<\/span><\/h2>iQoo Z10R menawarkan desain premium yang tahan air serta layar berwarna cerah, sangat cocok untuk kebutuhan multimedia. Performanya juga cukup dapat diandalkan untuk penggunaan sehari-hari, dan dukungan perekaman video 4K di kamera depan menjadi nilai lebih yang menarik bagi para kreator.<\/p>
Namun, ketiadaan kamera ultrawide<\/em> menjadi kekurangan yang cukup kentara. Ponsel ini juga memiliki durasi pengisian baterai yang agak lambat. Secara keseluruhan, ponsel ini tetap menjadi pilihan kuat bagi pengguna yang mengutamakan bodi tahan lama, kualitas layar, dan kemampuan merekam video selfie<\/em> beresolusi tinggi.<\/p><\/span>Desain bodi ramping, namun tetap kokoh<\/span><\/h2>Desain bodi iQoo Z10R terlihat cukup mirip dengan seri Vivo V50. Bagian belakangnya membawa finishing<\/em> brushed<\/em> yang reflektif, sementara bingkainya tampil dengan sentuhan metalik. Keduanya dipadukan untuk memberikan kesan yang cukup elegan. Modul kamera besar di panel belakang turut memuat cincin lampu flash<\/em> berbentuk lingkaran bernama “Aura Light”. Tidak ada wobble<\/em> saat diletakkan di meja, sehingga membuatnya cukup menyenangkan. Bobotnya ringan, sangat ramping, nyaman digenggam, dan memberikan kesan premium secara keseluruhan. Perangkat ini sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, sehingga mengusung ketahanan terhadap debu dan air yang benar-benar maksimal.<\/p>
<\/div>
<\/span>Layar dengan warna yang cerah dan memikat<\/span><\/h2>Layar menjadi bagian favorit kami dari ponsel ini. Keistimewaannya hadir melalui desain quad curve<\/em> yang membuatnya terasa berbeda dibandingkan para pesaing di kelas harga yang sama. iQoo Z10R dilengkapi panel AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate<\/em> 120 Hz dan tingkat kecerahan maksimal hingga 4.500 nits. Sementara itu, tingkatan high brightness mode<\/em> (HBM) mencapai 1.300 nits, yang menurut kami sudah cukup terang untuk penggunaan indoor<\/em> maupun outdoor<\/em>. Selama pemakaian, kami tidak pernah kesulitan melihat layar meskipun berada di luar ruangan.<\/p>
<\/div>
Warnanya punchy<\/em> dan pengalaman visualnya sangat immersive<\/em>. Semua itu terasa semakin lengkap berkat stereo speaker<\/em> yang dimilikinya. Speaker<\/em> ini mampu mengeluarkan suara yang jernih dan lantang, sehingga pengalaman multimedia terasa maksimal. Menariknya, iQoo Z10 standar justru masih memakai speaker<\/em> tunggal alias mono. Jadi, dalam hal ini, Z10R bisa dibilang lebih unggul.<\/p><\/span>Kamera<\/span><\/h2>iQOO Z10R dibekali kamera utama 50 MP Sony IMX882 yang dipadukan dengan kamera depth<\/em>. Kamera utamanya sudah mendukung OIS dan memiliki sudut pandang lebih lebar sebagai kompensasi atas absennya lensa ultrawide<\/em>. Di bagian depan, tersedia kamera 32 MP untuk selfie<\/em> dan video call<\/em>. Dalam kondisi cahaya terang, hasil fotonya terlihat menarik dengan dynamic range<\/em> yang luas serta highlight<\/em> dan shadow<\/em> yang seimbang.<\/p>Warna yang dihasilkan sedikit lebih hangat dan cerah sehingga terasa lebih siap untuk diunggah ke media sosial tanpa perlu banyak pengeditan. Foto portrait<\/em> terlihat bersih dan detailnya cukup terjaga, kendati detail wajah tidak selalu maksimal karena kamera cenderung membuat kulit tampak lebih soft<\/em>. Kamera selfie<\/em>-nya cukup memuaskan, menghasilkan foto yang tajam dengan warna yang enak dipandang.<\/p>
<\/div>
Dalam kondisi low light<\/em>, iQoo Z10R masih mampu menghasilkan foto yang layak, meskipun cukup sering memperlihatkan noise<\/em> ketika diperbesar. Kami pribadi kurang cocok dengan night mode<\/em> bawaan iQoo karena warnanya sering terlihat berlebihan sehingga hasil akhirnya kadang tampak kurang natural.<\/p>Nilai plus yang cukup menonjol adalah kemampuan perekaman 4K dari kamera utama maupun kamera depan. Anda bahkan bisa berpindah dari kamera depan ke belakang (atau sebaliknya) saat merekam tanpa ada jeda, fitur yang jarang dimiliki pesaingnya di kelas harga yang sama. <\/p>\r\n