
Samsung kembali membuat gebrakan baru di industri ponsel lipat. Setelah meluncurkan Galaxy Z Fold 6 pada Juli 2024 lalu, perusahaan raksasa ini kemudian memperkenalkan generasi teranyarnya, Galaxy Z Fold 7, ke pasar global pada Rabu (9/7/2025) kemarin.
Banyak peningkatan yang ditawarkan Galaxy Z Fold 7, termasuk dari segi ukuran layar dan juga kamera. Namun di sisi lain, Samsung juga perlu mengurangi salah satu fitur penting agar membuat bodi Flip 7 lebih tipis. Berikut ini adalah perbandingan Galaxy Z Fold 7 dan Fold 6.
Table of Contents
Galaxy Z Fold 7 vs Galaxy Z Fold 6: Harga
Galaxy Z Fold 7 yang rilis secara global pada 9 Juli kemarin ini bisa langsung dipesan di Indonesia, sehingga harga rilisnya pun sudah terungkap. Samsung kembali memberlakukan peningkatan harga rilis untuk Fold 7, kini dibanderol mulai dari Rp 28.499.000.

Pada tahun lalu, Galaxy Z Fold 6 yang rilis pada 10 Juli 2024 dijual dengan harga rilis Rp 26.499.000. Berarti ada selisih kenaikan harga sebanyak Rp 2 juta antara Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Fold 6.
Peningkatan harga rilis ini memang bukan pertama kali terjadi. Pasalnya, harga Fold 6 juga mengalami kenaikan harga Rp 1,5 juta dibandingkan pendahulunya, Fold 5, yang mengusung harga Rp 24.999.000.
| Varian | Galaxy Z Fold 7 | Galaxy Z Fold 6 |
| RAM 12 GB/ 256 GB | Rp 28.499.000 | Rp 26.499.000 |
| RAM 12/ 512 GB | Rp 31.499.000 | Rp 28.499.000 |
| RAM 16 GB/ 1 TB | Rp 34.999.000 | Rp 31.999.000 |
Galaxy Z Fold 7 vs Galaxy Z Fold 6: Chipset
Berbeda dengan Galaxy Z Flip 7 yang menggunakan cip Exynos 2500 buatan Samsung, Galaxy Z Fold 7 dihadirkan dengan SoC flagship terbaik dari Qualcomm yaitu Snapdragon 8 Elite. Sementara, Galaxy Z Fold 6 disokong oleh Snapdragon 8 Gen 3 yang merupakan generasi chipset flagship Qualcomm tahun lalu.
Kali ini, Snapdragon 8 Elite dibekali core kustom Oryon yang juga digunakan pada Snapdragon X Elite untuk PC. CPU Oryon tersebut dikenal memiliki performa dan efisiensi daya yang tinggi. Secara kontras, Snapdragon 8 Gen 3 masih dibekali inti Cortex.
Clock speed pada Snapdragon 8 Elite versi standar juga kini mencapai 4,09 GHz, bukan lagi sekadar 3,3 GHz seperti pada Snapdragon 8 Gen 3. Versi chipset yang dimiliki Galaxy Z Fold 7 dinamakan Snapdragon 8 Elite for Galaxy, sehingga frekuensinya meningkat menjadi 4,47 GHz.

Selain itu, GPU Adreno 830 pada Snapdragon 8 Elite juga diklaim memiliki peningkatan performa 43-56 persen dibandingkan Adreno 750 pada Snapdragon 8 Gen 3, sehingga lebih dapat diandalkan untuk bermain game atau mengedit video.
Walaupun Galaxy Z Fold 7 lebih baik dalam menangani aktivitas berat, namun performa Galaxy Z Fold 6 juga sudah lebih dari cukup. Hanya saja, kinerja Snapdragon 8 Elite pada Galaxy Z Fold 7 akan mampu menghasilkan frame rate 60 FPS secara solid terus-menerus ketimbang Galaxy Z Fold 6.
| Spesifikasi | Galaxy Z Fold 7 | Galaxy Z Fold 6 |
| Chipset | Snapdragon 8 Elite (3 nm) | Snapdragon 8 Gen 3 (4 nm) |
| CPU dan GPU | CPU 8-core (2x 4,47 GHz Oryon V2 Phoenix L + 6x 3,53 GHz Oryon V2 Phoenix M), GPU Adreno 830 | CPU 8-core (1x 3,39 GHz Cortex X4 + 3x 3,1 GHz Cortex A720 + 2x 2,2 GHz Cortex A520), GPU Adreno 750 |
| Skor AnTuTu v10 | 2.640.000 poin (dihimpun dari Kimovil.com) | 1.772.746 poin |
| Geekbench 6 single-core | 2.617 poin | 2.287 poin |
| Geekbench 6 multi-core | 9.369 poin (dihimpun dari GSM Arena) | 7.096 poin |
Galaxy Z Fold 7 vs Galaxy Z Fold 6: Desain dan layar
Dari segi tampilan, nyaris tidak tampak perbedaan antara Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Fold 6. Namun, sebenarnya generasi terbaru ini hadir dengan bodi lebih ramping.
Bodi Galaxy Z Fold 7 punya ketebalan 4,2 mm saat dibentangkan dan 8,9 mm saat dilipat. Hal ini menjadikannya sebagai HP lipat paling tipis sepanjang sejarah Galaxy Z Fold series.
Bahkan, ketebalannya sama persis dengan Oppo Find N5 yang sempat menjadi ponsel lipat paling tipis nomor satu di dunia. Ini cukup kontras dengan Galaxy Z Fold 6 yang setebal 5,6 mm saat dibentangkan dan 12,1 mm saat dilipat.

