5K dan warna yang sangat cerah berkat cakupan 100 persen DCI-P3. Semua aktivitas, mulai dari scrolling<\/i> hingga bermain game<\/em>, terasa sangat mulus berkat refresh rate<\/em> tinggi 144 Hz. Layar ini juga dirancang agar nyaman di mata dalam kondisi cahaya redup dengan PWM Dimming 2.340 Hz, sudah tersertifikasi untuk streaming<\/em> layanan seperti Netflix dalam resolusi Full HD, dan dilindungi oleh Gorilla Glass 7i yang tahan gores dan tangguh.<\/p>Elemen visual di dalamnya terlihat tajam dan berwarna cerah, dengan viewing angle<\/em> yang juga cukup baik. Bezel<\/em> tipis milikya semakin menambah pengalaman menonton dan membuat layar terasa lebih immersive<\/em>. Speaker stereo <\/em>miliknya terdengar sangat keras untuk media maupun gaming<\/em>, meskipun ada sedikit distorsi pada volume<\/em> maksimum. Dalam pengujian audio kami, volumenya mencapai 93,4 dB pada meteran dB, jauh di atas rata-rata pesaingnya di sekitar 83dB. Jadi jika Anda menyukai suara keras, ponsel ini sungguh memanjakan telinga. <\/p><\/span>Kamera: Pengorbanan yang bisa dimaklumi<\/span><\/h2>Infinix GT 30 Pro dibekali kamera utama 108 MP, ultrawide<\/em> 8 MP, dan kamera depan 13 MP. Kombinasi ini jelas merupakan peningkatan dibandingkan pendahulunya yang sama sekali tidak memiliki kamera ultrawide<\/em>. Karena ponsel ini berfokus pada gaming<\/em>, kami menyesuaikan ekspektasi terhadap kemampuan fotografinya, dan hasilnya sesuai harapan.<\/p>Dalam pencahayaan yang baik, sensor utama menghasilkan foto dengan dynamic range<\/em> luas, kontras yang cukup oke, dan detail yang memadai. Warnanya secara umum terlihat seimbang, dan foto luar ruangan di siang hari tampak cerah tanpa terlihat berlebihan.<\/p>
<\/div>
Namun, kualitas yang sama tidak didapatkan pada kamera ultrawide<\/em>. Warnanya sering kali tampak berbeda dibandingkan sensor utama, juga tidak sejernih hasil kamera utama. Hasil fotonya cenderung soft<\/em>, dengan tepi yang buram dan kehilangan detail halus, terutama di bagian sudut. Di sisi lain, kamera selfie<\/em> miliknya justru cukup mengejutkan. Kamera ini mampu menangkap detail wajah dengan baik, menampilkan warna kulit akurat, dan hasil akhirnya pun cukup memuaskan. Foto yang dihasilkan terlihat tajam dan siap untuk media sosial di berbagai kondisi cahaya.<\/p>\r\n