Menggenggam iPhone 17 Series dan iPhone Air, Ternyata Begini Tampilannya

Setelah dibukanya masa pre-order iPhone 17 di Indonesia yang dimulai pada 10 Oktober kemarin, akhirnya sejumlah jaringan distributor resmi mulai melakukan penjualan pada Jumat, 17 Oktober 2025. Beberapa distributor yang dimaksud mencakup iBox, Erafone, dan Blibli. 

Di gerai iBox dan Erafone yang berlokasi di Summarecon Mall Bandung, tim 91Mobiles Indonesia berkesempatan untuk langsung menjajal seluruh lini iPhone 17 series, termasuk satu varian baru yang untuk pertama kalinya diperkenalkan di tahun ini: iPhone Air. 

Untuk varian iPhone 17 standar, tampilannya memang tidak banyak jauh berbeda dibandingkan pendahulunya. Perombakan desain secara signifikan baru terlihat saat menggenggam iPhone 17 Pro dan Pro Max. Seperti apa pengalaman memegang iPhone 17 series untuk pertama kali? Simak pada artikel hands-on berikut ini.

iPhone 17, hadir dengan tampilan yang familiar

Tampilan bodi belakang iPhone 17 tidak berbeda jauh dibandingkan pendahulunya, iPhone 16. Di punggungnya masih terdapat dua bulatan kamera yang disusun secara vertikal di dalam camera island berbentuk pil. 

Akan tetapi, iPhone 17 terlihat lebih “tinggi” lantaran memiliki peningkatan pada ukuran layar, dari semula 6,1 inci menjadi 6,3 inci. Ada satu hal lagi yang meningkat dari iPhone 17 yakni refresh rate, kini mendukung ProMotion 120 Hz ketimbang mentok di 60 Hz seperti sebelumnya. 

iPhone Air, iPhone dengan bodi tertipis sepanjang sejarah

Sisi belakang iPhone Air (kiri), bagian samping iPhone Air (kanan).

Pada gerai offline yang kami datangi, iPhone Air juga ikut dipajang bersamaan dengan tiga varian iPhone 17 lainnya. iPhone Air hadir untuk pertama kalinya pada tahun ini, menggantikan varian “Plus”.

Ketebalan dari iPhone Air disebut-sebut hanya mencapai 5,6 mm, sungguh kontras dengan iPhone 17 standar yang setebal 8 mm. Kendati sudah tahu iPhone Air bakal sangat tipis, namun kami baru benar-benar “menyadari” betapa tipisnya ponsel tersebut saat dibandingkan dengan varian standar.

iPhone Air pada ketebalan 5,6 mm (kiri), iPhone 17 dengan ketebalan 8 mm (kanan).

Secara kasat mata, sekilas iPhone 17 terlihat 2x lebih tebal dibandingkan iPhone Air. Namun sebenarnya, di atas kertas, iPhone Air hanya 30 persen lebih tipis dari iPhone 17 standar. 

Satu aksen visual lain yang juga tak kalah mencolok adalah kamera belakangnya. iPhone Air tampil dengan kamera tunggal di belakang, memiliki resolusi 48 MP f/1.6 yang disertai Dual Pixel PDAF dan sensor-shift OIS. Namun, tampilannya berbeda dengan iPhone 16e yang juga dibekali satu kamera saja. 

Camera bump pada iPhone Air, hanya dihiasi satu kamera.

Pada iPhone Air, tampak sebuah “camera bump” yang tebal dan menonjol dari ujung kiri ke ujung kanan, sedangkan kamera iPhone 16e langsung menempel di permukaan bodi seperti iPhone XR.

Uniknya, meskipun bodi iPhone Air sangat tipis, Apple masih bisa menaruh tombol Camera Control di sisi kanan. Fungsinya adalah untuk membuka aplikasi kamera dengan cepat, melakukan shutter, dan mengubah pengaturan dengan mudah seperti zoom, kedalaman, pencahayaan, dan lain sebagainya. 

Namun memang, tipisnya bodi iPhone Air membuatnya tidak dapat diselipkan dengan kartu SIM mana pun, alias hanya dapat menggunakan eSIM. 

iPhone 17 Pro dan Pro Max, bodi belakang berubah drastis

Tak seperti iPhone 17 standar yang masih mirip dengan iPhone 16, kali ini varian Pro dan Pro Max tampil dalam desain yang jauh berbeda. 

Modul kameranya kini dibuat memanjang dari ujung kiri atas ke ujung kanan atas, tidak lagi sekadar persegi seperti pendahulunya. Lalu di bagian bawahnya pun ada sebuah garis outline yang tampak seperti menandai sebuah area besar. 

Walau punya desain bodi belakang yang identik, iPhone 17 Pro dan Pro Max hadir dengan dimensi berbeda. Varian Pro memiliki layar berukuran 6,3 inci, sedangkan layar Pro Max berukuran 6,9 inci. 

Dari segi penempatan tombol dan port, iPhone 17 standar, Pro, dan Pro Max memiliki tombol power dan Camera Control di sisi kanan. Di sebelah kirinya ada Action Button, tombol volume, dan laci kartu SIM, menyisakan area bawah yang menampilkan speaker dan port USB-C. 

iPhone 17, iPhone Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max kini sudah bisa dipesan di Indonesia mulai Jumat, 17 Oktober 2025 baik secara online maupun offline, pada jaringan ritel Apple di Indonesia seperti iBox, Digimap, Erafone, dan Blibli.

iPhone 17 dijual dengan harga mulai dari Rp 17 jutaan sedangkan iPhone Air dibanderol mulai dari Rp 21 jutaan. Sebagai varian tertinggi di serinya, iPhone 17 Pro dan Pro Max dipatok dengan harga mulai dari Rp 23 jutaan dan Rp 25 jutaan. 

Kendati lini iPhone 17 series ini sudah dapat dibeli, namun para calon konsumen tidak akan langsung mendapatkan unit di hari yang sama. Pasalnya, terdapat jeda antara waktu pemesanan dan waktu pengiriman. Di situs Blibli, disebutkan bahwa pengiriman unit iPhone 17 series dan iPhone Air baru akan dilakukan mulai 24 Oktober mendatang. Sedangkan, di situs iBox, disebutkan bahwa pesanan akan diproses mulai dari 1-2 minggu ke depan.