Apple iPhone Duo<\/figcaption><\/figure>Di antara keduanya, Samsung Galaxy Z Fold 8 lebih unggul dari segi dimensi bodi lantaran lebih tipis dan juga ringan.<\/p>
HP Samsung tersebut punya ketebalan 4,5 mm saat terbentang dan 9,7 mm ketika dilipat, sedangkan iPhone Duo setebal 5,2 mm ketika dibuka dan 11,3 mm saat dilipat. <\/p>
Menyoal bobotnya, iPhone Duo mengusung bobot 254 gram, sementara Galaxy Z Fold 8 jauh lebih ringan di angka 201 gram. <\/p>
Walau kalah tipis, iPhone Duo sebenarnya menjadi iPhone paling tipis sepanjang sejarah, mengalahkan iPhone Air yang setebal 5,6 mm. Namun, di saat yang sama, iPhone Duo juga resmi mengalahkan iPhone 18 Pro Max (249 gram) sebagai iPhone terberat di dunia. <\/p>
Keduanya sama-sama disematkan rating<\/em> ketahanan debu dan air walau dengan tingkatan yang sedikit berbeda, yakni IP68 untuk iPhone Duo dan IP48 untuk Galaxy Z Fold 8. Artinya, walau sama-sama tidak mudah rusak saat terendam di air, Galaxy Z Fold 8 tidak sekuat iPhone Duo saat berhadapan dengan debu. <\/p>\r\n\r\nSpesifikasi<\/strong><\/td>iPhone Duo<\/strong><\/td>Samsung Galaxy Z Fold 8<\/strong><\/td><\/tr>Dimensi<\/td> 117,8 × 84,1 × 11,3 mm (terlipat) \/ 117,8 × 164,6 × 5,2 mm (terbuka)<\/td> 123,9 × 81,9 × 9,7 mm (terlipat) \/ 123,9 × 161,4 × 4,5 mm (terbuka)<\/td><\/tr> Bobot<\/td> 254 gram<\/td> 201 gram<\/td><\/tr> Layar<\/td> LTPO Super Retina XDR OLED, refresh rate 120 Hz, kecerahan maksimal 3.000 nit, nano-texture finish, anti-reflective coating 5,4 inci (layar cover<\/em>) \/ 7,6 inci (layar internal)<\/td>Foldable Dynamic LTPO AMOLED 2X (cover), Dynamic LTPO AMOLED 2X (internal), refresh rate 120 Hz, kecerahan maksimal 3.000 nit, anti-reflective coating, Flex Titanium 5,5 inci (layar cover<\/em>) \/ 7,6 inci (layar internal)<\/td><\/tr>Rasio layar<\/td> 1,4:1 (layar cover<\/em> dan internal)<\/td>10:16 (layar cover<\/em>) \/ 4:3 (layar internal)<\/td><\/tr>Ketahanan<\/td> Titanium Grade 5, engsel titanium, Ceramic Shield, IP68<\/td> Advanced Armor Aluminum, Armor FlexHinge, Gorilla Glass, IP48<\/td><\/tr> Biometrik<\/td> Touch ID<\/td> Sidik jari dan face unlock<\/em><\/td><\/tr>Tombol kamera<\/td> Camera Control<\/td> –<\/td><\/tr> SIM<\/td> eSIM-only<\/td> Nano-SIM + eSIM<\/td><\/tr> Warna<\/td> Star White, Night Sky<\/td> Lavender, Graphite, Cream, edisi khusus web Pistachio<\/td><\/tr><\/tbody>\r\n<\/table><\/div> <\/p>
Beralih ke layar, iPhone Duo mengusung aspek rasio yang sama untuk layar internal dan layar cover<\/em>, yakni 1,4:1 atau 14:10. Hal ini membuat aplikasi dan game<\/em> dapat bertransisi dengan mulus saat beralih dari layar cover<\/em> ke utama (atau sebaliknya) tanpa harus berpindah-pindah aspek rasio. <\/p>Samsung Galaxy Z Fold 8 mengusung strategi yang berbeda, dengan aspek rasio 4:3 di layar internal dan 16:10 di layar luar. Dengan merancang aspek rasio yang berbeda pada kedua layar, Galaxy Z Fold 8 dapat memaksimalkan penggunaan untuk aktivitas-aktivitas yang berbeda pula.<\/p>Samsung Galaxy Z Fold 8.<\/figcaption><\/figure>Rasio 4:3 termasuk salah satu format yang didukung dalam panduan pengembangan game<\/em> Android, bersama 16:10 dan 21:9. Game<\/em> yang mendukung rasio 4:3 dapat memanfaatkan area layar secara penuh tanpa pillarboxing<\/em> atau letterboxing<\/em>. <\/p>Sementara, layar utama iPhone Duo yang rasionya sekitar 1,4:1 tampak sedikit lebih lebar dibandingkan dengan 4:3 pada Galaxy Z Fold 8. Pada game<\/em> yang belum dioptimalkan untuk rasio tersebut, ada kemungkinan muncul area hitam di sisi layar agar tampilan game<\/em> tetap mempertahankan rasio aslinya. Namun, hal ini bergantung pada dukungan masing-masing game<\/em>. <\/p><\/span>Kamera<\/span><\/h2>iPhone Duo memiliki Camera Button untuk shutter.