Galaxy Z Fold 7 juga kini dibekali dengan teknologi engsel Armor FlexHinge sehingga lebih tipis dan ringan. Struktur rel baru yang diterapkan dapat menyebarkan tekanan secara merata, sehingga membantu mengurangi bekas lipatan (crease).
Di bagian layar penutupnya, kini terdapat lapisan Corning Gorilla Glass Ceramic 2 yang merupakan material baru berisi kristal, membuatnya lebih tahan retak namun tetap ramping. Lalu, teknologi Advanced Armor Aluminium pada rangka dan engselnya kini lebih kuat dan kokoh 10 persen dari seri sebelumnya.

Layar utama Galaxy Z Fold 7 juga kini memakai lapisan pelat Titanium baru yang lebih ringan dan tangguh, disertai UTG (Ultra-Thin Glass) yang 50 persen lebih tebal sehingga meningkatkan daya tahan layar ketika dilipat dan dibentangkan.
Ukuran layar utama dan penutup Galaxy Z Fold 7 juga meningkat. Kini layar utamanya berukuran 8 inci yang 11 persen lebih besar ketimbang Fold 6 yang berukuran 7,6 inci.
Layar cover-nya pun sekarang punya ukuran 6,5 inci dengan aspek rasio 21:9, menampilkan area mengetik dan navigasi yang lebih luas dalam mode lipat. Pada pendahulunya, layar cover ini hanya berukuran 6,3 inci.
| Spesifikasi | Galaxy Z Fold 7 | Galaxy Z Fold 6 |
| Layar utama | Foldable Dynamic LTPO AMOLED 2X 8.0 inci (1.968 x 2.184 piksel), refresh rate 120 Hz, HDR10+, kecerahan maksimal 2.600 nit. | Foldable Dynamic LTPO AMOLED 2X 7,6 inci (1.856 x 2.160 piksel), refresh rate 120 Hz, HDR10+, kecerahan maksimal 2.600 nit. |
| Layar penutup | Dynamic LTPO AMOLED 2X 6,5 inci (1.080 x 2.520 piksel), refresh rate 120 Hz | Dynamic LTPO AMOLED 2X 6,3 inci (968 x 2.376 piksel), refresh rate 120 Hz |
| Ketahanan bodi | Advanced Armor Aluminium (frame), Gorilla Glass Victus Ceramic 2 (depan), Gorilla Glass Victus 2 (belakang), IP48 | Armor Aluminium (frame), Corning Gorilla Glass Victus 2 (depan dan belakang), IP48 |
| Dimensi bodi | 158,4 x 143,2 x 4,2 mm (saat dibentangkan) 158,4 x 72,9 x 8,9 mm (saat dilipat), bobot 215 gram | 153,5 x 132,6 x 5,6 mm (saat dibentangkan) 153,5 x 68,1 x 12,1 mm (saat dilipat), bobot 239 gram |
| Varian warna | Blue Shadow, Silver Shadow, Jet Black, Mint | Navy, Silver Shadow, Pink, Black, White |
Galaxy Z Fold 7 vs Galaxy Z Fold 6: Dukungan terhadap S Pen
Galaxy Z Fold 7 memang berhasil mencapai tingkat ketebalan yang sangat tipis. Namun, rupanya hal ini dicapai dengan cara menghilangkan salah satu fitur esensial, yakni dukungan terhadap S Pen.
Kendati Galaxy Z Fold 6 tidak dijual bersamaan dengan S Pen, namun sang pendahulu tersebut masih kompatibel dengan S Pen yang dijual di pasaran.
Pada HP lipat Samsung keluaran tahun ini, tidak ada satu pun S Pen dari generasi sebelumnya yang dapat bekerja di layar Galaxy Z Fold 7.

Pasalnya, kini layar tidak memiliki lapisan digitizer yang diperlukan untuk membaca input S Pen demi membuat ketebalan bodi lebih ramping. Selain itu, lapisan kaca ultra-tipis (UTG) juga kini 50 persen lebih tebal sehingga tidak menyisakan ruang untuk digitizer tersebut tanpa membuat bodinya “membengkak”.
Penghilangan fitur S Pen di Fold 7 juga didasari pada minimnya minat terhadap fitur tersebut untuk HP lipat. Pasalnya, pada seri terdahulu, pengguna pun hanya dapat memakai S Pen di layar dalam, tidak bisa di layar cover.
Galaxy Z Fold 7 vs Galaxy Z Fold 6: Kamera
Galaxy Z Fold 7 memakai kamera utama yang sama dengan Galaxy S25 Ultra yakni 200 MP Samsung ISOCELL HP2, dengan ukuran 1/1,3 inci dan mendukung aperture f/1.7.
Kamera dengan resolusi sebesar ini pertama kali hadir pada lini Galaxy Z, diklaim mampu menghasilkan detail 4x lebih banyak dan kecerahan gambar 44 persen lebih baik dari sebelumnya.

