
<\/div>
Hasil survei juga menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen Indonesia tidak terlalu sering mengganti smartphone<\/em>. Sebanyak 80,5 persen responden mengatakan mereka mengganti ponsel setelah menggunakannya lebih dari 2 tahun. <\/p>Sementara itu, 19,6 persen responden mengaku mengganti ponsel dalam waktu 2 tahun atau kurang. Rinciannya adalah sebagai berikut: 15,7 persen mengganti ponsel setelah 1-2 tahun, 3 persen setelah 6 bulan, dan 0,9 persen dalam waktu kurang dari 6 bulan. <\/p>
Jika dihubungkan dengan data sebelumnya, ketertarikan terhadap ponsel baru tidak serta-merta membuat konsumen cepat mengganti perangkat. Meski 30,7 persen responden sebelumnya mengaku membeli HP baru karena ingin memiliki perangkat yang lebih canggih, sebagian besar rupanya tetap menggunakan ponsel lama selama lebih dari 2 tahun. <\/p>
<\/span>Situs gadget seperti 91mobiles Indonesia jadi salah satu acuan utama<\/span><\/h2>
<\/div>
Sebelum membeli ponsel, konsumen juga mencari informasi secara online<\/em> tentang perangkat yang akan dibeli. Selain menjadikan video YouTube sebagai acuan utama, sebagian besar responden lain rupanya mengandalkan situs gadget<\/em> seperti 91Mobiles Indonesia<\/em> sebagai sumber informasi.<\/p>Sebanyak 35,9 persen responden mengatakan bahwa mereka menonton ulasan (review<\/em>) ponsel di YouTube sebelum membeli. Situs gadget<\/em> seperti 91Mobiles Indonesia<\/em> berada di posisi kedua dengan 30,2 persen suara. <\/p>Lalu, berikutnya sebanyak 17,3 persen responden mencari informasi melalui situs e-commerce<\/em> seperti Shopee, Tokopedia, dan lain sebagainya.<\/p>Selain mencari informasi di internet, sebagian kecil konsumen Indonesia rupanya juga mengandalkan informasi secara offline<\/em>. Sebanyak 12,7 persen responden memilih untuk datang langsung ke toko untuk melihat-lihat atau mencoba perangkat, sementara 4 persen responden menjadikan rekomendasi dari teman dan keluarga sebagai sumber informasi. <\/p><\/span>HP flagship<\/em> dan mid-range<\/em> yang paling ditunggu<\/span><\/h2>\r\n