{"id":22996,"date":"2026-07-02T15:57:16","date_gmt":"2026-07-02T08:57:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.91mobiles.com\/id\/hub\/?p=22996"},"modified":"2026-07-02T15:57:16","modified_gmt":"2026-07-02T08:57:16","slug":"menilik-tren-kenaikan-harga-hp-yang-makin-lama-makin-mahal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.91mobiles.com\/id\/hub\/menilik-tren-kenaikan-harga-hp-yang-makin-lama-makin-mahal\/","title":{"rendered":"Menilik Tren Kenaikan Harga HP yang Makin Lama Makin Mahal"},"content":{"rendered":"
<\/picture><\/div>\nHarga smartphone<\/em> di tahun 2026 belakangan terasa semakin tinggi. Fenomena ini tak hanya dirasakan pada ponsel kelas flagship<\/em>, melainkan juga terlihat di segmen menengah bahkan entry-level<\/em>. <\/p> Jika beberapa tahun lalu konsumen masih bisa mendapatkan HP dengan spesifikasi mumpuni di kisaran Rp 3-5 jutaan, kini perangkat di harga serupa menawarkan spesifikasi yang lebih rendah. Kini untuk mendapatkan HP dengan kualitas yang sama dengan beberapa tahun lalu, pengguna harus merogoh kocek lebih dalam lagi. <\/p> Kenaikan harga paling kentara terlihat pada salah satu flagship<\/em> keluaran terbaru, Samsung Galaxy S26 Ultra. Varian tertingginya (RAM 16 GB\/ 1 TB) kini sudah menembus angka Rp 30 juta. Ini kontras dengan pendahulunya, Galaxy S25 Ultra, yang masih berada di harga Rp 28 jutaan.<\/p> Lantas, apa yang mendorong kenaikan harga ini? Apa saja merek-merek yang terdampak dan bagaimana prediksi nasib industri gadget<\/em> ke depannya? Di artikel ini, kami akan menelusuri pertanyaan-pertanyaan ini untuk menjadi insight<\/em> yang bermanfaat bagi penggiat gadget<\/em> di Indonesia. <\/p> Table of Contents<\/p>\n<\/span><\/div>\n