Sang pendahulunya, Galaxy Z Fold 6, masih menggunakan kamera utama 50 MP Samsung ISOCELL GN3.
Kamera pendamping kedua smartphone ini masih sama, menggunakan kamera telefoto 10 MP yang mendukung OIS, PDAF, dan optical zoom 3x, serta kamera ultrawide 12 MP. Kamera telefotonya turut mendukung 30x Space Zoom berkat teknologi AI Super Resolution.
Galaxy Z Fold 7 didukung dengan ProVisual Engine untuk meningkatkan pemrosesan gambar, Night Video yang lebih cerdas untuk mengurangi noise, serta teknologi 10-bit HDR Video untuk hasil dengan warna lebih hidup dan kontras lebih mendalam.

Selain kamera belakang, kamera depan Galaxy Z Fold 7 juga mengalami peningkatan. Kini resolusi kamera selfie di layar utama menjadi 10 MP ultra wide, bukan lagi 4 MP seperti pendahulunya.
Namun, kamera tersebut tidak lagi tersembunyi di dalam layar melainkan berbentuk punch hole. Kendati hal ini dapat mengganggu immersion pengguna saat menonton, namun keputusan tidak lagi memakai konsep under display tampaknya berpengaruh positif bagi kualitas hasil foto.
| Spesifikasi | Galaxy Z Fold 7 | Galaxy Z Fold 6 |
| Kamera belakang | 200 MP (PDAF, OIS) + 10 MP telefoto (OIS, optical zoom 3x) + 12 MP ultra wide | 50 MP (Dual Pixel PDAF, OIS) + 10 MP telefoto (OIS, optical zoom 3x) + 12 MP ultra wide |
| Kamera depan | 10 MP ultra wide (layar utama), 10 MP wide-angle (layar penutup) | 4 MP wide-angle under display (layar utama), 10 MP wide-angle (layar penutup) |
Galaxy Z Fold 7 vs Galaxy Z Fold 6: Software
Sama seperti Galaxy Z Flip 7, ponsel lipat Galaxy Z Fold 7 ini berjalan pada sistem operasi Android 16 berpoleskan antarmuka One UI 8.
Di sisi lain, Galaxy Z Fold 7 yang menjadi pendahulunya menjalankan Android 14 dengan sistem antarmuka One UI 6.1.1 yang lebih lawas.
Kemampuan kecerdasan buatan (AI) pada Fold 6 juga kini ditingkatkan pada Fold 7, kini lebih proaktif dan kontekstual. Fitur seperti Circle to Search, misalnya, kini dapat memberikan tips atau taktik saat melingkari item yang tampil di layar.

Lalu, fitur Audio Eraser juga kini lebih cerdas, dapat mendeteksi dan menghapus suara latar seperti angin, lalu lintas, atau keramaian secara otomatis.
Fitur bernama Suggest Erases juga kini ditambahkan ke dalam fitur Photo Assist, dapat mendeteksi orang asing yang lewat secara otomatis dan melakukan penghapusan dengan mengetuk tombol.
Baik Galaxy Z Fold 7 maupun Fold 6 dijanjikan masa pembaruan generasi OS dan patch keamanan selama 7 tahun.
Namun berhubung Fold 6 rilis dengan versi Android yang dua generasi lebih lawas, ia hanya akan mencapai versi Android 21 atau 22 di tahun 2031. Berbeda dengan Galaxy Z Fold 7 yang diperkirakan dapat mencapai Android 23 di tahun 2032.
| Spesifikasi | Galaxy Z Fold 7 | Galaxy Z Fold 6 |
| Versi software saat rilis | Android 16, One UI 8 | Android 14, One UI 6.1.1 |
| Masa dukungan update | 7 tahun update generasi OS dan patch keamanan | 7 tahun update generasi OS dan patch keamanan |
Selain perbedaan utama di atas, keduanya juga berbeda dari segi konektivitas. Galaxy Z Fold 7 diketahui punya Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4, sementara Fold 6 hanya dibekali Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3.
Jika disimpulkan, Galaxy Z Fold 7 mengalami peningkatan di ukuran layar, ketahanan bodi, performa chipset, kamera utama, hingga bodi yang lebih ramping.
Namun di sisi lain pengguna sudah tidak lagi dapat menggunakan S Pen di layar Fold 7. Selain itu, Fold 7 juga dijual dengan selisih harga yang Rp 2 juta lebih mahal.


























































