<\/figcaption><\/figure>Baik Galaxy Z Fold 8 maupun iPhone Duo sama-sama mengalami pemangkasan pada spesifikasi kamera, kontras dengan Xiaomi 18 Fold yang punya kamera 200 MP dan 50 MP telefoto. <\/p>
Alih-alih kedua kamera tersebut, iPhone Duo dan Galaxy Z Fold hanya disertai kamera utama dan ultrawide<\/em> di bodi belakangnya. Resolusi kamera pun tidak berbeda jauh satu sama lain. <\/p>Bedanya, Galaxy Z Fold 8 masih mendukung perekaman video yang lebih baik hingga resolusi 8K<\/strong>, sedangkan iPhone Duo hanya mencapai 4K. <\/p>Di luar dukungan resolusi perekaman, fitur kamera di iPhone Duo tergolong cukup melimpah. Foldable<\/em> ini dilengkapi fitur Smart Take<\/strong>, yakni fitur berbasis AI yang menganalisis gambar secara real-time<\/em> dan otomatis mengambil foto saat subjek berpose.<\/p>My FanCam di Galaxy Z Fold 8.<\/figcaption><\/figure>Kamera depan iPhone Duo yang tersembunyi di layar turut mendukung Center Stage<\/strong>, dapat secara otomatis menyesuaikan bidang pandang saat ada orang lain yang masuk frame<\/em>. <\/p>Tersedia juga fitur Duo Preview<\/strong> yang bisa menampilkan pratinjau langsung pada layar cover<\/em> saat mengambil foto dengan kamera belakang, sehingga subjek foto dapat melihat posisinya di frame<\/em> dan mengatur komposisi atau pose. Galaxy Z Fold 8 juga punya fitur serupa (cover-screen preview<\/em>). <\/p>iPhone Duo mendukung fitur unik perekaman video slow motion<\/em> beresolusi 4K pada 120 FPS dalam format Dolby Vision<\/strong>, serta fitur Photographic Styles<\/strong> yang memungkinkan penyesuaian tampilan foto dengan kontrol tekstur dan grain<\/em>. <\/p>Seolah tidak cukup, iPhone Duo juga memungkinkan penerapan Cinematic Effects<\/strong> pada video yang sudah selesai direkam, sehingga latar belakang subjek bisa dibuat blur. Dengan fitur Audio Mix<\/strong>, pengguna juga dapat mengisolasi sumber suara tertentu dan melakukan penyesuaian seperti mute<\/em> atau sekadar menurunkan volume<\/em> suaranya. <\/p>Meski banyak memiliki fitur unik yang hanya dimiliki iPhone Duo, Samsung Galaxy Z Fold 8 juga punya sederet fitur khusus yang tak kalah menarik.<\/p>
Galaxy Z Fold 8 dibekali fitur My FanCam<\/strong> yang dapat menganalisis video grup (seperti perekaman konser atau olahraga), dan secara otomatis melacak satu subjek pilihan untuk diubah menjadi video fokus solo dalam pilihan aspek rasio 1:1, 3:4, atau 9:16 langsung dari aplikasi Gallery. <\/p>HP Samsung ini juga mendukung perekaman video dalam format LOG<\/strong> untuk kenyamanan mengatur color grading<\/em> secara profesional, dipadukan dengan empat preset<\/em> Cinematic LUT bawaan seperti Blockbuster, Coming-of-age, Romance, dan Thriller. <\/p>Pengeditan foto menggunakan AI di Galaxy Z Fold 8 juga terasa sangat menyenangkan. Dengan Photo Assist<\/strong>, pengguna dapat mengubah latar belakang, suasana, atau gaya foto dengan hanya mengetik instruksi teks (prompt<\/em>). Galaxy AI juga punya reputasi yang sangat baik di industri smartphone<\/em> dalam hal menghasilkan gambar generatif secara akurat. <\/p>